BREBES (Aswajanews) – Pemerintah Kabupaten Brebes memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan keagamaan, khususnya Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA). Hal ini tertuang dalam Keputusan Bupati Brebes Nomor 420/113 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang TK, SD, dan SMP.
Dalam aturan tersebut, ijazah MDTA kini memiliki nilai sebesar 20 poin dalam proses SPMB. Nilai ini setara dengan piagam penghargaan juara tingkat kabupaten.
Ketua Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Brebes, Akhmad Sururi, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Brebes, Hj Paramitha Widya Kusuma, atas kebijakan tersebut.
“Kami mewakili seluruh guru MDTA se-Kabupaten Brebes mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati yang telah menaikkan nilai ijazah MDTA menjadi 20 poin. Ini setara dengan piagam penghargaan juara tingkat kabupaten dan menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap eksistensi MDT,” ujar Sururi saat ditemui di kantor DPC FKDT Brebes, Jalan Yos Sudarso, Jumat (16/4/2026).
Menurutnya, kebijakan ini diyakini akan meningkatkan minat masyarakat terhadap MDTA. Pasalnya, ijazah MDT kini menjadi salah satu dokumen pendukung dalam SPMB yang memiliki nilai signifikan.
Sururi juga menegaskan bahwa keberadaan MDTA di Brebes, yang saat ini berjumlah sekitar 718 lembaga, memiliki peran penting dalam membentuk generasi berakhlak mulia dan berkarakter religius.
Ia menilai berbagai kasus kenakalan remaja, seperti tawuran pelajar, tidak lepas dari lemahnya pemahaman nilai-nilai keagamaan. “Agama mengajarkan moral dan akhlak. Dengan bekal tersebut, generasi muda tidak mudah terjerumus pada tindakan kriminalitas,” jelasnya.
Oleh karena itu, lanjut Sururi, pendidikan keagamaan sejak dini melalui MDTA sangat penting sebagai fondasi moral ketika anak memasuki usia remaja.
Sementara itu, perwakilan Tim Fasilitasi Pengembangan MDT dari Kementerian Agama Kabupaten Brebes, KH Dr Akrom Jangka Daosat, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Brebes.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Brebes atas kebijakan ini. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat pendidikan keagamaan di Kabupaten Brebes,” ujarnya.
(Red/Nas)
Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































