Google search engine
Beranda blog Halaman 270

Program PATAS Kecamatan Kertasemaya Permudah Warga Buat Akta Kelahiran

0
PATAS menjadi program sekaligus inovasi nyata dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Discapil) Indramayu dalam memberikan pelayanan yang cepat dan mudah untuk masyarakat, baik itu terkait pembuatan e-KTP hingga Akta Kelahiran.

Indramayu (Aswajanews.id) – Sedikitnya 6 orang warga Desa Tenajarkidul Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu merasa terbantukan setelah memperoleh Akta Kelahiran gratis lewat Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) Cepat dan Terbatas (PATAS).

Camat Kertasemaya Ade Sukma menjelaskan, PATAS menjadi program sekaligus inovasi nyata dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Discapil) Indramayu dalam memberikan pelayanan yang cepat dan mudah untuk masyarakat, baik itu terkait pembuatan e-KTP hingga Akta Kelahiran.

“Program PATAS pada Discapil Indramayu sudah ada sejak dulu, cuma tertinggal orangnya tidak diambil-ambil, jadi baru sekarang diserahkannya setelah ada yang nanya lewat medsos,” katanya kepada Diskominfo Indramayu, Rabu (1/3/2022).

Dalam kesempatan itu, Camat Kertasemaya Ade Sukma yang mewakili warganya mengucapkan terimakasih karena 6 warganya telah dibantu mendapatkan layanan Adminduk. Pasalnya lewat program PATAS warga ketika mengurus pembuatan Adminduk dapat mempersingkat waktu dan tidak mesti pergi langsung ke pusat Kota Mangga.

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Kanadi Monoisman mengatakan, program Patas merupakan reaksi cepat atas keluhan masyarakat yang memang belum memiliki Adminduk. Program ini juga telah menyasar masyarakat yang berkebutuhan khusus bahkan ODGJ.

Monoisman berharap, masyarakat Indramayu harus lebih peduli dan tertib adminduk, karena bagaimanapun akan diperlukan untuk proses administrasi pelayanan baik itu untuk keperluan kesehatan dan pendidikan maupun perbankan. (Diskominfo Indramayu)

Pemkab Karawang Komitmen Jaga Kerukunan Beragama

0
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Barat (Jabar) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karawang

Karawang (Aswajanews.id) – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Barat (Jabar) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karawang. Para wakil umat dari Jawa Barat ini, selain melakukan kunker juga bersilaturahmi dan ingin menyaksikan bagaimana suasana toleransi di Kabupaten Karawang.

Kunker yang dipimpin Ketua FKUB Jabar, Rafani Ahyar diterima Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh didampingi Sekda H. Acep Jahmuri juga hadir Ketua FKUB Karawang, Tajudin Nur, Kemenag Karawang dan Ketua MUI Karawang.

Mereka diajak berkunjung ke tempat ibadah seluruh agama di Kampung Toleransi, Perumahan Resinda Desa Purwadhana Telukjambe Timur, Selasa (1/3/2022) siang.

FKUB Jabar menilai bahwa Kabupaten Karawang adalah daerah yang memiliki komitmen tinggi menjaga kerukunan umat.

“Kedatangan kami ke Kabupaten Karawang ingin menyerap asiprasi dari bawah, kemudian tukar informasi dengan FKUB daerah. Karena, konflik yang terjadi di daerah kan berbeda-beda,” kata Ketua FKUB Jabar, Rafani Ahyar dalam sambutanya.

Khusus Karawang, kata dia, tidak ada masalah, karena Karawang sendiri adalah salah satu daerah di Jabar yang memiliki komitmen dan mampu menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Kami terkesan melihat ada Kampung Toleransi disini. Rumah ibadah seluruh agama yang berdekatan tidak mengurangi rasa khidmat para jamaah dalam berkomunikasi dengan Tuhan-nya,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Aep Syaepuloh mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja yang dilakukan FKUB Jabar. Baginya, kehadiran FKUB ini bisa menjadi pelecut untuk terus menjaga harmonisasi hubungan antar umat beragama di Karawang.

Di Karawang secara berkala para tokoh dan umat melakukan kegiatan-kegiatan positif secara bersama-sama, seperti terlibat dalam program pembangunan daerah, ikut mensosialisasikan pendidikan dan kesehatan dan menyampaikan aspirasi serta kritik yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembangunan. (Prokompim)

Bupati Cellica Dukung Penuh Kemajuan UMKM Karawang

0
Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana berkomitmen penuh untuk memajukan UMKM Karawang, khususnya aneka produk kuliner yang cukup menjanjikan keuntungan.

Karawang (Aswajanews.id) – Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana berkomitmen penuh untuk memajukan UMKM Karawang, khususnya aneka produk kuliner yang cukup menjanjikan keuntungan.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Festival Kuliner UMKM Kabupaten Karawang yang digelar PT. Jasa Kawan Indonesia di Pasar Bersih, Sabtu (26/2). Sebanyak 32 peserta UMKM ambil bagian dalam festival kuliner tersebut.

Dalam festival digelar sejumlah lomba, khususnya produk olahan makanan ringan atau jajanan, olahan minuman dan olahan herbal. Pemenang lomba akan mendapatkan  hadiah dan bantuan permodalan untuk mengembangkan produk usahanya agar mampu berkompetisi di pasar lokal maupun nasional.

Kata Bupati, Karawang kaya akan kuliner khas. Karena itu, Pemda Karawang akan mendorong dan mendukung segala bentuk kegiatan promosi maupun festival yang berhubungan dengan kuliner dan UMKM

“Kami akan support untuk memberi semangat, motivasi serta permodalan dalam bentuk barang bagi para pelaku UMKM Karawang. Kami juga akan beri  pendampingan dan pelayanan gratis bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan perizinan industri rumah tangga (PIRT), Sertifikasi Halal dari MUI dan lainnya,” ujar Bupati.

Diharapkan dari Festival ini muncul para pengusaha bidang kuliner terbaik dan dapat  bermitra dengan PT Jasa Kawan Indonesia untuk kemajuan usahanya. Dengan begitu,  produk kuliner khas Karawang bisa dijadikan oleh-oleh sekaligus dapat mengangkat identitas Pemerintah Kabupaten Karawang dibidang jajanan kuliner. (Diskominfo)

Kabupaten Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Peparda VI Jawa Barat

0
Kabupaten Bekasi akan menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VI yang yang dijadwalkan akan digelar pada Oktober-November 2022.

Cikarang Timur (Aswajanews.id) – Kabupaten Bekasi akan menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VI yang yang dijadwalkan akan digelar pada Oktober-November 2022.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengatakan, pihaknya bersama National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi sudah siap baik sarana dan prasarana maupun akomodasi para atlet.

“Ya, memang dari segi venue, Kabupaten Bekasi sudah siap. Selain itu, Pemkab Bekasi juga sudah menganggarkan kurang lebih Rp 46 miliar, dan sisanya akan disupport dari Pemprov Jabar,” kata Henri, saat menerima kunjungan kerja Komisi V DPRD dan Dispora Jawa Barat dalam rangka persiapan Peparda VI tahun 2022 di Stadion Wibawamukti, Kelurahan Sertajaya Cikarang Timur, Selasa (01/03/22).

Menurutnya, dengan Kabupaten Bekasi menjadi tuan rumah, akan menjadi suatu keuntungan. Terlebih para atlet sudah mengenal venue yang ada di Stadion Wibawamukti.

“Dari segi sosial ekonomi kita juga diuntungkan. Dengan adanya tamu ke Kabupaten Bekasi akan menambah pemasukan untuk hotel,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) NPCI Kabupaten Bekasi, Norman Yulian mengatakan, selain kesiapan sarana dan prasarana, pihaknya juga sudah menyiapkan akomodasi baik fasilitas hotel dan transportasi.

“Untuk atlet kita sudah siap menurunkan atlet yang akan bertanding di 12 cabang olahraga, baik lapis utama maupun kedua, termasuk atlet yang ikut serta di Peparnas Papua tahun 2021 lalu, untuk meraih target juara umum,” ujarnya.

Norman menyebutkan, NPCI Kabupaten Bekasi untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah Peparda tingkat Jawa Barat, setelah sebelumnya event ini dihelat pada tahun 2014 lalu.

“Kami berharap Peparda VI ini menjadi ajang prestasi atlet NPCI agar semakin meningkat, sekaligus sosialisasi untuk keberadaan atlet disabilitas Kabupaten Bekasi,” ucapnya. *(Diskominfo)

Pesilat Kabupaten Bekasi Raih Emas Kejuaraan Pencak Silat Internasional di Singapura

0
Dua atlet pencak silat Kabupaten Bekasi, Asep Yuldan Sani (kiri) dan Rahmawati (kanan) meraih medali emas dan perak pada Kejuaraan Internasional Southeast Asia Pencak Silat Championship 2022, pada 25-27 Februari 2022 di Singapura.

Cikarang Pusat (Aswajanews.id) Pesilat Kabupaten Bekasi, Rahmawati menyumbang satu medali emas untuk tim silat Indonesia pada kelas F tanding putri Kejuaraan Internasional Southeast Asia Pencak Silat Championship 2022, yang digelar pada 25-27 Februari 2022 di Singapura.

Medali perak juga diraih pesilat Kabupaten Bekasi lainnya melalui Asep Yuldan Sani yang turun di kelas kategori Tunggal Putra. Raihan itu pun melengkapi koleksi kepingan medali tim Merah Putih.

“Mewakili Indonesia, dari Kabupaten Bekasi dua atlet keduanya berhasil meraih medali. Rahmawati medali emas dan Asep medali perak,” ujar Sekretaris Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Bekasi, Mustofa, pada Selasa (1/3/2022).

Lebih lanjut Mustofa mengatakan, perjuangan Rahmawati dan Asep saat menjalani pertandingan sangat maksimal. Terlebih, dua atlet tersebut sudah fokus menjalani latihan di Pemusatan Latihan (Pelatnas) Indonesia.

“Keduanya saat ini menjalani latihan di Pelatnas. Kini mereka dipersiapkan untuk Sea Games 2022. Dari semua tim platnas yang dikirimkan ke Singapura, atlet Kabupaten Bekasi alhamdulillah mendulang medali,” jelasnya.

Di lain tempat, Kepala Pelatih IPSI Kabupaten Bekasi, Bayu Hananto Kurniawan menilai, raihan medali emas dan perak oleh Rahmawati dan Asep di Southeast Asia Pencak Silat Championship 2022 merupakan prestasi yang sudah luar biasa.

“Kami berharap mereka terus berproses. Ini baru awal, dan target sesungguhnya adalah Sea Games nanti. Terus berlatih dan tetap rendah hati. Insyaallah dari Kabupaten Bekasi untuk Indonesia bisa menyumbangkan dua emas di Sea Games nanti,” kata Bayu. *(Diskominfo)

Warga Serbu Minyak Goreng di Sub Terminal Brebes

0
Ratusan warga Brebes menyerbu minyak goreng yang dijajakan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Brebes dan Bulog Divre IV Pekalongan

Brebes (Aswajanews.id) – Ratusan warga Brebes menyerbu minyak goreng yang dijajakan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Brebes dan Bulog Divre IV Pekalongan. Mereka rela antri untuk mendapatkan minyak goreng 2 liter dan beras 2,5 kilogram seharga Rp 50 ribu dalam operasi pasar yang digelar di Sub Terminal Angkot Brebes, Jumat (25/2).

Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH turut membantu membongkar dus dan mengemasi minyak dan beras dalam plastik dan melayani masyarakat yang membeli. Sebelumnya, Narjo juga berkeliling pasar, menanyakan harga minyak yang dijajakan oleh para pedagang pasar Induk Brebes dan Pasar Kodim Brebes.

Narjo menyimpulkan tidak terjadi kelangkaan minyak goreng dan harga minyak goreng juga masih stabil. Langkah Pemkab Brebes bersama Bulog menggelar operasi pasar, juga untuk mengendalikan harga minyak goreng agar tetap stabil.

Kata Narjo, harga minyak goreng sebetulnya cenderung normal dan stabil, hanya saja stoknya masih terbatas di pasaran. Sehingga membuat masyarakat banyak yang mengeluh atas ketersediaan minyak goreng yang masih terbatas. Namun demikian Narjo berpesan agar masyarakat Kabupaten Brebes tidak perlu panik mengingat minyak goreng masih dapat ditemukan di pasaran.

Dalam pantauan tersebut, Narjo didampingi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tety Yuliana dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Zaenudin. Najo berdialog langsung kepada penjual dan pembeli terkait ketersediaan minyak goreng.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Brebes Zaenudin mengatakan, dalam operasi pasar tersebut menyediakan seribu paket. Per Paket berisi 2 liter minyak goreng kemasan dan 2,5 kilogram beras, yang dijual seharga Rp 50 ribu per paketnya.

Operasi pasar, lanjut Zaenudin, akan digelar juga di wilayah tengah yakini di Larangan dan wilayah selatan di Bumiayu. Sebanyak 2.000 liter minyak goreng dan 5 ton beras, disediakan untuk operasi pasar tersebut.

Untuk menjaga terjadinya kerumunan massa, para pembeli yang datang diatur oleh keamanan dari Polres Brebes dan Satpol PP. Para pembeli, diutamakan bagi yang memegang kupon pembelian, yang telah disediakan oleh pihak panitia. *(Diskominfo)

Ciptakan Kondisi Jelang Ramadhan Polres Pemalang Gelar Operasi Candi

0
Guna menciptakan situasi yang kondusif menjelang bulan suci Ramadhan 1443 H, Polres Pemalang akan menggelar Operasi Keselamatan Candi Tahun 2022 selama 14 hari, mulai dari tanggal 1 Maret 2022 hingga14 Maret 2022.

Pemalang (Aswajanews.id) – Guna menciptakan situasi yang kondusif menjelang bulan suci Ramadhan 1443 H, Polres Pemalang akan menggelar Operasi Keselamatan Candi Tahun 2022 selama 14 hari, mulai dari tanggal 1 Maret 2022 hingga14 Maret 2022.

Pelaksanaan operasi tersebut diawali dengan sebuah Apel gelar pasukan yang dipimpin Wakapolres Pemalang Kompol Ariakta Gagah Nugraha di halaman Polres Pemalang, Selasa (1/3/2022).

Sedangkan untuk lancar dan suksesnya operasi tersebut pihak Polres Pemalang menggandeng TNI dan Pemkab Pemalang.

“Kami dibantu dengan TNI dan Pemerintah Kabupaten Pemalang juga melaksanakan kegiatan ini selama kurang lebih 2 minggu, mulai dari tanggal 1 Maret 2022 sampai 14 Maret 2022 dalam rangka Cipta Kondisi untuk menghadapi bulan Ramadhan”, ujar Wakapolres kepada media.

Wakapolres Ariakta mengatakan, apel gelar pasukan operasi keselamatan candi 2022 yang dilakukan secara serentak seluruh Indonesia khususnya dengan mengedepankan fungsi lalu lintas sebagai leding sektor dalam melaksanakan preventif dan preemtif khususnya tugas-tugas kepolisian.

Wakapolres menjelaskan jumlah personil yang terlibat dalam operasi candi ini kurang lebih ada 100 orang dibantu dari TNI dan Dishub juga kita libatkan untuk melaksanakan kegiatan operasi keselamatan candi 2022 ini.

“Saya berharap, untuk kedepan tentunya ada sinergitas yang dibangun dari instansi terkait bersama dengan kepolisian untuk mendukung percepatan vaksinasi yang ada di Kabupaten Pemalang”, harapnya.

Dalam hal ini Wakapolres juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Pemalang agar selalu berhati-hati dalam berkendara sehingga angka kecelakaan lalu lintas bisa kita tekan angka pelanggaran bisa juga kita minimalisir, kemudian bagi seluruh warga yang belum melaksanakan vaksinasi di sentra vaksinasi terdekat baik itu vaksinasi dosis satu, dosis dua dan dosis tiga serta tetap mematuhi protokol kesehatan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi mobilitas).

Hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Bupati Pemalang, Sekda M. Arifin bersama Forkopimda Pemalang.

Dalam apel tersebut, Wakapolres Pemalang Kompol Ariakta Gagah Nugraha menyematkan pita tanda operasi kepada peserta apel. Apel diikuti oleh Kodim 0711/Pemalang, Samapta Polres Pemalang, Satlantas Pemalang dan Dishub Pemalang. *(Diskominfo)

Bupati Ajak Viralkan Potensi Unggulan Pemalang

0
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo mengajak kepada masyarakat untuk memviralkan potensi unggulan daerah.

Pemalang (Aswajanews.id) – Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo mengajak kepada masyarakat untuk memviralkan potensi unggulan daerah. Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat membuka Festival Rendeng Pemalang 2022 di Padepokan Lintang Kemukus Paduraksa Pemalang, Sabtu (26/2/2022).

Festival Rendeng 2022 diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Seniman Nusantara dalam rangka Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022.

“Mari bersama kita viralkan berbagai potensi unggulan daerah agar mendapatkan perhatian dan ketertarikan netizen,” ajak Bupati.

Selain menyampaikan apresiasi, Bupati berharap festival tersebut dapat menjadi salah satu event pertunjukan seni yang mampu mengangkat dan mempromosikan seni budaya Pemalang kepada masyarakat umum baik didalam maupun luar daerah.

Selanjutnya Bupati mengajak kepada masyarakat dan insan pers yang ada di Kabupaten Pemalang untuk mempromosikan keunikan maupun keunggulan sektor kesenian dan pariwisata yang dimiliki Kabupaten Pemalang melalui media sosial masing-masing agar bisa mendapatkan perhatian dan ketertarikan dari netizen, sehingga akan semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Pemalang sehingga dapat mendongkrak perekonomian daerah.

“Mari bersama kita viralkan berbagai potensi unggulan daerah agar mendapatkan perhatian dan ketertarikan netizen,” ajak Bupati.

Acara tersebut dihadiri Koordinator Forum Komunikasi Seniman Nusantara, Andi Rustono, Kepala OPD terkait, Forkopimcam Pemalang, Lurah Paduraksa, dan Insan Pers serta para seniman di Kabupaten Pemalang. *(Diskominfo)

Gubernur Ridwan Kamil Ajak Ulama Jaga Kondusivitas di Jawa Barat

0
Gubernur Jabar M Ridwan Kamil menghadiri sekaligus memberikan sambuatan dalam acara Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2022 di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (1/3/2022).

Bandung (Aswajanews.id) – Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta kepada para ulama untuk ikut serta dalam memajukan daerah, sehingga Visi Misi Jawa Barat Juara Lahir Batin bisa terwujud. Salah satunya adalah dengan rajin memberikan nasihat kepada para pemimpin karena menurutnya, sebaik-baiknya pemimpin adalah yang mendengarkan nasihat para ulama.

“Tidak ada nikmat Allah yang tidak terasa di Jawa Barat. Ini tidak lain karena ulama-ulama selalu memberikan nasihat kepada kami para pemimpin dan nasihat yang menyejukkan kepada umat yang mungkin sedang kebingungan,” kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil saat memberikan sambutan dalam Acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022 di Gedung Sate Bandung, Selasa (1/3/2022).

Cara lainnya adalah dengan selalu memberikan nasihat yang menyejukkan kepada masyarakat, sehingga kondusivitas di Jabar bisa tetap terjaga.

Menurut Ridwan Kamil, menjaga kondusivitas sangat penting untuk mempererat persaudaraan antar-sesama. Dampaknya, negara juga akan semakin kuat dan terhindar dari peperangan seperti yang terjadi di Ukraina.

“Ini merupakan momen keimanan kita diuji untuk meyakini peristiwa yang istimewa Isra Mi’raj, juga dimulainya ibadah shalat yang kita laksanakan menjadi kewajiban sehari-hari,” kata Kang Emil, sapaan akrabnya.

Kang Emil juga mengingatkan kiranya ini menjadi momen penting menyambut Jabar lahir batin yang kondusif, jangan sampai perang seperti Ukraina-Rusia, dan jangan sampai hilang seperti Yugoslavia.

“Kita ingin 2045, saat 100 tahun Indonesia merdeka, Allah memberikan status kepada kita nikmat yang disebut negara adidaya,” katanya.

Selain itu, dengan suasana Jabar yang kondusif juga bisa mendukung optimisme yang tengah dibangun. Apalagi pada tahun ini, Jabar tengah menatap 2022 dengan optimisme yang tinggi.

“Dimana ada kondusivitas di situ kita bisa melakukan pembangunan. Oleh karenanya doakan tahun ini normal kembali, sehingga kami bisa membangun jalan, jembatan, maupun fasilitas ibadah,” ujar Kang Emil.

Spirit Berintegritas

Pada momentum yang sama, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mendorong Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemda Provinsi Jawa Barat menjadikan Isra Mi’raj sebagai spirit untuk bekerja dengan penuh integritas.

Ia juga menekankan, peningkatan keimanan dan ketakwaan harus diimbangi dengan peningkatan kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Agama Islam mengajarkan hablunminallah dan hablunminannas. Artinya, selain berhubungan dengan Allah SWT, umat Islam harus juga berhubungan baik dengan sesamanya,” ujar Wagub.

Isra Mi’raj adalah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Jerusalem, lalu naik ke langit ketujuh dan Sidratul Muntaha. Saat itu pula Nabi menerima perintah dari Allah SWT untuk menjalankan shalat bagi umat Islam. (Humas Pemda Jabar)

Harga Daging Sapi di Pasar Tradisional Cianjur Merangkak Naik

0
Pedagang daging di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, Jawa Barat, megeluh akibat kenaikan harga menyebabkan tingkat pemakaian menurun

Cianjur (Aswajanews.id) – Harga daging sapi di pasar tradisional di Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik sejak tiga hari terakhir dari Rp120 ribu per kilogram menjadi Rp130 ribu per kilogram, membuat harga penjualan menurun.

Kepala UPTD Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, Doni Tri Wibowo di Cianjur Selasa, mengatakan kenaikan harga daging menjelang masuknya bulan puasa, merupakan kenaikan biasa yang diperkirakan tidak akan sampai melambung karena stok masih mencukupi hingga lebaran nanti.

“Sudah tiga hari lalu harga daging sapi naik, dari Rp120 ribu per kilogram menjadi Rp130 ribu per kilogram. Kenaikan terjadi menjelang puasa. Kenaikan harga daging sapi masih terbilang normal saat menjelang bulan puasa,” katanya.

Sedangkan harga kebutuhan pokok lainnya, di pasar tersebut, menjelang bulan puasa terpantau masih stabil termasuk stok. Sedangkan stok minyak goreng yang sempat langka, saat ini, sudah mulai terpenuhi setelah dilakukan operasi pasar murah.

“untuk saat ini harga sembako, mulai dari beras, telur, terigu dan gula masih stabil, tidak ada keluhan dari penjual maupun pembeli. Termasuk minyak goreng sudah tersedia sebanyak 10 ribu liter dengan harga murah,” katanya.

Penjual daging di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, Yayu (35) mengatakan kenaikan harga daging sudah terjadi sejak tiga hari terakhir, sehingga menyebabkan penjualan menurun karena tingkat pemakaian berkurang.

Kenaikan harga tersebut, menjadi kebiasaan karena menyambut datangnya bulan puasa, bahkan harga daging sapi diperkirakan akan terus merangkak naik hingga satu pekan menjelang puasa, namun kenaikan tidak akan sampai melambung melebihi Rp150 ribu per kilogram.

“Kalau melihat kenaikan tahun ini, tidak akan sampai melambung paling tinggi di angka Rp140 ribu per kilogram, karena kalau melambung akan berimbas terhadap sepi nya pembeli,” katanya. *(Antara)

Polda Jabar Tangkap Pasutri Pelaku Arisan Bodong dengan Kerugian Rp21 Miliar

0
Polisi menunjukkan barang bukti kasus arisan bodong yang merugikan masyarakat sebesar Rp21 miliar.

Bandung (Aswajanews.id) – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat (Jabar) menangkap pasangan suami istri (pasutri) pelaku arisan bodong yang merugikan warga dengan total Rp21 miliar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan pasutri itu berinisial MAW (23) dan HTP (24). Diduga, kata Ibrahim, korban yang dirugikan dari arisan bodong tersebut mencapai 150 orang yang berasal dari Bandung dan Sumedang.

“Tersangkanya di sini ada satu orang namun dibantu satu orang lagi. Jadi ada dua, jadi suami istri identitasnya MAW dan dibantu oleh suaminya HTP,” kata Ibrahim, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (1/3/2022).

Adapun modus yang dilakukan, Ibrahim menjelaskan, pelaku awalnya menawarkan para korban lelang arisan dengan minimal pembelian satu slot arisan senilai Rp1 juta.

Dengan pembelian tersebut, menurutnya lagi, pelaku mengiming-imingi para korban akan mendapatkan arisan sebesar Rp1.350.000 per satu slot. Kemudian jika para korban membawa nasabah lain, maka akan mendapatkan uang sebesar Rp250.000 per nasabahnya.

Dari pendaftaran arisan melalui slot tersebut, para korban melakukan pembayaran ke rekening milik HTP serta rekening lainnya. Namun dengan sejumlah modus tersebut, para pelaku tak kunjung membayarkan uang arisan tersebut kepada para korban meski sudah jatuh tempo.

“Diketahui arisan yang dilelang tersebut adalah fiktif, tujuan pelaku hanya untuk menarik uang guna menutupi kewajiban pembayaran arisan yang sudah jatuh tempo,” kata Ibrahim.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Adanan Mangopang mencatat ada satu korban yang mengalami kerugian hingga Rp500 juta.

Dengan ditangkapnya para pelaku tersebut, polisi menyita barang bukti berupa ponsel milik pelaku, bukti transfer uang dari arisan tersebut, dan barang bukti lainnya.

“Kami pendalaman ahli pidana, perdata dan ITE, dan selanjutnya nanti kami akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Adanan.

Dari aksi tersebut, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP, Pasal 372 KUHP, Pasal 28 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Pasal 3 dan atau Pasal 4 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman lima tahun penjara. *(Antara)

Kemenag Tidak Larang Pengeras Suara di Mesjid

0
Ajam juga menjelaskan tentang beredarnya video pernyataan dari Menag yang sedang menimbulkan polemik di kalangan masyarakat. Dikatakannya, pemberitaan yang mengatakan Menag membandingkan suara azan dengan gonggonagn anjing, sangat tidak benar.

Bandung (Aswajanews.id) – Kementerian Agama tidak melarang masjid dan mushala menggunakan pengeras suara saat azan. Karena memang itu bagian dari syiar agama Islam. Edaran yang diterbitkan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, hanya mengatur antara lain terkait volume suara agar maksimal 100 dB (desibel). Selain itu, mengatur pula tentang waktu penggunaan pengeras suara pada setiap waktu sebelum azan.

Demikian dikatakan Kabag TU Kemenag Jabar, Drs. H. Ajam Mustajam, M. Si., saat menerima kunjungan Kanit 1 Subdit Sosbud Dit Intelkam Polda Jabar, AKP Jayudin, SH., Jumat (25/2) di Kantor Kemenag Jabar Jln. Sudirman Bandung.

Ajam didamping Bidang Bimas H. Amar Saefullah dan Haidar Yamin Mustafa Sub Koordinator subbagian Ortala dan KUB. Sementara dari Polda Jabar hadir pula Aiptu Heri Hermawan, Briptu Ilham Afrizal, Bripda Irlan dan Bripka Feri Ekasandi.

Kedatangan tamu dari Polda Jabar tersebut untuk bersilaturahmi dan menjaga sinegritas antara Polri dengan Kemenag Jabar, dalam upaya bersama-sama menjaga situasi kamtibmas khususnya di wilayah Jabar. Juga berkoordinasi terkait beredarnya video pernyataan dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang menimbulkan reaksi di tengah masyarakat.

“Kita juga tidak melarang masjid dan musala yang berada di tengah mayoritas masyarakat muslim dan tempatnya ada di daerah perkampungan, yang sudah menjadi kebiasaan menggunakan pengeras suara seperti itu,” kata Ajam.

Tentang video

Ajam juga menjelaskan tentang beredarnya video pernyataan dari Menag yang sedang menimbulkan polemik di kalangan masyarakat. Dikatakannya, pemberitaan yang mengatakan Menag membandingkan suara azan dengan gonggonagn anjing, sangat tidak benar.

Pernyataan itu bukanlah untuk membandingkan suara pengeras suara masjid dengan suara hewan tersebut. Akan tetapi sedang mencontohkan tentang pentingnya pengaturan kebisingan pengeras suara. Beberapa waktu lalu Menag memberikan pernyataan terkait Surat Edaran Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushalla dalam kunjungan kerjanya di Pekanbaru.

Sementara itu, AKP Jayudin mengungkapkan, berdasarkan data dari pihak kepolisian, sudah ada beberapa kelompok maupun elemen masyarakat yang mengecam dengan melaksanakan aksi ke kantor Kemenag di daerahnya. Sekelompok masyarakat juga ada yang memasang spanduk kecaman terhadap Menag.

“Selain itu, ada pula dinamika sekarang terkait rencana aksi bela Islam, menyikapi Muslim di India yang diintimidasi dan isu-isu lainnya,. Sebab itulah kami berkoordinasi dengan Kemenag Jabar agar dapat bersama-sama untuk menjaga situasi kamtibmas,” tutur Jayudin. (Kontributor : Eva Nurwidiawati)

NU Setia Kawal Bangsa Sepanjang Masa

0
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) menggelar rapat Musyawarah Kerja Cabang (muskercab) Kabupaten Ciamis, bertempat di Pondok Pesantren Darul Ma'arif Ciamis

Ciamis (Aswajanews.id)Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) menggelar rapat Musyawarah Kerja Cabang (muskercab) Kabupaten Ciamis, bertempat di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Ciamis pada Sabtu (29-30/01/2022).

Muskercab dibuka langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan turut hadir Dandim 0613 Ciamis, Kapolres Ciamis, pejabat SKPD Ciamis, Kepala Kemenag Ciamis dan undangan ormas Islam.

Ketua Panitia Muskercab KH. Ahmad Aos Abdul Azis, mengatakan muskercab adalah amanat organisasi untuk menyusun program kerja ke depan. Untuk menentukan prioritas program kerja, para peserta Muskercab akan menyerap masukan dari fanelis diskusi dari stake holder pembangunan di Kabupaten Ciamis.

“Maka dari itu kami akan menghadirkan Kepala Bapeda Ciamis, Dandim 0613, Kapolres, Kesbangpol, dan dari DPRD Ciamis. Hasil pemaparan para narasumber tersebut akan digodok dalam rapat komisi,” ujar Aos.

Dikatakan Aos, NU akan bersinergi dengan gerak pembangunan di Kabupaten Ciamis. Sebagai salah organisasi yang berbasis umat nahdliyyin, NU tentu berkewajiban menciptakan kemaslahatan sosial.

“Pembangunan tidak bisa berjalan sendirian, NU siap menjadi mitra kerja pemerintah. Karena itu, masukan dan saran dari Bapeda Ciamis akan dijadikan tolok ukur program NU Ciamis,” ujar Aos.

Dikatakan Aos, ada tiga yang menjadi perhatian NU yaitu tentang ekonomi kerakyatan, ideologi ahli sunah wal jamaah dan wawasan kebangsaan. “Warga nahdliyin harus diberdayakan agar bisa mencapai kesejahteraan,” ujar Aos.

Selain memperjuangkan pemberdayaan ekonomi umat, NU juga bertanggungjawab menjaga ikhuwah Islamiyah dan Wathoniyah. cara merawat ukhuwah tersebut dengan mengembangkan nilai tawasut, tawazun, tasamuh dan ta’adul. “Nilai-nilai tersebut dijalankan dalam bingkai akidah ahli sunah wal jamaah. Diharapkan kelak akan terbangun suasana yang harmonis dan sinergis,” ujar Aos. (HH)

374 Ribu Lebih Bidang Tanah di Kabupaten Cirebon Belum Bersertifikat

0
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, saat menghadiri acara Zona Integritas BPN Kabupaten Cirebon, Kamis (24/2/2022).

Cirebon (Aswajanews.id) – Saat ini, BPN Kabupaten Cirebon masih punya PR besar. Pasalnya, masih ada sekitar 45 persen atau sekitar 374 ribu lebih bidang tanah belum memiliki sertifikat. Luas wilayah Kabupaten Cirebon sendiri sekitar 1.070 kilometer persegi. Hal itu diungkapkan Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, saat menghadiri acara Zona Integritas BPN Kabupaten Cirebon, Kamis (24/2/2022).

Menurut Imron, pihaknya sangat mendukung penuh pencanangan eksternal zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada kantor pertanahan kabupaten. Dirinya berharap, setelah pencanangan tersebut, Kantor BPN Kabupaten Cirebon bisa meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menerapkan perilaku anti korupsi disegala bidang.

“Sehingga nantinya akan tercapai predikat WBK dan WBBM. Ini karena zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah, yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM,” ungkap Imron.

Dia menilai, membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM adalah pekerjaan yang tidak mudah. Oleh karena itu, semua pihak harus mempunyai komitmen yang kuat, punya pola pikir dan budaya kerja yang sama. Ini akan membuat  keberhasilan membangun zona integritas yang diinginkan. “Kalau bicara zona integritas, kita tidak hanya berbicara tentang antikorupsi, namun juga tentang peningkatan kualitas pelayanan publik. Kantor BPN disini adalah salah satu instansi yang memberikan pelayanan langsung kepada publik. Jadi pelayanan harus prima,” jelasnya.

Imron berharap, saat ini adalah kesempatan yang baik sebagai momentum introspeksi bagi semua, untuk terus berbenah memperbaiki kualitas karakter diri dan organisasi. Untuk itu, Pemkab Cirebon terus berupaya mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel. Disamping itu juga mewujudkan birokrasi yang kapabel, dan birokrasi yang mampu mewujudkan pelayanan publik yang prima.

“Harapan saya, pencanangan WBK dan WBBM ini tidak berhenti pada kantor BPN saja,  melainkan terus berlanjut ke setiap instansi yang ada di Pemkab Cirebon,” kata Imron.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor BPN Kabupaten Cirebon, Amir Sofwan, mengatakan bahwa pihaknya sedang menginventarisir tanah-tanah di Kabupaten Cirebon. Tercatat, sudah ada sekitar 462.936 yang sudah bersertifikat. Sedangkan tanah yang belum bersertifikat sekitar 374.396. Dirinya mengakui memang ini adalah PR besar yang harus dikerjakan BPN.

“Tahun ini kami punya target mengejar PTSL. Dan untuk aset Pemda baru terdaftar 74 bidang saja. Saya minta Pemda memberikan informasi berapa asset pemda yang ada,” papar Amir.

Dirinya menambahkan, dukungan peta pertanahan melalui pembayaran BPHTB sampai Januari tahun ini, sudah terkumpul sekitar Rp7 miliar. Artinya, pelayanan pertanahan memang berkontribusi untuk meningkatkan PAD Kabupaten Cirebon. (Diskominfo)

Rombongan Bus Study Tour MTs Majalengka Alami Kecelakaan

0
Bus yang mengangkut rombongan study tour MTs Darul Fallah Cijati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mengalami kecelakaan di tol Semarang-Batang pada Senin (28/2/2022) dini hari.

Majalengka (Aswajanews.id) – Bus yang mengangkut rombongan Study Tour alias studi wisata sekolah MTs Darul Fallah Cijati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mengalami kecelakaan di tol Semarang-Batang pada Senin (28/2/2022) dini hari.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum MTs Darul Fallah Cijati, Lili Ramli mengatakan, rombongan sekolahnya berangkat studi wisata ke Yogyakarta pada Sabtu (26/2/2022) malam. Adapun kecelakaan itu terjadi saat perjalanan pulang menuju Majalengka. Insiden kecelakaan sendiri, lanjut dia, terjadi di wilayah Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

“Kejadian sekitar jam 01.00 WIB, kondisi di luar sedang gerimis. Saya posisi lagi tidur, jadi enggak tahu kronologi awal mula kecelakaannya bagaimana. Pas saya bangun, mobil sudah dalam keadaan kecelakaan aja,” kata Lili seperti dilansir detikJabar, Senin (28/2/2022).

Dijelaskan dia, bus yang ditumpangi 58 orang itu menewaskan 1 orang siswa yang sedang mengikuti praktek kerja lapangan (PKL) di perusahaan bus tersebut. Selebihnya, kata dia, hanya mengalami luka ringan dan berat.

“Bus rusak di bagian depan sebelah kiri. Nah, di samping sopir ada anak PKL yang ikut, itu yang meninggal. Dia terpental sama kondektur sampai keluar, kondektur kakinya sampai patah. Tapi yang siswa itu bukan dari kita, itu pelajar yang sedang PKL di perusahaan bus,” jelas dia.

“Alhamdulillah murid-murid mah sehat semua. Cuma guru-guru aja yang luka-luka di bagian badan, tidak sampai ada yang di rawat,” sambung dia sambil bercerita.

Setelah kecelakaan, kata dia, sopir bus tersebut langsung menelpon bus cadangan, untuk lanjut mengantar rombongan pulang ke Majalengka.

“Yang bus cadangan itu alhamdulillah cepet juga sih, enggak lama nunggu juga. Kita sampai ke Majalengka lagi sekitar pukul 10.00 WIB. Tapi bus ketiga yang ikut mah subuh juga udah nyampe,” ucap dia.

Diceritakan dia, sebelum kecelakaan, bus yang ditumpanginya itu sempat akan beristirahat di salah satu rest area. Namun ternyata penuh, sehingga bus yang ditumpanginya kembali melaju mencari rest area lain.

“Saya juga sempat bangun pas mau ke rest area teh. Tapi maju lagi soalnya penuh. Bus dari sini kan ada 4, semua bus istirahat di sana, cuma (bus) kita aja yang gak kebagian tempat, jadi jalan lagi buat nyari rest area yang lain,” tutur dia.

Kegiatan studi wisata yang mengangkut siswa kelas 8 dan 9 itu sendiri baru pertama kali lagi dilaksanakan setelah adanya pandemi COVID-19. “Tiap tahun kami selalu mengadakan Studi Tour. Ini kali pertama lagi kita berangkat Studi Tour. Di sananya mah (Yogyakarta) cuma sehari. Berangkat malam Minggu, pulang malam Senin,” ujar dia. *(Det)

Sektor Peternakan Penopang Ekonomi Warga

0
Sektor peternakan bisa menjadi salah satu penopang pemulihan ekonomi warga di pedesaan

Sumedang (Aswajanews.id) – Sektor peternakan bisa menjadi salah satu penopang pemulihan ekonomi warga di pedesaan. Kepala UPTD Perikanan dan Peternakan wilayah Wado (meliputi wilayah Jatinunggal dan Cibugel), Leti Nuryati mengatakan, warga pemilik ternak biasanya sangat terbantu disaat mengalami kesulitan ekonomi, dengan menjual ternaknya untuk menutupi kebutuhan.

“Meski dilakukan secara tradisional, umumnya warga di pedesaan secara turun temurun sudah terbiasa memelihara ternak. Tradisi ini tentunya harus dipertahankan, bahkan lebih jauhnya bisa dikembangkan,” katanya, Senin (28/2/2022).

Selain kultur dan geografis yang mendukung untuk memelihara ternak, kata Leti petani atau kelompok tani di wilayah Wado, Jatinunggal dan Cibugel juga kerap mendapatkan bantuan ternak dari pemerintah daerah. “Sebenarnya secara individu juga sudah banyak yang memelihara ternak seperti ayam, domba dan sapi. Tapi dengan adanya bantuan pemerintah daerah harus lebih mendapatkan hasil yang lebih,” katanya.

Terkait hubungannya dengan pemulihan ekonomi, sambung Leti, biasanya warga menjadikan ternak peliharaannya sebagai tabungan. Ia menggambarkan, memelihara ayam merupakan tabungan jangka pendek, kemudian memelihara domba dijadikan tabungan jangka menengah sedangkan sapi sebagai tabungan jangka panjang.

“Jadi ketika menghadapi kesulitan keuangan, ada tabungan berupa ternak yang bisa dijual. Ini langkah tradisional yang masih berjalan di pedesaan,” katanya. (Sumedang Kab)

Bupati Dony Hadiri Peringatan Milad Pesantren At-Tarbiyyah

0
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri Milad Pondok Pesantren At-Tarbiyyah, Minggu (27/2/2022).

Sumedang (Aswajanews.id) – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri Milad Pondok Pesantren At-Tarbiyyah, Minggu (27/2/2022). Milad ini baru kembali digelar setelah dua tahun pandemi. Milad Pondok Pesantren AT- Tarbiyyah merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan setiap tanggal 27 Rajab dalam rangka memperingati berdirinya pesantren oleh KH Afief Abdul Lathief di bawah Yayasan At-Tarbiyyah. Peringatan Milad ke-33 Pondok Pesantren berlangsung di Komplek Pondok Pesantren At-Tarbiyyah, Dusun Margamukti, Desa Licin RT. 04 RW. 04 Kecamatan Cimalaka.

Hamid Afandi selaku Ketua Yayasan At-Tarbiyyah dalam laporannya mengatakan, Tahun 2022 merupakan peringatan Milad ke-33 yang dilaksanakan secara tatap muka langsung setelah sebelumnya yakni tahun 2020 dan 2021 dilaksanakan secara virtual. “Pelaksanaan Milad Pondok Pesantren AT- Taribiyyah merupakan kegiatan tasyakuran atas perjalanaan pesantren sejak berdirinya pada tahun 1989,” ucapnya.

Menurutnya, acara tersebut menjadi ajang silaturahmi para alumni dan santri yang diisi dengan tabligh akbar dan istighosah. “Dalam kegiatan ini juga diadakan rapat himpunan alumni dalam rangka sumbang saran kepada pesantren demi kemajuan pesantren di masa yang akan datang,” tuturnya.

Dikatakan, peringatan yang kali ini mengambil tema “Mensyukuri Perkembangan dengan Menjalin Persaudaraan” diisi dengan kegiatan Musabaqoh Qiro’atul Kutub. “Kegiatan yang digelar dalam memeriahkan Milad Pesantren adalah Musabaqoh Qiro’atul Kutub dengan peserta dari beberapa pesantren di Sumedang,” ucapnya.

Bupati H Dony Ahmad Munir mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren At-Tarbiyyah serta alim ulama yang sudah ikut membina masyarakat, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan membina akhlaq dengan memberikan pengajaran pendidikan pembinaan ke umat. “Terimakasih kepada semuanya. Mudah-mudahan segala bentuk perjuangan, pengorbanan, pengabdian, curahan tenaga pikiran keluarga besar Pondok Pesantren AT- Tabiyyah dibalas oleh Allah dengan pahala yang berlipat ganda,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati mengapresiasi Pondok Pesantren AT-Tabbiyah yang selama ini telah mendukung Pemerintahan di Kabupaten Sumedang, dengan doanya, pemikiran dan dukungannya. “Selama 33 tahun Pondok At Tarbiyah telah melahirkan banyak alumni yang sukses dan berhasil yang berkiprah di berbagai bidang di masyarakat. Alhamdulillah berkat dukungannya, Sumedang semakin maju dan meraih beberapa prestasi,” ucap Bupati.

Menurutnya, kewajiban pemerintah adalah melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya dan bertujuan mensejahterakan masyarakat sebagai kewajibannya. (Sumedang Kab)

Kawasan Jatigede Diserbu Pengunjung, Satgas Covid Ingatkan Prokes

0
Kawasan wisata Bendungan Jatigede Sumedang mengalami peningkatan pengunjung saat libur Libur Isra’ Mi’raj, Senin 28 Februari.

Sumedang (Aswajanews.id) – Kawasan wisata Bendungan Jatigede Sumedang mengalami peningkatan pengunjung saat libur Libur Isra’ Mi’raj, Senin 28 Februari. Kasi Trantib Kecamatan Jatigede, Dodi Suryadi mengatakan, libur panjang Isra’ Mi’raj, pengunjung di sejumlah tempat wisata kawasan di kawasan Jatigede naik sekitar 2 kali lipat dari akhir pekan biasa.

“Pengunjung saat libur panjang sekarang sangat banyak. Kalau dibandingkan dengan akhir pekan biasa mungkin sekitar 2 kali lipat,” katanya, Selasa (1/3/2022).

Lonjakan pengunjung saat libur panjang itu, kata Dodi, sudah diprediksi sebelumnya. Oleh karena itu, unsur Muspika Jatigede melakukan pemantauan ke tempat-tempat wisata, guna memastikan tidak ada pelanggaran protokol kesehatan. “Dari hasil monitoring paling banyak dikunjungi itu objek wisata Tegal Jarong, Panenjoan, dan Puncak Permata, dan tempat lainnya di sepanjang jalan Lingkar Timur,” katanya.

Lebih jauh dikatakan, tak hanya melakukan monitoring, tim gabungan yang terdiri dari unsur Satpol PP, polri, dan TNI, juga memberikan himbauan kepada pengunjung dan pengelola tempat wisata agar tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat. “Kami juga lakukan wawar, mengingatkan agar pengunjung tetap jaga prokes, karena Sumedang juga masih PPKM Level 3,” katanya. *(Humas Sumedang)

Gerai UMKM Sumedang Hadir di Kantor Samsat

0
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir telah meresmikan gerai UMKM Kabupaten Sumedang di Kantor Pelayanan Samsat

Sumedang (Aswajanews.id) – Setelah hadir di IPP, Mal Pelayanan Publik, Plasa Asia dan Jatos, kini gerai UMKM Kabupaten Sumedang hadir di Kantor Pelayanan Samsat Sumedang Jalan Prabu Gajah Agung. Peresmian Gerai UMKM Samsat (Gumasat) Sumedang dilakukan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Kamis (17/2).

Bupati mengucapkan terima kasih kepada Samsat Sumedang yang telah memberikan tempat bagi pemasaran produk-produk UMKM Sumedang. “Terima kasih pada Samsat Sumedang yang telah memberikan tempat bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produk-produknya,” ucapnya.

Menurut Bupati, lokasi tersebut akan menjadi pasar yang bagus untuk menampilkan produk-produk UMKM Sumedang. “Dengan cara seperti ini akan menjadi pasar yang bagus untuk para pengunjung ke Samsat ini sehingga mereka bisa membeli produk-produk UMKM, baik itu kebutuhan sehari-harinya atau untuk oleh-oleh,” ujarnya.

Bupati berharap produk-produk UMKM yang berada di Samsat bisa terus bertambah dan berkembang. “Harapan saya ini bisa teus berkembang, terus bertambah, bahkan bisa lebih meningkat lagi,” harapnya.

Sementara itu, Nurumilah selaku penanggung jawab gerai UMKM di Kabupaten Sumedang mengatakan, sebanyak 70 produk di tampilkan di Samsat Sumedang, mulai dari produk kerajinan sampai dengan produk makanan. “Saat ini karena space-nya masih terbatas jadi kami baru tampilkan 70 produk. Insyaallah nanti secara bergiliran semua produk bisa masuk di gerai Samsat ini, mulai dari kerajinan sampai dengan makanan,” terangnya.

Ia menuturkan, saat ini UMKM Sumedang terus berkembang. Untuk itu, ia berharap kedepan gerai UMKM ada di setiap intansi ataupun lembaga. “Saat ini banyak tamu-tamu dari luar kota Sumedang yang datang ke setiap instansi. Tujuan kita ingin mempromosikan produk-produk Sumedang sehingga dikenal sampai ke luar Sumedang bahkan sampai ke Luar Negeri,” tuturnya.

Dikatakan Nurumilah, banyaknya prestasi yang diraih oleh Sumedang turut menguntungkan para pelaku UMKM karena mengundang daerah lain untuk hadir ke Sumedang untuk studi tiru. “Banyaknya kunjungan ke Pemkab Sumedang sangat berpengaruh bagi kami pelaku UMKM. Seperti gerai UMKM yang berada di IPP atau Gumasep, produk-produk kami sampai dikenal di provinsi lain,” pungkasnya. (Ade)

Peringati HPSN, Kemenag Grobogan Canangkan Eco Pesantren

0
Guna manjaga lingkungan bersih dan sehat Kemenag Grobogan canangkan Eco pesantren. Sebagai percontohan Kemenag Grobogan yang bekerja sama dengan DLH memilih Pondok Pesantren Fadlul Wahid Desa Bandungsari Kecamatan Ngaringan Kabupaten Grobogan sebagai pilot project tersebut dengan dihadiri Kapolsek, Danramil dan UPTD setempat, Selasa (22/02/2022).

Grobogan (Aswajanews.id) – Eco Pesantren merupakan suatu konsep pengelolaan pondok pesantren yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Gerakan Eco-Pesantren merupakan program yang ditetapkan pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH), mengenai pelestarian fungsi lingkungan hidup di pondok pesantren. Guna manjaga lingkungan bersih dan sehat Kemenag Grobogan canangkan Eco pesantren. Sebagai percontohan Kemenag Grobogan yang bekerja sama dengan DLH memilih Pondok Pesantren Fadlul Wahid Desa Bandungsari Kecamatan Ngaringan Kabupaten Grobogan sebagai pilot project tersebut dengan dihadiri Kapolsek, Danramil dan UPTD setempat, Selasa (22/02/2022).

Kepala Kemenag Kab.Grobogan yang di wakili Kasi PD. Pontren Purwadi mengatakan pada peringatan Hari Sampah Nasional pada tanggal 21 Februari Kemenag Grobogan berkolaburasi dengan Penyelenggara Zakat dan Wakaf serta bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan mengadakan pencanangan Eco pesantren di Ponpes Fadlul Wahid desa Ngangkruk Bandungsari Kecamatan Ngaringan.

“Alasan pemilihan Ponpes Fadlul Wahid sebagai pilot project lantaran banyaknya santri yang mondok serta luasnya lahan di lokasi ponpes tersebut, sehingga, perlu dijaga kelestariannya. Santri di pondok tersebut sekitar 1300 santri, yang berpotensi menghasilkan sampah cukup tinggi, sehingga perlu adanya pemahaman Ecopesantren agar lingkungan hidup di sekitar pesantren terjaga dengan baik,” ucap Kasi PD. Pontren Kemenag Grobogan, Purwadi,

Lebih lanjut beliau mengharapkan, semoga bisa menjadi Pioneer Bank sampah dalam rangka peringatan HPSN. Dan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup yang telah membantu dalam pengelolaan sampah. Dan kami dari Kemenag Grobogan telah bekerja sama PUPR terkait sanitasi di pondok pesantren dan Dinas Kesehatan terkait hidup sehat. Dan semoga Pemerintah Daerah juga mendukung pondok pesantren terkait anggaran.

“Karena banyak manfaat yang didapat dalam melaksanakan program Ecopesantren diantaranya, meningkatkan kualitas lingkungan serta penghematan sumber dana melalui pengurangan konsumsi berbagai sumber daya. Diantara keuntungannya dapat memanfaatkan sampah sebagai sumber penghasilan. Misalnya, dengan menjadikan sampah organik menjadi pupuk,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan Agus Prastowo mengatakan kerusakan lingkungan akibat pencemaran saat ini semakin parah, termasuk akibat adanya industri tanpa pengelolaan lingkungan dengan baik.

“Peningkatan populasi penduduk juga menjadi penyebab rusaknya lingkungan hidup jika tidak disertai kesadaran untuk menjaganya. Disadari ataupun tidak setiap hari satu orang berpotensi menghasilkan  sampah 0,3 kilogram setiap hari, jika tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan lingkungan makin kumuh,” terangnya.

Ia berharap, semua masyarakat ikut berperan serta saling menjaga lingkungan agar tetap asri. Karena kemurnian oksigen dan air merupakan kebutuhan makhluk hidup yang harus tetap lestari. Untuk itu setiap orang atau masyarakat harus peduli dan menjaga 3 K yaitu menjaga kwalitas air, menjaga kwalitas udara dan menjaga kwalitas tanah. (Kemenag Jateng)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts