Google search engine
Beranda blog Halaman 131

Pemda Karawang Gelar Upacara Peringatan Hari Korpri Tahun 2024

0

KARAWANG (Aswajanews.id) – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menggelar upacara peringatan Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-53 Tahun 2024 yang mengangkat tema Korpri untuk Indonesia. Bertempat di Plaza Pemda Karawang, Jumat (29/11/24).

Bertindak sebagai pembina upacara, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota Korpri dan berharap Korpri menjadi satu-satunya organisasi yang menaungi ASN, sehingga tidak ada dualisme dalam pembinaan ASN, dan menjadi wahana mempercepat penyebaran informasi program pemerintah kepada masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh dewan pengurus Korpri untuk mengaktifkan kembali seluruh program dan kegiatan Korpri sesuai dengan tujuan besar organisasi.

Selain itu, ia menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh anggota Korpri untuk selalu memperkuat solidaritas dan kerjasama, berinovasi dan efisiensi dalam pelayanan cepat, efektif dan transparan melalui digitalisasi dan e-government, serta perkuat integritas dan disiplin.

Juga, berpesan untuk memastikan akses pangan sehat, mendukung ketahanan energi, ikutserta dalam upaya menurunkan kemiskinan dan menjaga netralitas dan loyalitas.

Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Karawang didampingi unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang dan Dewan Pengurus Korpri. (Red)

Unjungan Buyut Jati Swit Desa Lemahayu Lestarikan Adat Istiadat Nenek Moyang

0
Pemdes Lemahayu beserta masyarakat mengadakan Unjungan Buyut Jati swit, Jumat (29/11/2024)

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Dalam rangka melestarikan adat istiadat peninggalan leluhur, pemerintah desa Lemahayu beserta masyarakat mengadakan Unjungan Buyut Jati swit, Jumat (29/11/2024) di Buyut Jati Swit desa Lemahayu kecamatan Kertasemaya kabupaten Indramayu. Acara unjungan tersebut bertujuan untuk memanjatkan doa bersama dan minta keberkahan serta kemakmuran buat warga desa Lemahayu.

Pemdes Lemahayu beserta masyarakat mengadakan Unjungan Buyut Jati swit, Jumat (29/11/2024)

Dalam hal ini Kuwu desa Lemahayu Badruzaman mengatakan bahwa selain tujuan doa bersama untuk mendoakan para leluhur yang telah mendahului juga untuk warga desa Lemahayu, selain itu acara unjungan yang diadakan dibuyut Jati Swit ada pagelaran wayang kulit serta akan ditutup siraman rohani.

“Acara unjungan dibuyut Jati Swit akan diadakan tiga hari, seperti hari pertama ini ada pagelaran wayang kulit ‘ Manunggaling budaya dengan Ki dalang Ki Anom Sunara Pratama, terus hari kedua hiburan organ tunggal dan hari terakhir ditutup acara siraman Rohani,” katanya.

Sementara itu camat Kertasemaya Ade Sukma Wibowo yang turut serta hadir di acara Unjungan Buyut Jati Swit menjelaskan, upaya melestarikan adat istiadat peninggalan nenek moyang ini dirinya beserta seluruh jajaran kecamatan akan terus mendukung kegiatan ini. Pasalnya, ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga dan kita lestarikan, jangan sampai punah.

“Adat istiadat unjungan adalah warisan leluhur, kita sebagai generasi penerus harus bisa menjaga warisan leluhur jangan sampai punah, sebab semboyan negara kesatuan Republik Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika, bermacam macam suku, budaya, dan agama, diantaranya adat istiadat unjungan ini, maka saya sebagai camat Kertasemaya meminta kepada seluruh warga masyarakat kecamatan Kertasemaya mari kita jaga dan lestarikan adat istiadat ini,” pungkasnya. (Herman/Tongol)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Dua Belas DPAC FKDT Kecamatan Dilantik oleh Ketua DPC FKDT Kab Brebes

0
Ketua DPC FKDT Kab Brebes Akhmad Sururi melantik pengurus FKDT tingkat Kecamatan

Ketua DPC FKDT Kab Brebes Akhmad Sururi melantik pengurus FKDT tingkat Kecamatan

BREBES (Aswajanews.id) – Sebanyak 12 pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) tingkat Kecamatan masa khidmat 2024 – 2029 secara resmi dilantik oleh Ketua DPC FKDT Kab Brebes, Akhmad Sururi. Pelantikan yang berlangsung pada hari Ahad, 24 Nopember 2024 di Hall Grand Dian Brebes disaksikan oleh Ketua Umum dan Sekjen DPP FKDT serta beberapa pejabat dilingkungan Pemda Brebes.

Dua belas DPAC FKDT Kecamatan meliputi DPAC Kec Paguyangan,Kec. Bumiayu, Kec Bantarkawung, Kec Tonjong, Kec Brebes, Kec Wanasari, Kec Larangan, Kec. Banjarharjo, Kec Losari, Kec Sirampog, Kec Kersana dan Kec Songgom. Seluruh pengurus yang dilantik telah melaksanakan Musancab yang menjadi forum kedaulatan tertinggi tingkat kecamatan.

Ketua DPC FKDT Kab Brebes, Akhmad Sururi mengatakan, Pelantikan DPAC FKDT Kecamatan merupakan ritual formal yang diselenggarakan oleh DPC FKDT Kab Brebes. Naskah Pelantikan dan sumpah janji pengurus menjadi komitmen bersama untuk melaksanakan amanah selama lima tahun kedepan.

“Kita sudah mulai menata organisasi dengan berpedoman kepada AD ART FKDT. Oleh karena itu setiap kepengurusan tingkat kecamatan harus menyelenggarakan Musancab sebagai forum musyawarah tertinggi tingkat kecamatan. Forum tersebut memiliki amanat untuk mengevaluasi perjalanan FKDT selama lima tahun kebelakang yang diwujudkan dengan laporan pertanggungjawaban sekaligus evaluasi kegiatan,” ujarnya.

“Selanjutnya forum tersebut memiliki amanat untuk menyusun program lima tahun kedepan sekaligus memilih kepengurusan untuk masa khidmat 2024 – 2029. Al hamdulillah 12 kecamatan sudah menjalankan musancab sesuai dengan mekanisme organisasi,” kata Akhmad Sururi sesaat sebelum Pelantikan berlangsung.

Sururi menuturkan, penataan organisasi sudan kita mulai di tingkat Kabupaten saat Muscab yang dilaksanakan pada awal tahun 2024. Saat Muscab tersebut kami menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara tertulis dan menyusun program kerja lima tahun kedepan. Untuk pemilihan Ketua juga menggunakan tata tertib yang bersandarkan pada ketentuan dalam AD ART.

“Kepengurusan FKDT dimanapun tingkatkan merupakan lembaga kolektif kolegial. Oleh karena itu kebersamaan dan sinergitas menjadi prinsip yang harus kita lakukan secara bersama. Hari ini bukan lagi era kompetisi dengan mengedepankan semangat individu, namun era kolaborasi yang menjadi pondasi suksesnya sebuah organisasi. Oleh karena itu secara hirarkis struktural DPAC FKDT menjadi bagian dari DPC FKDT yang semuanya juga menjadi bagian dari DPW FKDT dan DPP FKDT,” kata Akhmad Sururi.

Sururi menegaskan, lima DPAC FKDT Kecamatan yang belum melaksanakan Musancab setelah pesta demokrasi Pilkada akan dilaksanakan secara maraton. Kami sudah berkirim surat kepada lima DPAC FKDT untuk segera melaksanakan Musancab setelah tanggal 27 Nopember 2024. “DPC FKDT Kab Brebes akan hadir pada kegiatan Musancab karena memiliki tugas kewenangan memimpin sidang dalam musyawarah anak cabang,” lanjut Sururi.

“Menjadi pengurus FKDT niati berkhidmah untuk Madrasah Diniyah. Amanat yang dibebankan kepada kepengurusan niati ibadah dan pengabdian kepada masyarakat melalui jalur pendidikan. Kebersamaan dan rasa kekeluargaan kita jaga bersama dengan berpedoman dan berpegang teguh kepada ketentuan dan peraturan organisasi,” pungkas alumni Lirboyo Kediri. (Red/Nas)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Ketum DPP FKDT Berharap Pemda Brebes Tingkatkan Kesejahteraan Guru Madin

0
Ketua Umum DPP FKDT, H Lukman Hakim
Ketua Umum DPP FKDT, H Lukman Hakim

BREBES (Aswajanews.id) – “Pada kesempatan kali ini kami berpesan agar soliditas organisasi FKDT dijaga dengan sebaik-baiknya. FKDT baru berdua sejak tahun 2012, yang membutuhkan banyak jaringan termasuk dengan pemerintah daerah. Oleh karena saat pemerintah memiliki hajat, FKDT hadir untuk memberikan dukungan minimal dengan berdoa,” kata H Lukman Hakim selaku Ketua Umum DPP FKDT saat memberikan pengarahan pada acara Pelantikan DPC FKDT Kab Brebes masa khidmat 2024 – 2029.

H Lukman menuturkan bahwa para ustad Madin itu ikhlas semua, sehingga mendapatkan honor sedikitpun tidak pernah protes. Oleh karena itu para ustad yang hidup di kampung relatif dosanya sedikit dibandingkan dengan orang orang yang hidup di perkotaan. Oleh karena itu doanya para Ustad Madin sangat dibutuhkan. Saya tahu betul bagaimana nasib guru Madin di kampung kampung, karena memang saya dari salah kampung di Pemalang. Para Ustad Madin hanya mengandalkan dari iuran syahriyah murid muridnya. Sementara kadang banyak yang nunggak alias belum bayar sampai Imtihan.

Dihadapan para pejabat Brebes Ketua Umum berharap agar lebih memperhatikan Kesejahteraan Guru Madin. “Saya keliling se-Indonesia, hampir semua para Ustad mendapatkan honor seratus ribu. Ini tentu tidak berbanding lurus dengan tugas mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu kami berharap pemerintah Kab Brebes agar bisa meningkatkan kesejahteraan Ustad Madin,” lanjut Wakil Sekjen PBNU.

H Lukman Hakim menuturkan, jasa para Ustad Madin begitu besar untuk bangsa ini. Kehadiran MDT dengan para Ustadnya ditengah kehidupan berbangsa menjadikan wajah Islam Indonesia ramah dan damai. Tidak seperti di Timur Tengah, termasuk Afganistan dan beberapa negara lainnya yang masih berkecamuk peperangan. Sehingga kehadiran Islam tidak mencerminkan perdamaian dan ketentraman.

“Oleh karena itu sekali lagi kami berharap Pemerintah Kab Brebes agar bisa meningkatkan kesejahteraan para Ustad Madin. Karena bagaimanapun peran Ustad Madin memilki jasa besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkas pria kelahiran Pemalang.

Pelantikan dan Rakercab DPC FKDT Kab Brebes masa khidmah 2024 – 2029 yang dilaksanakan pada hari Ahad, 24 Nopember 2024 di hall hotel Gran Dian Brebes dihadiri oleh beberapa pejabat Kab Brebes. Pj Bupati Brebes diwakili oleh Asisten Satu, H. Khaerul Abidin, MM, Ibu Caridah selaku Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab Brebes hadir bersama dengan Kabid PTK, Riyanto, Plt Kabag Hukum Setda hadir secara pribadi, Kepala DP3KB, H Ma’mun juga hadir, anggota Kodim dan perwakilan Polres juga hadir dalam acara tersebut.

Dewan Pembina DPC FKDT Kab Brebes hadir dalam kesempatan tersebut H. Musyaffa dan memberikan sambutan dihadapan seluruh tamu undangan. Hj Tuti Nur Hayati juga turut hadir sampai selesai mengikuti Rakercab DPC FKDT yang berlangsung sampai jam 5 sore.

DPC FKDT Kab Brebes Masa Khidmah 2024 – 2029 dibawah kepemimpinan Akhmad Sururi secara resmi dilantik oleh DPP FKDT. Naskah Pelantikan dan Janji Pengurus dibacakan oleh Sekjen DPP FKDT, H Agus Salim Toyib yang ditirukan oleh seluruh Pengurus DPC FKDT Kab Brebes. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Belajar dari Prabowo Subianto: Mengungkap Sisi Lain Presiden RI ke-8

0
Oleh; Kamas Wahyu Amboro
oleh; Kamas Wahyu Amboro

Prabowo Subianto, yang kini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8, merupakan figur politik yang menarik untuk dipelajari. Sebagai pemimpin yang memiliki latar belakang militer dan bisnis, perjalanan hidupnya penuh dengan pengalaman dan pembelajaran yang berharga. Namun, untuk lebih memahami sosok beliau, kita perlu menggali lebih dalam tidak hanya dari sisi politiknya, tetapi juga dari berbagai aspek kehidupan yang membentuk pandangan dan kebijakan-kebijakan yang diambilnya.

Sebagai seorang pemimpin, Prabowo Subianto dikenal dengan ketegasan dan keberaniannya dalam mengambil keputusan. Namun, ada sisi lain yang seringkali tidak terlihat oleh publik. Sebagai seorang yang mengagumi para filsuf besar dunia seperti Aristoteles, Plato, hingga Sun Tzu, Prabowo menunjukkan kecintaan yang mendalam terhadap pembelajaran dan filosofi kepemimpinan. Dalam berbagai kesempatan, beliau mengungkapkan pentingnya membaca, belajar dari pengalaman sejarah dan tidak pernah berhenti mencari ilmu. Tak hanya dari buku-buku sejarah dan filsafat, Prabowo juga memanfaatkan teknologi untuk terus berkembang. Di tengah kesibukannya sebagai pemimpin negara, beliau tetap menyempatkan diri untuk menonton film dokumenter dan video ceramah, terutama dari platform seperti YouTube dan TED, untuk menggali pemikiran dan ide-ide baru.

Salah satu sumber terbesar yang membentuk pandangan Prabowo adalah lingkungan keluarga. Ayahnya, Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo, seorang tokoh penting dalam dunia pendidikan dan ekonomi Indonesia, memainkan peran yang sangat besar dalam membentuk karakter dan wawasan politiknya. Soemitro, yang lahir pada tahun 1917, berasal dari keluarga ningrat di Banyumas, meskipun mereka mengalami kemiskinan yang luar biasa. Dari ayahnya, Prabowo belajar tentang ketangguhan, kerja keras, dan pentingnya pendidikan. Beliau mengajarkan bahwa meskipun dilahirkan dalam keadaan sulit, dengan semangat belajar dan tekad yang kuat, seseorang dapat mencapai tujuan dan berkontribusi besar untuk bangsa.

Selain itu, perjalanan politik Prabowo yang penuh dengan tantangan dan liku-liku juga memberikan pelajaran berharga. Beliau adalah sosok yang tidak takut menghadapi kegagalan dan tetap berjuang untuk idealisme dan visi besarnya. Pengalaman politiknya mengajarkan kita pentingnya konsistensi dan ketekunan dalam memperjuangkan prinsip-prinsip yang diyakini, meskipun harus menghadapi hambatan dari berbagai pihak. Bahkan ketika beliau harus menghadapi kekalahan dalam beberapa pemilihan, Prabowo tetap teguh pada keyakinannya dan terus berusaha untuk memajukan Indonesia.

Apa yang bisa kita pelajari dari Prabowo Subianto adalah pentingnya proses belajar yang tak kenal henti. Prabowo adalah contoh nyata bahwa pemimpin yang baik tidak hanya mengandalkan pengalaman politik atau kekuasaan yang dimilikinya, tetapi juga terus berupaya memperkaya wawasan dan pandangannya dengan ilmu pengetahuan dari berbagai sumber. Baik itu dari filsuf besar dunia, dari pengalaman pribadi, maupun dari teknologi modern yang memudahkan kita untuk mengakses pengetahuan.

Kecintaan Prabowo terhadap pembelajaran, keinginan untuk terus berkembang, dan semangatnya untuk membangun Indonesia yang lebih baik adalah pelajaran penting bagi kita semua. Sebagai generasi penerus, kita harus mampu belajar dari pemimpin seperti beliau, yang selalu mengedepankan proses belajar dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Di dunia yang semakin kompleks ini, hanya mereka yang terus belajar dan berkembang yang mampu menghadapi tantangan dan membawa bangsa menuju kemajuan.

Dengan demikian, meskipun perjalanan Prabowo Subianto di dunia politik penuh dengan dinamika, ada banyak nilai positif yang bisa kita ambil untuk diterapkan dalam kehidupan kita sendiri. Seperti yang beliau selalu tekankan, belajar adalah kunci untuk mengembangkan diri dan mencapai keberhasilan. Dari Bapak Prabowo Subianto, kita diajarkan bahwa seorang pemimpin sejati adalah mereka yang tidak hanya tahu, tetapi juga terus belajar dan beradaptasi demi kebaikan bersama. ***

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kabupaten Tegal Raih Penghargaan Daerah Tertib Ukur

0
Wamendag RI Dyah Roro Esti memberikan penghargaan kepada Pj Bupati Tegal Agustyarsyah. (Dok Humas Pemkab Tegal)

BANJARMASIN (Aswajanews.id) – Pemkab Tegal bersama 17 pemerintah daerah lainnya meraih penghargaan kategori Daerah Tertib Ukur (DTU) 2023 dari Kementerian Perdagangan RI. Selain itu, tujuh pasar tradisional di Kabupaten Tegal juga mendapat penghargaan Pasar Tertib Ukur.

Penghargaan nasional ini diberikan oleh Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti kepada Pj Bupati Tegal Agustyarsyah saat acara Penganugerahan Penghargaan Perlindungan Konsumen 2024 yang digelar di Hotel Fugo, Banjarmasin, Senin (18/11/2024) siang.

Wamendag RI Dyah Roro Esti memberikan penghargaan kepada Pj Bupati Tegal Agustyarsyah. (Dok Humas Pemkab Tegal)

Wamendag Dyah mengatakan pihaknya berharap setiap pemerintah daerah bisa memastikan pelaku usaha, pedagang menggunakan peralatan timbang atau takar yang sesuai ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI), termasuk pemenuhan standar mutu SNI pasar rakyat yang selain kebersihannya harus terjaga juga pengelolaan pasarnya. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2018 tentang Sistem Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian Nasional yang juga dirumuskan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Menurutnya kehadiran pasar rakyat sangat fundamental untuk menggerakkan perekonomian daerah, sehingga perlu ada perlindungan yang baik kepada konsumen sekaligus aspek kenyamanan, keamanan, dan standar kesehatannya.

“Semua ini butuh kerja keras, butuh semangat gotong royong. Kami di pusat punya keterbatasan, tidak bisa bekerja sendirian, butuh dukungan dan peran kepala daerah dan dinas terkait untuk melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Selain pengawasan perdagangan lokal juga menurutnya diperlukan pengawasan peredaran barang-barang impor dan ilegal.

Pihaknya juga menyinggung salah satu kebijakan 100 Hari Presiden RI, yaitu selain perlindungan pasar dalam negeri juga perluasan pasar ke luar negeri. Ekspansi pasar ke luar negeri ini ditempuh melalui program UMKM BISA Ekspor.

Program tersebut merupakan upaya pemerintah mencetak lebih banyak UMKM menjadi eksportir sehingga dapat memberi kontribusi bagi perekonomian nasional, mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada 2029.

Usai acara, secara khusus Wamendag Dyah menyampaikan ucapan selamat kepada Pemkab Tegal atas diraihnya penghargaan DTU 2023.

“Assalamu’alaikum, untuk Kabupaten Tegal mugi-mugi sukses selalu. Saya titip Kabupaten Tegal selalu dijaga tertib ukurnya, mutu pasarnya juga bisa lebih ditingkatkan,” ucapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Tegal Agustyarsyah mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi pemerintah pusat kepada daerah atas upaya-upaya yang dilakukan untuk mewujudkan perlindungan konsumen dan juga pelaku usaha, khususnya dalam transaksi perdagangan.

“Kita masih punya PR untuk pasar-pasar lainnya. Sehingga lewat penghargaan ini kita akan berusaha maksimal dan berkesinambungan melakukan kegiatan tera atau tera ulang dan pengawasan metrologi legal di pasar-pasar yang belum terkategori tertib ukur,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal Imam Rudy Kurnianto menambahkan jika pihaknya berkewajiban menjamin kebenaran hasil pengukuran alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) yang digunakan para pelaku usaha.

“Termasuk barang dalam keadaan terbungkus yang beredar dan digunakan dalam transaksi perdagangan juga harus sesuai ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Rudy juga menjelaskan tujuh pasar tradisional yang dinyatakan tertib ukur adalah Pasar Trayeman, Pasar Pepedan, Pasar Kemantran, Pasar Adiwerna, Pasar Pangkah, Pasar Jatilaba dan Pasar Cerih. (Sumber; Humas Pemkab Tegal)

Pindad Meresmikan Produk Cat Anti Deteksi Radar

0

BANDUNG (Aswajanews.id) – PT Pindad bekerja sama dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), PT Sigma Utama dan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) meresmikan produk Cat Anti Deteksi Radar pada selasa, 26 November 2024 berlokasi di PT Pindad, Bandung.

Kegiatan ini dihadiri oleh VP Inovasi PT Pindad Prima Kharisma, Ketua Peneliti Utama Cat Anti Deteksi Radar Wisnu Ari Adi, Direktur Utama PT Sigma Utama Benny F Simanjuntak, Direktur Fasilitas Riset LPDP Wisnu Sardjono Soenarso, Kepala ORNM Ratno Nuryadi, dan Ketua PRMM Wahyu Bambang Widayanto.

Produk Cat Anti Deteksi Radar merupakan hasil penelitian dan pengembangan program LPDP Rispro Kompetisi 2024 dengan menggunakan objek uji Ranpur Anoa 2 6×6 Amphibious produk PT Pindad. Keberadaan produk Cat Anti Deteksi Radar merupakan inovasi untuk mewujudkan kemandirian dan kemajuan teknologi di bidang pertahanan Indonesia. Sebagai produk penelitian, Cat Anti Deteksi Radar berkontribusi positif serta ikut mengembangkan potensi industri dan penelitian bidang pertahanan dalam negeri.

VP Inovasi PT Pindad mewakili Direktur Utama & Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad mengapresiasi penelitian dan peresmian produk Cat Anti Deteksi Radar yang diterapkan di Ranpur Anoa 2 6×6 Amphibious. Beliau juga menyampaikan bahwa produk ini merupakan salah satu inovasi dan mendukung pemenuhan kebutuhan Alpalhankam (Alat Peralatan pertahanan dan Keamanan) nasional.

“Saya selaku VP Inovasi dan Pengembangan Produk mewakili Direktur Utama dan Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad menyampaikan selamat datang pada tim dari BRIN, tim dari LPDP, dan juga dari PT Sigma beserta jajaran yang telah berkenan hadir dalam rangka pengujian dan launching cat anti deteksi radar yang telah diimplementasikan di salah satu ranpur kami yaitu ranpur Anoa 2 6×6 Amphibious. Kami mengapresiasi inovasi produk cat anti deteksi radar produksi dalam negeri dan kami sejalan dengan program pemerintah mendukung upaya-upaya untuk mewujudkan pemenuhan kebutuhan Alpalhankam,” jelas Prima Kharisma.

Ketua Peneliti Utama Cat Anti Deteksi Radar, Wisnu Ari Adi menyampaikan keberhasilan penelitian produk Cat Anti Deteksi Radar dan diharapkan mampu meningkatkan kemandirian industri pertahanan nasional.

“BRIN telah berhasil mengembangkan riset smart magnetic yang merupakan teknologi siluman berupa pigmen cat anti deteksi radar dan melalui pendanaan LPDP RISPRO, kementerian keuangan RI yang berjudul produksi pigmen smart magnetic dan cat anti deteksi radar dalam mendukung alutsista pertahanan nasional. Dalam riset ini, produk diimplementasikan kepada kendaraan tempur Anoa 2 6×6 Amphibious PT Pindad. Berkat dukungan penuh dan kerja sama sinergis antara BRIN, industri cat nasional PT Sigma Utama dan industri alutsista PT Pindad, produk ini berhasil dikembangkan dan telah teruji. Kami berharap keberhasilan dari riset ini mampu mendongkrak kemampuan alutsista pertahanan dan juga mampu meningkatkan kemandirian industri pertahanan nasional,” jelas Wisnu Ari Adi.

Direktur Utama PT Sigma Utama Benny F Simanjuntak mensyukuri hasil penelitian cat anti deteksi radar yang diresmikan pada hari ini. Beliau juga menyampaikan komitmen untuk mendukung visi pemerintah.

“Kami berharap produk Cat Anti Deteksi Radar yang kita kembangkan bersama ini itu menjadi satu langkah awal untuk terhadap visi dari pemerintahan kita untuk memperkuat industri alutsista kita. Kami sebagai bagian dari BUMN, akan mendukung sepenuhnya apapun program dari pemerintah. Mudah-mudahan produk yang kita kembangkan bisa memberi daya tambah dan berkontribusi bagi industri dalam negeri,” ucap Benny F Simanjuntak.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pengujian dan peresmian Produk Cat Anti Deteksi Radar berlokasi di Gedung 100, PT Pindad. Secara sederhana, produk Cat Anti Deteksi Radar memiliki kemampuan untuk mengeliminasi refleksi gelombang elektromagnetik sehingga tidak mampu dideteksi oleh radar.

Produk Cat Anti Deteksi Radar diaplikasikan pada Anoa 2 6×6 Amphibious dan dikomparasikan dengan Ranpur Badak 6×6 yang tidak dilapisi cat anti deteksi radar. Dari hasil uji statis dan dinamis, terlihat di monitor bahwa Anoa 2 6×6 Amphibious tidak terdeteksi oleh radar sedangkan Badak 6×6 terdeteksi di monitor. Kegiatan diakhiri dengan monitoring dan evaluasi pengujian dan peresmian produk. (Rls/Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Respon Cepat Tim GMOCT Dapatkan Jejak Anak Hilang Dugaan Diculik di Bandung

0

BANDUNG (Aswajanews.id) – Tim GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) berhasil melacak jejak Gilang Yusuf Alfariji (10 tahun), anak yang dilaporkan hilang di Kota Bandung sejak 22 November 2024.  Informasi awal diperoleh dari pamflet yang beredar di grup WhatsApp, yang kemudian diverifikasi oleh tim liputan GMOCT dengan menghubungi kontak yang tertera di pamflet tersebut.  Kontak tersebut dikonfirmasi sebagai saudara Gilang.

Berdasarkan informasi dari keluarga dan rekaman CCTV di sebuah warnet, Gilang terlihat sedang berjalan dan digandeng oleh seseorang yang identitasnya tidak diketahui.  Wajah orang tersebut tidak jelas dalam rekaman CCTV.  Rekaman CCTV lain di sebuah SPBU di Jalan Raya BKR, Kota Bandung, juga menunjukkan Gilang bersama orang tersebut.

Tampak terekam kamera CCTV, seorang laki-laki yang membawa Gilang menggunakan Celana Hitam, baju hitam dan kaos putih didalamnya serta menggunakan payung berwarna putih serta menggunakan masker penutup wajah.

Tim GMOCT telah memperoleh salinan laporan resmi kehilangan yang diajukan keluarga ke Polsek Bojongloa Kidul, Kota Bandung. Laporan tersebut mengulang informasi sebelumnya: Gilang terakhir terlihat meninggalkan rumah di Jalan Leuwipanjang pada Kamis, 21 November 2024, pukul 13.47 WIB.  Ia mengenakan pakaian abu-abu, celana hitam, dan sendal hitam.  Ciri-ciri fisiknya: tinggi sekitar 130 cm, rambut pendek pirang, kulit sawo matang, bertubuh kurus, dan fasih berbahasa Sunda.  Siapa pun yang menemukan Gilang dapat menghubungi 083193706181 atau 083169875287 dan 08998878785.

Dengan ditayangkannya pemberitaan ini, GMOCT berharap mendapatkan kerjasama dari masyarakat untuk membantu pencarian Gilang.  Tim juga berharap Kepolisian dapat bekerja semaksimal mungkin untuk menemukan anak tersebut.

Yopi Zulkarnain, Pendiri GMOCT, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga anak-anak mereka dengan lebih seksama.  “Kejahatan tidak hanya didasari niat, tetapi juga kesempatan. Mari kita bersama-sama mencegah kejadian serupa terulang kembali,” ujar Yopi. (Liputan Khusus Tim GMOCT)

Pilkada Berjalan Aman dan Damai, Polda Jabar Apresiasi Partisipasi Masyarakat

0
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K.

BANDUNG (Aswajanews.id) – Tahapan pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat telah selesai. Polda Jawa Barat melaporkan bahwa situasi di seluruh wilayah Jawa Barat relatif aman, damai, dan kondusif.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Jawa Barat atas partisipasi dan peran aktifnya dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama proses demokrasi ini berlangsung. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara pemilu dan seluruh aparat keamanan yang terlibat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K.

“Tingginya partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban selama pemungutan suara patut diapresiasi,” ujar Kombes Pol Jules Abraham dalam keterangan persnya, Kamis (28/11/2024). “Mari kita jaga persatuan dan kesatuan. Proses demokrasi yang telah berjalan dengan baik harus diiringi upaya aktif mencegah potensi konflik dan mendorong terciptanya suasana aman dan damai,” ungkapnya.

Meskipun pemungutan suara telah selesai, Polda Jabar mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian selama tahapan berikutnya, termasuk penghitungan suara dan penetapan hasil Pilkada. Polisi mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perayaan berlebihan yang dapat memicu konflik.

“Meskipun hasil hitung cepat atau quick count menunjukkan beberapa pasangan calon diunggulkan, mari kita semua menunggu hasil real count dan pengumuman resmi dari KPU Jawa Barat,” imbau Kombes Pol. Jules Abraham.

“Apapun hasilnya, mari kita terima dengan lapang dada dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Jika ada ketidakpuasan, salurkan melalui jalur hukum yang telah tersedia,” imbau Kabid Humas Polda.

Polda Jawa Barat dan jajaran Polres di seluruh Jawa Barat berkomitmen untuk terus menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif pasca pemungutan suara. Masyarakat diminta untuk menghormati dan mendukung siapapun yang terpilih sebagai pemimpin berdasarkan hasil resmi KPU.

“Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat atas pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat yang telah berjalan dengan aman, damai, nyaman, dan kondusif,” tutup Kombes Pol Jules Abraham. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Jokowi-Prabowo Bersatu, Siapa Bisa Melawan Kekuatan Politik Yang Begitu Besar

0
oleh; Kamas Wahyu Amboro
oleh; Kamas Wahyu Amboro

Saat ini belum ada. Situasi hari ini baik di tingkat elite, middle maupun konglomerat pasti ingin merapat dengan kekuasaan. Dan berusaha sebisa mungkin melakukan langkah-langkah bisnis, politik, yang sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penguasa.

Kita tahu bersama penguasa hari ini bernama Prabowo-Gibran. Artinya semua orang yang memiliki akses untuk bisa mendekat pasti akan merapat.

Kaitannya dengan politik, tentu ini sangat berpengaruh dengan logistik. Karena toleransi money politik di masyarakat Indonesia masih sangat tinggi. Bisa dikatakan masyarakat memilih karena ada amunisi yang sampai kepadanya, bahkan saat sudah memiliki pilihan bisa bergeser karena ada ‘amplop’.

Percaturan politik seperti ini menjadi tidak menarik bagi penonton tapi nyaman dan membahagiakan bagi penguasa. Karena mudah bagi mereka yang punya kapital besar untuk mempertahankan kekuasaannya. Pertanyaan yang penulis sematkan diatas, akan terjawab oleh fakta dimasa depan. Siapa yang bisa menang melawan kekuatan besar?. ***

Kajati Jabar Apresiasi Program-Program Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II A Bandung

0
Kunjungan Kajati Jabar ke Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H., didampingi Aspidum Dr. Halila Rama Purnama, S.H,. M.Hum dan Asintel Eko Adhyaksono, S.H.,M.H., beserta jajaran mengunjungi Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung. Pada hari Kamis, 28 November 2024.

Kunjungan Kajati Jabar ke Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung

Dalam Kunjungan Kajati Jabar disambut baik oleh Plh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung Endang H dan jajaran, kunjungan Kajati jabar ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara Kejati Jabar dan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung. Kami ingin memastikan proses rehabilitasi sosial dan pembinaan hukum bagi para warga binaan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Kehangatan dan semangat dari para warga binaan turut memeriahkan suasana kunjungan ini.

Kunjungan Kajati Jabar ke Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung

Tak hanya itu, Kajati menyaksikan langsung pembinaan kepada warga binaan seperti pelatihan kerja perkebunan, perikanan, pertanian, kerjainan tangan, salon serta pembuatan kue/pastry dinilai sangat penting untuk mempersiapkan para warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik.

Kajati mengapresiasi atas kreativitas, kerja keras dan program-program para warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung yang mampu menghasilkan karya berkualitas.

Kajati juga memberikan motivasi kepada warga binaan untuk tidak putus asa dan patah semangat, terus berlatih serta terus mengasah kemampuan. Jadikan pengalaman sebagai pelajaran berharga untuk melangkah lebih baik di masa depan. (Sumber : Kasi Penkum Kejati Jabar)

Panglima TNI Dampingi Menkopolkam Monitoring Pilkada Serentak 2024

0
Siaga Monitoring Pilkada Serentak tahun 2024

JAKARTA (Aswajanews.id) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolkam RI) Budi Gunawan melaksanakan Siaga Monitoring Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024, bertempat di Subden Mabes TNI, Jl. Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2024).

Siaga Monitoring Pilkada Serentak tahun 2024

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Badan Intelijen Negara, TNI, dan Polri memaparkan perkembangan terkini terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di seluruh wilayah Indonesia.

Siaga Monitoring ini menjadi langkah penting dalam memantau secara langsung situasi di lapangan dan memastikan Pilkada Serentak tahun 2024 yang diselenggarakan di 37 Provinsi, 415 Kabupaten dan 93 Kota dapat berjalan aman, lancar, dan demokratis.

Hadir pada acara tersebut Menteri Dalam Negeri RI, Menteri Perhubungan RI, Menteri Komunikasi dan Digital RI, Kapolri, Kasad, Kasal, Kasau, Irjen TNI, Kabais TNI, Kepala BNPT, Kepala BNPB, Asrenum Panglima TNI, Asintel Panglima TNI, Asops Panglima TNI, Aslog Panglima TNI, Aster Panglima TNI, Danpuspom TNI, Kapuspen TNI dan para Pejabat Tinggi TNI-Polri serta para Pejabat Tinggi Kementerian dan Lembaga terkait lainnya. (Sumber : Puspen TNI)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Hitung Cepat Pilkada Sumut: Bobby-Surya Raih Suara Terbanyak

0

Sejumlah lembaga survei merilis perolehan suara sementara dari hitung cepat pada Pilkada Sumatera Utara, Rabu (27/11). Pasangan calon gubernur-wakil gubernur Bobby Nasution-Surya sementara unggul atas calon petahana. (Sumber: ANTARA)

Hitung Cepat: Dedi Mulyadi Unggul di Pilgub Jabar

0

Empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur memperebutkan kursi pemimpin Provinsi Jawa Barat periode 2024-2029. Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan sementara memimpin berdasarkan metode hitung cepat.(Sumber: ANTARA)

Harapan Guru Madin untuk Kepemimpinan Jawa Tengah

0
oleh : Akhmad Sururi (Wakil Ketua DPW FKDT Jateng)
oleh : Akhmad Sururi (Wakil Ketua DPW FKDT Jateng)

Dalam perhitungan cepat Pilkada Jawa Tengah pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin mendapatkan suara unggul dengan prosentase 58,44 % saat data masuk posisi 99,99 %. Angka ini masih bersifat sementara karena akan menunggu pengumuman resmi dari KPUD Jawa Tengah, meskipun perhitungan resmi tidak bergeser jauh dari perhitungan cepat yang dilakukan oleh beberapa lembaga resmi.

Terlepas dari perhitungan yang sedang berjalan sambil menunggu pengumuman resmi yang pasti pasangan nomor 2 mendapatkan dukungan secara resmi dari DPW FKDT Jawa Tengah. Hal tersebut dibuktikan dengan pernyataan dukungan oleh Ketua DPW FKDT Jawa Tengah saat awal awal pencalonan Gus Yasin sebagai Cawagub mendampingi Ahmad Luthfi sebagai Cagub Jawa Tengah.

Lebih dari itu DPW FKDT menyelenggarakan pertemuan dengan guru Madin pada tiga zona (Jawa Tengah Barat, Selatan dan Timur) sebagai bentuk kongkrit pergerakan untuk mendukung kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin pada kontestasi Pilkada Jawa Tengah. Pertemuan tiga zona tersebut sebagai bentuk ikhtiar keterpanggilan nurani dari komunitas guru Madin yang tergabung dalam FKDT atas jasa Gus Yasin dalam memperjuangkan aspirasi guru Madin selama lima tahun saat periode pertama.

Dukungan politik dari guru Madin se-Jawa Tengah tidak lepas dari harapan besar kepada kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin di Jawa Tengah untuk lebih meningkatkan perhatian kepada Kesejahteraan Guru Madin. Keberpihakan Gus Yasin terhadap Guru Madin saat menjadi Wagub Jawa Tengah lima tahun yang lalu menjadi start awal kebijakan Pemprov Jawa Tengah menyentuh terhadap nasib guru Madin termasuk LPQ dan Pondok Pesantren.

FKDT sebagai ormas yang menaungi komunitas guru Madin memiliki aspirasi politik untuk sebuah kepentingan yang berpihak kepada Madin. Disisi ini FKDT bisa menggerakkan seluruh guru Madin Jawa Tengah dalam satu komando untuk menyukseskan Ahmaad Luthfi dan Gus Yasin memimpin Jawa Tengah Periode 2024 – 2029. Aspirasi politik tersebut menjadi bagian hak sebagai warga negara dengan menyalurkan suara politik pada saat pemilu dan pilkada.

Memasuki estafet kedua untuk memimpin Jawa Tengah Gus Yasin sebagai Wakil Gubernur bersama Ahmad Luthfi sebagai Gubernur disamping peningkatan Insentif Guru Madin juga diperkuat dengan regulasi terkait dengan pendidikan keagamaan. Hal ini sangat penting mengingat MDT (Madrasah Diniyah Takmiliyah) sebagai lembaga pendidikan non formal sesungguhnya menjadi garda terdepan dalam penguatan pendidikan karakter dan akhlak mulia. Namun demikian masih ada beberapa kelompok masyarakat dan pejabat pemerintah yang belum menyadari pentingnya kehadiran MDT untuk generasi penerus bangsa.

Sebagai irisan dalam nomenklatur sistem pendidikan Nasional eksistensi MDT sebenarnya berkait dengan lembaga pendidikan formal baik yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama.Keberkaitan tersebut secara implementatif dibutuhkan regulasi di tingkat daerah sebagai piranti untuk membangun sinergitas antara pendidikan formal dengan pendidikan keagamaan.

Oleh karena itu regulasi dalam bentuk pergub tentang pendidikan keagamaan (Madin, LPQ dan Majlis Ta’lim) semoga bisa terwujud di Jawa Tengah. Kehadiran pergub tersebut akan memperkuat eksistensi MDT yang digawangi oleh guru Madin.   Sehingga MDT kedepan di Jawa Tengah semakin maju dan kuat dalam menuju arah tujuan pendidikan nasional. ***

www.youtube.com/@anas-aswaja

Gus Syaffa : Penguatan Regulasi Harus Diimbangi dengan Pembenahan MDT

0
oleh; Kamas Wahyu Amboro

BREBES (Aswajanews.id) – “Perjuangan regulasi MDT terkait dengan Perda sudah dimulai sejak tahun 2014. Saat kami menjadi anggota DPRD Kab Brebes melakukan komunikasi dengan DPC FKDT Kab Brebes. Kebutuhan yang mendesak saat itu adalah penguatan regulasi dalam bentuk Perda Madin. Namun demikian sampai memasuki periode yang kedua menjadi anggota DPRD Kab Brebes, Perda tersebut tak kunjung selesai. Ada apa di balik itu semua, tentu semuanya bisa memahami,” kata H. Musyaffa selaku Pembina DPC FKDT Kab Brebes saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan dan Pembukaan Rakercab DPC FKDT Kab Brebes, pada hari Ahad tanggal 24 Nopember 2024 di Hall Grand Dian Brebes.

H. Musyaffa Pembina DPC FKDT Kab Brebes

Oleh karena itu lanjut Gus Syaffa, upaya untuk penguatan regulasi MDT di Kab Brebes saya mendukung sepenuhnya, karena memang dari awal kami terpanggil untuk mendampingi MDT di Kab Brebes terkait dengan Perda Madin. Termasuk beberapa hari yang lalu melakukan Study Banding ke Kab Sukabumi untuk perencanaan Raperbup tentang MDT kami dukung sepenuhnya. Kita tidak ingin kasus bubarnya MDT di Kec Losari dan Ketanggungan merembet di Kecamatan lainnya. Madin bubar antara lain karena guru Madinnya lebih memilih ke Jakarta merantau. Lebih dari itu karena peran serta masyarakat kurang mendukung terhadap MDT, sehingga anak anaknya dibiarkan tidak belajar di Madin.

“Upaya untuk memperkuat regulasi dalam bentuk Perbup juga harus diimbangi semangat untuk melakukan pembenahan Madin secara internal. Proses pembelajaran yang disiplin harus diperhatikan. Sehingga kita bergerak keluar dalam rangka penguatan regulasi pada saatnya nanti Madin harus betul betul siap. Tata kelola manajemen Madin agar dilaksanakan dengan baik dan tertib. Sehingga kedepan Madin semakin banyak dibutuhkan orang masyarakat,” kata anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari PKB.

Di hadapan para pejabat Kab Brebes, Gus Syaffa berharap untuk bersama sama mendukung terhadap proses Raperbup MDT di Kab Brebes. ” Karens menunggu Perda memakan waktu yang lama, maka melalui Perbup tentang Fasilitasi Pengembangan MDT semoga akan segera selesai,” pungkas alumni Pondok Pesantren Al Falah Ploso.

Sebelumnya Akhmad Sururi selaku Ketua DPC FKDT Kab Brebes yang baru saja dilantik, mengatakan bahwa dirinya bersama dengan Pemda dan Kemenag baru saja melakukan Studi Terap di Kab Sukabumi dalam rangka menyusun Raperbup Kab Brebes. Upaya ini menjadi langkah percepatan untuk memperkuat eksistensi MDT di Kab Brebes. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Lucky Hakim-Syaefudin Serukan: Ini Kemenangan Masyarakat Indramayu

0
Paslon Bupati dan wakil bupati Indramayu Lucky Hakim dan Syaefudin menggelar acara pidato kemenangan di Aula Hotel Handayani, Indramayu. (Foto: Sanaji)

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Pasangan calon Bupati dan wakil bupati Indramayu Lucky Hakim dan Syaefudin menggelar acara pidato kemenangan mereka di Aula Hotel Handayani, Indramayu. Acara berlangsung meriah dengan dihadiri oleh tim pemenangan, partai pendukung, simpatisan, dan masyarakat yang penuh antusias.

Paslon Bupati dan wakil bupati Indramayu Lucky Hakim dan Syaefudin menggelar acara pidato kemenangan di Aula Hotel Handayani, Indramayu. (Foto: Sanaji)

Dalam pidatonya, pasangan ini menegaskan bahwa kemenangan mereka, berdasarkan hasil hitung cepat (Quick count) yang menunjukkan perolehan 63% suara, bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari tanggungjawab besar untuk perubahan Indramayu.

Lucky Hakim memulai pidatonya dengan ucapan syukur dan apresiasi kepada masyarakat Indramayu yang telah memberikan dukungan luar biasa. Dirinya menegaskan bahwa, kemenangan ini bukan milik pribadi, melainkan kemenangan seluruh masyarakat Indramayu.

“Ini bukan kemenangan Lucky dan Syaefudin, tapi ini kemenangan kami rakyat Indramayu. Kemenangan 63% adalah bukti kepercayaan masyarakat untuk perubahan besar di daerah ini. Kami berkomitmen untuk mewujudkan harapan masyarakat dan bekerja keras demi masa depan Indramayu yang lebih baik. Terima kasih kepada semua pihak, termasuk media, yang telah memberikan edukasi politik kepada masyarakat,” kata Lucky Hakim yang disambut tepuk tangan riuh dari para pendukung, Rabu (27/11).

Dalam pidatonya, Syaefudin menekankan bahwa perjuangan mereka masih panjang. Ia meminta para pendukung untuk tetap semangat dan mengawal proses hingga perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) selesai.

“Langkah kita sudah dekat, tapi ini bukan akhir. Ini adalah awal dari perjuangan panjang kita untuk mewujudkan Indramayu yang lebih baik. Saya mohon kepada seluruh pendukung untuk tetap menjaga semangat, persatuan, dan solidaritas. Mari kita kawal proses ini dengan bijaksana dan damai,” tegas Syaefudin.

H. Suwarto, tokoh penting dalam tim pemenangan Lucky-Syaefudin, turut memberikan sambutannya. Ia mengingatkan para pendukung untuk tetap menjaga sikap santun dan menghargai semua pihak, termasuk pasangan calon lain.

“Kita harus tetap semangat mengawal proses ini hingga Lucky dan Syaefudin resmi duduk di pendopo. Namun, mari kita juga menghormati pasangan calon lain. Bagaimanapun, mereka adalah masyarakat Indramayu, saudara kita semua. Perbedaan adalah bagian dari demokrasi, dan tugas kita adalah merangkul semua demi kebaikan bersama,” ujar H. Suwarto.

Acara pidato kemenangan ini menjadi momen haru dan kebanggaan bagi seluruh pendukung Lucky Hakim dan Syaefudin. Selain mengucapkan rasa syukur, pasangan ini menegaskan komitmen mereka untuk bekerja keras dan menjadikan Indramayu lebih baik, adil, dan sejahtera.

“Kemenangan ini adalah awal perjuangan kita. Mari bersama-sama menjaga semangat perubahan dan merangkul semua pihak untuk membangun Indramayu yang lebih baik,” tutup Lucky Hakim dengan penuh optimisme. (Sn)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Money Politic Membuat Seseorang Yang Ingin Menjadi Pejabat Lebih Mudah

0
Oleh; Kamas Wahyu Amboro
Oleh; Kamas Wahyu Amboro

Menjadi Pejabat dalam artian legislatif dan calon bupati, walikota, Gubernur, atau presiden sangat mudah dengan cara money politic. Caranya anda punya uang dan punya tim untuk menyebarkan uang di tangan yang tepat. Cara ini membuat orang yang memiliki kapitas besar mudah menjadi pejabat eksekutif maupun legislatif.

Dengan adanya media sosial, dan masyarakat suka bermain dimedia sosial sekarang bisa menyalurkan unek-unek mereka di medsos. Sebut saja sedang ramai bagaimana masyarakat ternyata membuka distribusi amplop untuk pemenangan paslon pilkada. Karena medsos menjadi ruang yang inklusif tidak terbatas akhirnya masyarakat mempublikasi secara organik temuan mereka. Tanpa ada medsos, masyarakat canggung untuk bertemu dengan bawaslu kemudian melaporkan, hal itu terlalu bertele-tele.

Fenomena masyarakat berani spech Up dimedia sosial adalah hal yang positif bagi demokrasi. Yang nantinya masyarakat tidak lagi memilih karena uang tapi benar-benar melihat calon yang akan ia pilih di TPS. Mungkin bertahap, paling tidak fenomena yang terjadi dipilkada ini membuat masyarakat sedikit sedikit sadar dan demokrasi menjadi hidup. Matangnya demokrasi akhirnya membuat indonesia semakin maju karena banyak sekali tokoh berkualitas di Indonesia tapi tidak memiliki kapital sebanyak miliaran untuk jadi. ***

Antusias Anak-Anak LPKA Bandung Dikunjungi Kajati Jabar

0

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H., didampingi Aspidum Dr. Halila Rama Purnama, S.H,. M.Hum dan Asintel Eko Adhyaksono, S.H.,M.H., beserta jajaran mengunjungi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II Bandung. Pada hari Selasa, 26 November 2024.

Dalam Kunjungan Kajati Jabar disambut baik oleh Kepala LPKA kelas II Bandung Mali Jumali dan jajaran, kunjungan Kajati jabar ini merupakan bentuk perhatian Kejati Jabar kepada anak-anak yang sedang menjalani rehabilitas di LPKA kelas II Bandung.

Kajati mengatakan, motivasi kepada anak-anak rehabilitas untuk tidak putus asa dan patah semangat, terus berlatih serta terus mengasah kemampuan yang dimiliki selama dalam masa rehabilitas karena masa depan anak-anak rehabilitas masih panjang. Kesalahan yang terjadi hari ini bukanlah akhir segalanya.

“Jadikan pengalaman sebagai pelajaran berharga untuk melangkah lebih baik di masa depan. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang memiliki potensi besar untuk menjadi pribadi yang sukses dan bermanfaat,” ujar Kajati Jabar. (Kasi Penkum Kejati Jabar)

Mantap, Kejati Jabar Tahan Dua Tersangka Korupsi Lahan Kebun Binatang Bandung

0

BANDUNG (Aswajanews.id) – Lahan Kebun Binatang Bandung yang berlokasi di Jl. Kebun Binatang No. 6 seluas ± 139.943 M2 dan di Jl. Kebun Binatang No. 4 seluas ± 285 M2 merupakan Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Kota Bandung yang diperoleh dari pembelian jual beli sebanyak 12 bidang dan 1 bidang dari tukar menukar yang telah tercatat di dalam Kartu Inventaris Barang (KIB) model A pada Pemerintah Kota Bandung Tahun 2005, di mana Barang Milik Daerah berupa lahan Kebun Binatang telah dimanfaatkan lahannya oleh Yayasan Margasatwa Tamansari Bandung sejak tanggal 30 November 2007.

Karena pemanfaatan lahan berupa sewa menyewa telah berakhir dan tidak ada perpanjangan pemanfaatan lahan berupa sewa menyewa, namun setelah berakhirnya sewa menyewa lahan Kebun Binatang oleh Yayasan Margasatwa Tamansari tetap memanfaatkan lahan Kebun Binatang tersebut tanpa ada setoran ke kas daerah milik Pemerintah Kota Bandung dan setelah perjanjian berakhir padatanggal 30 November 2007, Yayasan Margasatwa Taman Sari telah menguasai dan memanfaatkan lahan milik Pemkot Bandung secara tanpa hak.

Pada Tahun 2017 s/d Tahun 2020., tersangka S telah menerima uang sewa lahan Kebun Binatang bersama-sama dengan Tersangka RBB yaitu sebesar Rp. 6.000.000.000,- (enam milyar rupiah) yang digunakan untuk keperluan pribadi/keluarga dari John Sumampauw.

Pada tanggal 21 Januari 2022 terjadi penggantian kepengurusan Yayasan Margasatwa Tamansari Bandung di mana sebagai Ketua Pembina adalah Tersangka S dan sebagai Ketua Pengurus adalah Tersangka RBB yang mempunyai tupoksi sebagai Ketua Pengurus yaitu dalam setiap tindakan baik keluar maupun ke dalam atas nama mewakili Yayasan atau Pengurus harus ada persetujuan dari Ketua Pembina.

Sejak kepengurusan Tersangka S dan Tersangka RBB seharusnya pemanfaatan lahan Kebun Binatang tersebut harus disetor ke kas daerah Pemerintah Kota Bandung, namun dari Tahun 2022 s/d Tahun 2023 tersebut Yayasan Margasatwa Tamansari tidak pernah membayar uang pemanfaatan lahan ke kas daerah Pemerintah Kota Bandung sehingga mengakibatkan pendapatan untuk pemanfaatan Kebun Binatang milik Pemerintah Daerah Kota Bandung berkurang. Akibat perbuatan Tersangka S tersebut mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 25.000.000.000,- (dua puluh lima milyar rupiah) dengan rincian sebagai berikut :

  • Berdasarkan Nilai Sewa Tanah, Nilai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Perjanjian Sewa lahan milik PEMKOT Bandung yang dilakukan oleh Tersangka S Tahun 2022 sebesar Rp.16.000.000.000,- (enam belas milyar rupiah);
  • Penerimaan uang sewa dari JOHN SUMAMPAUW sebesar Rp. 5.400.000.000,- (lima milyar empat ratus juta rupiah);
  • Pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) Tahun 2022 s/d 2023 sebesar Rp. 3.500.000.000,- (tiga milyar lima ratus juta rupiah).

Akibat perbuatan Tersangka RBB diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp. 600.000.000,- (enam ratus juta rupiah) karena telah menandatangani kwitansi pembayaran dan menikmati uang sewa lahan Pemkot Bandung untuk keperluan pribadi tersangka dari John Sumampauw.

Pada tanggal 25 November 2024 setelah melakukan pemeriksaan selama kurang lebih 6 jam Penyidik Kejati Jabar menetapkan S selaku Ketua Pembina pada Yayasan Margasatwa Tamansari Bandung (tahun 2022 s/d sekarang) dan RBB selaku Ketua Pengurus Yayasan Margasatwa Tamansari Bandung sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Perempuan Kelas IIA Bandung selama 20 (dua puluh) hari sejak tanggal 25 November 2024 sampai dengan tanggal 14 Desember 2024.

Kepada para tersangka Penyidik Kejati Jabar mengenakan pasal Primair Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah ditambah dan diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Subsidiair Pasal 3 jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah ditambah dan diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Kasi Penkum Kejati Jabar)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts