Google search engine
Beranda blog Halaman 177

Dugaan Tumpangtindih Anggaran Ketahanan Pangan di Desa Sukajaya, Inspektorat Kab Ciamis Diminta Turun Tangan

0

CIAMIS (aswajanews.id) – Harapan pemerintah dapat memberikan dampak dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat diatur dalam Perpres Nomor 104 tahun 2021 bahwa 20 persen dari dana desa (DD) dianggarkan untuk program ketahanan pangan untuk membeli hewani dan budidaya tanaman.

Lain halnya dengan Desa Sukajaya Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis dengan anggaran dana desa tahun anggaran 2022 dengan nilai 1.020.117.000.00 dan dana desa tahun anggaran 2023 nilai anggaran 992.656.000 ada dugaan bertumpang tindih dan tidak sesuai dengan mekanisme program ketahanan pangan.

Desa Sukajaya Kecamatan Pamarican dari ketahan pangan diduga menyalahi aturan yang seharusnya dikelola oleh masyarakat kelompok tani untuk pertumbuhan ekonomi ini malah dikelolah oleh desa.

Kebetulan menemui (inisial SM) yang ada di sekitaran kandang sapi, SM yang mengaku sebagai pekerja. Ia pun menjelaskan bahwa statusnya cuma sebagai pekerja dan diberi upah 40 : 60 dari penjualan sapi.

“Sapi disini tidak ada kelompok dan bukan milik kelompok tani, sapi ini milik desa dan saya sebagai pekerja saja,” ujarnya.

Kepala Desa Sukajaya Herdis, saat dikonfirmasi mengatakan, dalam tahun anggaran 2022/2023 untuk ketahanan pangan 2022, dianggarkan ke nabati penanaman kacang tanah, berikut sapi 10 ekor yang sudah dijual 5 ekor tinggal sisa 5 ekor untuk 2022 ada yang kena penyakit PMK sempet dipotong sebagian dijual dagingnya ada juga yang dibagikan.

Iwan dokter hewan menjelaskan hewan yang dipotong terjangkit penyakit PMK itu ada bagian organ tertentu seperti jeroan, bagian mulut dan bagian kaki tidak boleh dikonsumsi karena bisa terdampak penyakit pada manusia.

Ditahun anggaran 2023 ada pembelian sapi untuk ketahanan dikarenakan ada kenaikan harga sapi perencanan pembelian sapi 10 ekor menjadi kekurangan anggaran. “Karena harga sapi naik untuk pembelian sapi 2023 dan anggaran 2022 pun dipake untuk pembelian sapi tahun 2023, jumlah sapi sekarang tinggal 15 ekor,” ujarnya.

Menurut pandangan tokoh masyarakat setempat, ada tumpang tindih antara anggaran 2022 dengan 2023. Namun ketika hal itu dipertanyakan kepada Herdis Kepala Desa Sukajaya, apakah dibenarkan anggaran 2022 dipakai pembelanjaan untuk 2023 menurut Herdis sebagai kepala desa, itu dibenarkan.

Adapun satu yang sakit pada tahun2022 menurut Herdis sapi tersebut terkena penyakit PMK dan sapi tersebut sudah dipotong, dagingnya pun ada yang dibagikan cuma cuma, ada juga yang dijual. *(Nana S)

Muscab FKDT Brebes Pilih Akhmad Sururi Sebagai Ketua DPC FKDT Masa Khidmat 2024 – 2029

0
Muscab memilih Akhmad Sururi untuk melanjutkan menjadi Ketua DPC FKDT Brebes masa khidmat 2024 – 2029

BREBES (Aswajanews) – Peserta Muscab DPC FKDT Kab Brebes memutuskan dengan aklamasi memilih Akhmad Sururi untuk melanjutkan menjadi Ketua DPC FKDT Brebes masa khidmat 2024 – 2029. Hal tersebut dengan berbagai pertimbangan yang disampaikan oleh beberapa peserta. Sehingga akhirnya sepakat untuk melanjutkan masa khidmat berikutnya.

Ketua FKDT Bantarkawung menyampaikan dalam forum tersebut bahwa setelah melihat kinerja dan beberapa program yang telah dilaporkan sepakat untuk dilanjutkan. “Kami mengusulkan untuk Ketua agar aklamasi kita sepakati untuk dilanjutkan,” kata H Abd Makin yang sambut dengan ucapan setuju oleh peserta Muscab dalam forum tersebut.

Bertindak sebagai pimpinan Sidang Pemilihan Ketua adalah Sekjen DPP FKDT, H Agus Salim Thoyib didampingi Warim, SH selaku Ketua Panitia Muscab. Pimpinan Sidang membacaksn tatib pemilihan dan selanjutnya seluruh peserta sepakat memilih kembali Akhmad Sururi sebagai Ketua DPC FKDT.

Muscab memilih Akhmad Sururi untuk melanjutkan menjadi Ketua DPC FKDT Brebes masa khidmat 2024 – 2029

Muscab yang dilaksanakan pada hari Kamis, 1 Februari 2024 dihadiri oleh Ketua Umum yang didampingi Sekjen DPP FKDT.  Ketua DPW FKDT Jawa Tengah Kyai Abdurrahman beserta wakil Sekretaris Kyai Mizan juga ikut hadir. Sementara Kepala Kantor Kementerian Kab Brebes diwakili oleh Kasi PD Pontren, H Muhammad Fauzi.

Dalam sambutannya Muhmmad Fauzi menegaskan bahwa siklus organisasi menjadi keniscayaan. “Oleh karena ith Muscab menjadi bagian siklus oraganisasi setiap lima tahun untuk mengevaluasi perjalanan oraganisasi dan merumuskan program lima tahun kedepan. Ini harus berjalan sekalipun orangnya bisa sama namun pergerakan lima tahun kedepan harus lebih meningkat lagi,” kata Fauzi.

Menurut Kasi PD Pontren, selama ini FKDT sudah intens berdiskusi dengan dirinya terkait dengan pengakuan ijazah MDT. “Saat ini sedang diusahakan agar ijzah MDT menjadi salah satu persyaratan PPDB di MTs Negeri wilayah Brebes. Kepala Kantor sedang mengkaji secara seksama, insya Alloh tahun pelajaran baru akan segera diberlakukan,” sambung alumni IAIN Walisongo Semarang mengakhiri sambutannya, Kasi PD Pontren menyampaikan Selamat dan Sukses atas terselenggaranya Muscab 3 FKDT Berbes.

“Semoga FKDT Brebes semakin maju dan tambah semangat dalam berkhidmat kepada Madrasah Diniyah,” pungkas Kasi PD Pontren. *(Red/Elisa Nurasri)

Inilah Profil Nisa Indira Peraih Player of The Match Hockey5s Asia Cup, Indonesia Vs Chinese Taipei 2023

0

Kab. Bandung (Aswajanews) – Pertandingan Hockey5s Asia Cup 2023 match 18 antara Timnas Indonesia vs Chinese Taipei menjadi kemenangan bagi Tim Hockey Indonesia dengan Skor 6 – 2. Ada hal yang berbeda dari hasil pertandingan tersebut, atlit Hockey Indonesia asal Banjaran Kab. Bandung Puteri dari pasangan Aep Saepuloh dan Ika Sukaesih, yang beralamat di Sanggar Indah Banjaran RT 06 RW 11 Nagrak Cangkuang Banjaran Kab. Bandung ini, menjadi Player of The Match.

Ternyata bagi Nisa Indira meskipun berhijab tidak menjadikan halangan dalam berprestasi, dirinya dapat membanggakan kedua orang tua serta negara dan bangsa dalam kancah olahraga Internasional, khususnya Hockey.

Tidak hanya itu saja, berbagai medali, piagam serta juara ditorehkannya dalam berbagai event, seperti Asian Games, Sea Games dan lainnya.

Melalui chatting WhatsApp Kamis, 01 Februari 2024, team liputan dapat mewawancarai Aep Saepuloh ayahanda dari Nisa Indira. “Alhamdulillah, saya ga menyangka puteri saya dapat berprestasi dan membanggakan negara dan bangsa Indonesia, saya akan tetap mendukung dari apa yang menjadi cita-cita nya yaitu menjadi atlit yang professional,” ungkapnya.

“Semoga juga kedepannya anak saya pada saat selepas masa sekolahnya dapat perhatian dari pemerintah untuk pekerjaan yang sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh pemerintah,” tambahnya.

Diakhir statementnya Aep Saepuloh mengatakan, dari apa yang diharapkan oleh Nisa Indira, bahwa sang atlit Hockey berhijab tersebut akan terus berlatih dengan serius dan tetap focus apabila kedepannya menjadi kontingen Indonesia dalam setiap pertandingan akbar, agar tetap bisa mengharumkan nama Indonesia, dengan selalu mengibarkan Sang Saka Merah Putih tanda sebagai juara dan membawa pulang medali emas. *(Red)

Editor : Elisa Nurasri

Peluncuran Buku Sang Rembulan, Selembar Cerita NU di Desa Candiareng

0

Batang (Aswajanews) – Pengajian umum dalam rangka Harlah NU 101 dan Pelantikan GP Ansor IPNU dan IPPNU Ranting Candiareng sukses digelar di halaman balai desa Candiareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (27/1/2024).

Pengajian yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut menghadirkan KH. Sugeng Romadlon founder komunitas santri ndalan 99 dari Batang dan dimeriahkan oleh hadroh Asyiqol Mustofa dari Pekalongan.

Dalam ceramahnya, KH. Sugeng Romadlon menyampaikan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam.

Sebelum tausiyah, menjadi keunikan tersendiri yaitu peluncuran buku Sang Rembulan – Selembar Cerita NU di Candiareng. Buku tersebut merupakan lanjutan cerita dari bagian buku “Wajah Desa Candiareng” yang meneceritakan perjalanan NU di Desa Candiareng. Buku sang rembulan ditulis oleh pengurus IPNU – IPPNU dibantu tim perpustakaan desa Candiareng “Sapta Prabu”.

Buku Sang Rembulan menceritakan sejarah berdirinya NU di Candiareng, mulai dari masa awal berdirinya hingga saat ini. Buku tersebut juga menceritakan tentang kiprah NU beserta banom nya seperti IPNU, IPPNU, GP Ansor, Fatayat dalam membangun masyarakat Candiareng.

Peluncuran buku Sang Rembulan dihadiri oleh seluruh warga Candiareng, baik dari kalangan NU maupun masyarakat umum. Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari MWC NU Warungasem.

Dalam sambutannya, Ketua NU Candiareng, Bapak Bahaudin, menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya pengajian dan peluncuran buku Sang Rembulan. Beliau berharap buku tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan NU kepada masyarakat luas. (Kontributor : Aditya Firmaniar)

Berdayakan SDM, Kades Bendasari Bangun Sarana Olahraga

0

CIAMIS (Aswajanews) – Desa Bendasari kecamatan Sadananya kabupaten Ciamis terus mendongrak pertumbuhan ekonomi dalam halnya pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat pembangunan lapang voli dusun Cirahab Desa Bendasari RT 01/RW 02 juga dirasa penting untuk mencetak kualitas muda-mudi khususnya di bidang olahraga.


Dede Pipin Ependi selaku LPM desa Bendasari berharap kedepan supaya dapat menciptakan dan tumbuh bibit-bibit atlet berkualitas khususnya di desa kami utamanya buat kabupaten Ciamis, di bidang olahraga, Selasa (30/01/2024).

Kades Bendasari Jalil Kurdiana mengatakan, dalam judul pekerjaan, mengoptimalkan sarana bidang olahraga khususnya dalam rangka voli boll mudah-mudahan ini bisa multi di samping bola voli bisa juga untuk olahraga futsal. Menurutnya, dalam pekerjaan ini kita memanfaatkan pekerja lokal suberdaya yang ada di desa kami karena di era sekarang kita sangat repot dengan perekonomian alhamdulilah karena ada pekerjaan di tiap dusun sesungguhnya para buruh tukang bisa dimanfaatkan bentuk pemerdayaannya.

Ia pun berharap dengan adanya bantuan banken APBD dari kabupaten ciamis ini dapat membangkitkan semangat kaum milenial untuk aktif bersama mengembangkan hususnya di bidang olah raga .

Selain itu, Ia juga berharap melalui bantuan keuangan (BANKEN) APBD ini ke depan bisa turut mengembangan dan membantu ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.

“Harapannya, selain membuka lapangan kerja untuk warga sekitar juga bisa membantu program pemerintah dalam rangka meningkatkan perekonomian,” ucapnya.

Ia pun menuturkan, dengan adanya bantuan ini berharap dapat membantu meningkatkan bibit-bibit muda yang berbakat serta berkualitas di bidang olahraga Kabupaten Ciamis.

“Melalui program bantuan keuangan BANKE ini, supaya lebih bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri dan kami desa Bendasari beserta masyarakat sangat berterimakasih kepada bapa bupati kabupaten Ciamis,” tuturnya. (Nana S)

Pensiunan Pegawai Negeri Sipil 2024, Bakal Terima Ini dari Pemerintah

0

JAKARTA (Aswajanews) – Para pensiunan PNS sedang menanti pencairan gaji untuk bulan Februari 2024 mendatang.

Gaji pensiunan PNS akan di cairkan oleh PT Taspen sebagai pihak yang bertanggung jawab menyalurkan dana pensiunan.

Khusus pensiunan PNS dengan golongan tertentu yang akan menerima hadiah sebesar Rp4,4 juta pada Februari 2024.

Kendati demikian PT Taspen akan mentransfer Gaji para pensiunan PNS sebesar Rp 1,5 Juta.

Para pensiunan yang akan menerima hadiah tersebut adalah pensiunan PNS dengan golongan IV E.

Pensiunan PNS dengan golongan IV E akan mendapatkan nominal gaji yang paling tinggi dari PT Taspen.

Daftar tabel gaji pensiunan PNS yang akan di cairkan PT Taspen pada Februari 2024

Gol. I

    Golongan Ia: Rp 1.560.800 – Rp 1.751.900

    Golongan Ib: Rp 1.560.800 – Rp 1.854.700

    Golongan Ic: Rp 1.560.800 – Rp 1.933.200

    Golongan Id: Rp 1.560.800 – Rp 2.014.900

Gol. II

    Golongan IIa: Rp 1.560.800 – Rp 2.530.200

    Golongan IIb: Rp 1.560.800 – Rp 2.637.300

    Golongan IIc: Rp 1.560.800 – Rp 2.748.800

Gol. III

    Golongan IIIa: Rp 1.560.800 – Rp 3.177.300

    Golongan IIIb: Rp 1.560.800 – Rp 3.311.700

    Golongan IIIc: Rp 1.560.800 – Rp 3.451.800

    Golongan IIId: Rp 1.560.800 – Rp 3.597.800

Gol. IV

    Golongan IVa: Rp 1.560.800 – Rp 3.750.000

    Golongan IVb: Rp 1.560.800 – Rp 3.908.700

    Golongan IVc: Rp 1.560.800 – Rp 4.074.000

    Golongan IVd: Rp 1.560.800 – Rp 4.246.300

    Golongan IVe: Rp 1.560.800 – Rp 4.425.900

Di kabarkan untuk kenaikan gaji pensiunan PNS sebesar 12% akan di cairkan apabila Peraturan Pemerintah terbaru telah terbit.

Pensiunan PNS di harapkan dapat menunggu informasi resmi terkait kenaikan gaji sebesar 12% di tahun 2024. Demikian informasi seputar gaji pensiunan PNS, semoga informasi ini bermanfaat untuk anda. *(Red)

Editor : Elisa Nurasri

Bantuan Rumah Gratis dari Pemerintah untuk Rakyat Berpenghasilan Rendah, Ini Penerimanya

0
Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), sebanyak 223 unit rumah telah selesai dibangun sejak 2020

JAKARTA (Aswajanews) – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membagikan rumah gratis layak huni. Rumah gratis tersebut diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk tukang becak dan tukang sapu jalan.

Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), sebanyak 223 unit rumah telah selesai dibangun sejak 2020.

Rumah ini diberikan secara gratis lengkap dengan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) berupa jalan lingkar cor beton, masjid, sumur bor, dan akses jalan.

“Setiap unit rumah dibangun dengan tipe 18 pada tanah seluas 7×10 meter, sehingga dapat dikembangkan menjadi tipe 36,” tulis keterangan pada akun Instagram @kemenpupr, seperti dilansir pada Selasa (30/1/2024).

Adapun dalam program tersebut, Kementerian PUPR turut bekerja sama dengan pemerintah kota setempat. Selain itu juga bekerja sama dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Program tersebut sekaligus menjadi pilot project kolaborasi pemerintah dengan pihak swasta.

Rencananya, program tersebut juga akan dilaksanakan di provinsi lainnya di Indonesia.

Sementara itu, salah satu penerima rumah gratis, M Butar-butar mengaku senang.

“Saya sangat senang karena pemerintah masih peduli dan memberikan bantuan rumah secara gratis pada para tukang becak motor,” ujarnya.

Butar-butar juga menyebut bangunan rumah tersebut memiliki kualitas yang bagus, kuat, tahan gempa, serta dilengkapi dengan jalan beton. Selain itu, ia juga menilai syarat untuk mendapatkan bantuan tersebut pun tidak sulit. *(Red)

Editor : Elisa Nurasri

Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Jadi 9 Tahun

0
Ilustrasi

JAKARTA (Aswajanews) – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet mendukung perpanjangan masa jabatan kepala desa. Berdasarkan revisi Undang-Undang Desa yang kini masih dibahas, masa jabatan kepala desa diperpanjang dari 6 tahun menjadi 9 atau 8 tahun.

Selain itu, ada juga peningkatan alokasi dana desa dari paling sedikit 10 persen menjadi 20 atau 15 persen dari dana perimbangan yang diterima kabupaten/kota dalam APBD setelah dikurangi dana alokasi khusus (DAK).

Menurut Bamsoet, revisi UU Desa harus mengakomodasi adanya dana operasional pemerintah desa serta jaminan kesehatan dan keselamatan kerja kepala desa beserta perangkat desa.

Bamsoet juga menilai harus ada pendampingan hukum terhadap kepala desa dan jajarannya dalam memanfaatkan dana desa tersebut.

Jangan sampai kepala desa harus berhadapan dengan proses hukum hanya karena masalah administrasi pengelolaan dana desa. Hal tersebut ia sampaikan dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI hari ke-11 dalam kunjungannya ke Dapil-7 Jawa Tengah bersama Paguyuban Kepala Desa ‘Wira Praja’ se-Kabupaten Purbalingga.

“Dalam program kerja para capres-cawapres, semuanya menjanjikan penambahan dana desa dari saat ini Rp 1 miliar menjadi lebih tinggi lagi, bahkan ada yang menjanjikan mencapai Rp 5 miliar. Menunjukan bahwa para capres-cawapres, sama-sama memiliki komitmen besar dalam memajukan masyarakat desa. Peningkatan dana desa, pada akhirnya juga harus diimbangi dengan peningkatan pengelolaan dan pemanfaatannya. Dalam hal ini kepala desa menjadi ujung tombaknya,” terangnya, seperti dikutip dari detiknews, Senin (29/1/2024).

Lebih lanjut, Bamsoet mengatakan bahwa pembangunan desa tidak serta merta berdimensi materiil yang hanya mengejar pertumbuhan dan pemberdayaan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur fisik.

Menurutnya, desa telah menjadi wilayah yang rentan terhadap berbagai pengaruh negatif seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, serta derasnya arus globalisasi. Seperti ancaman masuknya paham radikalisme dan ekstrimisme, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga pengertian nilai-nilai kearifan lokal oleh budaya asing.

Ia mencontohkan, beberapa hari yang lalu Polri berhasil menangkap 10 terduga teroris di Solo Raya.

Bamsoet menilai hal tersebut menjadi bukti bahwa potensi bahaya terorisme tidak boleh disepelekan, terlebih menjelang Pemilu 2024. Menurutnya, Polri dan juga TNI harus bergerak aktif dengan melibatkan kepala desa dalam mengantisipasi berbagai potensi terorisme yang bisa mengganggu jalannya Pemilu.

Bamsoet menyebut pada Pemilu 2019 lalu, terdapat 6 aksi serangan teror.

Dia menekankan agar peristiwa seperti itu tidak boleh lagi terjadi dalam Pemilu 2024. Di sisi lain, Bamsoet turut meminta para kepala desa untuk tetap menjaga kesehatan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menghadapi masa Pemilu 2024.

Ia mengingatkan agar jangan sampai perbedaan pandangan politik menyebabkan kedamaian dan kenyamanan di desa menjadi terganggu. Menurutnya, politik itu penting, mendukung dan memilih pemimpin sesuai dengan hati nurani juga sangat penting.

Yang tidak penting, lanjutnya, adalah menjadi saling bertujuan hanya karena perbedaan pilihan. “Politik secukupnya saja, persaudaraan yang selamanya,” ujarnya.

Ia berpesan agar jangan sampai masyarakat terbelah dan terminologi Cebong, Kampret, dan Kadrun kembali terulang. *(Red)

Editor : Elisa Nurasri

Pemkab Bandung Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Menyambut Pemilu 2024

0
Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar "Apel Kesiapsiagaan Bencana pada Masa Pemilu 2024" di Dome Balerame, Soreang, Selasa (30/01/2024).

BANDUNG (Aswajanews) — Dalam rangka persiapan menyambut Pemilu Serentak 2024, yang akan dilaksanakan pada 14, Februari 2024, Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar “Apel Kesiapsiagaan Bencana pada Masa Pemilu 2024” di Dome Balerame, Soreang, Selasa (30/01/2024).

Apel ini dihadiri oleh berbagai unsur terkait, termasuk Bupati Bandung, Dadang Supriatna, Kapolresta Bandung, Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Danlanud Sulaiman, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat, Kepala Kantor Basarnas, para kepala OPD, dan para camat.

Pemkab Bandung menggelar “Apel Kesiapsiagaan Bencana pada Masa Pemilu 2024” di Dome Balerame, Soreang, Selasa (30/01/2024).

Sebanyak 330 orang dari 29 satuan turut serta dalam apel tersebut. Apel tersebut juga melibatkan penampilan sejumlah kendaraan dan peralatan dalam penanggulangan bencana untuk kemudian dilakukan pengecekan oleh para pimpinan terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilu 2024, akan berada pada puncak musim hujan, yakni bulan Februari-Maret 2024.

Hal ini, mendorong Pemerintah Kabupaten Bandung untuk melakukan sejumlah persiapan dan penanganan khusus untuk mengantisipasi bencana hidrometereologi yang mungkin terjadi selama masa pemilu.

“Apel ini, adalah langkah preventif sekaligus persiapan matang pemerintah Kabupaten Bandung dalam mengantisipasi potensi bencana alam selama musim penghujan,” ujar Bupati Dadang saat menyampaikan amanat pembina apel.

Bupati Bedas tersebut menegaskan, bahwa tinggal 14 hari lagi menuju Pemilu. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengamankan lokasi, terutama yang berpotensi terdampak bencana.

Dadang juga meyakinkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung tetap siap dengan persiapan yang matang, termasuk kebutuhan, dan kemungkinan-kemungkinan yang mungkin muncul.

“Kita berharap, agar segala sesuatu berjalan lancar dan siapapun yang terpilih nanti adalah yang terbaik untuk bangsa dan negara ini,” tambahnya. *(Uus-Cies)

Editor : Elisa Nurasri

Cara Membuat Stiker WhatsApp Pakai Poto Sendiri Sangat Mudah Hanya Dengan Ini

0

Tekno (Aswajanews) – Whatsapp (Wa) mungkin aplikasi dengan pengguna terbanyak didunia. Berdasarkan laporan Bank My Cell, di tahun 2024 ini sudah tembus sekitar 2,78 miliar. Nah, ada yang unik di WA yaitu stiker poto sendiri. Mungkin kalian sering menerima stiker poto atau stiker aneh yang dikirim dari teman kalian. Dan kali ini saya akan bagikan tutorial bagaimana cara membuat stiker Whatsapp pakai poto sendiri.

Cara membuat stiker wa pakai poto sendiri cukuplah mudah, kalian juga bisa membuat stiker avatar hanya dengan handphone kalian. Berikut cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat stiker dari poto sendiri.

Cara Membuat Stiker Whatsapp Pakai Poto Sendiri

Dikutip laman Aswajanews, inilah cara membuat stiker whatsapp pakai poto sendiri dengan langkah sebagai berikut.

  1. Pastikan aplikasi whatsapp kalian versi terbaru, jika belum kalian bisa update dulu.
  2. Kalian siapkan poto yang mau kalian edit, Format bisa PNG atau JPG.
  3. Buka google playstore, lalu unduh aplikasi Sticker maker.
  4. Kemudian kalian buka apliaksi Sticker maker lalu klik tanda (+).
  5. Kalian bisa pilih mode normal atau mode animated.
  6. Mode normal adalah mode stiker diam tidak bergerak, dan mode animated adalah mode stiker bergerak.
  7. Lalu kalian pilih mode normal, dan pilih poto yang akan kalian jadikan stiker.
  8. Setelah itu kalian bisa edit atau sisipkan kata-kata unik.
  9. Simpan lalu kalian klik open whatsapp.
  10. Maka akan muncul di stiker yang buat tadi di bagian stiker tambahan.
  11. Kalian bisa tes dengan membuka obrolan.
  12. Selesai.

Demikian cara membuat stiker poto sendiri. Mudah bukan? Semoga berhasil. Buat yang masih bingung caranya, kalian bisa tinggalkan komentar dibawah. Please share !!

Editor : Elisa Nurasri

Waspada, Garis Police Line Membentang di Jalan Patuha Pasirjambu Bandung

0
Police Line membentang di jalan Patuha Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung, Jum'at 26 Januari 2024. (Foto: Uus)

BANDUNG (Aswajanews) — Saat melintasi jalan Patuha Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung, Jum’at 26 Januari 2024, terlihat jelas garis police line membentang di tengah jalan yang terjal dan licin itu.

Setelah diketahui, garis police line yang membentang di tengah jalan terusan Patuha, jalan yang menghubungkan kabupaten Bandung dan kabupaten Cianjur Selatan itu. Adalah tanda bahwa jalan tidak bisa dilalui oleh kendaraan karena jalan tersebut ambles.

Pengguna jalan dihimbau waspada melintasi jalur ini. (Foto: Uus)

Amblesnya jalan tersebut, diduga akibat jalan tidak bisa menahan bobot mobil Damp Truck, sebuah kendaraan mobil yang hampir setiap harinya membawa bahan bangunan untuk pengecoran jalan di Paranggong Kabupaten Cianjur.

Seperti yang dikatakan oleh salah seorang warga masyarakat sekitar yang tidak menyebutkan namanya. Semenjak adanya mobil Damp Truk yang sering melintas dengan membawa bahan bangunan untuk pengecoran jalan, di Paranggong Kabupaten Cianjur, jalan Patuha ini jadi ambles.

“Seharusnya, dari awal dilakukan dulu pengurugan jalan, agar jalan yang akan dilalui padat, karena jalan patuha ini selain medan jalannya cukup terjal, kontur tanah labil alias rawan ambles. Eeh, sekarang kejadian jalanya ambles,” katanya dilokasi saat ditanya.

Dari kejadian amblesnya jalan tersebut, warga itu, kembali mengatakan sekaligus mengutarakan harapannya, bukan mau menghambat program pemerintah seperti pembangunan pengecoran jalan yang sedang berjalan dan atau sedang dikerjakan di Paranggong Cianjur tersebut.

Tetapi, lanjutnya, pihak pemborong harus lebih mengetahui dari sebelumnya untuk mengantisipasi kejadian seperti ini, karena menurutnya, jalan Patuha ini, adalah jalan aktif, yang sering di lalu oleh berbagai kendaraan umum.

“Jalan ini kan jalan fasilitas umum, yang terletak di wilayah kabupaten bandung. Ya, saya sebagai pengguna jalan dan warga kabupaten bandung, mengharapkan perhatian untuk perbaikan jalan ini, karena yang sedang mereka kerjakan itu, bukan wilayah kabupaten bandung, tetapi wilayah kabupaten cianjur, cuma hanya akses jalannya melintas ke wilayah sini,” ungkapnya.

Sebagai kode etik jurnalistik, dengan diterbitkannya berita online ini, pihak media belum melakukan konfirmasi dengan pihak pemborong atau logistik pembangunan cor jalan tersebut, karena pihak mereka, saat mau dijumpai tidak ada dilokasi. *(Uus-Cies)

Ijazah MDTA Akan Menjadi Salah Satu Persyaratan PPDB di MTs N Wilayah Kab Brebes

0
Pembinaan Kepala Madrasah Diniyah (Madin) se-Kecamatan Salem, Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Kemenag Kab Brebes akan memberlakukan ijazah MDTA sebagai salah satu persyaratan bagi peserta didik baru yang akan masuk pada jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah Brebes. Beberapa hari yang lalu Kepala Kantor Kemenag Kab Brebes sudah merespon sangat positif usulan dari DPC FKDT Kab Brebes. Disdikpora Kab Brebes sudah mengapresiasi ijazah MDTA dalam PPDB tingkat SMP Negeri dengan 15 point. Oleh karena itu Kemenag Kab Brebes akan segera memberlakukan hal tersebut di lingkungan MTs Negeri di wilayah Kab Brebes. Demikian disampaikan Kasi PD Pontren Kemenag Kab Brebes, H Muhammad Fauzi, saat memberikan sambutan Pembinaan dihadapan Kepala Madin se Kec Salem.

“Oleh karena itu Madin harus berbenah diri secara adiministratif dengan pengelolaan yang baik. Emis menjadi kewajiban setiap Madin untuk mengerjakan untuk sampai pada tahapan BAP,” kata Fauzi.

Pembinaan Kepala Madrasah Diniyah (Madin) se-Kecamatan Salem, Kab Brebes

Dalam kesempatan tersebut, Kasi PD Pontren mengajak seluruh kepala Madin dan pengurus FKDT Kecamatan untuk aktif mengakses perkembangan Madin. “Kita tidak boleh tertinggal mengikuti perkembangan informasi Madin,” kata Fauzi

Fauzi menambahkan, “komunitas Madin terutama guru-gurunya agar bisa menjaga anak anak kita dari tindakan bullying atau perundungan. Ini sangat penting agar lembaga Madin menjadi lembaga pembelajaran yang menyenangkan,” pungkas Beliau.

Di tempat yang sama Staf JFU PD Pontren bagian MDT, Arif Rahman Hakim menyampaikan beberapa informasi terkait dengan manfaat emis. “Melalui aplikasi emis setiap Madin bisa mengakses beberapa batuan dari Kementerian Agama. Ada BOP untuk lembaga, insentif untuk guru Madin, bea siswa pendidikan S1 bagi guru Madin yang belum berpendidikan sarjana. Itu semua bisa diakses dengan persyaratan emisnya sudah selesai,” kata Arif.

Kembali tentang Ijazah Madin, Akhmad Sururi menegaskan bahwa pendidikan diniyah (Madin) menjadi pilar dalam sistem pendidikan nasional. “Proses pembelajaran yang berlangsung di Madin menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tujuan sistem pendidikan nasional.  Oleh karena itu sudah sewajarnya pemerintah mengapresiasi lulusan MDT dengan menghargai ijazah MDT sebagai salah satu persyaratan PPDB,” ujar Ketua DPC FKDT Kab Brebes.

“Dengan adanya kebijakan ini masyarakat akan menyadari pentingnya pendidikan Madin untuk anak anak mereka. Bahwa pemahaman keagamaan sangat penting untuk generasi agar terwujud bangsa yang berakhlak. Minimnya pengetahuan agama akan menjadikan degradasi moral remaja. Lebih dari sikap ektrim dalam beragama antara lain disebabakan pemahaman agama yang sangat minim,” lanjut Sekretaris MWC NU Wanasari.

Oleh karena itu menurut Akhmad Sururi langkah diskresi yang akan dilakukan oleh Kemenag Kab Brebes akan disambut gembira oleh seluruh Kepala Madin se Kab Brebes. “Karena dengan demikian ijazah MDTA memiliki makna dan berguna   bukan hanya secarik kertas yang hanya disimpan,” imbuh  Akhmad Sururi.

Kegiatan Pembinaan Kepala Madin se Kec Salem pada hari Kamis 25 Januari 2024 di ruang KUA Salem dihadiri Kepala Madin se Kec Salem, Pengurus DPAC FKDT Salem, Tarman selaku Ketua, Amir selaku Sekretaris dan Rodliyah selaku Bendahara.

Turut hadir dalam acara tersebut Sanuri Nursalim selaku Bendahara DPC FKDT Brebes dan Satori selaku Humas. *(Red/Elisa Nurasri)

Kades Sukamanah Klarifikasi Terkait Surat Gelap untuk Aparat dan Instansi Terkait

0
Yaya Heryana, SP Kades Sukamanah

CIAMIS (aswajanews.id) – Barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah melakukan sesuatu perbuatan pidana padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan, seseorang dapat diancam dengan pidana laporan palsu apabila memenuhi unsur unsur dalam Pasal 220 (KUHP).

Sebuah surat misterius yang datang melalui kurir JNE ke Kecamatan Sindang Kasih Kabupaten Ciamis Kepala Desa Sukamanah membantah adanya surat yang isinya fiktip.

Perihal laporan penggunaan kantor desa untuk kampanye kepala desa menyatakan surat tersebut piktif alias palsu.

Yaya Heryana, SP membantah adanya surat itu karena di dalam surat tersebut menggunakan kop lembaga desa dan di dalamnya ada cap desa palsu menurut kepala desa Sukamanah, Jumat (26/01/2024).

Kepala Desa Sukamanah Yaya Heryana, SP membantah adanya surat fiktif tersebut, saya tidak merasa membuat surat ini baik ke pemerintah daerah maupun instansi terkait atau Bawaslu.

“Saya meminta kepada yang merasa berkepentingan terutama yang ditembuskan dengan surat ini bisa mengklarifikasikan dan meminta penjelasan yang sejelas-jelasnya karena kami sebagai lembaga pemerintah merasa dilecehkan dengan adanya surat ini dan kami tunggu sampai tiga hari kedepan untuk siapapun yang merasa membuat surat ini untuk segera menghubungi kami,” tegasnya.

Yaya Heryana merasa dirugikan dengan keluarnya surat tersebut dan hal ini sudah dilaporkan kepada Polres Ciamis. Menurutnya, berdasarkan uji kajian kepolisian, menyatakan bahwa cap desa yang tercantum di surat itu adalah palsu.

Yaya Heryana meminta kepada publik dan pihak terkait APH untuk menindak lanjuti surat ini. Ia berharap kejadian ini tidak terulang untuk ke depan karena ini menyangkut masalah kenyamanan dan ketentraman kerja di pemerintah desa. *(Nana S)

Desa Sindangsari Kecamatan Cikoneng Gelar Bankeu Kabupaten Ciamis

0
Kantor Kepala Desa Sindangsari Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis

CIAMIS (aswajanews.id) – Desa berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2014 merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat. Konsep pembangunan berkelanjutan tampaknya menjadi hal yang menjanjikan dalam pembangunan berkelanjutan, aspek pembangunan bukan hanya mengarah pada masyarakat masa kini melainkan juga masyarakat di masa depan.

Oleh karena itu dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana di lingkungan pemerintah Desa Sindangsari Kecamatan Cikoneng selalu berorientasi dan berpedoman kepada hal tersebut. Demikian dikatakan kepala Desa Sindangsari Febry Rizki Denaya, A.Md. melalui Sekretaris Desa Sindangsari Dedi Dian Nugraha di ruang kerjanya kepada para awak media belum lama ini.

Perbaikan infrastruktur jalan Desa Sindangsari Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis

Dedi Dian Nugraha mengatakan, untuk beberapa kegiatan dalam pelaksanaan pembangunan yang bersumber anggaran dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Kabupaten Ciamis Alhamdulillah sudah dilaksanakan termasuk yang akan dilaksanakan di kegiatan pembangunan TPT Dusun Colendra.

“Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan ini akan dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga khususnya di lingkungan tersebut,” pungkasnya. *(Nana S)

Editor: Elisa Nurasri

Bupati Purbalingga : Pendidikan Madin Menjadi Garda Terdepan Antisipasi Degradasi Akhlak

0
Pelantikan DPAC FKDT Kecamatan se Kab Purbalingga di pendopo Dipokusomo

PURBALINGGA (Aswajanews) – “Pendidikan Keagamaan yang dilaksanakan pada lembaga Madrasah Diniyah menjadi garda terdepan dalam menanggulangi degradasi moral bangsa. Hanya pendidikan keagamaan yang bisa menjadikan generasi kita berakhlakul karimah sesuai dengan visi Kabupaten Purbalingga”. Demikian dikatakan Hj Dyah Hayuning Pratiwi, SE, MM selaku Bupati di hadapan guru Madin se-Kabupaten Purbalingga saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan DPAC FKDT Kecamatan se-Kab Purbalingga di pendopo Dipokusomo.

“Oleh karena itu sinergitas antara FKDT dan Pemerintah Daerah sangat penting untuk mewujudkan visi tersebut. Kami selaku Bupat Purbalingga berkomitmen memberi kebijakan yang berpihak ke Madin,” kata Hj Dyah Hayuning Pratiwi.

Bupati Purbalingga, Hj Dyah Hayuning Pratiwi, SE, MM

Bupati merasa prihatin terhadap  kondisi degradasi moralitas atau akhlak  remaja dengan bahaya narkoba dan pergaulan bebas. Itu semua bisa kita atasi dengan peningkatan keimanan melalui penguatan pendidikan keagamaan di Madrasah Diniyah, sambung Bupati Purbalingga.

“Sebagai wujud komitmen kami kepada pendidikan keagamaan APBD Kabupaten sebanyak 5 milyar kami gelontorkan untuk pendidikan keagamaan. Seluruh Ustad Madin, LPQ dan Pengasuh Pondok Pesantren mendapatkan honorb setiap tahun. Disamping itu ditambah dengan bantuan untuk lembaga dengan mempertimbangkan skala prioritas,” lanjut Beliau.

Bupati menandaskan bahwa sebagai ikhtiar mewujudkan misi Kab Purbalingga dengan mendorong  masyarakat  Purbalingga yang religius, beriman bertaqwa dan berakhlakul karimah, maka peranan guru Madin sangat strategis. Hal tersebut karena membangun generasi bangsa yang qur’ani, religius dan berakhlakul karimah membutuhkan peran guru Madin secara bersama. Itulah yang akan menjadikan negara kita menjadi baldatun thoyibatun wa Robbn ghofur.

“Dengan demikian tidak salah Pemerintah Kab Purbalingga memiliki perhatian yang lebih kepada lembaga pendidikan keagamaan. Karena bagaimanapun pendidikan keagamaan akan bisa menangkal generasi kita dari pengaruh negatif perkembangan teknologi. Inilah yang perlu kita antisipasi bersama agar bangsa Indonesia memliki generasi yang baik dan berakhlakul karimah termasuk di Kabupaten Purbalingga,” pungkas Bupati Purbalingga.

Pelantikan DPAC FKDT Kecamatan se Kab Purbalingga di pendopo Dipokusomo

Kegiatan Pelantikan Dewan Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPAC FKDT) Kecamatan se-Kab Purbalingga yang dilaksanakan pada hari Minggu 21 Januari 2024 dihadiri beberapa pejabat daerah. Asisten Satu, Kabag Kesra dan Kasi PD Pontren Kemena turut hadir menyaksikan Pelantikan tersebut. Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Kyai Abdul Rohman juga hadir dan memberikan sambutan didampingi oleh Wakil Ketua Akhmad Sururi.

Dalam kesempatan tersebut Panitia Penyelenggara sekaligus sebagai Ketua DPC FKDT Kab Purbalingga, Maf’ul Hidayat menyampaikan terima kasih kepada Bupati Purbalingga yang telat menfasilitasi kegiatan Pelantikan DPAC FKDT se-Kab Purbalingga. *(Red/Elisa Nurasri)

Kepala Kemenag Brebes Respons Usulan Ijazah MDTA Menjadi Salah Satu Persyaratan PPDB di MTs Negeri

0
Audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Brebes di ruang pimpinan, Rabu (22/1/2024)

BREBES (Aswajanews) – Beberapa daerah Kab/Kota di Jawa Tengah lembaga pendidikan formal dalam PPDB nya sudah mengafirmasi ijazah Madin. Ijazah Madin tersebut menjadi persyaratan yang harus dilampirkan saat peserta didik akan masuk pada jenjang SMP atau MTs.

Di Kabupaten Tegal untuk MTs Negeri Babakan sudah memberlakukan beberapa tahun yang lampau sebelum Pemkab Tegal menerbitkan Perda dan Perbup tentang Pendidikan Keagamaan. Kota Tegal dengan terbitnya Perwali sudah memberlakukan ijazah MDTA menjadi nilai point dalam PPDM tingkat SMP dan MTs dan ijazah MDTW menjadi nilai point untuk PPDB setingkat SMA dan MA. Hal tersebut dipaparkan oleh Akhmad Sururi pada saat audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Brebes di ruang pimpinan pada hari Rabu, 22 Januari 2024.

“Sebagai bagian dari ikhtiar peningkatan pemahaman dan pengamalan ilmu pengetahuan agama Islam maka dibutuhkan kebijakan diskresi yang maslahat untuk kepetingan masa depan generasi bangsa. Hari ini kami menindak lanjuti pernyataan Bapak Kepala Kantor saat awal kami bersilaturahmi yang menyatakan siap untuk melakukan disekresi,” kata Akhmad Sururi.

Lebih jauh Sururi melaporkan beberapa Madin yang gulung tikar karena muridnya tidak ada. “Di Kecamatan Losari ada 9 Madin yang bubar karena Muridnya tidak ada alias bubar. Ada beberapa faktor penyebabnya, pertama kesejahteraan guru yang minim dan yang kedua animo masyarakat untuk menyekolahkan ke Madin sangat rendah. Padahal pendidikan keagamaan di Madin sangat penting untuk membangun generasi yang berakhlakul karimah dan membentengi mereka dari tindakan yang jauh dari moralitas bangsa. Lebih dari itu pemahaman keagamaan yang minim pada lembaga pendidikan formal akan di sempurnakan di Madin,” kata Akhmad Sururi.

Ketua DPC FKDT menambahkan informasi bahwa Kepala Disdikpora Kab Brebes telah menerbitkan SK terkait dengan PPDB di SMP Negeri yang mengafirmasi ijazah Madin dengan nilai 15 point dan LPQ 8 point. “Oleh karena itu kami mohon agar MTs N bisa mengafirmasi ijazah Madin. Pada tahun 2023 sudah pernah dibicarakan dengan Pengawas dan KKM MTs, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” pungkas Akhmad Sururi.

Menguatkan hal tersebut, Kasi PD Pontren, H.Muhammad Fauzi menyampaikan, bahwa dirinya beberapa minggu yang lalu menerima tamu guru SD di wilayah Kecamatan Larangan untuk berkonsultasi tentang proses pendirian Madin. “Kami menerima tamu guru SD Negeri di kecamatan Larangan berkonsultasi tentang proses pendirian Madin. Hal tersebut dilatarbelakangi karena peserta didik lulusan dari SDN tersebut tidak diterima di SMP Negeri karena kekurangan persyaratan Ijazah Madin,” kata Fauzi.

“Hal ini satu sisi menguntungkan untuk SMP dan MTs Swasta untuk menerima mereka yang tidak diterima di SMP Negeri. Lebih dari itu tentu nanti Madin akan semakin banyak siswanya karena dibutuhkan ijazahnya,” imbuh Beliau.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kemenag Kab Brebes H Wahab merespos dengan positif usulan dari DPC FKDT Kab Brebes. “Hal tersebut, sebagaimana Wali Kota Pekalongan yang sudah memberlakukan persyaratan ijazah untuk masuk SMP dan MTs. Oleh karena itu kalau memang itu kebaikan untuk pendidikan keagamaan IsIam khususnya Madin, mengapa tidak kita lakukan diskresi ? “

Kepala Kantor berjanji akan segera berkonsultasi tentang hal ini (Ijazah Madin menjadi persyaratan PPDB MTs N) dengan Kanwil Kemenag Jawa Tengah. “Oleh karena kami punya atasan maka untuk menindaklanjuti ini akan segera konsultasi ke Kanwil Kemenag Jawa Tengah. Lebih dari itu saya minta kepada Kasi PD Pontren untuk mencari informasi di MTs N Babakan tentang proses kebijakan ini,” kata Beliau.

Menanggap pertemuan dengan pengawas dan KKM MTs Negeri setahun yang lalu terkait ijazah Madin, Kepala Kantor langsung menelpon Plt Kasi Penma untuk minta konfirmasi. Dalam jangka dekat akan segera kordinasi terkait dengan hal tersebut. “Nanti kami akan lakukan kordinasi bersama Plt Penma, kebetulan dulu menjabat Kasi PD Pontren,” pungkas akademsi yang sebentar lagi akan selesai S3 di UIN Walisongo.

Acara audiensi pada hari Rabu tersebut Kasi PD Pontren didampingi Staf JFU Arif Rahman Hakim. Dalam kesempatan tersebut Arif Rahman Hakim menyampaikan persiapan monev untuk kegiatan Ujian MDTA yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 s. d 6 Februari 2024. *(Red/Elisa Nurasri)

Elisa Nurasri Caleg PSI DPRD Kabupaten Bandung, Berpegang Prinsip dan Komitmen

0

BANDUNG (Aswajanews) – Memegang prinsip dan komitmen kepada masyarakat akan selalu dilakukan oleh Elisa Nurasri, sesuai dengan visi dan misinya, yang akan merealisasikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat Kabupaten Bandung.

Elisa Nurasri, S.Sos., adalah calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nomor 1, untuk DPRD Kabupaten Bandung, Daerah Pemilihan (Dapil) 5, yang mencakup wilayah Kecamatan Majalaya, Ibun, Paseh dan Solokanjeruk.

Walaupun di usia yang masih muda, baru hanya 25 tahun ini. Elisa Nurasri, akan berpegang teguh kepada prinsipnya dan berkomitmen terhadap visi dan misinya, yakni mengutamakan kepentingan masyarakat dan mensejahterakannya.

Saat ditanya, dirinya mengaku. jika nanti dilantik menjadi anggota legislatif, apa yang menjadi aspirasi masyarakat akan direalisasikan.

“Saya pasti pegang komitmen, dan setelah saya dilantik anggota legislatif, semua keluhan warga masyarakat yang tadi disampaikan, pasti saya akan realisasikan,” ungkapnya, saat ditanya, pada acara silaturahmi, Selasa 23 Januari 2024, yang diselenggarakan di  Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung.

Selain itu, dia juga mengatakan, dan mengakuinya, bahwa kemenangan nanti pada pemilihan umum yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024, kemenangannya, tidak akan luput dari dukungan masyarakat yang akan memberikan suara pilihannya kepada Elisa Nurasri.

Maka dari itu, Elisa Nurasri, mengajak dan memohon doa dan dukungannya kepada semua masyarakat yang berada di wilayah Dapil 5.

“Coblos Elisa Nurasri dari Partai PSI dengan nomor urut satu, untuk DPRD Kabupaten Bandung Daerah Pemilihan, Kecamatan, Majalaya, Ibun, Paseh dan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung,” ungkapnya. *(Uus-cies)

Caleg PSI Siap Mengabdi untuk Masyarakat

0

BANDUNG (aswajanews.id) – Antusias warga menghadiri acara silaturahmi yang diselenggarakan oleh calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yakni, Dr Ir John Sihotang, MM, dan Elisa Nurasri, S.Sos., Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Selasa (23/1/2024).

Suasana kekeluargaan dapat terasa dalam acara silaturahmi tersebut, karena para warga yang berdatangan dengan penuh rasa sukarela, alias ikhlas tanpa adanya keterpaksaan maupun mengharapkan imbalan.

Warga masyarakat tersebut mengaku senang dan akan mendukung sepenuhnya kepada mereka yang akan mengabdikan diri untuk merealisasikan apa yang menjadi keinginannya yang selama ini belum terealisasikan.

Dalam acara silaturahmi tersebut, Dr Ir John Sihotang, MM, yang merupakan Caleg DPRD Provinsi Daerah Pemilihan Jawa Barat 2, dari partai PSI Nomor 2 memaparkan visi dan misi menjadi anggota legislatif, yakni dirinya akan mengutamakan kepentingan masyarakat dan mensejahterakannya.

“Kesejahteraan masyarakat adalah hal utama, dengan itu, saya dan Elisa Nurasri akan bersinergi untuk kerjasama mensejahterakan masyarakat, karena ada program di provinsi maupun kabupaten,” katanya.

Setelah nanti, kami menjadi anggota legislatif akan sangat mudah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, seperti apa yang tadi dikeluhkan masyarakat, dalam acara silaturahmi ini, karena nanti, kalo kita terpilih menjadi anggota legislatif akan mempunyai kewenangan.

“Untuk membantu memberikan modal kepada masyarakat, kami, nanti, akan membangun koperasi, dan tidak hanya itu, kami juga akan membuat pelatihan kepada anak-anak yang belum memiliki keahlian agar bisa terampil baik dan tidak ada pengangguran,” imbuhnya.

Sebelum menutup pembicaraan, John Sihotang mengajak kepada masyarakat untuk bisa memberikan dukungannya di pemilu nanti.

“Coblos partai PSI Nomor 15 dan coblos John Sihotang nomor urut 2, dengan mencoblos berarti anda sudah memberikan kontribusi pemimpin yang komitmen, kredibel dan akan sangat mampu untuk memperjuangkan apa yang menjadi harapan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, hal senada juga dikatakan oleh Elisa Nurasri, dirinya mengaku sangat bangga dengan luarbiasa antusiasnya warga masyarakat yang hadir pada acara silaturahmi ini.

“Ini, menjadi sesuatu yang baik, yang mana nanti kita akan merealisasikan aspirasi masyarakat karena kami, selalu memegang prinsip kami berkomitmen untuk, merealisasikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” katanya.

Dirinya juga mengajak kepada masyarakat, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Elisa Nurasri meminta doa dan dukungannya di pemilihan umum nanti.

“Coblos Elisa Nurasri, dari Partai PSI dengan nomor urut satu, untuk surat suara warna hijau DPRD Kabupaten Bandung Daerah Pemilihan Kecamatan Majalaya, Ibun, Paseh dan Solokanjeruk,” ungkapnya. *(Pewarta: Uus Cies)

Oknum Petugas Pasar Indramayu Diduga Palak Pedagang PKL, Begini Kronologinya

0
Oknum petugas Retribusi diduga "memalak" para pedagang lemprakan di luar pasar dengan nominal uang sebesar Rp.5000

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Pedagang yang berada di luar pelataran pasar atau pedagang kaki lima (PKL) di daerah Indramayu Kabupaten Indramayu Jawa Barat setiap hari dirinya mengaku kerap dilakukan “pemalakan” oleh oknum petugas pasar dengan dalih pembayaran retribusi. Informasi ini diperoleh awakmedia, Sabtu (20/01/2024) dari pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan pengakuannya, oknum petugas Retribusi diduga “memalak” para pedagang lemprakan di luar pasar dengan nominal uang sebesar Rp.5000 (lima ribu rupiah) total selama satu bulan sebesar Rp.150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah), kata salah satu pedagang.

Pasalnya, karcis yang diberikan kepada para pedagang yang berada di luar pasar itu diperuntukan untuk kios kelas 1 dengan nominal Rp 4.500. Tetapi, diduga disalahgunakan oleh oknum petugas retribusi guna memperoleh keuntungan pribadi yang dilakukan selama berbulan- bulan lamanya.

Jika mengacu pada Perbup Nomor 50 tahun 2022 tentang tata cara pemungutan retribusi pelayanan pasar, untuk kelas pedagang pelataran kelas III hanya diwajibkan untuk membayar retribusi sebesar Rp.1000 (seribu rupiah) setiap harinya. Kemudian untuk kios pasar terdiri dari 3 klaster kategori : kelas I sebesar Rp 4.500, kelas II sebesar Rp3.600 dan kelas III sebesar Rp2.700.

Lebih lanjut, metode penarikannya pun diduga ada penyelewengan oleh oknum petugas retribusi pasar yang menyetarakan pedagang lemprakan dengan kios kelas 1.

Untuk arti retribusi sendiri yakni, pungutan Daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh Pemerintah Daerah.

Dilain sisi, Ratija kepala Pasar Daerah Indramayu, nampak membuka kebobrokan para petugasnya sendiri, ia mengaku bahwa untuk pedagang lemprakan atau pelataran diluar Pasar tidak dikenakan setoran retribusi atau 0.

“Kalau diluar pasar (sepanjang di jalan Tanjungpura) itu tidak masuk retribusi mas,” ungkap dia didampingi Oleh Kepala Bidang Pasar, Hapi Suhepi saat di jumapai di ruang Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan Dan Perindustrian Kab. Indramayu, Senin (22/01).

Ratija, menegaskan pihaknya akan melakukan klarifikasi langsung ke para pedagang itu, kemudian memberikan saksi kepada oknum petugas yang menarik uang retribusi diluar regulasi yang ada.

“Saya nanti akan coba klarifikasi terlebih dahulu, bener atau tidaknya. Kalau bener ya kita akan berikan sanksi,” tegasnya.

Ditempat waktu yang sama, Kepala Bidang Pasar, Hapi Suhepi ia mengaku baru mengetahui kabar tersebut.Red,” Saya baru tahu kabar tersebut, jangan-jangan ini juga terjadi di pasar lain,” tukasnya. (Sanaji)

Khofifah Mengucapkan Terima Kasih ke Presiden Jokowi karena telah Berperan Besar bagi NU

0
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa, dalam acara Harlah Ke-78 Muslimat NU di Stadion Utama GBK Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

JAKARTA (Aswajanews.id) – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena telah berperan besar bagi NU.

“Pak Presiden, kami warga Muslimat NU menyampaikan terima kasih bahwa perhatian Bapak Presiden tidak sekadar mengusulkan Hari Santri, tapi beliau juga yang memulai menyiapkan dana abadi untuk pesantren,” kata dia dalam acara Hari Lahir (Harlah) ke-78 Muslimat NU di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

Selain mengusulkan Hari Santri dan menyiapkan dana abadi pesantren, ucapan terima kasih juga disampaikan dia karena Presiden Jokowi turut membantu 184 perguruan tinggi di lingkungan NU.

Salah satunya, ungkap dia, menginisiasi perguruan tinggi yang fokus di bidang keilmuan digital, seperti kecerdasan buatan.

“Ibu, Pak Presiden, mungkin banyak yang belum paham kalau artificial intellegence (kecerdasan buatan) itu ilmu yang mahal dan langka. Dan beliau (Presiden Jokowi) memberi dan memfasilitasi. Akhirnya Uni Emirat Arab memberi bantuan yang besar sekali Bu, tembus Rp1 triliun yang saya dengar,” ujarnya.

Selain berterima kasih kepada Presiden Jokowi, Khofifah juga mengucapkan terima kasih kepada PBNU yang telah berusaha maksimal sehingga dapat menghantarkan PBNU menjadi salah satu organisasi terbesar di dunia.

Ratusan Ribu Anggota Muslimat Hadir

Ratusan ribu anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) meramaikan kegiatan hari lahir (harlah) ke-78 organisasi itu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa, dalam acara Harlah Ke-78 Muslimat NU di Stadion Utama GBK Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

Berdasarkan perhitungan panitia Harlah ke-78 Muslimat NU, terdapat sekitar 150.000 anggota yang dibawa ke lokasi acara itu dengan menggunakan 2.995 bus. Mereka berasal dari 34 Pengurus Wilayah (PW) dan 534 Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU.

Acara tersebut juga dihadiri Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Muslimat NU berasal dari 11 negara, antara lain Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok, Jerman, Inggris, dan Jepang.

Sejak Jumat (19/11) malam, peserta kegiatan harlah mulai memadati kompleks Stadion GBK Jakarta dengan mengenakan gamis hijau dan syal sesuai dengan daerah masing-masing.

Rangkaian acara dimulai pada Sabtu, sekitar pukul 00.00 hingga 02.30 WIB dengan khataman Al Quran sebanyak 2024 kali yang dipimpin Hajah Romlah Widayati, dilanjutkan pada pukul 02.30 hingga 04.20 WIB berupa Shalat Tahajud dan Hajat berjamaah dengan imam KH A Muzakky Alhafidz.

Shalat Subuh berjamaah dilangsungkan pada pukul 04.20 hingga 04.45 WIB, dilanjutkan pembacaan Pada pukul 04.45 WIB hingga 05.30 WIB acara diisi dengan pembacaan istighatsah, tahlil, dan doa khatam Al Quran dipimpin KH Asep Syaifuddin Chalim.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan tiba di lokasi sekitar pukul 06.45 WIB dan dilanjutkan dengan pembukaan pada pukul 07.15 WIB yang disambung dengan sambutan Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Kemudian, Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dijadwalkan mengisi tausiah pada pukul 07.45 hingga 08.00 WIB dan dilanjutkan dengan arahan Presiden Jokowi hingga 08.15 WIB.

Kemudian dilanjutkan dengan persembahan lagu Hymne Muslimat NU dan Padamu Negeri. Acara akan ditutup dengan pembacaan doa oleh Habib Luthfi Bin Yahya pada pukul 08.20 WIB. *(Ant)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts