Beranda Nasional Pelayanan Publik Pemdes Jayalaksana Gelar Tradisi Mapag Sri, Perkuat Gotong Royong dan Syukur Panen

Pemdes Jayalaksana Gelar Tradisi Mapag Sri, Perkuat Gotong Royong dan Syukur Panen

1

INDRAMAYU (Aswajanews) – Pemerintah Desa Jayalaksana, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu menggelar tradisi adat Mapag Sri di area persawahan Desa Jayalaksana sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen serta doa keselamatan untuk musim tanam berikutnya, Kamis (21/5/2026).

Tradisi yang menjadi warisan turun-temurun masyarakat agraris Indramayu itu dihadiri unsur Forkopimcam Kedokanbunder, Kepala Desa Jayalaksana, perangkat desa, tokoh adat, tokoh agama, kelompok tani, serta ratusan warga setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan arak-arakan menuju area persawahan, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin tokoh adat. Sebagai simbol penghormatan kepada Dewi Sri, warga melakukan prosesi pemotongan padi pertama secara gotong royong. Acara juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit yang disambut antusias masyarakat.

673D010B 7DF2 4C85 B5EA A51309A7BF15

Camat Kedokanbunder, Roshadian Purnama, SH., menyampaikan apresiasinya terhadap upaya pelestarian budaya lokal tersebut.

“Mapag Sri bukan hanya tradisi, tetapi juga pengingat bahwa keberhasilan pertanian lahir dari kerja keras petani dan kebersamaan warga. Forkopimcam akan terus mendukung kegiatan adat yang memperkuat identitas dan ketahanan sosial masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Jayalaksana, H. Warno, menambahkan bahwa tradisi Mapag Sri menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menjaga nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa.

“Kami berharap generasi muda ikut menjaga dan meneruskan tradisi ini agar tidak hilang ditelan zaman,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kedokanbunder, Ipda Eryana, berharap tradisi Mapag Sri dapat terus menjadi agenda tahunan yang mendukung pariwisata budaya dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kedokanbunder.

“Alhamdulillah hasil panen musim ini sangat melimpah. Semoga para petani semakin makmur, jaya, dan mandiri,” pungkasnya.

(Herman/Tongol)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.