Google search engine
Beranda blog Halaman 262

Luar Biasa Militansi Pendukung H. Kasiman Dalam Kampanye Desa Bimer

0
Bulan Suci Ramadhan, dimana orang-orang sedang berpuasa tak menyurutkan antusias para pendukung tim kemenangan nomor 4 untuk mendampingi sang calon kades dalam berkampanye

Deli Serdang (Aswajanews.id)  – Luar biasa Militansi pendukung H.Kasiman dalam Kampanye Desa Bintang Meriah (Bimer) Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang, selama 3 hari berurut-turut dimulai sejak 11-13 April 2022.

Bulan Suci Ramadhan, dimana orang-orang sedang berpuasa tak menyurutkan antusias para pendukung tim kemenangan nomor 4 untuk mendampingi sang calon kades dalam berkampanye.

Kita murni memberikan dukungan penuh kepada H. Kasiman untuk memimpin Desa Bintang Meriah lebih baik dari sebelumnya, kata Kusdiono salah satu pendukung.

Sosok tokoh masyarakat Desa Bintang Meriah dusun I yang lebih dikenal dengan sebutan ikus ini akan berjuang dengan maksimal dengan tim pemenangan lainnya, agar bersama sama dapat memenangkan H.Kasiman.

Sependapat dengan Kusdiono, Ucok Regar berpendapat sudah saatnya Desa ini memiliki pemimpin baru.

“Pemimpin baru harus hadir di Desa Bintang Meriah, sosok tersebut ada kepada H.Kasiman”, terangnya.

Kita terdepan siap memperjuangkan lanjut Ucok, dibulan baik bukan suci Ramadhan ini kami bermunajat agar ikhtiar dan usaha kami warga Desa dapat diridhoi Allah SWT, doa nya bg untuk jagoan kami, ucapnya dengan semangat.

Dalam kampanye terakhir, H.Kasiman seusai mengadakan kampanye menyampaikan pesan bahwa perjuangan belum berakhir, hari ini adalah hari berakhirnya kampanye bukan akhir perjuangan.

“Saya harap, saya mohon kesolidan tim dan tetap fokus sampai hari H nya pencoblosan, mari kita senantiasa berusaha dan berdoa sampai hari pencoblosan nantinya, terimakasih atas dukungan yang sangat berkesan bagi saya, saya tak dapat berbuat banyak, insya Allah semua nya akan dibalas oleh Allah SWT, amiin”, tutupnya, Rabu (13/04/22). *(Rizky Zulianda)

PSI Jabar Aksi Berbagi Paket Takjil dan Buka Puasa Bersama

0
Kader DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat membagikan takjil gratis kepada para pengendara yang melintas di depan Sekretariat PSI Jln Abdul Rahman Saleh No.9 Bandung, Rabu (13/4/2022).

Bandung (Aswajanews.id) – Menjelang waktu berbuka puasa di hari ke-11 Bulan Ramadhan 1443 H, kader DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat membagikan takjil gratis kepada para pengendara yang melintas di depan Sekretariat PSI Jln Abdul Rahman Saleh No.9 Bandung, Rabu (13/4/2022).

Aksi berbagi ratusan paket takjil kepada masyarakat ini mendapat sambutan positif dari para pengguna jalan yang saat memasuki waktu berbuka puasa masih di perjalanan. Seperti dikatakan Supriyatna bersama istrinya Hamidah, pengendara sepeda motor yang melintas saat perjalanan pulang menuju rumahnya di Cicadas Bandung. “Alhamdulillah, takjil ini bisa untuk membatalkan puasa hari ini. Sehingga kami tidak terburu-buru di perjalanan untuk pulang ke rumah,” ujarnya.

Iwan Koswara, Sekjen DPW PSI Jabar mengatakan, kegiatan sosial bagi-bagi takjil gratis kepada pengendara ini sebagai bentuk rasa kepedulian dan saling berbagi antarsesama. Ia juga menegaskan, kegiatan semacam ini juga bertujuan untuk membangkitkan semangat berbuat amal kebaikan di bulan suci Ramadhan ini. “Alhamdulillah, momentum puasa Ramadhan tahun 2022 ini kita masih diberi kesehatan dan diberikan rezeki sehingga kita dapat berbagi dan berbuka puasa Bersama,” ungkapnya.

Kegiatan berbagi takjil ini dapat terlaksana berkat kekompakan para kader dan jajaran pengurus DPW PSI Jawa Barat.  Usai acara berbagi takjil dilanjutkan dengan buka puasa bersama di RM Ampera Jln Pajajaran Bandung. *(Elisa Nurasri)

Ade Armando Korban Pengeroyokan Ternyata Anak Diplomat Ulung

0
Ade Armando adalah seorang aktivis pegiat media sosial (Cokro TV), pakar komunikasi Indonesia dan mengajar di FISIP UI

Jakarta (Aswajanews.id) – Ade Armando babak belur dihajar massa saat demo 11 April 2022 di depan Gedung DPR, Jakarta, (11/4/2022). Tak hanya itu, aktivis media sosial yang dicap sebagai pendukung pemerintah itu juga dilucuti celananya.

Beruntung, personel kepolisian berhasil mengamankan Ade Armando masuk ke Kompleks Gedung DPR meski dengan muka bonyok. Salah satunya Wakapolres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Setyo yang tampak membopong Ade Armando.

Ade Armando lahir di Jakarta, pada 24 September 1961. Dirinya adalah seorang pakar komunikasi Indonesia, dan mengajar di Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI). Selain itu, dirinya juga mengajar di beberapa universitas lainnya pada jenjang sarjana maupun pascasarjana.

Ade juga pernah menjadi anggota Komisi Penyiaran Indonesia periode 2004–2007, Ketua Program S-1 Ilmu Komunikasi FISIP UI periode 2001–2003, serta menjadi Direktur Pengembangan Program Pelatihan Jurnalistik Televisi-Internews pada 2001–2002.

Ade Armando adalah putra pasangan Mayor Jus Gani dan Juniar Gani. Ayah Ade adalah seorang diplomat ulung sebelum akhirnya terpaksa turun setelah terkena dampak runtuhnya pemerintahan Soekarno.

Pada 1968, orangtua Ade Armando kembali ke Indonesia dan menetap di Bandung. Ade Armando menamatkan pendidikan di SD Banjarsari I Bandung pada 1973. Ia melanjutkan SMP Negeri 2 Bogor (tamat 1976), dan SMA Negeri 2 Bogor (tamat 1980). Setamat SMA, Ade Armando menuruti saran ayahnya kuliah di FISIP UI untuk menjadi diplomat.

Namun dalam perjalanannya, ia pindah ke jurusan ilmu komunikasi. Di bangku kuliah itu, Ade Armando aktif di pers mahasiswa, Warta UI. Ia pun belajar jurnalistik langsung dengan Rosihan Anwar dan Masmimar Mangingat.

Ade Armando akhirnya selesai kuliah pada 1988. Ia lalu meraih gelar Master of Science dalam population studies dari Universitas Negeri Florida pada 1991 dan mendapatkan gelar doktor dari Universitas Indonesia pada 2006.

Ade pernah berkarier sebagai wartawan, tapi lalu aktif di dunia penelitian dan aktivis. Saat ini ia dikenal sebagai pegiat media sosial yang pro terhadap pemerintah Jokowi. Ia juga rutin menyampaikan buah pikirannya melalui kanal YouTube dan sering berbuah kontroversi.

Berikut ini perjalanan karier Ade Armando yang perlu diketahui:

  • Anggota Redaksi Jurnal Prisma dari tahun 1988 sampai 1991.
  • Redaktur Penerbit Buku LP3ES pada 1991-1993.
  • Redaktur Harian Republika pada 1993-1998.
  • Manajer Riset Media di perusahaan riset pemasaran tradisional, Taylor Nelson Sofres pada 1998-1999.
  • Direktur Media Watch & Consumer Center pada tahun 2000-2001.
  • Anggota Kelompok Kerja Tim Antar departemen RUU Penyiaran, Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi pada 2001.
  • Ketua Program S-1 di Ilmu Komunikasi FISIP UI pada 2001-2003.
  • Direktur Pengembangan Program Pelatihan Jurnalistik Televisi–Internews 2001 sampai 2002
  • Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sampai dengan tahun 2007.
  • Anggota tim asistensi untuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dalam penyiaran naskah Rancangan Undang-Undang Pornografi sampai 2008.
  • Pemimpin Redaksi Madina–Online.net, versi dunia maya dari majalah Madina pada 2008-2009.
  • Hingga saat ini, Ade menjabat sebagai Direktur Komunikasi, Saiful Mujani Research and Consulting. ***

Jenguk Ade Armando Usai Dikeroyok, Grace Natalie: Dia Tidak Takut dan Akan Semakin Gila

0
Grace Natalie Wakil Ketua Dewan Pembina PSI saat menjenguk Dosen UI dan aktivis pegiat media sosial

Jakarta (Aswajanews.id)Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie berkesempatan menjenguk rekannya Ade Armando di rumah sakit usai babak belur dihajar massa di aksi DPR RI. Hal itu ia bagikan melalui unggahan akun Instagramnya pribadinya, @gracenet.

Natalie menyebutkan, dengan tragedi ini tidak membuat rekannya itu takut. Sebaliknya, dengan apa yang ia alami akan membuatnya semakin berani.

“Tadi dia bilang dengan suara tidak gentar sedikitpun: jangan kalian pikir saya akan takut dan diam. saya justru akan semakin gila setelah ini,” tulis Grace menirukan apa yang diucapkan Ade Armando.

Melalui caption di unggahan tersebut, ia menyebutkan terindikasi pelaku bukan kalangan mahasiswa. Menurutnya, pengroyokan terhadap Ade terjadi setelah aksi membubarkan diri.

“Kebanyakan mahasiswa mulai berangsur pulang. Kalau melihat video dan bahasa yang mereka pakai, para pelaku adalah kelompok penyusup, orang-orang cacat logika yang sering dikritisi bang Ade selama ini,” kata Grace dalam unggahan tersebut, Senin (11/4/2022).

Nasib nahas menimpa pegiat media sosial Cokro TV, Ade Armando ketika menghadiri Demo 11 April 2022 di depan Gedung DPR. Dirinya dikeroyok puluhan orang tak dikenal.

Grace Natalie juga menjelaskan bahwa Ade Armando ketika itu datang ke demo di DPR RI untuk meliput aksi massa yang terjadi di DPR RI. Namun, tetiba massa aksi terprovokasi sehingga kondisi menjadi ricuh, hal itu kemudian memantik massa aksi lainnya untuk melakukan pengeroyokan terhadap Ade Armando.

Grace Natalie pun menjelaskan bahwa ketika ia berkomunikasi di ruang perawatan saat menjenguk Ade Armando, Dosen UI itu mengatakan bahwa ia tidak takut, bahkan katanya ia makin semangat.

Seperti diketahui, Ade Armando yang merupakan doseu UI dan juga eks Anggota Komisi Penyiaran Indonesia itu dikeroyok massa aksi di depan gedung DPR RI.

Wajah Ade Armando terlihat bersimbah darah ketika diamankan oleh polisi, bahkan ia hampir ditelanjangi oleh massa aksi yang terprovokasi itu.

Berdasar penuturan saksi dan Kapolda Metro Jaya, bahwa massa aksi yang mengeroyok Ade Armando ialah bukan mahasiswa.

Ade Armando dipukul dan diinjak oleh massa aksi, yang menyebabkan wajahnya bersimbah darah, bahkan ia harus dibantu dan digotong oleh polisi yang mengamankan dirinya dari kerumunan massa yang terprovokasi.

Pihak kepolisian sudah mengamankan sejumlah pihak yang terbukti melakukan pengeroyokan terhadap Ade Armando.

Polisi juga masih mencari dan telah mengidentifikasi terduga pelaku lain yang terlibat dalam aksi pengeroyokan Ade Armando.

Pihak kepolisian juga meminta pelaku yang terlibat untuk segera menyerahkan diri, selain itu pihak kepolisian juga sudah mengidentifikasi netizen yang memprovokasi massa untuk melakukan pengeroyokan terhadap Ade Armando. ***

Usai Unras, Puluhan Mahasiswa Bandung Antusias Ikuti Vaksinasi di Lokasi Demo

0
Ratusan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung menggelar unjuk rasa terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), harga minyak goreng dan menolak penundaan Pemilu Tahun 2024

Soreang (Aswajanews.id) – Ratusan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Unjuk rasa yang digelar PMII Kabupaten Bandung tersebut menuntut terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), harga minyak goreng dan menolak penundaan Pemilu Tahun 2024.
Ada yang menarik pada unjuk rasa kali ini, dengan digelar pada bulan Ramadhan. Setelah melakukan orasi dan audensi langsung dengan Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Beberapa mahasiswa langsung mendatangi gerai vaksinasi yang digelar oleh Polresta Bandung Polda Jabar.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si mengatakan bahwa Kapolresta Bandung Polda Jabar mengadakan vaksinasi setelah kegiatan menyampaikan pendapat di muka umum, merupakan bentuk pelayanan humanis bagi masyarakat.
“Alhamdulilah antusias rekan – rekan mahasiswa ikuti vaksinasi dilokasi unjuk rasa ini sangat banyak,” kata Kombes Pol Kusworo Wibowo, Kapolresta Bandung Polda Jabar, Senin (11/4/2022).
Kusworo menjelaskan, gerai vaksinasi yang disediakan tersebut untuk membantu para mahasiswa yang belum melakukan vaksinasi dosis 1, 2 maupun booster.
“Vaksinasi ini kami gelar untuk membantu mahasiswa disini yang belum divaksin, yang paling utama adalah vaksin booster. Alhamdulilah tadi ada 20 atau 30 orang yang divaksin,” ujarnya.
Pelayanan pengamanan humanis yang dilakukan personil gabungan tersebut mendapat apresiasi dari salah satu mahasiswa.
“Pelayanan pengamanan yang dilakukan oleh bapak polisi tadi kami apresiasi, karena kami diterima dengan baik dan ramah serta mau diajak hujan – hujanan. Ini baru yang namanya mengayomi masyarakat,” kata Siska.
Lebih lanjut dengan lancarnya kegiatan unjuk rasa tersebut, dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah menyampaikan pendapatnya di muka umum dengan tertib dan damai.
“Kami dari Polresta Bandung Polda Jabar bersama Pak Dandim mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena pelaksanaan unjuk rasa tadi berjalan tertib dan damai. Dan tadi rekan-rekan media lihat, kami juga melakukan foto bersama serta membagikan takjil untuk berbuka puasa,” tutupnya. (Humas Polda Jabar)

Polisi Tangkap Pengeroyok Ade Armando di Demo 11 April

0
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan

Jakarta (Aswajanews.id) – Polisi bergerak cepat menangkap pelaku pengeroyokan terhadap Ade Armando. Peristiwa pengeroyokan terjadi di tengah demo 11 April di depan DPR. “Sudah diamankan beberapa orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Senin (11/4).

Zulpan mengatakan, polisi di lokasi sempat memberi bantuan kepada Ade Armando yang sudah babak belur dihajar massa. Tapi, dia belum bisa mengungkapkan data lebih detail soal kejadian hingga keberadaan ade sekarang.

“Saya belum tahu,” tambah dia.

“Yang jelas dia mengalami luka-luka dan pemukulan. Nah motifnya belum tahu kenapa. Karena ada di dalam kerumunan massa saat dipukuli, bahkan celananya dilepaskan,” ucap Zulpan.

Ade Armando tiba-tiba muncul di DPR jelang demo 11 April. Dia setuju dengan para mahasiswa yang menolak penundaan pemilu dan presiden 3 periode.

“Kalau gugatannya agar tidak diperpanjang, agar dihentikan wacana tiga periode, saya juga setuju,” kata Ade yang dikenal di media sosial sebagai pendukung Jokowi ini di lokasi, Senin (11/4).

Namun, kehadirannya kali itu berujung nahas. Dia malah jadi sasaran amuk massa. Belum diketahui apa yang menjadi pemicu pengeroyokan ini.

****

Kembali Wartawan Mendapatkan Intimidasi Saat Melakukan Konfirmasi

0
Kantor Balai Perkebunan Pembenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Jl. Asrama Medan Sumatera Utara

Medan (Aswajanews.id) – Kembali wartawan mendapatkan intimidasi dan ancaman saat melakukan konfirmasi di Kantor Balai Besar Pembenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan Sumatera Utara.

Kejadian tersebut bermula pada saat para awak media yang berniat melakukan konfirmasi ke Kantor Balai Perkebunan Pembenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Jl. Asrama Medan Sumatera Utara, tidak berhasil menemui kepala Balai tersebut.  Menurut keterangan salah seorang security di Balai Pembenihan tersebut ES mengatakan, bahwa kepala Balai tersebut sedang berada di luar kantor Balai Perkebunan Pembenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan. Berhubung Kepala Balai tidak bisa di konfirmasi, para awak media menanyakan kapan mereka bisa bertemu dengan Kepala Balai Pembenihan atau nomor HP yang bisa mereka hubungi untuk konfirmasi.

Para security tampak marah dan salah seorang security ES mengatakan agar wartawan membuat surat permohonan terlebih dahulu ke kantor Balai pembenihan apabila ingin  melakukan peliputan dan konfirmasi di kantor tersebut. Setelah mendapatkan jawaban dan Izin dari kantor Balai, baru wartawan dapat melakukan konfirmasi dan peliputan di Kantor Balai Pembenihan tersebut, jawab Security Balai Pembenihan tersebut.

Mendengar jawaban dari security kantor tersebut, pihak awak media sangat terkejut dan kecewa terhadap peraturan sepihak kantor Balai tersebut, seakan akan kantor balai perkebunan pembenihan tersebut tidak boleh di masuki Wartawan, padahal kantor tersebut adalah milik Kementrian Pertanian dan Aset Negara.

Pada saat akan melakukan konfirmasi pihak wartawan juga mengalami intimidasi dan ancaman dari security yang bertugas di Balai Pembenihan tersebut, dengan mengatakan akan membacok wartawan apabila melakukan peliputan di kantor tersebut.

Persoalan yang sangat memalukan seperti ini harus cepat ditangani aparat terkait dan pihak yang berwenang untuk menanganinya serta memberikan Tindakan tegas, mengingat para pegawai di Balai tersebut merupakan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang seharusnya menjadi panutan dan contoh di tengah tengah masyarakat dan Negara Republik Indonesia ini.  Tindakan tegas tersebut harus segera diambil Kementerian Aparatur Negara untuk mengatasi permasalahan tersebut, sehingga perbuatan atau tindakan tersebut tidak berlanjut secara berkepanjangan. (Rizky Zulianda)

Muslim Susanto Sampaikan Pesan Nyata pada Kampanye Pilkades Bakaran Batu

0
Kampanye terbuka di Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis dalam kampanye terbuka oleh nomor urut 1 "Muslim Susanto", di Jl. Utomo Dusun 3, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis, Senin (11/04/22).

Deliserdang (Aswajanews.id) – Perhelatan Pilkades serentak dan bergilir tahun 2022 Kabupaten Deliserdang masuk tahapan kampanye. Untuk Kecamatan Batang Kuis, beberapa Desa dihari pertama telah melakukan Kampanye terbuka dengan masing-masing pola dan sistem yang telah ditetapkan oleh masing-masing P2K.

Ada hal berbeda yang terlihat dalam sistem kampanye terbuka di Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis dalam kampanye terbuka oleh nomor urut 1 “Muslim Susanto”, di Jl. Utomo Dusun 3, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis, Senin (11/04/22).

Kampanye Terbuka dengan Nuansa Ramadhan yang ditampilkan dengan sangat sederhana justru mendapatkan simpatik ratusan warga Desa Bakaran Batu. Sesuai aturan P2K tidak mengadakan konvoi, tim pemenangan memberikan warna berbeda yang mengisyaratkan dalam pesan nyata dikampanye bahwa dalam ajang Pilkades adalah momentum kebersamaan dengan tujuan untuk perubahan Desa Bakaran Batu Maju.

Acara yang dipandu oleh Juru Kampanye Muhammad Najib salahsatu Tim Sukses Nomor Urut 1 juga dihadiri oleh Irawan selaku anggota DPRD Kabupaten Deliserdang asal Partai PAN.

Kita Tidak Berjanji Tapi Sudah Terbukti, apa artinya ?, jauh sebelum adanya Pilkades program kerja telah kita lakukan, pembangunan karakter anak Desa melalui sarana Taekwondo, Peduli Pendidikan melalui sarana Program Desa cerdas, Kemudahan dalam pelayanan kesehatan bagi warga Desa adalah sebagian pelayanan yang kita lakukan tanpa Janji tapi telah terbukti, demikian disampaikan Muslim Susanto dalam Kampanye Nomor 1 Desa Bakaran Batu yang mendapat aplus ratusan warga yang memadati acara.

Jika adanya program yang dilakukan pada saat menjelang Pilkades, lanjut Muslim. Itu adalah penguatan, insya Allah jika pun saya tidak terpilih apapun permasalahan Desa Bakaran Batu adalah masalah saya, masalah kita bersama-sama dan tetap akan kita perjuangkan, dalam berjuang menang kalah itu adalah perjuangan, maka kita harus siap dalam hal itu.

Lebih jauh dikatakannya, hari ini adalah momentum bagi kita untuk berkomitmen sama-sama menetapkan pilihan pada tanggal 18 April nanti kita pilih nomor urut 1 Muslim Susanto, kita pilih siapa ? teriak Muslim dan disambut warga dengan teriakan ”Muslim Susanto”.

Maka saya bermohon, nanti pada Hari H nya, mari berbondong-bondong datang ke TPS, karena hari itu adalah hari perubahan bagi Desa Bakaran Batu melalui hak pilih kita, perubahan Desa ada ditangan kita, yang bekerja di waktu pencoblosan jangan lupa datang dipagi hari, harapnya.

Perlu saya sampaikan disini, sesuai dengan aturan P2K dalam kampanye untuk Desa Bakaran Batu meniadakan konvoi, dan kampanye diadakan dikediaman setiap Calon Kades masing-masing.

Maka dari itu lanjutnya, dibulan Ramadhan ini dalam kampanye nomor urut 1 mengadakan kampanye sederhana dengan nuansa Ramadhan. Sembari berbuka puasa bersama, kita lanjutkan dengan shalat berjamaah dan edukasi-edukasi bagaimana pencoblosan dan penyampaian visi dan misi saya untuk memimpin Desa Bakaran Batu dalam ajang Pilkades ini.  Salahsatu tujuan dari acara ini adalah memohon ridho Allah SWT atas Nawaitu, ikhtiar dan kerja keras kita bersama agar mendapatkan hasil yang diharapkan.

Dikesempatan yang sama Irawan anggota DPRD Deliserdang dari Fraksi Partai PAN yang berkesempatan hadir mendukung penuh Muslim Susanto dan siap bersama-sama membangun program kerja untuk Desa Bakaran Batu kedepan.

“Sepengetahuan saya, Muslim Susanto adalah orang baik, pekerja keras, loyalitas sosialnya sangat tinggi kepada masyarakat, untuk itu saya dukung penuh Muslim Susanto untuk memimpin Desa Bakaran Batu teriaknya dengan lantang disambut tepuk tangan ratusan warga yang memadati lokasi.

Sesuai dengan nomor urut nya satu, Kepala Desa ya satu, tidak ada kepala desa dua tau tiga, yang ada kepala desa itu satu, siapa dia ?, “Muslim Susanto” jawab warga yang hadir.

Disini saya sampaikan lanjut Irawan, apapun hasil Pilkades ini semua program akan berjalan, kita disini adalah keluarga besar, keluarga Muslim Susanto, maka dari itu kedepannya saya akan mendukung program-program yang menyasar warga Desa Bakaran Batu,  mari tanggal 18 April hari Senin mendatang Bawak semua keluarga ke TPS untuk memilih nomor urut 1, siapa dia ? ” Muslim Susanto”.

Seusai penyampaian Visi dan misi serta jargon kampanye, Muslim Susanto di damping sang istri Dewi Susanti serta Irawan sang anggota Dewan Kabupeten Deliserdang, secara simbolis lakukan tata cara pencoblosan yang baik dan benar di TPS.

Kemeriahan pun terjadi kala Calon Kepala Desa nomor 1 tersebut, dengan sigap tegap dan senyum khasnya berhasil pencoblos tepat dikolom suara nomor urut satu mendapatkan tepuk tangan yang riuh dari ratusan warga yang hadir.

Seusai acara, salah satu warga Kecamatan Tanjung Morawa yang kebetulan hadir untuk melihat secara langsung kegiatan kampanye Muslim Susanto merasa takjub dengan sistem kampanye yang dibangun.

“Dimana – mana para Cakades lebih banyak menampilkan kampanye dengan sistem terbuka menampilkan kemeriahan di publik, namun hal berbeda diperlihatkan pak Muslim ini, beliau tampilkan nuansa Ramadhan dalam kampanye yang lebih berfokus pada mencari Ridho dari yang kuasa, ini sangat terlihat. Bisa kita lihat shalat berjamaah, tausiyah dan tidak banyak waktu berorasi fokus pada substansi tujuan acara ini, luar biasa”, ujar Syahdian Lubis warga Tamora A ini.

Melalui amatan langsung awak media, acara yang baru dibuka pada pukul 17.30 wib dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama, selanjutnya warga melakukan ibadah shalat magrib bersama dan kemudian penyampaian visi dan misi serta edukasi tata cara pencoblosan pada saat di TPS. (Rizky Zulianda)

Mahfud: Fokus Siapkan Pemilu 2024, Presiden Lantik Anggota KPU-Bawaslu 12 April

0
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD

Jakarta (Aswajanews.id) – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, Presiden Joko Widodo akan melantik anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terpilih pada Selasa, 12 April 2022 mendatang.

Ia mengatakan, hal tersebut menjadi bukti pemerintah fokus menyiapkan Pemilu 2024. “Ini sebagai bukti bahwa pemerintah fokus menyiapkan pelaksanaan Pemilu tahun 2024 bersama dengan KPU dan DPR dengan tetap menghormati independensi KPU dan Bawaslu,” kata Mahfud dalam Rapat Koordinasi Terbatas mengenai Perkembangan Situasi Politik dan Keamanan di Dalam Negeri yang dilaksanakan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Sabtu (9/4/2022).

Mahfud memastikan, pemerintah tidak akan melakukan intervensi terhadap KPU dan Bawaslu, tetapi akan turut menyiapkan tahapan Pemilu sesuai dengan konstitusi dan aturan perundang-undangan. “Kepada KPU dan Bawaslu, diharapkan terus bekerja menyiapkan Pemilu sesuai dengan ketentuan konstitusi dan undang-undang Pemilu,” ujarnya.

DPR sudah menetapkan lima anggota terpilih KPU dan tujuh anggota terpilih Bawaslu Periode 2022-2027, pada 18 Februari 2022.

Berikut rincian anggota KPU-Bawaslu Terpilih: KPU ; 1. Betty Epsilon Idroos 2. Hasyim Asyari 3. Muhammaf Afifuddin 4. Parsadaan Harahap 5. Yulianto Sudrajat 6. Idham Holik 7. August Mellaz. Bawaslu ; 1. Lolly Suhenty 2. Puadi 3. Rahmat Bagja 4. Totok Haryono 5. Herwyn Jefler Hielsa Malonda. (*)

Ramadhan Peduli Dhuafa dan Anak Yatim, Formapera Bagikan 1 Ton Beras

0
Formapera kembali menggelar kegiatan sosial berupa pendistribusian bantuan 1 ton beras untuk kaum Dhuafa dan anak yatim yang bermukim di Rusunawa Kayu Putih Kota Medan, Percut Seituan, Batangkuis, warga Pantai Labu dan masyarakat Tanjungmorawa.

Deliserdang (Aswajanews.id) – Berbagi kepada sesama, menjadi salah satu komitmen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera). Terlebih di Bulan Suci Ramadan.

Bertema ‘Berbagi dan Peduli di Bulan Ramadhan 1443 H/2022’, Formapera kembali menggelar kegiatan sosial berupa pendistribusian bantuan 1 ton beras untuk kaum Dhuafa dan anak yatim yang bermukim di Rusunawa Kayu Putih Kota Medan, Percut Seituan, Batangkuis, warga Pantai Labu dan masyarakat Tanjungmorawa, Minggu (10/04/2022).

Bertempat di kantor DPW Formapera Sumut di Jl. Beringin, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, kemegiatan ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin Wakabid Agama DPW Formapera Sumut,

Muhammad Najib.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum DPN Formapera Yudhistira mengungkapkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin dengan tujuan agar kehadiran Formapera senantiasa bermanfaat dan dekat dengan masyarakat, sembari berharap perlindungan Allah SWT agar seluruh jajaran selalu dilindungi dalam setiap aktivitasnya.

“Tentu kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh pengurus DPW Formapera Sumut. Apalagi kegiatan sosial ini sejalan dengan visi dan misi serta salah satu tujuan organisasi ini dibentuk,” ucapnya mengawali kata sambutan.

Ia juga berharap, apa yang diberikan hari ini dapat bermanfaat bagi warga yang menerima yang saat ini menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Sementara, penyerahan bantuan itu diawali dengan menyerahkan bantuan 1 unit alat bantu dengar untuk Fadhil Agustian, bocah berusia 8 tahun, warga Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir yang menderita tuna rungu.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan beras secara simbolis kepada anak-anak yatim piatu asal Kecamatan Batang Kuis dan kepada anak penyandang disabilitas yang diwakili oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deliserdang, Junaidi Malik.

Kemudian secara bergiliran, Ketua DPW Formapera Sumut Feri Afrizal menyerahkan bantuan kepada kaum dhuafa yang bermukim di Rusunawa Kayu Putih Kota Medan.

Untuk bantuan kaum dhuafa asal Kecamatan Tanjungmorawa, diserahkan Ketua DPD Formapera Muslim Susanto dan untuk warga dari Kecamatan Percut Seituan diserahkan Panji Rusmono, selaku Ketua DPK Formapera Percut Seituan.

Sementara, turut hadir dalam Kegiatan itu Waketum DPN Formapera, R.Tumanggor, Wasekjen DPN Formapera Surya Dharma, Dewan Pengawas DPN Formapera Irvan, Ketua Bidang Hukum sekaligus LBH Formapera Arfan, SH, Sekretaris DPW Formapera Endi Lubis, serta para anggota DPN, DPW, DPD dan DPK Formapera. (Rizky Zulianda)

Alun-alun Ciamis, Tempat Favorit Ngabuburit Sambil Berburu Takjil

0
Kawasan Alun-alun Ciamis atau Taman Raflesia Ciamis menjadi tempat favorit warga perkotaan untuk berburu takjil sambil ngabuburit. Apalagi saat ini Pemkab Ciamis telah mengatur dan memusatkan para pedagang di kawasan Billboard.

Ciamis (Aswajanews.id) – Ngabuburit seolah menjadi aktivitas ‘wajib’ bagi umat muslim yang menjalankan puasa Ramadan. Selain menunggu waktu Magrib, warga biasanya berburu minuman atau makanan ringan murah untuk berbuka.

Kawasan Alun-alun Ciamis atau Taman Raflesia Ciamis menjadi tempat favorit warga perkotaan untuk berburu takjil sambil ngabuburit. Apalagi saat ini Pemkab Ciamis telah mengatur dan memusatkan para pedagang di kawasan Billboard.

Aturan tersebut membuat semua pedagang kaki lima yang menjajakan aneka jajanan khas, terpusat dalam satu tempat. Hal ini memudahkan warga untuk mencari takjil sesuai selera.

Tempat pedagang takjil berjualan ini merupakan jalan yang ditutup sementara. Di lokasi tersebut, ada ratusan pedagang, baik PKL lama maupun penjual takjil dadakan. Petugas dari Satpol PP pun turut berjaga di sekitar lokasi untuk pengamanan.

Makanan dan minuman yang dijual di antaranya sosis bakar, cireng, cimol, cakue, batagor, cilok, gorengan, pisang keju, dan odading. Ada juga es kelapa muda, es kuwut, es campur, sirop dan aneka makanan minuman lainnya.

Sambil berburu takjil, pengunjung pun bisa bermain di kawasan Taman Raflesia. Di lokasi ini terdapat beberapa wahana permainan dan edukasi anak. Ada juga becak cinta dan delman domba yang menjadi daya tarik tempat ini.

“Sengaja ke sini (alun-alun), mau beli es campur buat buka puasa. Sekalian jalan-jalan bawa anak ngabuburit,” ujar Latifah saat ditemui, Selasa (5/4/2022).

Alun-alun Ciamis pun biasa menjadi lokasi favorit untuk buka puasa bersama secara outdoor. Selain banyak pedagang takjil, ada juga pedagang lainnya seperti lamongan, pecel lele, goreng ayam, sate, nasi timbel dan lainnya. Setelah buka bersama, warga pun bisa langsung menjalankan ibadah salat Magrib di Masjid Agung Ciamis. (*)

Jelang Mudik Lebaran, Ormas PBB Kab Bandung Gelar Vaksinasi Massal

0
Letkol Pas MR Sitompul bersama Erwin R Damanik, Ketua Ormas PBB Kab Bandung yang juga kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPW Jawa Barat

Soreang (Aswajanews.id) – Memasuki puasa Ramadhan hari ke-6, Sabtu (9/4/2022), Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) DPC Kabupaten Bandung bekerjasama dengan Mako Pasgat Lanud Sulaiman menggelar vaksinasi massal. Dengan menerapkan protokol kesehatan, vaksinasi yang diadakan di kantor Sekretariat Ormas PBB Jl. Bhayangkara No.2 Soreang tersebut memberikan vaksin dosis I, II dan III (booster) untuk masyarakat sekitar Soreang Kabupaten Bandung.

Vaksinasi yang dilaksanakan Ormas Pemuda Batak tersebut untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam upaya percepatan pencapaian vaksinasi massal terutama pemberian dosis 3 (booster) mendekati mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah.

Erwin R Damanik, Ketua Ormas PBB Kab Bandung yang juga kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPW Jawa Barat kepada wartawan mengatakan, vaksinasi massal gratis yang diadakan kali ini dengan target 500 dosis untuk masyarakat Soreang Kabupaten Bandung.

“Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, DPC PBB membantu program pemerintah untuk percepatan vaksinasi covid-19 dosis ke-2 dan ke-3. Adapun jenis vaksin yang disuntikan kepada warga adalah jenis Pfijer dan Astrazeneca,” ujarnya.

Pada kegiatan itu dihadiri pula Pabandya Komsos Spotdirga Mako Kopasgat (Komando Pasukan Gerak Tjepat) TNI AU, Letkol Pas MR Sitompul yang juga turut menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mengajak saudara dan keluarga untuk datang ke tempat tempat pelayanan pemberian vaksin yang disediakan oleh pemerintah.

“Vaksin ini aman, halal karena itu ajak teman dan saudara untuk ke tempat pelayanan pemberian vaksinasi gratis,” imbau Sitompul.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti vaksinasi booster lantaran menjadi salah satu syarat mudik 2022. *(Elisa Nurasri)

Binda Sumut Kembali Bekerjasama dengan Kemenkumham Sumut Gelar Vaksinasi bagi Warga Binaan Rutan Kelas I Medan

0
Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sumut menggelar vaksinasi Covid-19 di Rutan Kelas I Medan untuk melaksanakan vaksin I, II dan III (boster) bagi warga binaan

Medan (Aswajanews.id) – Bulan Ramadan tak menyurutkan semangat jajaran Badan Intelijen Negara Daerah Sumatera Utara (Binda Sumut) dalam melayani kebutuhan vaksinasi masyarakat. Penyelenggaraan vaksinasi bahkan sampai ke dalam lembaga pemasyarakatan (lapas), sebagai bagian dari strategi jemput bola atau door to door untuk mendekatkan warga sasaran dengan layanan vaksinasi.

Demi menggenjot percepatan vaksinasi, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sumut menggelar vaksinasi Covid-19 di Rutan Kelas I Medan untuk melaksanakan vaksin I, II dan III (boster) bagi warga binaan. Ini merupakan bentuk kepedulian Binda Sumut pada warga binaan Rutan Kelas I Medan.

“Binda Sumut hari ini melaksanakan vaksin di 28 kabupaten/kota, untuk sasarannya anak-anak 6-11 tahun, masyarakat dan lansia. Untuk Sumut hari ini kita alokasikan sebanyak 14.000 dosis, di antaranya di Medan 1500 dosis, dilaksanakan di Rutan Kelas I Medan (Sentra) dan 5 lokasi tersebar,” ungkap Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana.

“Vaksinasi di lingkungan lapas ini merupakan bentuk kepedulian BIN terhadap warga yang sulit mendapatkan akses, tak seperti masyarakat pada umumnya. Atas dukungan Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Sumut, Drs Imam Suyudi, Bc.Ip., S.H., M.H kegiatan vaksinasi di Rutan Kelas I Medan behasil melayani total 500 orang,” kata Asep, Jum’at, 8 April 2022.

“Tidak ada perbedaan, semua kami berikan kemudahan untuk mendapat vaksin covid-19, termasuk bagi warga binaan di Lapas dan Rutan, karena virus ini bisa menjangkiti siapa saja, di mana saja. Jadi sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melakukan vaksinasi covid-19 kepada seluruh masyarakat,” sambungnya.

Kabinda Sumut juga menegaskan, vaksinasi pada saat puasa tidak membatalkan puasa. Sesuai dengan fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021, vaksinasi saat berpuasa tidak bersifat membatalkan puasa.

Asep juga menegaskan yang juga perlu dilakukan untuk menghadapi pandemi ini selain akselerasi vaksinasi yakni dikombinasikan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Dengan begitu pertahanan masyarakat akan memadai dalam menghadapi serangan covid-19,” tutur Kabinda Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari.

Karutan (Kepala Rumah Tahanan Negara) I Medan Theo Adrianus Purba menyampaikan dengan melakukan vaksinasi akan memberikan dampak positif bagi tubuh, seperti merangsang sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko penularan, mengurangi dampak berat dari virus dan membentuk kekebalan kelompok.

“Bahwa pelaksanaan vaksin kali ini, di Rutan I Medan menargetkan 500 dosis vaksin booster bagi warga binaan,” ujar Theo. (Rizky Zulianda)

Survei: 8 Partai Diprediksi Lolos ke Senayan, Berita Bagus untuk Haji Giring Ganesha

0
Elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menembus angka 6,1 persen

Jakarta (Aswajanews.id) – Ada delapan partai politik diprediksi bakal lolos ke Senayan yang memperoleh elektabilitas di atas empat persen sebagai syarat ambang batas. “Delapan partai politik diprediksi lolos ambang batas, sedangkan beberapa partai terancam terpental dari Senayan,” kata peneliti Lembaga Survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Reza Reinald dalam keterangannya, Kamis (7/4).

Hasil survei yang dilakukan lembaga tersebut menunjukkan sejumlah partai politik masih memiliki elektabilitas di bawah empat persen. Partai itu di antaranya PPP hanya meraih elektabilitas 2,1 persen dan PAN 1,5 persen. Sisanya adalah partai baru, yaitu Partai Ummat 1,2 persen dan Gelora 1,1 persen. Berikutnya ada Perindo 0,9 persen, Hanura 0,7 persen, PBB 0,4 persen, PKPI 0,3 persen, dan Berkarya 0,1 persen.

Dia mengatakan, partai yang mendukung pemilu ditunda elektabilitasnya naik 1,5 persen tetapi masih berjuang untuk menembus ambang batas agar bertahan di Senayan. indEX Research juga memaparkan partai-partai yang memuncaki elektabilitas. Posisi pertama ditempati PDIP dengan elektabilitas 17,5 persen, disusul Gerindra sebesar 13,0 persen dan Golkar 8,3 persen.

“PDIP, Gerindra, dan Golkar kembali menguasai tiga besar elektabilitas, sedangkan PSI menembus angka 6,1 persen,” kata Reza.

Menurut Reza, kenaikan elektabilitas Partai Golkar membuat posisinya kembali pada tahun lalu.

“Selain Golkar dan PSI, kenaikan elektabilitas dialami oleh PKB 6,4 persen,” ujarnya.

Di antara partai-partai oposisi, hanya Demokrat yang mengalami kenaikan elektabilitas, yakni 5,4 persen, sedangkan PKS turun 4,8 persen.

Survei dilakukan pada 21 hingga 30 Maret 2022 terhadap 1.200 orang yang mewakili semua provinsi dan dipilih secara acak bertingkat. Wawancara secara tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan. Untuk margin of error sekitar 2,9 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen. (ant)

Syarat Parpol Ikut Pemilu Berat: Ada Kantor Tetap dan 1.000 Kader Tiap Kab/Kota

0
Ilustrasi Foto : Sejumlah pengurus partai politik menghadiri pengundian nomor urut partai politik peserta pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta

Jakarta (Aswajanews.id) – Partai politik baru bermunculan jelang Pemilu 2024. Namun, mereka harus memenuhi sejumlah syarat untuk bisa menjadi peserta Pemilu 2024. KPU telah menetapkan masa pendaftarannya pada 1-7 Agustus 2022.

Apa saja syaratnya?

“Di pasal 173 ayat 2 UU Pemilu ditentukan, yang pertama, parpol statusnya badan hukum. Kemudian memiliki kepengurusan di tingkat pusat, pengurus di seluruh provinsi. Kalau sampai saat pendaftaran nanti, maka parpol wajib memiliki pengurus di 34 provinsi,” ujar Anggota KPU Hasyim Ays’ari dalam diskusi virtual Kamis (7/4).

Kemudian memiliki kepengurusan 75% di kabupaten atau kota dalam satu provinsi. Lalu memiliki kepengurusan di 50% di kecamatan. Juga wajib memenuhi 30% keterwakilan perempuan pada kepengurusan parpol di tingkat pusat.

“Kemudian berikutnya memiliki kantor tetap pada kepengurusan di tingkat pusat, provinsi, kabupaten kota, sampai tahap terakhir pemilu,” urainya.

Syarat lain yang cukup berat adalah memiliki anggota sekurang-kurangnya 1.000 orang atau 1/1.000 dari jumlah penduduk pada kepengurusan partai politik di tingkat kab/kota.

“Harus punya anggota minimal 1.000 atau seperseribu jumlah penduduk dibuktikan dengan KTA. Jadi yang wajib disiapkan adalah daftar nama anggota, kemudian KTA untuk memastikan harus ada NIK sebagai identitas ketunggalan seseorang menjadi anggota di sebuah parpol,” kata Hasyim.

“Tidak boleh menjadi anggota yang ganda di beberapa parpol,” imbuhnya.

Berikut syarat lengkapnya dalam pasal 173 UU Nomor 7 Tahun 2017:

(1) Partai Politik Peserta Pemilu merupakan partai politik yang telah ditetapkan/lulus verifikasi oleh KPU.

(2) Partai politik dapat menjadi Peserta Pemilu setelah memenuhi persyaratan:

  1. berstatus badan hukum sesuai dengan Undang-Undang tentang Partai Politik;
  2. memiliki kepengurusan di seluruh provinsi;
  3. memiliki kepengurusan di 75% (tujuh puluh lima persen) jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan;
  4. memiliki kepengurusan di 50% (lima puluh persen) jumlah kecamatan di kabupaten/kota yang bersangkutan;
  5. menyertakan paling sedikit 30% (tiga puluh persen) keterwakilan perempuan pada kepengurusan partai politik tingkat pusat;
  6. memiliki anggota sekurang-kurangnya 1.000 (seribu) orang atau 1/1.000 (satu perseribu) dari jumlah Penduduk pada kepengurusan partai politik sebagaimana dimaksud pada huruf c yang dibuktikan dengan kepemilikan kartu tanda anggota;
  7. mempunyai kantor tetap untuk kepengurusan pada tingkatan pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sampai tahapan terakhir Pemilu;
  8. mengajukan nama, lambang, dan tanda gambar partai politik kepada KPU; dan
  9. menyerahkan nomor rekening dana Kampanye Pemilu atas nama partai politik kepada KPU.

Dokumen Persyaratan

Lalu kaitannya dengan dokumen yang menjadi persyaratan, melalui pasal 177 UU No 7 Tahun 2017, meliputi:

  1. Berita Negara Republik Indonesia yang menyatakan bahwa partai politik tersebut terdaftar sebagai badan hukum; ini urusannya dengan DPP atau pengurus parpol tingkat pusat.
  2. keputusan pengurus pusat partai politik tentang pengurus tingkat provinsi dan pengurus tingkat kabupaten/kota;
  3. surat keterangan dari pengurus pusat partai politik tentang kantor dan alamat tetap pengurus tingkat pusat, pengurus tingkat provinsi, dan pengurus tingkat kabupaten/kota;
  4. surat keterangan dari pengurus pusat partai politik tentang penyertaan keterwakilan perempuan paling sedikit 30% (tiga puluh persen) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  5. surat keterangan tentang pendaftaran nama, lambang, dan/atau tanda gambar partai politik dari kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi manusia;
  6. bukti keanggotaan partai politik paling sedikit 1.000 (seribu) orang atau 1/1.000 (satu perseribu) dari jumlah Penduduk pada setiap kabupaten/kota;
  7. bukti kepemilikan nomor rekening atas nama partai politik; dan
  8. salinan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai politik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan.

Adapun sebagaimana pasal 177 huruf c, Hasyim turut meminta bantuan dari segi verifikasi KPU tingkat provinsi, kabupaten kota tentang kebenaran lokasi kantor ke pemerintah daerah.

Kemudian pada pasal 177 huruf f, disebutkan bahwa yang berikutnya bukti keanggotaan partai politik paling sedikit 1.000 (seribu) orang atau 1/1.000 (satu perseribu) dari jumlah Penduduk pada setiap kabupaten/kota.

Hasyim mengingatkan parpol untuk tidak menyerahkan persyaratan di akhir-akhir masa pendaftaran karena akan menyulitkan jika ada berkas yang kurang lengkap. KPU memperkirakan Desember sudah diketahui parpol yang lolos jadi peserta pemilu.

“Hari pemungutan suara adalah 14 Feb 2024, maka kalau dihitung mundur jatuhnya adalah 14 Desember 2022. Jadi akhir tahun 2022 ini kita sudah akan mengetahui partai apa saja yang ditetapkan sebagai peserta pemilu untuk tahun 2024,” tutupnya. *(Lina)

Sinergitas dengan Daerah, Kemenag Subang Wakafkan 5000 Al-Quran

0
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang mewakafkan 5000 Al-Quran yang disampaikan melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Subang

Subang (Aswajanews.id) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang mewakafkan 5000 Al-Quran yang disampaikan melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Subang. Wakaf ini diserahkan pada kegiatan Safari Ramadan 1443H di Masjid Al-Muhajirin Ciasem, Kamis (07/04/2022).
Kegiatan wakaf Al-Quran ini diharapkan H. Agus Sutisna untuk membuka akses masyarakat terhadap mushaf Al-Quran serta dapat membangun akhlak mulia bagi umat muslim di Kabupaten Subang.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung program wakaf Al Qur’an.
“Kegiatan ini bertujuan memenuhi kebutuhan Al Quran di Subang, terutama pihak-pihak yang sangat membutuhkan seperti lembaga keagamaan dan pondok pesantren. Harapan saya ke depannya, semoga program ini dapat melahirkan generasi-generasi muda terbaik yang cinta Al-Quran di Kabupaten Subang,” ungkap H. Agus.

Dijelaskan, gerakan mewakafkan 5000 Al-Quran tujuannya agar masyarakat khususnya di Kabupaten Subang tetap istikomah dalam mencintai dan membumikan Al-Quran di Kota Nanas ini.

“Pada momentum ramadan kita memfokuskan diri untuk beribadah dan menyambungkan harapan kepada Allah melalui wakaf 5000 Al-Quran ini,” ujarnya.

Proses penyerahan wakaf Al-Quran secara simbolis ini diterima oleh Bupati Subang H. Ruhimat dan disaksikan langsung oleh perangkat daerah Kabupaten Subang seperti Wakil Bupati Subang, Sekda, Asda 1, Asda 2, Asda 3, serta jajaran lain, juga disaksikan oleh PCNU Kabupaten Subang dan masyarakat Umum. *(Kontributor : Putri Salma)

Susun Raperda Fasilitasi Ponpes, Pansus DPRD Kab. Karawang Kunjungi Kemenag Kota Bekasi

0
Kepala Kemenag Kota Bekasi H. Shobirin menerima Kunjungan Kerja dari Pimpinan dan Anggota Pansus Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren DPRD Kabupaten Karawang, Kamis (07/04/2022).

Kota Bekasi (Aswajanews.id) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi menerima Kunjungan Kerja dari Pimpinan dan Anggota Pansus Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren DPRD Kabupaten Karawang, Kamis (07/04/2022). Sebanyak tiga belas orang pimpinan dan anggota Pansus berkunjung dengan maksud melakukan konsultasi dan koordinasi seputar implementasi Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren ke dalam Perda tingkat Kota/Kabupaten.

Kankemenag Kota Bekasi dipilih sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut karena Kota Bekasi merupakan salah satu inisiator disusunnya Perda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren di tingkat Kota/Kabupaten. “Bahkan di dalam Perda Kota Bekasi ini diatur juga mengenai Dewan Masyayikh sebagai pengendali mutu internal Pendidikan Pesantren, yang sangat luar biasa karena di dalam Perda Provinsi saja hal ini belum diatur,” ujar Taman, SE. selaku Wakil Ketua Pansus.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekai, H. Shobirin, menjelaskan bahwa sudah selayaknya pemerintah menaruh perhatian besar pada perkembangan Pesantren, mengingat perannya dalam proses pendidikan di Indonesia selama ini.

“Maju mundurnya sebuah bangsa ditentukan oleh kualitas pendidikannya. Kualitas pendidikan seperti apa yang bisa menyiapkan anak bangsa yang berkualitas? Yaitu pendidikan yang mengedepankan akhlakul karimah,” ungkap Shobirin.

Di dalam pertemuan tersebut juga terjadi diskusi dan tanya jawab yang substantif mengenai proses penyusunan draft hingga pengesahan Perda Kota Bekasi Nomor 05 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, yang baru saja ditetapkan pada tanggal 16 Maret yang lalu.

“Para ulama diundang berkali-kali oleh Pansus DPRD Kota Bekasi pada saat itu untuk memberikan aspirasi mengenai Raperda yang sedang disusun. Alhamdulillah semua fraksi mendukung, bahkan ada satu perwakilan fraksi yang beragama non-muslim pun ikut menyetujui adanya Perda ini,” ujar H. Ismail Anwar dari Pesantren Al-Hidayah Jatiasih, yang turut menjadi perwakilan ulama dalam penyusunan Raperda Kota Bekasi saat itu.

Ismail memuji niat mulia DPRD Kab. Karawang yang juga ingin segera mengimplementasikan Perda Provinsi tersebut menjadi Perda Kota/Kabupaten.

“Pesantren itu tanpa diberi bantuan pun sudah membangun, itu yang luar biasa. Sehingga sudah selayaknya saat ini pemerintah secara formal mendukung perkembangan Pondok Pesantren agar semakin banyak kebermanfaatan yang bisa dilakukan,” imbuh Ismail.

Sebagai penutup, ia juga mendoakan agar proses penyusunan Raperda Kab. Karawang berjalan lancar dan mengingatkan jika nanti sudah disahkan menjadi perda, jangan sampai sekadar menjadi peraturan tanpa eksekusi yang baik. (Kontributor: Herrisa AW)

Kabag TU: Penghulu Harus Miliki Kesungguhan Pelayanan Masyarakat

0
Kabag TU Kanwil Kementeraian Agama Jawa Barat, Drs. H. Ajam Mustajam, M. Si

Bandung (Aswajanews.id) – Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementeraian Agama Jawa Barat, Drs. H. Ajam Mustajam, M. Si mempertanyakan kesungguhan para penghulu dalam upaya meningkatkan kualitas diri masing-masing. Pertanyaan itu terungkap, berkaitan dengan sedikitnya keikutsertaan mereka dalam kajian fikih munakahat (fikih pernikahan) yang digelar selama tiga hari dalam sepekan ini.

“Jumlah penghulu di Jabar ini lebih dari 1.000 orang. Tapi dalam tiga hari kegiatan, yang menjadi peserta jumlahnya sedikit, bahkan terus menurun. Sekarang saja hanya sekitar seratus orang yang hadir. Apakah tidak ikut serta itu karena malas atau sudah pintar?” ujar Ajam Mustajam saat membuka acara kajian melalui aplikasi zoom hari ketiga tersebut, Kamis (7/4/2022).

Menurutnya, penyelenggaraan kajian fikih munakahat bertujuan untuk pengembangan diri, peningkatan kualitas sumberdaya manusia, yang berkaita erat dengan upaya peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Akhir-akhir ini tantangan Kemenag semakin berat, kompleks, dan menguras tenaga. Jika kondisi ini tidak ditangani SDM yang andal, tentu akan mengala kesulitan.

Dengan rendahnya keikutsertaan para penghulu tersebut, Ajam mengonfimasi SDM bersangkutan dengan kualitas yang dimilikinya. Pihaknya akan melakukan pencatatan dan evaluasi. Nanti akan terlihat pada uji kompetensi. Kalau mereka sudah tidak bisa lagi ditingkatkan kualitasnya, akan dilakukan langkah tertentu. “Buat apa harus mengelola jumlah yang banyak, jika tidak berdampak baik pada lembaga. Hanya akan mubazir,” tegasnya.

Pihaknya sudah melakukan kegiatan untuk pengembangan dan peningkatkan kualitas SDM antara lain dengan kenaikan pangkat. Sebanyak 240 penghulu diikutsertakan dalam uji kompetensi. Andai saja mengesampingkan empati pada yang bersangkutan, maka tingkat kelulusannya akan sangat rendah. Tapi dengan niat untuk membantu, maka mayoritas peserta ujian itu lolos. Hanya beberapa orang yang gugur.

Seharusnya bantuan seperti itu, ditunjang dengan kesungguhan para penghulu. Kegiatan kajian seperti ini seharusnya menjadi momenteum untuk peningkatan kapasitas masing-masing. Jika tidak ada kesungguhan, maka tidak ada yang bisa diharapkan. Karena itulah, Ajam akan berkirim surat kepada Kemenag kota dan kabupaten di Jabar terkait masalah ini.

“Kegiatan ini ujung-ujungnya untuk meningkatkan pelayanan kepada masarakat. Kita akan kirim surat kepada Kemenag kota dan kabupaten terkait masalah ini. Lembaga kita akan repot jika tidak ditangani SDM memadai. Dalam aspek pelayanan akan mendapat cibiran masyarakat. Kita akan dicemoohkan,” katanya.

Masalah Talak

Sementara itu narasumber dalam kajian tersebut adalah Fathi Ridwan dari Garut. Dia membahas masalah talak dan rujuk yang mengacu pada kitab “Fiqih Sunnah” karya Sayyid Sabiq. Dikatakan, kata talak bermakna melepaskan atau membiarkan. Sedangkan secara syar’i, talak adalah melepaskan ikatan perkawinan atau mengakhiri hubungan suami istri.

“Perbuatan talak termasuk yang sangat dibenci Allah. Sebab kelanggengan kehidupan pasangan suami istri merupakan salah satu tujuan yang sangat diperhatikan dalam Islam. Ikatan perkawinan itu sebuah ikatan yang betul-betul untuk membangun kehamonisan dan tidak menghendaki terjadinya disharmonisasi. Kehidupan yang kuat dan kokoh,” ujar Fathi.

Sebuah ikatan perkawinan dilaksanakan dengan tujuan untuk keberlanjutan dan kekal abadi sampai akhir khayat. Agar masing-masing pasangan memudahkan cara untuk menjadikan rumahnya tempat bernaung. Keduanya menikmati kebersamaan keharmonisan berumahtangga dalam lindungan yang sangat nyaman. Nikah adalah ibadah nikmat. Siapa yang melakukan talak, berarti dia telah mengingkari nikmat. Begitu juga wanita yang menggugat cerai suaminya, maka wanita itu kufur nikmat.

Maka tidak dibenarkan perceraian itu kecuali ada kedaruratan, ada mudharat. Misalnya, talak boleh dilakukan seorang suami, jika dia meragukan perilaku pasangan hidupnya. Ada perasaan sudah tidak tertarik lagi kepada istrinya, karena perilaku buruk pasangannya. Jika tidak ada alasan kuat, tapi tetap menjatuhkan talak, maka itu menjadi murni termasuk kufur nikmat Allah,” tegas Fathi Ridwan. *(Kontributor : Eva Nurwidiawati)

Kades Tidak Boleh Berhentikan Perangkat Desa Sembarangan

0
Kepala Bidang Pemerintah Desa pada DPMD Kabupaten Sumedang, H. Nuryadin menyarankan agar para kepala desa terpilih tidak sembarang mengganti perangkat desa tanpa didasari aturan

Sumedang (Aswajanews.id) – Kepala Bidang Pemerintah Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang, H. Nuryadin menyarankan agar para kepala desa terpilih tidak sembarang mengganti perangkat desa tanpa didasari aturan. “Ada aturan-aturan yang mendasari terkait pergantian perangkat desa. Jadi tidak bisa semena-mena, misal janji politik ke masyarakat,” ujar Nuryadin.

Sebab, kata dia, untuk memberhentikan perangkat desa, harus memenuhi unsur sebagai mana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Berdasarkan pasal 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, perangkat desa itu bisa diberhentikan apabila yang bersangkutan meninggal dunia, berhenti sendiri (mengundurkan diri), atau diberhentikan. “Sekarang, untuk memberhentikan perangkat desa ini tidak mudah seperti pada saat masih jabatan periodisasi. Kades memang boleh menghentikan perangkat desanya, tapi tidak boleh sembarangan karena harus sesuai dengan ketentuan pasal 5 Permendagri Nomor 67 tahun 2017,” katanyanya.

Nuryadin menyarankan agar para kades terpilih hendaknya bisa mengarahkan perangkat desanya dengan menunjukan kiinerjanya agar antara kades dan perangkat bisa sinkron dalam menjalankan pemerintahan. (nsa)

Diskanak Kabupaten Sumedang Tahun 2022 Target 13.200 Akseptor IB

0
UPTD Pembibitan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Sumedang pada tahun 2022 ini ditargetkan bisa mendapatkan 13.200 ekor sapi sebagai akseptor inseminasi buatan (IB).

Sumedang (Aswajanews.id) – UPTD Pembibitan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Sumedang pada tahun 2022 ini ditargetkan bisa mendapatkan 13.200 ekor sapi sebagai akseptor inseminasi buatan (IB).

Menurut Kepala UPTD Pembibitan Kabupaten Sumedang Asep Kurniawan target ini merupakan program nasional guna meningkatkan jumlah populasi sapi. “Untuk target IB di Jabar, Kabupaten Sumedang masuk dalam posisi 5 besar, dimana target Jabar dari Nasional sebanyak 85.000 apseptor,” jelas Asep Jumat (8/4/2022).

Dijelaskan Asep, pihaknya cukup optimis target tersebut dapat tercapai apalagi saat ini para peternak di Sumedang dalam mengawinkan ternak sapinya lebih memilih IB dibandingkan kawin alami. Untuk mengejar target tersebut pihaknya juga akan berupaya lebih meningkatkan sosialisasi pada para peternak dengan memanfaatkan 22 inseminator yang tersebar diberbagai kecamatan. “Kebetulan dari 22 inseminator ini ada juga yang bertugas sebagai penyuluh jadi lebih mudah bagi kami melakukan sosialisasi,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Asep daerah Jatinunggal dan Jatigede permintaan IB nya lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lainnya, hal ini cukup dipahami karena populasi sapi di daerah tersebut cukup banyak. *(sumedangkab.go.id)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts