Google search engine
Beranda blog Halaman 261

Tahun 2030 Akan Terjadi 2 Kali Puasa Ramadhan, Kata Astronom Saudi

0
Pada 1451 H, bulan Ramadhan akan dimulai 5 Januari 2030, sementara Ramadhan 1452 H akan dimulai 26 Desember 2030.

Jakarta (aswajanews.id) – Astronom Saudi Khaled al-Zaqaq mengatakan bulan suci Ramadhan 1451 dan 1452 Hijriah diprediksi sama-sama jatuh pada 2030 Masehi, sehingga umat muslim akan merayakan bulan puasa dua kali dalam satu tahun.

Dikutip Al Arabiya, hal tersebut dapat terjadi karena kalender Hijriah Islam berdasarkan siklus bulan, berbeda dengan kalender Gregorian atau Masehi yang menandai perjalanan Bumi mengelilingi Matahari. Hal itu terakhir kali terjadi pada tahun 1997, dan sebelumnya pada tahun 1965. Diperkirakan, fenomena tersebut akan terjadi lagi pada tahun 2063.

Pada 1451 H, bulan Ramadhan akan dimulai 5 Januari 2030, sementara Ramadhan 1452 H akan dimulai 26 Desember 2030. Hal ini akan mengakibatkan umat Islam berpuasa selama sekitar 36 hari total pada tahun 2030, yakni 30 hari penuh untuk tahun 1451 H dan sekitar enam hari untuk tahun 1452.

Tahun lunar Hijriah berlangsung selama 354 atau 355 hari, artinya tidak sejalan persis dengan kalender Masehi yang 365 hari.

Hal ini juga berarti bahwa Ramadhan jatuh di musim yang berbeda setiap tahun, yakni berlangsung dalam siklus sekitar 32 tahun. Ramadhan 1449 H, yang akan dimulai pada tahun 2028, akan berlangsung pada pertengahan musim dingin.

Pada tahun 1466 H, bertepatan dengan tahun 2044, bulan suci akan dimulai pada puncak musim panas.

Puasa Ramadhan dilaksanakan dari terbit fajar hingga terbenam Matahari, artinya puasa terlama terjadi saat Ramadhan pada musim panas, dan terpendek ketika jatuh pada musim dingin. *(Ant)

UPZISNU Gumelar Bersama Fatayat Ansor Banser dan Muslimat NU Kec Gumelar Membagikan Paket Takjil

0
Keluarga Besar NU Gumelar berbagi takjil untuk masyarakat dan pengguna jalan, Sabtu (16/04/2022).

BANYUMAS (Aswajanews.id) – Keluarga Besar NU Care-LAZISNU Gumelar bersama 85 personil yang terdiri dari Ansor, Baser, Muslimat, Fatayat, Pengurus Ranting NU dan Pengurus MWC NU Kec Gumelar Kab Banyumas berbagi takjil untuk masyarakat dan pengguna jalan, Sabtu (16/04/2022).

Berlokasi di dua tempat, yaitu di area Cihonje 700 paket dan di area Cihonje 300 paket dari jam 16:00 – 17:10 Wib, pembagian takjil kali ini menyasar masyarakat umum dan pengguna jalan raya dengan jumlah 1.000 paket yang dibagikan.

Aktifis juga sekaligus sebagai motor penggerak UPZISNU MWC NU Kec Gumelar, Mas Rukhan mengatakan, kegiatan ini sangat baik karena sengaja ingin langsung menyentuh masyarakat umum. Beberapa warga dan pengguna jalan menyambut riang gembira adanya pembagian takjil ini sekaligus dapat melihat secara langsung kekompakan guyub rukun kebersamaan Keluarga besar NU dibulan Ramadha.

“Pak yai ini takjilnya gratis untuk saya ? betul ini takjil dibagikan cuma-cuma dan gratis untuk masyakarat, Terima kasih sekali Pak yai, sukses dan barokah nggih P.Yai,” komentar Ramini, Umi, Zahri dan Dalihin empat warga dan pengguna jala raya yang menerima takjil.

Selesai bagi takjil, semua yang bertugas bersama-sama menuju ke Rumah Kyai Slamet Riyanto selaku bendahara MWC NU Kec Gumelar, untuk persiapan berbuka puasa bersama, diawali dengan mendenggarkan kultum yang disampaikan oleh Kyai Nasiruddin selaku Ketua Tanfidzyiah NU Ranting Cihonje.

“Intinya kultum disampaikan betapa pentingnya kesadaran kebersamaan guyub rukun utuk formula penguatan roda organisasi di semua Banom dan lembaga NU se Kec Gumelar, terwujud hari ini kita dimotori oleh NU Care-LAZISNU bisa bersama-sama merawat kepedulian, untuk menyongsong 1 abad usia NU pada tahun ini, sholat maghrib, sholat isya’ dan ditutup dengan sholat tarawih bersama,” tambah Mas Rukhan. (Suratman/Irfan)

Bupati Pelalawan : Safari Ramadhan Menjaga Ukhuwah

0
Bupati Pelalawan, H. Zukri Safari Ramadhan di Masjid Al-Barokah Desa Silikuan Hulu Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Riau

Pelalawan (Aswajanews.id) – Perjalanan Safari Ramadhan kali ini kami lanjutkan ke Masjid Al-Barokah Desa Silikuan Hulu Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Riau. Demikian dikatakan Bupati Pelalawan, H. Zukri dalam keterangannya kepada awak media Jum’at (15/04/2022).

Dikatakan bupati, Pada Safari Ramadhan tahun ini agak sedikit berbeda karena segala rangkaian kegiatan kami pusatkan di sore hari, agar nantinya masyarakat bisa mengikuti kegiatan ini sekalian ngabuburit.

“Kami berharap melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, dapat menjadi ajang untuk menjaga Ukhuwah kita dan menjadi sarana untuk menyampaikan informasi mengenai program-program pemerintah kepada masyarakat semua,” ujarnya.

Dengan acara ini, lanjut H. Zukri, kami mau menyampaikan program yang akan selalu kami gemakan. Hal ini ialah upaya kami untuk menarik kesadaran kita bersama, bahwa pentingnya saling tolong menolong untuk membangun Kabupaten Pelalawan yang kita cintai ini.

“Kami sudah menyiapkan program bantuan yaitu; bantuan untuk anak yatim, janda tua, petugas rumah ibadah, dan lansia. Program ini merupakan tanggung jawab kita bersama, baik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan penyaluran bantuannya,” paparnya.

“Bagi kita yang ingin membantu sesama. Jika tidak bisa membantu secara materi cukup dengan melihat sekeliling kita, bila ada orang yang berhak menerima program bantuan ini silahkan sampaikan ke kepala desa dan camatnya,” tambahnya.

Program ini tak lain dan tidak bukan tujuannya ingin masyarakat Kabupaten Pelalawan mendapatkan pahala berjamaah. Oleh karena itu mari kita kawal program ini, semoga dengan kita sama-sama peduli, nantinya Allah akan memberikan keberkahan untuk Kabupaten Pelalawan yang kita cintai ini. *(TS)

Jaga Kenyamanan Ramadhan, Polda Jateng Tindak Tegas Pelaku Petasan dan Perang Sarung

0
Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy

SEMARANG (Aswajanews.id) – Pada bulan Ramadhan 1443 H /2022 M, Polda Jateng dan jajaran bertekad meminimalisir gangguan kamtibmas agar Ramadhan menjadi bulan yang sejuk dan nyaman untuk beribadah.

Polda Jateng juga berupaya agar kegiatan masyarakat berjalan lancar dan melakukan cipta kondisi agar toleransi antar umat beragama di masyarakat semakin meningkat. Untuk itu Polda Jateng menghimbau warga masyarakat untuk mengisi bulan Ramadhan dengan hal-hal positif.

“Kami himbau juga agar sejumlah warga yang mengisi Ramadhan dengan budaya bakar petasan dan perang sarung untuk sedapat mungkin meninggalkan kebiasaan tersebut,” kata Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Minggu (17/4/2022).

Jajaran Polda Jateng sendiri, kata dia, sudah melakukan upaya pencegahan dan penindakan terkait petasan dan perang sarung.

“Jajaran kepolisian sudah menangani banyak kasus terkait mercon dan ditindak tegas. Beberapa orang ditangkap dan diproses hukum karena kasus jual beli bahan peledak yang akan dijual secara online maupun langsung,” ungkap Kabidhumas.

Terakhir, kasus yang ditangani jajaran Polda Jateng, lanjutnya, adalah penangkapan tiga tersangka penjual bahan pembuat petasan atau mercon oleh Polres Kudus pada Sabtu (9/4/2022).

“Pada kejadian itu, polisi menangkap tiga tersangka dan menyita sebanyak 32,4 kilogram obat mercon siap pakai. Para tersangka menjual secara offline maupun online dengan harga Rp.160.000,- per kg. Sekarang mereka sudah menjalani proses hukum. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 1 ayat (1) UU Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun,” tuturnya.

Dijelaskan Iqbal, petasan atau mercon adalah bahan peledak yang bisa menimbulkan kerugian moril maupun materiil.

“Membuat, menyimpan, mengedarkan, dan menyalakan petasan merupakan perbuatan pidana,” tegasnya.

Sedangkan terkait perang sarung, dia menuturkan, kebiasaan tersebut masih dilakukan kalangan masyarakat khususnya remaja dan anak-anak untuk mengisi waktu pada malam hari.

“Perang sarung bisa melukai bagian tubuh atau bagian kepala. Selain itu budaya perang sarung bila dibiarkan dapat berkembang menjadi aksi gesekan antar kelompok dan berpotensi pada jatuhnya korban jiwa,” tandasnya.

Dia mencontohkan aksi penganiayaan terhadap pelajar warga Tegal, bernama Catur Setiawan. Remaja kelahiran tahun 2003 itu meninggal dunia setelah dianiaya dua orang di depan SMPN 3 Slawi, pada Minggu (10/4/2022) dini hari.

“Bermula dari janjian sejumlah remaja untuk perang sarung. Korban yang mencari sarungnya yang tertinggal di depan SMPN 3 Slawi, bertemu dengan sejumlah orang. Kemudian timbul cekcok dan aksi perkelahian yang berakibat korban meninggal dunia,” terangnya.

Terkait fenomena perang sarung, Kabidhumas menyatakan polres jajaran Polda Jateng sudah melakukan penindakan terkait hal ini. Kebanyakan pelakunya adalah kalangan remaja atau pelajar.

“Bila tidak terjadi tindak pidana, dilakukan langkah pembinaan yang melibatkan unsur sekolah dan orang tua. Namun bila ada unsur pidana, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tuturnya.

Dirinya menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif agar budaya membakar petasan dan perang sarung di bulan Ramadhan bisa dihilangkan atau diminimalisir.

“Bila ada yang mengetahui pelanggaran terkait petasan atau mercon serta aksi perang sarung,  silahkan melaporkan ke polisi terdekat,” tutupnya. (Bidhumas)

Sosialisasi Percepatan Vaksin Dosis 3 Menjelang Mudik dan Libur Lebaran 2022

0
Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata bersama Wakil Bupati H. Ujang Endin Indrawan menghadiri sosialisasi percepatan vaksinasi Booster

PANGANDARAN (Aswajanews.id) – Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata bersama Wakil Bupati H. Ujang Endin Indrawan menghadiri sosialisasi percepatan vaksinasi Booster di wilayah Kec. Pangandaran yang dilaksanakan di Islamic Center Pangandaran, Selasa (12/4/2022).

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, menjelaskan bahwa vaksinasi booster akan diprioritaskan untuk pelaku wisata, ASN, perangkat desa dan para ulama.

“Orang-orang yang akan bersinggungan dengan mudik dan wisata itu akan menjadi prioritas kita untuk divaksin terlebih dahulu seperti pelaku wisata, ASN, para perangkat desa, dan para alim ulama,” ucap Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata.

Vaksinasi booster merupakan upaya untuk mengembalikan imunitas dan proteksi klinis yang menurun karena adanya kecenderungan penurunan jumlah antibodi sejak 6 bulan pasca vaksinasi sebelumnya terutama di tengah kemunculan varian-varian virus Covid-19 yang baru termasuk varian Omicron.

Sosialisasi ini juga turut dihadiri oleh Kapolres Pangandaran, Sekretaris Daerah Pangandaran, dan Pejabat Daerah lainnya. (Tim Publikasi)

Bupati Garut Ajak Investor untuk Berkolaborasi Kembangkan Produk Garut

0
Bupati Garut, Rudy Gunawan mengundang para investor untuk datang dan berinvestasi di Kabupaten Garut.

KAB.GARUT (Aswajanews.id)Bupati Garut, Rudy Gunawan mengundang para investor untuk datang dan berinvestasi di Kabupaten Garut. Bupati Garut menyampaikan, salah satu teh yang berasal dari daerah Pasangrahan, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut ini memiliki kualitas yang baik dengan harga yang relatif murah yaitu 35 ribu rupiah untuk satu pak teh. Hal ini disampaikannya saat monitoring harga dan ketersediaan pangan di Pasar Guntur Ciawitali, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (13/4/2022).

“Ini teh yang berasal dari daerah Cilawu Kabupaten Garut, teh ini tumbuh di satu kawasan yang namanya daerah Pasangrahan, yang dekat dengan lapang Golf Ngamplang. Daerah itu pernah dikunjungi oleh Charlie Chaplin pada tahun 1926, teh ini luar biasa enaknya tapi ini belum dikelola dengan baik,” ucapnya.

Dikarenakan saat ini belum dikelola dengan baik, Rudy mengajak para investor agar berinvestasi di Kabupaten Garut untuk bisa mengelola produk teh asal Garut yang sudah berkualitas ekspor.

“Saya mengundang para investor ayo datang ke Garut, kembangkan teh Garut, karena teh Garut itu adalah teh yang berkualitas baik, bisa diekspor tapi pengolahannya belum begitu baik,” ujarnya.

Rudy juga menyampaikan pengalamannya ketika berkunjung ke Belgia, dimana ada salah seorang warga yang menyukai teh asal Kabupaten Garut.

“Ada seseorang yang sudah sangat tua dengan berbatasan dengan Belanda, itu mereka bernostalgia katanya kakeknya itu selalu mempromosikan teh yang terbaik itu adalah teh (dari) Kabupaten Garut,” ujarnya.

Begitu pula pada kesempatan yang sama, Bupati Garut juga mengunjungi salah satu toko penjual gula aren di Pasar Guntur Ciawitali.

Rudy kembali mengajak para investor yang akan melakukan kegiatan usaha di bidang gula aren untuk berinvestasi di Kabupaten Garut, yang memiliki kualitas baik dan berasal dari berbagai daerah yaitu Bungbulang, Pakenjeng, Cilawu, Cisewu, dan Talegong.

“Kita mempunyai banyak gula, ini bisa diolah kembali, ini kualitasnya kualitas ekspor, saya mengundang silakan datang ke Garut, datang ke Bupati Garut, kita akan mencoba untuk berkolaborasi,” tuturnya. (Pemkab Garut)

Kemenag Hentikan Sementara Izin Baru PAUD Alquran dan Rumah Tahfiz

0
Kemenag menghentikan sementara (moratorium) pengajuan izin baru Pendidikan Anak Usia Dini Alquran (PAUDQU) dan Rumah Tahfidz Alquran (RTQ)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kementerian Agama (Kemenag) menghentikan sementara (moratorium) pengajuan izin baru Pendidikan Anak Usia Dini Alquran (PAUDQU) dan Rumah Tahfidz Alquran (RTQ) dalam rangka penataan kelembagaan dan menyiapkan regulasi yang lebih memadai.

Kebijakan ini tertuang dalam surat Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor D-881/DJ/PP.03/04/2022 tentang Pemberitahuan Kebijakan Moratorium (Penundaan) Penetapan Tanda Daftar Lembaga Pendidikan Al-Quran (LPQ). Kebijakan ini berlaku mulai 11 April 2022.

“Sekalipun dilakukan moratorium, PAUDQU dan RTQ yang telah mendapatkan tanda daftar dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota tetap dapat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, dalam keterangannya dikutip Jumat (15/4).

Sementara itu, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag, Waryono menyatakan moratorium diambil setelah melalui proses review terhadap regulasi dengan Bagian Organisasi dan Hukum (OKH) Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Menurutnya, Ia juga telah menggelar sejumlah pertemuan dengan para pemangku kepentingan PAUDQU dan RTQ. Pertemuan digelar untuk mendapatkan masukan dari mereka sebelum akhirnya diambil kebijakan moratorium.

“Penyempurnaan regulasi akan memberikan kepastian hukum terhadap penyelenggaraan PAUDQU dan RTQ, baik dari sisi kelembagaan, pendidik dan tenaga kependidikannya, santri, serta lainnya,” ujar Waryono.

Waryono berharap proses penataan kelembagaan ini berlangsung efektif. Sehingga, moratorium perizinan nantinya tidak berlangsung terlalu lama.

“Selama moratorium, kami harap semua pihak dapat mematuhinya, termasuk juga dengan proses yang terkait dengan Kementerian/Lembaga lain,” kata dia. *(red/humas)

Kemenag-PBNU Gelar Mudik Gratis, 9 Rute Jateng hingga Jatim

0
Ilustrasi mudik gratis

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mencanangkan program mudik gratis 2022. Sekretaris Jenderal Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Fuad Nasar membenarkan informasi mudik gratis tersebut.

Mudik gratis ini akan menuju 9 rute di pulau Jawa antara lain, Jakarta-Tuban-Lamongan-Gresik-Surabaya; Jakarta-Kediri-Jombang-Surabaya; dan Jakarta-Pasuruan-Probolinggo. Kemudian, Jakarta-Ngawi-madiun; Jakarta-Solo; Jakarta-Wonogiri-Sukoharjo; Jakarta-Semarang-Demak-Kudus-Pati-Rembang; Jakarta-Batang-Pekalongan-Semarang; dan Jakarta-Purwokerto-Kebumen-Yogyakarta.

Pendaftaran mudik gratis Kemenag-PBNU dibuka pada 13-15 April pada jam kerja di Lantai 4 Kantor PBNU, Jakarta Pusat. Peserta akan diberangkatkan pada 25 April pukul 14.00 WIB mendatang di Masjid Istiqlal. Peserta mudik akan mendapatkan fasilitas obat-obatan, asuransi jiwa, bus eksekutif, hingga snack.

Meski demikian, mudik gratis ini terbatas untuk 500 orang. Masyarakat yang berminat bisa menghubungi kontak 0821285830509 atau 085798679104.

“Terbatas hanya untuk 500 orang pemudik,” sebagaimana tertulis dalam informasi tersebut. *(iam/cnn)

Silaturahmi Gus Dawam ke Pesantren Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo Sosialisasi Tentang Deradikalisasi

0
Gus Dawam bersama jajaran Polres Sukoharjo dan Polda Jateng mengunjungi Pesantren Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo

SUKOHARJO (Aswajanews.id) – Komisioner Kompolnas H Mohammad Dawam, SH.i MH., melakukan penelitian dalam rangka deradikalisasi di Pesantren Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo pada Kamis 14 April 2022.

Dalam kunjungannya Gus Dawam sapaan akrabnya didampingi staff juga dibersamai dari jajaran Polres Sukoharjo dan Polda Jateng. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Pesantren, Ustadz Yahya bersama jajaran pengasuh di aula pesantren.

Silaturrahim ini dilakukan di sela-sela kunjungan kerja anggota Kompolnas dalam rangka penelitian berjudul: “Peran Polri Dalam Penerapan Deradikalisasi Paham Ekstrem Keagamaan Perspektif Hak Asasi Manusia” di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.

Hadir membersamainya, Syaiful Arif, sebagai peneliti yang juga membawakan materi Pancasila dengan mengupas sejarah lahir Pancasila, 1 Juni hingga prosesnya resmi menjadi falsafah negara, 18 Agustus 1945 dalam perspektif agama secara panjang lebar, detail, sekaligus dilakukan diskusi intensif oleh para peserta silaturrahim yang amat antusias mendengar mutiara Pancasila yang dipaparkannya secara rinci.

Dalam kesempatan ini Mohammad Dawam menyampaikan bahwa hubungan agama dan negara adalah hubungan simbiosis mutualisme, dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.

“Pandangan ini mengacu pendapat Imam Al-Ghozali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin yang juga dijadikan rujukan oleh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi: “Ad-Diinu wal Mulku Tauamaani……” (Agama dan Kekuasaan/Negara adalah Kembaran atau Dua Sisi Mata Uang yang saling melengkapi, tidak bisa dipisahkan),” ucapnya.

Oleh karenanya, Lanjut Dawam Pancasila sebagai sebuah produk kesepakatan para pendiri bangsa harus sama-sama dikawal keberlangsungannya, aplikasi dan penerapannya dalam kehidupan berbangsa. Menolak kesepakatan dan perjanjian yang telah disepakati, maka hal itulah yang harus dihindari. Sebab penolakan perjanjian kesepakatan identik dengan bughat. Rasulullah, juga mengajarkan kepada kita agar kita selalu merawat Suatu Perjanjian yang telah disepakati sebagaimana Perjanjian Madinah dan Perjanjian Hudaibiyah.

Ustadz Yahya sebagai pengasuh berharap silaturrahim seperti ini bisa dilakukan seterusnya dan tidak terputus hanya sekali ini saja. “Mudah-mudahan silaturrahim ini tidak hanya sekali ini saja, dan bisa diteruskan selanjutnya,” pungkas pengasuh yang asal Demak, Jawa Tengah itu. *(Bidhumas)

Perkokoh Haluan Organisasi, PMII UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kota Bandung Adakan Sekolah Aswaja

0
PMII adakan Sekolah Aswaja di Gedung Muslimat PWNU Jabar, Jl. Terusan Galunggung No.9 Lengkong Kota Bandung.

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kota Bandung mengadakan kegiatan Sekolah Aswaja bertajuk “Tajdidu Ruuhin Nashi Al-Muqoddasi (Pembaharuan Spirit Atas Naskah yang Disakralkan)”. Kegiatan ini diselenggarakan pada 15-17 April 2022 yang berlokasi di Gedung Muslimat PWNU Jabar, Jl. Terusan Galunggung No.9 Lengkong Bandung.

Sekolah Aswaja ini dibuka oleh sahabat Ahmad Hasan Sajili selaku ketua pelaksana acara tersebut. Acara ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Ketua PK PMII UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kota Bandung sahabat Adrian Farhan Mubarok dan jajaran pengurus serta Ketua PMII Cabang Kota Bandung sahabat Agung Andrian.

Ketua PK PMII UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kota Bandung sahabat Adrian Farhan Mubarok dalam sambutannya mengatakan, PMII sudah sangat tegas dalam muqadimmah AD/ART bahwa Aswaja sebagai haluan organisasi, artinya Aswaja semestinya menjadi daya pikir dan bergerak PMII dalam setiap kerja-kerja organisasi.

“Singkatnya, mesti jelas secara posisi dan fungsi dalam tubuh PMII.  Oleh karena itu, seperti dalam muqadimmah kembali bahwa PMII mesti membebaskan bangsa Indonesia dari kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan,” tegas Adrian.

Dijelaskannya, seringkali layaknya kritik atas teologi Islam klasik, terkadang Aswaja bahkan firqoh yang lainnya seringkali membatasi diri dan tidak berintegrasi dengan problematika sosial. Ringkasnya, cenderung teo-sentris.

Atas dasar hal itu, lanjut Adrian, maka kita PK. PMII UIN SGD Cabang Kota Bandung untuk menyelenggarakan sekolah aswaja ini dengan tema “Pembaharuan spirit atas naskah yang disakralkan”. Dengan harapan, selain daripada melahirkan kebermanfaatan atau menjadi praktik ibadah di bulan Ramadhan ini.

“Sekolah Aswaja diharapkan dapat menjadi pemantik bagi upaya-upaya atau kajian-kajian mengenai diskurus Aswaja ini dimasifkan kembali dan bisa menjadi landasan praktik yang konkrit di PMII khususnya dipersoalan keberpihakan terhadap mustad’afin,” ujar Adrian Farhan Mubarok selaku Ketua PK PMII UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kota Bandung. *(Elisa Nurasri)

Bupati Ciamis Serahkan Insentif Bagi Ketua RT/RW Guru Diniyah dan Imam Masjid Senilai 2,2 Milyar

0
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya beserta jajaran Forkopimda Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al-Ikhlas Desa Tanjungmulya Kecamatan Panumbangan pada hari Kamis, (14/4/2022).

CIAMIS (Aswajanews.id) – Tarawih Keliling (Tarling) kembali dilaksanakan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya beserta jajaran Forkopimda untuk yang ke empat kalinya di bulan suci Ramadhan 1434 Hijriah. Kali ini Bupati Ciamis melaksanakan Tarling di Masjid Al-Ikhlas Desa Tanjungmulya Kecamatan Panumbangan pada hari Kamis, (14/4/2022).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Ciamis menyerahkan insentif bagi para ketua RT, ketua RW, guru MDTA/TKA serta Imam Masjid Jami’ dan imam masjid besar kecamatan se eks Kewadanaan Panumbangan dengan total anggaran hampir Rp2,2 milyar.

Bupati Ciamis dalam sambutannya mengatakan meskipun anggaran daerah saat ini terbatas akibat pandemi COVID-19, namun program-program di bidang keagamaan tetap menjadi prioritas Pemerintah Daerah.

“Kami pemerintah daerah tetap memprioritaskan program-program unggulan termasuk terkait keagamaan, sekalipun dalam keadaan defisit akibat pandemi, ” ucap Bupati Ciamis.

“Meskipun tidak seberapa, saya berharap insentif ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya oleh bapak ibu semua, ” harapnya.

Diungkapkan Bupati, bahwa adanya pandemi COVID-19 ini telah berdampak kepada banyak sektor, termasuk pada anggaran keuangan daerah.

“Dalam 2 tahun ini sebesar 855 M yang direfocusing, walau demikian secara bertahap pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan bertahap bisa diselesaikan,” terangnya.

Selain itu dalam kesempatan tersebut juga Bupati Ciamis menyerahkan 18 unit Sepeda Motor bagi para Ketua MUI Desa di eks Kewadanaan Panumbangan yang meliputi Kecamatan Sindangkasih, Cihaurbeti, Panumbangan, Panjalu dan Sukamantri.

Dijelaskan Bupati bantuan hibah sepeda motor tersebut diberikan untuk menunjang tugas para Ketua MUI Desa di Kabupaten Ciamis dalam melayani masyarakat.

“Saya paham tugas MUI sangat berat, tempat masyarakat mengadukan berbagai permasalahanya, walaupun tidak seberapa mudah-mudahan dapat dimanfaatkan semata-mata untuk memberikan pelayanan pada umat,” ungkapnya.

Bupati ini pun berharap para ketua MUI dapat memanfaatkan dan merawat pemberian tersebut dengan sebaik-baiknya, terutama untuk kepentingan umat.

“Di bulan suci Ramadan ini mari kita sama-sama pererat Ukhuwwah Islamiyah dengan tetap bekerjasama, bahu membahu semua pihak untuk membangun Ciamis serta mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” jelasnya. *(Diskominfo)

Binda Sumut Bekerjasama Pemko Medan Gelar Vaksinasi Malam Selepas Shalat Tarawih di Masjid Abidin

0
BINDA Sumut bekerjasama dengan Pemko Medan menggelar layanan vaksinasi Covid-19 pada malam hari.

Kota Medan (Aswajanews.id) – BINDA Sumut bekerjasama dengan Pemko Medan menggelar layanan vaksinasi Covid-19 pada malam hari. “Untuk Sumut hari ini kita alokasikan sebanyak 14.000 dosis, di antaranya di Medan 1500 dosis, dilaksanakan di Masjid Abidin Jl. Brigjend Katamso No.416, Kp. Baru, Kec. Medan Maimun, Kota Medan dan 3 lokasi Masjid tersebar,” ungkap Kepala BIN Daerah Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana, (15/4/2022) Jum’at Malam.

Upaya ini mendukung petunjuk dari Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa tahun ini sudah bisa mudik atau pulang kampung pada perayaan Idul Fitri 2022, asalkan pemudik sudah mendapat dosis pertama dan kedua serta dosis penguat (booster) vaksin COVID-19.

KABINDA Sumut, Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana menyampaikan, layanan vakasinasi malam hari dilakukan untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang tidak mau melakukan vaksinasi pada siang hari.

“Gerai vaksin ini dibuka sesudah buka puasa pada malam hari setelah shalat tarawih,” ujar Kabinda Sumut didampingi Kaposda Medan, Mayor Ricky Sahreza, Jum’at (15/4/2022).

Ia menyebut, selama kegiatan Vaksinasi Malam di Masjid Abidin tetap memperhatikan Protokol Kesehatan (5M) guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid 19).

Kaposda Medan menambahkan, tidak menutup kemungkinan Binda Sumut akan membuka gerai vaksin di tempat ibadah lainnya. Selain di rumah ibadah, mungkin di tempat-tempat yang banyak kegiatan dan aktivitas akan dibuka juga gerai vaksin. Ujar Kaposda Medan.

Camat Medan Maimun, Dedi Rustam Alamsyah Nasution SSTP MSP mengatakan Vaksinasi di lingkungan Masjid Abidin ini merupakan bentuk kepedulian BIN terhadap warga yang tidak dapat melaksanakan vaksinasi pada siang hari, Oleh karena itu pihak Binda Sumut menyelenggarakan vaksinasi pada malam hari guna untuk membantu masyarakat yang ingin mudik.

“Tidak ada perbedaan, semua kami berikan kemudahan untuk mendapat vaksin covid-19, termasuk bagi warga Kecamatan Medan Maimun, karena virus ini bisa menjangkiti siapa saja, di mana saja. Jadi sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melakukan vaksinasi covid-19 kepada seluruh masyarakat,” Tutupnya, Dedi Camat Medan Maimun. *(Rizky Zulianda)

Jelang Lebaran 2022, Tim Gabungan Satlantas Polres Pekalongan Cek Jalur Mudik

0
Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Munawwarah, S.H., S.I.K., M.H. melakukan pengecekan jalur mudik yang akan digunakan pada lebaran tahun 2022 ini.

PEKALONGAN (Aswajanews.id) – Tim Gabungan dari Satlantas Polres Pekalongan, Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pekalongan melakukan pengecekan jalur mudik yang akan digunakan pada lebaran tahun 2022 ini.

Dalam pengecekan tersebut, tim gabungan mengecek kondisi jalan, rambu dan penerangan jalan umum dibeberapa titik jalur yang diprediksi bakal terjadi lonjakan arus kendaraan pada musim mudik lebaran. Hal itu dilakukan guna untuk menyiasati kemacetan atau menekan terjadinya kecelakaan.

“Harapan kami, dengan adanya pengecekan ini, arus mudik lebaran 2022 nanti bisa berjalan lancar dan aman. Tentunya untuk titik-titik jalur yang rawan aksi kriminalitas, akan kita siagakan petugas guna menjamin keamanan pemudik,” kata Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Munawwarah, S.H., S.I.K., M.H., Selasa (12/4/2022).

Selain itu lanjut AKP Ara, pihaknya dalam hal ini Satlantas Polres Pekalongan bersama beberapa instansi seperti Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan membentuk tim quick respons atau reaksi cepat dalam penanganan lakalantas dan kepadatan arus lalu lintas pada saat menjelang dan sesudah perayaan lebaran 2022 mendatang.

“Ini sudah kami siapkan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas, supaya tidak ada kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa. Untuk mengurai kemacetan yang nanti sewaktu-waktu terjadi pada saat Lebaran,” kata Kasatlantas.

Kasatlantas mengungkapkan, ada beberapa wilayah yang patut diwaspadai baik dalam kecelakan maupun kepadatan lalu lintas yang mengakibatkan kemacetan. Yakni kawasan wisata jalur pantura diwilayah Wiradesa.

“Beberapa rambu-rambu sudah kami cek semua kemarin. Ya nanti apakah akan dipasang baru atau dibuat rambu baru, nanti akan kita koordinasikan dengan temen-temen dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan,” jelas AKP Ara. *(TA)

Sidak Pasar, Harga Bahan Pokok dan Daging Relatif Normal

0
Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tegal melaksanakan monitoring di Pasar Pagi dan Toserba Mitra Swalayan, Selasa (12/4/2022)

TEGAL (Aswajanews.id) – Guna mengetahui harga-harga kebutuhan bahan pokok termasuk komoditi sayuran di pasaran, Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tegal melaksanakan monitoring di Pasar Pagi dan Toserba Mitra Swalayan, Selasa (12/4/2022).

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat, S.S dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal M Taufik Amrozy. Rombongan tersebut berangkat secara bersama-sama dari Pringgitan Rumah Dinas Wali Kota Tegal.

Di Pasar Pagi Blok C, Walikota bersama rombongan menanyakan harga-harga kebutuhan bahan pokok dari satu pedagang ke pedagang lainnya. Tidak hanya pedagang sembako saja, namun pedagang sayuran juga turut ditanyai.

Di sela-sela monitoring, Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan, bahwa kenaikan harga kebutuhan bahan pokok dan daging saat ini masih relatif normal. Kenaikan harga masih dikisaran 5 sampai 10%. Seperti harga daging kambing sekarang Rp 140 ribu perkilogram dan daging sapi seharga Rp 130 ribu per kilogram. Sebelumnya harga daging kambing hanya Rp 100 ribu dan harga daging sapi Rp 120 ribu. Kemudian harga beras dari jenis biasa seharga Rp 10 ribu perkilogram, jenis medium RP 12 ribu dan jenis premium seharga Rp 14 ribu perkilogram. Gula pasir dari harga Rp 12.500 sampai 13 ribu perkilogram, saat sekarang Rp 14 ribu perkilogram.

“Kenaikan harga saat sekarang masih relatif normal, dengan kenaikan di kisaran 5 sampai 10%,” ujar Walikota.

Sedangkan untuk daging ayam sayur saat ini mencapai Rp 42 ribu perkilogram dan ayam kampung Rp 65 ribu perkilogram. Harga tersebut masih sama seperti harga ditahun sebelumnya. Untuk komoditi sayuran, seperti cabai-cabaian yang sempat melonjak drastis mencapai Rp 40 sampai 50 ribu perkilogram justru saat ini turun. Seperti cabai rawit sekarang Rp 25 ribu perkilogram dan cabai keriting Rp 30 ribu perkilogram. Terkait dengan minyak sayur, Walikota mengatakan untuk jenis minyak curah hampir di setiap toko stoknya kosong, yang banyak justru minyak sayur kemasan. Harga minyak curah perkilogram Rp 20 ribu dan harga minyak sayur kemasan seharga Rp 25 ribu perliter.

“Untuk minyak curah dari hasil monitoring di setiap toko stoknya kosong. Justru yang banyak tersedia yakni minyak sayur kemasan,” ungkap Wali Kota.

Terkait dengan pasar murah atau bazar yang kerap diadakan menjelang lebaran, Wali Kota Dedy Yon menuturkan bahwa setiap menjelang lebaran selalu diadakan pasar murah di setiap kecamatan. Namun dikarenakan masih pandemi Covid-19, pihaknya masih perlu berkoordinasi lebih lanjut.

Sementara dari hasil monitoring di Toserba Mitra, Walikota bersama rombongan mengecek stok atau ketersediaan kebutuhan pokok. Baik gula pasir, beras, minyak sayur kemasan di Toserba Mitra stoknya masih tersedia. *(TA)

Unik, Upacara HUT RI Versi Hijriyah ke-76 di Kendal Menggunakan Bahasa Arab

0
Selain upacara bendera pada tanggal 17 Agustus seluruh masyarakat Indonesia merayakan upacara Kemerdekaan RI, Pondok Pesantren Salafiyah di Kendal juga memperingatinya dalam versi Hijriyah di bulan Ramadhan (9 Hijriyah).

KENDAL (Aswajanews.id) – Upacara HUT Kemerdekaan RI versi Hijriyah yang ke-76 dan buka puasa bersama di halaman Pondok Pesantren Salafiyah Desa Karangmalang Wetan Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal, Selasa (12/4/2022).

Turut hadir dalam kegiatan kegiatan tersebut Bupati Kendal Dico M Ganindito, BSc., Kapolsek Kangkung AKP Asri, S.H., Danramil Cepiring Kapten inf. Siswanto, Camat Kangkung Adi Prasetyo, STT.P, M.M., Kanit Reskrim Polsek Kangkung IPTU Kristiono, S.H., Kanit Intel Polsek Kangkung AIPTU Eko Yulianto, Komandan POS Komando Rayon Militer Kecamatan Kangkung Pelda Supriyadi, Kasi Trantib Kecamatan Kangkung, Bhabinkamtibmas Desa Karangmalang Wetan, Babinsa Desa Karangmalang Wetan.

Bupati Kendal dalam amanatnya menyampaikan, selain upacara bendera pada tanggal 17 Agustus seluruh masyarakat Indonesia merayakan upacara kemerdekaan. Tepatnya pada hari ini di bulan ramadhan pada tanggal 9 Hijriyah.

“Untuk itu saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pondok Pesantren Salafiyah Karangmalang dalam melakukan upacara perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Versi Penanggalan Hijriyah yang ke-79,” ujar Bupati Kendal.

Dico juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan 1443 Hijriyah kepada bapak ibu saudara semua. Pada hari ini telah memasuki hari ke-9 di bulan suci ramadhan tahun ini. Mudah-mudahan di hari yang ke-9 ini, semuanya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kesabaran untuk dapat menuntaskan ibadah puasa kita selama sebulan penuh.

“Upacara HUT Kemerdekaan RI menggunakan Bahasa Arab ini adalah suatu spesial dan unik yang dimiliki Pondok Pesantren Salafiyah dan tidak dipunyai oleh pondok-pondok lain yang di Kendal,” ucapnya.

Perlu saya sampaikan kepada semua santri, kalian di wajibkan untuk selalu memiliki 5 janji setia santri, “Kami Santri Salafiyah: 1. Bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, 2. Bersaksi bahwa Nabi Muhammad utusan Allah. 3. Berpaham Ahlusunnah wal jamaah ala NU. 4. Taat dan patuh kepada kiai, guru dan orangtua, 5. Siap sedia berjuang untuk Salafiyah, kapanpun dan dimanapun.

Dico juga menambahkan bahwa dirinya menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Karangmalang dan para guru atas pengabdian, dedikasi dan keikhlasannya selama ini dalam mendidik dan mengajar anak santrinya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang agamis, dengan selalu menjaga dan meningkatkan mutu serta kualitas lulusan dan sistem pendidikannya.

“Sekarang ini, meski tren penularan kasus Covid-19 mengalami penurunan beberapa waktu terakhir, dan saat ini Kabupaten Kendal masuk Level I sesuai Instruksi Menteri dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2022. Namun, saya selalu mengingatkan kepada masyarakat Kendal khususnya para santri dan bapak ibu semua, jangan mengendurkan penerapan protokol kesehatan setiap harinya,” pungkasnya.

Sementara, Kapolsek Kecamatan Kangkung Kapolsek Kangkung AKP Asri, S.H. menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Bupati Kendal, telah sudi menghadiri acar HUT Versi Hijriyah yang ke-76.

“Saya sampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran bapak Bupati yang telah menghadiri acara ini, selama kegiatan berlangsung berjalan aman dan lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” tukas Kapolsek Kangkung. (TA)

Genjot Vaksinasi, Binda Sumut Gelar Vaksinasi di UMSU

0
Binda Sumut bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjalani Vaksinasi Covid 19 di Gedung Serbaguna UMSU

Medan (Aswajanews.id) – Bulan Ramadan tak menyurutkan semangat jajaran Badan Intelijen Negara Daerah Sumatera Utara (Binda Sumut) dalam melayani kebutuhan vaksinasi. Binda Sumut bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjalani Vaksinasi Covid 19 di Gedung Serbaguna Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Kegiatan hari ini melaksanakan vaksin I, II dan III (boster) bagi Mahasiswa, Ini merupakan bentuk kepedulian Binda Sumut pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Kamis (14/04/2022).

“Binda Sumut hari ini melaksanakan vaksin di 28 kabupaten/kota, untuk sasarannya anak-anak 6-11 tahun, masyarakat, mahasiswa dan lansia. Untuk Sumut hari ini kita alokasikan sebanyak 14.000 dosis, di antaranya di Medan 1500 dosis, dilaksanakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan 5 lokasi tersebar,” ungkap Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana.

“Vaksinasi di lingkungan kampus ini merupakan bentuk kepedulian BIN terhadap mahasisea yang sulit mendapatkan akses. Atas dukungan Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP kegiatan vaksinasi di Kampus UMSU behasil melayani total 500 orang,” kata Asep.

Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan vaksinasi merupakan program pemerintah untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 dan bertujuan untuk menciptakan Herd Immunity agar masyarakat termasuk mahasiswa lebih produktif dalam menjalankan aktivitas. Agussani memeberikan apresiasi kepada Binda Sumut yang telah berpartisipasi dalam membantu mahasiswa yang belum sempat melakukan vaksinasi.

“Kedepan akan terjadi regulasi tetapi juga mengantisipasi proses perkuliahan yang akan dilakukan secara luring (tatap muka), dan ini merupakan salah satu persyaratan bagi mahasiswa UMSU yang sudah melakukan vaksinasi”, tegas Agussani.

Beliau berharap, dengan adanya vaksinasi yang dilakukan maka kedepan proses perkuliahan dapat berjalan secara tatap muka dengan baik. Proses pelaksanaan vaksinasi berlangsung dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. (Rizky Zulianda)

Pemkot Bandung Pastikan Lahan untuk Bangun Tol Getaci Tak Ada Sengketa

0
Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna meninjau lahan Tol Gedebage. (Humas Pemkot Bandung)

Bandung (Aswajanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan lahan untuk pembangunan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) tidak ada sengketa. “Lahan di kota ini tidak dalam posisi sedang bersengketa. Kami berkeyakinan yang di Bandung clear,” kata Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna di Bandung, Jawa Barat, Rabu.

Saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kata Ema Sumarna, tengah melakukan pengadaan lahan untuk pembangunan Tol Getaci sejak Maret 2022.

Selain tidak ada sengketa, menurut dia, pengadaan tanah tidak akan menyita waktu karena dari 28,1 hektare lahan Kota Bandung yang masuk rencana tol, sekitar 95 persen merupakan milik institusi pemerintah.

“Hanya ada satu bidang tanah milik warga, tidak terlalu sulit dan rumit pada saat memproses ini,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tol ini merupakan suatu kebutuhan yang akan meningkatkan konektivitas dan kemudahan masyarakat.

“Saat ini volume kendaraan rata-rata 13,5 persen per tahun, sementara jumlah jalan berjalan lambat. Kebutuhannya sangat penting. Ini sudah hadir saya kira luar biasa,” kata dia.

Ema mengatakan bahwa pihaknya tengah merencanakan pelebaran Jalan Gedebage Selatan. Hal ini untuk menunjang akses keluar Tol Gedebage yang tembus sampai ke Jalan Soekarno-Hatta.

“Kami akselerasi jangka pendek, rencananya akan ada pembebasan lahan Gedebage Selatan. Apabila Kilometer 149 telah beroperasi, akan tembus ke Jalan Soekarno-Hatta,” katanya.

Sementara itu, pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan tanah jalan tol Getaci Kementerian PUPR Ade Sudrajat mengatakan bahwa Tol Getaci masuk dalam segmen pertama untuk proyek Tol Gedebage hingga Garut Utara.

Rencana pembangunan Tol Getaci segmen Gedebage-Garut Utara melewati 3 kabupaten kota, yaitu Kabupaten Bandung 392,68 hektare dan Kabupaten Garut 258 hektare serta Kota Bandung seluas 28,1 hektare yang terletak di Kelurahan Rancabolang dan Kecamatan Gedebage.

“Selanjutnya tim appraisal akan menentukan penggantian pembebasan lahan. Hal ini akan disampaikan kepada pemilik lahan secara langsung,” kata Ade. *(Ant)

UU TPKS Resmi Disahkan DPR, Ini Poin-poin Pentingnya, Rakyat RI Wajib Tahu, Catat!

0
Pengesahan UU TPKS berlangsung dalam rapat paripurna DPR yang digelar pada Selasa (12/4/2022).

Jakarta (Aswajanews.id) – Setelah penantian panjang selama 6 tahun, akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) menjadi undang-undang.

Pengesahan ini berlangsung dalam rapat paripurna DPR yang digelar pada Selasa (12/4/2022).

Pengesahan ini bertujuan untuk memberikan payung perlindungan bagi korban kekerasan seksual.

Poin penting UU TPKS 

Ketua Panitia Kerja RUU TPKS Willy Aditya menilai UU TPKS adalah undang-undang yang berpihak dan berperspektif pada korban.

Ia turut menerangkan bahwa UU TPKS mengatur victim trust atau dana bantuan korban.

Yakni kompensasi yang diberikan negara kepada korban kekerasan seksual jika pelaku kekerasan seksual tidak bisa membayar restitusi.

Terdapat 10 poin penting dalam UU TPKS yang perlu diperhatikan, yakni sebagai berikut :

1. Setiap perilaku pelecehan seksual termasuk dalam kekerasan seksual 

Dalam Pasal 4 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang yang melakukan tindakan non fisik berupa isyarat, tulisan, dan/atau perkataan kepada orang lain yang berhubungan dengan bagian tubuh seseorang dan terkait dengan keinginan seksual, dipidana karena pelecehan seksual non fisik.

Hukuman yang diberikan kepada pelaku yakni pidana penjara paling lama 9 bulan dan/atau pidana denda paling banyak Rp 10 juta.

 2. Melindungi korban revenge porn 

Pada Pasal 4 ayat 1 UU TPKS, disebutkan ada sembilan tindak pidana kekerasan seksual berdasarkan UU TPKS yakni

– pelecehan seksual non fisik

– pelecehan seksual fisik

– pemaksaan kontrasepsi

– pemaksaan sterilisasi

– penyiksaan seksual

– pemaksaan perkawinan

– eksploitasi seksual

– perbudakan seksual

– kekerasan seksual berbasis elektronik.

Untuk kekerasan seksual berbasik elektronik ini termasuk revenge porn atau penyebaran konten pornografi dengan modus balas dendam kepada korban.

Dengan adanya UU TPKS ini, korban revenge porn dilindungi oleh hukum.

3. Pemaksaan hubungan seksual bisa dikenai denda dan pidana 

Pada Pasal 6, disebutkan bahwa setiap orang yang melakukan perbuatan memaksa orang lain menggunakan alat kontrasepsi dengan kekerasan atau ancaman kekerasan bisa dipidana karena pemaksaan sterilisasi dengan pidana penjara paling lama 9 tahun dan/atau denda Rp 200 juta.

4. Pemaksaan perkawinan 

Ketentuan pidana bagi pelaku pemaksaan perkawinan tertuang di dalam Pasal 10 UU TPKS.

Pada Pasal 10 Ayat (1) UU TPKS dijelaskan, setiap orang secara melawan hukum memaksa, menempatkan seseorang di bawah kekuasaannya atau orang lain, atau menyalahgunakan kekuasaannya untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perkawinan dengannya atau dengan orang lain, dipidana karena pemaksaan perkawinan.

Dalam UU ini, pelaku bisa terancam pidana paling lama 9 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 200 juta.

5. Pelaku tidak hanya dikenai pidana dan denda 

Dalam Pasal 11, dijelaskan bahwa selain pidana penjara dan pidana denda, pelaku TPKS dapat dijatuhi pidana tambahan berupa:

– Pencabutan hak asuh anak atau pengampunan

– Pengumuman identitas pelaku

– Perampasan keuntungan yang diperoleh dari tindak pidana, dan/atau

– Terakhir adalah pembayaran Restitusi

Restitusi adalah pembayaran ganti kerugian yang dibebankan kepada pelaku atau pihak ketiga berdasarkan keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, atas kerugian material atau immaterial yang diderita Korban atau ahli warisnya.

6. Korporasi yang melakukan TPKS bisa dikenai pidana dan denda 

Pihak korporasi yang melakukan TPKS dapat dikenai denda sekitar Rp 200 juta sampai Rp 2 miliar.

Hal ini disebutkan dalam Pasal 13.

Selain itu, korporasi dapat dijatuhi pidana tambahan berupa:

– Pembayaran Restitusi Pembiayaan pelatihan kerja

– Perampasan keuntungan yang diperoleh dari TPKS

– Pencabutan izin tertentu penutupan seluruh atau sebagian tempat usaha dan/atau kegiatan koperasi

– Terakhir, pembubaran korporasi

7. Keterangan saksi/korban dan 1 alat bukti sudah cukup menentukan terdakwa 

Adapun Pasal 20, menjelaskan bahwa dengan hanya keterangan saksi dan/atau korban TPKS dan 1 alat bukti yang sah, seseorang dapat ditetapkan menjadi terdakwa.

Berikut adalah alat bukti yang sah dalam pembuktian TPKS yakni:

– Keterangan saksi

– Keterangan ahli

– Surat

– Petunjuk

– Keterangan terdakwa

– Alat bukti lainnya berupa informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan

8. Korban berhak mendapatkan restitusi dan layanan pemulihan 

Pada Pasal 24, disebutkan, korban TPKS berhak mendapatkan restitusi dan layanan pemulihan.

Jika pelaku tidak mampu membayar Restitusi, maka pelaku dikenai pidana penjara pengganti paling lama 1 (satu) tahun.

Restitusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa:

– Ganti kerugian atas kehilangan kekayaan atau penghasilan

– Ganti kerugian yang ditimbulkan akibat penderitaan yang berkaitan langsung sebagai akibat tindak pidana

– Selanjutnya, penggantian biaya perawatan medis dan/atau psikologis, dan/atau

– Ganti kerugian atas kerugian lain yang diderita korban sebagai akibat tindak pidana

9. Korban TPKS peroleh pendampingan 

Dalam UU TPKS Pasal 27 sampai Pasal 29, korban atau setiap orang yang mengetahui atau menyaksikan terjadinya TPKS bisa melaporkan kepada kepolisian, UPTD PPAD, atau lembaga penyedia layanan, baik di tempat korban berada maupun di tempat kejadian perkara.

Selanjutnya, UPTD PPAD atau lembaga penyedia layanan wajib memberikan pendampingan dan layanan yang dibutuhkan korban.

Selain itu, lembaga tersebut bertugas membuat laporan kepada kepolisian.

10. Tidak ada restorative justice 

Penyelesaian perkara tindak pidana kekerasan seksual tidak akan bisa menggunakan pendekatan restorative justice.

Pendekatan restorative justice sendiri adalah penyelesaian suatu perkara dengan menitikberatkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korban.

Hal ini diungkapkan secara langsung oleh Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Eddy Hiariej.

“Tidak boleh menggunakan pendekatan restorative justice,” tegas Eddy Hiariej, dikutip Kamis (14/4/2022).

Sehingga upaya-upaya penyelesaian dengan uang dapat dihindari. (Stv)

Wajib Diketahui! Segera Lakukan Ini Untuk Menghindari dari Penyadapan WhatsApp

0

ADA banyak kasus saat pengguna WhatsApp mengaku akunnya disadap. Namun, pengguna bisa menghindari untuk bisa menjadi korban kejahatan tersebut.

Salah satu caranya dengan tidak memberikan kode One Time Password (OTP) pada siapa pun tanpa terkecuali. Sebagai informasi kode itu berisi enam digit yang dikirimkan lewat SMS ke nomor ponsel pengguna.

OTP tersebut merupakan pintu masuk untuk mengakses WhatsApp. Jika kode jatuh bukan ke tangan yang salah,akun bisa saja diambil alih.

Beberapa waktu lalu, Siber Polri juga mengingatkan pengguna harus mengaktifkan fitur autentikasi dua tahap dalam akun media sosialnya.

Pihak kepolisian menyatakan dengan begitu dapat menyulitkan pelaku kejahatan untuk mengakses akun karena tidak tahu PIN yang digunakan.

Berikut ini cara mengaktifkan Two-step Verification:

  1. Masuk ke aplikasi WhatsApp
  2. Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas
  3. Tekan menu Settings
  4. Masuk ke menu Pengaturan Akun
  5. Klik Two-step Verification
  6. Akan ada permintaan mengaktifkan fitur dengan PIN. Tekan enable.
  7. Buat PIN dengan memasukkan enam angka sesuai keinginan.
  8. WhatsApp akan meminta memasukkan alamat email yang terhubung dengan akun.

Ini digunakan saat ingin mengganti PIN.

Pengguna juga bisa mengenali saat akun WhatsApp dibajak.

Berikut tandanya yang diungkap oleh pihak Siber Polri:

Keluar Sendiri dari Aplikasi

Tanda pertama adalah akun tiba-tiba keluar sendiri dari aplikasi yang digunakan.

WhatsApp akan mengirimkan kode OTP untuk mengakses dari perangkat lain.

Jika ada kode yang masuk ke nomor ponsel dan diikuti dengan akun keluar sendiri, kemungkinan nomor HP sudah kena kloning.

Pesan Terbaca Otomatis

Berikutnya adalah ada pesan yang sudah terbaca, tetapi belum pernah dibaca sebelumnya. Namun, ada kemungkinan lain juga sebab WhatsApp memiliki simbol dua centang biru yang menjadi penanda pesan telah dibaca dan fitur itu juga bisa dimatikan.

Dengan begitu tidak bisa terlihat apakah pesan telah dibaca atau belum.

Mengirim Pesan yang Tidak Dikirim

Sama seperti pesan terbaca secara misterius, tanda berikutnya kemungkinan akun dibajak adalah ada pesan yang terkirim padahal tidak pernah dikirimkan sebelumnya.

Online Namun Tidak Online

Ini juga menjadi tanda berikutnya apabila pengguna sedang tidak membuka WhatsApp.

Tanda online di bagian atas layar akan terlhat jika seseorang membuka aplikasi dan sebaliknya akan mati saat tidak mengaktifkan aplikasi.

Log Masuk Perangkat Tidak Dikenal

Cara tersebut dapat diketahui pada WhatsApp versi Web.

Jika terlihat perangkat yang tidak dikenal mengakses akun, sebaiknya segera hapus perangkat tersebut dari daftar akses. (CNBC Indonesia)

Pria yang Teriak ‘Ade Armando Sudah Mati’ Akhirnya Diringkus Polisi

0
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan

Jakarta (Aswajanews.id) – Pihak kepolisian telah meringkus pelaku lain di luar pelaku utama pengeroyokan Ade Armando saat demo 11 April 2022.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengungkapkan pihaknya juga meringkus seorang provokator bernama Arif Ferdini.

Menurut Zulpan, pihaknya menangkap provokator di balik aksi pengeroyokan terhadap Ade Armando di wilayah Jakarta.

“Di samping pelaku utama pemukulan dan pengeroyokan, ada satu pelaku lain yang di luar enam ini yang telah kita tangkap, atas nama Arif Ferdini,” terangnya, Rabu (13/4/2022) dikutip Voi.

Lebih lanjut, Zulpan mengungkapkan bahwa Arif merupakan provokator yang menyatakan ‘Ade Armando sudah mati’ dalam rekaman video.

Saat itu, pria tersebut juga mengajak orang lain untuk turun ke lokasi aksi dengan alasan polisi yang menembakinya dan beberapa orang lainnya.

Zulpan mengungkapkan saat ini Arif Ferdini tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Menurutnya, penyidik akan mendalami terkait berbagai hal termasuk motif di balik aksi pemukulan dan pembuatan video provokatif itu.

Selain itu, pihak kepolisian telah menetapkan enam tersangka dalam kasus pengeroyokan Ade Armando.

Keenam tersangka tersebut yakni Dhia Ul Haq, Muhammad Bagja, dan Komar yang telah ditangkap.

Kemudian Ade Purnama dan Abdul Latif yang kini masih buron.

Sementara itu, polisi meralat status tersangka atas nama Abdul Manaf karena ia ternyata tidak terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. (Stv)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts