Google search engine
Beranda blog Halaman 186

Kaesang Bersama Jajaran DPP PSI Temui Prabowo, Disambut Marching Band

0
Ketum PSI Kaesang Pangarep bersama Pengurus DPP PSI melakukan kunjungan balasan setelah Prabowo sempat menyambangi kantor PSI

JAKARTA (Aswajanews.id) – Ketua Umum (Ketum) PSI Kaesang Pangarep dan para pengurus menyambangi kediaman Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan (Jaksel). Kedatangan mereka disambut langsung oleh Prabowo dan marching band yang dibawakan oleh organisasi sayap Gerindra.

Kaesang dan para pengurus seperti dilansir detikcom, Kamis (12/10/2023), mengenakan jaket berlogo PSI pada pukul 17.00 WIB. Sementara Prabowo mengenakan kemeja putih dengan celana krem.

Kaesang menyalami Prabowo seraya menundukkan badannya setiba di lokasi. Prabowo kemudian merangkul dan mengajaknya menikmati marching band sebelum memasuki rumahnya.

Sejumlah pengurus PSI yang hadir ialah jajaran Dewan Pembina, yakni Grace Natalie, Isyana Bagoes Oka, dan Giring Ganesha. Sementara, pengurus Gerindra yang ikut menyambut, yakni Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Harian Gerindra Dasco, Waketum Budi Djiwandono, Waketum Rahayu Saraswati, dan Dedi Mulyadi.

Sekjen PSI Raja Juli Antoni sebelumnya mengungkapkan rencana pertemuan keduanya berawal saat acara HUT Menko Marves Luhut Pandjaitan beberapa waktu lalu.

“Insyaallah sekitar jam 16.00 WIB nanti PSI silaturahmi ke kediaman Pak Prabowo. Pertemuan ini berawal dari pertemuan informal Pak Prabowo dan Mas Kaesang di acara ulang tahun Pak Luhut,” kata Raja Juli kepada wartawan, Kamis (12/10).

Raja Juli menyebut kunjungan Kaesang ini menyambut ajakan Prabowo. Selain itu, Kaesang juga hendak melakukan kunjungan balasan setelah Prabowo sempat menyambangi kantor PSI.

“Pak Prabowo mengajak Mas Kaesang dan jajaran PSI ke rumah beliau. Sekaligus kunjungan balasan PSI ke Pak Prabowo dan Gerindra yang pernah datang ke PSI. Semoga acara lancar dan bermanfaat bagi orang banyak,” katanya. (*)

Mantan Ketum PB PMII Resmi Gabung PSI, Kaesang Berharap Warga NU Lainnya Login sebagai Anggota PSI

0
Ketum PSI Kaesang Pangarep bersama mantan Ketua PB PMII Agus Mulyono Herlambang yang menyatakan diri bergabung di Kantor DPP PSI Jakarta, Selasa (10/10/2023)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menerima mantan Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Agus Mulyono Herlambang sebagai anggota baru.

Agus yang memiliki latar belakang sebagai warga Nahdlatul Ulama (NU) dianggap membawa angin segar bagi basis dukungan PSI.

Untuk itu, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berharap ada lebih banyak lagi warga NU yang login sebagai anggota PSI.

“Di sini kami berharap dengan adanya Mas Agus di PSI, perwakilan orang NU yang bergabung, saya berharap ini menjadi, sebagai wadah untuk warga NU yang mungkin ingin memilih di partai yang berbeda. Nih, ada warga NU yang bergabung dengan PSI,” kata Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2023).

Bukan hanya NU, Kaesang juga menyebut dirinya mengharapkan dukungan dari kelompok berbasis Islam lainnya seperti Muhammadiyah.

“Kami akan terbuka lebar dengan warga siapapun, mau itu NU atau Muhammadiyah, kami terbuka,” ujar putra bungsu Presiden Joko Widodo itu.

Pada kesempatan yang sama, Agus mengaku tertarik masuk ke PSI lantaran sikap politik Kaesang yang dianggap berani berbeda dengan partai ayahnya, yaitu PDIP.

“Ketika mas Kaesang login menjadi kader PSI itu, saya secara pribadi, alam bawah sadar saya selaku pemuda itu kaget ‘kok ada anak presiden yang pilihan partainya beda dengan bapaknya?'” ucap Agus.

Namun, dia meyakini Kaesang selaku ketua umum PSI akan membangkitkan kembali optimisme anak muda terhadap dunia politik.

“Saya tidak akan membiarkan mas Kaesang menelusuri jalan rimba hutan politik itu sendirian,” katanya. (*)

Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Acara Adat Unjungan

0

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Pemerintah Desa (Pemdes) Karanggetas Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menghadiri kegiatan acara Unjungan Buyut Sendi dan Buyut Kali Umbut pada hari Senin (09/10/2023).

Unjungan adalah adat atau tradisi, Salah satunya Unjungan Buyut Sendi dan Buyut Kali Umbut Blok Bojong Melati Desa Karanggetas Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu Jawa Barat.

Acara unjungan tersebut dilaksanakan selama dua hari dua malam mulai dari hari Minggu di isi dengan hiburan arak-arak, pagelaran wayang kulit langeng Putra dan hari Senin pagelaran Sandiwara.

Kepala Desa Karanggetas H. Nurwedi AMK, saat ditemui disela-sela Adat Unjungan mengatakan, tahun ini selain dimeriahkan dengan kesenian daerah seperti pagelaran wayang kulit ‘Langen putra’ dan sandiwara Dwi Warna, juga dimeriahkan Festival ogoh-ogoh.

Arak-arakan Tumpeng. Festival diadakan selain sebagai rangkaian acara juga dalam rangka menumbuhkan minat masyarakat khusunya kesenian daerah.

Lebih lanjut H. Nurwedi, AMK mengatakan, adat unjungan merupakan gelaran yang dilaksanakan setiap tahun. Acara ini selain mengenang dan memberikan   penghormatan kepada leluhur, juga warga berziarah ke makam orang tua atau keluarganya yang sudah meninggal dunia.

Nurwedi menjelaskan, sebelum digelar upacara adat unjungan, digelar tahlilan dan doa bersama untuk mendoakan leluhur dan orang tua yang sudah meninggal dunia dipimpin oleh tokoh ulama.

“Adat Unjungan hingga kini masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat desa Karanggetas, karena memiliki nilai dan banyak sisi positifnya. Karena adat tradisi unjungan ini merupakan warisan nenek moyang kita, untuk mengenang sekaligus memberikan penghormatan kepada leluhur atau orang kita dulu dan unjungan ini bisa dijadikan sebagai ajang silaturahmi masyarakat Desa Karanggetas,” jelas H. Nurwedi. (Prapto/Herman Tongol)

Melestarikan Adat Unjungan, Wujud Penghormatan Anak Cucu atau Keturunan terhadap Peninggalan Leluhur

0
Warga Desa Tegalgirang sangat antusias mengikuti Haul Buyut Lemah Duwur dalam acara Adat Unjungan

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Masyarakat Desa Tegalgirang Blok Girang RT. 09-11/RW 04, dan Pemerintah Desa Tegalgirang Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu Jawa Barat sangat antusias mengikuti Haul Buyut Lemah Duwur dalam acara adat unjungan. Haul tersebut dihadiri Camat Bangodua, Pemdes dan lembaga desa, tokoh masyarakat serta tokoh agama yang menjadi pilar utama untuk memimpin do’a tahlilan yang diadakan setiap tahun dalam rangkaian unjungan. Acara tersebut dipusatkan di kompleks pemakaman Mbah Buyut Lemah Duwur, Minggu (08/10/2023).

Sementara itu Kepala Desa Tegalgirang, Hajiah bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak serta masyarakat yang telah berpartisipasi melestarikan adat budaya Kabupaten Indramayu. “Adanya kegiatan ini bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur masyarakat terhadap sang pencipta untuk terus mengingat dan melanjutkan jejak para leluhur terdahulu sebagai motivasi untuk terus beribadah dan saling peduli satu sama lain,” tutur Hajiah.

Warga Desa Tegalgirang sangat antusias mengikuti Haul Buyut Lemah Duwur dalam acara Adat Unjungan

Untuk meriahkan unjungan tersebut selama dua hari, Sabtu dan Minggu diadakan Parade Sinoman (anak-anak usia dini) diiringi drumband. Arak-arakan Singa Depok, yang diikuti oleh masyarakat desa Tegalgirang dengan berbagai macam kreasinya.

“Ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat desa karena dalam penyelenggaraannya mengandung nilai-nilai luhur kegotong-royongan yang patut dilestarikan,” ujar Kades Tegalgirang.

Camat Bangodua H. Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP M.Si mengatakan, Unjungan merupakan wujud penghormatan anak cucu atau keturunan terhadap peninggalan leluhur. Momen ini menjadi kesempatan untuk berkumpul, bersilaturahmi untuk mendoakan para leluhur, saling mengenal sebagai satu keluarga dan saling menjaga satu sama lain.

“Unjungan ini sebagai upaya untuk melestarikan budaya asli daerah. Sebab, jika bukan kita yang melestarikan, mau siapa lagi. Insya Allah kegiatan ini akan memberikan banyak hal positif bagi masyarakat Tegalgirang,” ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat harus menjaga ketertiban, keamanan dan kondusifitas lingkungan. Masyarakat harus selalu kompak dalam hal-hal yang positif dan harus selalu semangat untuk berperan dalam proses pembangunan menuju Indramayu Bermartabat.

Sementara itu panitia penyelanggara pawai budaya unjungan Buyut Lemah Duwur, mengatakan banyak-banyak terimakasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan adat unjungan ini.

Tradisi unjungan adalah tradisi sakral di Kabupaten Indramayu dalam menjunjung tinggi adat istiadat warga setempat. Adapun, intisari dari tradisi unjungan adalah ziarah dan berdoa kepada para leluhur yang sudah tiada. Setelah itu, dilanjut dengan kirab budaya dan seni kreasi keliling desa yang menampilkan kesenian tradisional dan kreativitas masyarakat setempat dan panggung hiburan yaitu sandiwara.

Dia juga menambahkan, bahwa atas nama masyarakat Desa Tegalgirang Blok Girang memberikan apresiasi kepada Ibu Hajiah selaku Kuwu (Kepala Desa), yang telah memajukan pembangunan juga melestarikan tradisi adat Jawa yang sangat sakral ini. (Prapto/Herman/Tongol)

Lautan Manusia, Ribuan Jama’ah Hadir dalam Brebes Bersholawat

0
"Brebes Bersholawat" dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-78 TNI dan Peringatan Hari Santri Nasional di Lapangan Sepak Bola Desa Rengaspendawa Brebes, Kamis (5/10/2023).

BREBES (Aswajanews.id) – Forkopimda Kabupaten Brebes menggelar rangkaian dalam Tajuk “Brebes Bersholawat” dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-78 TNI dan Peringatan Hari Santri Nasional bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Rengaspendawa Brebes, Kamis malam (5/10/2023).

Dalam kesempatan tersebut Pj Bupati Brebes, H. Urip Sihabudin, S.H., M.H. mengajak seluruh hadirin dan warga yang hadir untuk bersama sama bersholawat bersama Kyai dan Haddad Alwi Assegaf.

Pj Bupati Brebes Berpesan agar Akur dengan yang lainnya menghadapi tahun politik dan jangan sampai ada permusuhan akibat berbeda pilihannya.

Lanjut menambahkan, Warga juga harus terus bersabar, dengan hal apapun yang ini sedang terjadi terutama kelangkaan air dikarenakan kekeringan yang berkepanjangan. “Semoga malam ini kita semua bersholawat bersama kyai dan ulama akan dapat membantu kesulitan yg sedang dihadapi segera diselesaikan,” tandasnya.

Mauhidoh hasanah disampaikan oleh KH. Subkhan Ma’mun pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyyah Luwungragi Bulakamba Brebes sekaligus Rois Syuriah PBNU, menyampaikan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan Bid’ah Hasannah. “Bagi siapapun yang memuji Nabi Muhammad maka itu perbuatan yang diperboleh,” pesannya.

Turut Hadir Pula, Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Brebes, KH. Nur Iman Ali (Katib PCNU) dan KH. Nurudin Syamsuddin Al-Hafidz (Wakil Rois Syuriah PCNU Brebes).

(Pewarta : A’isy Hanif Firdaus/LTNNU Brebes)

Cederai Hari Jadi ke-496 Indramayu, Beredar Batik Compolongan Palsu, Sengaja ‘Diselundupkan’ Demi Keuntungan?

0
Sebelum dikenakan para pejabat untuk merayakan Hari Jadi Indramayu yang jatuh pada 7 Oktober 2023 ini, batik Complongan palsu ditarik oleh panitia pengadaannya

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Momen sakral Hari Jadi ke-496 Kabupaten Indramayu tahun 2023 dicederai akibat adanya peredaran batik tulis Complongan palsu.

Batik tulis Complongan adalah khas Indramayu yang dikenakan seluruh pejabat dalam perayaan tersebut. Namun entah bagaimana mulanya, batik Complongan palsu justru beredar dan diterima para pejabat Pemkab Indramayu. Diduga, batik Complongan palsu itu sengaja ‘diselundupkan’ oleh penyedia.

Beruntung, sebelum dikenakan para pejabat untuk merayakan Hari Jadi Indramayu yang jatuh pada 7 Oktober 2023 ini, batik Complongan palsu ditarik oleh panitia pengadaannya. Namun begitu, ditengarai masih ada sejumlah pejabat yang mengenakan batik Complongan palsu karena ketidaktahuannya.

Batik Complongan palsu itu sendiri diproduksi dengan cetak, bukan batik tulis complong menggunakan jarum. Complongan pada batik palsu juga dibuat dengan cetakan dengan kesan complong asli.

“Iya betul, sempat beredar dan dibagikan ke pejabat. Batik Complongannya palsu, titik complong dikamuflase seolah-olah asli. Untungnya ketahuan dan sudah ditarik. Tetapi saya tidak tahu, bisa jadi sdh ada yang dikenakan oleh pejabat,” kata seorang penggiat batik Complongan yang enggan disebutkan jati dirinya, Sabtu, 7 Oktober 2023.

Ia menyebut, keaslian batik Complongan tidak boleh diubah. Hal itu, kata dia, karena batik Complongan telah memperoleh sertifikat Kekayaan Intelaktual Indikasi Geografis dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

Sementara itu, semangat melindungi keaslian batik Complogan juga ditunjukkan Bupati Indramayu, Nina Agustina. Ia bahkan mengeluarkan surat edaran tentang Pemakaian Batik Tulis Complongan.

Surat Edaran Bupati itu bernomor 5101/322/Diskopdagin yang memuat soal instruksi menganakan pakaian batik tulis Complongan pada hari kerja tertentu bagi seluruh ASN dan pegawai BUMD.

Instruksi lain, yakni adanya laranagn membuat dan memproduksi batik cap dan batik printing Complongan.

Dihubungi terpisah, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, Uum Umiyati, membantah adanya peredaran batik Complongan palsu tersebut.

“Bukan palsu, tapi batik printing Complongan karena yang tulis produksinya tidak terkejar menyusul sedikitnya jumlah perajin batik Complongan tulis,” sergah Uum. *(Sanaji)

Tingkatkan Kreativitas Siswa, Tim PPLK UNISMA Kolaborasi Adakan Mading dengan SMKN 4 Kota Malang

0
Tim PPLK Universitas Islam Malang (UNISMA)

MALANG (Aswajanews.id) – Pendidikan merupakan investasi masa depan. Di era serba digital ini, kreativitas merupakan aset yang penting untuk dimiliki setiap siswa. Oleh karena itu, Mahasiswa Pengalaman Praktik Lapangan Kependidikan (PPLK) Universitas Islam Malang (UNISMA) berinisiatif menghadirkan “Taman Inspirasi” untuk ladang kreativitas siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negri (SMKN) 4 Malang melalui media Mading (Majalah Dinding).

Pengalaman Praktik Lapangan Kependidikan atau PPLK merupakan kegiatan belajar mahasiswa yang dilakukan di lapangan untuk mengintegrasikan pengetahuan teoritis yang diperoleh di kampus dengan pengalaman praktik di lapangan, kegiatan tersebut meliputi pembelajaran dan pengelolaan administrasi di sekolah atau madrasah.

Bu Shofia, ketua penyelenggara PPLK UNISMA tahun 2023 mengatakan bahwa “PPLK adalah praktik mengajar di sekolah atau madrasah yang tujuannya tidak hanya sekedar belajar mengajar, tetapi juga belajar administrasi sekolah dan melatih mental” ucap Bu Shofia saat pembekalan PPLK (10/07).

Tim PPLK UNISMA yang beranggotakan 6 mahasiswa berinisiatif untuk membuat sebuah  program kerja (Proker) kelompok, adapun Proker kelompok yaitu membuat Mading. Kelihatannya sederhana, bukan? Tetapi, dengan adanya Mading ini diharapkan akan meningkatkan kreativitas siswa SMKN 4 Malang.

Mas Haidar, selaku pencetus gagasan pembuatan Mading mengatakan “Dengan adanya Mading, siswa-siswi SMKN 4 Malang bisa menyalurkan kreativitas mereka, menempelkan karya atau tulisannya di Mading,” ujarnya saat diwawancara (25/08).

Mading (Majalah Dinding) SMKN 4 Malang

Mading atau majalah dinding merupakan media informasi dan komunikasi yang ditempel di dinding. Fungsi Mading selama ini mungkin hanya dianggap sebagai papan pengumuman seputar sekolah, seperti jadwal pembelajaran sekolah, acara sekolah, prestasi-prestasi siswa, dan lain-lain.

Namun, Mahasiswa PPLK UNISMA melihat potensi lebih dari sekedar papan pengumuman. Mereka ingin menyulap Mading menjadi media yang kuat untuk mengembangkan kreativitas, memotivasi siswa dan tempat siswa berkarya.

Mading disusun dengan tema-tema sekreatif mungkin agar menarik perhatian siswa, seperti Seni, Sains, Religi, dan lain-lain. Dengan demikian, Mading  dapat mengundang siswa untuk berpikir kritis, mengembangkan imajinasi, dan mendorong siswa untuk berkarya.

Peran aktif siswa sangat diperlukan guna menghidupkan Mading ini. Siswa-siswi SMKN 4 Malang diajak untuk berkontribusi dengan menorehkan karyanya, baik itu berupa karya seni, tulisan, atau proyek-proyek kreatif lainnya. Hal ini tentunya memberikan siswa kesempatan untuk mengekspresikan diri, mengasah keterampilan kreatif, dan merasa memiliki peran penting dalam menghidupkan lingkungan sekolah.

Adele misalnya seorang siswi kelas XI mengutarakan kegembiraannya dengan adanya mading ini. “Saya merasa diberikan wadah untuk berkreativitas. Insyaallah saya akan rutin menulis di sini,” ujarnya saat diwawancara (24/9).

Adanya Mading juga menciptakan ikatan yang erat antara Mahasiswa PPLK UNISMA dan siswa SMKN 4 Malang. Tidak hanya sebagai pengelola Mading, Mahasiswa juga berperan sebagai mentor  siswa.

Mahasiswa PPLK UNISMA memberikan bimbingan, inspirasi, dukungan kepada siswa dalam mengembangkan kreativitas siswa. Ini merupakan contoh nyata kolaborasi positif antara Perguruan Tinggi dengan sekolah yang memberikan manfaat jangka panjang bagi pendidikan.

Dengan Upaya Mading, diharapkan banyak siswa yang berkembang menjadi individu yang kreatif, inovatif, berpikir kritis, dan tentunya siap menuju ke masa depan yang cerah. Semuanya berawal dari sebuah Mading. (Kontributor : Muhammad Allif Haeqal)

Kaesang Jadi Ketum, PSI DKI Jakarta Kebanjiran Kader Baru

0
Elva Farhi Qolbina, Ketua DPW PSI DKI Jakarta

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Penetapan Kaesang menjadi Ketum PSI ini hanya beberapa hari setelah menjadi anggota dan mendapat Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI.

DPW PSI DKI Jakarta ikut mendapatkan keuntungan usai PSI dinahkodai suami Erina Gundono ini.

Pasalnya, tak butuh waktu lama sejak Kaesang menjadi Ketum, sudah ada ribuan orang mendaftar sebagai kader PSI di Jakarta.

“Kalau untuk di DKI Jakarta sendiri, baru satu minggu Bro Kaesang menjadi Ketum, kami sudah memproses pendaftaran kader baru sebanyak 1.200 orang, Itu baru di DKI saja ya,” ucap Ketua DPW PSI DKI Jakarta Elva Farhi Qolbina, Kamis (5/10/2023).

Menurut Elva, PSI optimistis dengan kepemimpinan Kaesang partai tersebut bisa bertarung dan sukses di Pemilu 2024 mendatang.

Apalagi, Kaesang langsung bergerak cepat melakukan safari politik ke berbagai daerah di Tanah Air. Karenanya, Elva juga belum bisa memastikan kapan Kaesang akan berkunjung ke kantor DPW PSI DKI ataupun ke Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta.

“Untuk main ke DPW PSI DKI atau ke Fraksi sejauh ini belum ada info, tapi yang pasti bro Ketum Kaesang sedang memulai safarinya keliling Indonesia,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi soal putra bungsunya yang kini menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.

Secara terang-terangan Presiden mengaku sudah memberikan restu untuk putranya ini. Hal ini disampaikan Jokowi usai menghadiri pembukaan Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Cibodas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (26/9/2023).

“Ya minta doa restu orang tua. Ya saya restui,” kata Presiden Jokowi

Presiden mengungkapkan alasannya memberikan restu bagi Kaesang adalah karena ia menganggap sudah dewasa, sehingga segala baik dan buruknya keputusan yang diambil seharusnya telah diperhitungkan secara matang.

“Saya di dalam keluarga saya sudah terbiasa seperti itu. Bahwa kalau sudah berkeluarga, apalagi sudah punya istri, punya rumah sendiri ya harus tanggung jawab, harus mandiri. Apa yang sudah diputuskan pasti dihitung baik buruknya, dihitung risikonya,” ujar Presiden.

Ia mengatakan tak ada pesan khusus untuk Kaesang usai dinobatkan jadi Ketum PSI.

Presiden pun tampak enggan berkomentar mengenai langkah politik yang diambil Kaesang ini.

Bahkan terkait segala pertanyaan tentang Kaesang yang menyangkut PSI agar ditanyakan langsung ke Kaesang dan PSI saja.

“Ya ditanyakan ke PSI, tanyakan ke Kaesang. Wong sudah dewasa, sudah punya keluarga, sudah punya istri, masa ditanyakan ke bapaknya terus?” ujarnya.

“Ndak ada (pesan), udah gede, kebanyakan pesan,” ujarnya.

Kaesang Pangarep resmi ditetapkan sebagai ketua umum PSI dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) yang digelar di The Ballroom, Djakarta Theatre, Jakarta, Senin (25/9/2023). Dan hebatnya Kaesang dipercaya menjadi ketua umum PSI hanya tiga hari setelah ia menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI. (*)

Terkait Rehab Cor Beton Jalan Pabean Ilir Retak/Pecah, Pelaksana Proyek : Gegara Saya Ijinkan Kendaraan Gerobak Soundsystem Lewat!

0

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Terkait kondisi rehab Jalan Pabean Ilir – Sp Totoran baru dibangun hitungan hari mengalami keretakan atau Pecah di beberapa titik, Pelaksana CV KSD Mahadika pihaknya mengakui gara-gara mengijinkan kendaraan truk soundsystem melintas.

Disampaikan oleh Hendri Fauzi, bahwa pecahnya pembetonan akibat adanya salah satu masyarakat setempat yang sedang mengadakan hajatan di area sekitar proyek.

“Seharusnya cor beton jalan itu belum saatnya dilewati mas, cuma ada salah satu masyarakat yang memaksa untuk bisa melewati, untuk kepentingan hajatan kala itu, Red,” kata Hendri Fauzi.

“Jadi itu imbas dari bolak-balik gerobak yang mengangkut sound sistem, kan itu bebanya lumayan berat, sekitar satu tonan lebih, tapi bersurat atas tembusan Wil hukum setempat,” ujar Hendri Fauzi, pada Jumat (06/10/2023).

Diberitakan sebelumnya, Proyek menelan biaya sebesar Rp963.389.000 (Sembilan ratus enam puluh tiga juta tiga ratus delapan puluh sembilan ribu rupiah) cor beton telah alami keretakan bahkan pecah menyebar ke beberapa titik atau deretan.

Salah satu warga setempat inisial K, yang menyoroti adanya temuan tersebut dan ia mengaku sangat aneh entah kenapa sebabnya?

“Itu mah bukan retak tapi pecah dan enggak tahu kenapa sebabnya?,” ujarnya kepada Wartawan, Rabu (04/10/2023).

Adapun untuk pelaksanaan,dilihat dari keterangan papan informasi kegiatan itu berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Indramayu melalui CV. KSD Mahadika dengan waktu pelaksanaan 120 Hari Kalender. Sejak 14 Agustus sampai 11 Desember 2023.

Lebih Lanjut Hendri Fauzi menjelaskan, bahwa pihaknya akan segera memperbaiki kondisi jalan yang telah retak itu. “Akan kita perbaiki dengan menambalnya kembali mas, pakai cairan aspal,” tegasnya.

Sementara berita ini dua kali ditayangkan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti, saat dilakukan upaya konfirmasi di kantornya pada  Jumat (06/10/2023) dirinya tidak ada di kantornya, juga saat dihubungi melalui pesan singkat Via What’sApp ke nomor pribadinya dirinya terkesan mengabaikan, lebih memilih bungkam. (Sanaji)

Masyarakat Pabean Ilir Soroti Bangunan Cor Beton, Belum Lama Dibangun Sudah Retak

0
Proyek menelan biaya sebesar Rp 963.389.000, cor beton telah pecah bahkan menyebar ke beberapa titik atau deretan

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Masyarakat Pabean Ilir Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu Jawa Barat.menyoroti kondisi terkini rehab cor beton jalan, pasalnya, baru beberapa hari selesai dikerjakan bahkan masih berlangsung namun mengalami keretakan.

Proyek menelan biaya sebesar Rp 963.389.000 (Sembilan ratus enam puluh tiga juta tiga ratus delapan puluh sembilan ribu rupiah), cor beton telah pecah bahkan menyebar ke beberapa titik atau deretan.

Salah satu warga setempat inisial K menyoroti adanya temuan tersebut dan ia mengaku sangat aneh karena belum lama dibangun.

“Itu mah bukan retak tapi pecah,dan enggak tahu kenapa sebabnya,waktu pengerjaanya sekitar baru setengah bulanan, Red,” ujarnya kepada awak media, Rabu (04/10/2023).

Adapun untuk pelaksanaan, kegiatan itu berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Indramayu melalui CV KSD Mahadika dengan waktu pelaksanaan 120 Hari Kalender. Sejak 14 Agustus sampai 11 Desember 2023.

Diketahui bahwa, CV KSD Mahadika memperoleh paket APBD Kabupaten Indramayu, tahun 2023 memperoleh sejumlah paket diantaranya, Pembangunan Embung Singajaya senilai Rp198.516.000; Rehabilitasi Jalan Pabean Ilir-Sp Totoran senilai Rp963.689.097,44;  Rehabilitasi Embung Pabean Udik Desa Pabean Kecamatan Indramayu senilai Rp912.461.000; Penanganan Long Segment  RJ Karangampel – Juntikebon senilai Rp8.128.878.946; Rehabilitasi Trotoar dan Drainase  Jl.M.T  Haryono (Depan Gor Singalodra)  senilai Rp195.192.915.

Sementara berita ini dibuat, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu,Asep Abdul Mukti saat dilakukan upaya konfirmasi melalui pesan singkat What’sApp ke nomor pribadinya

+62 811-2*** lebih memilih enggan menuai respon. (Sanaji)

Kuwu Desa Panyindangan Kulon Diduga Kuat Kuasai Anggaran Proyek Kelompok Tani

0
Proyek yang menelan biaya hingga ratusan juta rupiah tersebut, kondisinya sudah terlihat banyak kerusakan yang signifikan

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Kelompok Tani Makmur dari Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Belum lama ini, tengah mengerjakan proyek bangunan betonisasi Jalan Usaha Tani (JUT) yang berlokasi di Jalan Slimpen, berdekatan dengan Blok Gandok.

Pekerjaan jenis Pembangunan, Rehabilitasi dan Pemeliharaan JUT tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pertanian tahun anggaran 2023, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, dengan total biaya senilai Rp.200.000.000. Namun, proyek yang menelan biaya hingga ratusan juta rupiah tersebut, hasilnya bikin geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, jalan yang sudah di beton itu kondisinya sudah terlihat banyak kerusakan yang signifikan. Dari mulai retak-retak secara vertikal dan horizontal, bahkan sudah ada yang ambrol.

Mirisnya lagi, di sepanjang jalan tersebut terlihat belum sepenuhnya dilakukan pembetonan ready mix, melainkan hanya beberapa meter saja panjang nya. Diperkirakan lebih dari 50 %, sepanjang jalan itu masih nampak hanya urugan bahan material batu yang sudah digelar.

Yang lebih mencengangkan, dalam pengerjaan dan anggaran untuk proyek Jalan Usaha Tani tersebut diduga di kuasai oleh orang nomor satu di Desa Panyindangan Kulon, Ono Daryono, S.com., MH. Informasi ini terungkap oleh Kardisa, selaku Ketua Kelompok Tani Makmur.

Di kediamannya, pada Minggu (01/10/2023), Ketua Kelompok Tani Makmur, Kardisa, kepada sejumlah awak media mengungkapkan bahwa fungsional dirinya dalam pelaksanaan pekerjaan JUT tersebut hanya sebatas menandatangani secara administrasi saja.

“Untuk anggaran mah diserahkan semua ke Kuwu, yang mengerjakan proyek juga Kuwu, saya mah hanya mengambilkan anggaran saja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kardisa menuturkan bahwa terdapat 2 (dua) tahap dalam pencairan anggaran untuk pekerjaan Jalan Usaha Tani di Desa Panyindangan Kulon tersebut. Tahap pertama, kata dia, yaitu senilai Rp.136.000.000, sedangkan tahap ke dua, yakni senilai Rp.57.000.000.

Dihari yang sama, Minggu (01/10/2023), tim media mencoba menghubungi Kuwu Desa Panyindangan Kulon, Ono Daryono, guna dimintai penjelasan atas kebenaran informasi ini. Sayangnya, upaya konfirmasi ini tidak mendapat respon hingga berita ini tayang. (Sanaji)

Forkopimcam Bangodua Adakan Kirab Pusaka Leluhur Indramayu

0
Forkopimcam Bangodua sambut kedatangan Tim Kirab Pusaka peninggalan leluhur Indramayu di halaman Kecamatan Bangodua, Sabtu (30/09/2023).

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Kirab Pusaka menjadi salah satu kegiatan yang sakral khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Dimana sejumlah senjata pusaka milik pendiri Indramayu Raden Bagus Arya Wiralodra dan para leluhur lainnya diarak mengelilingi seluruh wilayah Bumi Wiralodra. Di antaranya ada Gagak Winangsih yang merupakan lambang pertama Indramayu, senjata Wiralodra Cakra Udaksana Kiyai Tambu, dan lain sebagainya.

Camat Bangodua H. Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP M.Si, dan kepala Desa se-kecamatan Bangodua, Kapolsek Tukdana, Danramil 0616 Bangodua Didampingi Forum Komunikasi Pimpinan (Forkopimcam) Kecamatan Bangodua sambut kedatangan Tim Kirab Pusaka peninggalan leluhur Indramayu di halaman Kecamatan Bangodua, Sabtu (30/09/2023).

Ketua Tim Kirab Pusaka Kabupaten Indramayu Dasuki menjelaskan, kegiatan Kirab Pusaka ini dalam rangka memeringati hari jadi Kabupaten Indramayu ke-496 tahun 2023. Kirab Pusaka disambut secara antusias oleh para Kuwu dan Pamong se-Kecamatan Bangodua dan Kepala UPT/UPTD Se kecamatan Bangodua pada momentum ini pusaka yang di Arak oleh Tim Kirab Pusaka ke 31 Kecamatan di Kabupaten Indramayu, yaitu Pusaka Cakra Udaksana, pusaka bersejarah peninggalan Bupati Indramayu Raden Arya Wiralodra.

“Dengan dilaksanakannya Kirab Pusaka dengan harapan agar masyarakat Kabupaten Indramayu mengingat akan leluhur pendiri Indramayu serta mengenal sejarah budaya leluhur, kita sebagai generasi penerus kiranya dapat membangun dan mengharumkan nama Indramayu keseluruh Nusantara bahkan sampai ke mancanegara, selain itu mewujudkan INDRAMAYU BERMARTABAT “Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat,” ungkap Camat H. Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP M.Si. *(Prapto/Herman Tongol)

Berebut Suara NU, Yenny Wahid Dinilai Bisa Tandingi AMIN

0
Zannuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) akan diuntungkan jika Capres Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo tidak menggandeng figur Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Cawapresnya.

Menurut Ujang, suara NU kemungkinan besar akan berpusat kepada pasangan AMIN. Sebab Muhaimin atau Cak Imin dianggap mewakili NU.

“Kalau Prabowo dan Ganjar tidak menggandeng figur NU maka pasangan AMIN yang diuntungkan. Saya kira suara NU bisa berpusat ke situ karena ada figur Cak Imin yang dianggap mewakili Nahdliyyin,” kata Ujang Komarudin di Jakarta, Jumat (29/9).

Dengan demikian, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menyarankan agar Prabowo dan Ganjar mencari pendamping yang ketokohannya kuat sebagai representasi NU.

Menurutnya, salah satu figur yang paling potensial dari kalangan Nahdliyyin yaitu puteri Presiden Indonesia ke-4 KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Zannuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid.

“Figur yang ketokohannya kuat sebagai representasi NU saat ini ya Yenny Wahid. Mba Yenny ini kan secara biologis cicit dari pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari dan puteri dari Gus Dur yang juga pernah menjadi Ketua Umum PBNU,” ujarnya.

Kata Ujang, Yenny Wahid mewakili suara akar rumput NU dan Gusdurian. Ditambah lagi Yenny memiliki basis suara di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Terutama dari kalangan pesantren NU, santri, dan Kiai.

“Yenny Wahid itu adalah darah biru NU, representasi NU, Jawa Timur, dan figur representasi perempuan. Ya potensi untuk mendongkrak suara Prabowo atau Ganjar sangat besar,” ucapnya.

Di sisi lain, Yenny juga memiliki elektabilitas cukup tinggi, 27,6 persen sebagai Cawapres perempuan. “Menurut saya ini modal yang bagus,” jelasnya.

Lebih lanjut, dengan modal elektabilitas tersebut, Yenny bisa melengkapi kemenangan untuk Prabowo ataupun Ganjar. Terlebih, berdasarkan survei terakhir, keduanya berada di peringkat pertama dan kedua sebagai Capres potensial.

Diketahui, berdasarkan survei terakhir dari Lembaga Survei Polling Institute, elektabilitas Prabowo unggul 36,3 persen, Ganjar 32,4 persen, dan Anies 20,0 persen.

“Artinya Yenny bisa melengkapi kemenangan baik itu untuk Prabowo maupun Ganjar. Siapapun yang mengambil Yenny Wahid sebagai Cawapres, maka suara dari akar rumput NU dan Gusdurian di Jatim bisa membuat mereka menang telak,” pungkas Ujang. *(Red)

Polda Jabar Imbau Warga Jabar Waspadai TPPO Modus Bekerja di Luar Negeri

0
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.I.K., M.Si

BANDUNG (aswajanews.id) – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus bekerja di luar negeri dan iming-iming gaji besar.

“Polda Jabar mengimbau seluruh warga di Jawa Barat terutama di pedesaan untuk tidak terpedaya dengan iming-iming gaji besar di luar negeri oleh calo,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.I.K., M.Si

Hal ini disampaikannya menanggapi upaya dari Polda Jabar dalam hal memberantas berbagai aksi tindak pidana perdagangan orang di wilayah Jawa Barat.

“Masyarakat calon pekerja asal Jawa Barat yang bekerja di luar negeri harus melalui prosedur resmi,” ujarnya, Sabtu (30/9/2023).

“Saat saudara- saudari kita mau berangkat lewat calo, tanpa sadar mereka sudah menjadi korban perdagangan manusia atau human trafficking,” ujar dia.

Dijelaskan bahwa, kembali maraknya tindakan kriminal perdagangan orang di Jabar menaruh atensi penuh atas kasus tersebut.

Ia pun menambahkan saat ini sudah ada TKI atau TKW asal Jawa Barat yang menjadi korban kekerasan dan menderita trauma secara psikis, terluka fisik, bahkan sampai meninggal dunia.

Oleh karena itu Kabid humas mengajak semua pihak agar bisa bergandengan tangan dengan Polda Jabar untuk memerangi perdagangan orang.

“Kami akan tindak tegas para pelaku sindikat perdagangan orang, karena itu kami mohon bantuan kerja sama semua pihak dalam memberikan informasi serta kita bersama memberikan pemahaman bagi saudara- saudari kita tentang betapa berbahaya jika berangkat menjadi pekerja migran di luar negeri tanpa melalui prosedur yang legal,” tambah Ibrahim Tompo. *(Elisa Nurasri/Humas)

PBNU-Kemenag Launching dan Sosialisasi GKM-NU tingkat Jawa Barat

0
Launching dan Sosialisasi Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (GKM-NU) tingkat Provinsi Jawa Barat di GOR Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (29/9/2023).

KABUPATEN BANDUNG (Aswajanews.id) – Ribuan warga NU mengikuti Launching dan Sosialisasi Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (GKM-NU) tingkat Provinsi Jawa Barat di GOR Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (29/9/2023).

Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (GKM-NU) merupakan satgas yang ditunjuk langsung PBNU bekerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan akan didirikan di seluruh provinsi, Kabupaten/kota, kecamatan hingga tingkat desa/kelurahan se-Indonesia.

Ketua PWNU Jabar, KH Juhadi Muhamad, SH

Gerakan ini untuk memberikan penguatan dan pendampingan bagi keluarga tidak hanya bagi warga NU melainkan juga masyarakat umum. Demikian dikatakan Ketua Tanfidziyah PWNU Jabar, KH Juhadi Muhamad, SH kepada Aswajanews.id usai acara Launching.

Dikatakan KH Juhadi, Launching dan Sosialisasi GKM-NU ini diikuti oleh seluruh Pengurus Cabang (PCNU), MWC-NU, dan jajaran pengurus badan otonom NU diantaranya Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU dan GP Ansor seluruh Jawa Barat.

“Setelah acara Launching GKM-NU hari ini, untuk selanjutnya akan dibentuk Satuan Tugas (Satgas). Sebagai Ketua Umum Satgas tingkat nasional adalah Menteri Agama Gus Yaqut,” ujarnya.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa program ketahanan keluarga atau keluarga maslahah ini tidak hanya dirujukan buat warga NU melainkan juga untuk masyarakat umum di Indonesia.

Menurut Gus Yahya sapaan akrabnya, segenap pengurus NU harus berusaha mewujudkan aspirasi dari para kyai pendiri NU yakni membangun peradaban manusia dengan melayani kebutuhan umat lewat program keluarga maslahah.

Ditambahkan, dalam program khusus PBNU ini dibentuk juga Dewan Pengampu GKM-NU yang disi oleh Presiden Joko Widodo, KH Mustofa Bisri, KH Ma’ruf Amin, KH Miftakhul Akhyar dan Hj. Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sekaligus Ketua Umum Satgas Nasional GKMNU mengatakan, salah satu tugas dari Satgas GKMNU adalah untuk mempermudah instrumen organisasi dalam memahamii dari tiga elemen yang diinstruksikan PBNU.

“Perintah PBNU ke GKMNU yakni mengubah cara berorganisasi dengan cara baru yaitu melibatkan warga sampai akar rumput. Bagaimana kehadiran NU di semua tingkatan bermakna bagi peradaban manusia,” kata Gus Men sapaan akrabnya.

“Bagaimana membangun peradaban dimulai dari keluarga dan membangun keluarga cikal bakal peradaban yang bermanfaat bagi keluarga dan sekitarnya,” sambung Gus Men.

Ia menambahkan GKMNU sudah melakukan kerjasama dengan beberapa kementerian dan lembaga negara termasuk pihak swasta yang wujudnya program.

Program yang akan dijalankan ini diharapkan berdampak pada masyarakat misalnya kebermanfaatanya untuk keluarga.

Wakil Ketua Satgas Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) Alissa Wahid menambahkan ada 10 provinsi yang akan menjadi piloting untuk tahun 2023.

10 provinsi itu yakni Jatim, Jateng, DI Yogyakarta Jabar, Banten, Lampung, Sumut, Kalsel, Sulsel dan NTB.

Program rencana GKMNU jangka pendek diantaranya konsolidasi, pematangan kemitraan, program stunting, penyiapan instrumen pelaksanaan program, uji coba kegiatan bimbingan keluarga, uji coba kegiatan bimbingan remaja di sekolah.

“Ada juga prototyping kegiatan bimbingan belajar, pendataan ajuan perhutanan sosial, halaqoh kebangsaan untuk sosialisasi fikih peradaban serta peningkatan kapasitas kader NU untuk kegiatan-kegiatan kerja sama,” ujar Alissa Wahid. *(Elisa Nurasri/Red)

Satpol PP dan Bea Cukai Bandung Musnahkan 4 Juta Batang Rokok Ilegal

0
Situasi kegiatan pemusnahan rokok ilegal oleh Satpol PP bersama Bea Cukai Bandung di Kantor Satpol PP Kota Bandung (27/9/2023)

Kota Bandung (Aswajanews.id) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung bersama Bea Cukai Bandung memusnahkan sebanyak 4 juta batang lebih rokok ilegal selama operasi pada bulan Februari-Juli 2023.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Jawa Barat, Rasdian Setiadi menjelaskan pihaknya telah melakukan operasi barang ilegal tersebut sebanyak delapan kali dengan menyasar 89 lokasi di Kota Bandung. Berdasarkan hasil operasi sebanyak 26 lokasi menjual rokok ilegal.

“Kota Bandung bukan pasar utama, tapi menjadi tempat transit sehingga barang ilegal banyak didapati di perusahaan jasa titipan,” kata Rasdian di Bandung, Rabu (27/9/2023).

Rasdian menyebut total potensi kerugian negara akibat barang ilegal tersebut mencapai Rp3,1 miliar.

Pada rangkaian pemusnahan, dia mengatakan seluruh barang hasil tindak operasi ini akan dimusnahkan di Musmu Puspalad yang berlokasi di Kabupaten Garut.

“Selanjutnya, dilakukan dengan cara dibakar dan dilarutkan sedemikian rupa sehingga tidak dapat dipergunakan atau dimanfaatkan kembali,” kata Rasdian.

Adapun rincian barang yang akan dimusnahkan terdiri atas 4.643.844 batang rokok sigaret kretek mesin (SKM), 13.800 batang rokok sigaret putih mesin (SPM), 4.000 gram tembakau iris, 1.000 botol rokok elektrik, 679 botol, dan tiga jerigen minuman mengandung etil alkohol yang tidak memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku.

Sementara itu, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung Budi Santoso menjelaskan barang-barang yang dimusnahkan merupakan barang hasil operasi yang dilakukan Bea Cukai Bandung secara mandiri maupun bersama instansi pemerintah yang menghasilkan total 2.070 Surat Bukti Penindakan (SBP).

“Insyaallah hasilnya akan lebih optimal dan tepat sasaran. Semoga sinergi dan koordinasi yang telah terjalin selama ini semakin erat dalam upaya melindungi masyarakat Indonesia dari barang ilegal,” kata dia. *(Ant)

Terkait PPDB SMAN 1 Sindang Tuai Polemik, Camat Sindang: Ada Atensi dari Pimpinan!

0
SMA Negeri 1 Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Terkait pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN 1 Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat,pada tahun ajaran 2023 – 2024. Masih menyisakan pertanyaan bagi sejumlah kalangan yang tidak sesuai aturan PPDB Disdik Jabar, Disinyalir,”ada atensi dari pimpinan”.

Dikatakannya Suyitno, Camat Sindang, bahwa,”itu ada atensi dari pimpinan”, katanya. pada Senin (25/September/2023). Seperti yang sudah di beritakan sebelumnya di media Pelitaindo.news dan beberapa media lainya pekan lalu,yang berjudul”PPDB Tahun 2023 SMAN 1 Sindang Tuai Polemik di Sejumlah Kalangan”.

Munculnya polemik tersebut di sejumlah kalangan yakni, terkait penerimaan salah satu peserta didik berinisial AFM asal UPTD SMPN 3 Jatibarang Kabupaten Indramayu. Dari data pengumuman hasil seleksi PPDB Jabar 2023, dijelaskan bahwa AFM diterima di SMAN 1 Sindang melalui jalur zonasi.

Berdasarkan data PPDB Disdik Jabar 2023, radius alamat domisili nama peserta yang berinisial AFM asal UPTD SMPN 3 Jatibarang dengan lokasi SMAN 1 Sindang berjarak 446,399 meter. Oleh karenanya, AFM kemudian diterima melalui jalur zonasi.

Lebih lanjut, Tim Pelitaindo.news mendatangi Yadi,bagian sistem Disdukcapil Indramayu untuk konfirmasi terkait keabsahan dokumen  dan mekanisme mutasi adminduk alamat peserta didik tersebut namun,pihaknya terkesan membungkam, Yadi, justru  malah mengarahkan awak media untuk menanyakan ke kantor kecamatan Sindang, kata dia.

“Mangga barangkali mau menanyakan arsipya silahkan datang ke kecamatan Sindang, karena arsipnya ada di kecamatan Sindang,” Kata Yadi.

Camat Sindang Suyitno, saat dimintai keterangan oleh Wartawan pada saat dijumpai di warung sebrang jalan depan kantor kecamatan Indramayu, dirinya menjelaskan, terkait Dokumen atau alamat peserta didik atas nama AFM itu bahwa, sudah atensi pimpinan,bahkan ia sempat menunjukan bukti percakapanya melalui Via Whatsshap dengan pimpinan kepada Wartawan.

“Jangan sampai pimpinan tahu entar bingung lagi, kalau yang lain saya tidak tahu, kalau yang peserta didik atas nama AFM ini mah sudah pasti, itu atensi dari pimpinan, dan saya mengakui terus terang saja kalau iya, iya, kalau tidak ya tidak,” terang Suyitno, pada senin, (25/09/2023).

Camat Sindang Suyitno menambahkan,”kalau secara administrasi atau perpindahan warga dari wilayah desa Jatibarang ke Sindang memang benar ada, AFM ini dia ikut kartu keluarga (KK) saudaranya, tapi ketika melanggar aturan zonasi di pihak sekolah SMAN 1 Sindang saya balikan ke pihak Disdik.

Sampai berita ini dua kali ditayangkan, kepala sekolah SMAN 1 Sindang Setyo Adisapto, masih belum siap untuk memberikan keterangan. (Sanaji)

Memutus Mata Rantai Bullying di Sekolah dengan Pemahaman Konseptual

0
MTs NU Tirto Pekalongan turut serta mengadakan kegiatan sosialisasi anti bullying, Selasa (19/9/2023)

PEKALONGAN (Aswajanews.id) – Bullying adalah tindakan penyalahgunaan kekuatan atau kekuasaan yang bertujuan untuk merugikan orang lain secara fisik, sosial, maupun psikologis. Tindakan ini dapat terjadi di mana saja, termasuk di sekolah.

Permasalahan di sekolah yaitu perilaku bullying yang mengarah pada tindakan mengejek, menyuruh, memalak, mendiskriminasi, dan bahkan terjadi pemukulan. Beberapa faktor diyakini menjadi penyebab terjadinya bullying adalah faktor sosial ekonomi, perbedaan fisik, dan perbuatan masa lalu yang dilakukan. Dampak yang ditimbukan dari kejadian bullying yaitu penurunan prestasi belajar, sering bolos sekolah, mengundurkan diri dari sekolah, dan bahkan putus sekolah.

Sebagai jalan pencegahan serta berfungsi untuk mengurangi resiko tindak bullying ditakutkan semakin naik prosentase nya sekolah, MTs NU Tirto Pekalongan turut serta mengadakan kegiatan sosialisasi anti bullying, Selasa (19/9/2023). Penyuluhan ini dilaksanakan di halaman MTs NU Tirto selama kurang lebih 1 jam yang diikuti langsung oleh seluruh peserta didik dari kelas VII, VIII dan IX.

Menghadirkan langsung, beliau Aiptu Margono, M.S.i sebagai narasumber dari pihak kepolisian Polsek Tirto. Dalam materinya beliau menyampaikan bahwa penyuluhan anti bullying bertujuan agar peserta didik dapat mengantisipasi perilaku yang mengarah pada tindakan mengejek, menyuruh, memalak, mendiskriminasi, dan pemukulan.

Dengan dampak yang cukup memprihatinkan terhadap korban bullying, maka diperlukan pencegahan secepatnya. Berdasarkan pasal 54 UU Nomor 35 Tahun 2014, “Anak di dalam dan di lingkungan satuan pendidikan wajib mendapatkan perlindungan dari tindakan kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual, dan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain.”

Dalam sambutannya, Bapak Salafudin, S.Ag, M.Pd.I mengatakan “Menghilangkan perundungan di sekolah penting untuk kunci pembelajaran yang sukses. Bagaimana mau berhasil pembelajaran kalau sekolah dianggap menakutkan?” Penanganannya juga harus tuntas agar tidak menjadi pelaku atau korban kembali karena dampak kekerasan secara psikis, anak yang menjadi korban kekerasan dapat mengalami masalah kejiwaan seperti gangguan stres pasca trauma, depresi, cemas, dan psikotik.

Metode ceramah dan diskusi menjadi sarana dalam penyampaian sosialisasi kali ini. Bentuk evaluasi menggunakan pre test dan post test. Hasil pre test menyatakan bahwa pengetahuan peserta didik mengenai bullying sangat minim yaitu 30%. Sedangkan hasil setelah dilakukan post test, maka pengetahuan peserta didik meningkat menjadi 85%. Keberhasilan ini dapat diukur dengan banyaknya peserta didik yang mau dan berani bertanya dan memecahkan masalahnya, serta juga bisa dilihat dari kepuasan peserta setelah mengikuti kegiatan, sehingga memotivasi peserta didik untuk menghindari dan tidak melakukan tindakan bullying di sekolah. *(Kontributor : Khairul Anwar)

Kaesang Pangarep Ketum PSI merupakan Sosok Anak Muda yang Berhasil

0
Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas): Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9/2023).

JAKARTA (Aswajanews.id) – Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep resmi diangkat menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pengangkatan Kaesang dilakukan lewat Kopi Darat Nasional PSI di Djakarta Theater, Jakarta Pusat pada Senin (25/9/2023).

Kaesang mengakui adanya privilese sebagai anak orang nomor satu di Indonesia untuk menduduki kursi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Oh privilese, privilese selalu ada. Sudah begitu saja,” kata Kaesang dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas): Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9/2023).

“Ya, privilese, lah, saya mengiyakan. Kok masih diulang lagi?” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni mengungkapkan alasan partainya menunjuk Kaesang sebagai Ketua Umum PSI. Menurutnya, Kaesang merupakan sosok anak muda yang berhasil.

Tidak hanya itu, Kaesang memiliki gaya komunikasi yang baik serta rendah hati. Dengan begitu, ia berharap Kaesang mampu membawa partai berlambang mawar itu masuk ke Senayan.

“Kami berharap Mas Kaesang dapat bersama-sama berjuang dengan kami untuk tadi ada fraksi DPR RI untuk 2024 mendatang,” ujar Raja.

Kemudian, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menjelaskan bahwa partainya memiliki kebiasaan menjadikan seorang yang masih baru di dunia politik jadi ketua umum.

Dia mencontohkan dirinya ketika menjadi ketua umum pertama PSI dan kemudian digantikan oleh mantan vokalis Nidji, Giring Ganesha.

“Kami di PSI sama-sama isinya kebanyakan ‘newbie’ (anak baru), tidak punya pengalaman tapi kerja kolektif kolegial, itu yang menjadi kekuatan. Jadi kami optimistis banget Mas Bro Kaesang enggak berdiri sendiri, kita semua siap ‘full support’ (mendukung penuh) untuk bisa langsung lari menuju Pemilu 2024,” pungkas Grace.

Alasan Bergabung PSI

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengatakan alasan dirinya bergabung dengan partai berlambang mawar itu ketimbang partai besar yang sudah ada di Indonesia.

“Kemarin di media sosial, ketika saya menerima kartu tanda anggota PSI, ‘Kaesang kok masuk ke partai kecil’, ‘kenapa tidak masuk ke partai besar saja yang sudah ada di DPR’,” kata Kaesang dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas): Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan bahwa dirinya bergabung dengan PSI karena partai tersebut masih kecil. Hal inilah yang menjadikan Kaesang tertarik untuk berjuang bersama dalam memenangkan Pemilu 2024.

“Saya tertarik bergabung PSI karena PSI belum ada di DPR dan saya ingin berjuang bersama kawan-kawan semua di sini agar di 2024 PSI menjadi partai besar dan di 2024 akan ada di DPR RI,” jelas dia.

Menurut dia, PSI merupakan partai dengan idealisme dan integritas yang kokoh. Tidak hanya itu, ia menilai PSI konsisten dalam memperjuangkan anak muda.

“Partai ini surplus gagasan yang murni dan brilian, hanya saja butuh energi yang berkali-kali lipat lebih besar,” jelasnya.

Hal ini agar energi tersebut dapat menggema sampai ke pelosok desa. Untuk itu, ia siap memimpin konsolidasi PSI ke seluruh Nusantara. Dia menyadari langkah politiknya berbeda dengan ayah dan kakaknya, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Jokowi yang kini tercatat sebagai kader PDI Perjuangan (PDIP). Namun, ia menegaskan langkah tersebut akan membawa Indonesia ke masa depan yang lebih baik.

Sebelumnya, putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, resmi ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggantikan Giring Ganesha.

Putusan tersebut dibacakan langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas): Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin.

“Izinkan saya membacakan surat keputusan Dewan Pembina tentang pengangkatan saudara Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia,” ujar Grace saat membacakan putusan pengangkatan Kaesang sebagai Ketua Umum PSI.

“Menimbang dan seterusnya, memperhatikan dan seterusnya, memutuskan, menetapkan. Pertama, pengangkatan saudara Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia periode 2023-2028,” ujarnya lagi.

Kaesang Pangarep resmi menjadi kader PSI dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI bernomor S317420230151515.

Penyerahan KTA berlangsung di kediaman Kaesang di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/9). *(Red/Ant)

DPC FKDT Brebes Dampingi Pendirian MDTA di Dukuh Pesantunan Jepet

0
Ketua DPC FKDT Brebes dan rombongan mendampingi proses pendirian MDTA di Pesantunan Jepet Kec Wanasari Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Pendidikan itu berkelanjutan, dalam hadis dijelaskan “Carilah Ilmu dari buaian sampai dengan liang lahat”. Orang barat menyebutkan “Long life education”, belajar sepanjang hidup. Oleh karena itu saat sekarang lembaga pendidikan TPQ Al Hidayah harus dilanjutkan ke jenjang berikutnya yaitu MDTA (Madrasah Diniyah Awalnya Takmiliyah). Sehingga setelah taman dari TPQ tidak nganggur. Demikian disampaikan Akhmad Sururi selaku Ketua DPC FKDT Kab Brebes di hadapan wali santri TPQ Al Hidayah dan tokoh masyarakat lingkungan dukuh Pesantunan Jepet Kec Wanasari Kab Brebes.

Ketua FKDT Brebes mengajak seluruh warga masyarakat untuk bersama menghidupkan pendidikan di pedukuhan yang terkesan terpencil. “Mari kita wujudkan semangat bersama untuk membangun masa depan anak anak kita melalui pendidikan keagaman Islam”. Hal ini sangat penting mengingat perkembangan zaman dengan kemajuan teknologi maka moralitas keagamaan akan menjadi kekuatan anak anak kita”.

Sururi mengutip dawuhnya KH Kafabihi Mahrus (Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo), bahwa orang-orang yang berbahagia dunia dan akherat adalah mereka yang belajar ilmu agama. Karena itu semoga masyarakat lingkungan Pesantunan Jepet menjadi orang yang bahagia dunia akhirat.

“Kami DPC FKDT Kab Brebes siap mendampingi MDTA di dukuh Pesantunan Jepet dari mulai proses pendirian sampai dengan pembelajaran dan kurikulumnya. Oleh karena dalam waktu dekat kita musyawarah bersama untuk rencana Pembukaan MDTA,” pungkas Akhmad Sururi.

Sebelumnya Ketua RT Pesantunan Jepet menyampaikan maksud dan tujuan mengundang FKDT Brebes. Dengan didampingi Kyai Abd Qodir alumni PP Lirboyo, Ketua RT menyampaikan keinginan warga masyarakat untuk mendirikan MDTA sebagai kelanjutan dari TPQ yang sudah berjalan. Tentu hal ini menjadikan hambatan anak anak dalam mencari ilmu.

Hal tersebut dengan pertimbangan MDTA yang ada letaknya jauh tepatnya di desa Dumeling atau Kupu. Sementara perjalanan untuk menuju MDTA tersebut membutuhkan waktu kurang lebih satu jam jalan kaki dengan melewati jalan besar dan pinggiran sungai.

Dalam kesempatan tersebut hadir Wakil Sekretaris DPC FKDT Kab Brebes, Rosid mendampingi Ketua Ust Baihaqi dan Rifai selaku inisiator berdirinya MDTA juga hadir menyaksikan pengarahan dari Ketua DPC FKDT Kab Brebes.

Pertemuan yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 September 2023 diinisiasi oleh Rifai selaku tokoh penggerak pendidikan di Tegal dan Brebes. Rifai mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPC FKDT Brebes dan rombongan yang telah berkenan hadir untuk mendampingi proses pendirian MDTA di Pesantunan Jepet. *(Red)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts