Beranda Nasional Politik dan Pemerintahan PPDI Kabupaten Bandung Kukuhkan Pengurus 31 Kecamatan Periode 2026–2031, Digelar Swadaya Tanpa...

PPDI Kabupaten Bandung Kukuhkan Pengurus 31 Kecamatan Periode 2026–2031, Digelar Swadaya Tanpa APBD

62

BANDUNG (Aswajanews.id) – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bandung resmi mengukuhkan pengurus di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung untuk periode 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mohammad Toha, Pemkab Bandung, Sabtu (9/5/2026), dengan mengusung tema “Satukan Suara Perangkat Desa untuk Kabupaten”.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua PPDI Kabupaten Bandung, Dadang Iyas, dan menjadi penanda aktifnya struktur organisasi PPDI di seluruh kecamatan.

Dalam sambutannya, Dadang Iyas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan selamat kepada para pengurus kecamatan yang baru dilantik.

“Dengan dilantiknya para pengurus, baik ketua, sekretaris, bendahara, maupun jajaran lainnya, kami titipkan amanah ini. Karena organisasi ini merupakan wadah komunikasi bagi perangkat desa,” ujarnya.

Dadang menegaskan, PPDI harus berperan aktif sebagai ruang komunikasi yang efektif bagi perangkat desa, bukan sekadar organisasi formalitas. Melalui wadah ini, berbagai persoalan di tingkat desa diharapkan dapat tersampaikan dan dicarikan solusi secara bersama.

Ia juga menekankan bahwa desa merupakan garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan peran perangkat desa menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bandung.

“Dengan adanya organisasi ini, pelayanan di Kabupaten Bandung harus semakin baik. Jangan sampai hanya menjadi kegiatan seremonial,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua APDESI Kabupaten Bandung, H. Galih Hendrawan, S.IP, menyampaikan bahwa kegiatan pengukuhan ini sepenuhnya dilaksanakan secara swadaya tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Menurutnya, hal tersebut mencerminkan semangat kebersamaan, kemandirian, dan komitmen organisasi dalam memperkuat peran perangkat desa di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Galih juga memberikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan baik demi memperkuat pelayanan pemerintahan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.* (Us)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.