Google search engine
Beranda blog Halaman 202

Polres Cirebon: Puncak Arus Mudik Jalur Arteri Dilalui 194 Ribu Kendaraan

0
Kendaraan sepeda motor mendominasi arus mudik di jalur arteri Cirebon, Jawa Barat

CIREBON (Aswajanews.id) – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota, Jawa Barat, mendata jalur arteri Cirebon sudah mencatatkan puncak arus mudik dengan dilalui sebanyak 194 ribu kendaraan, dan yang mendominasi sepeda motor.

“Untuk puncak arus mudik terjadi pada Kamis (20/4) atau H-2 Lebaran,” kata Kasatlantas Polres Cirebon Kota AKP Triyono Raharja di Cirebon, Jumat (21/4/2023).

Triyono mengatakan pada puncak arus mudik Lebaran 2023 arteri Cirebon dilalui sebanyak 194 ribu kendaraan yang dari Jakarta menuju ke Jawa Tengah, baik roda dua maupun empat dan lebih.

Menurutnya dari jumlah tersebut yang paling mendominasi adalah kendaraan roda dua atau sepeda motor dengan jumlah mencapai 179 ribu kendaraan, sedangkan sisanya yaitu kendaraan roda empat ke atas.

Ia menjelaskan untuk per jam pada masa puncaknya sepeda motor yang melintas di jalur arteri mencapai 12 ribu, dan itu tercatat yang paling banyak.

“Saat puncaknya kendaraan melintas satu jam bisa mencapai 12 ribu unit,” tuturnya. Ia menambahkan pada hari Rabu (19/4) kendaraan yang melintas di jalur arteri Cirebon yaitu 118 ribu kendaraan, di mana 101 ribu di antaranya merupakan sepeda motor.

Triyono memastikan selama masa arus mudik Lebaran 2023, arus lalu lintas di wilayah hukumnya berjalan lancar, dan aman, sehingga tidak ada kemacetan yang berarti meskipun sempat dilakukan sejumlah rekayasa lalu lintas setelah dilakukan satu arah dari Jakarta menuju ke Jawa Tengah.

“Kami sempat melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan besar yang akan melintas di arteri Cirebon, di arahkan ke jalur arteri pantura menuju ke Indramayu,” katanya. *(Ant)

450 Personel Satpol PP Kota Bandung Dukung Ketertiban Lebaran

0
Personel Satpol PP Kota Bandung menerima pengarahan dalam persiapan operasi Lebaran 2023 di Balai Kota Bandung, Jumat (21/4/2023). (Foto : Pemkot Bandung)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mengerahkan 450 personel untuk mendukung ketertiban dan ketenteraman Kota Bandung selama perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah.

Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan anggotanya berjaga di sejumlah titik keramaian dan 15 pos pengamanan dan pos pelayanan, di antaranya Alun-Alun Bandung, Jalan Soekarno, Jalan Dalem Kaum, serta Jalan Asia Afrika.

“Kami terjunkan 450 personel dan terbagi tiga kompi, Kompi Tibum, Taman, dan Linmas. Selama perayaan Idul Fitri, kegiatan Satpol PP ditingkatkan. Anggota Satpol PP akan mengawasi kegiatan pada titik-titik keramaian mulai H-1 sampai berakhirnya cuti Lebaran,” kata Rasdian di Bandung, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023).

Selain penjagaan di titik-titik keramaian, lanjutnya, para petugas juga berpatroli dan memantau dengan aparat wilayah di jalan-jalan protokol Kota Bandung.

Dia menambahkan Satpol PP juga menyiagakan petugas linmas untuk mengurai kemacetan dan kerumunan serta menjaga ketertiban di sejumlah pasar tradisional, pasar kaget, dan tempat pemakaman umum (TPU).

“Kami juga membantu melaksanakan pengamanan bersama kewilayahan ke tempat-tempat pemakaman, seperti TPU Nagrog, Rancacili, dan lainnya; antisipasi masyarakat yang akan berziarah,” tambahnya. Rasdian mengatakan saat libur Idul Fitri 1444 Hijriah, Satpol PP juga fokus kepada lima tempat wisata utama di Kota Bandung.

“Kami mengecek juga kawasan wisata di Kota Bandung, mulai Transtudio, Kiara Artha Park, Taman Lalu Lintas, Karang Setra, dan Saung Udjo,” katanya.

Untuk keamanan dan ketertiban di wilayah pemukiman masyarakat saat Lebaran, pihaknya akan berpatroli keliling bersama dengan unsur kewilayahan. Selain itu, ia mengimbau bagi masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman agar melapor kepada pengurus RT dan RW setempat.

“Segera lapor agar rumahnya terdata dan akan dilakukan pengamanan oleh aparat setempat,” ujar Rasdian. *(Ant)

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1444 H pada Sabtu 22 April

0
Sidang isbat dipimpin oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pemerintah RI melalui Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan hasil sidang isbat Lebaran Idul Fitri 1444 H/2023 M. Pemerintah menetapkan 1 Syawal atau Lebaran Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 22 April 2023. Ketetapan itu didasarkan pada hasil sidang isbat yang digelar di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2023).

Sidang isbat dipimpin oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Sidang isbat juga dihadiri pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, hingga ormas Islam.

Sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1444 H diawali dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag. Disebutkan posisi hilal (bulan baru) saat Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0 derajat 45 menit sampai 2 derajat 21,6 menit. Posisi hilal tersebut memiliki sudut elongasi antara 1 derajat 28,2 menit sampai 3 derajat 5,4 menit menurut data hisab pada Kamis, 29 Ramadhan 1444 H atau 20 April 2023. Kemenag juga melakukan pemantauan hilal di 123 wilayah Indonesia.

“Berdasarkan hisab posisi hilal seluruh Indonesia sudah di atas ufuk dan tidak memenuhi kriteria MABIMS baru serta ketiadaan laporan melihat hilal,” kata Menag Yaqut Cholil Quomas dalam konferensi pers.

“Tadi sidang isbat secara mufakat telah menetapkan 1 Syawal 144 Hijriah jatuh pada hari Sabtu tanggal 22 April 2023 masehi,” sambungnya.

Yaqut berharap agar keputusan 1 Syawal 1444 Hijriah ini dapat diterima oleh seluruh masyarakat, khususnya umat Islam. Meski demikian, Yaqut meminta masyarakat saling menghormati jika ditemukan perbedaan dalam waktu pelaksanaan Idul Fitri.

“Tentu kita berharap seluruh umat muslim di Indonesia mentaati apa yang sudah diputuskan oleh pemerintah. Namun sekali lagi jika ada perbedaan saudara-saudara kita yang sudah terlebih dahulu memutuskan Idul Fitri berbeda dengan pemerintah, ini harap untuk tetap dihormati,” tutur Yaqut.

Muhammadiyah Lebaran Jumat 21 April 2023

Sebelumnya PP Muhammadiyan telah resmi menetapkan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1444 H atau Lebaran 2023 jatuh pada Jumat, 21 April 2023. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, Muhammdiyah menetapkan Idul Fitri dengan metode hisab wujudul hilal.

“Muhammadiyah dengan metode hisab wujudul hilal dapat menetapkan puluhan tahun ke depan kapan Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha terjadi,” ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (7/4/2023). Selain itu, keputusan penetapan hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah itu termaktub dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/1.0E/2023 tentang Penetaan Hasil Hisab Ramadhan, Syawam, dan Zulhijah 1444 H. “Tanggal 1 Syawal 1444 H jatuh pada hari Jumat Pahing, 21 April 2023 M,” bunyi maklumat tersebut. (Red)

Polres Majalengka Adakan Mudik Gratis Jurusan Semarang

0

MAJALENGKA (Aswajanews.id) – Polres Majalengka, Polda Jawa Barat, membuka layanan Mudik Lebaran Gratis jurusan Semarang, Jawa Tengah, bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H/2023 M.

Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto mengatakan, layanan mudik gratis tersebut akan diselenggarakan pada Kamis 20 April 2023, sekitar pukul 07.00 WIB.

Untuk pendaftaran mudik gratis jurusan Semarang tersebut, kata dia, bisa dilakukan masyarakat melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp di nomor 081342431231.

“Nanti akan ada petugas khusus yang melayani atau memberikan informasi mengenai waktu keberangkatan, ketersediaan kursi hingga syarat untuk menjadi peserta mudik gratis,” kata AKBP Indra Novianto, Rabu (19/04/23).

Ia pun menjelaskan, bahwa untuk titik kumpul calon pemudik gratis tersebut, dilaksanakan di Polres Majalengka. Sedangkan, untuk kendaraannya bisa dititipkan di Mako polres setempat secara gratis.

“Kami berharap, dengan dilaksanakannya mudik gratis ini bisa membantu masyarakat Majalengka yang ingin mudik ke kampung halamannya di wilayah Semarang dan sekaligus bisa meringankan beban mereka untuk mudik yang nyaman dan berkesan,” tukasnya. (Bidhumas)

Hijab & Mahjub dalam Ilmu Faroid

0
(Budi Ali HIdayat/Kasi Bimas Islam Kemenag Cimahi)

Hijab menurut bahasa bermakna المنع (Man’u) artinya menghalangi atau mencegah. Sedangkan menurut istilah ialah :

اَلَمنْـعُ مِنَ الِأرْثِ بِالكُلِّــيَةِ اَوْ مِنْ بَعْضِــهِ لأَ هْلِ الــوَارِثِ الأَخَرِ

Artinya

 “Terhalangnya seseorang dalam menerima harta waris baik keseluruhan atau sebagian hak penerimaannya karena adanya ahli waris orang lain”.

Adapun yang dimaksud dengan mahrum yaitu terhalangnya seseorang dalam menerima harta waris karena terjadinya penghalang-penghalang dalam menerima hak waris atau mewarisi. Seperti, berbeda agama (kafir atau murtad), perbudakan dan pembunuhan.

  1. Hijab Nuqshan

Berkurangnya kadar bagian harta warisan dari salah seorang ahli waris karena adanya urutan derajat yang tinggi daripada ahli waris orang lain.

Berkata Syekh Umar Bakri (Hasyiyah Rahbiyah : 25), bahwa Hijab Nuqshan terbagi kepada 7 bagian yaitu ;

  1. الأنــتقال من فـرض الى فرض اقل مــنه

(Peralihan dari kadar bagian kepada kadar bagian yang lebih sedikit)

  1. a) Suami (duda) mendapat seperdua (1/2) menjadi seperempat (1/4) jika ada far’u mayit yaitu ; anak atau cucu .
  2. b) Istri (janda) mendapat seperempat (1/4) menjadi seperdelapan (1/8) jika ada far’u mayit yaitu ; anak atau cucu.
  3. c) Ibu mendapat sepertiga (1/3) menjadi seperenam (1/6) jika ada far’u mayit yaitu ; anak atau cucu.
  4. d) Cucu perempuan dari anak laki-laki mendapat ½ menjadi seperenam 1/6 jika ada anak perempuan.
  5. الأنتــقال من فرض الى تعصــيب

(Peralihan dari kadar bagian kepada kadar bagian ashabah)

Lihat dalam bab VI tentang Ashabah

  1. . الأنتــقال من تعصــيب الى فــرض

(Peralihan dari kadar bagian ashabah  kepada kadar bagian )

  1. a) Ayah mendapat ashabah menjadi sepenam (1/6) jika ada far’u mayit yaitu ; anak atau cucu.
  2. b) Kakek mendapat ashabah menjadi seperenam (1/6) jika ada far’u mayit, dan suami atau istri.
  3. الأنتــقال من تعصــيب الى مثـــله

(Peralihan dari  bagian ashabah  kepada kadar ashabah lagi )

Lihat dalam bab VI tentang ashabah bi ghairih dan ashabah ma’a ghairih

  1. المزاحمة فى الفرض فى حق الزوجة والجدة وذوات الثلثين ونحوهن.

(kelebihan  kadar bagian seperti pada hak Istri, Nenek dan Ahli Waris yang mendapat 2/3, dan sejenisnya )

  1. المزاحمة فى التعصيب فى حق كل عاصب بنفسه وعصبةبغيره وعصبة مع غيره

(kelebihan kadar bagian ashabah seperti pada hak ashabah bi nafsih, ashabah bi ghairih  dan ashabah ma’a ghairih selain ayah. )

  1. المزاحــمة بالعول كماصار فى المــنبرية

(kelebihan kadar bagian pada aul seperti dalam masalah Mimbariyah..

  1. Hijab Hirman

Terhalangnya bagian harta warisan dari salah seorang ahli waris karena adanya urutan derajat yang tinggi daripada ahli waris orang lain.  Hijab hirman ini  terjadi apabila bertemu dengan tiga orang.

Tiga orang laki-laki yang terdiri dari ;

  1. Anak laki-laki
  2. Suami
  3. Ayah

Tiga orang laki-laki yang terdiri dari ;

  1. anak perempuan
  2. Istri
  3. Ibu

Golongan-golongan diatas adalah yang tidak bisa terhijab atau gugur dalam hak ahli waris, yaitu :

  1. Ikatan Pernikahan antara suami istri yang sah menurut syariat.
  2. Istri yang di talak raj’i oleh suami dan masih ada masa iddah (tunggu).
  3. Anak laki-laki maupun perempuan dari si mayit.
  4. Ayah dan ibu

Irjen Faisal Pastikan Ada Sanksi Tegas untuk Pelanggaran Kontrak Katering Haji

0
Penandatanganan kontrak kerja sama penyediaan katering jemaah haji

JEDDAH (Aswajanews.id) – Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, Faisal, menegaskan akan melakukan pengawasan di titik-titik risiko, salah satunya adalah katering haji. Menurutnya, mulai tahun ini, ada dua petugas haji di setiap dapur yang bertugas mengawasi penyediaan katering, sejak persiapan hingga distribusi.

“Kami dari Itjen akan melakukan pengawasan terhadap pelayanan untuk jemaah haji, salah satunya adalah katering haji. Jika ada pelanggaran, kami akan tegas dengan memberikan sanksi berupa blacklist penyedia layanan sehingga tak bisa lagi menjadi penyedia di tahun-tahun ke depan,” tegas Faisal.

Penegasan ini disampaikan Faisal usai menyaksikan penandatanganan kontrak kerja sama antara Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag dengan para penyedia layanan katering untuk jemaah haji Indonesia. Penandatanganan kontrak kerja sama ini berlangsung di Kantor Urusan Haji, KJRI, Jeddah pada Senin (17/4/2023).

Irjen melarang dapur penyedia katering memberikan atau menjajikan untuk memberikan hadiah kepada petugas haji. Faisal justru memberikan garansi bagi penyedia bahwa tidak akan ada yang mempersulit kinerja mereka dalam menyiapkan katering jemaah haji Indonesia.

“Saya sampaikan kepada seluruh penyedia bahwa tidak boleh ada hadiah kepada seluruh petugas kami karena itu adalah pelanggaran dan diberikan pidana di peraturan hukum di negara kami,” jelasnya.

“Silahkan laporkan ke saya apabila ada yang mengatasnamakan pejabat Kementerian Agama dan mempersulit atau meminta hal-hal di luar kontrak yang disepakati,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan ini Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Inspektur Wilayah IV yang juga Plt. Sekretaris Itjen Kastolan, Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab, serta Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam dan Pelaksana Staf Teknis Haji 1 yang juga merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Agus Mi’raji. (Kontributor: Adha Anggraini)

Membangun Karakter dan Prestasi Siswa Madrasah

0
M Isom Yusqi (Direktur KSKK Madrasah)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Madrasah adalah bagian dari sejarah peradaban Islam dalam mencetak generasi madani. Peradaban Islam mengajarkan keseimbangan antara fikir (nalar) dan zikir (moral spiritual). Madrasah merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam yang mempertemukan antara intelektual dan moral.

Lembaga Pendidikan madrasah juga memiliki peranan, tanggungjawab dan tantangan yang besar untuk diselesaikan sebagai upaya peningkatan sumberdaya manusia berkualitas dan berdaya saing di Indonesia. Hal ini terumuskan dalam dua program prioritas, yaitu: peningkatan layanan pendidikan berkualitas, serta peningkatan produktifitas dan daya saing.

Coretan prioritas yang terumuskan dalam afirmasi dan inovasi anggaran madrasah akan menjadi sebuah warisan yang akan tercatat sebagai optimisme bangsa ini membangun negeri. Hal ini sebagaimana termaktub dalam kitab Syarah Fath al-Muin, karya Abu Bakar Syato dan Nahju al-Balaghah terkait Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah, bahwa penting memberi keyakinan kepada generasi pembelajar madrasah akan peta kehidupan (manual of life), optimisme dan masa depan yang lebih gemilang.

Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI memiliki peranan penting guna membangun keyakinan (trust) publik lewat perencanaan program/kegiatan yang strategis melalui desain dan arah pendidikan madrasah yang komprehensif bagi generasi pembelajar madrasah yang sesuai dengan zamannya.

Era Disrupsi Teknologi yang semakin maju sekarang ini mempengaruhi berbagai bidang kehidupan, termasuk dunia Pendidikan yang mengharuskan generasi pembelajar madrasah mampu mengikuti perkembangan zaman. Mereka dihadapkan pada kondisi yang berbeda dari biasanya, melewati tatanan kehidupan baru yang perlu disikapi dengan cepat. Secara filosofis perubahan itu memang tidak bisa dihindari sebagai proses alamiah lompatan peradaban manusia yang harus dihadapi dengan optimis.

Madrasah sebagai lembaga pendidikan juga memiliki fokus pada pengembangan karakter siswa. Selain diberikan pendidikan agama yang kuat, siswa juga diberikan pendidikan umum setara dengan sekolah lainnya. Pembangunan karakter yang kuat merupakan hal yang sangat penting dalam pendidikan, karena karakter yang kuat akan membantu siswa untuk menghadapi berbagai macam tantangan di masa depan, baik dalam dunia pendidikan maupun di kehidupan sosial dan profesional.

Selain pembangunan karakter, hal yang tidak kalah pentingnya adalah prestasi siswa yang merupakan salah satu indikator keberhasilan dalam pembelajaran di madrasah. Setiap siswa diajarkan untuk berkompetisi dengan diri sendiri dan berusaha menjadi yang terbaik, bukan sekedar untuk mengalahkan orang lain. Hal ini membantu siswa mengembangkan kemampuan diri, agar menjadi pribadi yang mandiri.

Optimisme pembelajar madrasah mulai terasa saat ini, terlihat jelas melalui Prestasi mereka yang tidak hanya pada bidang akademik semata, melainkan juga meliputi prestasi bidang non akademik seperti olahraga, kesenian, keagamaan, teknologi dan bidang sosial.

Kepercayaan diri pembelajar madrasah terlihat jelas, saat siswa-siswi MAN 2 Majalengka mengembangkan teknologi “Mushtech”. Sebuah solusi Internet of Things (IoT) untuk mendukung digitalisasi bisnis kecil menengah yang dikembangkan oleh masyarakat. Solusi ini dibangun untuk membantu para petani pembudidaya jamur tiram di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Bahkan di tempat yang berbeda, pembelajar madrasah dari MAN 1 Kuantan Singingi Provinsi Riau telah melahirkan karya yang diberi nama “Watercare”. Inovasi tersebut mereka ciptakan bagi peternak ikan nila untuk memberikan peringatan dan deteksi dini yang dapat monitoring kondisi kadar pH dan kekeruhan air pada kolam ikan nila secara otomatis. Ide yang mendasari pembangunan IoT ini datang dari program inkubasi Akademi Madrasah Digital (AMD) yang diprakarsai oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah, Kementerian Agama RI.

Upaya pengembangan karakter dan prestasi pembelajar madrasah terus dilakukan sebagai bagian integral dari proses pembelajaran bermakna. Setiap pembelajar madrasah harus memiliki sikap jujur, disiplin, tanggungjawab, kerja keras, dan semangat belajar yang tinggi. Kemampuan berkompetisi mereka juga semakin kuat dan kesiapan mereka untuk unjuk gigi di setiap kompetisi maupun olimpiade di tingkat nasional maupun Internasional semakin baik.

Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong misalnya, menjadi yang terbaik dalam perolehan rerata nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Seleksi Bersama Masuk Pergguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2022. Dengan total nilai 666,494, MAN IC Serpong berada pada peringkat pertama dari 1.000 sekolah terbaik sebagaimana dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Tidak sedikit di tahun 2023, para pembelajar madrasah menunjukan eksistensinya di negeri ini dengan mengukir prestasi dengan berhasil memasuki Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), seperti MAN 1 Lamongan, MAN 2 Kota Malang, MAN 1 Muara Enim, MAN 3 Kota Makassar, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Ini artinya, madrasah siap menjadi bagian dari negeri ini dalam upaya mencetak generasi unggul dan sumber daya manusia berkualitas. Di saat para pembelajar madrasah yang memiliki karakter kuat dan prestasi yang baik di masa depan akan menjadi tenaga kerja yang berkualitas yang mampu bersaing di pasar kerja global. Tentunya, Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam terus berupaya mengembangkan program-program yang ramah akan pengembangan potensi, minat, dan bakat pembelajar madrasah. Hal ini dilakukan, guna memperkuat mental siswa madrasah serta produktifitas dan daya saing mereka di masa yang akan datang. Bangsa ini sangat membutuhkan Sumber Daya Manusia terbaik, yang nantinya mampu mengisi posisi-posisi strategis di bumi pertiwi Indonesia

Setiap pembelajar madrasah dianugerahi potensi (potential ability) atau kapasitas (capacity). Terdapat keragaman atau perbedaan potensi yang dimiliki pembelajar madrasah yang satu dengan yang lainnya, baik dalam jenis potensi yang dimiliki maupun dalam kualitas potensi. Sehingga dalam proses pengelolaan madrasah harus memperhatikan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung setiap potensi yang dimiliki oleh siswa madrasah.

Kini optimisme itu semakin terasa, siswa madrasah mulai banyak menjawab tantangan perkembangan zaman dengan lahirnya siswa-siswi madrasah berprestasi dalam beberapa ajang kompetisi bidang Akademik dan non-Akademik di tingkat nasional maupun internasional. Tidak jarang, sudah banyak torehan medali yang diperoleh oleh siswa-siswi madrasah pada ajang sains, teknologi, robotika, design grafis, videografi, dan lain sebagainya. Bahkan sudah banyak lulusan-lulusan madrasah yang melanjutkan ke perguruan tinggi ternama di Indonesia maupun luar negeri. Tidak hanya sampai disitu, sudah banyak juga lulusan madrasah yang mengisi ruang-ruang penting di republik ini.

Tentunya ini semua tidak terlepas dari peran serta pengelola madrasah yang terus dan selalu melakukan pendampingan dan memberikan pola bimbingan yang tepat pada siswa, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Madrasah juga terus mendukung setiap potensi yang dimiliki dengan pemenuhan fasilitas dan sarana prasarana pendukung agar siswa dapat belajar dengan optimal.

Pada bidang Sains, Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan sebuah ajang berkompetisi dalam bidang sains seperti Kompetisi Sains Madrasah (KSM). Selain itu juga, menghadirkan program Madrasah Young Researchers Supercamp (Myres) dalam rangka memfasilitasi dan menuangkan bakat minat menulis dan ide kreatif hasil karya siswa madrasah, demi mencetak generasi literate, menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah juga berupaya memperkuat potensi bidang teknologi dengan menghadirkan program Akademi Madrasah Digital, Kompetisi Robotik Madrasah, Madrasah Vlog Competition, dan Film Pendek Madrasah. Kita memiliki sebuah harapan besar terhadap siswa-siswi madrasah melalui penyelenggaraan program tersebut. Suatu saat nanti akan lahir ide-ide kreatif yang mampu menyelesaikan permasalahan publik melalui penerapan teknologi berbasis Internet of things yang datang dari madrasah untuk masyarakat luas dan para ahli video maker yang dapat menebarkan kebaikan melalui karya-karyanya.

Pembangunan karakter dan prestasi siswa di madrasah merupakan faktor penting dalam pendidikan yang berkualitas. Pembangunan karakter siswa yang kuat dan prestasi yang baik akan membantu siswa menjadi pribadi yang mandiri dan berkualitas, serta siap menghadapi tantangan di masa depan. Untuk itu, dibutuhkan Kerjasama yang baik antara semua pihak terkait agar pembangunan karakter siswa di madrasah dapat tercapai dengan optimal. (Kontributor: Moh Khoeron)

Ikhlas Beramal Hingga Akhir Hayat

0
Penulis; KH Lukman Nur Hakim

Secuil ilmu dikon ngamal, Secuil amal dikon ikhlas (PonPes Assalafiyah 2 Saditan Brebes)

Sebagai pengantar ngaji dengan tema ikhlas penulis mencoba mencari pengertian ikhlas pada sisi lain yang ada di google untuk menjadi pegangan pemahaman awal dalam menguraikan ngaji yang ditulis dalam catatan sederhana ini.

Ikhlas merupakan sikap terpuji yang dimiliki seseorang untuk merelakan sesuatu yang kita anggap paling baik dengan harapan mendapatkan ridha dari Allah Swt.  Ikhlas sendiri sebagai lawan dari riya yang melakukan sesuatu karena ingin mencari penghargaan atau pengakuan manusia.

Membicarakan ikhlas pada ngaji, Minggu (16/4/2023) KH. Subhan Ma’mun mengingatkan pada peserta ngaji bahwa ikhlas merupakan rahasia yang Allah Swt titipkan pada yang kehendaki-Nya.

Setiap perilaku individu ada titik lemahnya, termasuk dalam beribadah, shodakoh, zakat dan lainnya. Namun titik lemahnya tersebut dapat dikendalikan dengan yang namanya ikhlas. Karena berbagai penyakit pisik, hati maupun pemikiran hidup di dunia akan dapat terobati dengan perbuatan ikhlas.

Berbagai muncul perilaku manusia yang ada di dunia dapat dikatakan sebuah permainan. Seperti juga muncul sifat sombong, kepemilikan harta yang melimpah. Semua akan terkendali kalau diawali dengan keikhlasan dalam berbuat karena Allah Swt. Ikhlas ini sebagai penangkal dari berbagai penyakit hati dalam beribadah amaliyah, tenaga maupun harta.

Ikhlas juga dapat menjadi modal akan serba kecukupan bagi seseorang. Karena dengan seseorang berbuat ikhlas maka Allah Swt akan mencukupi kebutuhan hidupnya.

Seseorang dihukumi ikhlas dan tidak itu menjadi rahasia Allah Swt Yang Maha Tahu atas segala aktivitas manusia. Ketika awal manusia mengalami kesulitan dalam berikhlas, maka lakukanlah dengan terus menerus dalam beramal, nanti ikhlaspun akan mengikutinya. Ikhlas dapat dimiliki oleh seseorang yang karena mengistikomahkan amalan tersebut.

Semisal saja ketika orang melakukan sesuatu, saat pertama kali dapat dikatakan untuk tujuan tertentu karena manusia, atau kepentingan sesaat, baik politik maupun mencari sebuah penghargaan diri. Namun kalau dilakukan secara terus menerus maka akan muncul keikhlasan, karena Allah Swt menjadi tujuannya sedangkan yang lainpun akan hilang.

Seorang yang ikhlas akan terlihat berperilaku sama, baik saat memberi sesuatu mendapatkan pujian maupun hinaan.  Keikhlasan seseorang diharapkan tidak hanya memiliki orientasi takut pada neraka maupun keinginan masuk surga, namun yang paling tinggi keikhlasanya adalah mencari keridhoan Allah Swt semata yang dituju.

Keistikomahan dan terus meneruslah yang tidak mungkin, hal tersebut dilakukan karena kepentingan dunia semata.  Keistikomahan ini dapat sebagai bukti wujud keikhlasan dalam melakukan karena Allah Swt.

Rutinitas ngaji, membaca Al-Quran dan sering membedah al-Hadits akan menghilangkan kesombongan dan berorientasi menjadi manusia yang terkenal didunia semata. Mentadaburi ayat kaulliyah dan kauniyah ini pula yang membuat keikhlasan seseorang semakin kuat.

Ada peringatan yang disampaikan oleh KH. Subhan Ma’mun pada jamaah pengajian Ramadhan 1444 H. Untuk tidak memuji orang yang kikir dengan sebutan loman dan memberi karena ingin dipuji.

Orang beramal dengan tujuan dipuji, menurut KH. Subhan Ma’mun bagaikan debu yang lembut menempel di atas batu yang halus terkena air hujan. Maka debu tersebut akan hilang terbawa air hujan. Kalau amal karena ingin dipuja maka amal tersebut tidak ada manfaatnya apalagi membekas pada seseorang yang beramal.

Sebaliknya beliau juga mengingatkan, kalau beramal jangan menunggu ikhlas atau jangan takut tidak ikhlas. Karena munculnya ikhlas kadang sedikit demi sedikit pada seseorang tidak langsung otomatis, ada proses belajar dan dibutuhkan proses yang dilakukan secara terus menurus.

Kadang amalan yang sedikit ikhlas dapat menjadikan amalan lain yang banyak diterima dan menjadi diridhoi oleh Allah Swt. Ikhlaslah dalam berjuang agama maka akan mencukupi amal yang sedikit dan menutupi yang belum ikhlas.Berikhlas tidak hanya saat beramal saja, saat mau berpisah dengan dunia dan badan juga harus ikhlas. Keikhlasan ini yang membuat Allah Swt akan menerima hambanya yang datang menghadap-Nya. Semoga kita termasuk orang ikhlas.  Aamiiin…

(Lukmanrandusanga, Kamis 20 April 2023)

Novel Baswedan : Ada Ketakutan Firli Terhadap Proses Hukum yang sedang Berjalan

0
Mantan penyidik KPK Novel Baswedan (tengah)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Novel Baswedan selaku mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai ada ketakutan terhadap proses hukum di balik sowan Ketua KPK Firli Bahuri ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu.

“Saya yakin bahwa sowan Firli kepada Kapolri tersebut menunjukkan Firli ketakutan karena kejahatannya yang sedang diproses oleh Polri atas laporan banyak pihak,” ujar Novel saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Kamis (20/04/2023).

Sebagaimana diketahui, Novel sebelumnya ‘disingkirkan’ Firli Cs lewat asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)  sehingga harus mundur dari KPK karena tak lolos ujian itu. Novel meyakini pertemuan itu tidak serta merta menghentikan proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian.

Firli sendiri dilaporkan ke kepolisian karena diduga membocorkan dokumen hasil penyelidikan KPK di Kementerian ESDM kepada pihak berperkara.

“Saya yakin upaya Firli untuk menemui Kapolri tersebut tidak membuat perkara yang bersangkutan tidak diproses, karena perbuatan pembocoran data yang diduga dilakukan oleh Firli merupakan kejahatan serius, bahkan sudah diketahui publik,” ujar dia.

Novel yang kini berstatus sebagai ASN di Polri tidak percaya dengan alasan yang disampaikan Firli terkait kunjungannya ke Kapolri guna menguatkan sinergitas pemberantasan korupsi antarkedua lembaga.

Ketidakpercayaan itu dilatarbelakangi oleh sikap Firli yang mengabaikan surat Kapolri tertanggal 29 Maret 2023 perihal perintah perpanjangan penugasan untuk Brigjen Endar Priantoro sebagai Direktur Penyelidikan KPK.

“Hal tersebut tidak akan terjadi bila ada rasa saling menghormati. Padahal, dalam masalah tersebut Kapolri hanya melaksanakan proses administrasi rutin untuk perpanjangan masa tugas di KPK. Sebaliknya, justru Firli yang melanggar hukum dan peraturan kepegawaian KPK sendiri,” ujar Novel.

Firli menemui Listyo di Rumah Dinas Kapolri yang berada di Jakarta Selatan pada Minggu (16/4). Pertemuan berlangsung sekitar satu jam sejak pukul 16.30 hingga 17.30 WIB.

Dalam keterangannya, Firli tidak menjelaskan secara rinci topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Ia hanya menyatakan hubungan KPK dengan Polri saat ini tetap harmonis terkait kegiatan pemberantasan korupsi.

“KPK dan Polri memiliki tujuan yang sama yaitu mewujudkan tujuan negara. KPK dan Polri bahu-membahu bersinergi memberantas korupsi,” ujar Firli.

Pertemuan itu berlangsung di tengah polemik pemberhentian dengan hormat Direktur Penyelidikan KPK Brigjen Endar Priantoro dan pengembalian yang bersangkutan ke instansi Polri.

KPK menjelaskan pencopotan Endar dari jabatan Direktur Penyelidikan karena masa penugasan yang telah habis per 31 Maret 2023.

KPK ogah memperpanjang masa penugasan Endar sebagaimana permintaan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam surat tertanggal 29 Maret 2023. KPK justru menunjuk jaksa Ronald Ferdinand Worotikan untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyelidikan KPK.

Endar pun mempermasalahkan keputusan tersebut dengan membawanya ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK dan Polda Metro Jaya.

Kapolri sendiri hanya melemparkan senyum ketika ditanya wartawan hasil pertemuannya dengan Firli.

The post Novel Baswedan : Ada Ketakutan Firli Terhadap Proses Hukum yang sedang Berjalan first appeared on Majalah Hukum.

The post Novel Baswedan : Ada Ketakutan Firli Terhadap Proses Hukum yang sedang Berjalan first appeared on bsdrlawfirm.com.

KPK : Adanya Pihak Berupaya Hilangkan Bukti Kasus Wali Kota Bandung

0
Wali Kota Bandung Yana Mulyana (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka pasca terjaring OTT

JAKARTA (Aswajanews.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan adanya pihak tertentu yang diduga akan menghalangi proses penyidikan kasus dugaan suap pengadaan pada proyek Bandung Smart City dengan tersangka Wali Kota Bandung Yana Mulyana (YM).

KPK mengantongi informasi mengenai adanya pihak yang sengaja ingin menghalang-halangi proses penyidikan kasus tersebut.

Adapun upaya merintangi penyidikan itu dengan cara ingin menghilangkan barang bukti (barbuk) kasus suap pengadaan pada proyek Bandung Smart City. Pihak yang dimaksud KPK itu berupaya menghalangi petugas lembaga antikorupsi tersebut saat proses penggeledahan dalam rangka mencari barang bukti tambahan.

“Saat proses penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK beberapa hari lalu, diperoleh informasi adanya pihak tertentu yang diduga akan menghalangi proses penyidikan. Upaya menghalangi tersebut antara lain dengan memberikan saran agar menghilangkan beberapa bukti yang dicari tim penyidik,” ujar Ali Fikri selaku Kabag Pemberitaan KPK melalui pesan singkatnya, Rabu (19/04/2023).

Namun, Ali tidak merinci siapa pihak tertentu tersebut. Dia mengingatkan bahwa ada ancaman pidana bagi pihak-pihak yang dengan sengaja menghalang-halangi atau merintangi proses penyidikan KPK.

“KPK ingatkan adanya ketentuan Pasal 21 UU Tipikor berkenaan tindakan menghalangi proses penyidikan dimaksud dan kami pun dapat tegas menerapkannya,” ujarnya.

Ali menuturkan, KPK mengharapkan dukungan masyarakat untuk turut bersama-sama mengawal proses penyidikan perkara ini dengan menyampaikan seluruh informasi dugaan perbuatan tersangka Yana Mulyana Cs kepada tim penyidik maupun melalui layanan call center 198.

Sebagaimana diketahui, tim penyidik KPK melakukan serangkaian penggeledahan di daerah Bandung, Jawa Barat, dalam rangka mencari bukti tambahan terkait kasus dugaan suap pengadaan pada proyek Bandung Smart City. Sejumlah lokasi yang digeledah adalah Balai Kota Bandung, Kantor Dishub Kota Bandung, serta Kantor PT Sarana Mitra Adiguna (PT SMA) yang berada di wilayah Jakarta Barat.

KPK mengamankan dokumen hingga alat elektronik dari tiga lokasi tersebut. KPK telah menetapkan Yana Mulyana (YM) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan Closed Circuit Television (CCTV) dan Internet Service Provider (ISP) atau jasa perawatan jaringan internet untuk layanan Bandung Smart City tahun anggaran 2022-2023. Pria yang karib disapa Kang Yana tersebut ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang lainnya. Adapun, kelima tersangka lainnya itu yakni, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bandung, Dadang Darmawan (DD); Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Bandung Khairul Rijal (KR). Kemudian, Direktur PT Sarana Mitra Adiguna (SMA) Benny (BN); CEO PT Citra Jelajah Informatika (CIFO) Sony Setiadi (SS); dan Manager PT SMA, Andreas Guntoro (AG).

Penetapan tersangka terhadap keenam orang tersebut merupakan hasil gelar perkara dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bandung pada Jumat, 14 April 2023.

The post KPK : Adanya Pihak Berupaya Hilangkan Bukti Kasus Wali Kota Bandung first appeared on Majalah Hukum.

The post KPK : Adanya Pihak Berupaya Hilangkan Bukti Kasus Wali Kota Bandung first appeared on bsdrlawfirm.com.

Perkuat Solidaritas, Kalam Walisongo Selenggarakan Mudik Gratis

0
Mudik bersama Keluarga Alumni Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang (Kalam Walisongo)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Keluarga Alumni Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang yang tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Kalam Walisongo Jabodetabek) menyelenggarakan mudik gratis ke sejumlah kota di Jawa Tengah. Sejak bakda Subuh para peserta mudik mulai berkumpul di sebrang Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Ketua Kalam Walisongo Jabodetabek, Abdul Rouf mengatakan mudik gratis bisa menjadi momentum memperkuat solidatiras, jaringan komunikasi dan persaudaraan alumni UIN Walisongo Semarang.

“Ini adalah mudik gratis pertama yang kita selenggarakan. Ternyata alumni UIN Walisongo yang berdomisili di Jabodetabek jumlahnya cukup banyak,” ujar Rouf di Jakarta, Rabu (19/4/2022).

“Alhamdulillah tahun ini kami menyediakan 2 bis, peserta yang ikut berjumlah sekitar 70 orang,” sambungnya.

Rouf berharap keluarga besar Kalam Walisongo Jabodetabek dapat secara rutin menggelar program mudik gratis ini. “Semoga agenda mudik gratis kali ini bisa merajut silaturrahim dan memperkuat solidaritas diantara kita semua. Semoga pada tahun-tahun mendatang, jangkauan dan jumlah pesertanya juga bisa terus kita tingkatkan,” imbuh Rouf.

Salah satu peserta mudik gratis tujuan Bojonegoro, Zainal Abidin Gopal mengatakan, dirinya merasa senang dengan adanya mudik gratis. Dengan adanya mudik gratis, dapat mengurangi pengeluaran biaya mudik.

“Bukan cuma membantu para perantau untuk mudik ya, tapi kita merasa ada jalinan silaturrahim yang diperkuat bahkan dibangun terus kultur kekeluargaannya meskipun sudah saling berjarak kesibukannya maupun tempat tinggalnya,” kata Gopal.

Nur Jannah, peserta mudik tujuan Kudus merasa bersyukur bisa menjadi rombongan mudik kalam jabodetabek. “Tentunya ini sangat membantu kami ketika arus mudik semakin padat dan pencarian tiket juga semakin susah. Penjadwalan mudiknya juga tepat, jadi efektif untuk alumni-alumni yang domisili di Jakarta,” terang Nur Jannah. (Kontributor : Moh Khoeron)

Kemenag Karawang Hadiri Rapat Koordinasi Bahas Ruko dijadikan Tempat Ibadah

0

KARAWANG (Aswajanews.id) – Kementerian Agama Kabupaten Karawang menghadiri Rapat Koordinasi Terkait Rumah Toko yang dijadikan Tempat Ibadah, Senin (10/04/2023) bertempat di Aula Kesbangpol Kabupaten Karawang.

Rapat mediasi ini dihadiri Timduk Konflik Sosial Kabupaten Karawang, Camat Telukjambe Timur, Polsek Telukjambe Timur, Koramil Telukjambe Timur, Kepala Desa Sukaharja, Pemilik Roku Kav.VI-B No.5 Rt.08 Rw.015, Pihak manajemena Galuh Mas, Ketua RT.08 dan perwakilan warga yang menandatangani surat penolakan.

Pada kesempatan ini para pihak yang hadir diberi kesempatan untuk memberikan pernyataan dan keterangannya, tak terkecuali dari Kementerian Agama yang diwakili Kepala Sub Bagian Tata Usaha, H. Yakub Lubis Alpauji yang menyampaikan apresiasi setelah melihat, memperhatikan dan menyimak semua yang hadir adalah orang-orang yang ikhlas, perwakilan dari masyarakat baik yang disampaikan Bapak Budi, Bapak Saepudin dan Bapak Hadi, sangat bijak yang tak keberatan untuk hidup berdampingan, jadi bukan menolak tetapi caranya yang salah dan begitu pun pendeta Bapak Rijon Marbun luar biasa yang menyadari kesalahannya dan memohon maaf akibat adanya miss komunikasi.

“Kemenag hadir untuk memfasilitasi semua agama dan mewujudkan kedamaian dalam beribadah. Maka dari itu harus difasilitasi untuk tempat ibadah saudara kita termasuk Bapak Rijon Marbun dan jamaahnya,” tuturnya.

Hasil rapat mediasi ini para pihak yang hadir menandatangani Kesepakatan Bersama untuk sementara menghentikan pelaksanaan kegiatan ibadah di ruko tersebut. Selanjutnya kegiatan ibadah dialihkan sementara ke aula desa Sukaharja kecamatan Telukjambe Timur kabupaten Karawang.

Kepada bapak Rijon Marbun agar secepatnya mengurus izin pendirian tempat ibadah sesuai peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 tahun 2006 dan Nomor 8 tahun 2006, tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama dan pendirian rumah ibadah.

Kepada semua pihak yang mengikuti mediasi ini untuk konsisten melaksanakan Kesepakatan Bersama ini. Apabila kesepakatan ini dilanggar oleh salah satu pihak untuk melaporkan kesempatan pertama kepada Muspika setempat. (Kontributor : Denden)

Jelang Idul Fitri, Ansor Rengasbandung Bersih-Bersih Makam

0
Kegiatan Bersih-bersih Makam. (Foto: Handika/LTN NU Brebes)

BREBES (Aswajanews.id) – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Rengasbandung Jatibarang Brebes melakukan gerakan bersih-bersih makam di kawasan makam (TPU) Rengasbandung. Kegiatan tersebut diikuti oleh semua anggota Ansor, Banser dan masyarakat.

Ketua Ansor Rengasbandung Sahabat Nurkholis mengatakan, bahwa kegiatan ini sudah menjadi kebiasaan di desa kami khususnya pada gerakan pemuda ansor. Tujuan acara ini adalah menyambung silaturahim antar anggota dan masyarakat di sekitar makam, guna syiar ansor dan banser berkhidmah kepada masyarakat.

Lebih lanjut Wakil Ketua Ansor Jatibarang Sahabat Naufal Husni mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini merupakan implementasi dari hadist Nabi Saw. “Kebersihan sebagian dari Iman” dan juga memberikan kenyamanan nantinya bagi para peziarah kubur pada saat datang ke makam.

Kegiatan ini dilakukan atas dasar keikhlasan sahabat Ansor Banser dalam merawat kebersihan makam. Selain itu kegiatan bersih-bersih makam ini juga berkolaborasi dengan banom NU lain yaitu para pelajar NU atau IPNU di tingkat ranting. Dan manfaat lainnya dapat meningkatkan kesadaran warga. Masyarakat akan semakin sadar tentang kebersihan dan kebersamaan. Contoh yang bisa diterapkan adalah tidak membuang sampah sembarangan dan merawat makam agar tetap nyaman ketika ada ziarah kubur.

“Bersih-bersih makam dilaksanakan ketika menjelang idul fitri H-3 dengan rangkaian kegiatan mulai dari bersih-bersih makam sampai pada acara buka bersama dengan sahabat Ansor Banser serta masyarakat desa,” ujar Naufal. *(Handika Naufal Husni/Sekretaris LTN NU Kab. Brebes)

Menteri BUMN Bersama Menteri Perhubungan Lepas Ribuan Pemudik BUMN dari GBK

0
Erick Thohir melepas 48 ribu lebih pemudik

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar pelepasan 48 ribu lebih pemudik moda transportasi bus, yang ikut dalam program Mudik Bersama BUMN 2023 ke berbagai daerah di Indonesia dari Ringroad Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, pada Selasa (18/04/2023).

Flag off dilakukan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wamen BUMN I Bapak Pahala Nugraha Manssury, Korlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi, dan Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, sebagai Ketua Koordinator Mudik Bersama BUMN 2023.

Dalam arahannya Erick Thohir Menteri BUMN memberikan apresiasi kepada seluruh BUMN yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Mudik Bersama BUMN 2023.

“Jumlah pemudik tahun ini diperkirakan melonjak dari 86 juta pada tahun lalu menjadi 123 juta. Tentunya ini harus menjadi perhatian kita semua,” imbuhnya.

Erick berharap, program Mudik Bersama BUMN bisa bermanfaat dalam membantu masyarakat agar lebih aman dan nyaman melaksanakan mudik, serta mengurangi kepadatan penumpang di terminal-terminal bus.

“Semoga tahun ini pelaksanaan mudik Lebaran berjalan aman dan lancar. Saya juga mengimbau kepada masyarakat dan seluruh petugas agar tetap menjaga kesehatan dalam pelaksanaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan, bahwa program Mudik Bersama BUMN adalah salah satu langkah strategis untuk memitigasi potensi risiko kecelakaan lalu lintas bagi pemudik. Ia menilai, program tersebut dapat mengalihkan pemudik pengguna kendaraan roda dua ke moda angkutan yang lebih aman dan nyaman.

Program mudik bersama juga merupakan implementasi bakti BUMN yang dilaksanakan sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). “Ini wujud dari kolaborasi BUMN dalam upaya mengurangi kecelakaan lalu lintas, serta membantu masyarakat yang ingin mudik dan berkumpul bersama keluarga di hari yang istimewa,” ujar Erick.

Erik menyampaikan, tahun ini BUMN menyiapkan 78.017 kuota mudik dengan rincian 57.587 penumpang dengan 1.081 bus, 16.590 penumpang melalui 30 rangkaian kereta api, dan 3.840 penumpang dengan 18 kapal laut. Adapun, BUMN yang turut berpartisipasi, yakni sebanyak 82 perusahaan di bawah koordinasi Jasa Raharja.

“Untuk pemberangkatan pemudik dengan kereta api sudah dilakukan pada 15 dan 16 April. Dan hari ini, kita kembali memberangkatkan tidak kurang dari 57 ribu pemudik ke berbagai daerah di Indonesia,” ujar Erick.

Erik berharap, dengan adanya program Mudik Bersama BUMN, selain dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di momen Lebaran, juga bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat menjelang Idul Fitri.

“Kita berdoa semoga seluruh pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat, tanpa kurang suatu apapun. Tentunya ke depan program ini akan terus kami tingkatkan untuk mengakomodir lebih banyak lagi para pemudik,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, yang juga sebagai Ketua Koordinator Mudik Bersama BUMN 2023 mengatakan, program mudik bersama hasil kolaborasi 82 BUMN tersebut, sejalan dengan arahan Presiden dan Menteri BUMN untuk hadir melayani masyarakat.

“Ini merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin mudik dengan aman dan nyaman. Jasa Raharja yang kembali diberikan kepercayaan menjadi koordinator penyelenggaraan ini, mewakili seluruh BUMN yang terlibat menyampaikan terima kasih atas arahan Bapak Erick Thohir sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan lancar,” ungkap Rivan. (*)

Menag Sebut Idul Fitri Tahun Ini Hadiah untuk Perempuan Indonesia

0
Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA (Aswajanews.id) – Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas mengatakan perayaan Idul Fitri 1444 H yang akan dirayakan bersamaan dengan Hari Kartini, adalah hadiah untuk perempuan Indonesia.

 “Alhamdulillah, sebagian saudara-saudara kita akan merayakan Idul Fitri bertepatan dengan Hari Kartini. Ini adalah hadiah untuk perempuan Indonesia,” kata Yaqut di Jakarta, Selasa (18/4/2023).

Yaqut juga mengatakan, Kartini adalah sosok yang sangat menginspirasi bagi seluruh perempuan, utamanya dalam memperjuangkan kesetaraan dengan peran laki-laki.

Menag berharap, dengan semangat Idul Fitri, perempuan-perempuan Indonesia bisa semakin berdaya dan merdeka, sebagaimana pesan Idul Fitri sendiri yang artinya memerdekakan diri.

“Ada alasan mengapa Indonesia disebut sebagai Ibu Pertiwi, yakni karena peran seorang ibu juga kaum perempuan sangat menentukan kemajuan negeri ini,” kata Yaqut.

Terkait dengan perbedaan waktu perayaan Idul Fitri 1444 H, Yaqut menanggapi bahwa berbeda itu adalah hal yang biasa.

“Indonesia berdiri juga karena berbeda, bukan karena sama, yang terpenting adalah bagaimana kita merayakan Lebaran yg berbeda itu untuk saling menghormati, jangan buat ikhtilaf (perbedaan) ini menjadi iftiraq (perpecahan),” kata Yaqut. (Ant)

ASN Depok Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

0
Wali Kota Depok Mohammad Idris

DEPOK (Aswajanews.id) – Pemerintah Kota Depok di Provinsi Jawa Barat melarang aparatur sipil negara (ASN) menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran.

“Fasilitas dinas hanya digunakan untuk kepentingan terkait kedinasan,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris di Depok, Rabu (19/4/2023).

Ketentuan mengenai penggunaan mobil dinas di lingkungan Pemerintah Kota Depok tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 593/214-BKD tanggal 17 April 2023.

Surat edaran itu menyebutkan bahwa kendaraan dinas jabatan/operasional milik Pemerintah Kota Depok dilarang digunakan untuk sarana transportasi mudik Lebaran.

Surat edaran tersebut dibuat mengacu pada Surat Edaran Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya tanggal 30 Maret 2023.

Menurut surat edaran itu, pemimpin kementerian/lembaga/organisasi/pemerintah daerah serta badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah diminta melarang penggunaan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi. (Ant)

PKBM Luhur Pekerti Bantu Warga Putus Sekolah Melanjutkan Pendidikan

0
Rastilah, S.Pd. Ketua Yayasan PKBM Luhur Pekerti

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Luhur Pekerti yang beralamat di Desa Sukahaji Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu Jawa Barat,siap mendukung Program Bupati  Nina Agustina, dalam upaya menekan angka warga yang putus sekolah.

Kerja keras yang dilakukan oleh Luhur Pekerti ternyata membuahkan hasil. Warga belajarnya tetap produktif hingga sampai detik ini. Hal itu juga tidak terlepas dari Program Kejar Paket (Ja-ket) yang digagas oleh Bupati Indramayu Nina Agustina. Tentunya, menjadi motivasi sendiri bagi pihak Lembaga untuk mencari sebanyak-banyaknya Warga Belajar tanpa pandang usia, Selasa (18/04/2023).

Ketua Yayasan PKBM Luhur Pekerti Rastilah, S.Pd. mengungkapkan, semenjak adanya program Ja-ket yang digagas oleh Nina Agustina memberikan motivasi bagi warga yang putus sekolah yang ingin melanjutkan pendidikannya yang lebih tinggi.

“Jaket memberikan motivasi Warga putus sekolah, dan tentunya membantu dalam urusan pembiayaan sehingga selain dari pemerintah pusat, juga ada dari pemerintah daerah,” ujarnya, Selasa (18/04/2023).

Rastilah menyampaikan, bahwa program Bupati Indramayu sangat selaras dengan tujuan PKBM Luhur Pekerti didirikan. Yakni, sebagai solusi membantu masyarakat yang putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidiknya. Serta, motivasi tersendiri bagi lembaga juga bagi Pemda dalam upaya peningkatan IPM bidang pendidikan, dan khusunya bagi lapisan masyarakat yang masih memiliki keinginan menuntut ilmu namun terkendala faktor ekonomi dan lain-lain.

Ia mengajak warga masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan kejar paket bisa melalui lembaga pendidikannya. “Tidak usah minder, usia berapun pasti kami terima, dan terkait waktu pembelajaran di PKBM Luhur Pekerti hanya sehari (hari Minggu mulai dari jam 08.00 s.d 16.00 WIB),” ungkapnya.

Penyerahan Modul Pembelajaran kepada WB Paket C

Diketahui, Pengelola PKBM Luhur Pekerti berkerjasama dengan CV Damar Indah Kencana (DIK) selaku mitra Pengadaan Buku sekolah. Yang mana, sebelum bulan Ramadan tahun ini. PKBM Luhur Pekerti telah memberikan bekal berupa buku modul pembelajaran kepada warga belajar dimulai dari paket A, B dan C. Tentunya, langkah yang tepat guna meningkatkan ilmu pengetahuan mereka.

Adapun Visi Misi dari PKBM Luhur Pekerti sendiri meliputi, Cerdas memiliki arti mendidik masyarakat agar cerdas dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah. Etis memiliki arti menjunjung tinggi nilai moral Pancasila dan UUD 1945. Religius memiliki arti mengajarkan dengan dasar agama agar tercipta masyarakat yang bertaqwa. Mandiri memiliki arti memberikan bekal ilmu agar menjadi pribadi yang mandiri. Aman memiliki arti menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Dan Terampil memiliki arti membekali dengan berbagai ketrampilan agar mereka mampu bersaing.

Sedangkan Misi yang digagas oleh Luhur Pekerti, mewujudkan komunitas masyarakat yang memiliki daya saing tinggi, cerdas, bermoral, bertaqwa dan memiliki berbagai kecakapan hidup demi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan yang lebih baik dalam tatanan kehidupan yang kondusif. (Sanaji)

“Arah” Arah ku Ya Ini… (Perspektif Kajian Ilmu Falak)

0
Penulis : Budi Ali Hidayat, Pengurus BHRD Kota Cimahi/Kasi Bimas Islam Kemenag Cimahi
  1. Pengertian Arah

Arah adalah jarak terdekat yang diukur melalui lingkaran besar. Dalam Bahasa Inggris dikenal dengan direction. Dalam Bahasa Arab dinamakan As Simt.  Namun, Ada beragam bahasa yang sering dipakai dalam pengertian arah yaitu :

1) Jihat

Al Wajhu dan Al Jihat adalah semakna., huruf ha pada kalimah jihat adalah pengganti dari huruf wau., yang maksudnya, An Nahiyah artinya, Arah

2) Syathrah

Syathroh diambil dari akar kata syathoro, yasyturu, syathron, yang artinya Al Jihat dan An Nahiyah yaitu, arah. Menurut, Syekh Jawahiry (kamus Shohah Jawahir),  ; Syathroh yaitu وهو الذي كأنَّه ينظر إليك وإلى آخر artinya, seolah-olah ia melihat kepadamu dan melihat yang lain.

3) Simtu

Simtu diambil dari akar kata samita, yasmatu, simtan.. bermakna ;

  1. Simtus Sumut = Arah
  2. Nadir = Zenit (titik terendah)
  3. Thoriq = Jalan
  4. As Sairu ala Thoriq bi Zhonni = Perjalanan dengan Metode Zhon
  5. Qashdusy Syaii = Maksud kepada sesuatu

4) Qiblat

Qiblah diambil dari  akar kata qobala, yaqbilu, qobulan, qibalan qiblatan. Yang bermakna:

  1. Al Jihat = Arah
  2. Al Ka’bah = Ka’bah di Mekkah

Qiblat berasal dari kata jihat, dinamakan Ka’bah adalah qiblat., sebab orang yang shalat wajib menghadapkan arahnya ke Ka’bah.

Perbedaan bahasa tentang pengertian arah diatas sangat beragam namun, maksud dan maknanya tetap sama adalah arah. Seperti dalam kaidah; “Ikhtilaful Kalimah waurida bihi sawa”, berbeda kalimah akan tetapi maksudnya sama.

Kalimah “Simtu”, diambil dalam judul buku ini, karena mendekati makna yang sesungguhnya yaitu simtus sumut artinya titik arah atau azimut. Sedangkan dinamakan Simtul Qiblat yaitu, titik arah yang ditujukan oleh lingkaran besar pada permukaan bumi yang menghubungkan suatu titik mushalli yang shalat dengan titik letak geografis Ka’bah di Mekkah.

  1. Hukum Menghadap Qiblat

  Firman Allah Ta’ala., dalam Surat Al Baqarah ayat 150 :

وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَيْكُمْ حُجَّةٌ إِلَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِي وَلِأُتِمَّ نِعْمَتِي عَلَيْكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Artinya

“Dan dari mana saja kamu keluar, maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujah bagi manusia atas kamu, kecuali orang-orang yang lalim di antara mereka. Maka janganlah kamu, takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Dan agar Kusempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk” (QS. Al Baqarah : 150).

Asbabun Nuzul ayat ini adalah bahwa Rasulullah saw., beserta para sahabat dahulu mengerjakan shalat menghadap ke Baitul Maqdis (Palestina), dalam riwayat selama 16 atau 17 bulan lalu ketika Beliau berada di Kota Madinah beliau selalu melihat dan menengadahkan mukanya ke langit menunggu perintah Alloh, lalu turunlah ayat QS. Al Baqarah ayat 144.

Ijma para ulama sepakat bahwa sholat menghadap ke kiblat (Ka’bah) merupakan syarat sahnya sholat bagi seorang muslim yang mukallaf, terkecuali adanya udzur syar’i seperti, Syiddatul Khouf , berlayar, ketika dalam safar (perjalanan), dan sakit yang parah.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : { فَإِذَا قُمْت إلَى الصَّلَاةِ فَأَسْبِغْ الْوُضُوءَ ثُمَّ اسْتَقْبِلْ الْقِبْلَةَ فَكَبِّرْ }

Dari Abu Hurairah ra., Telah bersabda Rasulullah saw, ”Apabila kamu berdiri hendak melaksanakan shalat, maka sempurnakanlah wudlu kemudian menghadaplah ke qiblat dan bertakbirlah”(HR. Bukhari dan Muslim)

( وَعَنْ أَنَسٍ { أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي نَحْوَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ فَنَزَلَتْ { قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِك فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّك قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَك شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ } فَمَرَّ رَجُلٌ مِنْ بَنِي سَلِمَةَ وَهُمْ رُكُوعٌ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ وَقَدْ صَلَّوْا رَكْعَةً فَنَادَى : أَلَا إنَّ الْقِبْلَةَ قَدْ حُوِّلَتْ ، فَمَالُوا كَمَا هُمْ نَحْوَ الْقِبْلَةِ }(رَوَاهُ أَحْمَدُ وَمُسْلِمٌ وَأَبُو دَاوُد ) .

Dari Anas, sesungguhnya Rasulullah saw., pernah shalat menghadap ke arah Baitul Maqdis (Palestina), lalu turunlah ayat :

قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ

Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. kemudian seorang laki-laki dari bani Salamah berjalan sedang mereka semua dalam keadaan ruku dalam shalat shubuh dan shalat mereka pada bilangan satu rakaat. kemudi ia menyeru : Ketahuilah ! Sesungguhnya qiblat telah dipindahkan. Lalu mereka berpaling sebagaimana mereka ke arah qiblat” (HR. Muslim, Ahmad dan Abu Daud).

عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى بَيْتِ الْمَقْدِسِ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا حَتَّى نَزَلَتْ الْآيَةُ الَّتِي فِي الْبَقَرَة: وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ فَنَزَلَتْ بَعْدَمَا صَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَانْطَلَقَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ فَمَرَّ بِنَاسٍ مِنْ الْأَنْصَارِ وَهُمْ يُصَلُّونَ فَحَدَّثَهُمْ فَوَلَّوْا وُجُوهَهُمْ قِبَلَ الْبَيْتِ

Dari Abi Ishaq dari Bara bin Azib berkata; Aku pernah shalat menghadap ke Baitul Maqdis beserta Rasulullah saw., selama 16 bulan sehingga turunlah ayat dalam surat al Baqarah ayat 144. maka setelah turunnya ayat Nabi saw., shalat. Kemudian seseorang berangkat menuju suatu kaum dan bertemu dengan orang-orang dari golongan anshor sedang melaksanakan shalat, maka diberitahukanlah kepada mereka, terus mereka memalingkan arahnya ke Baitullah” (HR. Muslim). Riwayat yang lain mengatakan 17 bulan.

Kewajiban menghadap kiblat bukan pada shalat saja akan tetapi dalam ibadah haji seperti, thawaf dan sebagainya.  Juga menghadapkan wajah mayat ke qiblat ketika dimasukan ke liang lahad.

Sunnah

Selain wajib ada sunnah hukumnya menghadap ke qiblat yakni, ketika berwudlu, Tadarrus Al Qur’an, Akad Nikah, juga dalam perbuatan amaliyah shalihat seperti, Dzikrullah, Muthola’ah, Mudzakarah, hendak tidur dan sebagainya. hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw :

ان لكل شيئ شرفا وان شرف المجالس مااستقبل به القبلة

Artinya

“Segala sesuatu mempunyai kemulyaan, dan sesungguhnya tempat-tempat yang mulia itu adalah yang ditempati menghadap ke Kiblat” (HR. Tabrani, Hakim dari Ibnu Abbas r.a.).

Haram

Hukum menghadap qiblat menjadi haram ketika sedang buang air besar dan buang air kecil dalam keadaan terbuka.

لَيْسَ فِي الْمَشْرِقِ وَلَا فِي الْمَغْرِبِ قِبْلَةٌ لِقَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ بِغَائِطٍ أَوْ بَوْلٍ وَلَكِنْ شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا

Bagaimana hukum melaksanakan sholat menghadap Ka’bah bagi yang jauh posisimya ? Jumhur Fuqaha sepakat bahwa, shalat menghadap kiblat salah satu bagian dari syarat sahnya shalat. Dalam kriteria Mazhab Syafi’i menetapkan tiga kaidah yang bisa digunakan untuk memenuhi syarat menghadap kiblat yaitu:

  1. Kriteria Ainul Ka’bah bil yakin= untuk menghadap kiblat yakin, hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang hidup di sekitar ka’bah. Orang-orang yang hidup di sekitar ka’bah wajib hukumnya menghadap kiblat dengan penuh yakin. Ini yang disebut dengan “Ainul Ka’bah”, ka’bah yang mampu di lihat dengan mata telanjang.
  2. Kriteria Ainul Ka’bah bi dzhon = dalam hal ini diperuntukan untuk wajah mushalli yang hidup di luar daerah ka’bah atau masjidil haram. Untuk mengetahui arah ka’bah dapat ditanyakan pada penduduk Makkah atau tanda-tanda kiblat yang sudah dibuat pada tempat-tempat tertentu.
  3. Kriteria Ijtihad = dalam hal ini diperuntukkan untuk wajah mushalli yang berjauhan dari ka’bah. Pada intinya, bagi mushalli yang tidak tahu arah kiblat bisa menghadap kemanapun yang ia yakini sebagai arah kiblat. Namun bagi yang mampu berijtihad maka wajib hukumnya untuk mencari tahu arah kiblat.
  4. Hukum Mempelajari Ilmu Falak tentang Simtul Qiblat

Rasulullah saw., memerintahkan untuk menghadap qiblat ketika dalam shalat ke Ka’bah di Mekkah.. Perintah tersebut berisi perintah wajib. Ilmu Falak merupakan perantara. Dan perantara itu tiada lain mempelajari tentang ilmu arah qiblat adalah dihukumi fardlu kifayah. dalam suatu kaidah dikatakan; ”Malayatimmu wajibun illa bihi fahuwa wajibun”, tidak akan sempurna suatu yang wajib kecuali dengan kewajiban yang lain maka, hukumnya wajib. Bagi yang mempelajari dan memahaminya menjadi fardlu ain ketika melaksanakannya. Kewajiban belajar dan mengajarkannya itu gugur bila ada sebagian orang yang melaksanakannya. Tetapi jika tidak ada seorang pun yang mau melaksanakannya, semua umat Islam menanggung dosa, lantaran melalaikan suatu kewajiban.

Pedoman yang diberikan Rasulullah SAW sangat sederhana. Karena memang Allah dan Rasulnya tidak hendak menyulitkan ummatnya. “Allah menghendaki kemudahan bagimu, bukan menghendaki kesulitan” (QS 2:185). Dalam pelaksanaan menghadap qiblat Allah memberikan keringanan-keringanan bagi yang mengalami kesulitan uzur syar’i (sedang sakit atau dalam perjalanan).

Dalam perkembangannya saat ini, ternyata penentuan perhitungan arah qiblat oleh para ulama ahli hisab mengalami perkembangan dan perbedaan yang sangat pesat,  terutama bagi daerah-daerah yang berjauhan dengan negara Mekkah (Saudi Arabia). Dari segi teknis ilmiah, sebenarnya penentuannya memang mudah karena merupakan bagian ilmu eksakta. Tetapi dalam penerapannya di masyarakat susah, karena menyangkut faktor non-eksakta, seperti perbedaan madzhab hukum, perbedaan metode perhitungan, dan kepercayaan kepada pemimpin ummat yang tidak tunggal.

Al Baihaqi meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah saw., telah bersabda ;

بِحَدِيثٍ أَخْرَجَهُ الْبَيْهَقِيُّ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : قَالَ { الْبَيْتُ قِبْلَةٌ لِأَهْلِ الْمَسْجِدِ ، وَالْمَسْجِدُ قِبْلَةٌ لِأَهْلِ الْحَرَمِ ، وَالْحَرَمُ قِبْلَةٌ لِأَهْلِ الْأَرْضِ مَشَارِقِهَا وَمَغَارِبِهَا مِنْ أُمَّتِي }

Artinya

”Baitullah adalah qiblatnya orang yang berada di Masjid (Haram), sedang masjid haram adalah qiblat bagi penduduk Mekkah, dan Mekkah adalah qiblat bagi penduduk dunia dari ummatku di barat dan timur”.

Sebenarnya, perhitungan-perhitungan dan pemahaman tentang arah posisi qiblat semuanya adalah hasil ijtihad, yang hakikatnya bersifat zhanni. Kebenaran hasil ijtihad relatif. Kebenaran mutlak hanya Allah yang tahu. Tetapi orang yang berijtihad dan orang-orang yang mengikutinya meyakini kebenaran suatu keputusan ijtihad itu berdasarkan dalil-dalil syariah dan bukti empirik yang diperoleh itulah orang-orang yang selamat.

Berkata Imam Nawawi dalam Kitab Al Idoh   bahwa;

قال النووي في الإيضاح: ولا يصح الاجتهاد إلا بأدلة القبلة وهي كثيرة أقواها القطب وأضعفها الريح

 Tidak sah berijtihad terkecuali mempunyai pengetahuan tentang dalil-dali arah Kiblat (Ilmu Falak). Adapun dalil-dalil itu banyak sekali, yang paling kuat adalah dengan bintang Qutub, dan yang paling lemah adalah dengan Arah Mata Angin. (*)

Idul Fitri, Momentum Perumdam Tirta Darma Ayu Evaluasi Perbaikan Diri dan Perusahaan

0

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Dalam rangka memaknai Hari Raya Idul Fitri, maka setiap muslim berlomba-lomba untuk mengakhiri ramadan ini dengan saling memaafkan.

Idul Fitri yang berarti kembali suci dan bersih dari dosa, bebas dari kesalahan dan keburukan, hanya didapatkan ketika sama-sama saling memaafkan.

Hal inilah yang disampaikan oleh Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu (TDA) Kabupaten Indramayu, Dr. Ir. Ady Setiawan, S.H., M.H., M.M., M.T., menjelang Idul Fitri 1444 H beberapa hari lagi.

“Atas nama pribadi dan perusahaan, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah kepada para pelanggan khususnya, mitra kerja Perumdam, dan masyarakat Indramayu pada umumnya,” kata Ady, pada Sabtu (15/4/2023).

Setiap manusia, ungkapnya, tak pernah luput dari salah dan dosa. Apalagi posisinya sebagai pimpinan perusahaan yang membawahi ribuan karyawan dan melayani air bersih untuk satu kabupaten.

Ia memohon maaf apabila ada ucapannya di ruang publik kerap membuat kurang enak sebagian orang, juga apabila pelayanan perusahaannya yang kurang memuaskan.

“Saya berharap selalu dibuka pintu maaf untuk bisa memberikan yang terbaik di hari-hari kedepan,” ungkapnya.

Momentum Idul Fitri kedua pada jabatannya sebagai Direktur Utama Perumdam TDA ini, berupaya dimanfaatkannya untuk sarana evaluasi diri dan perusahaan.

Ia berharap kedepan apa yang sudah baik dari diri dan perusahaannya bisa lebih ditingkatkan. Dan jika masih ditemukan berbagai kekurangan bisa bersama-sama diperbaiki.

“Seperti kata Ibu Bupati Nina Agustina, kita ini super tim dalam kerja-kerja perusahaan,” terangnya.

Dengan begitu, ia mengharapkan momentum Idul Fitri ini bisa menjadikan Perumdam TDA bisa lebih baik lagi dalam mewujudkan Indramayu yang Bermartabat. (Sanaji/SL)

Pemkot Tasikmalaya Siapkan Layanan Mudik dan Wisata Aman Saat Libur Lebaran

0
Penjabat Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah mengecek kesiapan anggota saat gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2023

TASIKMALAYA (Aswajanews.id) – Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mempersiapkan pelayanan mudik dan sektor pariwisata untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang mudik maupun berwisata mengisi libur Hari Raya Idul Fitri di Tasikmalaya.

“Kami siap-siap, kami siapkan posko-posko,” kata Penjabat Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah seusai gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2023 di Tasikmalaya, Senin (17/4/2023).

Ia menuturkan Pemkot Tasikmalaya bersama Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota berupaya memberikan pelayanan secara maksimal untuk kenyamanan dan keamanan pemudik maupun masyarakat yang berkunjung ke Kota Tasikmalaya.

Kesiapan pemerintah daerah dan kepolisian, kata dia, dengan menyiapkan posko pengamanan gabungan yang disebar di setiap tempat yakni perkotaan, jalur mudik, dan juga tempat wisata maupun pusat perbelanjaan.

“Kami sudah melaksanakan gelar pasukan dari seluruh elemen, dari semua elemen yang hadir, mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Ia menyampaikan selain menyiapkan posko, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kelaikan bus, kesehatan sopir dan memastikan sopir dalam keadaan sehat serta tidak ketergantungan obat terlarang atau narkoba.

Kesiapan sektor pariwisata, kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pelaku usaha hotel untuk memaksimalkan pelayanan kepada pengunjung saat musim libur Lebaran. “Kamk berkoordinasi dengan hotel-hotel, koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk segera mengecek kesiapan pariwisata kita,” katanya.

Menurut dia momentum libur Lebaran akan banyak orang yang datang ke Kota Tasikmalaya, dan semua itu harus dikelola dengan baik mulai dari kebutuhan menginap, makan, dan juga kebutuhan lainnya.

“Kami ‘support’ dari sisi UMKMnya, seperti batik, bordir, kelom dan sebagainya bisa kita tonjolkan nanti,” kata Cheka.

Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota AKBP SY Zainal Abidin menyampaikan seluruh anggota sudah diperintahkan untuk bersikap humanis dalam setiap melaksanakan tugas melayani masyarakat. Selain itu, seluruh anggota harus menjaga stamina dan kesehatannya.

Meski jajarannya sudah siap melaksanakan pengamanan, kata Kapolres, namun masyarakat juga harus tetap waspada dan berhati-hati ketika bepergian saat musim libur Lebaran.

“Pastikan keamanan rumah saat ditinggalkan, tambahkan kunci pengaman untuk kendaraan yang ditinggal, pastikan juga aliran air dan peralatan listrik dalam kondisi aman, sehingga mudik ataupun meninggalkan rumah lebih nyaman,” kata Kapolres. *(Ant)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts