Beranda Nasional Aktual Ketua DPC FKDT Brebes Hadiri Penutupan PORSADIN VIII Kecamatan Bantarkawung

Ketua DPC FKDT Brebes Hadiri Penutupan PORSADIN VIII Kecamatan Bantarkawung

189
0

BREBES (Aswajanews.id) – Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Brebes, Akhmad Sururi, menghadiri sekaligus menutup kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-VIII tingkat Kecamatan Bantarkawung, Minggu (30/8/2026).

egiatan yang dipusatkan di MDTA Tarbiyatul Atfal, Dukuh Sawangan, Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, tersebut diikuti sebanyak 58 kafilah Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kecamatan Bantarkawung.

PORSADIN berlangsung sejak pagi dengan mempertandingkan dan melombakan berbagai cabang, mulai dari bidang akademik, seni hingga olahraga.

Dalam sambutannya, Akhmad Sururi mengatakan PORSADIN bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wahana untuk menguji kemampuan akademik, mental, seni, serta keterampilan olahraga para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah.

“Sesungguhnya PORSADIN menjadi wahana kompetisi untuk menguji kemampuan akademik, mental, dan seni yang dimiliki murid-murid MDT. Ada lomba Cerdas Cermat Diniyah (CCD) dengan materi pelajaran Madrasah Diniyah. Lomba pidato untuk menguji mental dan kemampuan berbicara di hadapan publik,” kata Sururi.

Menurutnya, lomba seni tilawah menjadi sarana untuk mengembangkan bakat dan kemampuan seni baca Al-Qur’an para murid MDT. Sementara cabang olahraga, seperti atletik dan olahraga lainnya, menjadi sarana untuk menguji kemampuan fisik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.

Lebih dari itu, Sururi menilai PORSADIN memiliki nilai penting dalam memperkuat persaudaraan antarmadrasah diniyah.

“Melalui PORSADIN, sesama guru Madin dapat bertemu dan saling mengenal. Murid-murid Madin juga bisa saling mengenal. Kepanitiaan yang melibatkan guru-guru Madin memiliki hikmah untuk senantiasa bekerja sama dalam tujuan yang sama, yaitu menyukseskan PORSADIN,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat ukhuwah dan kebersamaan antar-Madrasah Diniyah, khususnya di wilayah Kecamatan Bantarkawung.

Di hadapan para peserta, Sururi juga memberikan motivasi kepada para juara agar tidak cepat berpuas diri. Ia berharap para peserta terbaik dari Kecamatan Bantarkawung mampu melanjutkan prestasi hingga tingkat Kabupaten Brebes dan Provinsi Jawa Tengah.

“Kepada yang juara hari ini agar mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten. Bagi yang belum juara hari ini, masih ada kesempatan dua tahun mendatang dalam ajang PORSADIN berikutnya,” tuturnya.

Sururi berpesan agar peserta yang berhasil meraih juara tidak bersikap sombong, sementara peserta yang belum berhasil tidak boleh berputus asa.

“Terus berlatih dan belajar untuk meraih prestasi,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC FKDT Kabupaten Brebes juga menegaskan bahwa eksistensi Madrasah Diniyah merupakan bagian penting dari ekosistem pendidikan yang memiliki peran dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Menurutnya, keberadaan PORSADIN di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pendidikan Madrasah Diniyah bagi generasi bangsa.

“Melalui pendidikan Madin akan terwujud generasi hebat yang berakhlak,” ungkap Sururi.

Sementara itu, PORSADIN ke-VIII tingkat Kecamatan Bantarkawung yang digelar di MDTA Tarbiyatul Atfal tersebut diikuti oleh 58 kafilah dari MDTA se-Kecamatan Bantarkawung.
Dalam ajang tersebut, MDRA Murotalul Qur’an, Dukuh Cikuning, Desa Terlaya, berhasil meraih juara umum pertama setelah menyabet sejumlah juara dari berbagai mata lomba yang dipertandingkan.

Upacara penutupan turut dihadiri Ketua DPAC FKDT Kecamatan Bantarkawung, Drs. H. Abd. Makin, Ketua Panitia PORSADIN Akhmad Faizin, para kepala MDT se-Kecamatan Bantarkawung, serta masyarakat Dukuh Sawangan.
Rangkaian kegiatan penutupan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman para juara PORSADIN ke-VIII tingkat Kecamatan Bantarkawung.
(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini