Beranda Aktual Jelang Konferprov PWI Jabar, Bos Ayo Media Sambangi Rumah PWI Kota Bogor

Jelang Konferprov PWI Jabar, Bos Ayo Media Sambangi Rumah PWI Kota Bogor

71

BOGOR (Aswajanews.id) — Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat, H. Hardiyansyah, S.H. atau Kang Andy, menyambangi kantor sekretariat PWI Kota Bogor di Jalan Tirto Adhi Soerjo, Jumat (7/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus penyampaian visi dan misi Kang Andy menjelang Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Agustus 2026.

Kang Andy yang juga merupakan wartawan senior sekaligus pemilik Ayo Media diterima Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi alias Kang Aldho, Sekretaris Syarif Hidayatullah, Bendahara Asep Supriyanto, Wakil Bendahara Roy Andi, serta jajaran pengurus dan anggota PWI Kota Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Andy memaparkan sejumlah gagasan yang menjadi fokusnya apabila mendapat amanah memimpin PWI Jawa Barat. Dua hal yang menjadi perhatian utama adalah peningkatan kapasitas profesionalisme dan kesejahteraan wartawan.

“Saya melihat ada beberapa hal yang harus jadi perhatian jika nanti saya ditakdirkan menjadi Ketua PWI Jawa Barat. Di antaranya soal kapasitas dan kesejahteraan wartawan,” kata Andy.

Menurutnya, profesi wartawan tidak hanya berkutat pada aspek keredaksian dan peliputan. Wartawan juga perlu mendapatkan pemahaman mengenai entrepreneurship agar memiliki kemampuan mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri.

“Menjadi wartawan tidak melulu soal keredaksian dan peliputan, tapi juga wartawan diberikan pemahaman terkait entrepreneur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu bentuknya adalah mendorong wartawan memahami dunia bisnis dan mampu memanfaatkan jejaring yang dimiliki, termasuk melalui koperasi.

Namun demikian, Andy menegaskan bahwa aktivitas bisnis wartawan harus tetap dipisahkan secara tegas dari tugas jurnalistik.

“Memang tantangannya adalah membedakan sisi jurnalis dengan bisnis yang harusnya tidak saling mengganggu dan tidak merusak integritas profesionalisme wartawan,” katanya.

F097A80E 784B 4AC8 80B3 6CC3EEFE183A

Selain persoalan kesejahteraan, Andy juga berencana memperluas kerja sama PWI dengan perguruan tinggi di Jawa Barat. Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bukan hanya bagi wartawan, tetapi juga bagi keluarga wartawan.

Andy mengungkapkan, saat dirinya menjabat sebagai Ketua PWI Kota Bandung, sejumlah kerja sama dengan kampus telah dilakukan. Program serupa ingin diperluas apabila dirinya dipercaya memimpin PWI Jawa Barat.

“Ada beberapa kampus yang sudah kerja sama saat saya jadi Ketua PWI Kota Bandung. Itu ingin saya aplikasikan di tingkat yang lebih luas di Jawa Barat. Tentu manfaatnya akan lebih terasa ke daerah,” tuturnya.

Sementara itu, anggota PWI Kota Bogor, Ryan Muttaqien, menyampaikan sejumlah aspirasi, khususnya mengenai kerja sama di bidang pendidikan dan kesejahteraan wartawan serta pengusaha media.

Menurut Ryan, perusahaan media di daerah masih menghadapi kendala dalam membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan di tingkat Jawa Barat.

“Perusahaan media di Bogor terkadang sulit untuk menembus komunikasi dengan stakeholder tingkat Jabar. Kami berharap hal itu jadi perhatian jika Kang Andy terpilih,” ungkapnya.

Ryan juga mengapresiasi gagasan kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi bagi keluarga wartawan. Menurutnya, program tersebut berpotensi meningkatkan wawasan sekaligus integritas insan pers.

“Itu akan meningkatkan wawasan dan integritas wartawan. Saya berharap itu tidak hanya ‘lip service’. Apalagi banyak wartawan dan keluarganya kadang punya kendala menuntut ilmu di tingkat universitas,” ujar redaktur Harian Metropolitan tersebut.

0B46CEEC C696 41F3 8FB1 D135B26F7D70

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi alias Kang Aldho, mengapresiasi kunjungan Kang Andy beserta pemaparan visi dan misinya.

Ia berharap berbagai program yang disampaikan dapat direalisasikan apabila Kang Andy nantinya mendapat kepercayaan memimpin PWI Jawa Barat.

Di sisi lain, Aldho mengingatkan seluruh pihak agar kontestasi pemilihan Ketua PWI Jawa Barat tidak menimbulkan ekses negatif maupun perpecahan di tubuh organisasi.

Menurutnya, siapapun yang terpilih harus mampu menjaga kondusivitas PWI, baik di tingkat Jawa Barat maupun daerah.

“Jangan sampai nanti malah ada perpecahan. Kami berharap kondusivitas tetap terjaga, tapi program juga berjalan sesuai harapan kami di daerah,” pungkasnya. (Red/Nas)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.