Beranda Aktual Tak Sekadar Bersih-Bersih, KKNT Desa Buahkapas Bersama DLH Majalengka Bangun Gerakan Peduli...

Tak Sekadar Bersih-Bersih, KKNT Desa Buahkapas Bersama DLH Majalengka Bangun Gerakan Peduli Lingkungan Berkelanjutan

49

MAJALENGKA (Aswajanews.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Desa Buahkapas, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Majalengka.

Sinergi tersebut melahirkan dua program yang saling melengkapi, yakni Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Balai Desa Buahkapas sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan, serta Gerakan Bersih-Bersih (GEBER) yang diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.

Kegiatan GEBER digelar di Desa Lengkong Wetan, Kecamatan Sindangwangi, Jumat (24/7/2026), mulai pukul 07.00 WIB. Aksi tersebut dihadiri Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan, Kepala DLH Kabupaten Majalengka H. Wawan Sarwanto, S.T., M.H., Camat Sindangwangi Fazri Pria Perdana, S.H., mahasiswa KKNT se-Kecamatan Sindangwangi, serta masyarakat setempat.

Selain melakukan aksi bersih-bersih lingkungan, para peserta juga melaksanakan renovasi Tugu Perbatasan Majalengka–Cirebon sebagai bentuk kepedulian terhadap penataan kawasan perbatasan yang menjadi salah satu wajah Kabupaten Majalengka.

Perwakilan Mahasiswa KKNT Desa Buahkapas, Muhamad Arifin, menjelaskan bahwa inisiatif tersebut berawal dari hasil diskusi dan koordinasi bersama DLH Kabupaten Majalengka. Menurutnya, mahasiswa ingin menghadirkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui edukasi dan aksi.

“Kolaborasi ini berawal dari diskusi kami dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Majalengka. Dari sana lahir dua program yang saling melengkapi, yaitu sosialisasi pengelolaan sampah di Desa Buahkapas sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, serta Gerakan Bersih-Bersih (GEBER) sebagai aksi nyata di lapangan. Kami berharap gerakan ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Arifin.

Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra pembangunan yang menghadirkan solusi atas berbagai persoalan lingkungan.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa KKNT Desa Buahkapas tidak hanya menjalankan program kerja di lokasi KKN, tetapi juga mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah untuk menghadirkan gerakan lingkungan yang berdampak nyata.

Melalui semangat edukasi dan aksi kolaboratif, kerja sama antara mahasiswa, DLH Kabupaten Majalengka, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Adang/Red)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.