Beranda Aktual Pertemuan PAC HIMASAL Wanasari, Jalankan Dawuh Yai Anwar Mansur

Pertemuan PAC HIMASAL Wanasari, Jalankan Dawuh Yai Anwar Mansur

14

BREBES (Aswajanews.id) – Pertemuan rutin Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) Kecamatan Wanasari bukan sekadar menjadi ajang silaturahmi antarsesama alumni. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana menjaga ikatan ukhuwah, memperkuat hubungan ruhani, serta menghidupkan dawuh para masyayikh Lirboyo.

Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) HIMASAL Kecamatan Wanasari, Akhmad Sururi, saat mengawali sambutan dalam pertemuan rutin Ahad Pon yang digelar di kediaman Ustaz Solehudin, Desa Siwungkuk, Kecamatan Wanasari, Brebes, Sabtu malam Ahad, 8 Agustus 2026.

Sururi mengingatkan kembali dawuh Al Mukarom KH Anwar Mansur, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo:

“Ojo bosen-bosen ngajak konco alumni kumpul-kumpul, masio kumpul thok iku yo ono barokahe.”

Menurutnya, pesan tersebut memiliki makna yang sangat dalam. Pertemuan rutin para alumni tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga diyakini menjadi jalan hadirnya keberkahan.

“Banyak manfaat dan keberkahan ketika kita bertemu. Kita bisa bertatap muka langsung dengan para alumni, terlebih dalam pertemuan ini kita juga bersama-sama membaca Jausan dan Dalail Khoirot. Tentu hal tersebut menjadi bertumpuk-tumpuk nilai kebaikan dan pahala,” ujar Sururi.

Ia menambahkan, pertemuan alumni juga menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan para alumni yang dahulu ketika mondok memiliki kedekatan dengan para kiai.

“Ada alumni yang ketika mondok sangat dekat dengan kiai. Ada cipratan keberkahan yang bisa kita rasakan bersama,” imbuh alumni angkatan tahun 2000 tersebut.

Lebih lanjut, Sururi mengatakan bahwa pertemuan rutin juga menjadi ruang untuk saling memberikan nasihat kebaikan. Menurutnya, hal tersebut penting dalam kehidupan bermasyarakat, sebagaimana pesan yang terkandung dalam Surat Al-‘Ashr tentang saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

Dengan saling bertemu dan memberikan nasihat, kata dia, ikatan ruhani di antara para alumni akan semakin kuat.

“Ketika kita sering bertatap muka, maka akan memunculkan sikap berbaik sangka kepada sesama. Lain halnya kalau jarang bertemu atau bahkan tidak bertemu. Saat ada berita ini dan itu terkait dengan alumni, terkadang kita terpengaruh oleh berita yang kurang baik. Padahal, belum tentu kabar yang berkembang tersebut sesuai dengan fakta,” jelasnya.

Sururi menegaskan, keberadaan HIMASAL Wanasari diharapkan mampu menjadi wadah untuk memperkuat barisan dan gerakan alumni Lirboyo.

Meski saat ini kegiatan HIMASAL Wanasari masih lebih banyak berfokus pada kegiatan internal alumni, menurutnya, keberadaan forum tersebut tetap memiliki manfaat besar.

“Di tengah kesibukan para alumni dalam berkhidmat di tengah-tengah masyarakat, masih bisa menyempatkan waktu untuk bertemu dengan sesama alumni. Ini merupakan sesuatu yang sangat berharga,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, KH Makdori, selaku Penasehat PC HIMASAL Kabupaten Brebes, menyampaikan sejumlah kalimat hikmah yang bersumber dari dawuh para ulama salaf.

Ia menyampaikan bahwa terdapat empat perkara yang menjadi buah dari seseorang yang tekun dalam beribadah.

“Pertama, selalu husnuzan kepada Allah dan kepada sesama makhluk. Kedua, zuhud. Ketiga, qanaah. Dan yang keempat selalu bersyukur,” ungkapnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para alumni agar tidak hanya menjaga hubungan antarsesama, tetapi juga terus meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat sikap batin, serta mengamalkan nilai-nilai yang telah diajarkan para ulama.

Pertemuan rutin PAC HIMASAL Wanasari pun diharapkan terus istiqamah sebagai ruang silaturahmi, pembinaan ruhani, sekaligus ikhtiar bersama untuk menjaga keberkahan sanad keilmuan dan hubungan batin para alumni Pondok Pesantren Lirboyo. (Red)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.