BANDAR LAMPUNG (Aswajanews.id) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Penggiat Anti Narkoba Indonesia (PANI) Provinsi Lampung menegaskan bahwa upaya menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri maupun tanpa sistem kerja yang jelas. Diperlukan komitmen bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga terkait, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Dalam pernyataan resminya pada Senin (3/8/2026), DPW PANI Lampung menekankan pentingnya kedisiplinan, integritas, profesionalisme, dan sistem kerja yang tertata agar setiap kegiatan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat serta dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel.
Melalui program kerja yang terencana dan berbasis data, PANI berupaya memastikan seluruh kegiatan memiliki arah yang jelas sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.
Bagi DPW PANI Lampung, cita-cita mewujudkan “Lampung Maju Bersinar menuju Indonesia Emas 2045” hanya dapat dicapai melalui sinergi, kolaborasi, dan kerja nyata bersama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), pemerintah daerah, dunia pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, setiap kegiatan PANI akan didokumentasikan dan dilaporkan secara terintegrasi dengan sistem BNN RI sebagai bagian dari penguatan sinergi dalam mendukung program P4GN di Indonesia.
DPW PANI Lampung juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk duduk bersama membangun komitmen bersama dalam menciptakan generasi yang cerdas, sehat, produktif, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Fokus utama pelaksanaan program P4GN PANI diarahkan pada lingkungan pendidikan. Kalangan pelajar dinilai menjadi kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba karena rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga memerlukan pendekatan preventif melalui edukasi, sosialisasi, dan pembinaan secara berkelanjutan.

Dalam pernyataannya, DPW PANI Lampung menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya.
“Kita ingin Indonesia menjadi negara yang maju, kuat, dan disegani dunia. Namun tidak akan pernah ada Indonesia Emas apabila generasi mudanya hancur karena narkoba. Jika generasi muda rusak akibat narkoba, maka yang terjadi bukan Indonesia Emas, melainkan Indonesia yang cemas karena kehilangan kekuatan generasi penerusnya. Oleh karena itu, pemberantasan narkoba merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.”
DPW PANI Lampung berharap komitmen bersama dalam mendukung program P4GN terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa demi menciptakan masa depan Indonesia yang lebih sehat, aman, dan bebas dari ancaman narkotika.
(Sumber: Humas DPW PANI Provinsi Lampung)
Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































