Beranda Aktual Diduga! Mobil Tangki BBM Solar Terekam Keluar dari Lokasi Saat Awal Kebakaran...

Diduga! Mobil Tangki BBM Solar Terekam Keluar dari Lokasi Saat Awal Kebakaran di Pelabuhan Karangsong

1

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Insiden kebakaran yang menghanguskan sejumlah kapal nelayan di Pelabuhan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Sebuah video yang beredar di platform TikTok memperlihatkan sebuah mobil tangki BBM solar bernomor polisi B 9876 BFU bertuliskan PT PBP Trans Group meninggalkan lokasi saat kebakaran terjadi. Video tersebut diunggah oleh akun Bang Kumis dan menjadi viral.

Dalam narasi yang beredar di media sosial, mobil tangki tersebut diduga merupakan armada yang sebelumnya mendistribusikan BBM solar ke salah satu kapal nelayan sebelum insiden kebakaran terjadi. Hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dari pihak berwenang.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda sejumlah kapal nelayan di kawasan Pelabuhan Karangsong. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari lokasi dan sempat membuat warga sekitar panik.

Salah seorang pemilik kapal yang terbakar, Hj. Yuni, mengaku peristiwa bermula saat kapal miliknya sedang melakukan pengisian BBM solar dari mobil tangki PT PBP Trans Group ke tempat penampungan di kapal.

“Yang satunya kapal saya, lagi ngisi solar dari mobil tangki PT PBP ke tempat penampungan, katanya api muncul dari kapal saya,” tutur Hj. Yuni dengan nada sedih.

Menurut pengakuannya, api kemudian membesar dan merembet ke kapal lain serta sebuah warung di sekitar lokasi. Sebuah mobil Pajero yang terparkir di dekat lokasi juga dilaporkan hangus terbakar.

Hj. Yuni juga menyebut kapal lain yang ikut terbakar diduga milik Koperasi Perikanan Laut (KPL) Mina Sumitra. Namun informasi tersebut belum dapat dipastikan secara independen.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dilaporkan diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Sebelum kejadian, sejumlah mobil tangki pengangkut BBM solar milik PT PBP Trans Group terlihat berhenti di tepi jalan sekitar pelabuhan. Mobil-mobil tersebut diduga hendak atau telah melakukan distribusi BBM kepada kapal-kapal nelayan.

Soroti Aspek Keselamatan dan Pengawasan

Koordinator Umum Forum Peduli Indramayu (FPI), Masdi, menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut. Menurutnya, insiden ini perlu menjadi perhatian serius, terutama terkait aspek keselamatan (safety), pengawasan oleh pihak berwenang, serta kualitas dan keaslian BBM solar industri yang digunakan.

Ia menilai, risiko kecelakaan dapat diminimalkan apabila seluruh pihak menerapkan prosedur keselamatan secara ketat dan pengawasan dilakukan sesuai ketentuan.

Masdi juga mendesak Polres Indramayu untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti kebakaran, termasuk menelusuri apakah terdapat unsur kelalaian maupun dugaan pelanggaran prosedur.

“Kepolisian Polres Indramayu harus menyelidiki dan mengusut tuntas kejadian tersebut karena tidak menutup kemungkinan ada suatu kelalaian pihak-pihak di lokasi,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Indramayu maupun pihak-pihak terkait mengenai penyebab kebakaran maupun keterkaitan mobil tangki yang terekam dalam video viral tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan. (Red)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.