BREBES (Aswajanews.id) – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kaliwlingi menggelar kegiatan Lailatul Ijtima’ Nahdlatul Ulama pada Senin malam (3/8/2026) di Masjid Nurul Hidayah, Desa Kaliwlingi. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap malam Selasa Pon atau setiap 35 hari sekali ini menjadi sarana mempererat ukhuwah, meningkatkan ibadah, sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil, dzikir Sinuhun, shalawat Nabi Muhammad SAW, dan doa bersama yang diikuti oleh pengurus serta warga Nahdliyin.
Ketua Tanfidziyah PRNU Kaliwlingi, Solichin, dalam sambutannya mengajak seluruh warga NU menjadikan Lailatul Ijtima’ sebagai wadah memperkuat kebersamaan sekaligus ruang diskusi dalam menyikapi berbagai persoalan keagamaan maupun persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
“Melalui Lailatul Ijtima’ ini, mari kita jadikan sebagai forum silaturahmi, diskusi keagamaan, serta media penyampaian informasi dan konsolidasi organisasi agar Nahdlatul Ulama semakin solid dalam memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain sebagai forum ibadah dan silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian berbagai informasi penting dari pengurus kepada warga Nahdliyin.
Lailatul Ijtima’ kali ini melibatkan seluruh unsur keluarga besar NU di Kaliwlingi, mulai dari Pengurus Ranting NU, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, hingga IPNU-IPPNU.
Pada sesi kajian, peserta mengikuti pembacaan dan pembahasan Kitab Bahjatul Wasail yang dipandu oleh Ustaz Imam Jaelani, salah seorang pengurus Ranting NU Kaliwlingi.
Melalui kegiatan rutin tersebut, diharapkan semangat kebersamaan, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta sinergi antar badan otonom Nahdlatul Ulama di Kaliwlingi terus terjaga dan semakin berkembang. (Red)

Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































