Pendidikan

Perkokoh Haluan Organisasi, PMII UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kota Bandung Adakan Sekolah Aswaja

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kota Bandung mengadakan kegiatan Sekolah Aswaja bertajuk “Tajdidu Ruuhin Nashi Al-Muqoddasi (Pembaharuan Spirit Atas Naskah yang Disakralkan)”. Kegiatan ini diselenggarakan pada 15-17 April 2022 yang berlokasi di Gedung Muslimat PWNU Jabar, Jl. Terusan Galunggung No.9 Lengkong Bandung.

Sekolah Aswaja ini dibuka oleh sahabat Ahmad Hasan Sajili selaku ketua pelaksana acara tersebut. Acara ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Ketua PK PMII UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kota Bandung sahabat Adrian Farhan Mubarok dan jajaran pengurus serta Ketua PMII Cabang Kota Bandung sahabat Agung Andrian.

Ketua PK PMII UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kota Bandung sahabat Adrian Farhan Mubarok dalam sambutannya mengatakan, PMII sudah sangat tegas dalam muqadimmah AD/ART bahwa Aswaja sebagai haluan organisasi, artinya Aswaja semestinya menjadi daya pikir dan bergerak PMII dalam setiap kerja-kerja organisasi.

“Singkatnya, mesti jelas secara posisi dan fungsi dalam tubuh PMII.  Oleh karena itu, seperti dalam muqadimmah kembali bahwa PMII mesti membebaskan bangsa Indonesia dari kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan,” tegas Adrian.

Dijelaskannya, seringkali layaknya kritik atas teologi Islam klasik, terkadang Aswaja bahkan firqoh yang lainnya seringkali membatasi diri dan tidak berintegrasi dengan problematika sosial. Ringkasnya, cenderung teo-sentris.

Atas dasar hal itu, lanjut Adrian, maka kita PK. PMII UIN SGD Cabang Kota Bandung untuk menyelenggarakan sekolah aswaja ini dengan tema “Pembaharuan spirit atas naskah yang disakralkan”. Dengan harapan, selain daripada melahirkan kebermanfaatan atau menjadi praktik ibadah di bulan Ramadhan ini.

“Sekolah Aswaja diharapkan dapat menjadi pemantik bagi upaya-upaya atau kajian-kajian mengenai diskurus Aswaja ini dimasifkan kembali dan bisa menjadi landasan praktik yang konkrit di PMII khususnya dipersoalan keberpihakan terhadap mustad’afin,” ujar Adrian Farhan Mubarok selaku Ketua PK PMII UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kota Bandung. *(Elisa Nurasri)