Beranda Aktual Dana Desa Turun, Pemdes Tegalgirang Tetap Gas Bangun Jalan dan Normalisasi SPAL

Dana Desa Turun, Pemdes Tegalgirang Tetap Gas Bangun Jalan dan Normalisasi SPAL

0
0

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Meski besaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, Pemerintah Desa Tegalgirang, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026, Pemdes Tegalgirang merealisasikan pembangunan jalan lingkungan berupa rabat beton di Blok Karang Anyar serta normalisasi Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) di Blok Barat.

Adapun pembangunan rabat beton di Blok Karang Anyar meliputi:

  • Gang Deni: panjang 15 meter, lebar 1 meter, tebal 10 cm, anggaran Rp5.545.000.
  • Gang Kusin: panjang 40 meter, lebar 1 meter, tebal 10 cm, anggaran Rp10.670.000.
  • Gang Iin: panjang 40 meter, lebar 1 meter, tebal 10 cm, anggaran Rp10.670.000.

Selain pembangunan jalan, Pemdes Tegalgirang juga melaksanakan normalisasi SPAL di Blok Barat RT 003 hingga RT 005 sepanjang 700 meter dengan anggaran sebesar Rp33.600.000.

Sejumlah warga Blok Karang Anyar, khususnya warga Gang Deni, Gang Kusin, Gang Iin, serta warga Blok Barat, menyampaikan apresiasi terhadap pembangunan tersebut. Mereka menilai realisasi infrastruktur itu menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat mendapat perhatian dari pemerintah desa.

“Terima kasih Bapak Kuwu atas dibangunnya jalan dan normalisasi SPAL di blok kami. Sekarang jalan tidak becek lagi. Ini akan mempermudah akses masyarakat untuk beraktivitas,” ungkap salah seorang warga.

Kepala Desa Tegalgirang, Panji Kholifatullah, mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Menurutnya, perbaikan akses jalan sangat dinantikan warga karena kondisi jalan sebelumnya kerap mengganggu aktivitas sehari-hari.

Ia bersyukur pembangunan rabat beton dapat direalisasikan. Jalan yang lebih representatif dan kokoh, kata dia, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari akses anak-anak menuju sekolah hingga mobilitas warga menuju pasar dan lahan pertanian.

Dengan terealisasinya pembangunan jalan lingkungan dan normalisasi SPAL tersebut, Pemdes Tegalgirang berharap aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar. Infrastruktur yang memadai juga diharapkan dapat mendukung pergerakan ekonomi warga serta meningkatkan kenyamanan dan kualitas lingkungan di Desa Tegalgirang.

(PRAPTO/Herman Tongol)


Eksplorasi konten lain dari News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan