Google search engine
Beranda blog Halaman 187

Kaesang Gabung PSI, Jokowi Buka Suara: PDI-P Tak Bisa Melarang

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep disebut resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ketua DPD PSI Solo Antonius Yogo Pabowo mengeklaim, bergabungnya Kaesang ke PSI telah melalui proses yang panjang.

Dia menyebut Kaesang sebagai sosok yang membanggakan. “Mas Kaesang menjadi sosok yang membanggakan bagi kami anak muda yang hari ini bergabung di salah satu partai politik anak ingusan atau partai politik anak-anak bocil. Dan setelah ini ada kejutan-kejutan baru lagi,” ujar Yogo, Kamis (21/9/2023).

Setelah kabar bergabungnya Kaesang ke PSI beredar, PDI-P bergerak mencari informasi. Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menyatakan dirinya akan mengecek kebenaran informasi tersebut. Sebab, di PDI-P, ada aturan bahwa satu keluarga tidak boleh berbeda partai, di mana Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka merupakan kader PDI-P. Meski demikian, Jokowi selaku ayah Kaesang telah memberi restu kepada anak-anaknya untuk menentukan pilihannya sendiri.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Isyana Bagoes Oka mengaku pihaknya hingga kini belum bisa memberikan keterangan resmi terkait suara sosok “Mawar” dalam video yang diunggah di akun media sosial DPP PSI adalah Kaesang.

Dia menanggapi keterangan dari DPD PSI Solo yang mengeklaim suara di balik video itu adalah Kaesang yang sudah resmi bergabung ke PSI. “Sepertinya teman-teman PSI di Kota Solo sangat bersemangat dengan adanya video yang diunggah di akun media sosial DPP PSI,” kata Isyana kepada wartawan, Kamis (21/9/2023).

“Sampai-sampai mereka membuat sebuah penafsiran yang lebih jauh lagi tentang siapa sosok Mawar dalam video tersebut,” ujar dia.

Isyana mengatakan, DPP PSI juga perlu melihat tafsiran dari pihak lain, misalnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang juga kakak Kaesang. Adapun Gibran, ujar Isyana, menduga bahwa suara “Mawar” itu berasal dari salah seorang penyanyi papan atas di Tanah Air.

“Nah dari kami sendiri di DPP PSI sampai saat ini belum bisa memberikan keterangan resmi dan keterangan lebih lanjut tentang siapa sosok Mawar yang ada di dalam video tersebut,” ucap dia. Kendati begitu, Isyana mengaku bahwa pihaknya berharap apa yang disampaikan DPD PSI Solo menjadi kenyataan bahwa Kaesang bergabung ke PSI.

Dia pun meminta semua pihak mendoakan hal itu menjadi kenyataan. “Jika dugaan dari teman-teman PSI di Solo menjadi kenyataan, kami akan senang sekali untuk menyambutnya (Kaesang) dalam keluarga besar PSI. Mohon doanya,” kata Isyana.

Kata Jokowi

Jokowi menanggapi kabar soal Kaesang bergabung dengan PSI. Menurut Presiden, apa yang diputuskan putranya sudah menjadi tanggung jawabnya sendiri karena sudah mandiri. “Ya kan saya sudah sering menyampaikan, anak-anak itu kalau sudah berkeluarga itu sudah punya rumah sendiri, sudah punya istri ya sudah harus mandiri dan harus tanggung jawab,” ujar Jokowi di Kalimantan Timur sebagaimana dilansir keterangan resmi, Kamis (21/9/2023). “Artinya apa yang diputuskan sudah menjadi tanggung jawab dia,” kata dia.

Saat wartawan menanyakan apakah Kaesang terlebih dulu berdiskusi dengannya sebelum bergabung dengan PSI, Jokowi menyinggung soal doa restu. “Ya biasa di dalam keluarga minta doa restu. Karena saya bilang tidak pun, juga tetep akan jalan. Anak-anak saya seperti itu,” kata dia. PDI-P tak bisa larang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tak bisa melarang Kaesang Pangarep jika bergabung ke PSI. Hal ini diungkap Ketua DPP PDI-P bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat saar ditanya mengenai kabar bergabungnya Kaesang ke PSI. Kaesang dianggap sudah dewasa dalam berpikir dan menentukan sikap politiknya. “Ini (Kaesang) sudah menikah, sudah punya preferensi sendiri. Beliau punya keluarga inti sendiri dong? Ingat enggak? Benar enggak?” kata Djarot ditemui di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/9/2023). Djarot menekankan, pihaknya baru bisa melarang dan mengingatkan aturan partai jika yang bersangkutan adalah keluarga inti.

Dia mencontohkan, misalnya seorang suami dan istri yang merupakan keluarga inti, memiliki preferensi partai atau menjadi anggota partai yang berbeda. Jika demikian, menurut Djarot, partai berhak mengingatkan aturan partai. Namun, pada kasus Kaesang, Djarot berpandangan bahwa Kaesang itu sudah tidak menjadi tanggungan Jokowi yang merupakan kader PDI-P. Kaesang juga sudah memiliki keluarga inti sendiri. “Misalkan saya, bojo-ku (istriku) misalnya, bojo ku itu keluarga inti lho. Tiap malam masih tidur bareng-bareng. Masak, bojo-ku di partai sebelah? Nah saya di PDI Perjuangan? Nah itu enggak boleh,” ujar dia. “Anakku, yang menjadi tanggungan, yang masih SMA, masih mahasiswa (belum menikah), nah itu enggak boleh (beda partai), itu keluarga inti,” kata dia.

Oleh karena itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meyakini PDI-P tidak akan memanggil Jokowi untuk melakukan klarifikasi terkait Kaesang. Apalagi, kata Djarot, Kaesang sudah dewasa dan bisa berdiri sendiri. *(Sumber : Kompas/DPP PSI)

MWC NU Wanasari Selenggarakan Pembinaan Ranting NU

0
Silaturahmi NU dan Pembinaan Ranting NU dukuh Sigedek desa Tanjungsari Kec Wanasari Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Sebagai pengurus NU hari ini tidak bisa kita samakan dengan 10 tahun yang lampau. Kepemimpinan PBNU saat sekarang sedang melakukan penataan organisasi secara masif. Hal dibuktikan saat sekarang untuk menjadi pengurus harus melampirkan KTP dilengkapi dengan berita acara pemilihan. Ini artinya menjadi pengurus harus betul betul berkhidmat untuk NU. Jangan sampai menjadi pengurus hanya papan nama atau numpang nama dalam SK. Demikian disampaikan Akhmad Sururi Sekretaris MWC NU Wanasari, saat memberikan sambutan pada acara Silaturahmi NU dan Pembinaan Ranting NU dukuh Sigedek desa Tanjungsari Kec Wanasari Kab Brebes.

“Langkah secara administratif yang sedang digalakkan di tingkat PCNU Brebes sebagai bagian implementasi beberapa Perkum NU. Oleh karena itu MWC dan Ranting NU sebagai bagian dari struktural NU maka harus bisa menjalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambah Akhmad Sururi.

Dalam rangka memperkuat komitmen struktural NU secara hirarkis, menurut Akhmad Sururi dibutuhkan semangat kebersamaan dengan kontribusi pemikiran dan distribusi tugas dan fungsi. Sehingga keterikatan sistem organisasi tetap terjaga.

“Saat sekarang PBNU lebih banyak menjalin kerjasama atau MOU dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah. GKMNU (Gerakan Keluarga Masalahat NU) merupakan bagian dari program PBNU bekerjasama dengan Kemenag RI. Program ini sudah diusulkan untuk seluruh kecamatan di Kab Brebes. Ada bimbingan pengantin, bimbingan keuangan keluarga dan bimbingan keluarga. Semua itu bertumpu kepada warga NU dengan harapan bisa maslahat dan sejahtera,” pungkas Sekretaris MWC NU Wanasari.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Ranting NU dukuh Sigedek mengatakan penting memperkuat NU. “Dulu di Sigedek tidak ada pengurus NU, saat sekarang Al hamdulilah sudah berjalan dengan baik sebagai upaya membangun peradaban,” kata H Imron.

“Selaku Ketua Ranting NU menyampaikan terimakasih kepada pengurus MWC NU yg berkenan hadir dalam acara ini. Dan mohon maaf bila dalam penghormatan kami masih ada kekurangan,” pungkas alumni PP Lirboyo.

Pertemuan pembinaan ranting NU Sigedek yang dilaksanakan pada hari Rabu, 20 September 2023 di kediaman H Imron Rosyadi juga dihadiri oleh Rois Syuriah, KH Sobarudin, Ketua Tanfidziyah H Takmuri, Wakil Rois Syuriah H Makdori, Wakil Ketua Tanfidziyah H Tobiin. (Red)

PPDB Tahun 2023 SMAN 1 Sindang Tuai Polemik di Sejumlah Kalangan

0

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Sangat disayangkan, SMAN 1 Sindang yang dikenal sekolah paling favorit di kota mangga Kabupaten Indramayu, Jawa Barat belakangan ini menuai polemik di sejumlah kalangan terkait pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran 2023 – 2024.

Munculnya polemik tersebut di sejumlah kalangan yakni, terkait penerimaan salah satu peserta didik berinisial AFM asal UPTD SMPN 3 Jatibarang Kabupaten Indramayu. Dari data pengumuman hasil seleksi PPDB Jabar 2023, dijelaskan bahwa AFM diterima di SMAN 1 Sindang melalui jalur zonasi.

Berdasarkan data PPDB Jabar 2023, radius alamat domisili nama peserta yang berinisial AFM asal UPTD SMPN 3 Jatibarang dengan lokasi SMAN 1 Sindang berjarak 446,399 meter. Oleh karenanya, AFM kemudian diterima melalui jalur zonasi.

Menurut keterangan dari pihak UPTD SMPN 3 Jatibarang, diantaranya Kepala Sekolah, panitia PPDB serta bagian Humas, kepada awak media mengungkapkan bahwa alamat murid inisial AFM tersebut, sebelumnya berdomisili di wilayah Kecamatan Jatibarang.

Meski demikian, dari pihak UPTD SMPN 3 Jatibarang terkesan enggan memperlihatkan data terkait alamat domisili murid berinisial AFM tersebut. Mereka juga mengarahkan awak media agar menanyakan langsung kepada pihak SMAN 1 Sindang.

“Kalau soal lain-lain kami tidak tahu, kami mendaftarkan itu melalui jalur prestasi. Kami hanya mendaftarkan secara administrasi saja,” ujar Pandi, selaku pihak panitia PPDB di SMPN 3 Jatibarang, pada Rabu (20/09/2023).

Dilain sisi, Diana selaku pihak panitia PPDB SMAN 1 Sindang didampingi bagian Humas, Sodikin, mengatakan bahwa penyeleksian proses PPDB melalui jalur zonasi tersebut hanya berdasarkan data administrasi calon peserta didik, salah satunya Kartu Keluarga (KK).

Ditanya mengenai alamat dalam KK siswa berinisial AMF yang dijadikan sebagai syarat administrasi pasca pendaftaran PPDB, Diana enggan untuk menjelaskan. Dia berkelit, agar awak media mengkonfirmasi hal tersebut ke pihak Disdukcapil Kabupaten Indramayu.

“Untuk proses PPDB jalur zonasi itu hanya berdasarkan data KK, untuk lebih lanjutnya silahkan konfirmasikan ke Disdukcapil,” ucap Diana, pada Kamis (21/09/2023).

Hingga berita ini tayang, awak media masih terus melakukan investigasi guna menguak kebenaran atas informasi dalam berita ini. (Sanaji)

Jokowi Ungkap Kaesang Sudah Minta Restu Gabung PSI

0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut putra bungsunya, Kaesang Pangarep sudah meminta restu keluarga untuk masuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut putra bungsunya, Kaesang Pangarep sudah meminta restu keluarga untuk masuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Jokowi tak menjelaskan apakah ia merestui Kaesang bergabung dengan PSI. Namun, Jokowi bilang anak-anaknya sudah punya pilihan masing-masing.

“Ya biasa di dalam keluarga minta doa restu. Karena saya bilang tidak pun, juga tetap akan jalan. Anak-anak saya seperti itu,” kata Jokowi setelah peletakan batu pertama Hotel Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (21/9).

Ia menjelaskan anak-anaknya sudah berkeluarga. Mereka sudah punya keluarga dan rumah masing-masing.

Menurut Jokowi, anak-anaknya sudah harus mandiri. Hal itu juga meliputi pilihan-pilihan dalam hidup, seperti bergabung dengan partai politik.

“Artinya, apa yang diputuskan sudah menjadi tanggung jawab dia,” ujarnya.

Sebelumnya, Kaesang dikabarkan bergabung dengan PSI. Hal itu sejalan dengan sebuah video yang diunggah PSI dalam akun Instagram.

Video itu menampilkan sosok yang berwajah dan bersuara mirip Kaesang. Namun, PSI menyebut sosok itu sebagai Mawar. Sosok itu menyatakan siap terjun ke politik.

“Namaku Mawar, bukan nama sebenarnya. Saat ini aku sudah memantapkan hati untuk masuk ke politik,” kata sosok mirip Kaesang di video yang diunggah akun @psi_id, Rabu (20/9). (red)

Kaesang Gabung PSI, Jokowi dan Gibran Terancam Mendapat Sanksi dari PDIP

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pengarep resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kabar itu disampaikan Ketua DPD PDIP Solo, Antonius Yogo Prabowo. Menurutnya bergabungnya Kaesang ke PSI melalui proses panjang.

Sebelumnya kabar Kaesang bergabung dengan PSI menguat setelah akun Instagram dan Twitter (X) resmi PSI mengunggah sebuah video pendek yang menampilkan siluet mirip Kaesang dengan suara yang juga diduga kuat suara Kaesang. Bahkan, Kaesang Pangarep disebut-sebut berpotensi kuat menjadi Ketua Umum (Ketum) PSI.

Dengan masuknya Kaesang menjadi anggota PSI, maka ayahnya Presiden Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka terancam mendapat sanksi dari PDI Perjuangan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto belum lama ini mengatakan partainya memiliki aturan tersendiri.

“Ya sekiranya mau masuk ke PDI Perjuangan. Karena, kami ini punya aturan bahwa dalam satu keluarga tidak bisa masuk dalam pilihan partai-partai yang berbeda, karena itu juga menunjukkan suatu emotional bonding, kesadaran, dan pendidikan politik itu dimulai dari keluarga,” beber Hasto.

Yang artinya Jika dalam satu keluarga sudah memiliki sikap politik menjadi kader PDIP, maka anggota keluarga itu wajib ikut memilih partai yang sama.

Artinya jika Kaesang ingin terjun ke dunia politik, maka harus bergabung dengan PDIP. Pasalnya Jokowi dan Gibran adalah kader PDIP.

Menurutnya membangun komitmen satu keluarga tidak masuk partai yang berbeda-beda sangatlah penting. Hal itu menunjukkan emosional politik.

Sementara Presiden Joko Widodo menyebut putra bungsunya, Kaesang Pangarep sudah meminta restu keluarga untuk masuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Jokowi tak menjelaskan apakah ia merestui Kaesang bergabung dengan PSI. Namun, Jokowi bilang anak-anaknya sudah punya pilihan masing-masing.

“Ya biasa di dalam keluarga minta doa restu. Karena saya bilang tidak pun, juga tetap akan jalan. Anak-anak saya seperti itu,” kata Jokowi setelah peletakan batu pertama Hotel Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Kamis (21/9).

Ia menjelaskan anak-anaknya sudah berkeluarga. Mereka sudah punya keluarga dan rumah masing-masing.

Menurut Jokowi, anak-anaknya sudah harus mandiri. Hal itu juga meliputi pilihan-pilihan dalam hidup, seperti bergabung dengan partai politik.

“Artinya, apa yang diputuskan sudah menjadi tanggung jawab dia,” ujarnya. (red)

Mujahadah Ahad Manis MWC NU Wanasari Perkuat Harokah Batin

0

BREBES (aswajanews.di) – Mujahadah adalah mengosongkan hati dan diisi dengan dzikir kepada Alloh. Oleh karena itu mujahadah dibutuhkan ilmu cara agar sampai pada musyahadah. Kehadiran seorang guru atau mursyid dalam istilah tarekat menjadi wajib. Sebab tanpa guru pembimbing dalam berdzikir bisa jagi nanti gurunya syetan. Demikian ditegaskan oleh KH Mas Mansur Tarsudi selaku Mustasyar PCNU Kab Brebes pada acara Mujahadah Ahad Manis di Masjid Al Ikhlas Jagalempeni Timur Kec Wanasari.

Kaifiyat yang diajarkan oleh seorang guru kepada kita menurut Pengasuh PP Al Falah Salafy Jatirokeh, merupakan cara yang mutasil bersambung sanadnya. Masing-masing tarekat memiliki cara atau metode dalam berdzikir. Oleh karena itu diharapkan dalam berdzikir kita memiliki guru atau pembimbing ruhani agar tidak berguru kepada syetan. Melalui dzikir dengan guru maka akan sampai pada tujuan dzikir.

“Kenikmatan duniawi seperti makan, minum tidur dan lain-lain itu sama dengan yang dinikmati oleh binatang. Maka mujahadah itulah yang membedakan antara manusia dengan hewan. Oleh karena itu kalau hidupnya tidak pernah mujahadah maka tak ubahnya dengan hewan dan binatang yang tidak memiliki kewajiban taklifi,” pungkas Kyai Mansur.

Mujahadah Ahad Manis di Masjid Al Ikhlas Jagalempeni Timur Kec Wanasari

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris MWC NU Wanasari, Akhmad Sururi menegaskan pentingnya ritual mujahadah. “Berorganisasi dalam hal ini kita mengikuti NU dibutuhkan mujahadah atau olah batin. Para pendiri NU mulai Mbah Hasyim Asy’ari tidak lepas dari mujahadah ketika akan mendirikan NU. Oleh karena itu pilar mujahadah dalam menggerakkan NU sangat penting sebagai upaya untuk menata hati kita dalam berkhidmat kepada NU,” ujarnya.

Jadi sesungguhnya ber NU tidak lepas dari mujahadah yang menjadi ruh organisasi. Tata kelola organisasi yang termaktun dalam AD ART NU dan Perkum adalah aturan yuridis formal organisasi yang harus kita patuhi. Lebih dari itu sekali lagi ikhtiar batin dengan berbagai ritual wiridan sangat menunjang untuk keberhasilan dalam menggerakkan program oraganisasi.

Kita berharap semoga mujahadah yang kita laksanakan setiap Ahad manis oleh MWC NU Wanasari dapat memperkuat harokah batin kita dalam berkhidmat kepada NU dimanapun tempatnya. Lebih lebih sebagai pengurus NU tentu harus memiliki kecerdasan spritual yang ditempa melaui mujahadah, pungkas Akhmad Sururi.

Mujahadah Ahad manis yang dilaksanakan pada hari Ahad, 17 September 2023 bertepatan dengan 1 Rabiul Awal dihadiri oleh Ketua MWC NU Wanasari, H Takmuri dan jajaran Tanfidziyah, pengurus ranting NU dan badan otonomnya se-Kecamatan Wanasari. *(Red)

Camat Bangodua Monitoring Penyaluran Bantuan CBP Tahap II

0
Monitoring penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Desa Bangodua, Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu, Rabu (20/09/2023).

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP, M.Si. bersama Kasi Kesos Kecamatan Bangodua, Kastimantoro, SIP. dan Kasi Trantib kecamatan Bangodua Eko Febyanto, S.IP. monitoring penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Tahap II Tahun 2023 dari Pemerintah RI di Desa Bangodua, Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu, Rabu (20/09/2023).

Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP, M.Si. mengatakan, dengan adanya penyaluran bantuan ini setidaknya dapat sedikit membantu masyarakat untuk kehidupan sehari-hari.

“Saya harap kita semua selalu berada dalam keadaan sehat dan dilancarkan rezekinya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Kasi Kesos Kecamatan Bangodua, Kastimantoro, SIP. mengatakan, dengan bantuan pangan berupa penyaluran cadangan beras pemerintah tersebut, diharapkan akan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Menurut Kuwu Bangodua Agus Syafrudin mengatakan, bantuan Pangan Cadangan beras pemerintah (CBP) tahap II tahun 2023, sebanyak 837 penerima. “Masyarakat kami merasa terbantu oleh pemerintah yang telah memberikan bantuan,” ungkapnya.

Kepala Desa Bangodua sangat berterima kasih dengan adanya bantuan tersebut. “Semoga dengan adanya bantuan yang sudah diberikan oleh pemerintah bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat, khusunya masyarakat desa Bangodua,” harapnya. *(Prapto/Herman Tongol)

Bendung Cariang Jebol, 3 Tahun Area Pertanian di Ujungjaya Mengalami Lumpuh Total

0
Bendung Cariang Ujungjaya Sumedang masih dalam kondisi memprihatinkan

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Kurang lebih dalam kurun waktu 3 tahun lamanya area pertanian dan palawija di wilayah kecamatan Ujungjaya Sumedang krisis air dan kekeringan. Hal ini diakibatkan oleh jebolnya bendungan Cariang. Bendung yang sekian lama mengairi 1603 hektar area pesawahan kini masih dalam kondisi memprihatinkan, seperti halnya pada masa musim kemarau saat ini karena tidak adanya pasokan air untuk lahan-lahan pertanian, aktifitas pertanian di wilayah kecamatan Ujungjaya mengalami lumpuh total.

Bendung Cariang Ujungjaya Sumedang masih dalam kondisi memprihatinkan. Akibat jebolnya bendung Cariang selama kurang lebih 3 tahun para petani di wilayah kecamatan Ujungjaya resah dimana sektor pertanian di wilayah kecamatan Ujungjaya mengalami krisis air dan kekeringan. Namun pemerintah daerah Kabupaten Sumedang dengan dorongan dari pemerintah provinsi Jawa Barat, pemerintah kecamatan Ujungjaya bersama 9 pemerintahan desa, kelompok tani dan para pemangku kepentingan kecamatan Ujungjaya beserta masyarakat sudah beberapa kali melakukan pembuatan tanggul darurat namun kerapkali kembali jebol akibat tingginya intensitas air sungai Cipelang pada musim penghujan.

Tidak patah semangat, tertanggal 17 September 2023 saat ini, pemerintah kabupaten Sumedang dengan dorongan anggaran CSR dari beberapa bank yang ada di wilayah kabupaten Sumedang Jawa Barat melakukan kembali penanggulan darurat di area bendung Cariang Ujungjaya.

Pembuatan tanggul darurat ini dilaksanakan agar air sungai Cipelang dapat masuk pada saluran irigasi bendung cariang sehingga dapat membantu sektor pertanian pada musim semai di bulan November nanti.

Yuda Rodiana selaku mantri PSDA Irigasi Ujungjaya mengungkapkan, pembuatan tanggul darurat ini diharapkan air sungai Cipelang dapat mengalir pada saluran irigasi sekunder sehingga dapat dimanfaatkan para petani untuk memajukan persemaian di masa tanam kesatu pada tahun ini dan berharap pada tahun 2024 nanti dengan perhatian dari pemerintah agar dapat dibangun bangunan bendungan permanen. *(Wem Askin/Red)

Ketum DPP FKDT Minta Pemerintah Perkuat Regulasi MDT

0
Ketua Umum DPP FKDT H Lukman Hakim, M.Si melantik Pengurus DPC FKDT Kab Kuningan

KUNINGAN (Aswajanews.id) – Peran Madrasah Diniyah (Madin) dalam kehidupan berbangsa tidak bisa diabaikan. Kehadiran Madin bagi bangsa Indonesia memberikan makna kedamaian dan ketenteraman. Hal tersebut karena pembelajaran di MDT mencerminkan Islam yang moderat atau Islam rahmatan lil alamin. Demikian ditegaskan oleh Ketua Umum DPP FKDT H Lukman Hakim, M.Si saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan DPC FKDT Kab Kuningan.

Lukman Hakim berharap dengan sangat agar pemerintah menguatkan regulasi tentang MDT. Hal ini sangat penting karena regulasi tersebut akan menjadi landasan yuridis dalam menentukan kebijakan yang terkait dengan anggaran serta akan mendorong masyarakat untuk menemukan kesadaran pentingnya pendidikan MDT untuk anak anak mereka.

Sejalan dengan hal tersebut eksistensi MDT yang selama ini sudah memberikan kontribusi besar kepada bangsa dan negara. Salah satu kontribusi penting MDT kepada bangsa ini yaitu proses pembelajaran yang menekankan pada aspek tafaquh fiddin dengan pemahaman Islam rahmatan lil alamin.

Para guru Madin sesungguhnya memiliki jasa yang sangat besar didalam mendidik putra bangsa yang berfaham pada moderasi beragama. Oleh karena itu penguatan regulasi MDT menjadi hal yang mendesak karena salah satunya akan berimbas pada kesejahteraan guru Madin.

“Selama ini masih banyak guru MDT yang kesejahteraannya masih perlu diperhatikan. Honor setiap bulan yang diterima oleh mereka belum berbanding lurus dengan perjuangan dan khidmah mereka kepada negeri ini. Oleh karena itu kami berharap kepada pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan perhatian kepada guru MDT,” pungkas Wakil Sekjen PBNU.

Ketua DPC FKDT Kab Kuningan Sulaiman mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mensukseskan acara Pelantikan dan Raker DPC FKDT Kuningan. “Kami juga menghaturkan terimakasih. Kepada Ketum DPP FKDT, H Lukman Hakim, Wamenag RI, Bupati Kuningan serta pejabat lain yang hadir dalam acara ini,” kata Sulaiman dalam sambutannya.

Turut hadir dalam Pelantikan dan Pembukaan rapat kerja DPC FKDT Kab Kuningan masa khidmat 2023-2028 yang di laksanakan di hotel Grage Sangkan Kab. Kuningan, Wamen Kemenag RI H Saeful Rahmat Dasuki, Ketua DPW FKDT Prov. Jabar H Atep Abdul Gopar, S.Pd.I, M.M., Bupati Kuningan H Acep Purnama, Kepala Kemenag Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si. Kabag Kesra Setda Kuningan, Ketua MUI Kuningan dan seluruh pengurus DPC dan DPAC FKDT Kecamatan se-Kab. Kuningan.

Dalam ksempatan tersebut Bupati Kuningan mengatakan, “kami dari pemerintah daerah sangat peduli kepada Diniyah Takmiliyah sehingga di Kab. Kuningan sudah dikeluarkannya Perda dan Pergub Diniyah Takmiliyah serta sudah adanya BOP Diniyah dengan total 1,5 M per tahun”

“Itu semua menjadi komitmen kami selaku pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada lembaga pendidikan Diniyah. Kita berharap melalui anggaran yang digulirkan untuk MDT di Kab Kuningan bisa bermanfaat dan dapat meningkatkan mutu pendidikan Madrsah Diniyah Takmiliyah di Kab Kuningan,” pungkas, H Acep Purnama. *(Akhmad Sururi/Red)

NU Memiliki Keilmuan Yang Bersanad sampai kepada Nabi Muhammad SAW

0
Akhmad Sururi, sekretaris MWC NU saat memberikan siraman ruhani di hadapan jam’iyah Al Mubarokah desa Lengkong Kec Wanasari Kab Brebes, Sabtu (16/9/2023)

BREBES (Aswajanews.id) – Sebagai warga NU memiliki kelebihan dalam beribadah dengan keilmuan yang bersanad sampai Nabi Muhammad SAW. Cara sholat yang kita lakukan sesungguh mengikuti apa yang Beliau ajarkan kepada para Sahabatnya dan terus menerus sampai kepada Ulama yang menjadi panutan kita. Oleh karena itu keilmuan yang meliputi tauhid, fiqih dan tassawuf dalam NU memiliki rujukan atau sanad yang jelas. Demikian disampaikan Akhmad Sururi, sekretaris MWC NU saat memberikan siraman ruhani di hadapan anggota jamiyah Al Mubarokah desa Lengkong Kec Wanasari Kab Brebes, Sabtu 16 September 2023 di Mushola Lengkong.

Lebih lanjut Sururi menjelaskan, tiga hal tersebut (tauhid, fiqih dan tassawuf) merupakan ilmu yang memiliki rujukan kepada siapa kita harus berguru. Disinilah pentingnya sanad keilmuan yang bisa dipertanggungjawabkan. Lain halnya pengetahuan yang bersumber dari google tentu kesahihannya tidak bisa dipertanggungjawabkan.  Dalam bertauhid kita mengikuti Imam Asy’ ari dan Al Maturiei, untuk Fiqih nya mengikuti salah satu 4 mazdhab (imam Malik, Imam Hambali, Imam Syafi’i dan Imam Hanafi) dan dalam  tassawuf mengikuti Imam Junaidi Al Baghdadi dan Hujatul Islam Imam Ghazali.

Tentang pentingnya berguru Sururi mengutip sebuah hadis yang artinya, “Sungguh beruntung orang yang pernah melihat aku (Nabi Muhammad SAW) dan orang yang pernah melihat orang yang melihat aku.”

“Sebagai umat zaman akhir kita hidup secara fisik tidak bersama dengan Beliau, namun kita menyakini dan mengimani Beliau sebagai Nabi dan Rosul yang diutus untuk rahmat semua alam. Kita bisa mengerti Iman, Islam dan Ikhsan melaui para Ulama sebagai pewaris Nabi. Ulama atau Kyai sebagai guru kita yang mengajarkan tata cara beribadah. Keilmuan mereka bersanad dengan sambung sinambung sampai dengan Rosulullah SAW,” ujarnya.

Oleh karena itu kita harus bersyukur menjadi umat Nabi    Muhammad SAW, yang diberikan kasih sayang dengan berbagai keistimewaan. Sekalipun usia umatnya rata rata berkisar 60 tahunan, namun banyak bonus yang bisa menjadi nilai usia kita melebihi dari itu, contohnya turunnya “Lailatul Qodar” yang hanya untuk umat Nabi Muhammad.

Lebih dari itu banyak amalan amalan lainnya yang memiliki nilai sama dengan ibadah bagi orang yang mampu atau kaya. Contohnya ibadah haji bisa dilaksanakan bagi orang yang mampu secara fisik dan finansial. Untuk orang yang tidak cukup hartanya (faqir) haji adalah sholat jumat di masjid. Namun bukan berarti kewajiban haji yang asli kemudian gugur. Orang miskin atau faqir kemudian menjadi kaya dan hartanya cukup untuk menunaikan haji, maka tetap dia berkewajiban haji ke Mekah.

Kembali menyinggung pentingnya Guru, Ulama dan Kyai, Sekretaris MWC NU Wanasari menegaskan fungsi guru dan Ulama untuk menunjukkan jalan yang benar dan lurus. ” Manusia hidup dikaruniai akal dan nafsu berbeda dengan Malaikat yang tidak memiliki nafsu.  Manusia pada umumnya tidak lepas dari kesalahan dan dosa karena nafsu tesebut. Disinilah manusia kadang tersesat secara ruhani kepada jalan yang tidak benar. Untuk mengembalikan manusia kepada peta jalan kebenaran maka perlu pembimbing atau petunjuk yang mengarahkan kepada jalan yang lurus.

Maka mengikuti ulama NU adalah mengikuti jalan yang diridloi Alloh atau thoriqoh al mardliyah. Kita harus yakin dengan mengikuti ilmunya para ulama hidup kita akan menjadi berkah dan ketika kembali ke alam barzah membawa bekal amal ibadah yang baik, pungkas alumni Pondok Pesantren Lirboyo.

Kegiatan jam’iyyah rutin yang dilaksanakan setiap malam ahad diikuti seluruh pengurus NU Lengkong Kec Wanasari. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kyai Sobri selaku Rois Syuriah dan Ust Fuad selaku Ketua Tanfidziyah ranting desa Lengkong. *(Red)

FKDT Brebes Rencanakan Kerjasama dengan Biro Umroh BST

0
FKDT Brebes akan mengembangkan sayapnya dengan menjalin kerjasama dengan Biro Umroh Bahana Sukses Sejahtera Travel (BST)

BREBES (Aswajanews.id) – Pergerakan FKDT sebagai ormas keagamaan tidak terbatas pada segmentasi pendidikan. Setelah sukses menjalin MOU dengan Bawaslu dalam rangka edukasi partisipasi politik masyarakat, kini FKDT Brebes akan mengembangkan sayapnya dengan menjalin kerjasama dengan Biro Umroh Bahana Sukses Sejahtera Travel (BST).

“Kerjasama ini bertujuan untuk membantu masyarakat warga Madin khususnya dan masyarakat muslim umumnya dalam melaksanakan ibadah umroh dan haji plus,” kata Akhmad Sururi saat pertemuan dengan Owner BST di rest area Banjaratma Brebes.

Lebih lanjut Sururi menuturkan, kerjasama ini diharapkan akan sarana ibadah guru Madin. Prinsip yang utama kita membantu warga Madin, termasuk wali murid yang berkeinginan untuk melaksanakan ibadah umroh, haji furoda dan haji plus.

Sementara itu H Winarto selaku Owner BST Travel memaparkan pilihan program umroh. “Ada umroh sejuta umat dengan harga 28 juta, umroh kelas raguler seharga 31,5 jt dan Umroh Plus Wisata Turki dengan biaya 36 jt. Biaya tersebut sudah mengcover akomodasi, pesawat dan konsumen selama menjalankan ibadah umroh”.

Beliau melanjutkan, Biro kami sudah bonafid dan terdaftar di Kementerian Agama RI dengan nomor izin Umroh No U530 TH 2001 dan Izin Haji No : 3519 TH 2022. Jadi biro kami resmi dan sudah terbukti memberangkatkan ribuan jama’ ah umroh di wilayah Jawa sampai luar Jawa.

Orang nomor satu di BST tersebut menegaskan bahwa kami berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk para jamaah. Alhamdulilah berdasarkan testimoni para jamaah yang ikut di biro BST merasa nyaman dan terlayani dengan baik. Oleh karena itu kami sengaja mengajak FKDT Kab Brebes sebagai cabang biro di Kab Brebes.

“Kami sudah memahami di Brebes banyak biro umroh, namun yang namanya usaha tak ada salahnya sebagai bagian ibadah dan usaha untuk para Asatid Madin di Brebes,” imbuh H Winarto.

Dalam kesempatan pertemuan pada hari Kamis, 14 September 2023, Biro Travel BST didampingi KH Tantang Royani, Ketua KPPNU Banten dengan jabatan di biro BST sebagai wakil ketua biro BST.

H Tatang yang pernah menjabat Ketua Umum DPP FKDT pada tahun 2015 – 2017, berharap kepada semua guru Madin untuk bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Oleh karena itu dengan bergabung bersama BST mencari jamaah sambil ibadah insya Alloh rizkinya bertambah barokah.

Sebagai penutup dalam pertemuan tersebut Akhmad Sururi mengatakan, secara formal nanti akan kami sampaikan dalam forum Rapat FKDT Kab Brebes. Namun demikian kami kerja sama ini sudah bisa kita mulai dengan merekrut calon jamaah umrah. Ketua DPAC FKDT Kecamatan dipersilahkan untuk menyebarkan informasi ini kepada seluruh guru Madin di wilayahnya. Secara teknis bisa konsultasi langsung via telpon atau WA. *(Adv/Red)

MI Sirojut Tholibin Biasakan Baca Surat Yasin dan Sholat Dhuha di Hari Jumat

0
Peserta didik MI Sirojut Tholibin Rengaspendawa Kec Larangan Kab Brebes rutin setiap Jumat membaca surat Yasin bersama dan sholat Dhuha

BREBES (Aswajanews.id) – Kegiatan pembiasaan ibadah sangat penting bagi peserta didik. Salah satu kegiatan rutin pembiasan yang dilaksanakan oleh Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sirojut Tholibin Rengaspendawa Kec Larangan Kab Brebes membaca surat Yasin bersama dan sholat Duha. Pembacaan surat Yasin di halaman MI dan dilanjutkan dengan sholat dhuha di masjid Jami Al Falah Rengaspendawa.

Akhmad Sururi selaku Kepala MI Sirojut Tholibin menuturkan, kegiatan baca Yasin dan Sholat Dhuha sudah berjalan sejak awal tahun pelajaran 2023/2024. Kegiatan ini dalam rangka membiasakan untuk melakukan ibadah. Membaca surat Yasin yang dilanjutkan dengan tahlil merupakan tradisi NU.  Sholat duha menjadi rutinitas seorang muslim agar dimudahkan dalam mencari ilmu.

Lebih lanjut Akhmad Sururi yang juga Sekretaris MWC NU Wanasari menegaskan, kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dari kls 1 sampai 6. Mereka masing-masing pegang Yasin dan secara bersamaan mengikuti guru pembimbing yang membaca Yasin dan tahlil. Masing-masing guru wali kelas mendampingi untuk memantau agar peserta didik tetap tertib.

Terkait dengan pelaksanaan Kurikulum merdeka yang di dalamnya ada penguatan profil pelajar pancasila dan Islam rahmatan lil’alamin, menurut Akhmad Sururi pelaksanaan kegiatan keagamaan ini merupakan bagian dari pengalaman sila Ketuhanan yang Maha Esa. Dengan membiasakan beribadah akan mewujudkan karakter muslim yang taat beribadah. Ketaatan kepada Alloh SWT menjadi salah satu penilaian dalam pendidikan karakter.

“Lebih dari itu kegiatan ibadah menjadi bagian dari pendidikan ruhani. Karena sesungguhnya sekolah atau Madrasah bukan hanya aspek ilmu pengetahuan yang diberikan kepada peserta didik, namun nila nilai pendidikan ruhani juga harus diberikan kepada mereka,” pungkasnya. *(Red)

Pernyataan Lengkap PBNU tentang Persoalan Pulau Rempang Batam

0
PBNU menyampaikan pandangan dan sikap terkait persoalan Rempang-Galang

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memandang perlu menyampaikan pandangan dan sikap terkait persoalan Rempang-Galang, dengan terlebih dahulu perlu mengemukakan beberapa hal yang penting dan mendasar, sebagai berikut:

Pertama, PBNU senantiasa menyimak dengan seksama, seraya terus mengawal derap langkah kehidupan kita bersama dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; dikutip dari NUOnline, Jakarta, Jum’at (15/9/2023)

Kedua, PBNU berpegang teguh pada itikad baik dan nilai-nilai keutamaan, serta bersandar pada objektivitas, dalam menentukan pandangan, posisi, sikap dan perannya; dan

Ketiga, PBNU selalu mendorong berbagai pihak agar mengutamakan musyawarah (syura’) dalam mencari jalan keluar bagi persoalan hidup bersama; Selanjutnya, dalam menyikapi persoalan Rempang-Galang, PBNU menyampaikan pandangan sebagai berikut:

  1. Dalam pandangan PBNU, pesoalan Rempang-Galang merupakan masalah yang terkait pemanfaatan lahan untuk proyek pembangunan. Persoalan semacam ini terus berulang akibat kebijakan yang tidak partisipatoris, yang tidak melibatkan para pemangku kepentingan dalam proses perencanaan kebijakan hingga pelaksanaannya. Hal ini kemudian diperparah oleh pola-pola komunikasi yang kurang baik, PBNU meminta dengan sungguh-sungguh kepada Pemerintah agar mengutamakan musyawarah (syura’) dan menghindarkan pendekatan koersif;
  2. Komisi Bahtsul Masail Ad-Diniyah Al-Waqi’iyah pada Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama telah membahas persoalan pengambilan tanah rakyat oleh negara. PBNU berpandangant bahwa tanah yang sudah dikelola oleh rakyat selama bertahun-tahun, baik melalui proses iqtha’ (redistribusi lahan) oleh pemerintah atau ihya’ (pengelolaan lahan), maka hukum pengambilalihan tanah tersebut oleh pemerintah adalah haram. Namun demikian, PBNU perlu menegaskan kembali agar menjadi perhatian semua pihak bahwa hukum haram tersebut jika pengambilalihan tanah oleh pemerintah dilakukan dengan sewenang-wenang. Hasil Bathsul Masail tersebut tidak serta merta dapat dimaknai menghilangkan fungsi sosial dari tanah sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan dan konstitusi kita. Pemerintah tetap memiliki kewenangan untuk mengambil-alih tanah rakyat dengan syarat pengambilalihan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan, dengan tujuan untuk menciptakan sebesar-besar kemakmuran rakyat, dan tentu harus menghadirkan keadilan bagi rakyat pemilik dan/atau pengelola lahan;
  3. PBNU mendorong pemerintah untuk segera memperbaiki pola-pola komunikasi dan segera menghadirkan solusi penyelesaian persoalan ini, dengan memastikan agar kelompok yang lemah (mustadh’afin) dipenuhi hak-haknya, serta diberikan afirmasi dan fasilitasi;
  4. PBNU mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk lebih meyakinkan masyarakat mengenai pentingnya proyek strategis nasional dan kemaslahatannya bagi masyarakat umum, serta memastikan tidak adanya perampasan hak-hak serta potensi kerusakan lingkungan hidup dan sumber daya alam; dan
  5. PBNU selalu membersamai dan terus mengawal perjuangan rakyat untuk mendapatkan keadilan melalui cara-cara yang sesuai kaidah hukum dan konstitusi. Selanjutnya, PBNU juga mengimbau kepada masyarakat Rempang-Galang agar menenangkan diri dengan memperbanyak zikir serta taqarrub kepada Allah, serta tetap memelihara sikap husnudhon terhadap pemerintah dan aparat keamanan. Semoga kita senantiasa mampu mengambil pelajaran demi kemajuan kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

 والله الموفق الى اقوم الطريق والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Jakarta, 15 September 2023 KH Yahya Cholil Staquf Ketua Umum PBNU

Ketua Umum DPP FKDT Ajak Pemerintah Tingkatkan Apresiasi kepada Guru Madin

0
Pelantikan DPT FKDT Kab Cilacap Masa Khidmat 2023 - 2028 di aula pendopo Wijayakusuma Kab Cilacap, Kamis (14/9/2023)

CILACAP (Aswajanews.id) – Madrasah Diniyah memiliki peran yang besar terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara terutama dalam mewujudkan pemahaman Islam rahmatan lil alamin. Peran ini bersanding erat dengan penguatan pemahaman keagamaan untuk para generasi. Oleh karena itu apresiasi Pemkab Cilacap untuk pendidikan keagamaan yang sudah bagus ini semoga bisa ditingkatkan lagi. Demikian disampaikan oleh H Lukman Hakim selaku Ketua Umum DPP FKDT saat memberikan Sambutan pada acara Pelantikan DPC FKDT Kab Cilacap Masa Khidmat 2023 – 2028.

Lukman Hakim menginformasikan beberapa daerah yang lain pihak pemerintah Kabupaten atau Kota belum memiliki perhatian yang lebih kepada pendidikan keagamaan khususnya Madin. Untuk Kab Cilacap dengan adanya BOP untuk Madin, hal ini merupakan apresiasi yang sangat bagus. Semoga akan ditiru oleh daerah-daerah lainnya.

Lebih lanjut Wakil Sekjen PBNU mengajak guru Madin untuk ikhlas dalam berkhidmat untuk anak anak bangsa. Sekalipun kesejahteraan belum berbanding lurus dengan apa yang menjadi tugas guru Madin. Oleh karena itu keikhlasan dan ketulusan para asatid Madin menjadikan hidupnya berkah.

Pelantikan DPT FKDT Kab Cilacap Masa Khidmat 2023 – 2028 yang dilaksanakan pada hari Kamis, 14 September 2023 dihadiri oleh Kabag Kesra Setda Cilacap, Kasi PD Pondok Pesantren Kemenag Kab Cilacap, Ketua FKPP, dan Badko LPQ serta beberapa Ormas Keagamaan.

Pelantikan yang dilaksanakan di aula pendopo Wijayakusuma Kab Cilacap dengan pembacaan SK DPP FKDT oleh H Zahid Hasani selalu Sekjen DPP FKDT. Adapun pelantikan langsung dipimpin oleh Ketua Umum DPP FKDT H Lukman Hakim, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC FKDT Kab Cilacap, H Makhruri  menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta menyukseskan acara Pelantikan DPC FKDT 2023 – 2028.

“Semoga amanat yang diberikan kepada ksmi dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu kami mohon kebersamaan dan kekompakan dalam mewujudkan program kerja yang akan kita bahas dalam rapat kerja nanti,” pungkas H. Makhruri. *(Akhmad Sururi)

KH Subhan Ma’mun Pembela PKB di PBNU

0
Oleh : Akhmad Sururi

Barangkali hanya KH Subhan Ma’mun yang terang-terangan membela PKB di PBNU.  Sebagai Rois Syuriah PBNU, KH Subhan tanpa tedeng aling alias dengan bahasa yang terang dan tegas membela PKB di hadapan struktural PBNU. Hal tersebut diakui dan disampaikan oleh KH Abdulloh Kafabihi Mahrus (Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo) di hadapan Gus Muhaimin saat acara di Pondok Pesantren Ploso beberapa waktu yang lalu.

Sebagai seorang Kyai Pengasuh Pondok Pesantren As Salafiyah Brebes menjadi bagian pelaku sejarah berdirinya PKB di Kab Brebes yang dipimpin oleh Gus Dur saat itu (Ketua Dewan Syuro) dan berhasil menjadi Presiden RI. Saat ini di bawah kepemimpinan Gus Muhaimin, KH Subhan Ma’mun menjadi jajaran Dewan Syuro DPP PKB.

Sebagai Rois Syuriah PBNU yang merangkap Dewan Syuro PKB, KH Subhan selalu membela PKB, baik saat berkumpul dengan komunitas PBNU atau ketika bersentuhan dengan masyarakat umum (jama’ah). Bahkan beberapa waktu yang lalu sempat mengeluarkan kalimat yang menjadi viral di medsos untuk salah seorang caleg yang pindah dari PKB ke PPP.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan orang banyak, sehingga menjadi viral. Inilah salah satu bukti pembelaan KH Subhan Ma’mun untuk PKB yang saat sekarang mengusung Gus Muhaimin sebagai Cawapres.

Saat Halaqoh Kyai dan Santri dalam rangka menyukseskan pasangan “AMIN” di Pondok Pesantren Syubbanul Wathon Secang Magelang, Beliau terang dan tegas menyampaikan kiprah PKB untuk kepentingan NU. Semua PCNU Kab/Kota mayoritas merasa terbantu oleh anggota dewan dari PKB. Sehingga keberpihakan PKB kepada nahdliyin sudah tidak diragukan. Lebih dari itu   terbitnya UU Pesantren juga atas usulan anggota DPR RI dari Fraksi PKB. Beberapa daerah yang sudah menerbitkan Perda Pesantren juga atas usulan dan inisiatif dari PKB.

Pembelaan kepada PKB dengan ilmu tidak dengan nafsu. Begitu halnya membela Gus Dur dengan Ilmu tidak dengan nafsu. Itulah yang dilakukan oleh KH Subhan Mamun. Sehingga disaat hari ini ramai dengan statemen yang berseberangan antara Gus Muhaimin dan Mbak Yeni (Putri Gus Dur), Beliau tetap berpegang teguh pada normatif keilmuan.

Saat turun dari acara Halaqah KH Subhan berpessn kepada penulis, khidmat kepada PKB untuk menangkan “AMIN” dan Caleg PKB.Pesan ini sangat bermakna. Sebagai santri tentu “sendiko dawuh” untuk melaksanakan titah Sang Kyai. (*)

Purna Migran Desa Manguntara Mengikuti Pelatihan Program Perempuan Berdikari (Peri)

0
Ibu-ibu purna migran Mengikuti Pelatihan bertempat di desa Manguntara kecamatan Kertasemaya kabupaten Indramayu, Rabu (13/09/2023).

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Untuk meningkatkan sumberdaya manusia khususnya perempuan melalui salah satu dari 10 program unggulan Bupati Indramayu yaitu Perempuan Berdikari (Peri). Seperti halnya kemaren dari tgl 12-13 September 2023 pelatihan program pe-ri disambut riang gembira oleh ibu-ibu purna migran bertempat di desa Manguntara kecamatan Kertasemaya kabupaten Indramayu Jawa Barat, Rabu (13/09/2023).

Guna meningkatkan program Pe-ri kami terus mengadakan pelatihan baik terkait pelatihan management keuangan, pelatihan pembuatan kue dan berbagai macam jenis makanan serta yang lainnya”. Hal tersebut sangat dirasakan dampak positifnya oleh sebagian besar ibu-ibu rumah tangga dan khususnya perempuan purna migran yang selama ini sudah mengikuti program tersebut.

Ibu-ibu purna migran desa Manguntara mengikuti dengan seksama pelatihan tersebut selama dua hari mereka bahkan rela meninggalkan aktifitas lainnya guna mengikuti acara tersebut, karena mereka menyadari bahwa program pe-ri yang dikembangkan oleh Bupati Indramayu ini sangatlah bagus, hebat dan bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa yang akan datang.

Ibu-ibu purna migran Mengikuti Pelatihan bertempat di desa Manguntara kecamatan Kertasemaya kabupaten Indramayu, Rabu (13/09/2023).

Seperti diungkapkan salah satu ketua kelompok ibu kusinah mengatakan bahwa dengan adanya program pe-ri yang diprioritaskan oleh Bupati indramayu, Nina Agustina maka Kami purna migran yang ada di Indramayu merasa di perhatikan dalam peningkatan kapasitas keterampilan dan management keuangan, ucapnya.

Kuwu desa Manguntara, Sujadi mengungkapkan kegembiraannya atas adanya pelatihan yang diselenggarakan, karena menurut beliau program yang hebat dan bermanfaat ini bisa membantu ibu-ibu purna migran di desanya, katanya.

Lanjut Sujadi, untuk lebih aktif dan inovatif dalam mengembangkan kemampuannya dalam berusaha dan mudah-mudahan dengan pelatihan tersebut bisa menjadi motivasi bangkitnya ekonomi desa manguntara.

Dalam kesempatan yang sama pemerintah kecamatan Kertasemaya melalui kasi PMD, Ria Amaliah, SH yang di dampingi stafnya Abdurohim juga mengatakan seyogyanya program pe-ri ini bisa dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Dalam program pe-ri ini ibu-ibu purna migran bukan hanya diberi materi dan praktek melainkan diberikannya juga alat-alat produksi dan akses permodalan sehingga bisa kita katakan ini adalah program yang sungguh luar biasa”, ujarnya.

Plt. Camat kertasmaya, H.M Hidayat., MAP mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Bupati Indramayu, Nina Agustina dan Dinas tenaga kerja Indramayu (Disnaker) atas diberikannya kesempatan untuk warganya dalam mengembangkan potensi diri yang bisa mendorong terciptanya pengusaha-pengusaha baru sehingga akan dengan mudah visi bermartabat ini akan terwujud. (Prapto/Herman Tongol)

Jama’ah Masjid Baiturohim Selenggarakan Kegiatan Rabu Wekasan

0
Tradisi Rabu Wekasan di Wanasari Kab Brebes, Selasa malam Rabu (12/9/2023)

BREBES (aswajanews.id) – Jama’aah masjid jami Baiturohim Jagalempeni Selatan Kec Wanasari Kab Brebes menyelenggarakan kegiatan doa bersama dan pembacaan surat Yasin dalam rangka Rabu Wekasan (Rabu Pangkasan Safar). Pembacaan Yasin dipimpin oleh Ust Suharto dan doa dipimpin oleh Akhmad Sururi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa malam Rabu tanggal 12 September 2023 dan diikuti oleh seluruh jamaah lingkungan masjid Jami Baiturrahim. Disamping jamaah orang tua dari Bapak-bapak dan Ibu-ibu juga anak-anak turut serta dalam kegiatan Rabu Wekasan.

“Kegiatan doa bersama dalam rangka Rabu Wekasan (Pangkasan Akhir Safar) merupakan tradisi di masjid Jami Baiturrahim,” kata Akhmad Sururi sebagai anggota jamaah lingkungan masjid.

Ia menuturkan, kegiatan Rabu Wekasan dimulai dengan pembacaan Surat Yasin bersama dan dilanjutkan dengan doa yang dilaksanakan setelah sholat jamaah magrib.

“Kegiatan ini sudah berjalan sejak dulu setiap malam Rabu akhir bulan Safar sehingga menjadi tradisi secara turun temurun yang diikuti oleh seluruh jama’ah lingungan masjid Jami Baiturohim,” ungkap Sekretaris MWC NU Wanasari.

Karena itu lanjut dia, Rabu wekasan sudah dinanti oleh para jamaah lingkungan masjid dan kemarin subuh pada Selasa pagi sudah diumumkan di masjid. Al hamdulilah, para jamaah guyub mendatangi masjid ikut doa bersama.

Sebelum kegiatan dimulai Akhmad Sururi memberikan pengarahan terkait dengan Rabu Wekasan. Perihal Rabu Wekasan atau pungkasan merupakan ilham dari orang orang arif dan kasyaf sebagaiamana termaktub dalam kitab Kanzul Najah wa surur, bahwa pada Rabu di akhir bulan Safar Alloh akan menurunkan 320.000 musibah. Oleh karena itu kita dianjurkan berdoa, bertaubat dan memperbanyak sedekah. Namum demkian kita tidak boleh menyakini bahwa Rabu wekasan sebagai hari musibah atau sial.

“Kita tidak boleh menyandarkan musibah atau kejadian alam lainnya kepada hari hari tertentu yang menjadi penyebabnya. Segala Alloh yang mengatur dan berkuasa dalam menciptakan semua kejadian di alam ini,” kata Akhnmad Sururi di hadapan jama’ ah masjid Jami Baiturohim.

Adapun amalan yang dilaksanakan sebagaimana termaktub dalam kitab tersebut yaitu melaksanakan   shoat sunah mutlak 4 rokaat  masing-masing rokaat setelah Fatihah  membaca Al Kautsar 17 kali Al IKhals 5 kalai, Al Falaq 1 dan An nas 1 kali.

“Untuk malam ini di masjjd kita menbaca surat Yasin dan doa Rabu Wekasan. Adapun sholat sunah mutlak 4 rokaat dengan dua kali salam bisa dikerjakan di rumah masing masing,” pungkas Akhmad Sururi. *(Red)

Apes, Minjam Motor Saudara Beberapa Jam Kemudian Hilang Digondol Maling

0
TKP Kosan Kampung Cikijing Desa Linggar Kec Rancaekek Kabupaten Bandung

KAB. BANDUNG (aswajanews.id) – Bangun dari tidur, seorang pemuda di Bandung bernama Genta Brajamusti (19) kaget tidak mendapati motornya di halaman kosan saat akan pergi bekerja pagi hari, yang lebih apesnya lagi, motor yang hilang dipinjamnya belum lewat 24 jam. Warga Kampung Cikijing Desa Linggar Kec Rancaekek Kabupaten Bandung itu pun harus merelakan kendaraan yang dipinjamnya itu dibawa kabur pencuri.

Genta mengatakan, kejadian hilangnya kendaraan sepeda motor matic yang dipinjamnya itu, terjadi di kosannya yang berada di kampung-nya sendiri.

“Motor Honda Scoopy merah dengan Nopol D 6580 VES itu saya parkir di kosan kemarin. Saat bangun tidur mau pergi kerja motornya sudah tidak ada lagi,” ujar Genta saat melapor di Polsek Rancaekek Kabupaten Bandung,” Senin (11/09/2023).

Saat di kosan motor tersebut dalam kondisi terkunci stang. Dirinya baru mengetahui sepeda motornya hilang saat hendak akan pergi bekerja.

“Saya harap polisi bisa menangkap pelaku yang mencuri sepeda motor yang saya alami ini, dan motornya bisa kembali lagi,” ujarnya.

“Karena mau tidak mau saya harus mengganti rugi satu (1) unit motor dengan merk tahun yang sama kepada saudara saya ini,” tutupnya. *(Red)

Polres Cirebon Kota Simulasi Pengamanan Konflik Pemilu

0
Personel kepolisian menggelar simulasi sistem pengamanan kota menghadapi situasi tahun Pemilu di Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (12/9/2023)

CIREBON (Aswajanews.id) – Polres Cirebon Kota, Jawa Barat, menggelar simulasi sistem pengamanan kota guna mengantisipasi terjadinya konflik sosial selama penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024 dengan mengedepankan penanganan sesuai undang-undang atau Peraturan Kapolri.

“Ini dalam rangka pengamanan Pemilu 2024. Tiada lain dalam pelaksanaan pengamanan, polisi akan melakukannya sesuai undang-undang atau Perkap (Peraturan Kapolri),” kata Kabag Ops Polres Cirebon Kota Komisaris Polisi Acep Hasbullah di Cirebon, Selasa (12/9/2023).

Dalam simulasi itu, puluhan personel Polres Cirebon Kota memeragakan langkah pengamanan unjuk rasa yang dilakukan masyarakat, khususnya saat masa kampanye atau situasi keramaian pada Pemilu 2024.

Simulasi sispamkota dimulai pada situasi dengan indikator hijau dan kuning, namun pelaksanaan di tingkat Polres Cirebon Kota hanya pada indikator kuning.

“Sementara untuk indikator merah kalau masyarakat sudah chaos, namun di tingkat kami pelaksanaannya sampai kuning,” katanya.

Lebih lanjut, Acep mengatakan indikator hijau dapat diartikan sebagai situasi ketika masyarakat menyampaikan pendapat secara datar dalam melaksanakan unjuk rasa.

Kemudian, saat unjuk rasa itu diwarnai dengan teriakan dan pelemparan ke arah petugas pengamanan sehingga situasinya masuk ke indikator kuning.

“Pada situasi hijau, dari tim negosiator akan mengamankan dan menekan situasi tetap aman, namun situasi meningkat menjadi kuning, tim Rainmas akan turun mendesak massa mundur dan sterilisasi,” ujarnya.

Acep menambahkan sispamkota ini sangat penting dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan Pemilu 2024. Ke depan, pihaknya akan melakukan pemetaan daerah mana saja yang dikategorikan sebagai titik rawan.

Dalam menjaga ketertiban dan situasi kondusif selama Pemilu 2024, Polres Cirebon Kota mengerahkan sekitar 500 personelnya untuk mengamankan pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Jumlah personel yang dikerahkan dalam pelaksanaan pemilu nanti sekitar dua per tiga jumlah anggota Polres Cirebon Kota atau 500 orang,” ujarnya. *(Ant)

Pemilihan Calon Ketua OSIS sebagai Implementasi P5 Rahmatan lil Alamin dalam Kurikulum Merdeka

0
Pemilihan calon ketua OSIS MTs NU Tirto Pekalongan periode 2023/2024

PEKALONGAN (Aswajanews.id) – Pada Kamis, 7 September 2023 MTs NU Tirto Pekalongan menggelar pesta demokrasi berupa pemilihan calon ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2023/2024 dengan mengusung tema “Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Alamin”.

Pemilihan ini berlangsung layaknya pemilihan umum di Indonesia yakni dengan menganut asas Luber Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil), sebagaimana tertuang dalam Pasal 2 UU No. 7 Tahun 2017 (UU Pemilu).

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 – 11.00 WIB di halaman madrasah ini, turut serta mendatangkan KPU yang diwakili oleh Panitia Pemilihan Kecamatan Tirto sebagai pemateri tentang Demokrasi Pancasila sebelum pemungutan dan penghitungan dimulai.

Dalam sambutannya, Salafudin, S.Ag, M.Pd.I selaku Kepala Madrasah menyampaikan, dari kegiatan ini peserta didik diharapkan mampu mendapatkan pengetahuan sebagai proses penguatan karakter siswa, serta menjadi wadah untuk belajar dari lingkungan sekitar.

“Serta, agar siswa mampu bertanggung jawab atas siapa yang menjadi pilihannya. Pemahaman mengenai pemilu memang sengaja ditanamkan sejak tingkat ini supaya siswa mengetahui prinsip memilih wakil rakyat tanpa ada paksaan. Selain itu, ketua yang mereka pilih sesuai dengan harapan mereka sendiri,” ujarnya.

Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB, petugas TPS yang semuanya dihandle oleh pengurus OSIS periode 2022/2023 telah siap berada di TPS guna melakukan persiapan.

Sebagai pembuka kegiatan tersebut, petugas TPS memberikan penjelasan tentang cara memberikan suara, kondisi surat suara dan detail teknisnya. Saat datang ke TPS, siswa wajib berbaris di depan panitia, kemudian menunggu panggilan oleh petugas.

Siswa akan mendapat surat suara dan langsung masuk ke salah satu dari tiga bilik suara yang telah di sediakan untuk mencoblos. Satu persatu siswa memasuki TPS. Setiap siswa diinstruksikan mengambil kertas suara dan menunggu giliran menggunakan hak pilih. Kartu tersebut berisi gambar 5 kandidat calon ketua OSIS. Hasil dari pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS ini ialah diambil suara terbanyak. *(Kontributor: Khairul Anwar)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts