Beranda Pesantren Seluruh Aparatur Kepala Desa di Sumedang Ikuti Pesantren Kilat

Seluruh Aparatur Kepala Desa di Sumedang Ikuti Pesantren Kilat

354
Pesantren Kilat Aparatur Kepala Desa se-Kabupaten Sumedang Gelombang I di Pondok Pesantren Internasional Asy-Syifaa Wal Mahmudiyyah, Pamulihan, Selasa (22/3/2022).

Sumedang (Aswajanews.id) – Pendidikan pesantren adalah ikhtiar untuk melakukan pembinaan akhlaq atau spiritual sebagai bentuk konkret revolusi mental yang dicanangkan pemerintah. Demikian kata Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir usai memberikan materi pada kegiatan Pesantren Kilat Aparatur Kepala Desa se-Kabupaten Sumedang Gelombang I di Pondok Pesantren Internasional Asy-Syifaa Wal Mahmudiyyah, Pamulihan, Selasa (22/3/2022).

โ€œPara peserta selama pesantren kilat ini bagaimana akhlaqnya, jiwanya dibina agar nanti bekerja bisa menggunakan hati,โ€ ujarnya.

Dikatakan Bupati, agama ialah pondasi dalam bekerja dan menjadi inspirasi serta motivasi sehingga bekerja lebih keras lagi sesuai aturan yang ada, terutama aturan agama dan negara.

โ€œPendekatan agama mengarahkan seluruh aparat kami bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai aturan serta berpihak penuh kepada rakyat. Insyaallah rakyat akan semakin sejahtera,โ€ katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Bupati, para peserta kalau sudah mengikuti langsung pesantren kilat, akan merasakan sesuatu yang berbeda menyentuh hati mereka.

โ€œPara kepala desa sangat enjoy mengikuti kegiatan ini. Kita lihat para istrinya pun ikut dibina disini dan dididik dengan kebersamaan. Ini sesuatu kegiatan yang luar biasa menurut saya,โ€ ucapnya.

Menurutnya, animo para kepala desa untuk mengikuti kegiatan tersebut luar biasa tinggi sehingga ada yang minta agar diagendakan tiap tahun. โ€œSaya mendengar langsung perwakilan dari kepala desa yang berbicara ingin kegiatan ini tiap tahun ada. Kita pertimbangkan itu nanti ke depannya,โ€ ucap Bupati.

Kepala Dinas DPMD Kabupaten Sumedang Endah Kusyaman dalam laporannya mengatakan, kegiatan Pesantren Kilat dibagi dalam tiga gelombang dimana masing-masing peserta mengikuti selama dua hari.

โ€œHari ini hari kedua untuk Gelombang ke-1. Gelombang ke-2 hari Rabu dan Kamis. Gelombang ke-3 tanggal 27 dan 28 Maret 2022. Gelombang pertama diikuti 86 kepala desa dan sisanya nanti di gelombang ke dua dan tiga,โ€ ucap Endah.

Endah berharap dengan adanya kegiatan tersebut akhlaq dan kinerja aparatur bisa lebih baik lagi.

โ€œSaya berharap para kepala desa bisa lebih baik lagi dalam melaksanakan tugas sehari-harinya. Tugas kepala desa dalam situasi Covid-19 cukup berat. Alhamdulilah dengan adanya Pesantren ini banyak sekali mangfaat yang dirasakan,โ€ harapnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Pengasuh Pondok Pesantren Internasional Asy-Syifaa Wal Mahmudiyyah, Abuya KH. M. Muhyiddin Abdul Qodir Al โ€“ Manafi, MA beserta jajaran. (Humas)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.