Beranda Aktual Mapag Sri Karanggetas 2026, Wujud Syukur Panen dan Pelestarian Warisan Budaya Leluhur

Mapag Sri Karanggetas 2026, Wujud Syukur Panen dan Pelestarian Warisan Budaya Leluhur

22

INDRAMAYU (Aswajanews) – Pemerintah Desa Karanggetas, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, kembali menggelar tradisi adat budaya Mapag Sri sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang melimpah, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan tahunan yang sarat nilai budaya ini menjadi momentum masyarakat dalam menyambut musim panen sekaligus mempererat tali silaturahmi antara warga dan pemerintah desa.

Dengan penuh semangat, masyarakat Desa Karanggetas berkumpul untuk merayakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Selain menjadi ungkapan syukur atas rezeki hasil pertanian, kegiatan ini juga merupakan upaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat desa.

930C7542 BFEE 43F6 A7A3 3BBD799B6E88

Suasana semakin meriah dengan berbagai pertunjukan seni tradisional, salah satunya pagelaran wayang kulit yang menjadi hiburan sekaligus sarana pelestarian budaya bagi masyarakat.

Kepala Desa Karanggetas, H. Nurwedi, AMK, menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk syukur atas hasil panen yang melimpah, tetapi juga sebagai penghormatan kepada tradisi dan kearifan lokal yang telah mengakar dalam kehidupan kami sehari-hari,” ujarnya kepada Aswajanews.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Bangodua, Ketua BPD, MUI, LPM, Karang Taruna, para Ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat Desa Karanggetas.

Seluruh elemen masyarakat mengikuti rangkaian upacara adat yang dipimpin sesepuh desa dengan penuh khidmat dan kekhusyukan. Tradisi Mapag Sri tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan solidaritas antarwarga.

Melalui pelestarian adat budaya yang terus dijaga, diharapkan nilai-nilai gotong royong, persatuan, dan keharmonisan sosial tetap tumbuh di tengah masyarakat Desa Karanggetas.

“Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat budaya, Pemerintah Desa Karanggetas terus berkomitmen menjaga dan melestarikan warisan leluhur demi keberlangsungan serta keharmonisan masyarakat,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan, Pemerintah Desa Karanggetas menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga acara dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Karanggetas yang telah ikut berpartisipasi memeriahkan kegiatan ini, sehingga syukuran Mapag Sri dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kebersamaan,” pungkas H. Nurwedi.

(Prapto/Herman Tongol)

www.youtube.com/@anas-aswaja


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.