Beranda Aktual Tembus Rp70 Juta dalam 3 Hari, Lembaga Wakaf MES Bersama BI dan...

Tembus Rp70 Juta dalam 3 Hari, Lembaga Wakaf MES Bersama BI dan Dompet Dhuafa Dorong Pertanian Pesisir

46

PEKALONGAN (Aswajanews.id) – Masalah banjir rob yang melanda kawasan pesisir Kota Pekalongan hampir sepanjang tahun tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga menjadi kendala serius bagi ketersediaan lahan pertanian dan produksi padi lokal. Merespons tantangan tersebut, Lembaga Wakaf PD MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) Pekalongan mengambil langkah strategis dengan menggandeng Bank Indonesia (BI) dan Dompet Dhuafauntuk mendorong program pertanian pesisir melalui inovasi Wakaf Benih Padi Salin.

Langkah kolaboratif ini terbukti mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat. Hanya dalam kurun waktu tiga hari pelaksanaan, tanggapan publik begitu masif hingga dana wakaf uang yang terkumpul hampir menyentuh angka Rp70 juta.

Sinergi Strategis Selamatkan Sawah Pesisir

Program yang diinisiasi dalam rangkaian kegiatan pada 10–12 Juli 2026 di Kota Pekalongan ini dirancang khusus untuk membantu para petani di kawasan pesisir yang kerap mengalami gagal panen akibat intrusi air laut. Melalui wakaf produktif ini, dana yang terhimpun dikonversikan menjadi pengadaan benih padi salin—varietas padi yang terbukti toleran dan mampu tumbuh optimal di lahan berkadar salinitas tinggi akibat rob.

Kerja sama dengan Bank Indonesia selaku fasilitator ekonomi syariah dan Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi profesional, menjadi kunci utama kuatnya integrasi program ini dari hulu ke hilir. Langkah ini juga didukung penuh oleh seluruh stakeholders wakaf di Kota Pekalongan demi terciptanya ekosistem pertanian yang berkelanjutan.

430ABB39 F3C1 4370 9F94 5A25D45741F1

Inovasi Pengumpulan: Integrasi Wakaf Digital dan Festival Publik

Keberhasilan pengumpulan dana yang berjalan sangat progresif ini tidak lepas dari strategi penghimpunan yang kreatif dan inklusif. Lembaga Wakaf MES Pekalongan menerapkan metode wakaf digital yang dikombinasikan dengan berbagai aktivitas kemasyarakatan yang menarik perhatian warga lintas generasi.

Penghimpunan ini menjadi bagian dari kemeriahan Festival Bubur Suro dan Festival Ekonomi Syariah “Syafaat” 2026. Berbagai kegiatan menarik dihadirkan untuk menarik minat donatur sekaligus mengedukasi masyarakat tentang kemudahan berwakaf uang, di antaranya:

Kicau Mania Wakaf – Kompetisi seni suara burung yang disisipi pesan-pesan edukasi wakaf.

Jalan Sehat & Kuis Interaktif – Mengajak masyarakat bergerak sehat sekaligus mengasah literasi keuangan syariah.

Aksi Sosial – Layanan donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat luas.

Optimisme Melampaui Target

Melihat antusiasme warga yang begitu tinggi selama tiga hari, alhamdulillah pengumpulan dana wakaf tunai  melampaui target awal yang telah ditetapkan.

Melalui kombinasi antara kemudahan teknologi digital, pendekatan festival yang menyentuh akar rumput, serta solusi nyata bagi masalah rob di Pekalongan, gerakan ini membuktikan bahwa wakaf produktif mampu menjadi solusi konkret atas persoalan sosial dan ketahanan pangan di wilayah pesisir. (Kontributor: Yusuf)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.