INDRAMAYU (Aswajanews.id) — Dana Desa tak hanya berhenti di atas kertas. Di Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, anggaran tersebut mulai menjelma menjadi infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pemerintah Desa Tulungagung merealisasikan pembangunan peningkatan jalan lingkungan di Blok Pasar RT 021/RW 005, Senin (14/9/2026). Jalan yang sebelumnya rusak, berlubang, dan kerap berubah menjadi kubangan saat hujan, kini dibeton untuk menunjang aktivitas warga sehari-hari.
Pembangunan jalan tersebut menggunakan konstruksi beton dengan volume panjang 96 meter, lebar 2,50 meter, dan ketebalan 15 sentimeter.Anggaran pembangunan bersumber dari Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2026 dengan nilai sebesar Rp71.880.000.
Bagi warga, pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik. Jalan yang selama ini menjadi keluhan karena becek dan sulit dilalui, kini mulai memberikan kemudahan terhadap mobilitas masyarakat, termasuk akses menuju kawasan pasar.
Kepala Desa Tulungagung, Hj. Hartinih, menegaskan pembangunan infrastruktur desa harus benar-benar memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, penggunaan Dana Desa harus diwujudkan melalui program pembangunan yang sesuai kebutuhan warga dan pelaksanaannya tetap mengacu pada perencanaan serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Seluruh proses pengerjaan kami awasi agar spesifikasi beton, ketebalan, dan lebar jalan sesuai dengan yang tercantum dalam rencana kerja dan harapan masyarakat,” ujar Hj. Hartinih.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap pekerjaan menjadi penting agar pembangunan tidak sekadar selesai secara administratif, tetapi juga menghasilkan infrastruktur yang layak digunakan dan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Sebelum dilakukan pembangunan, jalan di Blok Pasar menjadi salah satu akses yang cukup dikeluhkan warga. Saat musim hujan, kondisi jalan yang berlubang dan becek menghambat aktivitas masyarakat dan membuat akses kendaraan menjadi kurang nyaman.
Kini, kondisi tersebut mulai berubah.
Sejumlah warga Blok Pasar, di antaranya Juleha dan Sukron/Topan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tulungagung. Mereka menilai pembangunan jalan tersebut merupakan bukti bahwa aspirasi masyarakat mendapat perhatian.
“Terima kasih Ibu Kuwu atas dibangunnya jalan di blok kami. Sekarang jalan tidak becek lagi. Ini akan mempermudah akses masyarakat untuk beraktivitas,” ungkap warga.
Pembangunan jalan lingkungan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana Dana Desa dapat memberikan dampak langsung apabila diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat. Infrastruktur yang sebelumnya menjadi persoalan kini mulai berubah menjadi akses yang lebih layak bagi warga.
Namun, manfaat pembangunan tersebut tentu tidak berhenti ketika beton mengering. Jalan yang telah dibangun perlu dijaga bersama agar usia manfaatnya dapat berlangsung lebih lama dan anggaran yang telah dikeluarkan benar-benar memberikan nilai bagi masyarakat.
Hj. Hartinih mengajak seluruh warga untuk ikut merawat infrastruktur yang telah dibangun.
Menurutnya, pembangunan desa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat agar fasilitas yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.
Dengan dibetonnya jalan lingkungan Blok Pasar, Dana Desa Tahap II Tahun 2026 kini tidak hanya tercatat sebagai angka anggaran sebesar Rp71,88 juta. Bagi warga yang setiap hari melintasi jalan tersebut, manfaatnya telah terasa langsung: jalan lebih layak, akses lebih mudah, dan becek yang selama ini menjadi keluhan mulai ditinggalkan.
(Reporter: Prapto/Herman Tongol)
Terkait
Eksplorasi konten lain dari News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













