Beranda Nasional Pelayanan Publik Pemkab Garut Kembangkan Aplikasi Sagarut, Bupati Syakur: Keluhan Warga Kini Bisa Terukur

Pemkab Garut Kembangkan Aplikasi Sagarut, Bupati Syakur: Keluhan Warga Kini Bisa Terukur

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin didampingi Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memaparkan rencana pengembangan tahun kedua aplikasi Sagarut

GARUT (Aswajanews.id) – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pengembangan aplikasi Sagarut di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota.

Inovasi digital tersebut dirancang sebagai pusat layanan terpadu untuk mengukur respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat sekaligus memperkuat transparansi pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Bupati Garut menegaskan bahwa selama ini banyak program pembangunan maupun penanganan persoalan masyarakat yang telah dilakukan oleh SKPD, namun belum terdokumentasi dan terukur secara terbuka di mata publik.

“Ketika masyarakat menuntut dan kita sudah kerjakan, tidak semua tahu. Dengan aplikasi ini, kita punya mekanisme secara transparan untuk melihat teman-teman SKPD, melakukan evaluasi, serta mengantisipasi supaya hal tersebut tidak terjadi lagi,” ujar Bupati.

Meski menargetkan digitalisasi penuh, Abdusy Syakur Amin meminta masyarakat bersabar karena proses pengembangan dilakukan secara bertahap, mulai dari penguatan layanan administrasi publik hingga rencana penerapan sistem e-ticketing.

“Digitalisasi adalah keinginan kita semua, namun kami memutuskan untuk melakukannya secara bertahap agar hasilnya maksimal. Kami berharap melalui Sagarut, harapan masyarakat akan pelayanan publik yang prima dapat terpenuhi dan terukur,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memaparkan rencana pengembangan tahun kedua aplikasi Sagarut.

Selain fokus pada pelayanan publik, Putri Karlina juga menyoroti pentingnya integrasi sistem e-ticketing guna meminimalisir persoalan di sektor pariwisata dan fasilitas olahraga di Kabupaten Garut.

Ia berharap aplikasi Sagarut dapat menjadi Top of Mind atau rujukan utama masyarakat Garut ketika ingin menyampaikan pengaduan maupun mencari informasi layanan kependudukan secara lebih terstruktur.

“Karena saya dan Bupati manusia tidak mungkin buka media sosial terus menerus. Jangan sampai ada anggapan bahwa saya tidak pernah membalas keluhan masyarakat. Media sosial peran utamanya adalah memberikan informasi. Oleh karena itu harus ada kanal lain terkait pengaduan maupun bagaimana masyarakat bisa tanya jawab yang lebih terstruktur,” ungkap Putri Karlina.

Wakil Bupati juga berharap sinergi antara pihak pengembang aplikasi dengan seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut semakin kuat agar fitur-fitur di dalam aplikasi Sagarut dapat segera diluncurkan dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.