Google search engine
Beranda blog Halaman 169

Niati Khidmah Lirboyo, Hadi Wibowo Maju Menjadi Calon Ketua HIMASAL Brebes

0
Hadi Wibowo (Alumni Lirboyo Angkatan 2000)

BREBES (Aswajanews.id) – Menjelang Muscab Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) Kab Brebes yang akan dilaksanakan tanggal 31 Mei 2024 sudah bermunculan calon ketua. Mereka dimunculkan oleh timnya masing masing yang mengklaim sudah mendapatkan dukungan dari beberapa alumni. Pihak calon sendiri sampai hari belum ada satupun yang mendeklarasikan diri atau mencalonkan diri. Salah satu dari sekian kandidat yang akan maju sebagai calon ketua adalah Hadi Wibowo alumni Lirboyo angkatan tahun 2000.

Menurut salah tim yang menggerakkan untuk kemenangan Hadi Wibowo bahwa majunya Beliau diniati Khidmah. “Kang Bowo sengaja saya ajukan sebagai calon ketua HIMASAL karena ketulusannya dalam berkhidmat untuk Lirboyo. Lebih dari itu kesederhanaan ala santri menjadi perilaku dalam kehidupan sehari-hari serta bisa komunikasi dengan merakyat. Tiga hal ini menjadi pertimbangan kami untuk mengusung Kang Bowo sebagai calon Ketua HIMASAL,” ujar Ust Nawawi alumni Lirboyo asal desa Kluwut.

“Kedepan HIMASAL dibutuhkan sosok figur Kang Bowo yang memiliki kepedulian kepada sesama. Saya tahu betul bagaimana Beliau ketika di Pondok sangat peduli kepada temannya saat nyantri, dan itu sampai sekarang. Oleh karena itu saya yakin Kang Bowo akan mendapatkan banyak dukungan dari alumni Lirboyo,” ungkapnya.

Nawawi menegaskan bahwa tidak ada larangan untuk mencalonkan diri sebagai Ketua HIMASAL. Akan tetapi sebagian alumni merasa kurang etis kalau mencalonkan diri secara terbuka. “Kami mengajak bersama untuk meramaikan Muscab HIMASAL dengan suasana yang ceria dan menjaga keutuhan alumni. Calon boleh lebih dari satu, karena kalau calon tunggal tidak ramai dan tidak ada pilihan. Untuk HIMASAL sebagai calon ketua mereka yang tergolong alumni sepuh dibawah tahun 2011, yang muda muda biar di LIM sehingga kaplingnya jelas,” lanjut Nawawi.

Alumni yang pernah jadi pengurus Pondok Pesantren Lirboyo berharap kepada PC HIMASAL Brebes untuk melaksanakan Muscab sesuai dengan ketentuan dalam AD ART. “Insya Alloh kalau Muscab sesuai dengan AD ART akan menghasilkan keputusan yang baik dan benar. Polarisasi menjelang pemilihan itu wajar, tapi yang perlu kita jaga adalah nilai nilai akhlak dan etika berorganisasi. Hal teknis tentang pemilihan yang menjadi kekuatan hukum adalah forum dalam Muscab. Ini artinya Muscab sebagai forum tertinggi organisasi dilevel Kabupaten memiliki kewenangan untuk memutuskan tatib termasuk didalamnya kriteria calon ketua,” sambung Nawawi.

Lebih dari itu dirinya berharap menjelang Muscab agar tidak ada pengkondisian atau penggiringan opini yang tidak sehat. “Sesama alumni harus saling menjaga etika dan akhlak pesantren, asas ke kekeluargaan dan kebersamaan harus kita junjung tinggi. Ini sangat penting agar pasca Muscab kita bisa mewujudkan program yang kongkrit dan berimbas kepada kemajuan HIMASAL. Oleh karena itu dibutuhkan kesepahaman dan komitmen untuk kemaslahatan bersama,” pungkas Nawawi. *(Red/Nas)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Alumni Lirboyo Kec Bulakamba Dorong Mustofa Kamal Sebagai Ketua HIMASAL

0

BREBES (Aswajanews.id) – Beberapa hari mendekati Muscab Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) Kab Brebes yang akan diselenggarakan di masjid Tegalglagah Kec Bulakamba, beberapa calon Ketua HIMASAL sudah digulirkan. Melaui wa atau komunikasi pribadi susah dilakukan beberapa pihak yang berkeinginan mengajukan calon pilihannya. Salah satu calon yang konon didukung oleh sebagian besar alumni sepuh Kec Bulakamba adalah Kyai Mustofa Kamal asal desa Bangsri.

Salah satu alumni Lirboyo dari Kec Bulakamba yang enggan disebutkan namanya mengatakan dukungan alumni kepada Kyai Mustofa Kamal sudah banyak. ” Setelah kami sampaikan kepada beberapa alumni di Kec Bulakamba mereka sepakat untuk mengusung Kyai Mustofa Kamal sebagai Ketua HIMASAL masa khidmat 2024 – 2029. Kapabilitas dan pengalaman dalam memimpin organisasi sudah tidak diragukan lagi.”

“Di Pondok Lirboyo pernah memimpin M3HM sebuah organisasi ekstrakurikuler yang berfokus pada pengembangan kapasitas santri. Di desa Bangsri pernah menjadi perangkat desa yang memiliki pengaruh besar, dan hari ini Kyai Mustofa Kamal menjadi tokoh agama yang bergerak di tengah masyarakat desa Bangsri,” kata alumni tersebut.

Masih menurut alumni yang enggan disebutkan namanya, HIMASAL membutuhkan figur organisatoris yang religius,dan figur ini ada pada diri Mustofa Kamal. Di rumahnya memiliki majlis ta’lim yang membuka pengajian kitab kuning. Lebih dari itu Beliau termasuk “Sarkub” atau sarjana kuburan karena hampir setiap makam wali dan keramat pernah diziarahi.

“Yang jelas kami sudah bergerak untuk mendukung Mustofa Kamal menjadi Ketua HIMASAL. Sudah saatnya figur seperti Beliau turun gunung dalam rangka menggugah semangat berorganisasi. Insya Alloh belian berkenan untuk dicalonkan sebagai ketua,” imbuh alumni yang tetap tidak mau disebutkan namanya sampai akhir pembicaraan dengan tim media. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kepala Lapas Jember Tandatangani PKS dengan Komandan Kodim 0824

0

JEMBER (Aswajanews.id) – Kepala Lapas Kelas IIA Jember Hasan Basri menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso pada Selasa (14/05/2024) di Ruang Pertemuan Komando Distrik Militer 0824 Jember.

Perjanjian kerja sama yang berfokus dalam peningkatan kecintaan warga binaan terhadap negara tersebut disaksikan oleh beberapa Pejabat Struktural dari Lapas maupun Kodim 0824 Jember.

“Hari ini kami melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Lapas Jember dengan Kodim 0824 Jember. Perjanjian kerja sama ini kami lakukan sebagai bentuk hubungan baik kami, dalam memberikan pembinaan bagi warga binaan dan personil, peningkatan kualitas keamanan, serta kegiatan intelejen,” ungkap Kalapas Hasan Basri. Melanjutkan, Hasan juga menyebut bahwa PKS tersebut merupakan bentuk pelaksanaan 3 + 1 Pemasyarakatan Maju.


“PKS ini menjadi langkah kami dalam memajukan Pemasyarakatan, serta berkontribusi aktif dalam peningkatan keadaan Jember yang aman dan kondusif,” ucap Hasan. Menurutnya pula, PKS tersebut adalah perwujudan amanah Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur Heni Yuwono, bahwa Satuan Kerja Pemasyarakatan harus penting untuk berhubungan baik dengan Kepolisian, Militer, dan Instansi lainnya. (Erman)

BMN Penting Bagi Satuan Kerja, Lapas Jember Kirimkan Perwakilan dalam Pembinaan Pengelolaan BMN

0

SURABAYA (Aswajanews.id) – Operator Barang Milik Negara (BMN) Lapas Kelas IIA Jember Teguh Wicaksono mengikuti pembinaan yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenkumham Jawa Timur. Pembinaan yang bertema ‘Pembinaan Pengelolaan BMN Melalui Optimalisasi Pemanfaatan BMN dan Rumah Negara sebagai Sumber Pendapatan Negara’ pada Selasa (14/05/2024) di Ballroom Hotel Harris, Gubeng, Surabaya.

“Pengelolaan BMN secara efektif bukan hanya menjaga aset negara, tetapi juga mampu menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi negara,” ucap Kadiv Administrasi Saefur Rochim membuka kegiatan. Menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama bahwa pengelolaan BMN yang akuntabel sangat penting dalam kesadaran dan kedisiplinan Pengelola BMN.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Jember Hasan Basri mengungkapkan bahwa pembinaan tersebut sangat saying untuk dilewatkan. Dirinya berpendapat bahwa pengelolaan BMN secara efektif perlu dilakukan oleh setiap Satuan Kerja Pemerintahan. “Kualitas pengelolaan BMN yang baik berbanding lurus dengan kemampuan Satuan Kerja berkontribusi pada perkembangan negara,” ucap Hasan. (Erman)

Mendiskusikan HIMASAL Brebes Merespon Masa Depan Lulusan Pesantren

0
Oleh : Akhmad Sururi

Ramainya bursa calon Ketua Umum HIMASAL Brebes di WAG menjadikan suasana semakin menarik. Sekalipun yang ramai hanya beberapa orang (kurang dari sepuluh) namun minimal sudah mengisi ruang grup WA dengan tema postingan calon ketua HIMASAL. Lebih dari itu tentu akan melahirkan beberapa analis framing dari beberapa alumni yang sempat membaca grup WA.

Terlepas dari analis framing yang muncul dengan langgam dunia santri goyunnya, tulisan ini hadir untuk mendiskusikan masa depan alumni pasca terbitnya legalitas pesantren dalam bentuk UU Pesantren. Hal ini sangat terkait dengan siapa dan seperti apa yang diharapkan oleh alumni dalam rangka membawa gerbong HIMASAL Brebes kedepan ?

HIMASAL sebagai lembaga dengan kepengurusanya memiliki tujuan yang dilakukan dengan pergerakan (misi). Secara teknis misi tersebut diwujudkan dengan program kegiatan baik jangka panjang atau jangka pendek. Keduanya menjadi satu paket dalam program dengan pola top down (program dari pusat turun ke bawah) dan inovasi serta kreasi dari pengurus setiap tingkatan masing masing.

Sebagai ormas berbasis Pesantren tentu lebih mengedepankan “sam’an wa tho’atan” kepada Dzuriyah atau Pengasuh Pesantren. Namun demikian hal tersebut tidak berarti memasung kreativitas dan inovasi untuk kemajuan sebuah organisasi.Lebih lebih dihadapkan dengan situasi dan kondisi dunia luar yang mengalami perubahan secara drastis. Tentu hal tersebut menuntut untuk proses adaptasi agar eksistensi organisasi senyawa dengan perkembangan zaman sebagai bagian dari “wal akhdzu bil jadidil ashlah” (inovasi).

Pasca Pemerintah memberikan legalitas kepada dunia pesantren melalui UU No 18 tahun 2019 tentang Pesantren, maka peran alumni sebagai lulusan Pesantren tidak lagi di pinggiran. Karena legalitas formal sudah mendapatkan pengakuan dari negara. Dengan demikian alumni dengan kompetensinya dapat memasuki pada pusaran pemerintah ditataran paling bawah (desa) sampai dengan pusat.

HIMASAL yang berkedudukan di Kabupaten memiliki kekuatan untuk berkomunikasi dengan pemerintah daerah dalam rangka pengakuan legalitas lulusan Pesantren. Hal ini tertuang dalam Perda dan Perbup sebagai tindakan lanjut dari pelaksanaan UU Pesantren. Hal ini sangat penting agar lulusan Pesantren Lirboyo mendapatkan pengakuan legalitas untuk mengisi ruang di pemerintahan tingkat daerah sesuai dengan kompetensinya. Ini tentu sejalan dengan amanat UU Pesantren sebagai aspek yuridis nasional.

Oleh karena itu komunikasi lintas jaringan sangat dibutuhkan untuk memperkuat masa depan alumni Pesantren. Jaringan (network) tidak sebatas dengan lembaga pemerintah namun merambah pada lembaga yang memiliki visi yang sama dengan ideologi dan tradisi Pesantren. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan kesepahaman secara internal dalam menyatukan persepsi pergerakan HIMASAL. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Mencari Pemimpin Ideal untuk Kabupaten Brebes 2024

0
Oleh; A'isy Hanif Firdaus, S.Ag. (Wakil Sekretaris PC GMPI Brebes)
Oleh; A’isy Hanif Firdaus, S.Ag.
(Wakil Sekretaris PC GMPI Brebes)

Kabupaten Brebes merupakan sebuah kabupaten yang terletak di bagian utara paling barat Provinsi Jawa Tengah. Dengan administrasi di Brebes dan juga terletak di bagian timur laut wilayah kabupaten. Kota Brebes bersebelahan dengan Kota Tegal disebalah timur, sehingga dapat dikatakan kedua kota ini hampir “menyatu” baik dari segi bahasa dan kultur budayanya.

Kabupaten Brebes memiliki luas 1663,39 km2. Luas wilayah tersebut dengan jarak terjauh utara-selatan 87 km, barat-timur 50 km, dan memiliki garis pantai sepanjang 65,48 km dengan batas wilayah laut 12 mil laut.

Kali ini penulis akan membahas kriteria yang cocok untuk pemimpin Kabupaten Brebes Tahun 2024-2029. Dalam sejarahnya politik kabupaten Brebes selalu diwarnai dengan berbagai hal yang menarik dan dinamika yang terjadi. Apalagi dengan kondisi seperti sekarang banyak calon bupati dan wakil bupati yang sudah mendaftarkan dirinya baik yang melalui partai politik atau jalur independen meraka akan maju dan berkontestasi pada pilkada 2024 bulan November mendatang.

Tentu, ini hajat besar bukan hanya sekedar memilih hanya dari popularitasnya saja akan tetapi seorang pemimpin tersebut mampu memberikan solusi terbaik untuk kemajuan kabupaten Brebes dimasa yang akan datang.

Terlebih banyaknya persoalan yang salah satu menjadi perhatian yakni predikat miskin ekstrem yang dialamatkan kepada kabupaten Brebes. Ini persoalan serius yang harus bisa dipecahkan. Belanja masalah dari sejumlah persoalan-persoalan yang dihadapi harus serius dikerjakan secara matang. Lebih lanjut, susahnya mencari pekerjaan bagi para pemuda dan pemudi yang kini tengah berjuang demi memperbaiki kualitas hidupnya.

Pemimpin daerah paham betul dengan kondisi geografis mengenal lebih dekat pemetaan wilayah dan harus mempunyai gagasan besar yang ditawarkan kepada para warga yang nantinya akan bersedia memilih dirinya, paling tidak ada tiga pilar kokoh diharapkan rakyat agar pemerintahan ke depan memberi hasil optimal untuk kemajuan kabupaten Brebes.

Pilar pertama, integritas. Basis dari integritas adalah karakter dan perilaku etis. Tokoh (politik) yang memiliki integritas tinggi tak lain Ir. Mohammad Hatta. Satu salah pikiran, perkataan dan perbuatan menjadi cirikhas dari Bung Hatta. Beliau secara serius dengan ketat memegang komitmen dan konsisten menjalankan prinsip-prinsip kebenaran universal. Hidupnya yang bersahaja ditambah dengan keberanian untuk memikul tanggung jawab menjadikan Bung Hatta sosok paripurna dalam memegang integritas.

Pilar kedua, kapabilitas. Dalam ranah manajemen, kapabilitas merupakan gabungan dari motivasi, pengetahuan dan ketrampilan. Orang yang memiliki kapabilitas berarti orang paham dan ahli akan bidang pekerjaannya. Tokoh yang layak disebut memiliki kapabilitas tinggi yakni Frans Seda. Ketika Bung Karno menjadi presiden, Frans Seda muda diangkat menjadi menteri. Bung Karno lengser dan Soeharto naik tahta yang kemudian meminggirkan orang-orang yang berbau Soekarno, tetap saja Frans Seda diangkat sebagai menteri. Sampai usia sepuh dan ketika Megawati menjadi presiden, pemikiran Frans Seda tetap dipakai sebagai penasihat ekonomi. Kapabilitas Seda tidak dipertanyakan karena ukuran untuk menilainya jelas: kualitas dan produktivitas pekerjaannya.

Pilar ketiga, otoritas. Sesuai dengan namanya, otoritas merupakan wewenang jabatan dengan basisnya legalitas formal. tokoh yang layak disebut adalah Ir. H. Joko Widodo, beliau bekerja dengan sepenuh hati seluruh waktu dan tenaganya digunakan untuk membuat warga dan rakyatnya menjadi jauh lebih baik. Kerja kerasnya begitu terlihat dengan prestasi yang dimilikinya Pak Jokowi mampu membuat ekonomi Indonesia selalu stabil.

Pontensi yang dimiliki kabupaten Brebes sebetulnya sangat baik, dengan keadaan diluaran sana kandang dikucilkan akan tetapi Kabupaten Brebes kaya dengan hasil alam yang begitu melimpah. Sebut saja, Komoditas utamanya yakni bawang merah, telor asin. Keduanya me jadi iconik bagi Brebes. Siapapun yang berkunjung di kabupaten Brebes pasti tidak melewatkan untuk membelinya. Akan tetapi masih banyak lagi hasil kreativitas dari warga kabupaten Brebes yang perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Batik Salem, Produksi Kopi di Brebes bagian selatan, dan perkebunan teh di kaligua, Paguyangan. Itulah potensi yang harus kita perhatikan dengan baik.

Jika menelisik lebih jauh, seperti apa kriteria pemimpin sesuai dengan Al-Qur’an.

Allah SWT berfirman tentang perintah menaati Ulil Amri atau pemimpin. Sebagaimana termaktub dalam surat An-Nisa Ayat 59,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُوا۟ ٱلرَّسُولَ وَأُو۟لِى ٱلْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِن تَنَٰزَعْتُمْ فِى شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri (pemimpin) di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Selanjutnya, Pemimpin yang Mencintai dan Dicintai Rakyat. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

خِيارُ أئِمَّتِكُمُ الَّذِينَ تُحِبُّونَهُمْ ويُحِبُّونَكُمْ، ويُصَلُّونَ علَيْكُم وتُصَلُّونَ عليهم، وشِرارُ أئِمَّتِكُمُ الَّذِينَ تُبْغِضُونَهُمْ ويُبْغِضُونَكُمْ، وتَلْعَنُونَهُمْ ويَلْعَنُونَكُمْ

Artinya: “Sebaik-baik pemimpin kalian adalah orang-orang yang kalian cintai dan mencintai kalian, kalian mendoakan mereka dan mereka pun mendoakan kalian. Dan seburuk-buruk pemimpin kalian adalah orang-orang yang kalian benci dan membenci kalian, kalian melaknat mereka dan mereka pun melaknat kalian.” (Hadits riwayat Imam Muslim).

Maka siapapun nantinya yang terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Brebes G1 & G2 Kabupaten Brebes beliaulah Putra/Putri terbaik yang harus kita hormati segala kebijakannya. Tentu didukung segala program-programnya untuk kemaslahatan warga Kabupaten Brebes secara menyeluruh.

Demikian ulasan pemimpin ideal menurut Rasulullah SAW. Semoga para pemimpin yang terpilih nantinya akan bertanggung jawab dalam mengemban amanah dan profesional dalam bekerja untuk kemajuan kabupaten Brebes.

#BrebesMaju #SenengRakyate

A’ISY HANIF FIRDAUS, S.Ag.

Wakil Sekretaris PC GMPI Brebes

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pimpinan Lapas Jember Jadi Undangan dalam Forum Diskusi yang Angkat Isu yang Jarang Dikenal Masyarakat

0

JEMBER (Aswajanews.id) – Focus Group Discussion dengan tema ‘Akibat Hukum Peralihan Harta/ Hak Keperdataan Anak Belum Dewasa dan Orang yang Ditaruh di Bawah Pengampuan Tanpa Keberadaan Wali/Pengampu Pengawas Balai Harta Peninggalan’ digelar oleh Balai Harta Peninggalan (BHP) Surabaya pada Selasa (14/05/2024) di Hotel Aston Jember. Kepala Lapas Kelas IIA Jember Hasan Basri, bersama Kasi Binadik Hendri Astronino, dan Kasubsi Registrasi Galih Marantika menjadi undangan dalam acara tersebut.

“Ada 4 materi utama yang diberikan dalam forum diskusi hari ini. Yaitu eksistensi BHP dalam pelaksanaan fungsi wali pengawas, kewenangan Pengadilan Agama dalam menetapkan perwalian terhadap anak, kewenangan Pengadilan Negeri dalam perijinan jual harta kekayaan anak dalam perwalian terhadap anak, serta kaidah hukum perwalian dan pengampuan dengan peran BHP sebagai wali,” terang Kalapas Jember Hasan Basri. Dirinya juga menyebut materi tersebut memiliki keterkaitan dengan tugas dan fungsi Lapas dalam membina anak didik serta narapidana.

Selain dari Lapas Jember, hadir pula 20 instansi dan Pemerintah Daerah karena materi yang diangkat bersifat umum. “Terdapat pula sesi pengenalan apa dan bagaimana tugas serta fungsi Balai Harta Peninggalan di tengah masyarakat,” lanjut Hasan.

Sementara itu, hadirnya perwakilan Lapas Jember dalam kegiatan tersebut menjadi wujud hubungan baik dengan BHP Surabaya. Sesusi dengan arahan Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, bahwa hubungan baik yang terjalin antara Instansi membawa pengaruh baik terhadap kemajuan instansi tersebut. (Erman)

Deolipa Yumara Apresiasi ‘Gercep’ Krimsus Polda Metrpo Jaya Terkait Rudy Gunawan: Segera P21, Sita Asetnya!

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Perkara yang menimpa Alexander Foe warga Bandung, masih ada yang ingat? Ia korban penipuan pendiri sekolah Garuda Kirana Mahardika International Bisnis School (GKM IBS) yang diinisiasi oleh Rudy Gunawan. Lanjutannya, Alexander Foe telah melaporkan Rudy Gunawan ke Polda Metro Jaya atas aksi penipuan yang dialaminya di tahun 2018, dengan total kerugian sekira Rp. 78 Miliar. Laporan itu telah teregister dengan nomor LP/1102/III/2018/PMJ/Ditreskrimsus pada tanggal 1 Maret 2018.

Mirisnya, Rudy Gunawan sendiri sempat buron selama 3 tahun, namun berhasil ditangkap pada tahun 2023. Hal ini terungkap ramai di berbagai media massa, yang diutarakan oleh Kuasa Hukum dari Alexander Foe yakni Deolipa Yumara.

Paling anyar pada Senin, 13 Mei 2024 di Kampung Jati Parung Kabupaten Bogor, Polda Metropolitan Jakarta Raya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus telah memasang plang di sebidang tanah kosong (+/- 300 M2), yang berisikan:

‘TANAH INI SEDANG DALAM PROSES PENYIDIKAN DITRESKRIMSUS POLDA METRO JAYASUBDIT II FISMONDEV, atas Hak SHM 02048 yang berada di Kampung Jati Parung Kabupaten Bogor, Jawa Barat BERDASARKAN: 1. Laporan Polisi. LP/1102/III/1018/PMJ/DITRESKRIMSUS Tanggal 1 Maret 2018; 2. Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Cibinong Nomor: 13 PENPID.B-SN A/2024/PN Cbi, Tanggal 29 April 2024. Ditandatangani (ttd) oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus.

“Bersyukur, hari ini kami berhasil menempatkan plang dengan kondusif. Tadi itu disaksikan Pak RT dan Pak RW setempat. Makanya, hari ini clear ya?” papar Bripka Agus Setiawan, S.H. dan Bripda Satrio Bagus selaku anggota Ditreskrimsus Polta Metro Jaya.

Sebelumnya, Parnadi Ketua RT 02/04 (Kampung Jati Parung) Kelurahan Parung Kecamatan Parung Kabupaten Bogor, kepada redaksi dan pihak kepolisian selama di lokasi saat pemasangan plang, mengatakan bahwa sebidang tanah ini sekira 300 M2 menurut pemiliknya yang mengaku bernama Hendra selaku kakak dari Rudy Gunawan. “Saya dimintai bantuan untuk memasarkannya dengan harga pembukaan Rp. 10 Juta per meter, dan mentok-mentoknya nanti paling Rp. 9 juta per meter,” ujarnya dengan menambahkan – “Tahu ini tanah bermasalah, duh jadi gimana ya?” kata Deolipa Yumara.

Masih di hari yang sama usai pemasangan plang di Kampung Jati Parung, redaksi mengontak Deolipa Yumara selaku Kuasa Hukum Alexander Foe. “Kami sangat mengapresiasi kinerja aparat penyidik Krimsus Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Lebih lanjut Deolipa Yumara, menambahkan: “Ini, perkaranya, sudah berproses lama. Bahwa kinerja penanganan perkara sejauh ini berjalan baik. Kami sangat mengharapkan agar perkara terkait rudy gunawan ini segera P21, dan di persidangkan di muka pengadilan,” ujarnya.

Lanjutnya, Deolipa Yumara mengatakan, agar kerugian-kerugian materil klien kami bisa kembali, melalui pengembalian aset yang disita dari rudy gunawan, ini kan aset hasil tindak pidana pencucian uang oleh Rudy Gunawan.

Sekedar info, Rudy Gunawan sendiri telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya selama lebih dari 100 hari sambil menunggu berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan.

Pada kasus ini, penyidik Subdit Fiskal, Moneter dan Devisa (Fismondev) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menyita sejumlah barang bukti. Termasuk, tiga aset milik Rudy yang diperoleh dari hasil aksi penipuannya kepada Alexander Foe. Adapun aset itu, di antaranya dua unit apartement di The Beleza Tower Permata Hijau serta lantai 11 GKM Tower, Jalan TB Simatupang. *(Watt/Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Warga Binaan Lapas Jember Mendapatkan Materi Dasar Teknik Pengelasan

0
20 warga binaan yang telah ditunjuk mengikuti Pelatihan Dasar Teknik Pengelasan dari SMK Negeri 2 Jember, Senin (13/05/2024)

JEMBER (Aswajanews.id) – Pembinaan kemandirian pengelasan untuk warga binaan Lapas Kelas IIA Jember yang dibuka beberapa hari lalu memasuki jadwal pemberian materi. Senin (13/05/2024) pagi, 20 warga binaan yang telah ditunjuk mengikuti pelatihan mendapatkan materi dari tiga instruktur dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Jember. Berbagai materi dasar mengenai pengelasan disampaikan kepada peserta pelatihan.

“Hari ini kita melaksnakan pembinaan pengelasan, diawali dengan pembekalan secara teori, pengenalan alat-alat, teknik, dan cara pengelasan yang baik,” terang Kasi Kegiatan Kerja Lapas Jember Dwi Achmad. Melanjutkan, Dwi juga menyebut dalam pelaksanaannya, warga binaan akan mendapatkan porsi praktik lebih banyak daripada teori.

“80 persen akan langsung praktik. Tapi hari ini fokus ke teori terlebih dahulu,” tambah Dwi.

20 warga binaan yang telah ditunjuk mengikuti Pelatihan Dasar Teknik Pengelasan dari SMK Negeri 2 Jember, Senin (13/05/2024)

Selain itu, pelatihan pengelasan dipilih karena dinilai banyak dibutuhkan oleh masyarakat. “Pengelasan adalah salah satu bidang yang banyak dilirik oleh masyarakat, dan juga bidang yang susah untuk dilakukan sendiri. Jadi dibutuhkan tenaga – tenaga yang cakap dalam pengelasan ini. Untuk itu kita bekalkan pembinaan pengelasan kepada warga binaan kami,” ucap Dwi melanjutkan.

Puluhan warga binaan yang mengikuti jalannya pelatihan terlihat antusias menyimak setiap penjelasan yang diberikan. Nuril, salah satu warga binaan menyebut dirinya senang dapat menjadi bagian dalam pelatihan. “Materi yang disampaikan sangat mudah dipahami, dalam sesi praktiknya juga. Para instruktur sangat terbuka dalam menjawab setiap pertanyaan,” ucapnya.

Sementara itu, pelatihan pengelasan tersebut juga dilaksanakan sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dalam Bab II Pasal 9 bahwa narapidana berhak mendapatkan Pendidikan, pengajaran, dan kegiatan rekreasional serta kesempatan mengembangkan potensi. Selain itu, sesuai pula dengan arahan Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur Heni Yuwono, bahwa pemenuhan hak bagi warga binaan menjadi salah satu prioritas Lembaga Pemasyarakatan. *(Erman)

www.youtube.com/@anas-aswaja

PSIB dalam Lintasan Sejarah: Respon Santri Melalui Dakwah Pesantren untuk Masyarakat Brebes

0
Diskusi bersama seluruh Pengurus PSIB Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Memulai diskusi malam ini bersama seluruh Pengurus PSIB Kab Brebes teringat dengan logo PSIB yang terpampang di Sekretariat PSIB dengan kepanjangan Persatuan Siswa Islam Brebes untuk santri yang mondok di Pesantren Lirboyo. Logo tersebut mirip dengan logo Universitas Tri Bakti Kediri, sebuah lembaga perguruan tinggi yang didirikan oleh Al Maghfurlah KH Mahrus Aly.

“Kemiripan tersebut sangat wajar karena saat dulu anggota PSIB dengan beranggotakan seluruh santri  Brebes yang ada di Pondok induk dan beberapa unit Lirboyo, termasuk HM, HMP,  dan HY. Semuanya melebur jadi satu wadah,santri dan mahasiswa di UIT bahkan santri Brebes yang di Pondok luar Lirboyo tapi sekolah di MHM. Kemungkinan ide logo tersebut diinisiasi oleh santri Lirboyo yang kebetulan sambil kuliah di Universitas Tri Bakti, sehingga logonya mengadopsi dari logo UIT,” kata Akhmad Sururi saat memulai diskusi bersama dengan seluruh Pengurus PSIB pada hari Kamis, 9 Mei 2024.

Diskusi bersama seluruh Pengurus PSIB Kab Brebes

Menurut alumni Lirboyo angkatan tahun 2000, santri Brebes yang di Lirboyo dengan lembaga PSIB sebagai induk organisasi kegiatan dibutuhkan pola pergerakan intenal dan eksternal. Konsolidasi organisasi menjadi bagian kegiatan internal oraganisasi untuk melakukan penguatan dan pembenahan struktural. Hal ini sangat penting, agar setiap personal pengurus bisa memahami dan menyadari terhadap tugas dan fungsinya dalam oraganisasi.

“Adapun langkah eksternal adalah bentuk kegiatan ekspansip untuk dakwah Pesantren. Pengajian Halal bi Halal menjadi dakwah Pesantren yang diselenggarakan secara rutin bulan pada bulan Syawal oleh PSIB. Secara teknis PSIB membentuk kepanitiaan (ad hoc) yang menangani kegiatan Halal bi Halal dan rangkaian kegiatan lainnya,” lanjut Akhmad Sururi.

Menyinggung kegiatan Halal bi Halal kemarin di Kec Losari, alumni yang saat ini menjadi Sekretaris MWCNU Wanasari merespons dengan positif dan menyatakan ada progres. ” Kegiatan Halal bi Halal kemarin ada kemajuan karena ada tambahan kegiatan Bahsul Masail sebagai tradisi Pesantren. Selama ini tujuan Halal bi Halal adalah untuk dakwah Pesantren dengan harapan lokasi yang ditempati Halal bi Halal akan bertambah santrinya yang mondok di Lirboyo. Namun demikian kedepan kedepan kita harus bisa membaca peluang dan tantangan dakwah Pesantren di tengah tengah masyarakat. Kompetensi santri untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan masyarakat menjadi kebutuhan. Sehingga masyarakat akan menemukan titik kesadaran dalam beragama,” tambah Akhmad Sururi.

Kembali kepada PSIB, wakil ketua LTN NU PCNU Brebes berharap PSIB membuat inovasi program untuk kemajuan organisasi. “PSIB diharapkan memiliki program eksternal untuk lebih bermanfaat kepada umat, termasuk untuk generasi remaja pada lembaga pendidikan formal. Ini sangat penting mengingat pemahaman agama mereka dibutuhkan penguatan. Ditambah dengan lemahnya pendidikan akhlak, sehingga tidak jarang terjadi tawuran pelajar dan tindakan kriminal lainnya. Namun demikian tentu harus melalui proses diskusi atau musyawarah bersama dengan santri senior atau Penasehat PSIB. Lebih dari itu santri itu saran dan masukan dari alumni juga sangat penting,” pungkas Akhmad Sururi.

Pertemuan diskusi yang berlangsung di Sekretariat PSIB Pondok Pesantren Lirboyo dihadiri oleh Penasehat PSIB, Akhmad Miftahus Salam. Dalam kesempatan tersebut, Kang Mif memberikan gambaran inovasi program kegiatan untuk PSIB saat bulan Ramadhan. Namun demikian untuk mematangkan rencana tersebut akan dibahas dalam sidang istimewa PSIB. *(Red/Nas)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Menakar Kepemimpinan HIMASAL Brebes Masa Khidmat 2024 – 2029

0
Oleh : Akhmad Sururi

Dalam hitungan hari PC HIMASAL Kab Brebes akan menyelenggarakan perhelatan forum tertinggi yang namanya Muscab singkatan dari Musyawarah Cabang Forum ini akan memilih kepemimpinan HIMASAL untuk masa khidmat 2024 – 2029. Lebih dari itu forum ini juga akan menyusun agenda rencana program kerja lima tahun kedepan setelah melakukan evaluasi dan laporan pertanggungjawaban PC HIMASAL.

Perhelatan Muscab mayoritas, peserta berfokus kepada kepemimpinan untuk masa khidmat berikutnya, lebih khususnya adalah Ketua PC HIMASAL. Hal tersebut sudah menjadi kelaziman oraganisasi, bursa calon ketua menjadi pembahasan serta diskusi yang menarik. Acapkali pembahasan dan diskusi bursa calon ketua menjadikan lembaga terpolarisasi dengan mengunggulkan masing-masing calon ketua dari kelompoknya.

Terlepas dari figur Ketua, HIMASAL sebagai Ormas keagamaan kepanjangan dari Pesantren memiliki peran yang sangat strategis untuk masa depan. Peran tersebut ketika disandingkan dengan amanat UU No 18 tahun 2019 tentang Pesantren. Disinilah HIMASAL sebagai bagian dari kelompok masyarakat berbasis Pesantren memiliki wewenang untuk ambil  bagian dalam rangka memperkuat tiga fungsi Pesantren (Pendidikan, Dakwah dan Pemberdayaan).

Untuk mewujudkan tiga fungsi Pesantren dalam kehidupan bermasyarakat dibutuhkan kolaborasi serta jaringan dengan beberapa pihak. Inilah yang pernah disampaikan oleh KH Abdullah Kafabihi Mahrus, bahwa dalam perjuangan berdakwah ketika ada orang lain yang ikut membantu dalam syiar Islam kita harus merasa senang dan bersyukur. Ilustrasinya seperti saat di tengah hutan kita menemukan “Jenazah” kemudian ada orang lain yang ikut serta memandikan, mengkafani dan mengubur maka kita merasakan senang karena ada orang lain yang membantu.

Pola dakwah yang berkembang saat ini lebih banyak muncul bukan dalam bingkai komunitas HIMASAL. Akan tetapi lebih pada pergerakan masing-masing alumni dengan jama’ahnya. Sehingga branding yang tampak adalah figur personal bersama kelompoknya. Oleh karena itu kedepan saatnya komitmen membesarkan HIMASAL dengan kekuatan bersama perlu diwujudkan. Tentu tidak terbatas pada segmentasi kegiatan yang bersifat temporal dalam bentuk show of force, namun rutinitas kegiatan kajian dan pemberdayaan perlu kita gerakan.

Begitu halnya dalam perjuangan dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi sudah pasti membutuhkan kerjasama dan jejaring yang tidak terbatas pada satu komunitas alumni Pesantren. Banyak alumni yang memiliki lembaga pendidikan formal atau non formal tersebar di Kabupaten Brebes. Namun demikian pola kerjasama antar alumni belum secara masif sehingga bendera yang berkibar lebih muncul dalam kapasitas pribadi sebagai alumni.

Kolaborasi dan jaringan (network) tersebut bisa bersifat internal sesama alumni Pesantren Lirboyo dan alumni Pesantren lainnya. Adapun yang bersifat eksternal dengan lembaga di luar alumni Pesantren yang memiliki kepedulian terhadap misi Pendidikan Keagamaan. Termasuk didalamnya dengan lembaga pemerintah, ormas keagamaan Islam dan lembaga keagamaan yang memiliki jaringan dengan Pemerintah.

Dengan beberapa pemikiran tersebut di atas maka di butuhkan kepemimpinan yang inovatif dengsn jiwa muharik (penggerak). Inovatif dengan memiliki gagasan yang progresif yang menjadi implementasi wal akhdzu bil jadidil ashlah dengan tetap berpegang teguh kepada prinsip dan idiologi Pesantren. Muharik dengan memilki kompetensi komunikasi untuk menggerakkan potensi alumni. Dalam hal ini kepemimpinan berfungsi sebagai motivator dan agregator.

Oleh karena itu takaran kepemimpinan HIMASAL Brebes kedepan diharapkan memiliki parameter yang mencerminkan idealisme muharik (penggerak) dengan mental pemikiran yang berkembang (growth mindset). Sehingga bisa mengakomodir pemikiran dari komunitas yang sepuh dan alumni muda. Tekad bulat untuk sebuah kepentingan bersama dengan ijtihad pemikiran yang lepas dari sekat kelompok tertentu harus dihilangkan.

Akhir kata, semoga Muscab HIMASAL Kab Brebes dapat menghasilkan kepemimpinan dan kepengurusan untuk masa khidmah 2024 – 2029 dengan takaran hati nurani yang bersandar kepada nilai etika dan tradisi Pesantren. Kemaslahatan dan kepentingan bersama untuk kemajuan HIMASAL harus kita junjung tinggi. Namun demikian proses regenerasi dan tata kelola oraganisasi tetap berjalan sebagian bagian pergerakan (harokah) untuk mewujudkan tujuan oraganisasi. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Jemaah Haji Kloter Pertama Jawa Barat Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci

0

BEKASI (Aswajanews.id) – Tahun 2024 ini Jawa Barat akan memberangkatkan sebanyak 40.201 jemaah haji termasuk 1478 jemaah tambahan yang terbagi menjadi 93 kelompok terbang (Kloter). Jemaah haji asal Jawa Barat diberangkatkan melalui Embarkasi Bekasi sebanyak 63 Kloter dan Embarkasi Indramayu 30 Kloter. Demikian dikatakan Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si. saat menerima kedatangan Kloter 1 Jawa Barat di Embarkasi Jakarta-Bekasi, Sabtu (11/5/2024).

Jemaah haji Kloter 1 Jabar asal Kota Bekasi tiba di Embarkasi Jakarta-Bekasi

Sebanyak 440 jemaah calon haji kloter pertama masuk Embarkasi Bekasi pada Sabtu dini hari dan akan diterbangkan ke tanah suci pada Ahad (12/5/2024).

Ajam Mustajam didampingi Kabid PHU Kemenag Jabar H. Boy Hari Novian mengatakan, Kementerian Agama terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kata Ajam, kali ini pelayanan dibuat lebih efisien tidak banyak memakan waktu yang bisa melelahkan calon jemaah haji.

“Segala bentuk kesiapan dan kelengkapan calon jemaah haji termasuk dokumen, pemeriksaan kesehatan, living cost dan lainnya akan dilayani langsung saat jemaah masuk asrama,” ujarnya.

Ia berharap, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.

Dr. H. Inayatullah, Asda II Kota Bekasi

Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat (Asda II), Dr. H. Inayatullah yang hadir bersama rombongan mewakili Pemerintah Kota  Bekasi menyampaikan pesan kepada para jemaah agar selalu menjaga kesehatan dan patuh terhadap segala aturan yang sudah ditetapkan pemerintah RI maupun Arab Saudi.

“Semoga para jemaah haji kembali lagi ke tanah dengan selamat, menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” pungkasnya. (Red/Nas)

Lestarikan Budaya Leluhur, Pemdes Wanasari Gelar Tradisi Mapag Sri

0

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Dalam rangka menyambut panen raya padi, Pemerintah Desa Wanasari melaksanakan adat desa yaitu adat Mapag Sri. Kegiatan Mapag Sri diisi dengan kegiatan doa bersama disertai kumpul tumpeng yang dilakukan warga masyarakat Desa Wanasari. Supaya para generasi muda dapat mengingat dan mempertahankan budaya leluhur, sehingga acara Adat Mapag Sri setiap tahunnya selalu diselenggarakan dengan diiringi pagelaran seni wayang kulit sesuai amanat para leluhur desa wanasari kegiatan bertempat di Balai Desa Wanasari Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Pada hari Jum’at (10/5/2024).

“Kami Pemerintah Desa Wanasari melaksanakan acara adat Mapag Sri ini merupakan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rejeki kepada kita semua, semoga pertanian di Desa Wanasari memperoleh hasil yang maksimal, sesuai harapan Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina untuk mewujudkan Indramayu sebagai lumbung pangan Nasional,” ungkap Kades Wanasari, Tarsono, ST.
Kegiatan Adat Mapag Sri dihadiri Muspika kecamatan Bangodua, Camat Bangodua, Kasi Trantib kecamatan Bangodua, Pj kepala desa Rancasari Pj Kepala Desa Tegalgirang, Pj kepala desa Beduyut, Pj Kepala Desa Malangsari, Pj kepala desa Mulyasari, Ketua BPD, MUI, LPM, Karangtaruna, RT, RW serta Tokoh Masyarakat Desa wanasari.

Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP, M.Si. menyatakan komitmennya untuk mewujudkan visi misi yang berkelanjutan untuk memajukan Kabupaten Indramayu.

“Langkah ini sesuai dengan program-program yang telah dirancang oleh Bupati Hj. Nina Agustina untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indramayu,” ungkapnya.

Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP M.Si, menyampaikan tekadnya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan berbagai program pembangunan yang bertujuan untuk menciptakan Indramayu yang bermartabat.
Camat Bangodua berharap panen di Desa Wanasari semoga hasil panen ini akan melimpah dan dapat dilancarkan dalam proses panen serta menghasilkan padi yang berkualitas, harapnya.
Kades Wanasari Tarsono, ST berharap kepada semua lembaga dan elemen masyarakat bersatu dan bersama sama untuk memajukan Desa Wanasari serta mendukung program Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina yang selama ini sudah banyak manfaat yang dirasakan seluruh warga masyarakat, guna mewujudkan Indramayu Bermartabat. (Prapto /Herman Tongol)

437 Petugas Berangkat ke Saudi, Irjen Kemenag: Kepuasan Jemaah Haji Harus Meningkat

0

JAKARTA (aswajanews.id) – Sebanyak 437 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi diberangkatkan Rabu (8/5/2024), ke Arab Saudi. Mereka akan bertugas di Daerah Kerja (Daker) Bandara, Daker Madinah, dan Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah.

Keberangkatan PPIH dilepas Inspektur Jenderal Kementeriana Agama, Faisal Ali Hasyim. Tim PPIH yang berangkat terdiri atas 240 petugas haji Daerah Kerja (Daker) Madinah, 84 petugas haji Daker Bandara, lima petugas pada Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah, serta 108 tenaga kesehatan.

Sebanyak 437 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi diberangkatkan Rabu (8/5/2024), ke Arab Saudi

Ikut melepas, Koordinator Staf Khusus Menteri Agama Adung Abdurrahman, Direktur Bina Haji Arsad Hidayat, Tenaga Ahli Menteri Agama Syaltout, serta Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Akhmad Fauzin.

Faisal meminta para petugas bersatu padu dalam menjalankan tugas. “Tidak ada kesuksesan tanpa kekompakan. Kepuasan jemaah haji harus meningkat,” pesan Irjen Faisal.

“Taat pada peraturan. Tertib. Semua sama yaitu petugas. Taati peraturan. Siap semuanya!” katanya diiringi teriakan siap para petugas haji.

 

Faisal berharap, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik dari sebelumnya. “Semua itu bisa dicapai dengan persahabatan yang dibangun antar petugas,” ucapnya.

Faisal menambahkan, PPIH telah dibekali bimbingan teknis agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. “Ikuti SOP, patuhi instruktur atau koordinator untuk seluruh tugas-tugas yang akan dilakukan,” tuturnya. (Kontributor; Hikmah Romalina)

www.youtube.com/@anas-aswaja

554 Kloter Jemaah Haji Reguler Siap Diberangkatkan Mulai 12 Mei 2024

0
Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab

JAKARTA (aswajanews.id) – Proses pemvisaan jemaah haji reguler 1445 H/2024 M asal Indonesia mendekati final. Sebanyak 554 kloter sudah terbentuk dan tervisa sesuai dengan jumlah kuota jemaah haji Indonesia.

Tahun ini, Indonesia mendapat 241.000 kuota, terdiri atas 213.320 jemaah reguler dan 27.680 jemaah khusus.

“Sampai hari ini, sebanyak 213.079 jemaah sudah terbit visanya,” terang Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab di Jakarta, Kamis (9/5/2024).

Dijelaskan Mujab, proses pemvisaan jemaah haji reguler sebenarnya sudah selesai, total 100%. Namun, dalam perjalanannya, ada jemaah yang membatalkan keberangkatan karena beragam sebab. Misalnya, sakit, wafat, atau alasan lainnya.

“Jadi hari ini temen-temen di Tim Dokumen Haji sedang memproses lagi 241 visa sebagai pengganti jemaah yang sudah tervisa namun batal berangkat,” jelas Saiful Mujab.

Saiful berharap jemaah yang sudah tervisa semua sehat hingga menjalankan ibadah haji dan kembali ke Tanah Air. Sehingga, tidak ada lagi kuota jemaah yang harus digantikan karena batal berangkat.

Sebanyak 554 kloter terdistribusi dalam 14 embarkasi. Yaitu, Embarkasi Aceh (BTJ), Kualanamu (KNO), Batam (BTH), Padang (PDG), Palembang (PLM), Jakarta – Pondok Gede (JKG), Jakarta – Bekasi (JKS), Kertajati (KJT), Solo (SOC), Surabaya (SUB), Lombok (LOP), Balikpapan (BPN), Banjarmasin (BDJ), dan Makassar (UPG).

“Sebanyak 294 kloter terbang dengan Garuda Indonesia, 260 kloter terbang dengan Saudia Airlines,” paparnya.

Jemaah haji Indonesia akan mulai terbang ke Arab Saudi pada 12 Mei 2024. Proses pemberangkatan jemaah akan berlangsung hingga 10 Juni 2024.

“Sebanyak 437 petugas Daker Bandara dan Daker Madinah sudah diberangkatkan untuk bersiap menyambut kedatangan dan melayani jemaah haji Indonesia,” tandasnya. *(M Khoeron)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Hadapi Kemarau, Puluhan Petani Karawang Peroleh Bantuan Pompa Air untuk Sawah

0
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyalurkan bantuan pompa kepada petani

KARAWANG (aswajanews.id) – Puluhan kelompok tani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat memperoleh bantuan pompa air dari Kementerian Pertanian untuk mengatasi berkurangnya pasokan air untuk mengairi areal persawahan pada musim kemarau.

“Bantuan pompa ini disalurkan kepada kelompok tani, khususnya di wilayah yang kesulitan mendapatkan air,” kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh di Karawang, Kamis (9/5/2024).

Memasuki musim tanam gadu dan musim tanam kemarau biasanya ditandai dengan berkurangnya pasokan air untuk areal persawahan.

Kondisi kekurangan air yang dialami petani biasanya terjadi pada musim tanam gadu pada April hingga Juli serta musim tanam kemarau pada Agustus hingga Oktober.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyalurkan bantuan pompa kepada petani

Bupati menyampaikan, kali ini terdapat 37 kelompok tani yang mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian. Puluhan kelompok tani itu ada yang mendapatkan bantuan pompa air dan ada juga yang mendapatkan traktor.

Penyerahan bantuan telah dilaksanakan pada Rabu (8/5) di aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang.

Aep mengatakan bantuan tersebut dapat membantu petani dalam menjaga ketersediaan air, khususnya pada musim kemarau sehingga pertanian di Karawang tetap produktif.

Berdasarkan dengan catatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang, areal sawah tadah hujan yang berlokasi di wilayah Karawang selatan itu tidak bisa ditanami karena kesulitan air pada musim kemarau.

Selain itu, ada juga areal sawah lainnya yang tetap kesulitan air saat kemarau di wilayah Karawang utara. Kondisi itu terjadi karena kondisi saluran irigasi yang mengalami penyempitan dan pendangkalan. *(Ant)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Wujud Rasa Syukur, Warga Rancasari Menggelar Tradisi Mapag Sri

0
Tradisi Mapag Sri di halaman balai desa Rancasari, Rabu (8/05/2024)

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Masyarakat Desa Rancasari Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menggelar tradisi Mapag Sri di halaman balai desa Rancasari, Rabu (8/05/2024). Tradisi ini biasa diadakan untuk menyambut datangnya panen raya sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa. Lewat kegiatan ini, pemerintah berupaya melestarikan adat dan tradisi yang sudah berjalan secara turun-temurun.

Pejabat (Pj) Kuwu Desa Rancasari, Kastimantoro, SIP, saat kegiatan menjelaskan, tujuan dilaksanakan acara, sekaligus menjalin hubungan erat silaturahmi bersama masyarakant dalam melaksanakan kegiatan Adat Desa.

“Kami mengadakan acara Adat Desa mapag sri ini merupakan wujud puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rejeki kepada semua. Semoga hasil pertanian di Desa Rancasari maksimal menuju Indramayu sebagai lumbung pangan Nasional,” ungkapnya.

Pagelaran Tari Topeng acara Tradisi Mapag Sri di halaman balai desa Rancasari, Rabu (8/05/2024)

Sementara itu Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP M.Si mengatakan, kegiatan Mapag Sri bukanya berbicara akan dimulainya panen raya, namun melalui kegiatan itu tumbuh silaturahmi dan rasa kekeluargaan di Desa Rancasari dapat meningkatkan dan terus kompak dalam bercocok tanam.

“Melalui kegiatan Mapag Sri ini akan tumbuh rasa persaudaraan kekompakan yang akan menjadi kekuatan para petani di Desa Rancasari dalam melakukan cocok tanam,” katanya.

Disamping itu dikatakan Sekdes Rancasari Tarudin, S.Pd, pemerintahan desa dengan masyarakat bisa saling melengkapi baik pertanian maupun bidang lainnya demi memajukan Desa Rancasari serta menghasilkan panen padi yang bagus dan panen dengan hasil yang maksimal serta berlimpah supaya para petani bisa sejahtera.

Turut hadir pada acara tersebut Muspika kecamatan Bangodua, Camat Bangodua, Kasi Trantib kecamatan Bangodua Kepala Desa Wanasari, Pj kepala desa Beduyut, Pj kuwu Malangsari, tokoh masyarakat, ulama dan jajaran panitia penyelenggara.

Untuk diketahui, masyarakat begitu antusias mengikuti penyelenggaraan Adat Desa Mapag Sri. Acara dimeriahkan dengan pagelaran Wayang Purwa “Langen Kusuma Putra” Dalang Ki Anom Rusmanto dan penampilan tari topeng Kelana Gandrung yang dibawakan oleh masyarakat desa Rancasari ” BENING putri bapak Rakidi sekaligus sebagai pengrajin topeng asli desa Rancasari. Blok Tebelah sebagai seni unggulan Desa Rancasari kecamatan Bangodua kabupaten Indramayu”. *(Prapto/Herman Tongol)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Bawaslu Garut Butuh 568 Petugas Pengawas Pilkada 2024

0
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Garut, Lamlam Masropah

GARUT (aswajanews.id) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut, Jawa Barat, membutuhkan 568 petugas pengawas tingkat kecamatan dan desa/kelurahan untuk melakukan pengawasan setiap rangkaian pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Garut, Lamlam Masropah di Garut, Rabu, mengatakan, jumlah petugas yang disiapkan untuk melakukan pengawasan pilkada sebanyak 568 orang, dengan rincian untuk tingkat kecamatan 126 pengawas, dan pengawas tingkat desa/kelurahan semuanya 442 orang.

“Bawaslu menyiapkan per kecamatan tiga orang, dan pengawas kelurahan/desa satu orang per satu desa,” kata Lamlam.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Garut, Lamlam Masropah

Ia menuturkan Bawaslu Garut saat ini sedang melaksanakan tahapan perekrutan pengawas kecamatan untuk pengawasan pelaksanaan pemilihan Bupati/Wakil Bupati Garut, dan Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat.

Proses perekrutan pengawas kecamatan, kata dia, dilakukan dengan dua metode yang pertama hasil evaluasi kinerja petugas pengawas pada Pemilu 2024, dan metode kedua dengan merekrut pengawas baru.

“Selesai melalui prosedur evaluasi kinerja pengawasan Pemilu 2024, kategori peserta ada dua, ada yang memenuhi syarat, ada yang tidak memenuhi syarat, yang dinyatakan memenuhi syarat kembali bergabung sebagai panwascam di Pilkada 2024,” katanya.

Ia menyampaikan untuk memenuhi kebutuhan pengawas setiap kecamatan itu, maka Bawaslu Garut membuka pendaftaran secara umum sampai 11 Mei 2024 dengan kuota yang disediakan sebanyak 55 orang. Prosedur dan mekanisme perekrutan itu, kata dia, sudah ditentukan oleh Bawaslu RI melalui Surat Keputusan Ketua Bawaslu Nomor 4224 Tahun 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembentukan Panwaslu Kecamatan untuk Pemilihan Tahun 2024.

“Untuk jadwal, persyaratan, dan prosedur pendaftaran, semuanya sudah disosialisasikan di akun media sosial dan saluran resmi website bawaslu, terbuka dan bisa diakses oleh seluruh masyarakat,” katanya.

Ia menyampaikan setelah selesai perekrutan pengawas kecamatan Pilkada 2024, selanjutnya tingkat kecamatan membuka perekrutan untuk pengawas tingkat desa/kelurahan.

Ia berharap mereka yang lolos dan terpilih menjadi petugas pengawas pilkada dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku dan profesional dengan memperkuat upaya pencegahan.

“Komitmen, dan profesional, selebihnya memperkuat pencegahan dengan cara yang inovatif dan kreatif. Pencegahan pelanggaran dan sengketa proses pemilu,” katanya. *(Ant)

www.youtube.com/@anas-aswaja

KPU Kota Bandung Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah Perseorangan

0
Ketua KPU Kota Bandung Wenti Prihadianti

KOTA BANDUNG (aswajanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung mulai membuka kesempatan bagi bakal calon kepala daerah jalur perseorangan untuk mendaftarkan diri pada Pilkada Serentak 2024.

“Kita buka pendaftaran calon perseorangan untuk Pilkada pemilihan kepada daerah dan  nanti dimulai dari tanggal 8 Mei 2024 sudah mulai penyerahan dukungan perseorangan,” kata Ketua KPU Kota Bandung Wenti Prihadianti di Bandung, Selasa (7/5/2024).

Ketua KPU Kota Bandung Wenti Prihadianti

Wenti menjelaskan bakal calon perseorangan untuk pemilihan kepala daerah atau Pilkada wajib mengantongi minimal 121.705 dukungan dari total 1.872.381 masyarakat yang terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Dan itu pun harus tersebar di 50 persen plus satu dari total jumlah kecamatan di Kota Bandung dengan kurang lebih di 16 kecamatan,” katanya.

KPU Kota Bandung telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 325 tentang penyerahan dokumen bakal pasangan calon perseorangan dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bandung tahun 2024.

Dia menyampaikan bakal pasangan calon perseorangan Pilkada Kota Bandung diharuskan untuk menyerahkan dokumen persyaratan minimal dukungan mulai 8-12 Mei 2024 di kantor KPU Kota Bandung.

Lebih lanjut, Wenti mengatakan bagi bakal calon perseorangan yang berstatus sebagai penyelenggara pemilu, TNI/Polri harus menyampaikan surat pengunduran diri saat melakukan penyerahan dukungan.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono berharap pada pelaksanaan Pilkada 2024, masyarakat dapat memilih kepala daerah yang bisa mengakselerasi pembangunan dan bisa menyejahterakan masyarakat Kota Bandung.

Ia mengatakan, saat ini Kota Bandung memiliki berbagai pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Mulai dari menekan angka kemiskinan, mencegah stunting, peningkatan sektor pariwisata dan jasa, serta ada sekitar 106 indikator lainnya.

“Siapapun itu calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung adalah kota yang sangat holistik. Potensinya sangat banyak sekali dan harus dioptimalisasi. Siapapun, mudah-mudahan bisa mengakselerasi potensi-potensi yang mempunyai nilai untuk kemanfaatan warga Kota Bandung,” kata Bambang. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pemdes Karanggetas Lelang Tanah Kas Desa Tahun 2024

0
Lelang Tanah Kas Desa Karanggetas di Balai Desa Karanggetas, Rabu (08/05/2024)

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Pemerintah Desa Karanggetas Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu Jawa Barat mengadakan Pelaksanaan Lelang Tanah Kas Desa Karanggetas Tahun 2024, untuk PAD Tahun Anggaran 2024 pada hari Rabu (08/05/2024). Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Karanggetas ini secara terbuka dan berjalan aman dan tertib. Pelaksanaan lelang dihadiri oleh Muspika Kecamatan Bangodua, BPD Desa Karanggetas Kepala Desa dan Perangkat Desa Karanggetas serta Warga Desa Karanggetas yang berminat untuk mengikuti lelang tanah kas Desa.

Lelang Tanah Kas Desa Karanggetas di Balai Desa Karanggetas, Rabu (08/05/2024)

Dalam sambutannya Kepala Desa Karanggetas H. Nurwedi, AMK menyampaikan bahwa kegiatan lelang ini terlaksana untuk meningkatkan Pendapatan Desa yang bersumber dari Aset Desa, dari hasil lelang ini akan dibelanjakan sesuai dengan kegiatan yang sudah direncanakan dalam APBDes Karanggetas tahun anggaran 2024.

Sementara itu Camat Bangodua, diwakili oleh kasi Tata Pemerintahan Anton Sinugroho, ST, menjelaskan, acara lelang ini berjalan dengan lancar sesuai dengan aturan yang ada.

Ketua Panitia lelang Tanah Kas Desa Anto Hartanto, S.Pd, mengucapkan banyak terima kasih kepada para petani penggarap yang telah berpartisipasi dalam lelangan yang dilakukan pemerintah desa sehingga menambah pendapatan  Asli Desa (PAD). “Semoga pertanian hasilnya meningkat dan lebih baik lagi serta kepada para petani untuk menjaga kondisi lahan pertanian karena itu merupakan Aset desa,” ujarnya.

Adapun tanah yang dilelang sebagai garapan masyarakat adalah Blok Sibuyut Bangodua alamat Tegalgirang kelas 1 (satu) 5.00/bata (Volume 10 bahu) 70.312,50 luas. Dengan nilai lelang Rp. 127.000.000,- dengan hasil lelang ini Suryana didaulat menjadi pemenang garapan tahun ini.

Blok sibuyut Bangodua alamat Tegalgirang kelas 2 (Dua) 800 bata (Volume 1 bahu 300 bata) 11.250 luas dengan nilai lelang Rp. 16.300.000,- dengan hasil lelang ini Tarjono didaulat menjadi pemenang garapan tahun ini.

Blok Tlahap alamat Wanasari, 1.600 bata (volume 3 bahu 100bata) 22,500 luas, dengan nilai lelang Rp. 50.000.000,- dengan hasil lelang ini Cakra didaulat menjadi pemenang garapan tahun ini.

Sementara untuk Carik di Blok Kriman alamat Karanggetas, 200 Bata, 2,812 luas, dengan nilai lelang Rp. 4.000.000,- dengan hasil lelang ini Warsana didaulat menjadi pemenang garapan tahun ini.

Peserta yang mengikuti lelang tanah kas Desa adalah warga Desa Karanggetas.

“Saya berharap warga atau petani yang berhasil memenangkan lelang ini mudah mudahan mendapatkan hasil yang meningkat atau bisa berhasil dan sukses untuk panennya nanti,” tutup kades. (Prapto/Herman Tongol)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts