Beranda Aktual Jalan Burujul–Sanca Sumedang Mulai Diaspal, Progres Pekerjaan Capai 41,49 Persen

Jalan Burujul–Sanca Sumedang Mulai Diaspal, Progres Pekerjaan Capai 41,49 Persen

6
0

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Peningkatan Jalan Burujul–Sanca di Kabupaten Sumedang mulai memasuki tahap pengaspalan. Hingga Oktober 2026, progres pekerjaan yang dilaksanakan melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) tersebut telah mencapai 41,49 persen.

Proyek yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat, melalui PPK 4.3 Provinsi Jawa Barat ini mencakup peningkatan jalan sepanjang 3,6 kilometer dengan lebar 5,5 meter.

Pekerjaan di lapangan meliputi pemasangan saluran drainase U-Ditch, pemadatan lapis pondasi agregat Kelas A, serta penghamparan Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) sebagai lapisan antara perkerasan jalan.

PPK 4.3 Provinsi Jawa Barat, Maikel Febri Rompas, mengatakan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi dan fungsi infrastruktur yang dibangun.

Menurutnya, peningkatan jalan tidak hanya berfokus pada perbaikan badan jalan, tetapi juga penataan sistem drainase agar konstruksi lebih tahan terhadap aliran air hujan.

“Peningkatan Jalan Burujul–Sanca tidak hanya berfokus pada perbaikan perkerasan jalan, tetapi juga pada penataan sistem drainase untuk mendukung ketahanan jalan terhadap aliran air hujan. Dengan demikian, jalan yang dibangun diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Maikel.

Pada tahap berikutnya, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penggunaan RWC Beton untuk stabilisasi lereng serta penghamparan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) sebagai lapisan permukaan jalan.

Sementara itu, pemasangan saluran U-Ditch menjadi bagian penting dalam sistem drainase untuk memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan yang dapat merusak badan jalan.

Paket peningkatan Jalan Burujul–Sanca ditargetkan rampung pada Desember 2026. Setelah selesai, infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Sumedang. (*)


Eksplorasi konten lain dari News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan