Pesantren

Santri Sebagai Duta Desa Berangkat Mencari Ilmu

BREBES (Aswajanews.id) – Hari ini seluruh santri Brebes yang mondok di Pesantren Lirboyo akan berangkat kembali untuk thalabul ilmi. Kurang lebih 27 Armada Bus akan mengangkut seluruh santri Brebes yang akan meninggalkan rumah masing-masing.

Keberangkatan mereka (santri) pada hari ini Sabtu, 06 Mei 2023, setelah liburan di rumah sudah menjadi jadwal yang telah ditentukan oleh Pengurus Pondok Pesantren Lirboyo. Oleh karena itu hampir semua santri Brebes berangkat pada hari ini (Sabtu malam Ahad) dengan beberapa titik kumpul.

Dulu santri Lirboyo dan beberapa santri Pondok Pesantren lainnya berangkat dengan kendaraan umum (bus atau kereta), sehingga pemandangan di stasiun dan terminal bus banyak didominasi oleh santri dengan membawa tas dan kardus. Hari ini mereka berangkat bukan dari terminal atau stasiun tapi dari tempat berkumpulnya rombongan.

Berangkat ke Pondok Pesantren dengan sebagai duta masing masing desa memiliki amanat yang besar. Mereka mencari ilmu untuk dirinya dan juga untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat setelah pulang di rumah nanti. Masyarakat berharap besar agar santri setelah pulang bisa berdakwah dan mengajarkan ilmunya di masyarakat.

Misi besar santri dalam mengais ilmu pengetahuan agama memiliki arti penting dalam mewujudkan peradaban masyarakat. Oleh karena itu awal keberangkatan pada awal tahun pelajaran ini mereka sudah bertekad bulat mencari ilmu sebagai kewajiban. Tekad yang kuat dengan meninggalkan kampung halaman disertai dengan niat yang suci menjadi kekuatan batin santri.

Hari ini peta pemikiran santri tentu berbeda dengan era 80-an. Santri Pondok Pesantren Salaf termasuk Lirboyo sudah bermetamorfosis dengan pemikiran yang sesuai dengan konteks zaman. Hal tersebut salah satunya dibuktikan dengan karya ilmiah yang menjadi tugas akhir santri Salaf Putra disertai dengan kompetensi tertentu.

Santri Putri yang dulu sama sekali tidak ada ijazah formal, saat sekarang tamat dari Pondok Pesantren Putri Lirboyo sudah mengantongi ijazah formal setara SMA/MA yang bisa digunakan untuk melanjutkan pada jenjang S1 Bagi mereka yang sudah tamat juga diberikan ruang untuk melanjutkan pada jenjang Sarjana dengan kampus yang masih berada di sekitar Pondok Pesantren.

Dengan perkembangan tersebut sebagai duta masing-masing desa sudah dibekali dengan legalitas dan kompetensi keilmuan agama. Dengan demikian saat pulang nanti sudah siap segalanya untuk terjun di tengah dinamlka masyarakat global.

Selamat jalan untuk santri Lirboyo, selamat berjuang mencari ilmu, semoga istiqomah belajar untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat. (*)