Google search engine
Beranda blog Halaman 273

Pj Kades Ranuagung Apresiasi Pelaksanaan Pilkades Serentak Probolinggo

0
Pj Kades Ranuagung Supar berharap Kades Terpilih dapat membawa perubahan kearah kemajuan

Probolinggo (Aswajanews.id) – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Probolinggo yang digelar Kamis (17/2/2022) lalu diikuti 219 desa. Salah satunya adalah Desa Ranuagung Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo.

Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara pilkades Desa Ranuagung di 15 Tempat Pemungutan suara (TPS), Muhammad Bilal Nomor Urut 2 berhasil memenangkan dengan meraih 3099 suara mengungguli Nomor Urut 1 Sugiono yang hanya meraih 1550 suara.

Pilkades di Desa Ranuagung berlangsung aman, tertib dan damai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Berhubung kondisi pandemi masih belum berakhir. Keberhasilan penyelenggaraan pilkades berkat kerjasama dan koordinasi seluruh pihak, baik calon kepala desa, panitia, para pendukung calon, tokoh masyarakat dan pengamanan. Hal itu dikatakan Pj Kades Ranuagung Supar, Jumat (18/2/2022).

Dikatakan Supar, Pilkades yang sudah sukses digelar itu bertujuan untuk melahirkan Kades yang amanah, yang akan menjalankan tugasnya 6 tahun ke depan. Ia juga berharap kepada kades terpilih dapat membawa perubahan kearah kemajuan di Desa Ranuagung.

“Menang kalah hal yang biasa. Semua harus legowo dan bila ada permasalahan, koordinasikan dengan pihak terkait,” ujarnya.

Pasca Pilkades Supar berharap, segala perbedaan pendapat dan pilihan selama proses mendukung salah satu calon hendaknya sudah tidak dipermasalahkan lagi. Mari kita dukung kades terpilih untuk Bersama-sama membangun Desa Ranuagung. “Untuk itu, mari kembali menjalin silaturahmi dan kerukunan agar keamanan dan ketertiban wilayah dapat selalu terjaga,” tegasnya. *(Abdul Wafi)

Dinilai Tak Ada Itikad Baik, Keluarga Korban Lakalantas Lapor ke Polisi

0
Dinilai tidak punya itikad baik akhirnya keluarga korban Lakalantas melaporkan Andi pelaku penabrakan ke Polres Palembang

Palembang (Aswajanews.id) – Dinilai tidak punya itikad baik akhirnya keluarga korban Lakalantas melaporkan pelaku penabrakan ke Polres Palembang. Sebelumnya diketahui keluarga korban dan pelaku penabrakan sempat melakukan mediasi secara kekeluargaan, namun tak menemukan mufakat. Yang terjadi pada Sabtu (30/01/22) sore sikira pukul 07.30 WIB di Jalan KH Ashari Simpang Empat di bawah jembatan Ampera, tepatnya depan Toko SEL.

Diketahui pelaku penabrakan, Andi warga Jalan Ayani lorong Haji Umar, menabrak korban Karnadi (44) Tahun warga Desa kayu labu, Kabupaten Ogan komring Ilir, Kecamatan Pedamaran, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Sebelum meninggal dunia korban sempat dilarikan ke RS Bari, namun takdir berkata lain nyawa korban tak terselamatkan karena terluka parah, pecah di bagian kepala dan mengalami pendarahan otak akhirnya korban menghebuskan nafas terahir di RS AK Gani Palembang.

Kepada awak media keluarga korban, Hartati (44 tahun) warga Jalan Rasid Sidiq, Gang Gading, RT 29/RW 08, Kelurahan VII Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang saat ditemui menjelaskan, “Kami sekeluarga sangat terpukul apalagi pelaku tidak ada itikad baik, kami berharap hukum bisa di tegakkan seadil-adilnya,” tuturnya tertunduk sedih.

Masih kata Hartati, karena merasa tak punya itikad baik, setelah 15 hari dari proses pemakaman keluarga korban mencoba mendatangi pihak Polrestabes Palembang untuk membuat laporan, dengan Nomor Laporan Polisi LP/A/69/l/2022/SPKT.SAT Lantas /Polrestabes Palembang/POLDA SUMSEL, tertanggal 29 Januari 2022/Surat perintah penyidikan:SP- DIK/29/9/ll/ 2022/ LL tgl 15 Februari 2022.

“Saya berharap kepada pihak Kepolisian agar hukum bisa ditegakan seadil-adilnya, sesuai hukum yang belaku saat ini, karena proses hukum harus tegak dan proses hukum harus kita patuhi dan hormati,” harap Hartati.

“Kami menunggu proses hukum ini kepada pihak hukum sampai terlapor bertangungjawab atas perbuatan sesuai undang undang yang berlaku di negeri ini,” tutup Hartati. (Iswandi/ Rizky Zulianda)

Sunarji Kades Pilihan Warga Jangkang

0
Sunarji, SPd.I, diharapkan dapat membawa perubahan dan kemajuan di Desa Jangkang Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo

Probolinggo (Aswajanews.id) – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Probolinggo di Desa Jangkang Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo, Kamis (17/2/2022) lalu berlangsung damai, tertib, lancar dan kondusif. Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara, Sunarji menang telak di 9 TPS dengan meraih suara 1484 mengungguli Marto yang hanya meraih 909 suara.

Kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh masyarakat kepada Sunarji untuk memimpin Desa Jangkang 6 tahun ke depan diharapkan dapat membawa perubahan di Desa Jangkang.

Sunarji, sosok kades muda pilihan warga kelahiran Probolinggo 24 Februari 1984 tidak luput mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin desa Jangkang. Menurutnya, memangku jabatan sebagai pemimpin adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan dunia hingga akhirat.

“InsyaAllah saya akan menjalankan amanah itu dengan sebaik-baiknya. Saya juga sangat mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, untuk bersama-sama membangun desa kita tercinta,” ujarnya.

Menurut Sunarji, SPd.I, Sarjana Pendidikan alumni Universitas Zainul Hasan (UNZAH) Genggong Probolinggo, program prioritas yang akan dilaksanakan setelah dilantik sebagai Kades Jangkang diantaranya; meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, perbaikan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta program pendidikan umum maupun keagamaan.

Sunarji sebagai Calon Kepala Desa terpilih mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin desa Jangkang.

Selama ini pemerintah telah menjadikan desa sebagai salah satu poros utama pembangunan. Kemajuan Indonesia sangat ditentukan oleh pengembangan dan pembangunan di desa, baik itu pengembangan sumber daya manusianya atau pembangunan infrastruktur secara berkala.

Pemerintah terus menggulirkan dana desa serta melakukan pendampingan pemanfaatannya. Dana desa diharapkan dapat menjadi angin segar bagi pembangunan desa sehingga mampu menjadikan desa mandiri dalam melakukan dan melaksanakan pembangunan berkelanjutan sesuai harapan masyarakat. *(Abdul Wafi)

Laporan WNA Rusak HP Wartawan, Kapolresta Deli Serdang : Kita Proses Sesuai Aturan Hukum

0
Kombes Pol Irsand Sinuadji, S.I.K, M.H., Kapolresta Deli Serdang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat, jika ada tindak pidana pastinya akan diproses sesuai aturan hukum.

Deli Serdang (Aswajanews.id) – Memberikan pelayanan pengaduan dan laporan masyarakat baik itu permasalahan sosial maupun tindak pidana sebagai sentra pelayanan kepolisian siap memberikan pelayanan kepada masyarakat, jika ada tindak pidana pastinya akan diproses sesuai aturan hukum.

Dikarenakan Kepolisian Republik Indonesia merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat disinilah kita memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sehingga Polri makin dicintai oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kombes Pol Irsand Sinuadji, S.I.K, M.H., selaku Kapolresta Deli Serdang usai mendapat konfirmasi awak media melalui pesan singkat Whatshap.

Senada Dengan Kapolresta Deli Serdang, saat dikonfirnasi awak media, Kasat Reskrim Kompol I Kadek H. Cahyadi, SH, SIK, MH. juga menanggapi laporan dan viralnya pemberitaan dugaan penggerusakan hanphone milik wartawan, dalam hal ini Kasat Reskrim akan menindaklanjuti mengenai laporan tersebut.

Perlu diketahui dalam pemberitaan yang viral sebelumnya pelapor Ahmad Jais Sembiring (39) Nomor K/27/II /2022/SPKT DS, Kepala Perwakilan (Kaperwil) Media Bara News didampingi Sekjen DPP Perkumpulan Wartawan Deli Serdang (PWDS) Azhari Rangkuti dan rekan-rekan melaporkan AD (Warga Turki) yang diduga telah melakukan pengrusakan Handphone/HP milik Ahmad Jais Sembiring.

Kronologis Kejadian Penggerusakan

Bermula Ahmad Jais Sembiring melihat ada keributan mulut antara AD (Warga Turki) dengan seorang wanita (Eka Sartika) di Desa Tanjung Morawa B, tepatnya di Dusun IV depan BANK BRI Pajak Inpres, Pada Hari Selasa 15 Februari 2022 Pagi, kemudian Ahmad Jais merekam peristiwa itu menggunakan Handphon dan mengatakan dirinya “Aku Wartawan, Aku Wartawan”, lantas dari Rekaman Vidio tampak AD (Warga Turki) tersebut merebut handphon dari tangan Jais Sembiring, sehingga terjadi tarik menarik dan handphon akhirnya diraih oleh AD Warga Turki tersebut.

Akibat kejadian itu Handphon Wartawan Ahmad Jais Sembiring, Kaperwil dari Media Bara News menjadi rusak (Pecah Layar). *(Rizky Zulianda)

PWDS Dampingi Baranews Polisikan WNA

0
Jurnalis Media Online Bara News didampingi pengurus Perkumpulan Wartawan Deli Serdang (PWDS) melapor WNA ke Polresta Deliserdang.

Deli Serdang (Aswajanews.id) – Perampasan Hp seorang jurnalis Media Online Bara News yang diduga dilakukan Warga Negara Asing (WNA) pada Selasa (15/02/22) lalu, berbuntut panjang. Atas tindakan WNA tersebut, didampingi pengurus Perkumpulan Wartawan Deli Serdang (PWDS) tempat korban bernaung, korban Ahmad Jais (39) warga Desa Tanjung Morawa B melapor ke Polresta Deliserdang.

Seusai membuat laporan, korban mengatakan kepada awak media, awal mula kejadian saat korban melihat adanya keributan antara terlapor AD (WNA) dan warga sekitar. “Saya lihat AD (sebut nama-Red) beradu mulut dengan seorang wanita, saya ambil hp dan saya rekam, kejadian nya tepat di depan Bank BRI pajak Inpres Tanjung Morawa bang,” kata korban.

Dirinya menyebut, saat kejadian telah memberitaukan identitas dirinya adalah seorang wartawan, namun terlapor tidak menghiraukan dan merampas hp miliknya. Akibat dari rampasannya hp tersebut, akhirnya hp korban mengalami kerusakan parah, pungkas korban dalam keterangan persnya saat didampingi pengurus PWDS.

Setelah upaya mediasi dilakukan Pemerintahan Desa, pasca kejadian tidak membuahkan hasil, akhirnya korban melaporkan dugaan pengerusakan dan menghalang-halangi profesi wartawan ke Polresta Deli Serdang. Hal ini seperti yang tertuang dalam bukti laporan Nomor K/27/II/2022/SPKT DS, tertanggal 17 Februari 2022.

Sementara, Feri Afrizal Ketua PWDS melalui Sekretaris Azhari Rangkuti mengatakan apa yang dilakukan oleh WNA tersebut, patut diduga telah menghalang-halangi wartawan dalam melakukan tugas jurnalistiknya.

Maka, lanjut Azhari, dirinya meminta kepada bapak Kapolresta Deliserdang agar serius menangani laporan yang dibuat oleh korban. “Ini bukan saja pengerusakan alat kerja rekan kita sebagai jurnalis, tapi patut diprasangkakan WNA tersebut telah melanggar UU Pers terkait menghalangi-halangi tugas wartawan,” ketus nya saat memberikan keterangan kepada awak media.

Diterangkan lagi olehnya, kedatangan nya ke Polresta Deli Serdang bersama pengurus lainnya adalah bentuk dukungan penuh terhadap wartawan yang tergabung di PWDS, dalam hal memberikan dan atau melakukan pendampingan hukum. *(Rizky Zulianda)

Kepala Kemenag Kebumen Serahkan SK IJOP Ponpes An Nahdliyah 5

0
Kepala Kemenag Kebumen H. Ibnu Asaddudin menyerahkan secara langsung Surat Keputusan dan Piagam Ijin Operasional (IJOP) Pondok Pesantren Bilingual An Nahdliyah 5 Gombong

Kebumen (Aswajanews.id) – Wujudkan pelayanan prima kepada masyarakat, Rabu (16/02) bertempat di halaman SMK Ma’arif 5 Gombong (SMK Maligo), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Ibnu Asaddudin menyerahkan secara langsung Surat Keputusan dan Piagam Ijin Operasional (IJOP) Pondok Pesantren Bilingual An Nahdliyah 5 Gombong.

Penyerahan dilaksanakan berbarengan dengan apel santri rutin dan diterima pengasuh Ponpes An Nahdliyah 5 Muhammad Makmuri dihadapan para santri dan dewan guru yang hadir. Turut hadir mendampingi penyerahan tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H. Makruf Widodo.

Pada penyerahan tersebut, H. Ibnu Asaddudin menjelaskan, walaupun hanya berupa selembar kertas SK Ijin Operasional, tetapi SK ini menunjukkan bukti bahwa negara melalui Kementerian Agama Kabupaten Kebumen telah hadir dan mengakui keberadaan Ponpes An Nahdliyah 5 secara sah berdasarkan ketentuan regulasi yang ada.

“Seluruh persyatan administrasi telah terpenuhi, telah kami periksa dan tindaklanjuti berdasarkan SOP,” ungkapnya.

“Atas nama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen saya ucapkan selamat dan sukses kepada seluruh jajaran Ponpes An Nahdliyah 5, terus berjuang, dan terus berkarya untuk kemajuan NKRI,” ucapnya.

Disampaikan juga oleh Kakankemenag, bahwa termasuk salah satu persyaratan pendirian pondok pesantren yaitu kurikulumnya tidak bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan peryataan setia kepada NKRI.

Menyemangati para santri, H. Ibnu mendoakan semoga pada masa yang akan datang akan lahir pemimpin-pemimpin baru dari Ponpes An Nahdliyah 5. Termasuk mungkin menggantikan dirinya sebagai Kepala Kankemenag pada masa yang akan datang.

Sementara itu, Muhammad Makmuri selaku pengasuh Ponpes An Nahdliyah 5 menyampaikan rasa bangga dan terimakasihnya kepada Kakankemenag dan jajaranya, karena menurutnya merupakan sebuah kehormatan tersendiri baginya penyerahan SK IJOP langsung diantar dan diserahkan langsung oleh kepala kantor.

Menyinggung pelayanan permohonan IJOP di Kemenag Kebumen, Muhammad Makmuri menyatakan pelayanan pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen sangat baik dan memuaskan sehingga telah terbit piagam. “Kami ucapkan terimakasih terutama kepada jajaran seksi PD dan Pontren atas pelayanan yang sangat memuaskan ini,” katanya. (Kemenag Jateng)

Marak Penipuan Bantuan Pesantren, Kemenag: Laporkan Pihak Berwajib

0
Direktur PD Pontren Waryono Abdul Ghafur meminta masyarakat untuk bersikap kritis dan tidak mudah percaya jika ada yang menawarkan janji untuk mendapatkan bantuan dari Kementerian Agama.

Surabaya (Aswajanews.id) – Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag menerima banyak laporan terkait modus penipuan bantuan pesantren. Dilaporkan bahwa modus penipuan itu dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Kemenag dengan menjanjikan bantuan dan memungut biaya.

Direktur PD Pontren Waryono Abdul Ghafur meminta masyarakat untuk bersikap kritis dan tidak mudah percaya jika ada yang menawarkan janji untuk mendapatkan bantuan dari Kementerian Agama. “Jangan mudah percaya, laporkan saja ke pihak berwajib,” tegas Waryono di Surabaya, Senin (14/2/2022).

Menurut Waryono, pihaknya tidak pernah memungut biaya atas setiap program bantuan yang diberikan kepada pesantren atau lembaga pendidikan keagamaan lainnya. Karenanya, jika ada info bantuan yang diklaim berasal Kemenag, namun mensyaratkan biaya yang harus dikirimkan ke nomor rekening tertentu, maka dapat dipastikan bahwa informasi tersebut tidak benar alias penipuan.

“Semua layanan publik di Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren tidak mensyaratkan pembayaran atau meminta biaya apa pun, demikian halnya dengan layanan bantuan, pada tahun 2022 ini seluruh pengajuan bantuan dilakukan secara online,” jelas Waryono Abdul Ghofur.

Waryono mengimbau masyarakat untuk mencari informasi seputar program bantuan Kementerian Agama melalui saluran-saluran resmi, di laman https://ditpdpontren.kemenag.go.id/, atau melalui media sosial resmi milik Ditpdpontren.

Waryono mengaku telah bekerja sama dengan pihak berwajib dan berhasil menangkap salah satu oknum yang diduga pelaku tindak penipuan di Kalimantan Barat. “Pelaku penipuan menggunakan modus operandi yang beragam, tetapi ujung-ujungnya selalu ada permintaan sejumlah uang. Untuk menghindari penipuan, setiap informasi yang diterima bisa dikonfirmasi dan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Agama di tingkat kabupaten/kota setempat,” tutupnya. *(Humas)

Menteri Agama: Kita Harus Merapatkan Barisan

0
Plt Kepala Kanwil Kemenag Jabar Dr. H. Yusup, M. Pd, menyampaikan beberapa poin penting hasil rapat kerja nasional Kemenag pada Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kamis (17/02/2022) di Kanwil Kemenag Jabar Jln. Jenderal Sudirman Bandung.

Bandung (aswajanews.id) – Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Dr. H. Yusup, M. Pd, menyampaikan beberapa poin penting hasil rapat kerja nasional Kemenag di Surabaya belum lama ini. Secara garis besar, Menag Yaqut Cholil Qoumas, meminta seluruh Kemenaga dari pusat sampai ke daerah untuk merapatkan barisan.

“Kita ini satu barisan, ibarat kereta cepat. Kita satu gerbong, tidak ada yang terpisah satu pun. Dalam dalam memberikan pelayanan dengan tema transformasi pelayanan umat, harus eirama dengan apa yang diintruksikan dari pusat,” kata Menag, seperti disampaikan Yusup pada Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kamis (17/02/2022) di Kanwil Kemenag Jabar Jln. Jenderal Sudirman Bandung.

Menurut Yusup, kereta cepat ini dimaknai, Menag akan mengkomandani Kemenag dengan cepat dalam rangka memberikan transformasi pelayanan. Tidak boleh keluar dari koridor yang sudah di tentukan regulasi dan tidak boleh lambat. Sebab itu, dalam penyerapan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pun para pejabat pembuat komitmen (PPK) ini harus membuat jadwal, semester satu triwulan kedua ditargetkan 70%.

Sementara refocusing yang 5%, nanti akan diserap manakala tidak ada kebutuhan yang mendesak di pusat, sehingga bisa dipakai kembali.

“Nah ini mohon para PPK terus mengawal. Insya Allah hari ini saya dengan Pak Kabag TU akan merancang rakerwil kita. Mohon masing masing bidang mempersiapkan diri. Memberikan pelayanan terbaik kepada umat tidak boleh lengah, yang lengah akan ditinggal, yang menghadang akan di tabrak,” tegasnya.

Dia berharap jajaran Kanwil Kemenag Jabar dapat memberikan pelayanan yang terbaik. Sistem pelayanan digital dapat diimplementasikan dengan baik. Seiring dengan itu, Yusup mengingatkan kembali tentang kasus Covid-19 yang mulai meningkat kembali. Karena itu protokol kesehatan harus terus diterapkan.

Pada kesempatan tersebut, Yusup juga menyampaikan prinsip-prinsip pelayanan yang baik, yaitu attitude (sikap), ability (kemampuan), attention (perhatian), action (tindakan), accountability (tanggungjawab) dan appearance (penampilan). Diharapkan, jajaran Kemenag bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat dan baik sehingga target di tahun 2022 dapat tercapai dengan baik.

“Semoga kita bisa melaksanakan rakerwil. Saya selaku pelaksana tugas akan mengawal sampai ada dan dilantiknya kepala Kanwil Kemenag yang baru. Mari kita bekerja bukan karena pimpinan, tetapi kita bekerja karena pengabdian pada bangsa, negara dan agama. Wabilkhusus pengabdian pada Kementerian Agama yang menjadi dasar ruh kita bekerja. Dengan demikian, sehingga moto ikhlas beramal tetap kita implementasikan dalam kehidupan kita,” tuturnya. *(Kontributor : Eva Nurwidiawati)

Jumhur Hidayat Terpilih Jadi Ketum KSPSI

0
Muhammad Jumhur Hidayat terpilih sebagai Ketua Umum KSPSI. Jumhur resmi terpilih dalam Kongres ke-X di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Rabu (16/2/2022).

Jakarta (Aswajanews.id) – Muhammad Jumhur Hidayat terpilih sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Mantan kepala BNP2TKI terpilih secara aklamasi. Jumhur resmi terpilih dalam Kongres ke-X di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Rabu (16/2/2022).

Jumhur sekaligus akan menjadi Formatur untuk menyusun kepengurusan KSPSI di periode 2022-2027 mendatang. Kongres diikuti 22 DPD, 270 DPC, 13 DPP, dan 12 Serikat Pekerja Anggota (SPA) KSPSI. Jumhur terpilih secara aklamasi setelah ketua sidang Nainggolan dari DPD Sumatera Utara, dalam rapat paripurna pertama menawarkan kepada peserta baik peserta online maupun offline untuk mengajukan nama calon.

Tawaran ini disambut DPC Sulut dan Tangerang yang mengikuti secara online. Mereka mengusulkan Jumhur Hidayat untuk memimpin KSPSI lima tahun ke depan. Dalam pidatonya sebagai ketum KSPSI, Jumhur menyampaikan agar keberhasilan gerakan buruh ditentukan oleh keberhasilan memperjuangkan kesejahteraan anggotanya. “Jika buruh sejahtera maka rakyat akan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menegaskan posisi buruh dalam konsep tripartit setara dengan pemerintah dan pengusaha. Oleh karena itu buruh tidak boleh menunduk-nunduk kepada pemerintah dan pengusaha. (*)

DPR Tetapkan 7 Anggota KPU dan 5 Anggota Bawaslu 2022-2027

0
Suasana rapat antara Komisi II DPR RI dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di Kompleks DPR, Jakarta.

Jakarta (Aswajanews.id) – Komisi II DPR menetapkan 7 orang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan 5 orang anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) periode 2022-2027. Penetapan dilakukan dengan metode voting atau pemungutan suara. Sebelum voting, Komisi II DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Sebanyak 14 calon anggota KPU dan 10 orang calon anggota Bawaslu mengikuti sesi wawancara pada Senin (14/2) hingga Rabu (16/2).

Para kandidat dipilih berdasarkan musyawarah dan mufakat dalam rapat tertutup yang berlangsung 1,5 jam. “Berdasarkan pertimbangan itu semua, pada akhirnya setelah kita melakukan simulasi berbagai hal, berbagai cara, kita putuskan, tetapkan urutan,” kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia.

Nama-nama terpilih akan dibawa ke Sidang Paripurna untuk ditetapkan. Kemudian, daftar nama anggota KPU dan Bawaslu terpilih dikirim ke Presiden Joko Widodo untuk dilantik. Berikut nama anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 yang terpilih:

KPU

  1. Betty Epsilon Idroos
  2. Hasyim Asy’ari
  3. Mochammad Afifudin
  4. Parsadaan Harahap
  5. Yulianto Sudrajat
  6. Idham Holik
  7. August Mellaz

Bawaslu

  1. Lolly Suhenty
  2. Puadi
  3. Rahmat Bagja
  4. Totok Hariyono
  5. Herwyn Jefler Hielsa Malonda

Uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPUdan Bawaslu sempat diskors karena salah seorang anggota DPR positif Covid-19. Wakil Ketua Komisi II DPR Syamsurizal menskors rapat hingga pukul 19.00 WIB. Dalam rentang waktu itu, para anggota dewan menjalani tes PCR.

“Pimpinan menyarankan kita langsung dari Yankes DPR RI untuk melakukan PCR magrib ini. Kita sudah dapat izin dari pimpinan DPR,” kata Syamsurizal sebelum menskors rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/2). (*)

Kades Tegalwatu Fokus Pelayanan Prima

0
Marwadi Pj Kades Tegalwatu Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo Jawa Timur beserta jajaran aparatur desa tengah fokus meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat.

Probolinggo (Aswajanews.id) – Pemerintahan Desa Tegalwatu Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo Jawa Timur saat ini tengah fokus untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. Pelayanan yang baik (prima) memberikan dampak rasa kepuasaan dan solidaritas masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan desa. Hal tersebut juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Demikian dikatakan Marwadi, Plt Kades Tegalwatu Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo Jawa Timur kepada wartawan, Kamis (17/2/2022).

Marwadi mengatakan, program pemerintah desa yang saat ini digalakan adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam mengurus segala administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP, Akte Kelahiran, perpindahan penduduk, perijinan, dll. Selain juga perbaikan infrastruktur seperti pembenahan fasilitas umum, perbaikan jalan dan lainnya. Ia juga berharap kepada pemerintah kabupaten untuk segera merealisasikan usulan dari pemerintah desa Tegalwatu untuk program infrastruktur.

Menurutnya, pelayanan yang baik harus didukung dengan fasilitas yang memadai. Fasilitas pelayanan yang tidak memadai akan menimbulkan keterlambatan dalam mewujudkan hasil kerja nyata, dan tanpa tersedianya fasilitas yang mencukupi dalam pelayanan tidak terlaksana dengan maksimal.

Selain itu, Marwadi juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui perangkat aparatur desanya tentang pelayanan. “Kurangnya sosialisasi prosedur tentang pelayanan, kerap kali membingungkan masyarakat sebagai pengguna layanan,” pungkasnya. *(Abdul Wafi)

KSPPA PSI : Kota Bandung Darurat Kekerasan Seksual terhadap Anak

0
Aksi kampanye stop kekerasan terhadap perempuan dan anak

Bandung (Aswajanews.id) – Hukuman Penjara seumur hidup rupanya masih belum cukup buat Herry Wirawan terdakwa rudapaksa belasan santriwati di bawah umur. Kekecewaan nampak terlihat dari para korban dan orangtua korban setelah Majelis Hakim membacakan vonis dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (15/2/2022).

Komite Solidaritas Pelindung Perempuan dan Anak (KSPPA) DPD PSI Kota Bandung, melakukan aksi kampanye stop kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya setelah sidang putusan Herry Wirawan dengan cara membagikan bunga mawar putih berisikan pesan, mawar putih ini menjadi simbol perlawanan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Harapan kami dengan adanya aksi ini masyarakat bisa sadar terkait isu kekerasan terhadap perempuan dan anak yang sedang marak terjadi, dan kami mengajak kepada siapapun yang menjadi korban untuk speak up karena kamu tidak sendiri. Demikian dikatakan Ketua DPD PSI Kota Bandung Yoel Yosaphat, didampingi Koordinator Wilayah KSPPA DPD PSI Kota Bandung Michael Maleakhi.

“Kami meminta PLT Wali Kota Bandung dan DPRD Kota Bandung memperhatikan isu kekerasan seksual ini lebih baik lagi dari sisi tataran normatif dan regulasi demi masa depan anak-anak bangsa,” ujarnya.

Yoel Yosaphat mengatakan, KSPPA telah menerima laporan dari masyarakat melalui posko-posko yang telah dibentuk dan hampir 80 % adalah kasus kekerasan terhadap anak. Ia mengindikasi Kota Bandung darurat pedofil yang dapat mengancam anak-anak bangsa.

“Melalui posko yang kami buka ada laporan kasus Human Trafficking, saat ini kasusnya sedang kami dampingi. Kasus Human Trafficking yang terjadi disebuah aplikasi ini menimpa anak perempuan dibawah umur,” tambahnya.

Menurutnya, pada pasal 76D UU Perlindungan Anak dikatakan “Setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain” dipidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

Yoel juga mengharapkan lebih banyak lagi solidaritas dari masyarakat untuk terlibat dalam misi kemanusiaan ini. Sebagai pendamping korban dan saksi, pemulihan dan masa depan korban adalah hal yang paling utama. KSPPA DPD PSI Kota Bandung membuka posko “Pelindung Perempuan dan Anak”, terdapat juga hotline pengaduan di nomor 08212267016. Harapan kami langkah ini dapat menjadi titik terang untuk para korban karena kamu tidak sendiri, serta menjadi sebuah ancaman untuk mengurungkan niat melakukan kejahatan terhadap perempuan dan anak.

“Kami merangkul seluruh pihak terkait untuk bersama sama mencegah hal serupa terjadi lagi,” tegasnya. *(Elisa Nurasri)

Diduga Melanggar Prokes, Diskotik Deli Indah Hotel Beroperasi Hingga Tengah Malam

0
Diduga aktifitas hiburan hingga tengah malam di Hotel Deli Indah Kabupaten Deliserdang telah melanggar Prokes, Selasa (15/2/22).

Deliserdang (Aswajanews.id) – Diduga aktifitas hiburan hingga tengah malam di Hotel Deli Indah Kabupaten Deliserdang telah melanggar Prokes, Selasa (15/2/22). Dengan adanya kegiatan hiburan malam tersebut, menurut pengamatan awak media yang bertugas diduga sangat bertolak belakang dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Dengan adanya kegiatan hiburan malam tersebut dapat membuat kerumunan dan dapat mengakibatkan keributan sesama pengunjung tempat hiburan tersebut dan kita menduga juga adanya peredaran narkoba di lokasi hiburan hingga tengah malam tersebut.

Kabiro Media IDC Deliserdang Bung Juanda Simanjuntak melihat dengan adanya kegiatan hiburan malam tersebut bisa merusak moral dan akhlak generasi muda kedepannya.

Menurut pantauan langsung di lapangan setelah mendapatkan laporan masyarakat ada beberapa pemuda berbadan tegap di lokasi hiburan malam tersebut. Maka dari itu sangat disesalkan dan berharap kepada Tim Satgas PPKM Covid-19 Deli Serdang agar supaya memeriksa dan kalau perlu untuk menutup lokasi tempat hiburan yang berada di Hotel Deli Indah karena diduga sudah merusak generasi anak bangsa di Kabupaten Deli Serdang. Serta harapan kedepan agar moral dan ahlak generasi muda kedepannya menjadi lebih baik tidak dengan mempergunakan narkoba serta melakukan pencegahan sejak dini untuk wilayah Kabupaten Deli Serdang.

Menurut keterangan warga setempat setelah dimintai keterangan oleh awak media yang bertugas adalah berinisial ‘AS’ mengatakan bahwa Hotel Deli Indah dibackup oleh salah satu anggota DPRD Deliserdang bernama ‘DT’, sehingga Aparat Penegak Hukum pun diduga takut untuk melakukan tindakan hukum di wilayah hukumnya sendiri.

“Kami berharap bahwa melalui informasi warga masyarakat yang sudah semakin resah akan aktifitas malam Disana kepada Bapak Kapolresta Deli Serdang Irsan Sinuhaji beserta Jajarannya serta Forkopimda Kabupaten Deli Serdang dapat mendengarkan laporan dari warga masyarakat yang sudah semakin resah dengan kegiatan aktivitas yang Diduga ada praktek jual beli Narkoba di lokasi sekitar Kecamatan Pagar Jati,” ujar AS. (Rizky Zulianda)

Pilkades Serentak Kecamatan Tiris Probolinggo Berlangsung Aman dan Kondusif

0
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tiris, Yoyok Hadiyanto

Probolinggo (PI) – Sebanyak 16 desa di Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggao Jawa Timur menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak. Pilkades di 5 desa (Tlogosari, Pesawahan, Tulupari, Racek dan desa Wedusan) telah dilaksanakan pada 2 Mei 2021 lalu.

Sementara 11 desa di Kecamatan Tiris yang akan menggelar Pilkades pada Kamis (17/2/2022), yaitu; Desa Tiris, Desa Jangkang, Desa Ranu Gedang, Desa Ranu Agung, Desa Andung Sari, Desa Andung Biru, Desa Pedagangan, Desa Tegal Batu, Desa Rejing dan Desa Tlogo Argo.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tiris, Yoyok Hadiyanto kepada wartawan Selasa (15/2/2022) mengatakan, Pilkades di Kecamatan Tiris berlangsung damai, aman, tertib, lancar dan kondusif karena itu adalah modal untuk pembangunan ke depan. Hal itu menurut Yoyok, berkat sinergitas dan kerjasama yang baik berbagai elemen masyarakat dan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Ia menghimbau agar momentum pilkades ini bisa dijadikan untuk ajang silaturahmi antar warga juga menjaga dan menjunjung tinggi aturan main yang sudah ada dalam pilkades serentak ini, sehingga pelaksanaan Pilkades dapat berjalan sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan.

Pilkades Serentak di Kabupaten Probolinggo yang diikuti 219 desa, termasuk 11 desa di Kecamatan Tiris pada tahun 2022 ini akan digelar pada Kamis (17/2/2022). Meski Pilkades serentak dilaksanakan pada masa pandemi ini, tidak tidak menyurutkan antusias masyarakat untuk memilih figur calon kepala desa untuk memimpin 6 tahun ke depan.

Aparat keamanan TNI-POLRI dari Babinsa (Supriyadi dan Dadang) serta jajaran Polsek Tiris (Kanit Propam Nanang) selalu menghimbau kepada masyarakat dan panitia penyelenggara pilkades agar selalu mentaati protokol kesehatan dan menjaga ketertiban.

Sementara aparat keamanan TNI-POLRI dari Babinsa (Supriyadi dan Dadang) serta jajaran Polsek Tiris (Kanit Propam Nanang) selalu menghimbau kepada masyarakat dan panitia penyelenggara pilkades agar selalu mentaati protokol kesehatan dan menjaga ketertiban.

Suksesnya agenda pilkades serentak ini tidak luput dari peran TNI-POLRI dalam mengawal setiap tahapan pilkades. Suksesnya pilkades sangat menentukan kemajuan pembangunan di desa. *(Abdul Wafi)

Guru Pemerkosa 13 Santriwati Divonis Seumur Hidup

0
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menghukum guru pemerkosa santriwati, Herry Wirawan dengan penjara seumur hidup. Vonis dibacakan dalam persidangan di PN Bandung, Selasa (15/2/2022).

Bandung (Aswajanews.id) – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menghukum guru pemerkosa santriwati, Herry Wirawan dengan penjara seumur hidup. Vonis dibacakan dalam persidangan di PN Bandung, Selasa (15/2/2022).

Ketua majelis hakim Yohannes Purnomo Suryo Adi menyatakan, Herry Wirawan terbukti bersalah melakukan tindak pidana kekerasan dan pemaksaan persetubuhan dengan anak. Mejlis hakim juga menjatuhkan hukuman restitusi kepada para keluarga korban dengan nilai yang berbeda-beda.

Konferensi pers kasus rudapaksa Herry Wirawan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung Jln LLRE Martadinata Bandung, Selasa (15/2/20220.

Dalam persidangan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Asep N Mulyana yang merupakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menuntut hukuman kebiri dan denda Rp500 juta subsider kurungan satu tahun. Selain itu JPU juga menuntut penyebaran identitas, dan membekukan yayasan serta pesantren Herry Wirawan.

Kemudian pengasuh Madani Boarding School di Cibiru, Bandung, Jawa Barat, ini juga dituntut membayar restitusi kepada korban-korbannya sebesar Rp321,527 juta. Selain memperkosa belasan santriwatinya, Herry juga dinilai melakukan pemberatan, yakni menggunakan simbol agama dan lembaga pendidikan sebagai alat untuk memanipulasi perbuatannya hingga para korban terperdaya. *(MP Nas)

Bupati Bandung Sidak, 60 Persen ASN Disdik Bolos Kerja

0
Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna dan Sekda Kabupaten Bandung, H. Cakra Amiyana lakukan Sidak kehadiran pegawai, Senin (31/1) pagi banyak kursi kosong akibat banyak pegawainya yang bolos.

Bandung (Aswajanews.id) – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung memberikan contoh yang buruk bagi OPD lainnya. Terbukti saat Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna dan Sekda Kabupaten Bandung, H. Cakra Amiyana lakukan Sidak kehadiran pegawai, Senin (31/1) pagi banyak kursi kosong akibat banyak pegawainya yang bolos.

Tercatat sekitar 40 persen dari ASN yang masuk kerja dan sisanya 60 persen yang tidak masuk kerja sehingga menghambat kepada pelayanan publik. Mereka tidak masuk kerja karena menghadapi libur kejepit Nasional menghadapi hari raya Imlek, pada Selasa (1/2).

Dengan demikian, maka bisa dikatakan pembinaan yang dilakukan oleh Kepala Dinas kurang atau para ASN tidak menghormati pimpinan sehingga bagian kepegawaian harus melakukan. penyelidikan juga melakukan sanksi keras kepada ASN di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna kepada wartawan mengatakan, tidak ada alasan pada saat jam kerja atau hari masuknya kerja pelayanan kepada publik harus dilaksanakan. “Apalagi jika ada ASN bolos kerja tanpa alasan yang bisa di pertanggung jawabkan. Kepala OPD atau Kepala Dinas harus tegas terhadap anak buahnya yang tidak masuk kerja saat waktunya bekerja,” tegas Bupati Bandung Dadang Supriatna.

“Sangat keterlaluan jika dalam sehari ada ASN yang tidak masuk kerja hingga mencapai 60 persen. Ini artinya pembinaan dan pengawasan tidak berjalan dengan baik. Seharusnya di Dinas Pendidikan yang tugas mendidik harus berikan contoh yang baik dan bukan sebaliknya,” tegas Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS).

Hingga Senin (31/2) sore belum ada penjelasan resmi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Drs. H. Ruli H, M.Si terkait banyaknya ASN di lingkungan Dinas Pendidikan yang bolos kerja hingga mencapai 60 persen. (Koresponden : Asep Rustandi)

AKBP Hujra: Santri Hafiz Quran Jadi Prioritas Penerimaan Anggota Polri

0
Saat ini untuk penerimaan anggota Polri telah diprioritaskan dari santri-santri hafiz qur’an. Untuk itu apabila ada santri yang memiliki potensi disarankan untuk mengikuti seleksi.

 TUBA (Aswajanews.id) – Tugas para kiyai dan ulama adalah tugas yang sangat mulia dalam menjalankan misi agama, oleh sebab itu Polres Tulang Bawang dan seluruh personelnya siap membantu dan mendukung sepenuhnya.

“Saya selaku Kapolres memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga hubungan silaturahmi yang sudah terjalin ini dapat terus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, SIK, dalam acara ngopi bareng kiyai dan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) se-Tulang Bawang, hari Senin (07/02/2022), pukul 15.30 WIB s/d pukul 17.00 WIB, di Ponpes Nurul Ikhlas, Kampung Sumber Makmur, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

Lanjut AKBP Hujra, saat ini untuk penerimaan anggota Polri telah diprioritaskan dari santri-santri hafiz qur’an. Untuk itu apabila ada santri yang memiliki potensi disarankan untuk mengikuti seleksi.

Selain itu, Polres Tulang Bawang juga siap membantu memfasilitasi untuk para pengasuh Ponpes yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), cukup datang ke Polres dan akan kami bantu dalam proses penerbitan SIMnya.

Kapolres juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para ulama dan tokoh-tokoh agama yang telah membantu Polri dalam menetralisir isu-isu negatif. “Terkait permasalah di GPI Tulang Bawang pada tanggal 25 Desember 2021 lalu, peran para ulama dan tokoh-tokoh agama sangat membantu dalam menetralisir isu-isu negatif yang berusaha membawa permasalahan gereja tersebut menjadi permasalahan agama,” papar AKBP Hujra.

Sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tulang Bawang, sampai dengan saat ini masih tetap kondusif. Di tempat yang sama, Kepala Kemenag Tulang Bawang, Drs. H. Sanusi, dalam sambutannya menyampaikan materi tentang moderasi Ponpes di Tulang Bawang yang bebas dari paham radikalisme. Tampak hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Tulang Bawang, Kepala Kemenag Tulang Bawang, Ketua FKPP Tulang Bawang, KH. Masykur Alfaruq, M.Pd, Wakapolres, Kompol Riki Ganjar Gumilar, SIK, PJU Polres, Sekretaris FKPP Tulang Bawang, KH. Zaenal Mustofa, M.Pd dan para pengasuh Ponpes se-Tulang Bawang. (Pendi/KMI)

Kadin dan Kanwil DJP Banten Siap Sukseskan Penerimaan Pajak 2022

0
Wakil Ketua Umum Bidang Real Estate dan Perumahan KADIN Provinsi Banten Andri Hermawan bersama empat pengurus lainnya melakukan kunjungan dan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah DJP Banten.

Banten (Aswajanews.id) – Wakil Ketua Umum Bidang Real Estate dan Perumahan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten Andri Hermawan bersama empat pengurus Kadin lainnya melakukan kunjungan dan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah DJP Banten. Ini dalam rangka menjalin sinergi untuk bahu membahu menyukseskan penerimaan pajak tahun 2022.

Kunjungan perdana KADIN Banten ini sebagai langkah awal meningkatkan pemahaman pada pelaku usaha mengenai pajak secara berkelanjutan. Kerjasama yang harmonis antara kedua institusi juga sebagai cara untuk mengampanyekan Program Pengungkapan Sukarela (PPS), Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), dan SPT Tahunan.

Kadin juga memberikan apresiasi kepada Kanwil DJP Banten beserta seluruh jajaran yang telah memberikan edukasi serta pelayanan terbaik kepada seluruh anggota Kadin di Provinsi Banten selama ini. Para petugas pajak yang memiliki pengetahuan yang mumpuni serta pelayanan yang ramah telah memberikan kesan positif bagi anggota Kadin.

Pertukaran cendera mata antar dua instansi menutup pertemuan Kadin dan Kanwil DJP Banten. Langkah berikutnya akan dilakukan berbagai kegiatan bersama dalam rangka meningkatkan pemahaman lebih mendalam semua anggota Kadin Provinsi Banten tentang perpajakan. (Yd/Ray/KMI)

Wayang Digunakan Walisongo untuk Media Dakwah

0
*Oleh : Elisa Nurasri, S.Sos.

Penyebaran Agama Islam di Pulau Jawa pada abad ke-14 tidak luput dari peran ulama dan wali atau yang lebih dikenal dengan sebutan Wali Songo (Wali Sembilan). Mereka cepat dikenal masyarakat luas karena kerap berdakwah tanpa memaksa harus masuk Islam. Model dakwah yang mereka gunakan lebih kepada pendekatan kultural atau kebudayaan tanpa menghilangkan adat istiadat masyarakat setempat.

Perjalanan dakwah Wali Songo telah dicatat dalam sejarah penyebaran agama Islam di Indonesia. Mereka telah meninggalkan banyak jejak dalam berdakwah. Wali Songo membawa perubahan besar terhadap peradaban masyarakat Jawa yang dulunya belum mengenal Islam.

Salah satu anggota Walisongo yang terkenal akan dakwahnya adalah Sunan Kalijaga (Raden Sahid). Ia merupakan anak dari adipati Tuban, Tumenggung Wilatikta. Ia dikenal sebagai budayawan dan seniman seni suara, seni ukir hingga seni busana. Ia juga menciptakan aneka cerita wayang yang bercorak keislaman.

Dilansir dari berbagai sumber, alasan Sunan Kalijaga memakai model dakwah kultural sebagai jalan dakwahnya karena beranggapan bahwa lebih mudah menyebarkan agama Islam dengan cara memadukan dengan unsur kebudayaan masyarakat setempat yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Pelaksanaan dakwah kultural ini diharapkan dapat segera menarik hati masyarakat setempat yang masih banyak memeluk agama lama yaitu Hindu dan Budha.

Dalam berdakwah, mengenalkan ajaran agama Islam Sunan Kalijaga memperkenalkan bentuk wayang yang terbuat dari kulit kambing atau biasa dikenal sebagai wayang kulit. Sebab, pada masa itu wayang populer dilukis pada semacan kertas atau wayang beber. Dalam seni suara, ia menciptakan lagu Dandanggula. Bahkan, Sunan Kalijaga juga mengarang sebuah tembang Jawa yang sangat terkenal sampai saat ini, yaitu Ilir-Ilir.

Gus Mus, sapaan akrab KH Ahmad Mustofa Bisri Ulama Khos Nahdlatul Ulama (NU) Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang seperti dilansir laman NU Online mengatakan, wayang adalah di antara seni budaya lokal yang digunakan Walisongo untuk media dakwah.

Meski ceritanya dari Mahabharata, wayang mampu dielaborasi oleh para Wali dengan memasukan banyak nilai-nilai kebijaksanaan Islam. Di antaranya, kisah konflik antara Pandawa dan Kurawa. Jika dipahami dengan jernih, sebenarnya Pandawa dan Kurawa bukan simbol untuk menggambarkan secara berlawanan antara golongan yang baik dan buruk. Dari sudut pandang kemanusiaan, Pandawa adalah simbol dari golongan yang telah mencapai kebenaran, atau dalam istilah tasawuf, mereka sudah wushul ila al-Khaqq. Sedangkan Kurawa menyimbolkan golongan yang masih berproses atau mencari, bergerak dan menuju kebenaran.

Penulis hanya ingin menyampaikan, ada pepatah mengatakan Bangsa yang besar adalah bangsa yang mau menghargai budayanya. Tapi apakah kita bisa menghargai budaya jika kita tidak mengerti dengan budaya itu sendiri. Islam mengajarkan bahwa cinta kepada tanah air adalah bagian dari iman. Tanah air kita adalah Indonesia. Mencintai Indonesia adalah bagian dari iman (Hubbul Wathan Minal Iman). Oleh karena itu, siapa saja yang mengkhianati Tanah Air Indonesia berarti telah kehilangan imannya, minimal sebagian besar imannya telah musnah, Naudzubillahimindzallik.

*Elisa Nurasri, S.Sos. Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung.

70 Anak Mendapatkan Khitan Gratis Dari Koperasi Master Karyawan King

0
70 anak dari berbagai Desa di Kecamatan Batang Kuis mendapatkan fasilitas khitanan gratis dari Koperasi Master Karyawan King, Minggu (13/2/22).

Deli Serdang (Aswajanews.id) – 70 anak dari berbagai Desa di Kecamatan Batang Kuis mendapatkan fasilitas khitanan gratis dari Koperasi Master Karyawan King, Minggu (13/2/22). Bertempat di Jln Karya1 Desa Sena Dusun IV Kecamatan Batang Kuis, 70 anak mendapatkan khitanan gratis Program Khitanan Masal dimasa pademi.

Direktur Utama Koperasi Master King, Yuli mengatakan kepada Kru Delinews24, kegiatan Khitanan Masal diselenggarakan oleh perusahaan dalam bentuk kepedulian sosial dimasa pademi.

Dirinya menyebut, para medis dihadirkan dari tim Klinik Kulon Progo Desa Telaga Sari. Dengan tenaga medis sebanyak 7 dokter dan perawat sebanyak 7 orang. 70 orang anak yang khitan berasal 80 persen dari Desa Sena dan sebagian dari Desa Tumpatan Nibung, pungkas Yuli dalam keterangan Persnya.

Sementara, melalui kegiatan yang dilakukan oleh Koperasi Master Karyawan King mendapatkan apresiasi dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang. Melalui keterangan Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik dirinya mengatakan besok hari (Senin-red) akan langsung datang untuk memberikan penghargaan atas kepedulian Koperasi Master Karyawan King terhadap anak-anak.

“Saya sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh Perusahaan, dimana dimasa pademi yang belum usai masih dapat memberikan perhatian dan kepedulian terhadap 70 anak diwilayah sekitar perusahaan, tentu ini adalah bentuk meringankan keluarga yang dilakukan oleh perusahaan,” kata Junaidi saat dikonfirmasi kru Delinews24, Minggu Siang (13/2/22).

Perlu diketahui, Koperasi Master King adalah sebuah perusahaan berbasis simpan pinjam. Kehadiran Koperasi ini ditengah-tengah masyarakat telah banyak memberikan kontribusi langsung, selain kegiatan sosial seperti khitanan masal yang dilakukan hari ini, banyak kegiatan sosial lain nya yang dilakukan perusahaan dalam bentuk kepedulian sosial dilingkungan sekitar. (Rizky Zulianda)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts