Google search engine
Beranda blog Halaman 194

Praktek Kerja Industri SMK Taruna Ganesha Dimulai Hari Ini

0

Bandung, Aswajanews; Suasana penuh semangat menyelimuti SMK Taruna Ganesha dengan dimulainya pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin) bagi siswa-siswi kelas XII. Hari ini, 3 Juli 2023, para siswa memulai perjalanan mereka untuk mengasah keterampilan praktis dan mendapatkan pengalaman dunia kerja di berbagai sektor. Prakerin ini dijadwalkan berlangsung selama 3 bulan ke depan.

Kegiatan Prakerin di SMK Taruna Ganesha merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan untuk siswa-siswa kelas XII. Tujuan dari Prakerin adalah memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam dunia kerja, mengasah keterampilan praktis yang relevan dengan bidang keahliannya, serta memperkuat keterampilan komunikasi dan sosial. Para siswa akan ditempatkan di berbagai perusahaan dan industri sesuai dengan program keahlian yang dipilihnya.

Kepala Sekolah SMK Taruna Ganesha, Hana Pangestu, S.Pd, bertempat di Lantai 3 Aula SMK Taruna Ganesha, JL. Sumbersari I No. 16 Sukarno Hatta Bandung, Senin (3/7/2023), memberikan kata sambutan dalam acara pembukaan Prakerin. Beliau menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa yang akan mengikuti Prakerin dan menegaskan pentingnya mengambil peluang ini dengan sungguh-sungguh. “Prakerin merupakan kesempatan langka bagi kalian untuk mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah dipelajari di sekolah dalam dunia kerja sebenarnya. Manfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian,” ujar Hana Pangestu.

SMK Taruna Ganesha telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan dan industri terkemuka dalam menyediakan tempat Prakerin bagi siswa. Para siswa akan ditempatkan di bawah bimbingan mentor dan pembimbing yang berpengalaman di bidangnya masing-masing. Hal ini bertujuan untuk memberikan pendampingan yang optimal bagi para siswa selama menjalani Prakerin.

Pembantu Kepala Sekolah SMK Taruna Ganesha Bidang Humas dan Hubungan Industri, Wildan Ramdani, STP di tempat yang sama menambahkan, “Selama masa Prakerin, para siswa diharapkan dapat menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang”. Selain itu ia menambahkan, siswa diharapkan dapat memahami tuntutan dunia kerja dan mempersiapkan diri untuk menjadi tenaga kerja yang profesional dan kompeten.

Acara pembukaan Prakerin diakhiri dengan doa bersama untuk kesuksesan dan keberhasilan para siswa selama menjalani Prakerin. Semangat juang dan semangat belajar tampak begitu kental pada wajah-wajah para siswa yang siap menghadapi tantangan dan peluang baru di dunia kerja.

Prakerin merupakan bagian penting dari pendidikan di SMK Taruna Ganesha. Semoga para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan mengambil hikmah serta pengalaman berharga untuk menghadapi masa depan yang lebih gemilang. Dengan dukungan penuh dari sekolah dan pihak terkait, diharapkan para siswa dapat sukses dalam menjalani Prakerin dan siap berkontribusi di dunia kerja sesuai dengan bidang keahliannya. (Ans)

PSI Jabar Bagikan Daging Kurban

0
Ketua DPW PSI Jabar Marshall Candra

BANDUNG (Aswajanews.id) – Warga Kota Bandung sangat antusias menerima daging kurban yang dibagikan PSI Jabar. Pembagian daging kurban dilakukan oleh kader dan pengurus PSI secara langsung kepada masyarakat dengan sasaran buruh, ojeg online, yatim, dhuafa dan warga kurang mampu.

Momen Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi, Sabtu (1/6/2023).

Ketua DPW PSI Jabar Marshal Candra mengatakan, kegiatan ini merupakan program tahunan dari PSI dan untuk tahun ini PSI Jabar memotong 3 ekor sapi dengan bobot masing-masing 470 Kg, 350 Kg dan 280 Kg. Salah satunya sapi dengan bobot 470 Kg adalah bantuan dari Ketum PSI H. Giring Ganesha.

Menurut Ketua PSI Jabar, menyembelih hewan kurban selain bernilai ibadah bagi yang berkurban, juga mengandung hikmah untuk memperkuat hubungan silaturahmi dan solidaritas di masyarakat.

“Semoga dengan momentum hari raya kurban ini, dapat menghilangkan kesenjangan sosial dan memperkuat jalinan silaturahmi dan solidaritas di masyarakat,” pungkasnya.

Sementara Eulis Nurhayati warga Kota Bandung memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PSI atas kepeduliannya kepada warga dengan membagikan daging kurban.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada partai PSI dan Kami hanya bisa mendoakan mudah-mudahan PSI menjadi partai yang besar dan menjadi partai yang selalu peduli kepada rakyat. Semoga PSI menang di Pemilu 2024 yang akan datang,” ujar Eulis kepada wartawan. *(Elisa Nurasri)

Ratusan Warga Binaan Lapas Jember Nikmati Suasana Kurban

0

JEMBER (Aswajanews.id) – Suasana Hari Raya Idul Adha tetap bisa dirasakan oleh warga binaan Lapas Kelas IIA Jember, begitu ucap Kepala Lapas Kelas IIA Jember Hasan Basri pada Kamis (29/06/2023) usai Sholat Idul Adha 1444 H. Mereka, lanjut Hasan, tetap bisa merasakan masakan – masakan khas Idul Adha seperti masyarakat di luar selama menjalani pembinaan dalam Lapas.

“Tahun ini kami menyembelih seekor sapi, dan 9 ekor kambing dari sumbangan bapak ibu pegawai, BSI Jember, Kejaksaan Negeri Jember dan PT. Aning Ponco Basamalah,” sebut Kalapas Jember Hasan Basri. Pimpinan Lapas Jember tersebut juga menyebut bahwa daging penyembelihan diolah menjadi makanan untuk seluruh warga binaan.

“Kita potong secara bertahap untuk warga binaan dan selebihnya akan didistribusikan keluar Lapas,” lanjut Hasan.

“Kami berharap warga binaan secara psikologis bisa merasa seperti di rumah,” ucap Hasan.

Sementara itu, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Sholat Idul Adha digelar di Masjid Al Ikhlas Lapas Jember dan diikuti oleh ratusan warga binaan. Abdul Khobir dari Kementerian Agama Jember hadir sebagai Imam dan Khotib dalam Sholat Id tersebut. “Sholat Idul Adha terselenggara dengan aman dan khusuk,” kata Kalapas Jember. (Erman)

Jama’ah Masjid Baiturohim Selenggarakan Kurban

0

BREBES (Aswajanews.id) – Jama’ah masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan Kec Wanasari Kab Brebes menyelenggarakan kurban ini yang dikordinir oleh Panitia. Jauh hari panitia mengkordinir jama’ah yang akan melaksanakan kurban. Satu persatu secara formal masing-masing jama’ ah menyerahkan hewan korban kepada Ust Suharto selaku Ketua Panitia kurban dengan dipimpin oleh Ust Solikhun.

Selaku bagian dari jamaah masjid, Moh Irfan menyampaikan apresiasi kepada Panitia yang telah sigap menjalankan tugas penyembelihan dan distribusi daging kepada masyarakat setempat.

“Kami turut apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan korban bersama,” ujarnya.

“Dengan diselenggarakannya kurban di masjid akan menambah syiar Islam di tengah-tengah masyarakat. Semoga program dan tradisi ini akan berjalan sampai kapanpun,” kata Irfan sebagai aktivis masjid.

Pelaksanaan korban pada hari Kamis, 29 Juni 2023 tepatnya setelah jamaah menunaikan sholat hari raya disaksikan oleh warga sekitar masjid. Turut hadir juga orang yang berkorban dengan menyaksikan proses penyembelihannya. Beberapa tokoh masyarakat juga hadir menyaksikan proses penyembelihannya yang dilakukan oleh tokoh agama setempat.

Sebelumnya melalui pengajian rutin kepada anggota jama’ ah, Akhmad Sururi menegaskan bahwa kesunahan kurban adalah setiap tahun bagi yang mampu dan berkecukupan. Jadi bukan berarti kurban cukup sekali seumur hidup. Setiap tahun bagi mereka yang berkecukupan tetap disunahkan.

Bagi yang korbannya karena nadzar maka hukumnya wajib. Misalnya seorang berkata, kalau bawang saya panen pada bulan Dzul Qo’dah tahun ini maka saya akan kurban. Bagi orang tersebut wajib kurban karena namanya kurban nadzar.

Proses penyembelihan kurban dimulai tanggal 10 Dzulhijah setelah sholat Idul Adha sampai dengan selesainya hari tasyrik tepatnya tanggal 13 Dzuhijah. “Penyembelihah yang dilaksanakan sebelum tanggal 10 atau setelah tanggal 13 Dzulhijah maka tidak tergolong kurban atau udhiyah tapi daging yang diberikan menjadi sedekah biasa menurut hukum Fiqih,” pungkas Sekretaris MWC NU Wanasari. *(Nuridin/Red)

MI Sirojut Tholibin Selenggarakan Pesantren Kilat sekaligus Menyambut Idul Adha

0
Liburan sekolah, MI Sirojut Tholibin Rengaspendawa Kec Larangan Brebes tidak sepi dengan kegiatan

BREBES (Aswajanews.id) – Liburan sekolah di MI Sirojut Tholibin Rengaspendawa Kec Larangan Brebes tidak sepi dengan kegiatan. Jatuhnya saat liburan bertepatan dengan hari Raya Idul Adha menjadi momentum untuk napak tilas dengan sejarah Nabi Ibrahim dengan putra tercintanya Nabi Ismail. Napak tilas tersebut dipaparkan dalam kegiatan Pesantren Kilat dalam rangka liburan akhir tahun pelajaran di MI Sirojut Tholibin.

Selaku Kepala MI, Akhmad Sururi menegaskan bahwa salah satu tujuan kegiatan Pesantren Kilat di bulan Dzulhijah ini agar peserta didik bisa meneladani kisah  sejarah Nabi Ibrahim serta melatih hidup mandiri. Kegiatan yang dimulai pada hari Rabu sampai Kamis tanggal 28 s/d 29 Juni 2023 sekaligus menyambut hari Raya Idul Adha.

Pesantren kilat dilaksanakan dengan menginap satu malam tepatnya Rabu malam Kamis.  Selama kegiatan anak anak diwajibkan sholat berjamaah di masjid Jami Al Falah Rengaspendawa. Hal ini bertujuan agar terbiasa melakukan sholat jamaah di masjid. Setelah jamaah anak-anak mendegarkan kisah perjalanan Nabi Ibrahim AS.

Kegiatan yang dimulai pada hari Rabu 28 Juni 2023 diikuti oleh peserta didik MI sebanyak 67 anak mulai kelas 3 sampai kelas 5. Mereka terbagi dalam bebsrapa kelompok pembelajaran. Masing – nasing kelompok dibimbing oleh satu orang guru dengan beberapa materi yang telah disiapkan.

Melalui kegiatan Pesantren Kilat saar liburan ini anak anak tidak banyak bermain tapi bisa digunakan waktunya untuk kegiatan yang positif. Mereka merasa senang mengikuti kegiatan Pesantren kilat. Orang tuanya juga sangat mendukung, pungkas Sekretaris MWC NU Wanasari. *(Nuridin/Red)

Kasi PD Pontren Apresiasi Gerakan FKDT Kab Brebes

0
Akhmad Fauzi Kasi PD Pontren saat Rakor bersama Akhmad Sururi Ketua FKDT Brebes dan beberapa Staf JFU di ruang Seksi PD Pontren Kemenag Brebes, Selasa (27/6/2023)

BREBES (Aswajanews.id) – Selaku Kasi PD Pontren kami menyambut dengan baik dan mengaprsiasi atas langkah-langkah yang dilakukan oleh DPC FKDT Kab Brebes. Kita wujudkan kebersamaan beberapa lembaga yang bernaung di bawah seksi PD Pontren Kementerian Agama Kab Brebes. Demikian disampaikan Akhmad Fauzi selaku Kasi PD Pontren saat Rakor bersama Ketua FKDT Brebes dan beberapa Staf JFU di ruang Seksi PD Pontren Kemenag Brebes, Selasa (27/6/2023).

Menurutnya, FKDT, Badko LPQ dan FKDT agar sering berkordinasi untuk mewujudkan kesatuan langkah. Hal ini sangat penting agar sinergisitas dalam menjalankan program bisa berjalan dengan baik, kata Kasi PD Pontren.

Menanggapi program 99 MDTW di Brebes selaku Kasi sangat mendukung dan berharap bisa terwujud di seluruh Kecamatan se Kab Brebes. Program 99 MDTW sangat bagus dan akan mendukung program pemerintah terkait dengan penguatan profil pelajar pancasila dalam kurikulum merdeka. Saat sekarang masih sangat sedikit peserta tingkat SMP yang sorenya masuk di MDTW (Wustho). Mayoritas kalau sudah SMP atau MTs, belajar di Madinnya selesai alias tidak melanjutkan.

“Oleh karena saya sangat sepakat dan mendukung untuk melanjutkan program dari Kasi sebelumnya,” ujar Akhmad Fauzi.

Sebelumnya Akhmad Sururi selaku Ketua DPC FKDT Kab Brebes melaporkan hasil Rakor bersama DPAC FKDT Kecamatan yang diselenggarakan pada hari Minggu kemarin di MDTA Matlabul Ulum Dukuh Tengah Ketanggungan.

Untuk persiapan Ulangan Umum Semester Gasal, DPC FKDT Kab Brebes sudah membentuk tim pembuat soal. Tim.tersebut akan melaksanakan tugas penyusunan naskah soal mata pelajaran tingkat MDTA. Insya Alloh dalam jangka dekat tim penyusun soal akan diberikan pembekalan teknis pembuatan naskah ulangan semester.

Pasca diterbitkannya SK Dindikpora tentang PPDB tingkat SMP banyak peserta didik yang minta legalisir ijazah dengan tanda tangan Kasi PD Pontren. Hal ini merupakan bentuk apresiasi   Dindikpora kepada lembaga pendidikan MDT. Untuk menindak lanjuti hal ini Kepala Dindikpora sudah berkordinasi dengan DPC FKDT Kab Brebes. Selanjutnya Kementerian Agama dimohon untuk bersama sama menindaklnjuti sesuai dengan tupoksinya.

Lebih lanjut Sururi menyampaikan pesan Kepala Dindikpora untuk membuat MoU (Surat Kesepakatan) untuk program penguatan profil pelajar Pancasila. Dalam rangka implementasi kurikulum merdeka, FKDT diminta untuk membuat surat kesepakatan kerjasama yang melibatkan guru MDT di wilayah Kecamatan.

Sebagai pilot projet di SMP N 3 Larangan setiap hari Sabtu ada jam mata pelajaran yang diisi oleh guru MDT setempat dengan Mapel khusus pengetahuan agama Islam. Kegiatan ini sangat bermanfaat mengingat jam tatap muka mapel PAI sangat terbatas. Untuk peningakatan pemahaman dan pengamalan keagamaan maka dibutuhkan jam tambahan.

Ketua DPC FKDT juga menyampaikan, terkait dengan amanat UU Perlindungan Anak, setiap anak berkewajiban menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya dan berakhlak mulia. Untuk pelaksanaan ibadah tentu dibaremgi dengan pengetahuan tentang ibadah. Hal ini menjadi kewajiban kita bersama untuk menyebarkan pengetahuan agama untuk mereka.

Minimnya pengetahuan agama berakibat kepada lemahnya keyakinan dan moral. Sehingga degradasi akhlak terjadi pada komunitas pelajar formal. Kita turut prihatin beberapa inseden tawuran remaja dan tindakan kriminal lainya dilingkungan pelajar. Oleh karena itu kehadiran MDT sangat penting untuk mereka.

“Sesuai SK Dirjen Pendis Kemenag RI, untuk penyelenggaraan MDT salah satunya dengag sistem program yang terintegrasi dengan lembaga pendidikan formal.  Untuk program ini Kementerian Agama Kabupaten bisa bersinergi dengan Dindikpora bersama FKDT,” pungkas Akhmad Sururi.

Rakor yang berlangsung mulah ba’da duhur dihadiri juga oleh Arif Rahman Hakim dan H Abdul Aziz selaku Staf JFU. *(Nuridin/Red)

Rudi Pelaku Rudapaksa Putrinya Puluhan Tahun di Banyuwangi Dijerat Hukuman Seumur Hidup dan Mati

0
Rudi (57) ditangkap dan ditahan di Polres Banyuwangi

SORONG (Aswajanews.id) – Kasus hubungan seksual sedarah yang dilakukan Rudi (57) terhadap putri kandungnya semenjak usia 15 tahun yang dilakukannya sejak tahun 2013, di Banyuwangi, Jawa Timur adalah perbuatan dan tindak pidana serius, luar biasa dan tidak dapat dibenarkan oleh hukum dan akal sehat manusia.

Dengan demikian Rudi ayah kandung korban patut dihukum sesuai dengan perbuatannya. Perilaku dan tindak pidana pelaku tidak bisa dibiarkan, apapun alasan hukumnya,  perbuatan pelaku dapat dijerat dengan hukuman seumur hidup sebab tindakan pelaku merupakan tindak pidana luar biasa dan diakui pelaku Rudi tindakan incest terhadap Putri kandung dilakukannya diikuti membunuh janin hasil hubungan seksual sedarah dengan korban lalu membuang dan mengubur bayi atau janin di halaman dan di areal kebunnya tempat tinggal barunya,  demikian disampaikan Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait  dalam keterangan persnya  di Sorong, Selasa (27/06) selepas menghadiri Sidang pembacaan Tuntutan JPU atas perkara pembunuhan seorang anggota Brimob di Sorong di hadapan anaknya sebagai saksi.

Arist Menambahkan, Rudi sang ayah predator seksual terhadap anak kandungnya saat ini telah ditahan dan ditahan di Polres Banyuwangi dan pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka untuk dimintai pertanggungjawan hukumnya.

Arist menambahkan dalam keterangan persnya, atas kasus ini, tidak ada toleransi bagi Pelaku sebab kasus ini merupakan kasus pidana luar biasa.

Menurut hasil investigasi Komnas Perlindungan Anak, korban yang sudah usia 25 mengalami stress berat semenjak kasus ini terungkap dan viral ke publik.

Peristiwa incest yang terjadi sejak tahun 2013 ini semula tertutup rapi, namun warga mulai curiga terhadap gerak gerik lelaku dan mengancam istrinya untuk tidak memberitahukan kepada orang dan membuat istrinya dibwak ancaman dari Pelaku.  Semenjak itulah istrinya meninggal pelaku dan Korban.

Kemudian itu mengelabui warga, pelaku mengajak putrinya pindah dan tinggal di desa lain dan menghuni sebuah gubuk di salah satu kebunnya, disanalah kasus incest ini berlangsung bertahun-tahun dan semua janin hasil hubungan seksual sedarah dikuburkan.

Ada 7 kerangka bayi yang ditemukan di areal kebun hasil hubungan seksual sedarah semenjak tahu 2013 di Purwokerta Selatan, Banyuwangi.

Untuk memastikan peristiwa ini sungguh terjadi, Komnas Perlindungan Anak  Banyuwangi diminta umtuk mengawal proses hukum dan memberikan bantuan terapy psikososial bagi korban.

Demi keadilan hukum bagi korban,  Arist Merdeka mendukung Polres Banyuwangi menjerat dengan ketentuan pasal 82 UU RI No. 17 Tahun 2016, tentang penerapan UU RI No. 01 tahun 2016 tentang Penerapan UU RI No. 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU  RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak junto dengan UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan mengingat kasus ditemukan 7 kerangka bayi dan telah diakui pelaku kepada penyidik  ini merupakan penghilangan paksa hak hidup anak dan serangan seksual paksa dengan bentuk insest, oleh karenanya pelaku patut dihukum dengan hukuman maksimal seumur hidup bahkan dapat dihukum dengan hukuman mati.

Kasus serupa jangan terjadi lagi, oleh sebabnya Komnas Perlindungan Anak mendesak Pemerintahan Kabupaten Banyuewangi menggunakan momentum menjadi dasar mendorong warga masyarakat. Purwokerto Selatan dan Banyuwangi untuk bersama membangun gerakan memutus mata Rantai kekerasan seksual dan segala bentuk praktek pelanggaran hak anak.

Atas kerja keras dan cepat mengu gkap kasus incest diikui penghilangan paksa hak hidup terhadap tujuh bayi hasil hubungan seksual sedarah ini.

Komnas Perlindungan Anak sebagai institusi Perlindungan anak independen di Indonesia, memberikan apresiasi kepada Polres Banyuwangi dan jajaran penyidik Satreskrim Polres Banyuwangi.

“Untuk mengawal kasus ini dan membantu tim Litigasi dan Advokasi Komnas Anak Banyuwangi, segera melakukan kordi asi dengan aparat penegak hukum dan para aktivis pelindung anak di Purwokerto dan Banyuwangi,” tambah Arist dalam keterangan persnya. *(Nuridin)

Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Diperpanjang Sampai 10 Juli 2023

0
Dirjen Pendidikan Islam, M. Ali Ramdhani

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kementerian Agama menginformasikan bahwa pendaftaran seleksi bagi Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) tahun 2023 diperpanjang. Pendaftaran yang awalnya dibuka mulai 5 – 25 Juni, diperpanjang hingga 10 Juli 2023.

Selain Program Gelar, Pendaftaran seleksi Beasiswa Non Gelar MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA) Tahun 2023 juga ikut diperpanjang. Para peserta yang berminat masih bisa mendaftar hingga 5 Juli 2023.

M Ali Ramdhani berharap seleksi program gelar dan non gelar ini dapat menjaring calon awardee yang unggul. Dia optimis hal itu bisa dilakukan, mengingat Kemenag pada tahun lalu juga telah melakukan seleksi masuk layanan program Beasiswa Indonesia Bangkit dengan cukup baik. Selain banyaknya jumlah pendaftar, hal itu ditandai dengan kualitas awardee dan layanan manajerial.

“Saya berharap program afirmasi ini mampu menjangkau Keluarga Besar Kemenag yang tersebar dari Sabang-Merauke hingga pelosok-pelosok negeri. Gunakan kesempatan melanjutkan studi S1, S2 dan S3 Dalam dan Luar Negeri dengan beasiswa BIB, untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” terang Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani, di Jakarta, Jumat (23/6/2023).

Beasiswa Gelar merupakan program beasiswa pendidikan untuk mendapatkan gelar akademik pada strata S1 (Sarjana), S2 (Magister), dan S3 (Doktor) pada perguruan tinggi di dalam negeri atau di luar negeri. Program ini berupa beasiswa penuh (full scholarship) bagi pendaftar yang telah dinyatakan lulus seleksi dan memenuhi persyaratan keberangkatan untuk menempuh pendidikan pada jenjang S1, S2, dan S3 di dalam atau luar negeri pada perguruan tinggi tujuan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.

“Perpanjangan masa pendaftaran ini mempertimbangkan tingginya animo dan antusiasme pendaftar Beasiswa Indonesia Bangkit. Kami juga ingin memberikan kesempatan lebih luas kepada calon pendaftar Beasiswa Gelar dan Non Gelar,” jelas Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi.

“Program Gelar BIB 2023 ini difokuskan untuk stakeholders keluarga besar Kemenag. Beasiswa ini juga terbuka untuk semua agama,” lanjutnya.

Menurut Ahmad Zainul Hamdi, Program Gelar BIB 2023 bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan keagamaan, dari tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Selain itu, program ini bertujuan memperluas akses stakeholder Pendidikan Agama dan Keagamaan untuk dapat melanjutkan pendidikannya melalui jalur beasiswa, baik dalam maupun luar negeri, dengan lebih massif.

“Ini bagian dari afirmasi kita agar mereka yang selama ini mengabdikan dirinya dalam pendidikan agama dan keagamaan juga bisa mendapat akses beasiswa kuliah S1, S2, atau S3,” tegasnya.

Sehubungan adanya perpanjangan masa pendaftaran, lanjut Inung, ada perubahan dalam proses seleksi penerima Program Beasiswa Gelar dan Non Gelar 2023.

Berikut Tahapan Kegiatan Seleksi Program Beasiswa Gelar:

  1. Pengumuman dan Sosialisasi Beasiswa: 29 Mei – 25 Juni 2023
  2. Pendaftaran Beasiswa: 5 Juni – 10 Juli 2023
  3. Seleksi Administrasi: 11 – 20 Juli 2023
  4. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 21 Juli 2023
  5. Seleksi Skolastik dan Psikotes: 24 – 28 Juli 2023
  6. Pengumuman Hasil Seleksi Skolastik dan Psikotes : 31 Juli 2023
  7. Seleksi Wawancara: 7 – 9 Agustus 2023
  8. Pengumuman Kelulusan: 18 Agustus 2023

Berikut Tahapan Seleksi Kegiatan Program MOSMA:

  1. Pengumuman dan Sosialisasi Beasiswa: 29 Mei – 25 Juni 2023
  2. Pendaftaran Beasiswa: 15 Juni – 5 Juli 2023
  3. Seleksi Administrasi: 6 – 10 Juli 2023
  4. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 12 Juli 2023
  5. Seleksi Wawancara : 13-14 Juli 2023
  6. Pengumuman Kelulusan: 15 Juli 2023
  7. Pembekalan Peserta: 7 Agustus 2023
  8. Pelaksanaan Program: September – Desember 2023
  9. Monitoring Evaluasi: September – Desember 2023

Hari Ini, Seluruh Jemaah Haji Laksanakan Wukuf di Arafah

0
Juru Bicara PPIH Pusat Akhmad Fauzin

JAKARTA (Aswajanews.id) – Hari ini, 27 Juni 2023 jemaah haji dari seluruh dunia termasuk jemaah haji Indonesia sedang melaksanakan prosesi wukuf di Arafah. Waktu dimulai wukuf setelah tergelincirnya matahari (waktu Zhuhur) pada 9 Dzulhijjah, hari Arafah.

“Selama wukuf, PPIH menyelenggarakan khutbah wukuf dan salat berjamaah di tenda utama dan di setiap tenda jemaah yang dilaksanakan oleh para pembimbing ibadah,” terang Juru Bicara PPIH Pusat Akhmad Fauzin di Media Center Haji (MCH) Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

“Khutbah wukuf di tenda utama akan disampaikan oleh Habib Ali Hasan al Bahar, Lc, MA, setelahnya salat berjamaah Jama’ qashar Zuhur dan Ashar, dilanjutkan zikir dan doa wukuf yang dipimpin oleh KH. Dr. Aris Nikmatullah,” lanjut Fauzin, Selasa (27/06/2023).

“Prosesi dan khutbah wukuf akan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube dan Instagram Kementerian Agama pukul 14.45 WIB atau 10.45 WAS,” sambungnya.

Fauzin mengatakan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M tahun ini memfasilitasi 240 jemaah haji lansia dan disabilitas untuk menjalani safari wukuf. Mereka adalah jemaah lansia atau difabel yang memiliki keterbatasan dalam pergerakan sehingga tidak bisa melakukan apa-apa atau memiliki keterbatasan kemampuan fisik berat.

“Fasilitasi ini sebagai upaya PPIH dalam memberikan pelindungan jemaah sekaligus agar mereka bisa menyelesaikan ibadah hajinya,” katanya.

Ia menambahkan, Jemaah sakit yang disafariwukufkan diberangkatkan pada 9 Zulhijah 1444 H/27 Juni 2023 M mulai jam 11.00 waktu Arab Saudi (WAS) ke Arafah dengan enam bus.

Ia menjelaskan, persiapan mobilisasi dilakukan mulai jam 09.00 WAS. Setiap bus akan diisi maksimal 40 jemaah dalam kondisi duduk. Setiap bus akan dikawal sembilan petugas, terdiri atas: penunjuk jalan, dokter, pembimbing ibadah, paramedis, dan pelayanan lansia.

“Ada 54 petugas yang mengawal mereka. KKHI juga siagakan dua ambulance, on call. Untuk setiap jemaah, disiapkan antara lain kain ihram, mukena, peralatan mandi, diapers, sarung tangan, masker. PPIH Arab Saudi juga menyiapkan sejumlah kursi roda, alat pelindung diri (APD), dan alat kebersihan,” ujar dia.

Ia menjelaskan, setelah melaksanakan salat berjamaah Jama’ qashar Maghrib dan Isya, secara bertahap jemaah diberangkatkan ke Muzdalifah.

“Kami mohon doa dari keluarga jemaah dan masyarakat Indonesia agar selama menjalani wukuf para jemaah, tamu Allah senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam beribadahnya,” imbuhnya. *(MCH)

Khofifah Indar Parawansa Cawapres Potensial

0

Khofifah Indar Parawansa lahir pada 19 Mei 1965 saat tengah ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur sejak 13 Februari 2019. Khofifah telah malang melintang di dunia politik, pasalnya saat usia ia 27 tahun ia sudah aktif menjadi kader PPP. Khofifah merupakan salah satu politisi yang sudah aktif selama 30 tahun di kancah perpolitikan Indonesia. Sejumlah jabatan dari Gubernur, Ketua Komisi DPR, hingga Menteri sudah pernah dirasakan oleh Khofifah.

Khofifah juga dikenal sebagai salah satu Tokoh Perempuan NU yang berpengaruh di masa saat ini. Khofifah menceritakan awal mula perjalanan kisahnya hingga mencapai ke titik sekarang telah menjelajahi beberapa tempat di luar pulau Jawa.

Dari situ ia belajar bahwa memang Indonesia yang sangat besar ini memiliki beberapa karakteristik yang beragam dan dari situ ia mengerti tentang semboyan Bhineka Tunggal Ika.

“Beberapa kisah perjalanan yang saya jalani, saya bersapa dengan masyarakat di Papua, NTT, dan daerah yang berbatasan dengan Timor leste. Saya mendapat informasi bahwa mereka butuh sesuatu tetapi tidak dapat mengakses berbagai program perlindungan sosial. Karena mereka tidak punya KTP,” kata Khofifah kepada wartawan.

Seperti diketahui awal mula Khofifah dikenal publik ketika ia diangkat menjadi Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan oleh Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan kala itu ia pun menjadi Menteri Termuda di Kabinet Persatuan Nasional.

Setelah menjadi Menteri era Presiden Gus Dur, ia pun kemudian berhasil terpilih menjadi Anggota DPR RI pada Tahun 2004. Kala itu ia ditempatkan sebagai Ketua Komisi VII DPR yang membidangi energi dan pertambangan. Khofifah juga kala itu menjadi Ketua Fraksi PKB MPR RI.

Khofifah juga pernah menjadi Juru Bicara Presiden Jokowi pada tahun 2014 lalu dan mengantarkan Jokowi menang pada Capres 2014. Sebelum menjadi Gubernur Jatim ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Sosial pada Kabinet Presiden Jokowi di periode pertama. Khofifah juga menyatakan bila Gus Dur sangat berpengaruh dalam karirnya di dalam dunia politik. Ia menyebut banyak sekali belajar dari sosok Presiden RI ke-4 tersebut.

Ia juga menjelaskan bila semasa hidupnya Gus Dur senantiasa menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan, pluralisme, inklusivitas, dan toleransi. Nilai-nilai tersebut, kata dia, akan terus relevan dengan situasi dan kondisi di Indonesia yang majemuk dengan keberagaman agama, suku, bangsa, budaya, adat istiadat, dan budaya.

“Hingga saat ini belum ada yang setara bisa menggantikan sosok Gus Dur. Namun, semua pemikirannya, cara bertindaknya, dan cara bersikapnya dapat menjadi referensi dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa,” ucapnya.

Penggemar Fanatik Persebaya

Alumnus Universitas Airlangga tersebut juga menuturkan bila ia juga memiliki hobi menonton bola. Ia menyebutkan terdapat dua klub bola favoritnya yakni Persebaya Surabaya dan Manchester United. Namun ia menyatakan tetap mencintai klub Kota kelahirannya, Persebaya. Bahkan ia cukup fanatik terhadap klub berjuluk Green Force tersebut. Bahkan Ia masih hafal dan mampu menyebutkan nama-nama pemain yang dulu pernah memperkuat Persebaya pada zamannya. “Ya Saya asli Suroboyo, yo tentu Persebaya,” tuturnya.

Khofifah juga punya kenangan tak terlupakan bersama almarhum suaminya, Indar Parawansa yang merupakan penggemar PSM Makassar. Ketika Persebaya bertemu PSM di final, keduanya harus menonton secara terpisah.

Ia bahkan sempat menjalin kesepakatan terlebih dahulu dengan almarhum suaminya untuk tidak saling bermusuhan meskipun beda klub yang didukung. “Dulu almarhum suami saya suka PSM, saya Persebaya, pada final antara tahun 1994/1995 saya agak lupa. Tapi sebelumnya kami buat kesepakatan untuk tidak saling bermusuhan kalau jagoan masing-masing menang,” ungkapnya.

Khofifah juga sangat mengapresiasi perubahan sikap suporter Persebaya sebagai salah satu suporter terbesar di Indonesia yang dinilai sudah sangat dewasa, sudah tidak lagi rasis.

Khofifah berjanji jika suatu saat nanti ketika ada waktu senggang ia akan menyempatkan diri untuk melihat jagoannya bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo. “Persebaya sekarang sudah berubah, suporternya juga sudah berubah, sudah dewasa, kalau ada waktu saya pasti akan nonton di tribun,” ungkapnya.

Khofifah juga berharap agar Persebaya mampu mengukir prestasi dan kembali berjaya seperti dulu lagi di kancah persepakbolaan nasional. “Tentu saya berharap Persebaya bisa berjaya seperti dulu,semua suporter tentu selalu berdoa yang terbaik buat klub kesayangannya,” ucapnya.

Sementara itu, untuk Klub Luar Negeri ia mengaku merupakan fans dari Manchester United. Bahkan beberapa kali menginjakkan kaki di markas Setan Merah, Old Trafford. “Saya memang termasuk suka MU [Manchester United] dan saya ke Old Trafford beberapa kali,” imbuhnya.

Suara Jawa Timur

Seperti diketahui bila sebelum terpilih menjadi Gubernur Jatim pada Tahun 2018, Khofifah sudah mengikuti kontestasi pemilihan Gubernur sejak Tahun 2008. Pilgub tahun 2008 Khofifah berpasangan dengan Mudjiono seorang jenderal bintang satu dengan karir terakhir KASDAM V Brawijaya. Khofifah saat itu merupakan Anggota DPR RI.

Pada Tahun 2008, Khofifah dan Mudjiono dikalahkan oleh pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf. Pemilihan tersebut berlangsung selama tiga putaran dan diikuti oleh 5 pasangan. Namun, Khofifah saat itu kalah tipis dari Soekarwo dan sempat menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan tersebut dikabulkan MK dengan memerintahkan KPUD Jatim mengulang di Kabupaten Sampang dan Bangkalan. Namun, pada hasil akhir pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf tetap menang dari pasangan Khofifah-Mudjiono.

Pada Pilgub 2013, Khofifah kembali maju menjadi Cagub Jatim kali ini berpasangan dengan Herman Suryadi Sumawiredja, mantan Kapolda Jatim. Kali ini, ia kembali dikalahkan oleh pasangan Soekarwo dan Saifullah Yusuf dan suara keduanya kini agak berjarak jauh dibanding pada Tahun 2008.

Barulah pada Tahun 2018, Khofifah berhasil memenangkan Pilgub Jatim dan berpasangan dengan Mantan Bupati Trenggalek, Emil Dardak. Khofifah dan Emil mengalahkan pasangan Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno pada Pilgub 2018 lalu.

Khofifah memaparkan meski sudah kalah dua kali dalam Pilgub 2008 dan 2013, ia tetap maju dalam Pilgub 2018 karena ia ingin mengabdi pada Provinsi Jawa Timur. Seperti diketahui Khofifah ini merupakan salah satu representasi perempuan dalam kancah perpolitikan Indonesia saat ini. Selain itu, Khofifah juga merupakan salah satu Kader NU bahkan memiliki peran yang strategis dalam organisasi Islam terbesar di nusantara tersebut.

Khofifah menyebut meski sudah dua kali kalah dalam Pilgub 2008 dan 2013, semangat untuk membangun daerah untuk mengabdi pada masyarakat Jatim. Salah satu misinya di Jawa Timur adalah membangun kualitas SDM yang unggul untuk Jawa Timur demi tingkatkan indeks pembangunan manusia.

“Peningkatan kualitas SDM adalah langkah awal yang harus dimiliki setiap komponen bangsa, termasuk di Jawa Timur kami terus berupaya meningkatkan indeks pembangunan manusia,” katanya. Ia juga menjelaskan bila stabilitas bangsa yang terus terjaga dapat diwujudkan jika ada kerukunan, persatuan dan persaudaraan diantara seluruh warga bangsa.

Gubernur Jatim itu menyebut bila multikultural di Indonesia adalah bagian dari kekayaan dan kekuatan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus terus dijaga dengan cara terus membumikan pentingnya harmoni.

“Membangun harmonisasi antar suku antar budaya antara tradisi antar agama, antar daerah sangat penting. Tapi, kalau tidak dipupuk, maka sangat mungkin di dalam proses menanam kalau disiram dia tumbuh subur kalau tidak disiram dia bisa kering bahkan dia juga bisa mati,” paparnya.

Selain itu, ia juga menegaskan dengan Indonesia yang luas ini lantas menekankan pentingnya toleransi antar sesama anak bangsa. Menurutnya, hal ini bukan soal besar kecilnya republik ini tapi ini soal pentingnya sinergitas antar sesama anak bangsa.

“Apa yang kita anggap kecil, belum tentu menjadi kecil pula dihadapan Allah. Sebaiknya apa yang kita anggap besar belum tentu bernilai tinggi,” urainya.

Cawapres Potensial

Kontestasi Pilpres 2024 tinggal menghitung bulan dan kini telah terkerucut menjadi tiga nama potensial untuk Capres. Mereka adalah Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto.

Setelah 3 nama capres tersebut tersebar ke publik, kali ini posisi cawapres menjadi posisi yang paling menentukan untuk dapat mengunci kemenangan di Pilpres tahun depan.

Diantara banyaknya nama figur cawapres, nama Khofifah Indar Parawarsa menjadi kandidat Cawapres paling potensial bila dibandingkan dengan nama lainnya.

Pasalnya, Khofifah dinilai mempunyai modal sosial yang besar, selain bisa memberikan garansi suara dari Jawa Timur. Khofifah merupakan figur perempuan yang juga merupakan kader NU.

Capres pertama yang tertarik untuk menjadikan Khofifah sebagai Cawapres adalah Anies Baswedan. Koalisi Persatuan Perubahan yang berisi Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat menyebut bila Khofifah merupakan Cawapres Potensial yang bisa mendampingi Anies Baswedan.

Bahkan belakangan ini, nama Khofifah untuk menjadi pendamping Mantan Gubernur DKI itu di Pilpres 2024 semakin menguat. Menanggapi hal tersebut, Khofifah tidak mau menanggapi lebih jauh terkait namanya yang terus diisukan akan menjadi Cawapres dari koalisi Persatuan dan Perubahan.

“Sampun matur nuwun (sudah, terima kasih) sudah, sudah soal itu,” katanya. Khofifah menyatakan bila sampai saat ini ia tetap fokus bekerja sebagai Gubernur Jawa Timur, sehingga kini ia tidak terlalu memikirkan soal kemungkinan menjadi Cawapres.

“Sampai saat ini saya masih menjalankan mandat sebagai Gubernur Jawa Timur,” imbuhnya.

Khofifah juga membeberkan komunikasi yang terjalin selama ini dengan Anies Baswedan berjalan baik. Pasalnya baik Anies maupun Khofifah merupakan Gubernur dari dua Provinsi besar di Indonesia.

Ketika Anies menjadi Gubernur DKI, Khofifah menyebut bila Anies adalah Ketua Asosiasi Pemprov yang dikomandani oleh Mendagri. “Jadi di wa itu kita para Gubernur kan punya grup dan Pak Anies ini Ketua Asosiasi Pemprov ya jadi ada komunikasi,” bebernya. Namun Khofifah enggan memberikan tanggapan lebih jauh terkait detail komunikasi yang terjalin. Pasalnya saat ini ia masih bertugas menjadi Gubernur Jawa Timur.

Selain nama Anies, Khofifah juga sempat dikaitkan akan mendampingi capres lainnya yaitu Prabowo Subianto. Pada bulan puasa kemarin, diketahui bila Khofifah pernah bertemu dengan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Bahkan sebelum bertemu Muzani, pada Februari kemarin Prabowo juga sempat bertemu Gubernur Jatim tersebut di Surabaya. Dalam pertemuan tersebut kala itu, Prabowo bahkan tidak ragu bila Khofifah adalah salah satu tokoh yang mempunyai kemampuan di tingkat negara dan bangsa. Namun sekali lagi ia menegaskan bila saat ini dirinya masih menjalani mandat sebagai Gubernur Jatim hingga akhir tahun 2023. “Ya saya sekarang masih menjalani mandat dari Masyarakat Jatim sebagai Gubernur,” tutupnya. (Red/Berbagai Sumber)

Mengenal Mba Nafisah Caleg PKB Dapil Wanasari dan Bulakamba

0
Umi Nafisatul Khoiriyah

Sosoknya yang akrab dipanggil Umi Nafis sudah bertekad penuh untuk mendermabaktikan untuk kepentingan rakyat. Oleh karena itu majunya Umi Nafisatul Khoiriyah sebagai Calon Legislatif dari PKB berangkat dari komitmen untuk membawa aspirasi rakyat khususnya untuk dapil Wanasari dan Bulakamba Kab Brebes.

Perempuan yang sehari hari sebagai pengasuh Pondok Pesantren As Syamsuriyyah sudah malang melintang dalam dunia organisasi khususnya NU. Tercatat Mba Nafis pernah menjadi bagian jajaran PW Fatayat NU DKI Jakarta. Adapun untuk di Pusat pernah menjabat sebagai pengurus LDNU dan Lazisnu PBNU.  Darah NU yang diwarisi dari orang tuanya Al Maghfurlah KH Asmuni Sjamsuri terpatri sampai sekarang. Sehingga dimanapun tempatnya selalu bergerak untuk kepentingan dan kemaslahatan NU.

Era tahun 2006 Mba Nafis ikut serta dalam pergerakan aktivis gender bersama KH Husen Muhamad dan KH Marzuki Wahid. Melalui pergerakan ini Umi Nafis memberikan edukasi dan pemahaman isu gender dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tentu hari ini bisa dirasakan oleh komunitas perempuan di Indonesia. Perempuan tidak lagi sekedae menjadi “konco wingking” untuk suami tapi bisa berperan aktif pada wilayah publlik. Sebagai bentuk pergerakan isu gender di Pondok Pesantren As Syamsuriyyah sering diselenggarakan Halaqoh dengan nara sumber dari pakar gender dan pejabat Pemda Brebes.

Sebagai Pengasuh Pesantten saat sekarang didaulat sebagai jajaran pengurus wilayah RMI Putri Jawa Tengah. RMI Putri Jawa Tengah ini merupakan lembaga di bawah naungan PW NU Jawa Tengah yang bergerak pada segmentasi Pondok Pesantren Putri. Ide dan gagasan progresif sering  dituangkan saat pertemuan di tingkat wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Di Kabupaten Brebes Umi Nafis menempati posisi Wakil Ketua Jam iyah Pengasuh Pesantren Puteri  dan Mubalighoh yang disingkat JPPPM. Dengan posisi sebagai dewan harian, Umi Nafis menggerakkan para Bu Nyai dan Mubalighoh di Kab Brebes untuk menegakkan dan menyebarkan ajaran Ahlisunnah Waljamaah dan mengkampanyekan Pesantren.

Jiwa aktivis keagamaan dengan wawasan kebangsaan dan keagamaan yang moderat menjadikan Umi Nafis menduduki bagian pengurus MUI Kab Brebes. Hal tersebut  karena secara kualifikasi pemahaman keagamaan dianggap mampu untk mewakili para Bu Nyai Pengasuh Pesantren di Kab Berbes dan perempuan di kalangan nahdlatul ulama.

Memasuki dunia politik bagi Umi Nafis bukan termasuk pendatang baru. Pemilu tahun 2019 Umi Nafis sudah berkompetisi menjadi Caleg PKB di Kab Tegal. Sekalipun Beliau belum berhasil mendapatkan kursi, namun tidak putus asa untuk maju kembali berkompetisi di arena Pemilu 2024. Politik bagi Umi Nafis itu seni yang penuh dengan dinamis. Maka dinamika politik yang saat ini berkembang tergerak  hatinya untuk selalu berjuang  melalui jalur partai dalam hal ini PKB di  Kab Brebes untuk Dapil Wanasari dan Bulakamba.

Perubahan sebuah bangsa harus diperjuangkan melalui jalur politik. Tanpa perjuangan politik kita akan selalu menjadi korban politik.   Undang – undang Pesantren adalah bukti Perjuangan PKB. Saat sekarang kita lagi memperjuangkan Perda Madin Brebes yang mangkrak puluhan tahun. Oleh karena itu suara masyarakat dalam Pemilu 2024 akan menentukan warna kebijakan Politik masa depan.

Perjuangan politik PKB secara prinsipil merupakan perjuangan politik nahdliyin. Oleh karena itu nahdliyin bersatu dan kompak dalam satu perahu PKB untuk menuju sukses Pemilu 2024, kata Nafisatul Khoiriyah dalam satu kesempatan ketika bertemu dengan komunitas NU di Wanasari dan Bulakamba. (*)

Paman Rudapaksa Ponakannya Sendiri di Sorong Dijerat 20 Tahun Penjara

0
Arist Merdeka Sirait memberi keterangan pers

SORONG (Aswajanews.id) – Seorang Siswi SMP inisial MA (14) di sekap lalu diperkosa oleh pamanya inisial MS (42) di rumah kost di Kota Sorong mendapat kecaman dan atensi serius dari  Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak, Senin (26/6/2023).

Dalam penyekapan selama 1.5 bulan, korban mengalami serangan kekerasan persetubuan  berulang selama 10  kali.

Menurut penjelasan Kanit PPA Polres Kota Sorong Ipda Nelfince Rumbino mengatakan awalnya pelaku RS menjemput korban dari sekolah untuk diajak jalan-jalan kemudian menyekap korban.

Dalam pencarian korban, pelaku ikut berpura-pura mencari korban padahal Pelakulah pelakunya.

Demi keadilan hukum dan kepentingan utama anak, Arist Merdeka Sirait mendukung Polres Kota Sorong untuk menjerat pelaku  dengan ketentuan pasal 82 UU RI Nomor : 17 Tahun 2016 tentang penerapan PERPU No. 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlidungan Anak junto UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun, dan mengingat pelaku adalah keluarga dekat sebagai paman korban dapat ditambahkan dengan hukuman spertiga dari pidana pokoknya.

Disamping itu, Komnas Perlindungan Anak memberikan apresiasi terhadap kerja keras dan cepat satreskrim dengan penyidiknya dengan demikian kasus kejahatan seksual dapat menjadi edukasi kepada masyarakat dan terang benderang kasus kekerasan seksual yang terjadi di Sorong ini.

Kasus ini harus dihentikan dan pelaku harus dijerat dengan hukuman maksimal serta kasus ini dapat dijadikan Walikota dan aparatnya menjadikan kasus kekerasan seksual terhadap anak sebagai dorongan membangun gerakan dan aksi daerah memutus mata rantai kekerasa seksual terhadap anak.

“Demi keadilan hukum bagi korban, saat ini Polresta Kota Sorong telah menangkap dan menahan pelaku untuk dimintai pertanggingjawaban hukumnya,” tambah Arist.

“Dalam kesempatan Kunjungan Kerja ke kota Sorong dari tanggal 26-30 Juni 2023 tim Komnas Perlindungan Anak akan melakukan audensi ke Polres Kota Sorong dan kunjungan kerja ke Walikota Sorong,” tambah Arist dalam keterangan pers di Sorong Senin (26/06). *(Nuridin)

PP IPNU Gelar Konferensi Pers: Kita akan Konbes & Rakernas!

0
Konferensi Pers yang disiarkan langsung melalui Akun Instagram official @ppipnu di Jakarta, Senin (26/6/2023).

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menggelar Konferensi Pers yang disiarkan langsung melalui Akun Instagram official @ppipnu di Jakarta, Senin (26/6/2023).

Dalam Konferensi Pers tersebut M. Agil Nuruzzaman selaku Ketua Umum PP IPNU mengabarkan terkait salah satu agenda wajib organisasi dalam periode ini yakni Konferensi Besar (Konbes) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang insyaallah akan dilaksanakan pada tgl 11-13 Agustus 2023 dengan tema ‘Pelajar Berdaya Indonesia Digdaya’ bertempat di Taman Candra Wilwatikta, Pasuruan Jawa Timur.

“Pada dasarnya agenda Konbes dan Rakernas ini bagian dari mekanisme kedua setelah kongres,” tegas Agil selaku Ketua umum.

Pada sesi ini, M Ghulam Dhofir Mansur, selaku Ketua Screening Commite (SC) panitia pelaksana membacakan Surat Keputusan tentang tanggal dan waktu rencana pelaksanaan kegiatan.

“Untuk rekan-rekan IPNU baik di Pimpinan Wilayah ataupun Pimpinan Cabang harap memantau perkembangan informasinya melalui media instagram PP IPNU mengenai kepesertaan penuh, mekanisme pendaftaran dan lain hal yang menyangkut agenda itu,” tegasnya.

Tambahnya, “Konbes dan Rakernas ini memang berfokus pada pengejawantahan mekanisme organisasi, kaderisasi, program kerja. Diluar itu masih ada side event yang pasti seru. Diantaranya, diskusi panel menarik menyangkut kedaulatan negara, dunia pendidikan, dan pelajar melek demokrasi. Ada pula bazar ekonomi pelajar kreatif dan konser meriah nantinya”. Terang pria kelahiran Grobogan Jateng ini. *(Pewarta: A’isy Hanif Firdaus)

KPU Cianjur: 662 Bacaleg Belum Memenuhi Syarat

0
Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Cianjur Ridwan Abdullah

CIANJUR (Aswajanews.id) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyatakan sebanyak 662 orang bakal calon anggota legislatif yang didaftarkan partai politik pada Pemilu 2024 belum memenuhi syarat berdasarkan hasil verifikasi administrasi.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Cianjur Ridwan Abdullah di Cianjur, Senin, mengatakan dari hasil verifikasi administrasi terhadap 785 orang bacaleg untuk DPRD Kabupaten Cianjur, tercatat hanya 123 orang bacaleg yang memenuhi syarat.

“Setelah dilakukan verifikasi administrasi, hanya 123 orang bacaleg yang sudah memenuhi syarat, sedangkan sisanya 662 orang bacaleg belum memenuhi syarat sehingga akan diberikan waktu untuk melakukan perbaikan,” katanya.

KPU Cianjur memberikan kesempatan kepada ratusan bacaleg untuk memperbaiki dokumen persyaratan dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (SIlon) dari tanggal 26 Juni sampai 9 Juli 2023.

Sejumlah temuan hasil verifikasi administrasi, antara lain banyak legalisasi ijazah bacaleg tidak memakai tanggal, mengunggah ijazah asli padahal berdasarkan ketentuan seharusnya salinan ijazah yang sudah dilegalisasi, ada ada surat pernyataan tertukar antara bacaleg satu dengan lainnya. “Banyak surat pernyataan yang tidak ditandatangan di atas meterai, surat keterangan pengadilan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak pernah di penjara itu belum selesai, masih dalam proses,” katanya.

Pihaknya juga menemukan surat keterangan dari rumah sakit terkait sehat jasmani, rohani dan tidak pernah menggunakan zat narkoba yang tidak dicantumkan karena belum selesai atau keluar dari pihak rumah sakit, termasuk banyak kesalahan menuliskan nama bacaleg di KTP dan ijazah berbeda ketika di-input.

“Kalau berbeda harus ada persyaratan tambahan berupa surat keterangan dari satuan pendidikan yang mengeluarkan ijazah bahwa pengguna atau yang tertera nama di dalam ijazah adalah pemilik sesuai dengan KTP yang bersangkutan,” katanya.

KPU Cianjur memberikan waktu 14 hari kepada partai politik untuk melakukan atau mengajukan perbaikan persyaratan bacalegnya agar lolos dalam daftar calon tetap (DCT) pada Pemilu 2024. *(Ant)

Ketua Yayasan Hidayatul Mubtadiin Kampanyekan Madrasah Bahagia

0
Pengajian umum dalam rangka pelepasan kelas 6 MI Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Mari kita mewujudkan madrasah kita dengan penuh kebahagiaan. Untuk memulai kebahagiaan maka semua gurunya harus bahagia. Oleh karena itu di rumah kita masing-masing berupaya mencipatakan kebahagiaan bersama keluarga. Bahagia indentik dengan surga, mewujudkan madrasati janati (madrasahku surgaku) berangkat dari baiti janati (rumahku adalah surgaku).

Orangtua tidak boleh sering marah atau bertindak keras kepada anak-anaknya. Guru di madrasah juga tidak boleh melakukan kekerasan terhadap peserta didiknya. Suasana madrasah agar tercipta sekolah yang ramah, stop bully atau perundungan di lingkungan madrasah kita.   Kita harus bersikap ramah dan santun kepada anak anak kita, sebagai upaya mewujudkan rumah dan madrasah kita menjadi tempat yang menyenangkan untuk anak anak kita.

Demikian disampaikan Akhmad Sururi selaku Ketua Yayasan Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Brebes saat memberikan sambutan pada acara Pelepasan kelas 6 pada hari Sabtu 24 Juni 2023.

Dihadapan wali peserta didik MI dan warga masyarakat Jagalempeni Selatan, Sururi menegaskan bahwa sesuai dengan amanat Undang undang tentang Perlindungan Anak, setiap anak wajib melaksanakan ibadah sesuai dengan agamanya. Maka di MI mengajarkan ilmu agama dan akhlakul karimah. Oleh karena itu bagi yang sudah lulus dalam hal ini kelas 6 harus dilanjutkan baik di MTs, SMP atau Pondok Pesantren.

Sementara itu Kyai Arif Rahman Hakim menambahkan bahwa untuk mencapai kebahagiaan dengan ilmu. Oleh karena itu anak anak kita yang mencari ilmu di madrasah mulai MI, MTs, MA sampai dengan perguruan tinggi dalam rangka mencapai kebahagiaan. Dengan berilmu kita akan sukses atau bahagia dunia akhirat. Dalam mencari ilmu dibutuhkan bekal yang cukup, kecerdasan, waktu yang cukup dan petunjuk guru.

Lebih lanjut Kyai Arif mengajak seluruh wali peserta didik MI Hidayatul Mubtadiin untuk bersikap dermawan. Untuk kepentingan pendidikan mari kita wujudkan sikap dermawan untuk menginfakkan harta yang kita miliki, pungkas Mubaligh yang sehari-hari menjadi Pegawai Kemenag Kab Brebes.

Sebelumnya Abdul Basir, S.Ag selaku Kepala MI Hidayatul Mubtadiin menyampaikan terima kasih kepada seluruh wali murid. Setelah kurang lebih tiga tahun tidak menyelenggarakan Pengajian Umum karena covid. “Alhamdulilah malam ini sudah bisa mulai kembali menggelar pengajian umum dalam rangka pelepasan kelas 6 MI Hidayatul Mubtadiin,” pungkas Abdul Basir. *(Nuridin)

Menggagas Gerakan Santun Politik dari Desa Melalui Edukasi Politik

0
oleh : Akhmad Sururi (Wakil Ketua PC LTN NU Kab Brebes)

Desa sebagai wilayah hukum paling bawah di negeri Republik Indonesia memiliki sumbangan terbesar untuk pembangunan. Potensi desa yang acapkali sering dilupakan oleh sebagian orang pada satu sisi menjadi pilihan yang strategis untuk pengembangan kemakmuran desa. Lebih dari itu desa menjadi ujung penyumbang terdepan dalam kontestasi pesta demokrasi.

Sebagai garda terdepan dalam berkontribusi untuk demokrasi, desa menjadi penentu sukses dan tidaknya proses demokrasi melalui pemilu. Hal tersebut karena sebagian besar konstituen pemilu berdomisili di desa desa. Ukuran sukses berdemokrasi salah satunya diukur dengan peningkatan partisipasi politik warga masyarakat desa.

Menterjemahkan partisipasi politik tidak terbatas pada saat pemilu yang diselenggarakan setiap ima tahun. Namun kontinuitas dalam ikut mengawal kebijakan politik juga merupakan bagian partisipasi politik. Disinilah dibutuhkan edukasi politik yang menjadi tanggung jawab partai politik dan pemerintah.

Edukasi politik selama ini tidak menyasar pada pemahaman partisipasi politik dengan orientasi pada program dan kebijakan. Sementara taraf ekonomi dan pendidikan masyarakat yang rendah akhirnya dimanfaatkan untuk kepentingan politik pragmatis. Oleh karena itu mentalitas masyarakat perlu perubahan dengan hadirnya edukasi politik yang santun.

Yang terjadi saat sekarang transaksi politik atau disebut juga dengan demokrasi perdagangan. Transaksi politik dengan sistem memberi dan menerima secara masif terjadi dan menjadi hal yang lumrah. Mereka tidak melihat kebijakan program atau idiologi partai politik, akan tetapi siapa yang memberi maka akan dipilih.  Padahal menurut UU Pemilu hal tersebut menjadi sebuah pelanggaran yang menjadi ranah tugas Bawaslu.

Desa Jagalempeni Kec Wanasasri dengan hak pilih 7884 menjadi potensi besar untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas dan cerdas. Untuk menuju ke arah tersebut maka dibutuhkan langkah kongkrit   melalui edukasi politik yang santun. Ini sangat penting agar kehidupan warga desa Jagalempeni terdidik secara masif dalam politik. Dengan demkian pesta demokrasi menjadi pintu masuk untuk kemajuan desa yang berkelanjutan.

Kesantunan atau moralitas dalam politik menjadi pondasi dalam mewujudkan peradaban masyarakat. Oleh karena itu tokoh masyarakat yang menjadi panutan umat diharapkan bisa memberikan pencerahan dan edukasi politik dengan menjunjung tinggi nilai nilai akhlakul karimah. Kehadiran mereka di tengah tengah warga menjadi penyejuk yang memberikan pemahaman partisipasi politik yang tidak mencidrai makna persatuan dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menghadapi pemilu 2024 sudah saatnya masyarakat mendapatkan pencerahan yang komprehensip tentang politik yang tidak terkungkung pada kepentingan kelompok tertentu. Namun demikian pemahaman politik yang luas dalam dimensi kebangsaan dilandasi moralitas berdemokrasi akan menjadi modal untuk membangun peradaban desa sebagai bagian dari bangsa.

Akhirnya kita berharap semoga Jagalempeni dengan warga yang mayoritas nahdliyin bisa menjadi pemilih yang cerdas dengan landasan moralitas. Untuk mewujudkan hal tersebut peran kelompok masyarakat yang terdidik sangat dibutuhkan untuk edukasi politik. (*)

Penyelenggara PAUD Cerdas Berkarya Menjadikan Rumahnya Menjadi Markas Sholawat

0
Hj Tuti Nurhayati, MA selaku penyelenggara PAUD Cerdas Berkarya Jagalempeni Selatan Kec Wanasari Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Silaturahmi Wali dan Pelepasan Peserta Didik danPAUD Cerdas Berkarya dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut. Mulai hari Sabtu sampai dengan Ahad acara berlangsung dengan meriah. Penampilan kreasi dari peserta didik PAUD dengan apiknya disaksikan oleh wali peserta didik dan dan warga masyarakat Jagalempeni Selatan Kec Wanasari Kab Brebes.

Hj Tuti Nurhayati, MA selaku penyelenggara PAUD Cerdas Berkarya menyampaikan terima kasih kepada Wali Murid dan warga lingkungan masyarakat yang telah menyukseskan rangkaian acara dan puncak kegiatan Silaturahmi dan Pelepasan Peserta Didik PAUD Cerdas Berkarya.

“Kita tadi telah menyaksikan penampilan grup Sholawat Elsaf yang digawangi oleh putra saya. Sengaja sore ini saya sisipkan lounching Sholawat Elsaf karena kita ingin menjadi rumah saya menjadi markas sholawat. Oleh karena itu siapapun kami persilahkan singgah kerumah saya dengan terbuka kami dengan senang hati,” ujarnya.

“Kita ingin menjadikan sholawat menjadi rutinitas kegiatan di rumah saya. Karena saya yakin dengan sholawat menjadi hati kita tenang dan bahagia. Sebagai ungkapan rasa cinta kita kepada jujungan Nabi sholawatlah yang mengantarkan saya ke tanah Haram tepatnya di Mekah dan Madinah,” tambahnya.

“Begitu nikmatnya ketika berada di Raudloh masjid Nabawi Madinah. Betul-betul saya merasakan kenikmatan spiritual sholawat. Oleh karena itu saya mengajak semua hadirin untuk senantiasa bersholawat setiap hari. Semoga dengan sholawat bisa mengantarkan kita semua untuk berangkat ke Mekah dan Madinah,” pungkas Hj Tuti yang juga sebagai Pengurus Muslimat NU Kab Brebes.

Lounching Sholawat Elsaf pada acara Silaturahmi dan Pelepasan Peserta Didik PAUD Cerdas Berkarya

Acara puncak Silaturahmi dan Pelepasan PAUD Cerdas Berkarya diisi tausiyah oleh Kyai Ali Sodikin dari Ketanggungan. Dihadapan Wali Peserta Didik, Kyai Sodikin berpesan agar anak anak diajari ngaji dan sholat. Kita harus berterima kasih kepada guru PAUD yang telah mengajari baca tulis dan tata cara beribadah.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pengurus Ranting NU Jagalempeni yaitu Rois Syuriah, Kyai Masruri Syafii, Ketua Tanfidziyah NU, Kyai Lukman Hakim dan Katib Kyai Hamim. Beberapa tokoh NU lainnya yang turut hadir dalam kesempatan tersebut H Nur Iman mustasyar NU Jagalempeni dan Akhmad Sururi selalu Sekretaris MWC NU Wanasari. *(Red)

Pencabulan oleh Ayah Angkat, Trauma yang Tak Mudah Hilangnya

0
Ilustrasi

SUMEDANG (aswajanews.id) – Kasus pelecehan seksual terhadap anak oleh orang dewasa adalah kejahatan yang sangat merugikan korban dan akan berdampak pada kehidupan mereka kelak. Salah satunya adalah kasus yang dialami oleh WN (16 tahun), yang menjadi korban pencabulan oleh ayah angkatnya selama 2 tahun berturut-turut.

Pelaku, yang juga merupakan pamannya, seringkali mengiming-imingi WN dengan uang dan memenuhi semua keinginan korban sebagai bentuk manipulasi. Tak hanya itu, pelaku bahkan mengancam akan bunuh diri jika WN memberitahu kejadian tersebut pada istrinya.

Disampaikan oleh WN Korban, pelaku kejahatan ayah angkat sekaligus pamannya melalui chatting what’s app kepada media, Jum’at (23/6/2023), kejadian tersebut berlangsung lebih dari 20 kali dan terungkap pada 28 April 2023 ketika istri pelaku memergoki adanya tindakan asusila yang dilakukan oleh suaminya. WN pun langsung dipulangkan kepada orangtua kandungnya, yang kemudian melaporkan kasus tersebut pada pihak kepolisian Polres Sumedang pada 08 Mei 2023.

Saat ini kasusnya ditangani oleh unit PPA Polres Sumedang. Sementara itu Dedi selaku paman korban lainnya melalui sambungan telepon WhatsApp kepada redaksi mengatakan, “Harapan kami selaku keluarga semoga pihak kepolisian secepatnya menangkap dan menahan pelaku yang saat ini masih berkeliaran dan dapat diadili seadil-adilnya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku”.

Akibat pelecehan yang dialaminya, WN harus merasakan trauma yang sangat mendalam. Kondisinya kini sangat sensitif dan sulit bergaul dengan lingkungan sekitar. Kasus seperti ini harus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap perlindungan anak dari kekerasan dan pelecehan seksual.

Karenanya, perlu adanya upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ancaman kejahatan seksual terhadap anak-anak dan langkah-langkah untuk mencegahnya. Pemerintah dan lembaga-lembaga terkait juga harus lebih serius dalam menanggulangi kasus pelecehan seksual terhadap anak agar bisa memberikan rasa aman bagi para korban dan keluarganya. *(Team Liputan)

Bupati Garut Lantik 82 Kades Hasil Pilkades Serentak 2023

0
Bupati Garut, Rudy Gunawan di Gedung Pendopo Garut melantik 82 kades

Garut (Aswajanews.id) – Bupati Garut, Rudy Gunawan, Jum’at (16/06/2023), di Gedung Pendopo Garut, melantik 82 kepala desa (kades) hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang II Tahap 2. Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan berita acara pelantikan.

Selain disaksikan para keluarga para suami atau istri kades yang hari ini dilantik, turut pula dihadiri oleh Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Garut, Diah Kurniasari Gunawan, istri Wabup Garut, dr. Hani Firdiani Budiman, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut.

Dalam pengantar sumpah jabatan, Bupati Garut menyampaikan, bahwa kades yang hari ini dilantik merupakan orang terhormat, orang yang dulunya dianggap sebagai tokoh masyarakat, kini menjadi seorang pemimpin di desanya masing-masing, dan memiliki tanggungjawab yang sama seperti Bupati dan Wakil Bupati Garut, yaitu mewujudkan masyarakat Garut yang tata tentrem kertaraharja.

“Saya ingatkan juga saudara-saudara, bahwa saudara adalah sebagai penanggung jawab umum keuangan desa, yang jumlahnya dari APBD, dari APBD provinsi, dan dari APBN tidak kurang 1.5 miliar rupiah. Nah tentu itu mempunyai konsekuensi logis terhadap hukum,” ujar Rudy.

Bupati juga mengingatkan, bahwa Kabupaten Garut masih memiliki beberapa persoalan seperti Indek Pembangunan Manusia (IPM) yang rendah dan juga kemiskinan. Oleh karena itu, imbuh Rudy, dirinya mengajak kepala desa yang hari ini dilantik untuk meningkatkan IPM dan juga mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Garut.

Rudy memaparkan jika dalam kesempatan ini, 83 kades hasil Pilkades Serentak Tahun 2023 resmi dilantik. Adapun jika ada pihak yang keberatan, pihaknya hanya akan menunggu putusan yang diberikan oleh pengadilan.

“Semuanya dilantik tidak ada masalah, semuanya keberatan-keberatan yang diajukan oleh mereka itu adalah tidak masuk dalam kewenangan kita,” paparnya.

Ia mengatakan, jika setelah pelantikan hari ini, para kades nantinya akan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut.

Sementara itu, Kades Panjiwangi Kecamatan Tarogong Kaler juga salah satu kades yang hari ini dilantik, Dian Rijal, menuturkan, dirinya merasa bangga bisa hadir dan dilantik secara langsung oleh Bupati Garut untuk mengemban tugas sebagai Kades di Desa Panjiwangi. Tak lupa, ia juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mendorong doa dan dukungan kepada dirinya. Terlebih, dalam pelantikan ini ia juga didampingi oleh kedua orang tuanya.

“Iya dihadiri oleh orang tua, merasa kalau dibanding oleh materi mah nggak bakalan tercapailah gitu rasa bangganya (bisa) didampingi oleh orang tua,” ungkapnya.

Ia menuturkan, ada beberapa program setelah dirinya dilantik sebagai kepala desa seperti membangkitkan Desa Panjiwangi agar bisa lebih maju lagi dari segi keagamaannya hingga perekonomiannya. (DPMD)

Mahfud MD Beri Tanggapan Soal Al Zaytun, “Dalam Proses Pengkajian”

0
Menko Polhukam, Mahfud MD

JAKARTA (Aswajanews.id) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan bahwa pemerintah saat ini masih sedang mengkaji kasus dugaan pelanggaran yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Zaytun, Kabupaten Indramayu.

“Masih dalam proses pengkajian karena ini merupakan fenomena yang baru. Kita tidak boleh sembarangan dalam menanggapi tanpa melakukan penyelidikan. Kami sedang menyelidiki semua hal ini,” kata Menko Polhukam Mahfud MD setelah memberikan kuliah umum dengan tema “Peran Undang-Undang Perampasan Aset untuk Mewujudkan Indonesia Bebas Korupsi” di Kampus Universitas Pasundan (Unpas) Kota Bandung pada hari Kamis dikutip dari Antara.

“Masih dalam proses penyelidikan apakah ada pelanggaran atau tidak, siapa pun (harus taat hukum) di seluruh Indonesia. Tapi apakah benar ada pelanggaran atau tidak, itu akan kami selidiki,” ujarnya.

Menanggapi sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang menyatakan bahwa syariat yang digunakan di Pondok Pesantren Al-Zaytun sangat berbeda dengan ajaran Islam umumnya, baik dalam hal shalat, puasa, maupun haji, Menko Polhukam Mahfud menyatakan bahwa hal tersebut akan diselidiki lebih lanjut.

“Kami akan melakukan penyelidikan terkait ketidaksesuaian ini. Saya belum mengetahui secara pasti apa ketidaksesuaiannya. Nanti akan ada penanganan terkait hal ini. Jika tidak sesuai dengan hukum, itu menjadi tanggung jawab saya. Jika menyangkut penyelenggaraan lembaga, itu menjadi kewenangan Kementerian Agama. Begitu adanya. Kami belum mengetahui di mana letak masalah sebenarnya,” jelasnya.

Pihaknya berharap bahwa Tim Investigasi yang dipimpin oleh MUI Jawa Barat dapat bekerja dengan baik, sesuai dengan harapan banyak orang. “Kami menunggu hasilnya,” tambahnya. (*)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts