Beranda Nasional Aktual Kemenag Jabar Buka Babak Baru Kemitraan Pers: “Kami Tidak Anti Kritik”

Kemenag Jabar Buka Babak Baru Kemitraan Pers: “Kami Tidak Anti Kritik”

79
0

BANDUNG (Aswajanews.id)Hubungan kemitraan antara insan pers dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Barat memasuki babak baru. Ruang komunikasi dan dialog dengan wartawan kembali ditegaskan sebagai bagian penting dalam membangun keterbukaan informasi publik.

Penegasan tersebut disampaikan Katim Humas Kanwil Kemenag Jabar, H. Ahmad Sidik, S.Ag., M.M., saat menerima sejumlah wartawan yang biasa melakukan peliputan di lingkungan Kanwil Kemenag Jabar, Selasa (15/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara jajaran Humas Kanwil Kemenag Jabar dengan insan pers, khususnya dalam pelaksanaan tugas jurnalistik dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

Ahmad Sidik menegaskan bahwa dirinya tidak alergi terhadap media. Menurutnya, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi publik.

“Saya tidak alergi dengan media. Silakan teman-teman wartawan menjalankan tugas jurnalistiknya. Yang penting, komunikasi dan koordinasi tetap terbangun dengan baik,” ujar Sidik.

Ia berharap hubungan antara Humas Kanwil Kemenag Jabar dan para wartawan dapat terus berjalan secara terbuka, profesional, serta dilandasi sikap saling menghargai.

Menurutnya, komunikasi yang baik diperlukan agar informasi mengenai berbagai program, kebijakan, dan kegiatan Kementerian Agama dapat disampaikan kepada masyarakat secara akurat, proporsional, dan berimbang.

Sidik juga menegaskan bahwa pihaknya tidak anti terhadap kritik. Kritik dan masukan dari media, kata dia, justru dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan dan kinerja Kemenag.

“Kami tidak anti kritik. Silakan dikritik kalau ada yang kurang, tetapi dengan data dan konfirmasi yang berimbang. Pintu kami selalu terbuka,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Kanwil Kemenag Jabar membuka ruang dialog dengan insan pers. Ke depan, pola komunikasi dan pelibatan media dalam berbagai kegiatan resmi diharapkan dapat semakin baik.

Dalam pertemuan yang berlangsung komunikatif tersebut, para wartawan turut menyampaikan sejumlah hal terkait pelaksanaan tugas jurnalistik, akses informasi, serta pola komunikasi dengan jajaran Kanwil Kemenag Jabar.

Wartawan yang hadir di antaranya H. Deni Kusmana, Anas Nasikhin, Bambang, Boy’s, Ade Irsyad, Sahidin, dan Asri.

Para wartawan menyambut baik keterbukaan yang disampaikan Katim Humas Kemenag Jabar tersebut. Mereka berharap komitmen membuka ruang komunikasi tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi diwujudkan dalam kemudahan akses informasi, respons terhadap permintaan konfirmasi, serta komunikasi yang lebih efektif.

Kemitraan antara pers dan pemerintah, pada akhirnya, diharapkan tidak sekadar bersifat seremonial. Keterbukaan informasi, komunikasi dua arah, serta kesediaan memberikan klarifikasi merupakan bagian penting dalam menciptakan pemberitaan yang akurat, proporsional, dan berimbang.

Dengan terbukanya ruang dialog tersebut, insan pers dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional, sementara pihak Kemenag memiliki ruang yang memadai untuk menyampaikan informasi sekaligus memberikan klarifikasi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. (Red/Nas)


Eksplorasi konten lain dari News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan