Beranda Aktual Berawal dari IPNU-IPPNU, SAYID Prapag Lor Istiqamah Jalankan Program Jumat Berkah untuk...

Berawal dari IPNU-IPPNU, SAYID Prapag Lor Istiqamah Jalankan Program Jumat Berkah untuk Yatim dan Dhuafa

2

BREBES (Aswajanews.id) – Kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa terus diwujudkan oleh Perkumpulan Santunan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa (SAYID) Desa Prapag Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. Melalui Program Jumat Berkah, para relawan secara rutin membagikan paket makanan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi.

SAYID lahir dari inisiatif anggota IPNU-IPPNU Desa Prapag Lor sekitar tahun 2015. Berawal dari semangat generasi muda Nahdlatul Ulama untuk membantu anak yatim dan kaum dhuafa, kegiatan santunan tersebut terus berlangsung hingga kini genap berjalan sekitar satu dekade.

Dalam perkembangannya, SAYID kemudian berdiri sebagai perkumpulan yang mandiri dan tidak lagi berada di bawah kepengurusan IPNU-IPPNU. Langkah tersebut dilakukan agar ruang gerak organisasi semakin luas serta mampu melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Salah satu program rutin yang dijalankan adalah Jumat Berkah, yang dilaksanakan setiap Kamis malam Jumat. Berbagai menu makanan, seperti martabak, ayam goreng, nasi goreng, dan hidangan lainnya disiapkan dari hasil donasi para dermawan, iuran anggota, serta sumbangsih para pedagang yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya.

Usai salat Maghrib hingga menjelang Isya, para relawan SAYID turun langsung membagikan paket makanan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Desa Prapag Lor dan wilayah sekitarnya.

Kini, Program Jumat Berkah telah memasuki pekan ke-7 dan terus dijalankan secara istiqamah. Meski jumlah paket yang dibagikan setiap pekan masih terbatas, semangat berbagi tetap menjadi prioritas utama.

Ketua SAYID, Tarpidin, mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, walaupun paket makanan yang kami bagikan setiap pekan belum banyak, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Kami juga berharap kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur, anggota, dan para pedagang yang telah ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara SAYID, Tarman, berharap keberadaan SAYID dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap sesama.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang bergabung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dengan kebersamaan, insyaallah santunan yang diberikan akan semakin maksimal dan semakin banyak saudara-saudara kita yang bisa merasakan manfaatnya,” katanya.

Selain Program Jumat Berkah, SAYID juga secara rutin menyelenggarakan santunan tahunan berupa pemberian bantuan uang tunai kepada anak-anak yatim yang bersumber dari donasi para dermawan. Program tersebut menjadi wujud komitmen SAYID dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian sosial.

Dengan semangat kebersamaan yang telah terjaga selama sepuluh tahun, SAYID berharap dapat terus menjadi wadah bagi masyarakat untuk berbagi, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim dan kaum dhuafa.

(Red/Nas)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.