Beranda Nasional Ekonomi, Bisnis dan UMKM Mapag Sri, Wujud Syukur Sambut Panen Raya di Desa Wanasari

Mapag Sri, Wujud Syukur Sambut Panen Raya di Desa Wanasari

0

INDRAMAYU (Aswajanews) – Tradisi Mapag Sri sebagai salah satu adat budaya masyarakat dalam menyambut datangnya panen raya kembali digelar Pemerintah Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan yang menjadi bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun oleh pemerintah desa bersama masyarakat setempat.

ABCE5DEE 2B2F 4383 B2A8 C306B1C19682

Acara berlangsung di halaman Kantor Desa Wanasari dengan rangkaian kegiatan berupa doa bersama, tahlilan, makan bersama, serta hiburan wayang kulit Langgeng Budaya dari Desa Lohbener, Kecamatan Lohbener. Warga tampak antusias mengikuti tradisi turun-temurun yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat agraris di desa tersebut.

Kuwu Desa Wanasari, Tarsono ST, mengatakan bahwa pelaksanaan adat Mapag Sri telah menjadi agenda tahunan masyarakat desa, khususnya bagi warga yang berprofesi sebagai petani.

“Ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat dalam menyambut panen raya di Desa Wanasari. Selain itu, kami juga berdoa agar hasil panen masyarakat semakin melimpah,” ujarnya.

Kuwu dua periode tersebut berharap melalui tradisi Mapag Sri, masyarakat Desa Wanasari, khususnya para petani, memperoleh hasil panen yang baik dan melimpah. Ia juga berharap masyarakat yang berprofesi di bidang lain mendapatkan keberkahan serta kesuksesan dalam usaha maupun pekerjaan mereka.

035C3974 0606 49F3 BCE3 F228A2853C37

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Bangodua Eko Febiyanto, S.IP., Kasi Trantibum Kecamatan Bangodua Caskiyah, S.IP., Babinsa, Bhabinkamtibmas, para kuwu dan pamong desa, di antaranya Kuwu Ayub dari Desa Mulyasari, Kuwu Casminto dari Desa Malangsari, serta Kuwu Daryana dari Desa Beduyut.

Selain itu hadir pula tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, Ketua RT/RW, BPD, LPM, serta ibu-ibu PKK Desa Wanasari.

Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap tradisi Mapag Sri tetap lestari sebagai warisan budaya leluhur yang mampu mempererat kebersamaan dan gotong royong antarwarga.

(Prapto/Herman Tongol)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.