Google search engine
Beranda blog Halaman 178

DPC FKDT Brebes Rencanakan Susun Buku Lembar Kerja Santri (LKS)

0
Tim MGMP Madin menyusun buku LKS di kantor DPC FKDT Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Bertempat di kantor DPC FKDT Kab Brebes, Jl Yos Sudarso Brebes tim MGMP Madin menyusun buku LKS (Lembar Kerja Santri). Buku tersebut bertujuan untuk memudahkan akses pembelajaran dan pemahaman materi yang diajarkan pada lembaga pendidikan Madrasah Diniyah.

Selaku Ketua DPC FKDT Kab Brebes, Akhmad Sururi menegaskan bahwa kehadiran LKS diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran santri diniyah. “Kita berharap melalui LKS ini santri Madin dapat memudahkan pemahaman terhadap materi pembelajaran di Madin. Sumber pembelajaran dari kitab berbasis pesantren tingkat dasar menjadi referensi untuk materi LKS.  Lebih dari itu Kep Dirjen tentang Pengembangan Kurikulum MDT menjadi pedoman dalam penyusunan   LKS,” kata Akhmad Sururi di hadapan tim penyusun.

Menurut Ketua FKDT Brebes, menyusun LKS merupakan bentuk kerja ilmiah. Oleh karena itu metode dan sumber referensi menjadi pokok yang diperhatikan.

“Karena kita menyusun kalimat, maka bagaimana kalimat itu berfaedah dan berkelanjutan. Hal tersebut sebagaimana Syekh Ibnu Malik dalam kitab Alfiyahnya menyampaikan dalam bab kalam (kalamuna lafdzun mufidun kastaqim) artinya, kalam atau susunan kalimat adalah lafad yang memberikan faedah (memiliki nilai manfaat) untuk santri Madin. Oleh karena itu karena segmentasi usia santri Madin setingkat MI/SD, maka dalam pemilihan dan penyusunan kata agar mudah dipahami oleh mereka,” tambah alumni Lirboyo angkatan tahun 2000.

Tim MGMP Madin menyusun buku LKS di kantor DPC FKDT Kab Brebes

Dalam kesempatan tersebut hadir Kasi PD Pontren Kemenag Kab Brebes, H Muhamad Fauzi bersama beberapa Staf JFU. “Selaku Kasi PD Pontren kami mengapresiasi program penyusunan LKS untuk mempermudah siswa dalam belajar.  Ini sangat membantu karena tidak semua guru Madin alumni Pesantren,” kata Fauzi.

Kasi PD Pontren menyampaikan informasi bahwa beberapa hari yang lalu ada seorang Kepala SD Negeri di wilayah Kec Larangan yang berkeinginan mendirikan Madin secara terintegrasi dengan SD. Hal tersebut karena lulusan dari SD yang akan masuk ke SMP Negeri harus memiliki ijazah. Sementara rata rata siswanya melanjutkan ke SMP.

“Hal ini satu sisi menguntungkan kita agar siswa SD tersebut masuk ke Madin terdekat. Disisi yang lain bisa memicu pembuatan ijazah palsu karena mendesak agar bisa masuk SMP Negeri. Hal ini nanti kapan waktunya kita rembug secara intens dengan melibatkan beberapa pihak,” pungkas Plt Kasi PAIS.

Kegiatan penyusunan LKS yang dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Januari 2024 dihadiri oleh seluruh tim penyusun dibawah Ketua Tim H Abd Makin dan Fahruri sebagai sekretaris. Beberapa anggota lainya, Satori, Barmawi, Hj Ati Sofiyati, Rosid, Maskuroh, H Nur Rohman dan Warim hadir dalam acara tersebut. *(Red/Elisa Nurasri)

Jaga Kondusivitas Pemilu, Kodim Pacitan Gelar Tatap Muka dengan Media

0
Roliyanto Dandim Pacitan saat memberikan sambutan

PACITAN (Aswajanews.id) – Kamis, 18 Januari 2024 bertempat di aula Makodim Pacitan awak media dari berbagai media yang ada di Pacitan Bersama-sama dengan Forkopimda Pacitan bertemu untuk bertatap muka sekaligus silaturahmi.

Dalam kegiatan tersebut seluruh Forkopimda Pacitan hadir dan masing masing memberikan sambutan mengingat ajang pemilu sudah dekat.

Roliyanto Dandim Pacitan dalam sambutannya selaku pemangku kegiatan tersebut menegaskan mengajak awak media Pacitan bahwa pemilu sudah ada di ambang mata agar kondusifitas yang ada di wilayah Pacitan tetap kita jaga agar pelaksanaan pemilu di tahun 2024 tetap berjalan aman dan kondusif seperti yang kita harapkan Bersama-sama. (Met)

Ka Kanwil Kemenag Jateng Ajak Seluruh Kepala Kemenag Kab/Kota Mendukung Progam DPW FKDT

0
Kepala Kemenag Jateng, Dr H Mustain Ahmad, SH, MH saat menerima kunjungan rombongan DPW FKDT Jateng di ruang kerjanya, Rabu (17/1/2024).

SEMARANG (Aswajanews.id) – Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah Dr H Mustain Ahmad, SH, MH memberikan restu dan dukungan kepada DPW FKDT Jawa Tengah dengan beberapa program yang bagus. Salah satunya pengadaan tanah untuk pembangunan kantor sekretariat DPW FKDT Jawa Tengah.

“Kami mendukung sepenuhnya dan akan mengajak seluruh Keluarga besar Kementerian Agama dan Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Jawa Tengah untuk mensupport program DPW FKDT Jawa Tengah. Progam yang sangat bagus ini agar dimbangj dengan tara kelola yang baik dan terrib. Sehingga pada akhirnya akan berjalan lancar dan sukses,” demikian disampaikan H. Mustain Ahmad saat menerima kunjungan rombongan DPW FKDT Jawa Tengah di ruang kerjanya, Rabu (17/1/2024).

H Mustain menyarankan untuk proses pembelian tanah tersebut semua FKDT Kab/Kota terlibat untuk menyukseskan. “Untuk perhitungan setiap FKDT Kecamatan bisa dengan pola membeli wakaf permeter, atau dengan cara yang lain. Monggo hal tersebut dirembug oleh internal pengurus. Dukungan kami nanti buat vidio pernyataan yang bisa disampaikan kepada seluruh Kemenag Kab/ Kota se-Jawa Tengah dan FKDT Kab/Kota se-Jawa Tengah,” pungkas Beliau dengan penuh semangat.

Kepala Kemenag Jateng, Dr H Mustain Ahmad, SH, MH saat menerima kunjungan rombongan DPW FKDT Jateng di ruang kerjanya, Rabu (17/1/2024).

Sebelumnya selaku Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Kyai Abdul Rahman menyampaikan salam silaturahmi dan memperkenalkan satu persatu pengurus yang hadir di ruang kerja Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Di ruang tersebut ada Sekretaris DPW FKDT Jawa Tengah, H. Zahid Hasani yang kebetulan juga menjabat sebagai Kasubbag TU Kemenag Kab Banjarnegara, Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Akhmad Sururi, Ketua Panitia pengadaan tanah K.Abd Manan dan Pono Suhayitno selaku Departemen Pengembangan Kurikulum. Sebagai pengantar pertemuan silaturahmi, Kabid PD Pontren H. Amin Handoyo didampingi Ketua Tim MDT Aini Sa’adah.

“Selanjutnya kami mohon doa restu dan dukunganya untuk program pengadaan tanah yang akan dibangun sebagai sekretariat DPW FKDT Jawa Tengah. Lokasi tanah tersebut di area sekitar area wisata religi makam Syekh Hasan Munadi desa Nyatnyono Kec Ungaran Barat Kab Semarang. Al hamdulilah untuk proses pembelian sudah kami serahkan uang muka sebagai tanda jadi pembelian,” kata Kyai Abdul Rohman. *(Red/Elisa Nurasari)

Persaingan Caleg DPR RI Jabar3: Artis, Petahana, Istri dan Anak Pejabat

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Nama caleg DPR RI Dapil Jabar 3 menjadi tempat pertarungan antara istri kepala daerah. Dapil Jabar 3 meliputi Kota Bogor dan Cianjur.

Daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat 3 menyajikan sengitnya persaingan antar anak menteri.

Perebutan kursi DPR RI untuk Pemilu 2024 ini diisi oleh istri Wali Kota Bogor Bima Arya, Yane Ardian.

Ia akan berhadapan dengan istri mantan Gubernur Sumatera Utara Gatoto Pujo Nugroho.

Selain artis ternama dan petahana, ada juga caleg DPR RI Dapil Jabar 3 anak menteri yaitu Ananda Tohpati yang merupakan anak Menteri LHK Siti Nurbaya, Indira Chunda Thita anak Syahrul Yasin Limpo.

Beriku daftar lengkap nama Caleg DPR RI dapil Jabar 3 :

PBB

  1. Neng Eem Marhamah
  2. Ahmad Zeni Khoiruzzani
  3. Otong Abdurahman
  4. Syaifuddin
  5. Bagus Karyanegara
  6. Ai Darliah
  7. Ariful Zaelani
  8. Siti Nurlaila
  9. Camelia Panduwinata

Partai Gerindra

  1. Endang Setyawati Thohari
  2. Ibnu Aribowo
  3. Kamrussamad
  4. Irwan Ardi Hasman
  5. Derry Drajat
  6. Iik Hikmah
  7. Aria Sulhan Witoelar
  8. Ananda Noviosshaumi
  9. Asep Rahmat Kurnia Jaya

PDIP

  1. Diah Pitaloka
  2. Arief Rachman
  3. Mohammad Nuruzzaman
  4. Yulistian Imam Taryudi
  5. Andri Saleh Amarald
  6. Isnur Yuhesti
  7. Husdi Karyono
  8. Muhamad Abdul Azis Saefudin
  9. Kintan Kusuma Wardhani

Partai Golkar

  1. Ilham Permana
  2. Budhy Setiawan
  3. Melli Darsa
  4. Isfhan Taufik Munggaran
  5. Tatang Zaenudin
  6. Osy Meidy Effendi
  7. Edi Darma Pohan
  8. Firman Mulyadi
  9. Titik Suryati

PSI

  1. Yungky Gustiranda
  2. Imam Sutanto Dhani
  3. Yana Fitria Zirastivani
  4. Muhammad Febriansyah
  5. Muh Revi S
  6. Zerlina Aghisty SNA
  7. Dehan Dwiyanto
  8. Santikan Yohanto Satyanegara
  9. Ika Yunita Putri

Partai NasDem

  1. Tjejep Muchtar Soleh
  2. Indira Chunda Thita
  3. Muhammad Toha
  4. Munifah Syanwani
  5. Ananda Tohpati
  6. Ahmad Rifai Suftyadi
  7. Endi Cahyadi
  8. Vivi Roviana
  9. Faturahman Mahfudz

Partai Buruh

  1. Didi Suprijadi
  2. Hanipah
  3. Roni Febrianto
  4. Suamintoyo
  5. Jusri Panggabean
  6. Siti Mutoliah
  7. Rohman
  8. Saiful Bahri
  9. Dewi Susilawati

PKS

  1. Suswono
  2. Ecky Awal Mucharam
  3. Sri Pangesti Budi Utami
  4. Sadar Muslihat
  5. Irwan Gunawan
  6. Isma Aida
  7. Naufal Al-Qassam
  8. Cecep Agam Nugraha
  9. Fitri Ningsih

PKN

  1. Emirsyad Mhd. Thariq
  2. Humar Dani
  3. Rusdarti Ekawati
  4. Irfan Tasril
  5. Aslamiyah Abbas
  6. Prasetyo Sudrajat
  7. Deden Sumirat
  8. Kiki Kurniawati
  9. Abdul Mujib Pasdak

Partai Garuda

  1. Yehamja Alhamid
  2. Dalilah
  3. Amar Suryadi
  4. Prayoga Agusti
  5. Destiyan Sari
  6. Rizki Vandela Pulungan
  7. Ema Suryaningsih
  8. Saeffurqon
  9. Ye Hamdi Assagaf

PAN

  1. Asep Sopyan
  2. Bedjo Santoso
  3. Ayu Arianti
  4. Danny Ramdani Sultoni
  5. Daud Subarkah
  6. Herdianti Puspitasari
  7. Eddy Soeparno
  8. Sonny Purnara
  9. Yane Ardian Rachman

PBB

  1. Hamidah Yacoub
  2. Azkar Badri
  3. Ikhwan Suhiman
  4. Edi Harahap
  5. Januari Marianie
  6. Ma’rifatul Aliyah
  7. Idris Daulat
  8. Lina Kurniasari
  9. Hermansyah

Partai Demokrat

  1. Sjarifuddin Hasan
  2. Agust Jovan Latuconsina
  3. Sesilia Anwar
  4. Endang Sutisna
  5. Evy Susanti
  6. Idan Ramdan
  7. Nia Rohania
  8. Yudhi Yogaswara Darmawan
  9. Makmum Halim Thohari

Partai Perindo

  1. Djoni Rolindrawan
  2. Wawan Setiawan
  3. Vinny Taurisia
  4. Aripin Tambunan
  5. Boy Zakaria Bambang Pratomo
  6. Feiruz Melawardhani Chandrakusuma
  7. Nanang Sutisna
  8. Lilis Saadah
  9. Wendy

PPP

  1. Andi Surya Wijaya
  2. R Fathan Kamil
  3. Rivia Awaliyah
  4. Zaenul Mutaqin
  5. Musa Kadzim Anwar
  6. Tuti Sulasmi
  7. Yuliana Rusmita
  8. Rully Perda Ananda
  9. Endeh Ahmad

Partai Ummat

  1. Asep Burhanuddin
  2. Eko Saputra
  3. N. Fauzia
  4. Luthfie
  5. Adi Bagus Hutama
  6. Agus Surachman
  7. Yosep Rodibillah Maulana Yusuf
  8. Yulia Lahudra

Partai Hanura

  1. Sendhy Pratama
  2. Atiq Rachman
  3. Dian Pitaloka
  4. Irma Irawati
  5. Yati Indrasih
  6. Muhammad Rezha Octaviandri
  7. Ina Rohaini
  8. Asep Rusmana

Partai Gelora

  1. Ananto Pratikno
  2. Henwira Halim
  3. Natassya Tara

(Sumber: Tribunnews)

Peta Kekuatan Caleg di Dapil Jabar 3, Daftar Artis, dan Petahana

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – KPU sudah menetapkan jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) di Provinsi Jawa Barat dalam Pemilu 2024 sebanyak 35.714.901 orang. Petahana dan artis bakal bertarung di Dapil Jabar 3 demi memperebutkan kursi DPR RI.

Dapil Jabar 3 terdiri dari Cianjur dan Kota Bogor. KPU menyediakan 9 kursi anggota DPR RI dari dapil tersebut. Dari jumlah total DPT Provinsi Jawa Barat, Cianjur mempunyai pemilih sebanyak 1.832.583 orang. Sedangkan Kota Bogor terdiri dari 800.181 orang. Jika ditotal, Dapil Jabar 3 mempunyai jumlah DPT 2.632.764 orang.

Melirik hasil Pemilu 2019 silam, persaingan ketat terjadi di Dapil Jabar 3 untuk memperebutkan jatah 9 kursi DPR RI. Tercatat hanya Partai Gerindra saja yang mampu merebut 2 kursi lewat Ahmad Riza Patria dan Endang Setyawati Thohari. Selebihnya dibagi rata oleh 7 parpol (partai politik) peserta Pemilu 2019, yakni PKS, Golkar, PDI-P, PAN, PKB, Partai Demokrat, dan Partai NasDem.

Hasil Pemilu 2019 Dapil Jabar 3 dan Daftar Petahana

Berdasarkan Pemilu 2019 dari Dapil Jabar 3, Ecky Awal Mucharam (PKS) memperoleh suara terbanyak dengan jumlah 106.044. Praktis, ia langsung menduduki kursi Senayan. Ahmad Riza Patria (Gerindra) menduduki posisi 2. Riza Patria memperoleh 54.528 suara.

Riza mundur sebagai anggota DPR RI pada 2020 setelah terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Ia digantikan Irwan Ardi Hasman. Sedangkan Budhy Setiawan menjadi jagoan Golkar. Budhy mengikuti langkah Ecky dan Riza Patria. Ia mendapatkan 47.967 suara.

Diah Pitaloka (PDI-P) ada di peringkat 4 dengan 47.263 suara. Sejumlah petahana anggota DPR RI lain asal Dapil Jabar 3 ialah Eddy Soeparno (PAN), Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (PKB), dan Sjarifuddin Hasan (Partai Demokrat).

Kemudian Endang Setyawati Thohari (Gerindra) dan Tjetjep Muchtar Soleh (Partai NasDem). Dari 9 nama petahana, seluruhnya dipastikan kembali maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil Jabar 3.

Berikut adalah daftar anggota DPR RI 2019-2024 asal Dapil Jabar 3 dan perolehan hasil suara di Pemilu 2019:

  1. Ecky Awal Mucharam (PKS): 106.044 suara
  2. Budhy Setiawan (Golkar): 47.967 suara
  3. Diah Pitaloka (PDI-P): 47.263 suara
  4. Eddy Soeparno (PAN): 45.081 suara
  5. Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (PKB): 36.114 suara
  6. Sjarifuddin Hasan (Partai Demokrat): 35.270 suara
  7. Endang Setyawati Thohari (Gerindra): 28.618 suara
  8. Tjetjep Muchtar Soleh (Partai NasDem): 21.596 suara
  9. Irwan Ardi Hasman (Gerindra)*

*Irwan menjadi anggota DPR dalam PAW (Pengganti Antar Waktu). Ia menggantikan posisi Ahmad Riza Patria (54.528 suara) yang mundur karena menjadi Wagub DKI Jakarta.

Daftar Artis dan Petahana di Dapil Jabar 3 Pemilu 2024

Beberapa parpol mengusung petahana, artis, istri pejabat, hingga anak menteri dalam persaingan di Dapil Jabar 3.

Partai NasDem misalnya. Selain masih memasang Tjetjep Muchtar Soleh, mereka juga memasukkan 2 nama anak menteri dalam daftar calon anggota DPR RI untuk Dapil Jabar 3.

Pertama ialah Indira Chunda Thita. Ia merupakan putri Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Saat ini, Indira juga berstatus anggota DPR RI 2019-2024, namun berasal dari Dapil Sulawesi Selatan I.

Anak menteri kedua yang diusung Partai NasDem adalah Ananda Tohpati. Ananda merupakan putra Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar. Ananda Tohpati sekarang menduduki Komisaris Pertamina Lubricants.

Sementara PAN tak hanya memasukkan petahana Eddy Soeparno. Mereka juga turut menyertakan Yane Ardian Rachman, istri Wali Kota Bogor Bima Arya. Adapun calon dari Gerindra selain 2 petahana yakni Derry Drajat, aktor film sekaligus presenter televisi.

Sementara Partai Demokrat menempatkan Sjarifuddin Hasan, Wakil Ketua MPR RI 2019-2024 serta Evy Susanti, istri mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

Gusti Randa, aktor sekaligus pengacara juga menjadi caleg (calon legislatif) lewat Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.

Berikut daftar artis dan petahana yang masuk calon anggota DPR RI di Dapil Jabar 3 Pemilu 2024:

  1. Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (PKB)
  2. Endang Setyawati Thohari (Gerindra)
  3. Irwan Ardi Hasman (Gerindra)
  4. Derry Drajat (Gerindra)
  5. Diah Pitaloka (PDI-P)
  6. Budhy Setiawan (Golkar)
  7. Tjetjep Muchtar Soleh (Partai NasDem)
  8. Indira Chunda Thita (Partai NasDem)
  9. Ananda Tohpati (Partai NasDem)
  10. Ecky Awal Mucharam (PKS)
  11. Eddy Soeparno (PAN)
  12. Yane Ardian Rachman (PAN)
  13. Sjarifuddin Hasan (Partai Demokrat)
  14. Evy Susanti (Partai Demokrat)
  15. Gusti Randa (PSI).

(*)

Bantuan Keuangan Pemkab Ciamis, Desa Petirhilir Prioritaskan Pembangunan Jalan Produktif

0
Kades Petirhilir, H. Obang Sobari

CIAMIS (aswajanews.id) – Meningkatkan pertumbuhan perekonomian lokal, Pemerintah Desa Petirhilir Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis, prioritaskan  peningkatan jalan produktif.

Desa Petirhilir yang punya peran penting dalam pembangunan sekaligus mengajak masyarakat dalam membangun desa atau dusun guna mendongkrak pertumbuhan ekonomian lokal.

Kepala Desa (Kades) Petirhilir H Obang Sobari melalui Sekdesnya Hidayatul Anwar, Senin (15/01/2024) menyampaikan, dengan adanya bantuan berupa Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Kabupaten Ciamis, selain untuk kemajuan desa Petirhilir juga mengutamakan pekerja lokal untuk menumbuhkan perekonomian sekaligus pemberdayaan bagi masyarakatnya.

Kepala desa dan para tokoh masyarakat berikut tim ahli dari warga setempat terkait adanya bantuan Bankeu pembangunan desa selalu mengutamakan kualitas yang sesuai dengan perencanaan awal dan masyarakat pun sangat senang adanya pembangunan di desa ataupun di dusunnya.

Antusias masyarakat untuk bergotong-royong kepedulian dari masyarakat dusun juga sangat mendukung.

Ojak, Kasi Kesejahtraan (KASJA), sebagai PPK Desa Petirhilir mengungkapkan, di desa Petirhilir ada 2 dusun Pasirkadu dan dusun Sukaharja. Adanya pembangunan di tiap dusun disambut hangat oleh masyarakat di sana.

“Untuk itu kami berharap, kedepannya desa Petirhilir mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten Ciamis, kebutuhan pembangunan infrastruktur desa Petirhilir karena masih banyak yang sampai saat ini belum terealisasi,” pungkasnya. *(Nana S)

Editor : Elisa Nurasri

Mengungkap Makam Mbah Taslim sebagai Asal Usul Jakatamu

0

Beberapa hari yang lalu beberapa orang beserta beberapa tokoh agama dan pemerintah desa Jagalempeni menyelenggarakan ritual peletakan baru besar yang bertuliskan “Situs Makam Kasepuhan Mbah Taslim”. Ritual yang peletakan batu tersebut juga diunggah youtube melalui akun chanel Laziznu Jagalempeni.

Menelusuri jejak makam Mbah Taslim yang oleh sekelompok orang dianggap keramat membutuhkan kajian yang mendalam. Sebuah makam tentu tidak terpisahkan dari asal usul atau sejarah makam tersebut sehingga ditemukan bahkan dianggap makam keramat.

Beberapa sumber menyatakan secara lisan bahwa dirinya (salah seorang warga setempat) pernah tahu Al Maghfurlah Kyai Anas Yahya ziarah di lokasi yang terkenal dengan aseman. Di sekitar pohon asem tersebut terdapat makam orang soleh. Kyai Yusuf dari Temekerep juga dijumpai ziarah di lokasi tersebut. Beberapa warga sekitar beberapa kali menyaksikan K Yusuf ziarah dan berdoa di sekitar makam tersebut.

Dari beberapa penuturan yang berkembang belum ditemukan keturunan (nasab) yang bisa menjadi sumber penelitian sejarah. Sementara ini sumber sejarah yang didapatkan terdapat beberapa versi yang sesungguhnya masih berserakan. Beberapa sumber “tinutur” yang bertebaran belum pernah didiskusikan secara ilmiah dengan pendekatan ilmu sejarah.

Situs yang ada dalam bentuk nisan belum bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Hal tersebut karena usia nisan yang terbuat dari kayu dimungkinkan terbuat tidak lebih dari 20 tahun yang lalu. Siapa yang meletakkan nisan tersebut? Sampai sekarang belum ada pernyataan pengakuan secara resmi.

Di samping nisan terdapat baru ukuran agak besar dengan tulisan “Situs Kesepuhan Makam Jakatamu Mbah Taslim”. Saat peletakan batu tersebut beberapa tokoh agama Jakatamu hadir menyaksikan, termasuk Kepala Desa Jagalempeni. Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah NU Jagalempeni Selatan tampak hadir bersama dengan Ketua Pengurus Makam Jagalempeni Selatan.

Sementara konon ceritanya memiliki peninggalan “kendi “untuk berwudhu tetapi sudah hilang. Jadi tinggal hanya sebuah cerita di balik peninggalan ” kendi ” yang disebut “padasan” (kendi untuk berwudhu). Orang-orang dulu di depan rumahnya terdapat sumur dan disampingnya terdapat ” padasan” untuk berwudlu. Sumur tersebut digunakan oleh lingkungan sekitar yang hampir tidak pernah kering sekalipun musim kemarau.

Keberadaan Makam Mbah Taslim yang konon disebut sebagai orang soleh menurut KH Mas Mansur Tarsudi (Mustasyar PCNU Kab Brebes) menjadi asal usul nama pedukuhan Jakatamu. Sebuah pedukuhan yang menjadi pintu masuk dari arah selatan menuju desa Jagalempeni.

Menurut penuturan KH Mansur Tarsudi dengan sanad cerita dari Abahnya (Al Magfurlah Kyai Tarsudi). Kyai Tarsudi mendapatkan kisah ini dari kakeknya dan bersambung sampa Syekh Abdurrahman yang makamnya di Jatirokeh. Syekh Abdurrahman adalah buyut yang menurunkan KH Mansur.

Konon ceritanya, Syekh Abdurrahman pernah berkunjung di rumah salah satu orang soleh pada saat zaman kompeni (tidak jelas tahunnya, tapi saatnya kompeni sedang bercokol di wilayah nusantara). Zaman dulu sesama orang soleh sering bersilaturahmi bukan hanya karena ikatan pertalian darah (geneologis), namun karena memiliki rasa nasionalisme yang sama sehingga sering bertemu salah satunya dalam rangka mengusir penjajah kompeni.

Saat Syekh Abdurrahman bertamu di rumah kediaman orang soleh tersebut yang menurut ceritanya bernama Mbah Taslim banyak anak muda yang berjaga di sekitar kediaman Mbah Taslim. Beliau tergolong tokoh agama yang taat beribadah. Dilihat dari namanya Mbah Taslim termasuk orang yang banyak memasrahkan hidupnya kepada Sang Pencipta. Sikap tawakal, zuhud dan qonaah menjadi prilaku keseharian.

Seluruh pemuda yang masih lajang berjaga selama Syekh Abdurrahman bertamu di rumah Mbah Taslim. Mereka tidak banyak tahu apa yang diperbincangkan antara Mbah Taslim dan Syekh Abdurrahman. Tugas mereka hanya menjaga tamu kehormatan (Syekh Abdurrahman) di rumah Mbah Taslim.

Namun demikian saat Syekh Abdurrahman memasuki kediaman Mbah Taslim tidak banyak orang yang tahu. Bahkan seorang pemudapun tidak tampak ketika awal Beliau masuk dirumah kediaman yang sangat sederhana. Ketika Syekh Abdurrahman selesai bertamu setelah keluar dari kediaman Mbah Taslim, ternyata sekitar rumah sudah berjajar pemuda yang berjaga.

Mereka masih lajang atau disebut jejaka. Jadi semua pemuda yang menjaga tamu (Syekh Abdurrahman) masih perjaka atau lajang. Saat Beliau menyapa mereka dan bertanya, kamu semua siapa? Mereka menjawab, “kami adalah pemuda perjaka yang menjaga tamunya Mbah Taslim”.

” Oh.. berarti kalian semua adalah yang menjaga tamu”, sambung Syekh Abdurrahman. Serentak para pemuda menjawab, “ya.. kami yang berjaga dan melindungi tamu agar tetap aman”. Berangkat dari percakapan antara Syekh Abdurrahman dan para pemuda yang menjaga tamu itulah kemudian muncul istilah “Jakatamu” .

Kalimat “Jakatamu” berasal dari dua kata, pertama “Jaka” dan kedua “Tamu”. Dua kata tersebut dirangkai menjadi “Jakatamu” untuk nama pedukuhan bagian selatan dari desa Jagalempeni. Jadi perjaka (lajang) yang menjaga tamunya “Mbah Taslim” itulah akhirnya menjadi “kocap” atau nama.

Inilah salah satu yang mendasari nama Jakatamu dihubungkan dengan makam leluhur (Mbah Taslim) yang setiap jumat manis sebagian warga masyarakat berkirim doa di tempat tersebut. Tentu hal tersebut bukan satu satunya versi yang menjadi kebenaran mutlak. Karena buku sejarah dalam bentuk babad atau manuskrip sebagai bukti sejarah belum ditemukan sampai sekarang.

Ada versi lain yang tidak terkait dengan makam leluhur. Nama “Jakatamu” berasal dari kata “Jaga” dan “Tamu”. Hal tersebut karena dusun Jakatamu menjadi perbatasan pintu masuk desa Jagalempeni dari arah selatan perbatasan dengan Dukuhrantam.

Versi ini berkaitan dengan masa penjajahan Belanda, dimana pasukan kompeni bercokol di wilayah utara yang disebut dengan Jagalempeni. Kata Jagalempeni berasal dari  jaga dan kompeni. Maksudnya daerah tersebut dijaga oleh pasukan kompeni.

Sementara di wilayah selatan untuk menjaga tamu yang masuk dari arah selatan pasukan kompeni juga berjaga-jaga di perbatasan area masuk desa. Oleh karena itu muncul kalimat “Jagatamu”. Karena untuk mengucapkan huruf “g ” agak berat maka sering diucapkan dengan bunyi huruf “k”, akhirnya menjadi Jakatamu. *(Penulis ; Akhmad Sururi)

Editor: Elisa Nurasri 

Rois Syuriyah PWNU Jateng Restui DPW FKDT Membangun Kantor Sekretariat

0
Ketua DPW FKDT Jateng Kyai Abdul Rohman memohon restu Pembina DPW FKDT Kyai Ubaidillah untuk pembelian tanah yang rencananya akan dibangun gedung DPW FKDT

SEMARANG (Aswajanews.id) – Rois Syuriyah PWNU Jawa Tengah memberikan doa restu kepada DPW FKDT Jawa Tengah dalam mengembangkan kegiatan Madrasah Diniyah di Jawa Tengah. Beliau juga mendoakan rencana FKDT Jawa Tengah yang akan membeli tanah untuk pembangunan kantor sekretariat. Adapun untuk lokasi tanah yang akan dibeli berada di lingkungan sekitar wisata religi makan Syekh Munadi desa Nyatnyono Kab Semarang. Selaku Pembina DPW FKDT, KH Ubaidillah Shodaqoh mengapresiasi pergerakan FKDT Jawa Tengah dalam ikut serta mempertahankan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah melalui pendidikan Madrasah Diniyah.

“Saya doakan semoga proses pembelian tanah untuk gedung FKDT bisa sukses dan lancar. Insya Allah kapan kapan saya akan berkunjung ke lokasi tanah yang akan dibangun gedung FKDT Jawa Tengah. Saya mendukung sepenuhnya niat baik ini, semoga Alloh SWT memberikan ridlo kepada kita semua,” dawuh Kyai Ubaidillah saat Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Kyai Abdul Rohman memohon restu untuk pembelian tanah yang rencananya akan dibangun gedung DPW FKDT Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut Kyai Ubaid menanyakan pengaruh full day school terhadap Madin di Pedesaan.   Selaku Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Kyai Abdul Rohman menginformasikan bahwa hal tersebut (full day school) tidak banyak pengaruhnya kepada Madin. “Full day school di Jawa Tengah hanya untuk setingkat SMA/ SMK, sementara santri Madin semuanya peserta didik SD/ MI, jadi pendidikan Madin masih aman,” kata Yai Dur dengan logat bahasa Jawa kromo inggil.

Silaturahmi DPW FKDT Jawa Tengah di kediaman Rois Syuriyan PWNU, Pondok Pesantren Al Itqon Bukan Tlogosari Semarang Jawa Tengah berlangsung pada hari Sabtu, 13 Januari 2024 / 1 Rajab 1445. Ketua DPW FKDT Jawa Tengah Kyai Abdul Rohman didampingi beberapa pengurus antara lain, Kyai Mizan selaku wakil Sekretaris DPW FKDT, Nur Khozin Sekretaris bidang Kurikulum, dan Subarkah selaku Wakil Bendahara DPW FKDT Jawa Tengah sekaligus Ketua DPC FKDT Kab Temanggung.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Akhmad Sururi menyampaikan terima kasih kepada Rois Syuriyah PWNU Jawa Tengah sekaligus sebagai Pembina DPW FKDT yang telah mendoakan dan memberikan restu pembelian tanah untuk gedung Sekretariat DPW FKDT. “Sebagai nahdliyin kita menyakini bahwa kekuatan doa sangat penting untuk kesuksesan dan kelancaran program kegiatan. Oleh karena itu apa yang dilakukan oleh Kyai Abdul Rohman untuk memohon doa kepada Kyai Sepuh termasuk Kyai Ubaid menjadi washilah untuk mewujudkan cita-cita besar DPW FKDT Jawa Tengah,” kata Akhmad Sururi. *(Red)

Editor : Elisa Nurasri

Bawaslu Kota Bandung Larang Pasang APK di Jalan Layang

0

KOTA BANDUNG (Aswajanews.id) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandung Jawa Barat, menegaskan bahwa para peserta Pemilu 2024 untuk tidak memasang alat peraga kampanye (APK) di jalan layang atau flyover karena dapat membahayakan bagi pengendara yang melintas.

“Untuk di jalan layang ini kan memang tidak diperbolehkan, ada di Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 9 tentang Ketertiban Umum yang melarang untuk dipasang alat peraga kampanye,” kata Koor Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Kota Bandung Indra Prasetyo Hardian di Bandung, Kamis (11/1/2024).

Indra mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi bersama partai politik maupun peserta pemilu yang masih memasang APK di jalan layang untuk segera dilakukan pencopotan secara mandiri.

Ia mencontohkan salah satu partai politik yang saat ini mendapatkan laporan aduan dari masyarakat atas pemasangan APK yang dianggap membahayakan keselamatan pengendara di sepanjang jalan layang Kiaracondong.

“Kami telah melakukan komunikasi dengan partai politik yang memasang alat APK di jalan layang Kiaracondong untuk meminta diturunkan atau dipindah di tempat yang semestinya,” katanya.

Indra menilai seharusnya para peserta pemilu harus memperhatikan aspek keselamatan bagi masyarakat umum selain menaati aturan yang ada terkait pemasangan atribut dan APK di Kota Bandung.

“Dalam pemasangan APK mohon untuk hati-hati karena intensitas curah hujan di Kota Bandung sedang tinggi, bila mana dipasang sembarangan dan mengenai orang lain ini dapat membahayakan pengguna jalan,” kata dia.

Selain itu, dia juga meminta agar para peserta pemilu harus taat dalam memasang berbagai alat peraga agar tetap mengikuti Perda tentang Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (Perda K3).

“Tolong diedukasi dengan baik tim pemenangannya, atau pihak ketiga yang diminta untuk memasang APK dengan memberitahu titik-titik dimana yang tidak melanggar dalam segi pemasangan,” kata Indra. *(Red/Ant)

Gubernur Jatim Khofifah Resmi Nyatakan Dukung Prabowo-Gibran & Siap Jadi Jurkamnas

0

SIDOARJO (Aswajanews.id) – Momen yang ditunggu-tunggu akhirnya terwujud. Fixed, Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, menepati janjinya resmi menyampaikan dukungan di Pilpres 2024, sepulang menjalani ibadah umroh. Khofifah pun menyatakan dukungan bagi pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Khofifah Indar Parawansa akan mengikuti jejak Gubernur Jawa Barat 2018-2023 Ridwan Kamil dan eks Walikota Tangsel Airin Rachmi Diani yang sebelumnya telah memimpin Tim Kampanye Daerah Jawa Barat dan Banten. Kehadiran Khofifah akan makin memperkuat konsolidasi dukungan akar rumput di wilayah Jawa Timur untuk Prabowo-Gibran.

Sebelumnya mantan Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo juga sudah bergerak untuk memenangkan Paslon Prabowo-Gibran di Jatim. Kini kekuatan Prabowo-Gibran makin lengkap di Jatim. Ada Khofifah Indar Parawansa, Pakde Karwo, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono dan para tokoh NU yang akan turun ke bawah.

Khofifah pun menyatakan dirinya siap masuk tim juru kampanye nasional (jurkamnas) pasangan Prabowo-Gibran.

“Bahwa sesuai janji saya, setelah umroh saya akan menyampaikan dukungan posisi saya, dan saya menyampaikan saya mendukung Paslon nomor 02, dan saya siap masuk jurkamnas, saya siap masuk TKN,” kata Khofifah di ruang VIP Bandara Juanda, Sidoarjo, Rabu (10/2/2024).

Sebagai gubernur aktif, Khofifah pun menegaskan siap mengikuti aturan yang ada dalam mengkampanyekan pasangan jagoannya.

Ia mencontohkan aturan untuk cuti ketika berkampanye, Khofifah menegaskan kesiapannya mengikuti aturan yang ada.

“Apa yang menjadi regulasi saya akan ikuti. Jadi kalau kita turun (kampanye) kan cuti. Saya akan mengkuti sesuai dengan SOP yang ada,” ujar eks mensos tersebut.

Khofifah pun mengakui telah menghubungi sekretaris di Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid terkait sikapnya tersebut. Khofifah mempersilakan namanya dimasukkan dalam struktur tim, dan segera menyampaikan revisinya ke KPU.

“Sesuai janji saya, saya siap untuk masuk dalam TKN. Tidak di dalam keketuaan, apa eksekutif. Jadi kan ada pembina, ada pengarah, ada penasihat, saya bilang silakan saya dimasukkan di dalam tim dan kemudian silakan disampaikan revisi ke KPU pusat, silakan saya dimasukkan ke dalam jurkamnas,” kata Khofifah.

Dia mengungkapkan, Sekretaris TKN, Nusron Wahid, menyatakan akan segera menyampaikan revisinya ke KPU, untuk kemudian diumumkan ke publik.

“Hari ini katanya akan menyampaikan revisi itu ke KPU pusat dan mungkin besok baru akan diumumkan oleh TKN,” ucapnya. *(Sumber: b-Oneindonesia)

Zuhud Masih Bisa dipelajari dan Diamalkan

0
oleh; Lukman Nur Hakim

Sebelum bicara Zuhud, terlebih dahulu, penulis mencatat beberapa hal yang penulis tangkap dari mengaji kitab Ihya bersama KH. Subhan Ma’mun, Rabu (10/1/2024) di Masjid Agung Brebes.

Pertama, Hukum Qisos (Pembalasan dengan memberi hukuman yang setimpal kepada pelaku pidana) bila ditegakkan agar tercipta kedamaian. Ketika seseorang akan berbuat jahat atau melakukan kekerasan fisik bahkan keinginan membunuh, ia akan berpikir seribu kali. Karena membunuh akan diberi hukuman dibunuh pula.

Sisi lain sebagai tambahan informasi, seorang hakim tidak boleh memutuskan perkara dalam kondisi lapar dan sedang ingin buang air besar. Karena hal tersebut akan mengganggu konsentrasi saat pengambilan keputusan. Ketika hakim akan menjatuhkan hukuman, maka harus dalam kondisi sehat dan tenang.

Kedua, Janganlah suka berkata jelek atau mencaci, bahkan menyebut nama binatang pada seseorang. Kerena kalimat yang dikeluarkan dari mulutnya, dapat dijadikan sebagai indikasi isi hatinya.

Ilmu yang didapat dan amal shalih yang dilakukan (kebaikan), selanjutnya akan mencerminkan perilaku keseharian yang baik. Seseorang berperilaku baik, karena ada proses panjang, perpaduan ilmu pengetahuan dan citra diri yang baik.

Ketiga, Perilaku atapun kecerdasan yang dimiliki seseorang, tidak bisa lepas dari 3 (tiga) faktor. Pertama dari faktor keturunan 30%. Kedua, ilmu pengetahuan yang didapat selama belajar sebanyak 40% dan ketiga dari pengaruh lingkungan 30%. Sedangkan saat orang tua mencari makanan dan apa yang dimakan halal, maka akan meningkatkan peran orang tua dalam mempengaruhi kecerdasan dan perilaku anak. Sehingga peran dan sumbangsihnya mampu menembus capaian 50%, serta memudahkan anak dalam meraih keberhasilan cita-citanya.

Keempat, Carita seorang kusir pedati yang sering tertidur dalam menjalankan pedatinya, ia pun mampu menjalankan sampai pada tujuan dengan selamat. Ibarat seorang yang melakukan kemaksiatan dibulan Ramadhan yang nota benenya kondisi syetan dibelenggu.

Inilah kekuatan insting seorang kusir yang menjalankan dan mengendalikan roda pedati yang ditarik oleh kerbau. Begitu juga setan tidak ikut dalam kemaksiatan pada bulan Bulan Ramadhan, tetapi kebiasaan maksiatlah yang mengopersionalkan dan mengendalikannya.

Kelima, Apa yang ada pada (dimiliki) manusia akan habis, dunia cepat rusak. Seperti mainal tradisional yang digunakan orang tua mudah hilang. Namun akhirat selamanya, tidak ada yang tahu kapan berakhir, alam barzah dari jaman Nabi Adam sampai sekarang masih.

Kehidupan alam barzah, setiap manusia berbeda-berbeda, ada yang mendapatkan tumpukan doa dan ada yang sedikit. Banyak karena doa khusus dari keturunan yang ditinggalkan, sedang sedikit dari hadrah minal muslimin wal muslimat (status muslim).

Kondisi bertetangga saat hidup didunia sama seperti alam kubur. Kalau seseorang dikubur dekat dengan orang non muslim, maka ia akan merasakan panasnya siksa yang dialami oleh kuburan non muslim.

Bacaan tahlil selama 7 (tujuh) hari akan menjadi hijab di alam barzah dan akan membuat mayit muslim tidak ikut kepanasnya dengan memiliki tetangga yang terkena siksa (mayit non muslim).

Oleh karena itu, janganlah memakamkan mayit kepemakaman umum yang ada non musliminnya.  Tetapi makamkanlah pada pemakaman muslim, agar tidak terkena efek dari sisksa kubur dari non muslim.

Zuhud

Sebelum belajar ilmunya janganlah mencaci maki terlebih dahulu, seperti mempelajari ilmu zuhud.

Bisa atau tidak mengamalkan, setelah mengetahui ilmunya terlebih dahulu. Karena dari ilmu yang didapat akan mempengaruhi jiwa seseorang yang sedang mempelajarinya.

Mari bicara zuhud dari apa yang dikupas oleh Imam Al-Ghozali dalam kitab Ihya Ulumuddin.

Zuhud tidak diartikan, serta merta benci pada dunia. Zuhud merupakan proses memindahkan kecintaan dari sesuatu yang biasa saja menuju kecintaan yang lebih baik.

Zuhud memindahkan keinginan dunia yang banyak dipengaruhi oleh sahwat, beralih keinginan  bersodakoh dan berbakti kepada orang tua, meninggalkan keduniaan karena mengerti bahwa dunia itu adalah hina bila dibanding dengan keindahan akhirat.

Zuhud merupakan kondisi batin yang tidak tercemar oleh ambisi harta duniawi. Menilai harta yang dimiliki tidak membuat larut melekat dalam pemikiran dan pembicaraan kesehariannya, serta membuat ketergantungan.

Zuhud  beralih dari kecintaan syahwat menuju kecintaan syariat.

Memiliki mobil bagus umumnya lebih banyak untuk jalan-jalan semata, dirubah digunakan untuk bersilaturahmi, ta’ziyah dan uang yang dimiliki bisa untuk berbagi.

Zuhud memindah dari hal yang kurang bagus kepada perlaku yang baik-baik, sesuatu yang dicintai pada yang lain yang lebih baik.

Secara singkat zuhud dipahami meninggalkan untuk yang lebih baik. Mulai dari apa-apa yang dimiliki tidak hanya untuk kepentingan dirinya semata, namun dapat dibagi untuk kepentingan umum yang lebih manfaat.

Hasil bicara orang zuhud, merupakan kalimat yang baik-baik, sebagai hasil dari buah yang dipengaruhi oleh faktor keturunan, ilmu pengetahuan dan lingkungan tempat tinggal.

Wallahu’alam bishowab. (Lukmanrandusanga (11/1/2024)

Asep Kurniawan: Indramayu Tahun 2020 – 2023 Tempati Urutan Pertama Berangkatkan TKI

0

INDRAMAYU (Pelitaindo.news) – Kabupaten Indramayu dari tahun 2020-2023, tercatat tempati angka urutan pertama sebagai daerah yang terbanyak memberangkatkan warganya ke luar negeri (TKI), berdasarkan data pekerja migran Indonesia, berdasarkan kabupaten/kota yang dihimpun melalu dari situs resmi Kemenaker RI.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Indramayu, Ervin Marpinda, melalui Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Asep Kurniawan, membenarkan terkait posisi Kabupaten Indramayu menempati angka urutan pertama sebagai daerah tertinggi dalam urusan penempatan pekerja migran terbanyak.

“Benar data tersebut valid, Kabupaten Indramayu 17, 917 orang,” ungkap Asep Kurniawan, Rabu (10/01/2024).

Diketahui berdasarkan data yang dikutip, Kabupaten Indramayu selama 4 tahun totalnya 39,117 pekerja migran sejak 2020-2023. Untuk tahun ini yakni telah terjadi kenaikan angka 17,917 orang ketimbang tahun 2022 yang mencapai angka 12, 793 penempatan pekerja migran.

Asep Kurniawan, Kabid penempatan memberikan Tips kepada para Calon Pekerja Migran Indonesia agar sesuai prosedur dan harus masuk ke aplikasi siap kerja sehingga data itu masuk.

“Jadi harus sesuai prosedural dan hindari iming-iming oknum calo atau sponsor, dan harus mendaftar ke aplikasi siap kerja,” pungkasnya. (Sanaji)

Pesan Ketua Umum DPP FKDT : Menghadapi Pemilu Guru Madin Hadirkan Kesejukan

0
Ketum DPP FKDT, KH Lukman Hakim saat memberikan sambutan pada Pelantikan DPC FKDT Kab Tegal di Pendopo Amangkurat Slawi, Jumat (5/1/2024)

TEGAL (Aswajanews.id) – Menghadapi Pemilu dan Pilpres yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 saya berpesan kepada seluruh guru Madin agar menghadirkan kesejukan di tengah-tengah masyarakat. Wujudkan kedamaian dan ketentraman di lingkungan masing-masing, jangan ikut terprovokasi oleh isu atau apapun yang ramai menjelang pemilu 2024. Sebagai guru Madin sekali lagi saya minta agar menjaga kondusivitas pemilu yang sudah di ambang pintu. Demikian pesan Ketua Umum DPP FKDT, KH Lukman Hakim saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan DPC FKDT Kab Tegal di Pendopo Amangkurat Slawi, Jumat 5 Januari 2024.

Menurut Wakil Sekjen PBNU, guru Madin agar tidak ikut ikutan ribut tentang pemilu. Guru Madin berhak memilih dalam pemilihan umum nanti, tentu dengan senantiasa menciptakan suasana yang tentram dan damai. Hal ini sangat penting, mengingat kehadiran guru Madin menjadi suri tauladan dalam kehidupan bermasyarakat.

Lebih lanjut Wakil Sekjen PBNU menegaskan pentingnya peran guru Madin dalam mewujudkan IsIam yang ramah. Sesungguhnya Madin memiliki jasa besar kepada bangsa Indonesia dengan ragam suku dan bahasa daerah yang banyak. Kehadiran Madin menjadi garda terdepan untuk menangkal radikalisme atas nama agama. Sehingga wajah Islam Indonesia hari adalah wajah Islam moderat di tengah pluralitas.

Lukman Hakim mengungkapkan bahwa perkembangan medsos sangat berpengaruh terhadap perkembangan pemahaman keagamaan. “Anak anak kita perlu kita kendalikan dalam menggunakan handphone. Melalui Madrasah Diniyah inilah menjadi pengendali anak-anak kita agar tidak terjebak kepada pemahaman terorisme,” ungkapnya.

Senada dengan Ketua Umum DPP FKDT, Bupati Tegal Hj Umi Azizah menyadari pentingnya pendidikan diniyah untuk penguatan pendidikan karakter. Hal tersebut karena memang generasi kita dibutuhkan pondasi yang kuat dalam beragama.

Menurutnya, hadirnya Madrasah Diniyah di tengah-tengah masyarakat menjadi garda terdepan dalam pendidikan akhlakul karimah atau pendidikan karakter.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Tegal kami sangat mengapresiasi pembelajaran di Madin. Perda tentang Pendidikan Keagamaan sangat memiliki efek positif sekalipun perlu ada evaluasi. Dan sungguh perkembangan yang luar biasa jumlah Madin di Kab Tegal pasca diterbitkannya Perda dan Perbup tentang Madin,” imbuh Bupati Tegal.

Dalam kesempatan tersebut KH Muslihudin selaku Ketua DPC FKDT Kab Tegal masa khidmat 2023 – 2028 menyampaikan terimakasih kepada Bupati Tegal yang telah memperhatikan Madras ah Diniyah. “Al hamdulilah setelah terbitnya Perda tentang Madin di Kab Tegal jumlah Madin yang semua sekitar 700 lebih hari ini sudah mencapai lebih dari seribu. Setiap desa sudah memiliki Madin berkat Perda tersebut,” pungkas H Muslihudin.

Pelantikan Pengurus DPC FKDT Kab Tegal yang dilaksanakan pada tanggal 5 Januari 2024 dihadiri oleh Kabag Kesra Setda, Kasi PD Pontren Kemenag Kab Tegal, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, dan beberapa pejabat Pemda lainnya.

Hadir juga dalam acara tersebut, Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, K Abdul Rohman bersama Wakil Ketua Akhmad Sururi. Beberapa pimpinan Ormas Keagamaan Kab Tegal juga turut hadir menyaksikan Pelantikan DPC FKDT Kab Tegal. *(Red)

Bupati Tegal : Perda Madin sebagai Penguat Pendidikan Karakter

0
Bupati Tegal, Hj Umi Azizah pada Pelantikan DPC FKDT Kab Tegal di Pendopo Amangkurat Slawi

TEGAL (Aswajanews.id) – Hadirnya Madrasah Diniyah di tengah-tengah masyarakat menjadi garda terdepan dalam pendidikan akhlakul karimah atau pendidikan karakter. Atas nama pemerintah Kabupaten Tegal kami sangat mengapresiasi pembelajaran di Madin yang menitikberatkan pada pendidikan karakter. Hal tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan nasional. Demikian disampaikan Bupati Tegal, Hj Umi Azizah saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan DPC FKDT Kab Tegal Masa Khidmat 2023 – 2028 di Pendopo Amangkurat Slawi.

“Perda tentang Pendidikan Keagamaan sangat memiliki efek positif sekalipun perlu ada evaluasi. Tentu hal menjadi pemikiran kita bersama agar berlakunya ijazah untuk PPDB bisa dilaksanakan dengan baik. Dan sungguh perkembangan yang luar biasa jumlah Madin di Kab Tegal pasca diterbitkannya Perda dan Perbup tentang Madin,” imbuh Bupati Tegal.

Dalam kesempatan tersebut KH Muslihudin selaku Ketua DPC FKDT Kab Tegal masa khidmat 2023 – 2028 menyampaikan terimakasih kepada Bupati Tegal yang telah memperhatikan Madrasah Diniyah. “Alhamdulilah setelah terbitnya Perda tentang Madin di Kab Tegal jumlah Madin yang semua sekitar 700 lebih hari ini sudah mencapai lebih dari seribu. Setiap desa sudah memiliki Madin berkat Perda tersebut,” pungkas H Muslihudin.

Pelantikan DPC FKDT Kab Tegal Masa Khidmat 2023 – 2028 di Pendopo Amangkurat Slawi, Jumat (5/1/2024)

Pelantikan Pengurus DPC FKDT Kab Tegal yang dilaksanakan pada 5 Januari 2024 dihadiri oleh Kabag Kesra Setda, Kasi PD Pontren Kemenag Kab Tegal, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dan beberapa pejabat Pemda lainnya.

Hadir juga dalam acara tersebut, Ketua Umum DPP FKDT KH Lukman Hakim, M. Si, Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, K Abdul Rohman bersama Wakil Ketua Akhmad Sururi dan beberapa pejabat di lingkungan Pemda Kab Tegal. Beberapa pimpinan Ormas Keagamaan Kab Tegal juga turut hadir menyaksikan Pelantikan DPC FKDT Kab Tegal. *(Red/Elisa Nurasri)

DPC FKDT Kab Wonosobo Masa Khidmat 2023 – 2028 Resmi Dilantik oleh DPP FKDT

0
Pelantikan DPC FKDT Kab Wonosobo Masa Khidmat 2023 - 2028 di aula UNSIQ kampus 2 Kab Wonosobo

WONOSOBO (Aswajanews.id) – Bertempat di aula UNSIQ kampus 2 Kab Wonosobo Pelantikan DPC FKDT Kab Wonosobo masa khidmat 2023 – 2028 berlangsung dengan khidmat. Pembacaan naskah pelantikan dan ikrar dipandu oleh Akhmad Sururi selaku Wakil Sekretaris DPP FKDT. Adapun untuk pembacaan SK disampaikan oleh H. Zahid Hasani selaku Sekretaris DPW FKDT Jawa Tengah.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Ahad, 7 Januari 2024 dihadiri oleh Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Kyai Abdul Rahman dan Wakil Ketua Gus Fadlun.

Dalam sambutannya, Ketua DPW FKDT menyampaikan selamat dan sukses untuk DPC FKDT Kab Wonosobo. ” Semoga pengurus yang baru saja dilantik bisa menjalankan amanat dengan sebaik-baiknya. Niat khidmah untuk Madrasah Diniyah semoga berkah,” kata Kyai Abdul Rahman.

Pelantikan DPC FKDT Kab Wonosobo Masa Khidmat 2023 – 2028 di aula UNSIQ kampus 2 Wonosobo

Ketua DPW FKDT Jawa Tengah menambahkan permohonan doa restu untuk  kegiatan pengadaan tanah yang akan dibangun gedung kantor DPW FKDT Jawa Tengah.

“Doa Bapak Ibu guru Madin semuanya sangat kami harapkan untuk suksesnya pembelian tanah Al Fatihah,” pungkas Beliau dengan diiringi hadirin dengan membaca surat Al Fatihah.

Dalam kesempatan tersebut Ketua DPC FKDT Kab Wonosobo masa khidmat 2023 – 2028, Kyai Mansur, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan Pelantikan pada hari ini.

“Kami selaku pengurus FKDT Kab Wonosobo tentu tidak bisa berjalan sendiri, akan tetapi dalam menjalankan program kita harus bersama. Termasuk rencana penyelenggaraan ujian akhir bersama yang akan dilaksanakan secara serentak,” kata alumi Pondok Pesantren Salaf di Magelang.

Kegiatan Pelantikan DPC FKDT Wonosobo dan Silaturami Guru Madin dihadiri oleh ribuan guru Madin se-Kab Wonosobo. Ikut hadir dalam acara tersebut Kabag Kesra Setda Kab Wonosobo yang didaulat untuk menerima permohonan proposal dari FKDT, FKPP dan Badko LPQ Wonosobo sesaat sebelum memberuka sambutan atas nama Bupati Wonosobo.

Kasi PD Pontren Kementerian Agama Kab Wonosobo juga hadir bersama perwakilan Polres dan Dandim Wonosobo. Mereka bersama sama menyampaikan selamat kepada pengurus DPC FKDT Kab Wonosobo masa khidmat 2023 – 2028.

Ikut menyemarakan Silaturahmi Guru Madin se-Kab Wonosobo artis nasional dengan tembang  sholawat  Wafiq Azizah. Dua tembang sholawat yang dibawakan Wafiq Azizah sebelum Kyai Arif Jatmiko memberikan ceramah umum keagamaan. *(Red/Elisa Nurasri)

Dari 15.000 IKM di Kabupaten Bandung, Hanya 4.000 Yang Sudah Memiliki Sertifikat Halal

0
Salah Seorang dari Ribuan Peserta Penerimaan Sertifikat Halal dan Haki

KAB BANDUNG (Aswajanews.id) — Saat melaksanakan acara gebyar penyerahan sertifikat halal dan Haki bagi para pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM), Dicky Anugerah, Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung, menyebutkan masih ada ribuan IKM, yang belum memiliki sertifikat halal.

“Dari sekitar 15.000 IKM, yang terdaftar di Kabupaten Bandung, baru sekitar 4.000 yang memiliki sertifikasi halal dan 3.000 sertifikasi HAKI,” jelasnya, Selasa 9 Januari 2024, di Gedung Moch. Toha, Soreang.

Kadisperdagin Kabupaten Bandung Dicky Anugerah di Acara Gebyar Penyerahan Sertifikat Halal dan Haki

Dalam kegiatan penyerahan sertifikat ini, Dicky, berharap. Semoga dengan penyerahan sertifikat ini, semua IKM, yang ada di Kabupaten Bandung, bisa lebih baik berkelas serta bisa meningkatkan daya saing agar masuk ke pasar global sampai ekspor.

“Dalam fasilitasi sertifikat halal dan HAKI Pemkab Bandung harus bersinergi dengan Kemenkumham karena ada beberapa proses tahapan yang harus dilalui oleh para IKM. Kami akan terus berupaya untuk mendorong para IKM ini terfasilitasi,” ungkapnya.

Secara teknis, Dicky juga menjelaskan, pemberian sertifikasi halal ini untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, meningkatkan pasaran pasar dan meningkatkan daya saing bisnis.

Ia juga menyebutkan, pemberian fasilitasi HAKI dalam hal ini merek, IKM akan mendapatkan Hak Eklusif dan memberikan pelindungan hukum bagi pelaku usaha agar merek produk industrinya tidak digunakan oleh pihak lain dan mencegah terjadinya plagiarisme.

“Dengan memiliki sertifikasi Halal produk IKM akan lebih diterima di pasaran terutama kalangan konsumen muslim yang membutuhkan produk Halal baik di pasar domestik maupun internasional sebagai jaminan ke-halalannya,” pungkasnya. *(Uus-cies)

Editor : Elisa Nurasri

Polrestabes Bandung Musnahkan 11.230 Knalpot Bising

0
Kapolrestabes Bandung bersama Forkompimda Deklarasi ‘Anti Knalpot Bising’

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, S.I.K.M.Si,M.Han, mengatakan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Bandung telah mendeklarasikan ‘Anti Knalpot Bising’. Polisi akan menindak kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot bising.

“Jajaran Forkompimda Kota Bandung deklarasi ‘Anti Knalpot Bising’ sekaligus melakukan operasi selama tahun 2023. Jumlah knalpot bising yang telah disita berjumlah 11.230 knalpot periode 2023 dan ditambah pekan pertama tahun 2024,” ucap Kapolrestabes Bandung di Mapolrestabes Bandung, Senin 8 Januari 2024.

Dia mengatakan, penindakan terhadap knalpot bising di Kota Bandung berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas. Oleh karenanya, operasi penertiban knalpot bising di Kota Bandung akan terus dilakukan.

“Sesuai UU No 22 tahun 2009 khususnya di Pasal 285 bahwa kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi knalpotnya bisa ditilang dan disita. Motor yang menggunakan knalpot bising akan kita tahan, dan bisa diambil kembali setelah diganti menggunakan knalpot standar,” ungkapnya.

Kapolrestabes Bandung mengatakan, deklarasi ‘Anti Knalpot Bising’ dan kegiatan operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari keluhan dan keresahan masyarakat Kota Bandung. Jajaran Forkopimda berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap pengguna knalpot bising.

“Intinya ini adalah sarana keluh kesah dari masyarakat Kota Bandung yang selama ini mengeluhkan knalpot bising di mana-mana, sehingga kami jajaran Forkopimda berkomitmen untuk melaksanakan operasi knalpot yang tidak sesuai standar. Sehingga masyarakat terayomi dan tidak bisa terganggu oleh suara berisik lainnya,” kata dia.

Sementara itu, Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirto Yuliono mengatakan, penindakan yang dilakukan oleh kepolisian bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di Kota Bandung. Dia pun mendukung langkah dan tindakan kepolisian tersebut.

“Jadi untuk Kota Bandung dipastikan harus aman, kondusif, termasuk di antaranya adalah penggunaan knalpot yang tidak memenuhi standar itu akan ditindak sesuai dengan ketentuan. Oleh karenanya kami dari forkopimda sangat mendukung untuk melaksanakan peraturan perundang-undangan yang tadi disampaikan,” jelas Bambang. *(Red)

Polres Garut Ungkap Kasus Pengedar Obat Keras Tertentu di Kecamatan Cibiuk

0
Unit Lidik II Sat Res Narkoba Polres Garut

GARUT (Aswajanews.id) – Sat Reserse Narkoba Polres Garut amankan pelaku kasus sediaan farmasi obat keras tertentu di Kampung Pasanggarahan Desa Majasari Kecamatan Cibiuk Kabupaten Garut, Sabtu (06/01/2024).

Unit Lidik II Sat Res Narkoba Polres Garut pada hari Sabtu tanggal 06 Januari 2024 sekitar pukul 09.00 WIB mendapatkan informasi bahwa di sekitar Desa Majasari telah terjadi tindak pidana mengedarkan sediaan farmasi obat keras tertentu.

Menindaklanjuti informasi tersebut anggota Sat Res Narkoba Polres Garut di hari dan tanggal yang sama telah berhasil mengamankan 1 orang laki-laki tersangka pengedar obat keras tertentu dengan nama “AP” (28) warga Kec. Cibiuk di kediamannya.

Pada saat diamankan anggota Sat Narkoba Polres Garut pun melakukan penggeledahan terhadap tersangka ditemukan barang bukti berupa obat keras tertentu berupa 440 butir jenis obat Tramadol, satu buah alat hisap sabu atau bong yang terbuat dari botol air mineral kemasan , satu buah sedotan plastik dan dua buah plastik klip bening.

Tersangka diamankan anggota Sat Narkoba Polres Garut ke Mapolres Garut, kemudian setelah dilakukan interogasi menurut keterangan tersangka ia mendapatkan obat keras tertentu jenis obat tramadol tersebut dari “ZM” (29) warga Kec. Limbangan yang sudah berhasil di ringkus juga oleh Sat Narkoba Polres Garut.

Ia menjelaskan transaksi obat keras tertentu jenis obat tramadol tersebut dengan cara dikirim secara langsung oleh “ZM” ke rumahnya, “ZM” membandrol harga obat jenis tramadol per box (berisi 5 lembar) dengan harga Rp. 175.000.- (seratus tujuh puluh lima ribu rupiah). Kemudian tersangka mendapatkan keuntungan dari penjualan obat tramadol per box sebesar Rp. 75.000.

Tersangka “AP” (28) mengaku mulai menjual sediaan obat farmasi jenis Tramadol dari bulan September 2023 dan menjalin kerjasama dengan “ZM”. Selain menjual obat jenis Tramadol, pelaku pun mengkonsumsi narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis.

Menurutnya ia mendapatkan narkotika jenis sabu dari media sosial Instagram, Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K, M.Si, melalui Kasat Narkoba Polres Garut AKP Juntar Hutasoit, S.H, M.H, mengatakan tersangka “AP” (28) warga Kec. Cibiuk akan dipersangkakan Pasal 435 jo Pasal 436 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan. *(Sumber: Humas)

Editor : Elisa Nurasri

Publik Dikejutkan Adanya Dugaan Penimbunan BBM Solar di Ruko Sindang

0
Dugaan penimbunan BBM jenis solar di rumah kontrakan yang berada di wilayah Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Minggu (07/01/2024)

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Publik Dikejutkan dengan keberadaan lokasi yang menjadi dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak jenis solar (BBM) di rumah kontrakan yang berada di wilayah Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Minggu (07/01/2024).

Berdasarkan informasi dari salah satu tetangga ruko ia mengungkapkan bahwa, tempat tersebut dikontrak oleh operator alat berat dari PT Wika.

“Setahu saya yang nempatin rukonya itu pekerjaannya sebagai operator PT. Wika, kalau saya masih baru nempatin di sini, kalau pengen menanyakan sumber solar itu dari mana langsung saja tanyakan ke yang bersangkutan, biasanya sih di warung Desa Wanantara mas,” ujarnya.

Sebelumnya, awakmedia mendapatkan informasi dari laporan video tentang adanya penimbunan BBM jenis solar.

Dugaan penimbunan BBM jenis solar di rumah kontrakan yang berada di wilayah Sindang Indramayu, Minggu (07/01/2024)

Diketahui dalam video tersebut terdapat 7 buah Tanki air yang berisi BBM solar dengan kapasitas masing-masing kurang lebih 5.000 liter.

Namun setelah peninjauan langsung di lokasi, Tim Pelitaindo.news, hanya menemukan 3 buah Tanki air dan 2 drum plastik berwarna biru. Diperkirakan totalnya lebih dari 15.000 liter BBM jenis solar.

Sementara di area lokasi itu tidak ada satupun pegawai yang menjaga tempat penimbunan solar tersebut. Sehingga awakmedia belum mendapatkan informasi terkait dari mana sumber BBM itu didapatkan? Apakah melalui SPBU subsidi atau berasal dari industri. (Sanaji)

Saat Libur Nataru Pengujung Wisata Green Hill Park Rancabali Meningkat 20 persen

0
Tenda-Tenda Wisata Green Hill Park Rancabali Kab Bandung

BANDUNG (Aswajanews.id) — Objek Wisata bernuansa hutan alami yang sekaligus menyediakan tempat Camping ini, saat hari libur Nataru 2023-2024, mengalami peningkatan pengunjung sampai 20 persen, hal itu dikatakan, Drs. Priana Wirasaputra, MM., Owner Representatif Green Hill Park Rancabali, Minggu 7 Januari 2024.

“Kita melihat meningkatnya pengujung dari penuhnya tenda penginapan yang kita tambah, dari yang asalnya hanya 19 Unit, kini menjadi 24 Unit,” katanya.

Drs. Priana Wirasaputra, MM., Owner Representatif Green Hill Park Rancabali

Selanjutnya, Priana Wirasaputra mengatakan, selain dilihat dari itu, kita juga ada penambahan 2, Unit motor ATV, yang alhamdulilah cukup tinggi juga digemari para pengujung.

Saat wisatawan menggunakan motor ATV ini, kesan-kesan yang baik kami terima, mereka mengatakan sangat puas dengan medan jalan ATV, di green hill park ini.

“Kita disini mempunyai medan jalan ATV, yang sangat unik, masuk ke hutan-hutan alami, yang bisa memberikan kepuasan bagi para wisatawan,” ujarnya.

Kabar baik juga disampaikan oleh Priatna Wirasaputra, ketika ditanya keamanan dan kenyamanan wisatawan saat hari libur Nataru ini, ia mengatakan.

“Selama liburan Nataru, tidak ada catatan pengujung wisatawan yang mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, Green Hill Park Rancabali, alhamdulilah aman nyaman dan kondusif,” jelasnya.

Dari banyaknya pengunjung yang datang. Perempuan asal Jakarta, sebut saja Ibu Seli Susanti, yang datang bersama rombongan keluarganya, dirinya mengaku sangat puas, saat menginap di Green Hill Park Rancabali ini.

“Suasana hutan yang alami dan pelayanan staf yang responsif kami sekeluarga sangat merasa puas, ini akan menjadi wisata rekomeded keluarga kami, setelah pembangunannya sudah selesai kami akan kembali menginap disini,” ungkapnya.

“Wisata Green Hill Park yang terletak di Jalan Raya Ciwidey – Patenggang KM 41, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung ini, buka setiap hari, dan demi melayani pengunjung yang akan datang, kami akan melayaninya, 24 Jam alias Nonstop,” kata Ari Subekti Security, saat ditanya di lokasi wisata. *(Uus-Cies)

Editor : Elisa Nurasri

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts