Beranda Aktual 19 Santri Rancasari Khotmil Juz’amma, Pemdes Bangga Lahirkan Generasi Emas Cinta Al-Qur’an

19 Santri Rancasari Khotmil Juz’amma, Pemdes Bangga Lahirkan Generasi Emas Cinta Al-Qur’an

0

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Suasana penuh khidmat dan kebahagiaan menyelimuti Masjid Jamie Huddatul Muttaqien, Desa Rancasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Sebanyak 19 santri mengikuti acara Tasyakuran Khotmil Juz’amma III Bin Nadhor & Bil Ghoib, Sabtu malam, 8 Agustus 2026.

Acara yang dimulai selepas salat Isya sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri para santri, wali santri, masyarakat sekitar, tokoh agama, serta unsur Pemerintah Desa Rancasari.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan prosesi Khotmil Juz’amma serta doa bersama.

Turut hadir Kepala Desa Rancasari Wamin dan Sekretaris Desa Rancasari Tarudin, S.Pd. Kehadiran pemerintah desa menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap kegiatan keagamaan yang melibatkan generasi muda tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Rancasari Wamin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anak yang telah menyelesaikan Khotmil Juz’amma.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Desa Rancasari sekaligus momentum penting dalam membangun generasi yang mencintai Al-Qur’an.

“Suatu kebanggaan tersendiri bagi kami Pemerintah Desa atas capaian anak-anak hari ini. Jadikan Khotmil Juz’amma ini sebagai tonggak awal untuk mempelajari Al-Qur’an beserta isi kandungannya, kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para santri agar terus membaca dan mempelajari Al-Qur’an sehingga kecintaan terhadap kitab suci tersebut semakin tertanam dalam kehidupan mereka.

“Teruslah membaca Al-Qur’an untuk mendapatkan syafaatnya, seperti yang dijanjikan dalam hadis Nabi Muhammad SAW, ‘Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya kamu akan mendapatkan syafaatnya nanti’,” tambahnya.

3DA444B8 47F4 4FF0 99D2 7FAA3D513C86
Sementara itu, Sekretaris Desa Rancasari Tarudin, S.Pd., mengungkapkan rasa bangga dan haru melihat 19 anak yang berhasil mengikuti Khotmil Juz’amma.

Ia menilai para santri tersebut merupakan generasi penerus yang diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam membangun masa depan bangsa.

“Dukungan Pemerintah Desa dan seluruh elemen masyarakat Rancasari terhadap kegiatan ini sangat luar biasa. Mereka adalah generasi emas, penerus tongkat estafet, dan masa depan bangsa. Ada rasa bangga sekaligus terharu melihat 19 generasi emas yang mencintai Al-Qur’an,” ungkap Tarudin.

Tarudin juga menyampaikan apresiasi kepada Ustaz Ahmad Fauzi dan Ustazah Istianah yang selama ini dengan sabar membimbing dan mendidik para santri.

“Terima kasih kepada Ustaz Ahmad Fauzi dan Ustazah Istianah yang telah berperan dalam mencetak generasi emas masa depan bangsa. Mereka dengan sabar membimbing anak-anak di tengah kemajuan teknologi yang begitu cepat,” tuturnya.

Kegiatan Khotmil Juz’amma tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni semata, tetapi menjadi motivasi bagi para santri untuk terus membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan dukungan orang tua, guru, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat, 19 santri Rancasari diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berilmu, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an.

(Prapto/Herman Tongol)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.