Google search engine
Beranda blog Halaman 263

Bupati Garut Mau Pasok Cabai buat Idul Fitri: 400 Hektare Siap Panen

0
Bupati Garut Rudy Gunawan Bersama Kepala Dinas Pertanian Garut Beny Yoga Santika meninjau lahan pertanian di Kampung Jayasenan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang.

Garut (Aswajanews.id) – Bupati Garut Rudy Gunawan meninjau lahan pertanian di Kampung Jayasenan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang. Bersama Kepala Dinas Pertanian Garut Beny Yoga Santika, ia memastikan rencana panen cabai yang akan dilakukan bulan April ini.

“Saya Bupati Garut beserta Kepala Dinas Pertanian dan UPTD, melakukan checking terhadap rencana panen bulan ini untuk memasok cabai di Hari Raya Idul Fitri, di Garut kurang lebih (ada lahan) 400 hektare siap panen ini buktinya,” ujar Rudy dalam keterangan tertulis, Jumat (8/4/2022).

Dalam tinjauannya yang berlangsung Rabu (6/4) Rudy menegaskan Kabupaten Garut siap memasok kebutuhan hortikultura untuk daerah ibu kota dan kota-kota besar lainnya, terutama untuk kebutuhan hari raya.

“Jadi jangan khawatir dengan kondisi kelangkaan daripada cabai untuk Hari Raya Idul Fitri, (dan) Kabupaten Garut siap memasok kebutuhan hortikultura untuk daerah ibu kota dan kota-kota besar lainnya,” jelasnya.

Selain cabai, Rudy mengungkap ada beberapa hasil tani lainnya yang akan dipanen juga. Mulai dari kol, wortel, tomat, serta andalan dari Kabupaten Garut yaitu kentang. *(Pemkab Garut)

Laris Berkat Lapak Ganjar, Pengusaha Kue Kering Bisa Bayar Tunggakan Uang Sekolah Anak

0
Seusai di-repost pada instastory Ganjar Pranowo, penjualan usaha yang diberi nama Serena Kertomadu itu meningkat drastis, dari awalnya 100 kilogram menjadi 300 kilogram per bulan.

Temanggung (Aswajanews.id) – Asri Budiyanti, warga Kabupaten Temanggung, menceritakan pengalamannya mengikuti Lapak Ganjar, ajang promosi di instastory Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Usaha kue kering, eggroll miliknya semakin berkembang dan mampu menjadi ladang rezeki keluarganya.

Asri bersama suaminya, sebenarnya memiliki usaha jual peralatan pertanian di pasar. Namun, usahanya itu melemah dan turun drastis karena pandemi Covid-19. Bahkan, ia tidak mampu membayar biaya sekolah kedua anaknya beberapa bulan.

“Suami dan saya sebenarnya punya usaha jual alat pertanian, tapi karena pandemi pendapatan menurun drastis,” ujar Asri, saat ditemui di rumahnya Mardisari RT 7 RW 3 Kertosari, Kabupaten Temanggung, Jumat (8/4/2022).

Kondisi itu membuat Asri merintis usaha pembuatan kue kering, eggroll. Awalnya, produksinya hanya sesuai dengan pesanan. Hingga akhirnya mengikuti Lapak Ganjar.

“Niatnya ikut Lapak Ganjar untuk menaikkan omzet. Karena kalau ikut Lapak Ganjar banyak orang yang tanya, lewat komentar dan DM. Dan, saya mencoba memasukkan produk saya ke Lapak Ganjar, alhamdulillah di-repost sama Pak Ganjar,” ungkapnya.

Menurutnya, seusai di-repost pada instastory Ganjar Pranowo, penjualan usaha yang diberi nama Serena Kertomadu itu meningkat drastis, dari awalnya 100 kilogram menjadi 300 kilogram per bulan.

“Kalau Ramadan seperti ini permintaan banyak, sampai lembur buatnya,” tuturnya.

Hingga kini, produknya sudah mendapat pasar di Jawa Tengah, dan beberapa di antaranya di Bali dan Kalimantan.

“Buat oleh-oleh sudah sampai Bali dan Kalimantan,” imbuh Asri.

Baginya, Lapak Ganjar sangat membantu untuk UMKM yang ingin berkembang.

“Karena ada peningkatan, akhirnya bermanfaat bagi pendidikan anak. Dulu waktu pandemi sempat nunggak membayar, sekarang sudah bisa membayar lagi. Anak saya dua. Satu SMP dan satunya masih SD,” tandasnya. (Diskominfo Jateng)

PLN Bekasi Ajak Pelanggan Nikmati Promosi di Bulan Ramadhan

0
Pelanggan PLN UP3 Bekasi menggunakan kompor induksi untuk kebutuhan memasak sehari-hari. (ANTARA)

Bekasi (Aswajanews.id) – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bekasi mengajak segenap pelanggan di wilayah kerjanya untuk segera menikmati program-program promosi yang berlangsung di Bulan Ramadhan penuh berkah ini.

“Ada tiga program yang ditawarkan bahkan pelanggan bisa memanfaatkan promosi itu hingga akhir tahun ini,” kata Manajer PLN UP3 Bekasi Rahmi Handayani, Jumat.

Dia menjelaskan program pertama adalah promosi tambah daya nyaman kompor induksi yang sudah berlangsung sejak semester kedua tahun lalu hingga 31 Desember 2022.

Masyarakat bisa memanfaatkan program ini dengan cukup membeli kompor induksi pada vendor atau toko yang bekerja sama dengan PLN untuk kemudian mendapatkan kode voucher.

“Kode voucher itu diperuntukkan bagi promosi program tambah daya dengan harga Rp150 ribu. Tapi harus beli kupon kompor induksi,” katanya.

Menurut dia promosi yang ditawarkan tersebut merupakan salah satu program pemerintah melalui PLN guna meningkatkan energi hijau dengan menawarkan peralatan yang ramah lingkungan dan lebih ekonomis.

Rahmi melanjutkan program promosi lain yakni Ramadhan Berkah berlaku sejak 29 Maret-31 Mei 2022 khusus tambah daya untuk rumah ibadah dari daya 450 Kwh bisa naik sampai 11.000 Kwh. “Ini khusus rumah ibadah, harganya Rp150 ribu dan caranya harus lewat PLN Mobile dengan memasukkan kode PLNBERKAH. Karena saat ini semua proses sambung baru, tambah daya, atau program promosi harus lewat aplikasi PLN Mobile,” ucapnya.

Rahmi menjelaskan program diskon disiapkan untuk memudahkan dan membantu penambahan daya dengan harga terjangkau sehingga promosi dilakukan setiap periode tertentu oleh PLN untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejauh ini jumlah pelanggan PLN UP3 Bekasi yang sudah mengikuti promosi cukup tinggi. Program nyaman kompor induksi sudah menyentuh 1.293 pelanggan, Ramadhan Berkah 30 pelanggan dan Lebaran Ceria sebanyak dua pelanggan.

“Bagi pelanggan non-rumah ibadah dapat menikmati promosi diskon tambah daya Lebaran Ceria. Yaitu dengan belanja produk home appliances di Market Place PLN Mobile dengan minimal transaksi sebesar Rp100 Ribu. Maka kamu sudah bisa berkesempatan mendapatkan promosi tambah daya mulai 2200 VA sampai 11.000 VA hanya dengan membayar Rp150 ribu,” kata dia. *(Ant)

Tiket Kereta Api Lebaran di Cirebon Terjual 19.087

0
Penumpang saat berada di dalam gerebong kereta api.

Cirebon (Aswajanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, mencatat 19.087 tiket KA Lebaran telah terjual, bahkan untuk tanggal tertentu okupansi sudah di atas 93 persen.

“Jumlah tiket yang sudah terjual di wilayah Daop 3 Cirebon untuk angkutan Lebaran sebanyak 19.087 tiket,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Suprapto di Cirebon, Jumat.

Suprapto mengatakan jumlah tersebut didominasi perjalanan kereta api yang menuju arah timur, yaitu ke Surabaya, Jember, Semarang, Yogyakarta, Purwokerto, dan lainnya, dengan rerata keterisian tempat duduk mencapai 43 persen.

Sementara keterisian tempat duduk KA dari Cirebon ke arah barat seperti Jakarta, dan Bandung rerata baru mencapai 28 persen.

Menurut dia, saat ini tiket KA di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon untuk keberangkatan pada masa angkutan Lebaran 2022 yaitu H-10 sampai H+10, sisa tempat duduk untuk KA dari Cirebon ke arah barat Jakarta dan Bandung sebanyak 443.970 buah. “Sementara sisa tempat duduk untuk KA dari Cirebon ke arah timur masih 394.974 buah,” tuturnya.

Suprapto menambahkan tiket yang menjadi favorit masyarakat di wilayah Daop 3 Cirebon yaitu tiket yang dari Cirebon ke arah timur pada tanggal 27 April sampai 1 Mei 2022 dengan okupansi rata-rata sudah di atas 93 persen. Sedangkan tiket yang dari Cirebon ke arah barat pada tanggal 7 sampai 8 Mei 2022 dengan okupansi rata-rata di atas 94 persen untuk 60 perjalanan KA jarak jauh. *(Ant)

Semaan Al Qur’an dan Istighosah, Akhir Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-540

0
Pemkab Cirebon mengadakan acara Semaan Al Qur’an, atau istilah lainnya menyimak Tahfiz Qur’an serta Istighosah, bertempat di ruang Paseban, Sabtu (2/4/2022).

Kabupaten Cirebon (Aswajanews.id) – Dipenghujung rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-540, Pemkab Cirebon mengadakan acara Semaan Al Qur’an, atau istilah lainnya menyimak Tahfiz Qur’an serta Istighosah, bertempat di ruang Paseban, Sabtu (2/4/2022). Namun karena situasi yang masih pandemi, pelaksanaannya dilakukan secara sederhana.

Hal tersebut dikatakan Bupati Cirebon, Imron, dihadapan undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat, Kapolres, Dandim, Kepala dan sekretaris seluruh SKPD yang ada di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, agenda Semaan Al Qur’an dan Istighosah juga bertepatan menyambut bulan suci Ramadhan.

“Bagaimanapun, Cirebon didirikan oleh para wali yang paham dengan agama Islam. Saya meminta semua pihak, terlebih kepada ASN, yang ada di Kabupaten Cirebon untuk bisa meneladani nilai-nilai islam yang sudah ditanamkan para wali dalam membangun Kabupaten Cirebon,” ungkap Imron.

Imron meminta semua pihak untuk tetap waspada, karena agama islam sering dimanfaatkan oleh sekelompok oknum yang tidak bertanggungjawab untuk merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu, perlu pemahanan mendalam tentang islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Cirebon dan berdirinya Kabupaten Cirebon, dibangun oleh prinsip-prinsip agama islam yang luar biasa. Namun seiring berjalannya waktu, kita menghadapi era globalisasi. Disinilah, kita perlu mempererat persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya berpesan kepada seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk bisa memelihara kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Khusus untuk ASN, sudah ada koridor dan aturan dalam menyikapi persoalan yang ada saat ini.

Sementara ketua Panitia, Ronianto, mengaku rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon berjalan dengan lancar. Meskipun dilaksanakan secara sederhana, namun tidak menghilangkan kekhidmatan dalam setiap rangkaian acara yang sudah dijalankan.

Dirinya berharap, dengan momentum hari jadi, menjadi bahan evaluasi semua pihak untuk bisa lebih memajukan Kabupaten Cirebon lebih baik lagi. Bagaimanapun, potensi Kabupaten Cirebon sangat luar biasa dan bisa bersaing dengan Kabupaten lain, khususnya di Jawa Barat.

“Seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan sukses. Mudah-mudahan Kabupaten Cirebon akan lebih baik lagi dan bisa bersaing dengan kabupaten lainnya,” tukas Ronianto. (DISKOMINFO)

Pemkab Garut Berencana Jadikan RS Malangbong Sebagai RS Ponek di Garut Bagian Utara

0
Lokakarya Kepemimpinan Masa Depan Indonesia Dalam Perencaan dan Penganggaran Terintegrasi (PPT) Kesehatan Reproduksi (Kespro), yang dilaksanan secara daring dan luring di Aulla Bappeda Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (6/4/2022).

Garut (Aswajanews.id) – Guna menekan Angka Kematian Ibu/Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) di Kabupaten Garut Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, menyampaikan sebuah gagasan, yakni  dengan berencana menjadikan Rumah Sakit (RS) Malangbong sebagai Rumah Sakit Ponek di Garut bagian utara. Rumah sakit PONEK merupakan rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan 24 jam untuk kegawatdaruratan ibu dan bayi.

Meskipun begitu, Helmi menyatalan, hal tersebut bisa dilakukan tergantung kepada kesiapan dari dokter spesialis yang ada di RS Malangbong. Apalagi, rumah sakit ini baru diresmikan beberapa bulan yang lalu. Hal itu sempat diutarakannya saat menjadi pembicara di acara Lokakarya Kepemimpinan Masa Depan Indonesia Dalam Perencaan dan Penganggaran Terintegrasi (PPT) Kesehatan Reproduksi (Kespro), yang dilaksanan secara daring dan luring di Aulla Bappeda Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (6/4/2022).

“Nah mudah-mudahan karena kita kan baru saja kita jalankan yang Rumah Sakit Malangbong ini, nanti tergantung kepada kesiapan dari Dokter Spesialisnya, kita nanti ke Unpad mencoba cari Dokter Spesialis Obgyn yang bisa standby di sana (RS Malangbong),” ujar Wabup Garut saat diwawancara seusai melakukan kegiatan di Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut, Rabu (6/4/2022).

Ia juga mengungkapkan bahwa memang pihaknya memiliki kebutuhan atau tugas untuk menyediakan rumah sakit yang nyaman bagi masyarakat.

“Ada jaminan dibayar gratis, kemudian ada jaminan ditolong dengan tenaga (kesehatan) yang ramah, yang nyaman gitu ya, karena ada di sebagian masyarakat juga yang menginginkan nggak boleh ada laki-laki kan di situ ya, yang malu gitu, ini juga kita siapkan,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Garut, Rudy Gunawan, juga memaparkan bahwa pihaknya serius untuk menekan AKI/AKB di Kabupaten Garut, salah satunya yaitu melalui program yang digagas oleh DPPKBPPPA Garut yaitu STOP KABUR alias Strategi Optimalisasi Pencegahan Kawin Anak Bawah Umur.

Tentunya beragam strategi serta langkah-langkah konkret yang dilakukan oleh Pemkab Garut ini, guna mewujudkan target AKI/AKB di tahun 2024 agar bisa berada di angka 147.72.

Rumah sakit ponek sendiri di Garut hanya ada satu, yaitu RSUD dr. Slamet Garut, dimana keberadaanya untuk menyangga rujukan dari 67 puskesmas yang berada di 42 kecamatan/421desa dan 21 kelurahan, sehingga saat ini perlu ditambah rumah sakit daerah khusus persalinan.

Sementara itu Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Iman Purnama Ridho, menjelaskan, berdasarkan kasus kematian ibu saat persalinan tertinggi ada di RSUD dr Slamet Garut, penyebabnya berkaitan dengan 3 T; Terlambat mengambil keputusan, Terlambat rujukan, dan Terlambat pertolongan.

“Yang dimaksud  beliau adalah Rumah Sakit Ponek, yaitu rumah sakit rujukan persalinan yang dilengkapi sarana prasarana persalinan serta dokter spesialis, dalam hal ini di Garut masih kurang,” jelasnya

Untuk menurunkan AKI/AKB di Garut, imbuhnya, nemang perlu RSU Ponek, yaitu di wilayah utara (RSU malangbong), tengah (RSU dr slamet) dan selatan (RSU pameungpeuk) yang statusnya milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (DiskominfoGRT)

Baznas: Potensi Zakat di Kota Bandung Capai Rp1,6 Triliun

0
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung menyebut potensi zakat di ibu kota Jawa Barat itu bisa mencapai Rp1,6 triliun.

Bandung (Aswajanews.id) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung menyebut potensi zakat di ibu kota Jawa Barat itu bisa mencapai Rp1,6 triliun. Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kota Bandung Arif Nurakhman mengatakan untuk bisa menyentuh angka maksimal potensi zakat, ada beberapa langkah yang akan diambil Baznas, salah satunya melalui gerakan “Sadar Zakat”.

“Kami sudah kerja sama dengan karang taruna untuk membangun Gerakan Sadar Zakat. Skemanya dengan sosialisasi dan edukasi zakat. Bisa berupa penyuluhan dan bakti sosial (baksos),” kata Arif di Bandung, Jawa Barat, Rabu.

Menurutnya, angka fantastis tersebut diyakini bisa membantu menangani masalah kemiskinan di Kota Bandung. Saat ini, tercatat ada 62.000 orang mustahik (penerima zakat) di Kota Bandung.

Sejak pandemi melanda, dia mencatat penghimpunan zakat maal di Kota Bandung mengalami penurunan dari Rp2,6 miliar menjadi Rp2,2 miliar. Sedangkan zakat fitrah turun dari sebelumnya, pada 2020 sebanyak Rp34,6 miliar menjadi Rp33,7 miliar di tahun 2021.

Pada Ramadhan 2022 ini, Baznas Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1443 H/2022 M untuk Kota Bandung sebesar Rp32.000 berdasarkan surat edaran BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nomor: 236/BAZNAS-JABAR/IV/2022. Meski tingkat kesadaran masyarakat Kota Bandung untuk membayar zakat sudah tergolong baik, menurutnya, pemahaman masyarakat perlu kembali ditingkatkan untuk bisa mencapai angka potensi zakat sebesar Rp1,6 triliun.

Saat ini, katanya, masyarakat masih banyak yang hanya membayar zakat fitrah saja. Padahal, kata Arif, zakat itu ada dua, yakni zakat fitrah dan zakat maal.

Dia menjelaskan zakat fitrah dikenakan ke semua Muslim baik, yang sudah berpenghasilan atau masih menjadi tanggungan keluarga. Sedangkan untuk zakat maal, bisa dilakukan jika sudah mencapai batas waktu tertentu atau batas nilainya.

“Jika harta yang punya potensi untuk berkembang sudah terkumpul senilai 85 gram emas dengan konversi di tahun berjalan atau jika sudah terkumpul selama 1 tahun,” kata Arif.

Menurutnya, membangun kesadaran berzakat perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat. Sehingga, pihaknya bekerja sama dengan ikatan pedagang Muslimah yang ada di setiap kecamatan dan mengoptimalkan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di tiap kecamatan.

“Dimulai dari membangun gerakan infak dulu dan disalurkan bersama. Sehingga, bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang zakat,” kata dia. *(Sumber: Antara)

Masalah ohh … Masalah

0

Sadarkah kita bahwa hidup kita penuh dengan masalah???

Dulu saat sekolah atau kuliah, masalahnya bagaimana belajar dan mendapat nilai yang bagus.

Begitu bekerja, masalahnya bagaimana bisa mendapat kepercayaan dan bisa bekerja dengan baik.

Saat menikah, masalahnya bagaimana menghadapi tantangan rumah tangga dengan baik dan menjadi keluarga yang Sakinah, mawaddah  warahmah wani’mah

Punya bisnis, masalahnya bagaimana bisa menjadi besar dan membawa kebermanfaatan bagi diri, keluarga, team dan sesama.

Di ujungnya kita akan menghadapi masalah bagaimana meninggalkan dunia ini dengan akhir kehidupan yang terbaik.

Akhirnya muncul pemahaman, masalah harus dihadapi, walau sebesar apapun atau bahkan sekecil apapun ya sudah hadapi saja.

Jadi sebenarnya kita sudah terlatih dengan masalah, dan ia hadir sesuai dengan kapasitas kita menyelesaikannya…

Jadi, jika saat ini masalah besar yang sedang kita hadapi lihatlah betapa kuatnya kakimu melangkah sampai dengan sejauh ini dan yang terpenting kita punya Allah yang Maha Besar, tak akan pernah meninggalkan orang-orang yang mengingatNya..

Mendekat kepadaNya, pasrah kepada ketentuanNya dan satu lagi jangan berharap apapun pada dunia ! berharap lah pada Yang Memiliki Dunia..

Maka denganNya rasa BAHAGIA akan selalu ada dalam setiap masalah yang kita hadapi.
(Syauqi-SCB)

الذى خلق الموت والحيوة ليبلوكم ايكم أحسن عملا (الملك)
*** (Sumber : publikasi bdk bandung)

Penulis : Drs. H. Aguslani Mushlih, M.Ag.

Kepala Balai Diklat Keagamaan Bandung

BDK Bandung Menggelar Pelatihan Teknis Tata Naskah Dinas

0
BDK Bandung menggelar Pelatihan Teknis Tata Naskah Dinas Angkatan III, Senin (04/04/2022) di Aula PLHUT Kankemenag kabupaten Karawang

Karawang (Aswajanews.id) – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Bandung menggelar Pelatihan Teknis Tata Naskah Dinas Angkatan III, Senin (04/04/2022) di Aula PLHUT Kankemenag kabupaten Karawang. Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh kepala kantor, H.Dadang Ramdani yang didampingi Kasi Bimas Islam dan dari BDK Bandung diwakili ketua panitia Rina Rahmawati serta Widyaswara Ati Dahniar dan Ati Susanti.

Pada kesempatan sambutannya, ketua panitia, Rina Rahmawati mewakili kepala BDK Bandung menyampaikan terima kasih atas penerimaan kami dari Kemenag Karawang, semoga kerjasama ini dapat terus terjalin dan ditingkatkan.

Ia menjelaskan pelatihan ini akan dilaksanakan selama 6 hari mulai Senin s.d. Sabtu, (04-09 /04/2022) yang diikuti 30 peserta yang terdiri dari Kaur TU dan Pengadministrasi TU Madrasah serta Pramu Bhakti KUA.

Rina menambahkan sampai saat ini di BDK Bandung belum ada kegiatan reguler, tahun kemarin juga hanya Latsar yang dilaksanakan secara tatap muka reguler. Oleh karena itu,kami banyak kegiatan turun langsung ke daerah.

Ia berharap dari 30 peserta yang sudah hadir semua, harus masuk 30 maka keluar pun harus 30, karena ini akan menunjukkan kinerja kami. Mudah-mudahan 30 peserta memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap terkait tata naskah dinas mudah tercapai.

Ditempat yang sama, kepala kantor, H.Dadang Ramdani mengatakan di hari kedua Ramadhan kita bisa mengikuti pembukaan kegiatan pelatihan tata naskah dinas, semoga sinergitas BDK Bandung dan Kemenag Karawang bernilai ibadah disisi Allah SWT dan apa yang kita lakukan mendapat keberkahan.

“Terima kasih dan apresiasi kepada BDK Bandung rutin menggelar PDWK di Kemenag Karawang. Tentunya ini sejalan dengan program kami dimana peran SDM perlu terus ditingkatkan kompetensinya karena sangat menentukan kinerja dan produktifitas dalam pelayanan pada masyarakat.

Menurutnya kegiatan pelatihan  tata naskah dinas sangat dibutuhkan, karena dalam pengelolaan surat menyurat intinya harus dikelola secara baik dan benar sesuai prosedur dan regulasi agar memiliki legalitas sebagai bentuk performance birokrasi sekaligus mencerminkan wibawa bagus birokrasi sebaliknya apabila acak-acakan maka legalititasnya terabaikan.

Terlebih sebagaimana tagline HAB ke-76 Kemenag RI yaitu transformasi layanan umat maka kedepan diharapkan digitalisasi  akan mendominasi pekerjaan dan pelayanan masyarakat akan menggunakan aplikasi yang mampu memberikan kualitas dan hasil serta nilai kepuasan lebih baik. *(Kontributor : Denden)

Binda Sumut Gelar Vaksinasi Malam Selepas Shalat Tarawih di Kota Medan

0
Binda Sumut bekerjasama dengan BKM Al Husna Duan Al Mahri Kota Medan menggelar layanan vaksinasi Covid-19 pada malam hari.

Medan (Aswajanews.id) – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sumatera Utara (Sumut) bekerjasama dengan BKM Al Husna Duan Al Mahri Kota Medan menggelar layanan vaksinasi Covid-19 pada malam hari. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Husna Duan Al Mahri di Jalan Teratai No. 35, Kel. Hamdan, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Rabu (6/4/2022) Malam.

Kabagdukops Binda Sumut mewakili KABINDA Sumut, Kol. Arm Jonny Marpaung menyampaikan, layanan vakasinasi malam hari dilakukan untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang tidak mau melakukan vaksinasi pada siang hari.

“Gerai vaksin ini dibuka sesudah buka puasa pada malam hari setelah shalat tarawih,” ujar Kabagdukops didampingi Kaposda Medan, Mayor Ricky Shah Reza, Rabu (6/4/2022).

Ia menyebut, selama kegiatan Vaksinasi Malam di Masjid Al Husna Duan Al Mahri tetap memperhatikan Protokol Kesehatan (5M) guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid 19).

Kaposda menambahkan, tidak menutup kemungkinan Binda Sumut akan membuka gerai vaksin di tempat ibadah lainnya. Selain di rumah ibadah, mungkin di tempat-tempat yang banyak kegiatan dan aktivitas akan dibuka juga gerai vaksin. Tutup Kaposda Medan, Mayor Ricky Shah Reza. (Rizky Zulianda)

Vaksinasi Covid-19 Tidak Batalkan Puasa, Kemenag: KUA Agar Edukasi Umat

0
Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin

Jakarta (Aswajanews.id) – Sebagian masyarakat bertanya, bagaimana hukum vaksin Covid-19 saat menjalani puasa Ramadan. Apakah membatalkan puasa ataukah tidak?

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menegaskan bahwa vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa. Hal itu menurutnya sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa,” tegas Kamaruddin Amin di Jakarta, Selasa (5/4/2022).

“Melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang berpuasa dengan injeksi intramuscular hukumnya boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dlarar),” sambungnya.

Kamaruddin mengatakan, dua ketentuan itu tertuang dalam Fatwa MUI Nomor: 13 Tahun 202 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 Saat Berpuasa. Fatwa ini terbit pada 16 Maret 2021 dan ditandatangani oleh Ketua Komisi Fatwa saat itu, Alm Prof. Dr. H. Hasanuddin AF dan Sekretaris Komisi Fatwa Miftahul Huda, Lc. Ikut bertandatangan juga Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar dan Sekjen MUI Dr. H. Amirsyah Tambunan.

Dikatakan Kamaruddin, pihaknya sudah meminta kepada seluruh jajaran Kantor Kemenag Kanwil Provinsi, Kankemenag Kab/Kota, bahkan hingga Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di tiap kecamatan, untuk mensosialisasikan fatwa MUI terkait hukum vaksinasi Covid-19 saat berpuasa.

“KUA agar edukasi umat. Vaksinasi bukan penghalang dan tidak membatalkan puasa,” tegasnya.

Program vaksinasi terus didorong oleh pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19. MUI bahkan merekomendasikan bahwa Pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada saat bulan Ramadan untuk mencegah penularan wabah Covid-19 dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa.

“Umat Islam dalam rekomendasi fatwa MUI juga disebutkan, wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari wabah Covid-19,” tandasnya. (Humas Kemenag)

Isi Kultum, Kasubbag TU Kota Bekasi Sampaikan Empat Golongan yang Dirindukan Surga

0
Kemenag Kota Bekasi menggelar kegiatan Kultum yang dilaksanakan di musholla kantor Kementerian Agama Kota Bekasi.

Kota Bekasi (Aswajanews.id) – Mengisi kegiatan sepanjang Bulan Ramadhan, Kemenag Kota Bekasi menggelar kegiatan Kultum yang dilaksanakan di musholla kantor Kementerian Agama Kota Bekasi. Acara diikuti oleh para pejabat dan staf, dengan didahului pembacaan sholawat Nabi, sholat dzuhur berjamaah dan tadarus.

Selasa (05/04/2022), Kasubbag TU Kemenag Kota Bekasi, H. Abd. Syakur terjadwal sebagai pengisi kultum. Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan tema “Ada empat golongan orang yang dirindukan surga.”

Empat golongan tersebut, ungkapnya, terdiri dari orang yang suka membaca Al-Qur’an, orang yang menjaga lisannya, orang yang gemar memberi makan pada yang membutuhkan, dan orang yang berpuasa di bulan suci Ramadhan.

Hal tersebut didasari pada salah satu hadis Nabi Muhammad SAW diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, yang artinya : “Surga itu merindukan empat golongan manusia, yaitu orang yang gemar membaca Al-quran, orang yang memelihara lisan dari ucapan keji dan munkar, orang yang memberi makan kepada orang yang kelaparan, dan orang-orang yang berpuasa di bulan ramadan.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Dalam kegiatan yang penuh khidmat tersebut, H. Abd. Syakur turut menambahkan, “di dalam bulan suci Ramadhan ini, kita harus berikhtiar untuk tidak 3D. Apa itu? Yaitu, tidak dengki, tidak dongkol dan tidak dendam.”

Sebagai penutup, Kepala Subbagian TU tersebut pun mengajak jamaah untuk senantiasa konsisten melakukan kebaikan dan mengurangi keburukan di bulan suci ini. (Kontributor: Herrisa AW)

Marinir TNI AL Ajari Warga Merauke Buat Minyak Dari Buah Kelapa

0
Prajurit Marinir TNI AL dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) XI Merauke mengajarkan warga masyarakat di sekitar Kesatrian cara membuat minyak goreng dari buah kelapa

Jakarta (Aswajanews.id) – Prajurit Marinir TNI AL dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) XI Merauke mengajarkan warga masyarakat di sekitar Kesatrian cara membuat minyak goreng dari buah kelapa yang dilaksanakan di Kesatrian Anim Ha Yonmarhanlan Xl, Jl. Diko 1 Trans Irian Wasur, Kelurahan Rimba Jaya, Distrik Merauke Kabupaten Merauke, Papua. Sabtu (02/04) lalu.

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) Xl Merauke Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono bersama Ketua Korcab XI DJA III Ny. Cindy Gatot Mardiyono, didampingi Danyonmarhanlan XI Merauke Mayor Marinir Alfredo Yowel Antaribaba dan Ketua Ranting D Korcab Pasmar 3 Ny. Yati Alfredo Antaribaba.

Ketahanan pangan adalah langkah nyata yang karus dikerjakan untuk pemenuhan bahan pangan secara mandiri yang nantinya akan mendorong peningkatan ketahanan wilayah. Hal ini ditekankan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono pada Rapim TNI 2022 agar dimanapun TNI AL berada harus memberi manfaat kepada rakyat serta cepat tanggap terhadap permasalahan dan kesulitan rakyat.

Menurut Brigjen Gatot Mardiyono memproduksi minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan sendiri adalah solusi di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok khususnya minyak goreng. Diharapkan setelah ini masyarakat mampu memanfaatkan buah kelapa yang banyak tersedia di Kabupaten Merauke, sehingga menjadi peluang untuk menghemat perekonomian keluarga dan untuk peningkatan ketahanan pangan serta mewujudkan swasembada pangan nasional.

Selain pelatihan produksi minyak kelapa, di hari yang sama, Yonmarhanlan XI juga melaksanakan panen padi di atas lahan seluas kurang lebih 2 hektar yang ditanami dengan padi jenis beras merah dan padi India yang mampu menghasilkan panen yang cukup tinggi. Selain dikelola dan hasilnya dapat dikonsumsi untuk para prajurit Yonmarhanlan XI juga diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini dalam rangka mendukung pemerintah dalam program ketahanan pangan.

Di akhir kegiatan Danlantamal XI beserta Ketua Korcab XI DJA III dengan didampingi Danyonmarhanlan XI beserta Ketua Ranting D Korcab Pasmar 3 menebarkan sebanyak 5000 benih ikan nila di kolam ketahanan pangan Yonmarhanlan XI. *(Dinas Penerangan Angkatan Laut)

Lokasi Pembangunan Masjid Al Kamil dan Menara Kujang Sapasang Jadi Tempat Ngabuburit

0
Pembangunan Masjid Al-Kamil dan Menara Kujang Sapasang di Panenjoan, Desa Jemah, Kecamatan Jatigede Sumedang menjadi daya tarik sejumlah warga

Sumedang (Aswajanews.id) – Pembangunan Masjid Al-Kamil dan Menara Kujang Sapasang di Panenjoan, Desa Jemah, Kecamatan Jatigede Sumedang menjadi daya tarik sejumlah warga. Di bulan puasa ini, pembangunan Masjid Al Kamil menjadi tontonan masyarakat yang sedang menunggu waktu berbuka. “Ya sengaja main ke sini (Jatigede) ngabuburit, jalan-jalan sambil lihat masjid,” kata Suharlan, warga Kecamatan Situraja, Senin (4/4/2022).

Meski sudah beberapa kali melihat progres pembangunan masjid, namun Suharlan mengakui tidak bosan, karena menurutnya Masjid Al-Kamil bangunan paling megah yang pernah dilihatnya secara langsung. “Memang belum rampung, tapi sudah terlihat bangunannya sangat mewah dan beda dari yang lain. Sangat ikonik,” katanya.

Tak hanya menjadi tontonan, pembangunan Masjid Al-Kamil juga menjadi tempat swafoto. “View-nya bagus, bangunan masjid yang megah, di belakangnya hamparan Bendungan Jatigede,” kata Taufik, warga Desa Mekarasih Jatigede.

Sekretaris Daerah Sumedang, Herman Suryatman mengatakan, pembangunan Masjid Al-Kamil akan rampung dalam waktu dekat. Sementara Menara Kujang Sapasang sendiri ditargetkan rampung pada November tahun ini. Adanya bangunan yang menjadi ikon Jatigede itu akan menjadi pemantik pembangunan wisata. [*]

GNIJ Bandung Deklarasi Dukung Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024

0
Acara pengukuhan pengurus GNIJ Bandung sekaligus mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil untuk maju sebagai Calon Presiden Pada Pemilu 2024, di Kota Bandung, Jumat (1/4/2022) malam. (Humas GNIJ)

Bandung (Aswajanews.id) – Gerakan Nasional Indonesia Juara (GNIJ) yang bermukim di Kota Bandung, Jawa Barat mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk maju dalam konstelasi Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) Tahun 2024.

“Salah satu bentuk kelanjutan pembacaan manifesto kami di Kalimantan Timur. Maka pada momentum pengukuhan Gerakan Nasional Indonesia Juara atau GNIJ Kota Bandung yang dilanjutkan dengan rapat bersama pengurus dalam rangka memberikan mandat deklarasi,” kata Juru Bicara Nasional GNIJ Nunung Sanusi seusai deklarasi, di Kota Bandung, Sabtu.

Nunung mengatakan, pendeklarasian Ridwan Kamil untuk maju sebagai calon presiden 2024 bukanlah tanpa alasan.

Menurut dia, Ridwan Kamil yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Bandung itu, dinilai punya kemampuan dan rekam jejak sebagai kepala daerah yang positif.

“Jadi kami melihat dari latar belakang dan track record atau rekam jejak beliau. Kang Emil salah satu pemimpin dari bawah ya dan memimpin sebagai wali kota, kemudian naik ke tingkat provinsi dan kami dorong ke tingkat pusat atau nasional,” ujarnya pula.

Ridwan Kamil memulai karier politiknya dengan mencalonkan diri dan menang sebagai Wali Kota Bandung pada tahun 2013.

Cukup satu periode, pria yang karib disapa Emil itu melangkah ke tingkat provinsi dan kembali menang dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Atas dasar itu, kata Nunung, dia dan rekan-rekannya di GNIJ mendorong Ridwan Kamil untuk maju dalam pilpres dua tahun mendatang.

“Kang Emil merintis dari bawah, mulai dari wali kota dan gubernur. Itu dinilai pantas untuk maju ke tingkat nasional. Kemudian, dari hal kompetensi dan keilmuan, serta mengatur tata kelola pemerintahan ada hal yang menjadi pembeda,” katanya lagi.

Nunung mengatakan mimpi dan harapan Ridwan Kamil dalam taglinenya yakni Bandung Juara dan Jabar Juara, selaras dengan keinginan mereka.

“Karena ada sebuah mimpi dan harapan kami dengan spiritnya. Tagline dia yakni semangat untuk membawa Bandung Juara-Jabar Juara, dan sekarang harus dong Indonesia Juara,” kata dia pula. *(Humas GNIJ)

Polres Bogor Siapkan Takjil Gratis Selama Ramadhan

0
Anggota Polres Bogor membagikan takjil gratis di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Humas Polres Bogor)

Kabupaten Bogor (Aswajanews.id) – Kepolisian Resor Bogor, Jawa Barat, menyiapkan takjil gratis bagi masyarakat yang berbuka puasa di jalan selama bulan suci Ramadhan 1443 H.

“Selain meningkatkan hubungan silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat giat tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan iman dan takwa di bulan Ramadhan ini,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin di Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin.

Menurutnya, ratusan takjil berupa makanan dan minuman siap santap akan disiapkan di depan Kantor Polres Bogor, setiap Kantor Polsek dan di sekitar Pos Polisi Simpang Gadog, Ciawi, Bogor.

Iman menyebutkan kegiatan bagi-bagi takjil ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar Polres Bogor kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, terlebih bagi yang berbuka puasa di perjalanan. “Bulan Ramadhan ini merupakan bulan yang istimewa, setiap amal yang kita kerjakan akan dibalas dengan yang lebih baik lagi, untuk itu marilah kita berlomba untuk mengunggulkan amal kebaikan,” kata Iman.

Ia mengimbau masyarakat yang hendak mengambil takjil dari Polres Bogor, agar mengindahkan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan COVID-19. Pasalnya, hingga kini Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor masih terus menangani pandemi, salah satunya dilakukan Polres Bogor dengan membagikan masker gratis di jalan raya. *(Humas Polres Bogor)

Hari Kedua Ramadhan, Ganjar Ngabuburit di Panti Asuhan

0
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menengok dan memberi bantuan Santri di Yayasan Al-Musyaffa’ Banjardowo, Genuk, Senin (4/4/2022).

Semarang (Aswajanews.id) – Tabuhan rebana dan alunan sholawat dari santriwan santriwati menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Yayasan Al-Musyaffa’ Banjardowo, Genuk, Senin (4/4/2022). Kepada para santri, Ganjar berpesan agar giat belajar.

“Ini mana yang dari Batang? Oh banyak. Belajar yang giat ya,” tanya Ganjar menyapa santriwan santriwati.

Ganjar sebelumnya menengok dan memberi bantuan untuk dua rumah tak layak huni milik keluarga Marzuni dan Keluarga Khotimah di Kelurahan Bangetayu Kulon. Ganjar juga berharap bisa memberi bantuan bagi Yayasan Al-Musyaffa’ Banjardowo, yang mengelola 30 santriwan santriwati dari berbagai daerah di Jateng.

Pengasuh yayasan, Arif Haryanto mengatakan santriwan santriwati berasal dari Brebes, Demak, Wonosobo, Semarang, dan kebanyakan dari Batang.

“Saya titip untuk anak-anak diberikan bekal kehidupan yang lebih baik di masa depan. Itu mesti dilakukan dengan belajar dan sekolah. Anak-anak diajarkan budi pekerti yang baik, karena di masyarakat bertemu banyak orang berbeda suku agama golongan,” ujar Ganjar.

Bagi Ganjar, ruang-ruang pendidikan seperti di Yayasan Al-Musyaffa’ ini sangat dibutuhkan untuk anak-anak. Ganjar juga berpesan pada santriwan dan santriwati untuk tidak merundung temannya.

“Ruang kecil sepetti ini tentu manfaat untuk anak-anak yang membutuhkan itu. Insyaallah nanti dari pemerintah bisa membantu. Tapi ingat, saya titip jangan sampai ada yang mem-bully temannya. Kita sayangi teman-teman kita, itulah yang nanti jadi budi pekerti kita,” tutur Ganjar.

Pengasuh Yayasan Al-Musyaffa’ Banjardowo, Arif Haryanto mengaku senang dan tak menyangka dengan kehadiran Ganjar.

“Kami dari Yayasan Al Musyaffa’ Banjardowo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Gubernur, yang telah sudi datang di yayasan kami. Kami telah terbantu banyak banget terima kasih,” ucap Arif.

Senada diungkapkan santriwati Panti Asuhan Al-Musyaffa’ Banjardowo, Nafisatul Fitriyah dan Ulfiyatus Sholehah. Keduanya tampak begitu bahagia bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di Jawa Tengah.

Seneng banget, karena ketemu orang penting di Jawa Tengah ini. Nggak nyangka. Tadi disuruh belajar yang giat, nggak boleh bully teman, dan semangat belajar,” tuturnya. (Humas Jateng)

Pulihkan Ekonomi Masyarakat, ”Rest Area” Jadi Pasar Rakyat Ramadhan

0
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi : Pasar rakyat sejalan dengan program pemerintah saat ini, yakni pemulihan ekonomi

Purbalingga (Aswajanews.id) – Tempat peristirahatan alias rest area Bobotsari akan dimanfaatkan sebagai Pasar Rakyat Berkah Ramadhan. Pasar yang berada di jalan provinsi penghubung Bobotsari – Karangreja tersebut dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Loskar Mulia Desa Karangduren, Kecamatan Bobotsari.

Kepala Desa Karangduren Setyo Pamungkas mengungkapkan, pasar rakyat tersebut menyediakan aneka kebutuhan ramadan, seperti buah-buahan, takjil, dan aneka menu makanan berbuka puasa. Saat ini pasar menampung 40 orang pedagang yang berasal daro Desa Karangduren.

“Pasar ini buka mulai jam 1 siang (pukul.13.00) sampai dengan maghrib. Mudah-mudahan pasar ini akan terus ada di tahun-tahun yang akan datang,” katanya.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, mengungkapkan, pengalihfungsian rest area menjadi pasar rakyat sejalan dengan program pemerintah saat ini, yakni pemulihan ekonomi.

“Kita berharap pasar ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, dan bisa memulihkan perekonomian masyarakat di Desa Karangduren,” katanya.

Bupati menginformasikan, Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga memiliki program pemulihan ekonomi lainnya, yakni berupa dana stimulan sebesar Rp10 juta-Rp30 juta untuk masyarakat, baik pelaku UMKM, kelompok tani, maupun pegiat wisata.

“Nah karena saya lihat di sini kelihatanya para pedagang kuliner ini punya kelompok, ini bisa diusulkan kepada Dinas Koperasi dan UKM Purbalingga untuk mendapatkan dana stimulan ini. Tentu sebelumnya akan disurvei,” ungkapnya. *(Humas Purbalingga)

Plt Kakanwil: Mulai April Semua ASN Wajib Ngantor, Tidak Ada Lagi WFH

0
Plt Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Dr. H. Yusup, M. Pd memberikan amanat dan sambutan dalam apel pagi, Senin (4/04) di lapangan Timur Kanwil kemenag Jabar Jl Jenderal Sudirman No 644 Bandung.

Bandung (Aswajanews.id) – Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Dr. H. Yusup, M. Pd memberikan amanat dan sambutan dalam apel pagi, Senin (4/04) di lapangan Timur Kanwil kemenag Jabar Jl Jenderal Sudirman No 644 Bandung.

Dalam sambutannya Yusup menyampaikan “Surat Edaran Menteri Agama RI nomor 08 tahun 2022 mengenai Panduan Penyelenggara Ibadah pada Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1443H/2022M agar dapat dipatuhi dan dilaksanakan agar dapat mewujudkan rasa aman, nyaman, dan khusyuk bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah di masa pandemi,” katanya.

Selain itu dalam Surat Edaran Menteri Agama Ri nomor 08 tahun 2022 secara khusus, Menag mengingatkan jajarannya untuk menjadi teladan penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri.

Selain itu Yusup juga menganjurkan setiap Bidang di Kanwil Kemenag Jabar agar bisa melaksanakan kegiatan tadarus bersama di ruang masing masing, dan berharap kepada DKM Masjid Ikhlas Kanwil Kemenag Jabar untuk bidang Penais bisa mengagendakan kegiatan keagamaan (kultum) dalam rangka meningkatkan amalan ibadah di bulan Ramadhan.

Yusup juga mengucapkan Terimakasih atas loyalitas ASN Kanwil Kemenag Jabar semoga semua ASN dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan benar dan semoga kita dapat bertemu kembali di bupan Ramadhan d masa yang akan datang.

Selain itu Yusup juga menyampaikan sejak awal bulan April tidak ada work from home (WFH). Semua wajib hadir absen di kantor, work from office (WFO). *(Kontributor : Eva Nurwidiawati)

Binda Sumut Bekerja Sama dengan Kemenkumham Sumut Gelar Vaksinasi bagi Warga Binaan Rutan Kelas I Medan

0
Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sumut menggelar vaksinasi Covid-19 di Rutan Kelas I Medan untuk melaksanakan vaksin I, II dan III (boster) bagi warga binaan

Medan (Aswajanews.id) – Demi menggenjot percepatan vaksinasi, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sumut menggelar vaksinasi Covid-19 di Rutan Kelas I Medan untuk melaksanakan vaksin I, II dan III (boster) bagi warga binaan. Ini merupakan bentuk kepedulian Binda Sumut pada warga binaan Rutan Kelas I Medan.
Kegiatan vaksin dilaksanakan di aula serbaguna Rutan I Medan yang ditinjau langsung oleh Drs. Imam Suyudi, Bc.IP., S.H., M.H. (Ka Kanwil Kemenkumham Provinsi Sumatera Utara) beserta rombongan dan jajaran BIN Provinsi Sumatera Utara.
“Binda Sumut hari ini melaksanakan vaksin di 28 kabupaten/kota, untuk sasarannya anak-anak 6-11 tahun, masyarakat dan lansia. Untuk Sumut hari ini kita alokasikan sebanyak 14.000 dosis, di antaranya di Medan 1500 dosis, dilaksanakan di Rutan Kelas I Medan (Sentra) dan 7 lokasi tersebar,” ungkap Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana.
Upaya ini mendukung petunjuk dari Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa tahun ini sudah bisa mudik atau pulang kampung pada perayaan Idul Fitri 2022, asalkan pemudik sudah mendapat dosis pertama dan kedua serta dosis penguat (booster) vaksin Covid-19.
Karutan (Kepala Rumah Tahanan Negara) I Medan Theo Adrianus Purba menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksin kali ini, Rutan I Medan menargetkan 500 dosis vaksin booster bagi warga binaan.
“Kegiatan ini bukan kali pertama kita laksanakan bagi warga binaan, sudah yang kesekian kalinya, meskipun belum seratus persen warga binaan mendapat vaksin booster tapi bertahap akan kita selesaikan, hari ini kita menggandeng BIN Provinsi Sumatera Utara, saya mengucapkan terimah kasih kepada BIN Provinsi Sumatera Utara yang telah berkenan untuk bekerjasama melaksanakan vaksin di Rutan I Medan, juga terima kasih kepada dinas kependudukan dan catatan sipil kota Medan dan deli serdang yang hadir di Rutan Medan, yang sangat luar biasa dalam membantu identifikasi NIK wargabinaan, berkat sinergitas kita semua vaksin ini dapat berjalan dengan baik, ” ucap Theo Karutan I Medan itu.
Ucap Theo menambahkan, bahwa dengan pelaksanaan vaksin ini diharapkan herd imunity dapat terbangun serta daya tahan tubuh wargabinaan dapat terjaga khususnya di tengah pandemic covid-19. (Rizky Zulianda)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts