Google search engine
Beranda blog Halaman 272

Juru Parkir di Banjarsari Protes Akibat Setoran Naik

0
Sejumlah Juru Parkir Pasar Banjarsari mengadakan audensi ke UPTD Perparkiran Banjarsari, perihal adanya pelaksanaan Uji Petik, Rabu (23/02/2022).

Ciamis (Aswajanews.id) – Sejumlah Juru Parkir Pasar Banjarsari mengadakan audensi ke UPTD Perparkiran Banjarsari, perihal adanya pelaksanaan Uji Petik, Rabu (23/02/2022).

Audensi tersebut dilaksanakan di Aula Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis sebagai aksi protes para Juru Parkir terhadap adanya kenaikan setoran parkir.

Menurut salah seorang Juru Parkir Dedi, awalnya setoran Rp. 12.000 perhari, namun kini naik menjadi Rp.53.000 perhari.

“Itu juga hasil negosiasi Rp.53.000 tadinya mah di pinta Rp.93.000,” ungkapnya.

Dedi mengaku cuma kebagian Rp.20.000 sebagai upah lelah saja. Sedangkan pendapatan pada pelaksaan uji petik rata-rata hanya Rp.110.000 atau Rp.135.000 seharian kerja.

“Jadi saya merasa keberatan kalau harus setor Rp.93.000 mah soalnya kebagian capeknya doank,” ungkapnya.

Sementara Ketua Karang Taruna Desa Cibadak, Fani mengatakan adakah aturan tertulis dari Pemda Kabupaten Ciamis atau dari Dinas Terkait?

“Tidak ada satupun yang menjawab dari pihak UPTD Parkir,” ungkapnya.

Kepala Desa Cibadak, Margo mengatakan, akibat adanya juru petik ini ada beberapa warga dan juru parkir yang laporan ke desa, karena mereka merasa sangat keberatan.

Di tempat yang berbeda, salah seorang wartawan media online meminta tanggapan dari Bambang selaku Kepala Dinas Perhubungan Kab.Ciamis dan beliaupun langsung menanggapi lewat Pesan WhatsApp berkata pada prinsipnya uji petik itu perlu dilaksanakan untuk melihat kondisi riil saat itu.

“Kaitan dengan jumlah kendaran yang melakukan parkir sehingga akan diketahui jumlah retribusi yang didapat setiap harinya sehingga akan diketahui nilai bagi hasilnya untuk lebih jelasnya mangga hubungi pa UPTD Parkir,” ujarnya. (Asep S/Wisnu)

Wagub Jabar Minta Kemenag Lebih Bijak Buat Aturan

0
Uu Ruzhanul Ulum, angkat bicara atas pernyataan Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas

Bandung (Aswajanews.id) – Panglima Santri Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, angkat bicara atas pernyataan Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas yang mengumpamakan suara adzan sama mengganggunya dengan gonggongan anjing.

Menurut Uu, yang diucapkan oleh Menag merupakan hal yang tek elok untuk diungkapkan. “Tidak elok mentasbihkan adzan dengan gonggongan anjing, karena mengganggunya gonggongan anjing dan suara adzan akan berbeda di telinga,” ujar Uu di Gedung Sate Kota Bandung, Kamis 24 Februari 2022.

Sementara itu, terkait diterbitkannya Surat Edaran Menteri Agama No SE 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala. Ia berpendapat, pihak Kementerian Agama (Kemenag) agar lebih bijak dalam membuat aturan apalagi beberapa hari lagi umat Islam akan menghadapi bulan Ramadhan.

“Kalau boleh, Kemenag jangan bikin gaduh, karena umat Islam sekarang sedang siap-siap menghadapi bulan Ramadhan, emang masalah surat edaran pemakaian speaker ada yang setuju, ada yang tidak. Tetapi justru pro kontranya itu yang bikin gaduh dan ramai,” ujar Uu, Kamis 24 Februari 2022.

Uu mengatakan, sebaiknya pihak Kemenag mengajak terlebih dahulu tokoh-tokoh agama dari berbagai daerah di seluruh Indonesia untuk berdiskusi sebelum membuat aturan. “Paling tidak ada komunikasi dulu dengan tokoh agama atau pemuka masyarakat lainnya. Jangan tiba-tiba (keluarkan) edaran, masyarakat banyak yang bertanya pada saya, sekalipun secara hierarki surat edaran tidak memiliki kekuatan hukum, tetapi masyarakat banyak yang resah dengan hal semacam ini,” katanya.

Lebih lanjut Uu menyarankan agar pihak Kemenag lebih fokus terhadap penyusunan aturan terkait pemanfaatan masjid dan musala jelang Ramadhan, yang disesuaikan dengan kondisi perkembangan pandemi Covid-19 saat ini.

Meski demikian, Uu yang merupakan Wakil Gubernur Jawa Barat menyatakan, sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat, pihaknya siap untuk mengikuti aturan surat edaran tersebut. “Kalau saya selaku perintah akan mengikuti apa yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat, karena kami merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah pusat,” pungkasnya. (Asep Rustandi)

Kolaborasi BIN-Pemko Medan Berlanjut, Genjot Sasaran Anak 6-11 Thn, Pelajar/Masyarakat dan Lansia

0
Badan Intelijen Negara (BIN) dan Pemko Medan menggelar kegiatan di Pendopo Bambu Kuning Jl. Pancing Pendopo Bambu Kuning, Mabar Hilir, Kec. Medan Deli sebagai tempat sentra dan 12 Titik lokasi tersebar, Kamis (24/02/2022).

Medan (Aswajanews.id) – Melanjutkan pelaksanaan vaksinasi massal dengan target sasaran Anak 6-11 Thn, pelajar/masyarakat dan Lansia, Kamis (24/02/2022), Badan Intelijen Negara (BIN) dan Pemko Medan menggelar kegiatan di Pendopo Bambu Kuning Jl. Pancing Pendopo Bambu Kuning, Mabar Hilir, Kec. Medan Deli sebagai tempat sentra dan 12 Titik lokasi tersebar.

Lurah Mabar Hilir, Jufri Mark Bonardo Simanjuntak menyatakan bahwa kegiatan lanjutan hari ini sesuai dengan instruksi Walikota Medan, Bobby Nasution menggenjot pelayanan vaksinasi kepada Anak 6-11 Thn, Pelajar/Masyarakat dan Lansia.

Didampingi Personil BIN Daerah Sumatera Utara dan Kapus Titipapan, Dr. Mohd. Mukhlis,M.Kes. Jufri menegaskan bahwa pihaknya juga akan terus menyisir warga yang belum divaksin untuk mengikuti vaksinasi.

“Kepada warga masyarakat, khususnya di dua kelurahan, yakni Mabar dan Mabar Hilir, diharapkan bisa divaksin secara keseluruhannya,” tutur Lurah Mabar Hilir.

Dalam kesempatan ini juga, mewakili Pemerintah Kota Medan, Jufri Mark Bonardo Simanjuntak  menyampaikan terima kasih atas dukungan BIN sampai 3 hari ini menyelenggaraan Vaksinasi massal di wilayahnya ini.

“Kami berterimakasih kepada BIN atas kegiatan ini. Dari tanggal 22, 23 dan 24 Februari pihak BIN melaksanakan kegiatan massal di Pendopo Bambu Kuning dan di 12 titik lokasi tersebar dengan capaian 7.208,” pungkasnya.  (Rizky Zulianda)

Jelang Pilpres 2024 Bawaslu Kunjungi PSI Jabar

0
Menyongsong berlangsungnya pesta demokrasi Pemilu 2024, jajaran pimpinan Bawaslu Jabar mengunjungi Sekretariat DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jl. Abdul Rahman Saleh No.9 Kota Bandung, Rabu (23/2/2022).

Bandung (Aswajanews.id) – Menyongsong berlangsungnya pesta demokrasi Pemilu 2024, jajaran pimpinan Bawaslu Jabar mengunjungi Sekretariat DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jl. Abdul Rahman Saleh No.9 Kota Bandung, Rabu (23/2/2022). Rombongan Bawaslu Jabar diterima Ketua DPW PSI Jabar Marshall Candra, Sekjen Iwan Koswara, para Kepala Biro beserta seluruh jajaran pengurus DPW PSI Jabar.

Pada kesempatan kunjungan tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menyampaikan berbagai hal berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu yang akan digelar 14 Februari 2024.

Yulianto, SH.MH., anggota Bawaslu Jabar mengatakan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 saat ini memiliki kewenangan besar, tidak hanya sebagai pengawas, sekaligus sebagai eksekutor hakim pemutus perkara. Saat ini dan ke depan, terbentang tantangan historis bagi Bawaslu untuk membuktikan peran dan eksistensi strategisnya mengawal pemilu yang bermartabat bagi kemajuan bangsa.

Ia mengakui, pelaksanaan Pemilu khususnya di Jawa Barat yang memiliki jumlah pemilih terbanyak di Indonesia masih rentan terhadap pelanggaran-pelanggaran. Menurutnya, berdasarkan rekapitulasi penanganan pelanggaran Pemilu 2019, Bawaslu Jabar telah menangani sejumlah 942 perkara (620 temuan dan 322 laporan).

“Politik uang (money politics), kampanye hitam (hoax) dan netralitas ASN, TNI-POLRI adalah kasus pelanggaran yang masih banyak ditemukan pada pemilu 2019 lalu,” ujarnya.

Zaki Hilmi dari Bawaslu juga menambahkan, larangan politik uang berikut sanksi secara tegas dan jelas telah diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Sanksi yang diberikan kepada pelaku politik uang yaitu mulai dari sanksi administrasi yaitu dari pembatalan sebagai calon anggota legislatif, pembatalan atau batal demi hukum hasil hasil perolehan suaranya jika terbukti pelanggaran itu dilakukan secara terstruktur dan masif hingga sanksi pidana dapat dijatuhkan jika calon anggota legislatif terbukti melakukan pelanggaran.

Dikatakan Zaki, regulasi tanpa diimbangi dengan sistem dan kesadaran dari pelaksana dan peserta pemilu maka praktik politik uang akan tetap terjadi, oleh karena itu kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum dari warga Negara Indonesia menjadi faktor utama dalam suksesnya proses demokrasi dalam pemilihan umum baik dalam kontek pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden maupun dalam Pemilihan Umum anggota legislatif.

Bawaslu mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk melaporkan praktik politik uang dan pelanggaran pemilu lainnya dalam Pemilu 2024 nanti. Diakhir acara kunjungan Bawaslu tersebut, DPW PSI Jabar dan Bawaslu Jabar bertukar cindera mata dan berfoto bersama. *(Elisa Nurasri)

Peringati Harlah ke-17 Lazisnu Babel Berbagi Sembako

0
Kegiatan ini salah satu program kerja unggulan Lazisnu berupa program peduli sesama bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Program ini secara langsung sebagai dukungan atas program pemerintah daerah dari Lazisnu Babel, Selasa (15/02/2022).

Sungailiat (Aswajanews.id) – Dalam memeringati hari lahir Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Bangka Belitung Ke-17 secara konsisten dan kesinambungan mengadakan kegiatan bakti sosial bagi warga di Lingkungan Nelayan I Kelurahan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Kegiatan ini salah satu program kerja unggulan Lazisnu berupa program peduli sesama bagi Masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Program ini secara langsung sebagai dukungan atas program Pemerintah daerah dari Lazisnu Babel, Selasa (15/02/2022).

Lazisnu bekerjasama dengan semua stakeholder, khususnya masyarakat lingkungan nelayan I, Kelurahan Sungailiat, tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Lingkungan Nelayan I Sungailiat. Pembagian sembako langsung diserahkan kepada 650 Kepala Keluarga.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Sungailiat, Ramzi Lurah Sungailiat, Farid Ansori Kepala Lingkungan Nelayan I, Abdullah Ahaddi, Pengurus Pokja Nelayan I, Sudianto, Ketua RT 1, Lubis Suryani, RT 2 Aripyanto, RT 3 Suhardi Saun, RT 4 Waasma, di lingkungan nelayan I, tokoh Ormas, tokoh agama, tokoh pemuda, dan warga lingkungan nelayan I, serta pegiat media sosial.jalasnya

Ketua Lazisnu Babel, Deang Hilaluddin mengatakan, bahwa Lazisnu Bangka Belitung sejak terbentuk kepengurusan pada tahun 2019 lalu, telah banyak melaksanakan kegiatan. Tidak hanya bersifat program internal tetapi yang lebih penting program keumatan yang langsung dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

Berbagai Program Yang Sudah Terealisasikan

“Program Lazisnu yang pernah kita laksanakan berupa, program bedah rumah, sunatan massal, tasarupan, Zakat Infaq Shodaqoh, pembangunan masjid, pembagian sembako yang sudah beberapa kali dilakukan di beberapa tempat,” terang Deang.

Ia menilai, masyarakat merasa terbantu dengan adanya program bantuan bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dari Lazisnu Babel bekerjasama dengan Pokja Lingkungan Nelayan I tersebut.

“Hal ini sebagaimana disampaikan salah satu warga, bahwa kami sangat senang dengan adanya program Lazisnu dengan adanya pemberian sembako kepada masyarakat hari ini. Kami berharap program ini terus berkelanjutan sehingga dapat membantu dalam kebutuhan masyarakat, khususnya di lingkungan nelayan I Sungailiat ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Deang mengutarakan semua program unggulan Lazisnu Bangka Belitung tersebut berhasil dilaksanakan melalui Kerjasama dengan semua stakeholder dan para muzakki. Dalam memperkuat kinerja dan implementasi nyata program keumatan Lazisnu Babel siap bersinergi dengan semua lapisan masyarakat, baik pemerintah maupun swasta.

“Lazisnu akan menunaikan amanah dari para mitra sesuai dengan yang diamanatkan dan berada dalam koridor peraturan syariat dan perundangan. Yang terpenting bagi Lazisnu, bukan hanya memprioritaskan kepada ummat Islam saja, tetapi juga bagi warga kita nonmuslim. Sehingga bagi para donatur yang ingin menyumbangkan hartanya bagi warga nonmuslim dengan senang hati akan diterima dan Insyaallah Lazisnu Babel akan melaksanakan amanah tersebut,” tuturnya. (Imron)

Agrowisata Dinosaurus Memberikan Kenyamanan Bagi Pengunjung

0
Mantri Iriyanto seorang dermawan berjiwa sosial,ia memanfaatkan tanah seluas 2 hektar yang dulunya dijadikan perkebunan biasa menjadikan tempat wisata lokal yang sangat nyaman untuk berlibur di sana

Cilacap (Aswajanews.id) – Salah satu destinasi populer di Jawa Tengah ini merupakan tujuan wisata yang cocok untuk keluarga. Berkonsep taman rekreasi dan edukasi. Agrowisata Dinosaurus memiliki banyak wahana yang ramah serta fasilitasnya lengkap.

“Berbagai permainan baik untuk anak maupun dewasa tersedia, seperti kolam renang anak, taman air, taman buah,yang utama berbagai seni patung salah satunya Patung Dinosaurus yang menjadi ciri khas di Argo Wisata yang dibikin oleh sahabat saya Yosep,” ungkap Mantri Iriyanto.

Mantri Iriyanto seorang dermawan berjiwa sosial,ia memanfaatkan tanah seluas 2 hektar yang dulunya dijadikan perkebunan biasa, tepatnya tanggal 25 Desember 2020, bekerjasama dengan sahabatnya Yosep yang mempunyai keahlian di bidang seni patung. Akhirnya menjadikan sebuah hasil karya seni yang bisa menjadikan tempat wisata lokal yang sangat nyaman untuk berlibur di sana.

“Karena banyak pohon buah yang melengkapi keindahan ditaman wisata dinosaurus ini, sehingga suasana bisa dijadikan tempat liburan keluarga ataupun anak sekolah juga masyarakat yang mau berliburan dengan suasana alam yang sejuk dan juga berbagai makanan kulinernya dengan kantin kantin yang terawat bersih,” ungkap Mantri Irianto pemilik Argo Wisata Dinosaurus.

Agrowisata buka setiap hari pukul 08.00–17.30 WIB. Dikenakan Harga tanda masuk anak dan dewasa sebesar Rp6.000-8000.dengan harganya sangat terjangkau para pengunjung bisa mengambil buah-buahan yang bisa dimakan ditempat,Lokasinya di Jalan Desa Muktisari, Rt04/04 Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.

Iriyanto berharap bersama keluarga untuk bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara,yang utama memberikan kenyamanan dan ketenangan menikmati massa pensiun yang berguna bagi keluarga.(Asep/Irfan/Suratman)

Walikota Tasikmalaya Resmikan Renovasi Makam Pendiri NU Kota Tasikmalaya

0
Walikota Tasikmalaya Drs.H.Muhammad Yusuf didampingi Unsur Forkopimda meresmikan renovasi Maqbaroh Pendiri NU Tasikmalaya (KH. Ahmad Fadil) di Makam KH. Ahmad Fadil, Kamis (17/2/2022)

Kota Tasikmalaya (Aswajanews.id) – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-96 PCNU Kota Tasikmalaya, Walikota Tasikmalaya (Drs.H.Muhammad Yusuf) didampingi Unsur Forkopimda meresmikan renovasi Maqbaroh Pendiri NU Tasikmalaya (KH. Ahmad Fadil) di Makam KH. Ahmad Fadil (Gunung Huma Nagarawangi Cihideung Kota Tasikmalaya), Kamis 17 Februari 2022.

Dalam sambutannya walikota Tasikmalaya mengatakan, pada hari ini kita bisa meresmikan maqbaroh pendiri Nahdlatul Ulama Kota Tasikmalaya (KH.Ahmad Fadil) NU di Tasikmalaya tidak lepas dari peran beliau sebagai salah satu tokoh yang telah membawa NU ke Tasikmalaya.

Selain itu, beliau mengucapkan terimakasih kepada Nahdlatul Ulama atas peran,Jasa dan pengabdian kepada bangsa dan negara sejak kelahirannya Tahun 1926 sampai hari ini.

Ia berharap, Semoga di usia menginjak 96 Tahun NU Kota Tasikmalaya semakin maju dalam membina umat dan meningkatkan kolaborasi bersama pemerintah untuk menggerakkan semangat Nasionalisme dan toleransi dalam melawan segala bentuk radikalisme yang berkembang di masyarakat. (Agus Dinata)

Pembelian Smartphone 1 M, PSI : Over Spek, Sesuai Fungsi Saja!

0
Yoel Yosaphat, anggota DPRD Kota Bandung dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Bandung (Aswajanews.id) – Rencana pengadaan 47 ponsel ‘sultan’ dengan harga satuan kisaran Rp23 juta untuk anggota DPRD Kota Bandung, menuai respons negatif publik. Mayoritas menilai, sikap anggota dewan itu hanya menghambur-hamburkan uang negara karena menganggarkan pengadaan smartphone senilai Rp 1,085 miliar.

Menanggapi rencana pengadaan smartphone baru oleh Sekretariat DPRD Kota Bandung, Yoel Yosaphat, anggota DPRD dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) angkat komentar. Ia pun turut mempertanyakan alasan sekretariat dalam menetapkan spesifikasi pengadaan tersebut.

“Dari yang saya baca di media, spek nya merujuk ke satu brand dan tipe smartphone tertentu ya. Ini jadi pertanyaan, pertama mengapa smartphone? Bukan tablet atau laptop? Kedua, mengapa spesifikasinya harus premium begitu?” ujarnya.

“Kalau alasan membeli gadget sebagai bentuk digitalisasi dan efisiensi, agar kedepan penggunaan kertas, ATK, dan fotokopi menjadi lebih minim, tentu masuk akal. Terlebih Bandung sebagai smart city perlu digitalisasi. Hanya saja, rasanya berlebihan jika membeli smartphone dengan spek seperti itu. Teknologinya terlalu canggih, seharusnya sesuai fungsi yang dibutuhkan saja. Jangan niatnya efisiensi, tapi malah tidak efisien,” ungkapnya.

“Terakhir, yang perlu diperjelas adalah bagaimana status kepemilikannya? Ini kan uang APDB, aset daerah, pertanggungjawaban setelah selesai masa jabatan harus jelas, bagaimana pengembaliannya,” tutupnya. *(Elisa Nurasri)

Penuhi Janji, Kapolri Jenguk Sinta Aulia Anak yang Sakit Tumor Kaki

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memenuhi janjinya untuk menemui langsung Sinta Aulia seorang anak perempuan penderita tumor kaki yang viral di media sosial (medsos).

Jakarta (Aswajanews.id) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memenuhi janjinya untuk menemui langsung Sinta Aulia seorang anak perempuan penderita tumor kaki yang viral di media sosial (medsos). Sigit beserta istri sekaligus Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo, menjenguk Sinta Aulia untuk melihat kondisinya secara langsung saat menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (20/2/2022).

“Dik Sinta. Sekarang sudah ada Pak Kapolri. Tetep semangat ya. Nanti di kasih obat, diminum ya,” kata Sigit saat menjenguk Sinta Aulia di kamar perawatan RS Polri, Kramat Jati.

Untuk memastikan kesembuhan Sinta, Sigit pun langsung menanyakan perawatan yang diberikan oleh RS Polri kepada Sinta. Ia menekankan kepada Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri untuk memberikan pengobatan terbaik untuk anak perempuan tersebut.

Lebih dalam, Sigit meminta kepada Sinta untuk menyampaikan apa saja kebutuhan yang diinginkan dan kondisinya setiap saat kepada tim Dokter. “Kalau ada apa-apa bilang sama Pak Dokter. Pak Dokter saya ingin begini, ngomong gitu ya. Ingin makan, sebelah sini kok rasanya tidak enak, gitu nanti disampaikan ke Pak Dokter ya. Nanti Dokternya bisa ambil langkah,” tutur Sigit.

Dikesempatan yang sama, Ayah Sinta, Muhlisin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolri beserta jajarannya, karena telah memberikan kepedulian dan bantuan yang luar biasa demi kesembuhan putri tercintanya.

“Saya mewakili. berterima kasih semuanya kepada Pak Kapolri, Pak Listyo Sigit yang sangat peduli sama keluarga saya. Sehingga anak saya bisa berobat disini dengan layak, baik. Dan saya berterima kssih kepada semuanya. Saya matur nuwun sanget atas semuanya. Saya tidak bisa berkata apa-apa hanya bisa saya doakan bapak-bapak semua saya yang tak bisa sebutkan satu-satu namanya semoga panjang umur,” papar Muhlisin.

Mendengar ucapan terima kasih itu, Kapolri menyebut bahwa, pihaknya akan berusaha secara maksimal dan memberikan yang terbaik demi kesembuhan Sinta. “Kita semua sama-sama berdoa berikhtiar semaksimal mungkin supaya ada perbaikan dik Sinta. Disini yang penting kerasan. Ada perubahan yang penting. Gausah mikirin yang lainnya,” ujar Sigit.

Sigit dan Istri kembali memberikan pesan kepada Sinta agar rajin mengonsumsi obat yang diberikan tim Dokter. Ia berharap, dengan begitu, anak perempuan yang bercita-cita menjadi Polwan itu akan segera sembuh dari penyakit yang dideritanya.

“Makannya yang banyak ya Dik Sinta. Kita tengokin lagi nanti. Yang penting semangat biar cepat sehat dan cepat sembuh ya,” ujar Sigit.

“Iya terima kasih Bapak Kapolri,” jawab Sinta. “Nggih,” ucap Kapolri dengan diakhiri mengelus kepala Sinta.

Sinta Aulia viral dalam videonya di media sosial. Dengan mengenakan seragam polisi cilik serta memajang foto Kapolri disampingnya, ia meminta bantuan kepada Kapolri untuk bisa berobat atas penyakit yang dideritanya.

Kapolri pun merespon video itu dengan langsung melakukan Video Call bersama dengan Sinta. Mendengar keinginan Sinta, Sigit menugaskan jajarannya untuk membawa Sinta dengan Helikopter menuju RS Polri, agar mendapatkan penanganan dari tim Dokter terbaik.

Dalam perbincangannya di Video Call, Sigit pun berjanji akan menjenguk Sinta ketika dirawat di RS Polri. Akhirnya, hari ini, janji itupun terpenuhi. ***(Sumber : Humas Polri)

Begini Kronologi Temuan 1,1 Juta Minyak Goreng di Gudang SIMP Deli Serdang

0
Gudang produsen minyak goreng di Deliserdang yang ditemukan menumpuk 1,1 juta kilogram minyak goreng yang siap dipasarkan. Satgas Pangan Provinsi Sumatera Utara menemukan tumpukan minyak goreng sebanyak 1,1 juta kilogram di dalam gudang yang merupakan milik dari satu produsen di daerah Deliserdang pada Jumat (18/2/2022).

Jakarta (Aswajanews.id) – Dugaan penimbunan 1,1 juta kilogram minyak goreng di Deli Serdang, Sumatra Utara masuk ke penyelidikan pihak Bareskrim Polri. Dalam hal in, Bareskrim Polri meminta agar Polda Sumatra Utara bisa langsung mendistribusikan minyak goreng tersebut ke masyarakat melalui tahap distributor besar kecil dan ritel.

Kronologi penemuan 1,1 jta kg minyak goreng itu bermula dari kegiatan sidak yang dilakukan oleh Satgas Pangan Provinsi Sumatera Utara Bersama Polda setempat. Sidak tersebut setelah dalam satu pekan terakhir terjadi kelangkaan minyak goreng di pasaran, terutama di wilayah Sumatera Utara.

Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sumatera Utara, Naslindo Sirait, mengatakan selama sepekan terakhir, minyak goreng di pasar maupun swalayan kerap kosong. “Sudah satu minggu lebih kita telusuri memang kosong minyak goreng ini baik di pasar-pasar dan swalayan. Makanya kita coba telusuri lebih dalam terkait hal ini,” ungkap Naslindo.

“Polri melakukan pemantauan ditribusi minyak goreng. Kami memberikan perintah untuk pengawasan terhadap produsen, distributor hingga ritel-ritel di pasar. Kenapa terjadi kelangkaan? di Sumut cek gudang-gudang kita kembali ke produsen ke Pt salim invomas Pratama. Di sana ditemukan kurang lebih 92 ribu 6 ratus 76 dus. Atau sekitar 1,1 juta kilogram yang belum didistribusikan,” kata Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim  Polri Brigjen Wishnu Hermawan.

Dalam hal ini PT Salim Invomas Pratama yakni Grup Sinarmas disebut akan diperiksa oleh pihak kepolisian terkait dengan kasus ini.jika memenuhi pasal pasal maka akan dilakukan hukuman yakni penjara 5 tahun dan denda 50 milyar.

Sebelumnya tim Satgas Pangan Provinsi Sumatra Utara menemukan tumpukan minyak goreng di sebuah gudang di kabupaten Deli Serdang. Minyak goreng yang tersimpan mencapai 1,1 juta kilogram.

Temuan tim satgas pangan provinsi sumatera utara saat melakukan pemeriksaan, menyusul sulitnya masyarakat memperoleh minyak goreng di pasaran. (Sumber : Kompas.TV)

Kunjungi Ponpes Annibras, Kang Jimat : Ponpes Membantu Mencerdaskan Bangsa

0
Bupati Subang H. Ruhimat atau Kang Jimat mengunjungi sekaligus meninjau pembangunan Pondok Pesantren Annibras di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang

Subang (Aswajanews.id) – Bupati Subang H. Ruhimat atau Kang Jimat mengunjungi sekaligus meninjau pembangunan Pondok Pesantren Annibras di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe. Kamis, 17 Februari 2022.

Pada kunjungan tersebut, Kang Jimat bertemu dengan teman lamanya sejak dirinya bersekolah di MTs Al Hidayat Serangpanjang dan terlihat rasa haru saat pertemuan tersebut. Imamim Hajulqoim Kepala Sekolah SMA IT Annibras menyampaikan, bahwa ini merupakan tahun pertama Pondok pesantren Annibras melaksanakan Pendidikan Formal. Dimana saat ini tengah dibangun SMP IT & SMA IT, sementara untuk Pesantren sudah ada izin sejak 3 tahun yang lalu.

Pembangunan Ponpes Annibras sendiri dilaksanakan oleh Yayasan Islah bina umat dengan Wakaf dari Abdul Wahab At Tarqit dari Kuwait. “Alhamdulillah, kita baru buka SMA, insha Allah kedepannya kami meminta dukungan untuk kelangsungan pondok,” ujarnya.

Kang Jimat pada kunjungan tersebut menyampaikan bahwa dirinya membutuhkan dukungan berbagai pihak terkait pembangunan, salah satunya terkait pembangunan karakter, mental, iman dan taqwa. Dengan adanya dukungan melalui pembangunan pondok pesantren, akan membantu pemerintah dalam memajukan Subang yang religius.

Kang Jimat pada kesempatan tersebut juga menyapa para pekerja yang tengah membangun Ponpes Annibras, dan memberi semangat terlebih pembangunan tersebut demi kecerdasan bangsa. “Sing soson soson digawe na, sing saralamet komo deui dina raraga mencerdaskan bangsa,” ucapnya. *(Akim Suryadi)

Muhammad Bilal Terpilih Jadi Kades, Tingkatkan Pelayanan Publik

0
Muhammad Bilal beserta isteri mohon dukungan seluruh warga mengemban amanah sebagai Kepala Desa Ranuagung Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo

Probolinggo (Aswajanews.id) – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 219 desa di Kabupaten Probolinggo yang digelar Kamis (17/2/2022) secara keseluruhan berjalan aman dan lancar. Hal itu mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Diantaranya, H. Faisol Riza Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB yang juga turut mengucapkan selamat atas terpilihnya Muhammad Bilal yang terpilih sebagai kepala desa Ranuagung Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo.

Muhammad Bilal cukup mendapat simpati mayoritas masyarakat Desa Ranuagung. Tak heran jika ia memenangkan dalam helatan Pilkades dengan meraup 3099 suara mengungguli Sugiono, SPd yang hanya meraih 1550 suara.

Bilal mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan warga kepadanya untuk memimpin Desa Ranuagung 6 tahun ke depan. Juga ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mewujudkan Pilkades yang aman dan damai serta bermartabat di masa pandemi ini.

Menurutnya, semua itu berkat senergitas seluruh masyarakat dan unsur terkait mulai panitia pilkades, panwas, aparatur desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan unsur forkompincam. Termasuk untuk Kepala Desa yang sebelumnya menjabat karena telah berkontribusi dengan baik untuk menjalanlan pemerintahan dan membangun desa Ranuagung. Bilal bertekad akan meneruskan program-program yang selama ini sudah berjalan dan akan melaksanakan program-program yang belum tersentuh oleh kades sebelumnya.

Usai berakhirnya tahapan Pilkades Bilal mengajak kepada seluruh warga Desa Ranuagung untuk tidak berkubu-kubu lagi, bersama membangun untuk kemajuan desa. Ia juga bertekad untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada warga tanpa pandang bulu. *(Abdul Wafi)

Formapera Siap Pidanakan Kasus Dugaan Cuci Raport di SMA Negeri 8 Medan

0
DPN Formapera secara tegas mengecam indikasi praktik 'cuci raport' yang berujung pada gagalnya siswa berprestasi untuk mendapatkan haknya berkulian di PTPN lewat jalur undangan.

Medan (Aswajanews.id) – Indikasi praktik cuci raport di SMA Negeri 8 Medan hingga berujung kerugian para siswa berprestasi, karena harus kehilangan kesempatan untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur undangan, mulai menuai sorotan.

Dewan Pimpinan Nasional Forum Masyarakat Pemantau Negara (DPN Formapera) secara tegas mengecam indikasi praktik ‘cuci raport’ yang berujung pada gagalnya siswa berprestasi untuk mendapatkan haknya berkulian di PTPN lewat jalur undangan.

“Ini jelas kejahatan besar. Bukan hanya nenciderai dunia pendidikan tanah air, namu  jelas kejahatan dalam pendidikan terorganisir yang perlu diusut tuntas. Bukan hanya Dinas Pendidikan Sumut tapi harus menjadi perhatian serius pihak kepolisian untuk menyelidiki unsur pidana didalamnya,” kecam Sekretaris Jenderal DPN Formapera Bambang Syahputra, Jum’at malam (18/2/2022).

Karena dampak dari kejadian ini, kata pria yang akrab disapa Bembenk ini, jelas seolah ada upaya-upaya untuk menghancurkan mental anak didik yang notabene merupakan generasi penerus bangsa.

“Kalau Kepala SMA Negeri 8 Medan berdalih ini human error, lantas kenapa kesalahan input itu dialami lebih dari satu siswa. Lantas kenapa tidak segera diperbaiki sebelum pengajuan nama siswa yang berhak mendapat undangan itu berakhir. Ini malah setelah penutupan baru diperbaiki dan ngaku salah input. Jelas sangat mencurigakan,” ujar Bembenk.

Sebagai LSM yang concern atas segala hal penyelewengan yang menyangkut aparatur negara, Bembenk juga mengaku bahwa pihaknya mengendus adanya praktik suap terselubung yang melibatkan operator dan oknum tertentu di SMA Negeri 8 Medan.

“Untuk membongkar kejahatan ini, kami mendesak aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan. Karena patut dicurigai kesalahan ini tak terlepas dari adanya pelicin alias dugaan suap sehingga dugaan cuci raport siswa bisa terjadi,” tandasnya.

Untuk ini pula, kata Bembenk, Formapera akan melakukan aksi turun ke jalan sekaligus membongkar kejahatan di dalam dunia pendidikan ini.

“Secepatnya kami akan melakukan aksi ke Dinas Pendidikan Sumut dan ke Polda Sumut agar segera merespon perkara yang sangat meresahkan orangtua siswa dan merugikan siswa di akhir pendidikannya di tingkat sekolah menengah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, SMAN 8 Medan yang berlokasi di Jalan Sampali, Kecamatan Medan Area, lagi-lagi menuai sorotan. Jika sebelumnya terkait dugaan korupsi yang akhirnya menyeret bekas Kepala Sekolah nya Jongor Ranto Panjaitan jadi pesakitan di kursi terdakwa, kini kasus yang menciderai dunia pendidikan kembali berulang.

Ironisnya, dalam kasus terbaru ini, siswa berprestasi justru yang menjadi korban. Harapan mereka mendadak sirna setelah mereka gagal masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menjadi idaman. Parahnya, siswa yang nilainya jeblok, justru mendapatkan kesempatan itu. Belakangan, indikasi ‘cuci raport, pun mencuat ke permukaan.

Kasus ini semakin hangat menjadi pembicaraan saat sejumlah orangtua siswa mengaku keberatan karena anaknya yang mereka ketahui meraih nilai bagus di raport nya sejak kelas X hingga XII, justru dinyatakan tak Eligible (memenuhi syarat) sebagai calon mahasiswa PTN melalui jalur undangan.

Indikasi mal-adminiatrasi pun mencuat terkait penentuan Eligible siswa ke Lembaga LTMPT untuk jalur SNMPTN melalui portal LTMPT. Hasil investigasi Tim Bicaraindonesia dan menurut keterangan berbagai pihak, kasus ini terungkap saat pihak SMAN 8 Medan melalui operator sekolah mengirimkan data-data siswa ke LTMPT di bulan Januari.

Dari pengiriman itu lantas keluarlah nama-nama siswa yang dinyatakan Eligible dan berhak ikut jalur undangan. Namun setelah diumumkan melalui wali kelas oleh siswa dicek sejumlah nama yang seharusnya lolos justru gagal.

Ironisnya, sejumlah siswa yang nilai raport nya biasa saja sejak kelas X, malah lulus. Alhasil, kabar adanya permainan cuci raport pun tersiar luas.

Menurut informasi, karena kecewa atas hal tersebut, para orangtua siswa langsung mempertanyaka Kemudian dipertanyakan ke operator dan ternyata terbukti ada kesalahan dalam memasukkan nilai yang seharusnya berdasarkan nilai rapot, tapi yang diinput ke portal LTMPT tidak sesuai nilai rapot atau pengurangan nilai. Kemudian, setelah diperbaiki ulang, ternyata bergeser nama-nama siswa yang eligible alias tak sesuai dengan nomor urut sebelumnya.

Tapi semuanya terlambat. Nasi telah menjadi bubur. Hasil perubahan itu tak mempengaruhi hasil yang diumumkan secara online bagi siswa yang berhasil masuk ke PTN melalui jalur undangan.

Sementara, Kepala SMAN 8 Medan Lando Rajagukguk saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp justru berkilah dan terkesan membela diri atas kejadian yang telah membuat siswa berprestasi menjadi korban akibat indikasi adanya praktik cuci raport.

“Terimakasih infonya Pak TIDAK ADA CUCI RAPOT DI SMA N 8 MEDAN namun ada kesalahan penginputannya oleh team, bkn unsur kesengajaann. Namun sudah dikirimkan ulang yang benar. Trimakasih. Salam,” balasnya enteng, Jum’at (18/2/2022).

Lando juga memberikan jawaban yang seolah-olah merasa iba atas nasib siswanya yang berprestasi tapi harus gigit jari tak mendapatkan kesempatan yang menjadi haknya.

“Data yang sudah diperbaiki semuanya dikirimkan ulang kembali ke Panitia. Kita sdh berupaya. Semoga mereka dapat lolos. Kami juga menginginkan sebanyak2nya yang lolos itukan makin meningkatkan nama baik sekolah dan kami Guru2,” dalihnya.

“Harapan orangtua juga adalah harapan semua guru. Kami doakan siswa2 kita Sukses di SNMPTN SBMPTN dan kedinasan,” tambahnya.

Disinggung soal indikasi permainan dan isu pelicin dibalik otak atik nilai raport, Lando lagi-lagi membela bawahannya. “Murni Pak Human Error. Km juga sdh kumpulkan orangtua dan siswa juga sdh kami berikan Solusi2nya. Kami juga tdk menginginkan adanyq kesalahan2 Mksh Pak,” ujarnya. *(Rizky Zulianda)

SMA Negeri 8 Berulah Lagi, Siswa Berprestasi Gagal Masuk PTN, Lho ?

0
SMA Negeri 8 Medan yang berlokasi di Jalan Sampali, Kecamatan Medan Area, lagi-lagi menuai sorotan.

Medan (Aswajanews.id) – SMA Negeri 8 Medan yang berlokasi di Jalan Sampali, Kecamatan Medan Area, lagi-lagi menuai sorotan. Jika sebelumnya terkait dugaan korupsi yang akhirnya menyeret bekas Kepala Sekolah nya Jongor Ranto Panjaitan jadi pesakitan di kursi terdakwa, kini kasus yang menciderai dunia pendidikan kembali berulang.

Ironisnya, dalam kasus terbaru ini, siswa berprestasi justru yang menjadi korban. Harapan mereka mendadak sirna setelah mereka gagal masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menjadi idaman. Parahnya, siswa yang nilainya jeblok, justru mendapatkan kesempatan itu. Belakangan, indikasi ‘cuci raport, pun mencuat ke permukaan.

Kasus ini semakin hangat menjadi pembicaraan saat sejumlah orangtua siswa mengaku keberatan karena anaknya yang mereka ketahui meraih nilai bagus di raport nya sejak kelas X hingga XII, justru dinyatakan tak Eligible (memenuhi syarat) sebagai calon mahasiswa PTN melalui jalur undangan.

Indikasi mal-adminiatrasi pun mencuat terkait penentuan Eligible siswa ke Lembaga LTMPT untuk jalur SNMPTN melalui portal LTMPT. Hasil investigasi Tim Bicaraindonesia dan menurut keterangan berbagai pihak, kasus ini terungkap saat pihak SMAN 8 Medan melalui operator sekolah mengirimkan data-data siswa ke LTMPT di bulan Januari.

Dari pengiriman itu lantas keluarlah nama-nama siswa yang dinyatakan Eligible dan berhak ikut jalur undangan. Namun setelah diumumkan melalui wali kelas oleh siswa dicek sejumlah nama yang seharusnya lolos justru gagal.

Ironisnya, sejumlah siswa yang nilai raportnya biasa saja sejak kelas X, malah lulus. Alhasil, kabar adanya permainan cuci raport pun tersiar luas.

Menurut informasi, karena kecewa atas hal tersebut, para orangtua siswa langsung mempertanyaka Kemudian dipertanyakan ke operator dan ternyata terbukti ada kesalahan dalam memasukkan nilai yang seharusnya berdasarkan nilai rapot, tapi yang diinput ke portal LTMPT tidak sesuai nilai rapot atau pengurangan nilai.

Kemudian, setelah diperbaiki ulang, ternyata bergeser nama-nama siswa yang eligible alias tak sesuai dengan nomor urut sebelumnya. Tapi semuanya terlambat. Nasi telah menjadi bubur. Hasil perubahan itu tak mempengaruhi hasil yang diumumkan secara online bagi siswa yang berhasil masuk ke PTN melalui jalur undangan.

Berkilah

Sementara, Kepala SMAN 8 Medan Lando Rajagukguk saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp justru berkilah dan terkesan membela diri atas kejadian yang telah membuat siswa berprestasi menjadi korban akibat indikasi adanya praktik cuci raport. “Terimakasih infonya Pak TIDAK ADA CUCI RAPOT DI SMA N 8 MEDAN namun ada kesalahan penginputannya oleh team, bkn unsur kesengajaann. Namun sudah dikirimkan ulang yang benar. Trimakasih. Salam,” balasnya enteng, Jum’at (18/2/2022).

Lando juga memberikan jawaban yang seolah-olah merasa iba atas nasib siswanya yang berprestasi tapi harus gigit jari tak mendapatkan kesempatan yang menjadi haknya. “Data yang sudah diperbaiki semuanya dikirimkan ulang kembali ke Panitia. Kita sdh berupaya. Semoga mereka dapat lolos. Kami juga menginginkan sebanyak2nya yang lolos itukan makin meningkatkan nama baik sekolah dan kami Guru2,” dalihnya.

“Harapan orangtua juga adalah harapan semua guru. Kami doakan siswa2 kita Sukses di SNMPTN SBMPTN dan kedinasan,” tambahnya.

Disinggung soal indikasi permainan dan isu pelicin dibalik otak atik nilai raport, Lando lagi-lagi membela bawahannya. “Murni Pak Human Error. Km juga sdh kumpulkan orangtua dan siswa juga sdh kami berikan Solusi2nya. Kami juga tdk menginginkan adanyq kesalahan2 Mksh Pak,” ujarnya. *(Rizky Zulianda)

Cegah Penyebaran Radikalisme dan Intoleran, Ketua PCNU Garut: NU Harus Bekerja Lebih Giat Lagi

0
Ketua PCNU Kabupaten Garut, KH Atceng Abdul Wahid

Garut (Aswajanews.id) – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-99 diselenggarakan di Sekretariat PCNU Garut di gelar di Aula Kantor PCNU tepatnya di Jl. Suherman No. 117 Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, Kamis (17/2). Kegiatan yang diselenggarakan oleh PCNU Garut kali ini cukup lengkap karena dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mulai dari Bupati Garut H Rudi Gunawan, Ketua MUI Garut KH Sirojul Munir, Ketua BAZNAS, Kapolres yang diwakili oleh Kabag OPS, Kepala Kantor Kemenag Garut H Cece Hidayat, Perwakilan Dandim 0611 Garut, juga tamu kehormatan yakni Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad.

Ketua PCNU Garut KH Atjeng Abdul Wahid menyampaikan agar para pengurus MWC bisa memberi pemahaman kepada generasi Muda NU agar tidak mudah terpancing oleh pertanyaan- pertanyaan jebakan dari kelompok takfiri. Mereka biasanya memberi pertanyaan berupa, “Bagusan mana Pancasila dengan Al-Quran?”, lanjutnya.

“Lebih baik mana antara NKRI dengan Khilafah Islamiah?” Serta “lebih baik mana antara Nabi Muhammad SAW dengan Presiden?” tuturnya.

Menurutnya, pertanyaan-pertanyaan tersebut dilontarkan kepada para kaum muda dan masyarakat yang awam agar logika mereka tidak bisa berfungsi, karena membandingkan sesuatu hal yang tidak perlu di bandingkan dan tidak perlu dijawab karena sudah jelas jawabannya. Seperti pertanyaan, besaran mana antara gajah dengan semut? Jawaban dari pertanyaan itu sudah tidak perlu di jawab karena semua orang sudah tahu jawabannya. Berbeda dengan membandingkan sesuatu dengan pertanyaan yang masih perlu diteliti seperti halnya besaran mana gajah Indonesia dengan gajah Afrika?

“Mereka menjebak kaum muda dengan pertanyaan-pertanyaan jebakan yang sebenarnya tidak perlu dijawab, karena sudah jelas jawabannya, seperti pertanyaan, besar mana gajah dengan semut?. Pertanyaan itu tidak perlu dijawab,” tegas Sesepuh Pondok Pesantren Salaman Fauzan III tersebut.

Dari kondisi tersebut, Aceng Wahid sapaan akrabnya menghimbau agar pengurus MWC NU se-Kab. Garut memberikan pemahaman kepada kader muda NU seputar akidah yang sudah jelas tidak bisa dibandingkan karena sudah jelas jawabannya.

Selain memberi pesan untuk memberi pemahaman kepada kader muda, Aceng Wahid pun mengajak kepada seluruh pihak, khususnya pengurus MWC NU untuk ikut andil dalam menyelesaikan pembangunan kantor PCNU Garut tahap dua dengan ukuran 18×21 meter. Karena perkiraan untuk menyelesaikan pembangunan kantor PCNU Garut tahap dua ini membutuhkan biaya sekitar 4 Milyar. Jika bukan oleh kita oleh siapa lagi.

“Kalau kantor PCNU tidak selesai, mau oleh siapa lagi kalau bukan oleh kita,” ungkap Aceng Wahid kepada pengurus MWC NU yang hadir Selain menghimbau dan mengajak untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab MWC NU. Ia pun melaporkan kepada ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad terkait perkembangan gerakan PCNU Garut selama ini, dimana 42 kecamatan yang ada di wilayahnya, semuanya sudah dibentuk pengurus MWC, dibantu oleh 300 Pengurus Ranting NU dari 421 desa dan kelurahan yang ada di Garut. Kiai Aceng Wahid juga melaporkan ada sekitar 650 dari 1055 Pesantren se-Kabupaten Garut yang berafiliasi dengan NU. Namun yang menjadi penekanannya, walau NU sudah bergerak dengan begitu massif, namun kelompok takfiri dalam hal ini Negara Islam Indonesia (NII) yang dikenal oleh masyarakat Garut dengan nama “Islam Bai’at” seakan enjoy untuk melaksanakan pemerintahan sendiri di dalam wadah NKRI.

Untungnya, warga nahdliyin dan masyarakat Garut lainnya yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikalisme dan Intoleran (ALMAGARI) melakukan Gerakan nyata untuk mengantisipasi semakin membesarnya kelompok NII tersebut, mereka menuntut pemda Garut untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait penindakan paham dan kelompok Radikal dan Intoleran tersebut. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka entah besok atau lusa, mereka akan melawan dan menggulingkan pemerintahan yang sah.

Aceng Wahid pun mewanti-wanti kepada semua MWC NU untuk disampaikan kepada warga nahdliyin agar waspada terhadap beberapa pesantren yang ikut terpapar oleh paham radikal di Garut. “Untung kita cepat bergerak, jika tidak, esok atau lusa mereka akan berani melawan karena sudah semakin besar. Kita bergerak saja mereka sudah banyak, apalagi jika diam,” tandasnya. *(Sumber: PWNU Jabar)

Polres Majalengka Ungkap Kasus Muatan Kesusilaan Dengan Konten Pornografi

0
Pelaku ARM diduga telah melakukan Tindak Pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang melanggar kesusilaan berupa muatan konten pornografi.

Majalengka (Aswajanews.id) – Satuan Reskrim Polres Majalengka Polda Jabar telah berhasil mengungkap kasus muatan kesusilaan dengan konten pornografi yang terjadi pada Desember 2021.

“Sat Reskrim telah mengamankan tersangka berinisial “ARM” beserta barang Buktinya,” kata Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi didampingi Kasat Reskrim AKP Febry H. Samosir saat menggelar konferensi pers di Mapolres Majalengka, Sabtu (19/2/2022).

“Pelaku ARM melakukan perbuatan tersebut dengancara menyebarluaskan foto tanpa busana korban dan ke empat teman korban yang di edit blur pada bagian wajah yang didapati sedang berada di kamar mandi yang mana kejadian tersebut terjadi saat pelaksanaan KNM (Kerja Nyata Mahasiswa) yang diviralkan oleh pelaku di Website,” tutur AKBP Edwin Affandi.

Dengan kejadian tersebut pelaku ARM diduga telah melakukan Tindak Pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang melanggar kesusilaan berupa muatan konten pornografi.

“Kasus Muatan Kesusilaan Dengan Konten Pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) UU RI No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Jo Pasal 45 ayat (1) UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan UU Informasi dan Elektronik,” jelas Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi. *(Asep NS)

Bupati Indramayu Apreasiasi Polres, Tidak Ada Tempat Bagi Mafia Pupuk

0
Bupati Indramayu, Nina Agustina mengapresiasi jajaran Polres Indramayu dalam upaya memberantas mafia pupuk bersubsidi.

Indramayu (Aswajanews.id) – Bupati Indramayu, Nina Agustina mengapresiasi jajaran Polres Indramayu dalam upaya memberantas mafia pupuk bersubsidi. Apreasiasi Nina disampaikan setelah Satuan Reskrim Polres Indramayu membongkar sindikat penyelundup pupuk. Sepuluh tersangka ditangkap berikut barang bukti 10 ton pupuk urea bersubsidi yang akan diselewengkan.

Disebutkan Nina, upaya kepolisian dalam memberantas mafia pupuk bersubsidi akan sangat membantu petani di Kabupaten Indramayu, “Bayangkan, satu sisi kita ingin menjaga sekaligus meningkatkan ketahanan pangan, namun sisi lain ada mafia yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” tukas Nina, saat berbicara dihadapan petani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) Desa Dukuh, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jumat (18/2/2022).

Nina bersama Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif dan Kasdim Mayor Inf Ruhiyat sengaja turun ke lapangan untuk mendengar langsung pendapat petani soal pupuk, “Setelah saya mendengar apa yang dikeluhkan, catatan saya satu, tidak ada tempat bagi mafia pupuk bersubsidi di Kabupaten Indramayu,” tegas Nina.

Pernyataan Nina diamini AKBP M Lukman Syarif. Dengan tegas ia menyatakan akan menindak sekaligus memberantas mafia pupuk bersubsidi di Kabupaten Indramayu, “Silahkan laporkan kepada kami, catata nomor HP Kasat Reskrim. Jika ada pelanggaran, kami pastikan dilakukan tindakan tegas,” tandas Lukman. *(Red)

PSI Apresiasi Ibu Negara Kunjungi Korban Kekerasan Seksual HW

0
Koordinator Komite Solidaritas Pelindung Perempuan dan Anak (KSPPA) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Karen Pooroe

Bandung (Aswajanews.id) – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan apresiasi kepada ibu negara Iriana Jokowi yang datang menemui korban kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh tersangka HW di Bandung. Apresiasi ini disampaikan Koordinator Komite Solidaritas Pelindung Perempuan dan Anak (KSPPA) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Karen Pooroe, Senin (14/2/2022).

Menurut Karen, korban saat ini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. “Mereka membutuhkan biaya sekolah dan kebutuhan untuk bayi-bayi yang lahir akibat kebiadaban HW,” ujarnya.

“Ada seorang korban yang tinggal di hutan bersama kakeknya, seorang buruh kebun tua dengan upah 15 ribu rupiah per hari. Korban yang masih anak-anak belum bisa menghasilkan ASI dan bayinya terpaksa diberi minum air gula merah karena tak mampu membeli susu,” tambah Karen lagi.

PSI saat ini terus melakukan pendampingan untuk para korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh HW. “KSPPA PSI Kota Bandung sudah cukup sering datang ke rumah-rumah korban. Kami mengedepankan pemulihan dan pemenuhan hak-hak untuk para korban,” ujarnya.

Karen mengungkapkan, meski tempat kejadian perkara kasus ini terjadi di Kota Bandung, rumah para korban berada di daerah Pameungpeuk, Garut. “Untuk menuju lokasi, dari Kota Garut dibutuhkan waktu 7-8 jam menggunakan mobil melalui medan yang ekstrim, tanah longsor, dan jurang di kiri-kanan,” ungkap Karen.

“Karena itu, kehadiran seorang ibu negara di tempat tersebut jelas memberi semangat untuk para korban,” tambahnya lagi.

KSPPA DPP PSI berharap, dukungan seperti yang diberikan oleh Iriana juga diikuti oleh pejabat-pejabat negara. “Alangkah eloknya jika pejabat-pejabat negara juga bisa memberikan dukungan dan perhatian seperti yang diberikan oleh Ibu Iriana,” ujar Karen.

PSI saat ini tengah membentuk KSPPA pada struktur Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di tingkat provinsi dan Dewan Pimpinan Daerah di Kabupaten dan Kota. “Bro dan Sis KSPPA Kota Bandung termasuk yang paling aktif mengawal kasus-kasus kekerasan seksual di daerahnya. Hari ini mereka juga membuka tiga Posko pengaduan di Kiaracondong, Balong Gede, dan Batununggal,” pungkas Karen. *(Indri Hafsari)

Tuan Rumah Urban 20, Jabar Siapkan Bandung dan Bogor

0
Untuk event U-20, Ridwan Kamil menyiapkan Kota Bogor dan Bandung sebagai tuan rumah.

Jakarta (Aswajanews.id) – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku tak sabar menyambut penyelenggaraan event Urban 20 mengingat Jabar ditugaskan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai Co-Chair Outreach Groups U-20 Presidensi G-20 Indonesia Tahun 2022 bersama DKI Jakarta. Hal ini dikatakan Ridwan Kamil dalam acara Bincang Urban 20: Isu Perkotaan pada Presidensi G-20 Indonesia di Jakarta Internasional Stadium, Kota Jakarta, Rabu (16/2/2022).

“Walau ini berat, tapi juga sangat semangat karena 20 tahun sekali sebuah negara mendapatkan kesempatan menjadi Presidensi G-20,” kata Ridwan Kamil.

Untuk event U-20, Ridwan Kamil menyiapkan Kota Bogor dan Bandung sebagai tuan rumah. Untuk Kota Bandung telah disiapkan ‘venue’ untuk beberapa seminar sebelum dilanjutkan ke City Summit di Jakarta.  “Kami di U-20 akan membantu Jakarta kurang lebih lima sampai enam kegiatan. Ada tiga kegiatan seminar, talkshow dalam bentuk penajaman digelar di hotel-hotel di Bandung menuju ‘major summit’ di Jakarta,” jelas pria yang kerap disapa Kang Emil.

Setelah City Summit, para peserta akan dibawa ‘refreshing’ ke Kebun Raya Bogor. Harapannya, para delegasi bisa bugar kembali sebelum menuju acara puncak Presidensi G-20 di Bali.

“Usai ‘major summit’, nanti ada ‘major retreat’ setelah pembahasan kan butuh rileks di Kebun Raya Bogor. Katanya kalau orang dekat pohon besar stresnya turun karena adrenalin turun,” ujar Kang Emil.

“Jadi pulang dari sini mereka akan ‘fresh’ menuju Bali karena puncak acara di Bali.  Penugasan dari G-20, Provinsi Jawa Barat untuk menunjang, termasuk isu-isu yang dibahas di Jakarta,” tuturnya.

Kang Emil juga menanti pemikiran para ahli dari negara-negara anggota G-20 tentang perkotaan. Hasil dari pembicaraan dan pemikiran ini akan diterapkan di kota-kota di Jabar dikolaborasikan dengan kearifan lokal.

Apalagi isu yang diangkat juga sangat relevan dengan permasalahan dan tantangan perkotaan saat ini. Pertama adalah terkait dengan isu kesehatan efek pandemi COVID-19, kemudian terkait dengan energi baru terbarukan, dan digitalisasi.

“Kita di Jawa Barat menunggu oleh-olehnya, termasuk Asosiasi Pemerintah Kota menunggu rekomendasi tren dunia ke mana, solusinya apa. Nanti oleh kearifan lokal diterjemahkan,” imbuh Kang Emil. *(Humas Jabar)

Selaras Alam dan Homestay, Konsep Wisata Jabar 2022

0
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Jabar Benny Bachtiar

Kota Bandung (Aswajanews.id) – Pemda Provinsi Jabar pada 2022 akan berfokus mengembangkan konsep wisata alam tanpa merusak alam. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Jabar Benny Bachtiar, sesuai arahan Gubernur, dalam pengembangan wisata alam di Jabar sama sekali tidak boleh merusak atau mengubah alam, tetapi harus ada nilai tambahnya.

“Seperti di perkebunan teh, jangan mengubah lanskap kebun tehnya, tetapi cukup dengan membuat ‘skywalk’ dari kayu, lalu menjadi instagramable,” ujar Benny Bachtiar, di Kota Bandung, Jumat (18/2/2022).

Demikian juga dengan konsep homestay. Menurut Benny, Jabar akan terus mendorong pengembangan konsep tersebut agar masyarakat di sekitar lokasi wisata mendapat menafaat ekonomi langsung dari wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

“Tinggal kita mendorong peningkatan kualitas ruang tidur yang rapi, kemudian toilet atau kamar mandi yang berstandar internasional, misalnya. Kan itu kesan pertama yang akan dinilai wisatawan ketika mereka melakukan homestay,” ujar Benny.

Benny bercerita, era tahun 80-an di Pangandaran belum ada hotel banyak seperti sekarang, maka konsep ‘homestay’ yang digunakan. “Nah itu akan kita coba hidupkan dan kembangkan kembali di objek wisata kita sekarang,” terangnya.

Seperti diketahui, Disparbud Jabar meluncurkan West Java Calendar of Event (Coe) 2022. Ada 50 event yang akan ditampilkan di seluruh kabupaten/kota sepanjang tahun 2022, untuk menarik wisatawan.

“50 event itu hasil kurasi dari 260 event yang diajukan kabupaten/kota, setelah disaring oleh para ahli, maka ada 50 event yang dinilai layak jual. Karena seperti pesan Pak Gubernur, kita harus menampilkan atraksi wisata yang layak jual, dan harus sesuai selera pasar,” pungkas Benny. *(Humas Jabar)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts