Google search engine
Beranda blog Halaman 209

Jelang Ramadhan, IPNU IPPNU Kedawon-Brebes Adakan Ziarah Ulama Lokal Brebes-Tegal

0
Pengurus Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Kedawon berziarah ke makam ulama Brebes dan Tegal. (Foto : Hanif)

BREBES (Aswajanews.id) – Menjelang bulan suci Ramadhan 1444 H, Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Dusun Kedawon Kecamatan Larangan menggelar ziarah kubur ke sejumlah makam tokoh ulama para pendiri Kabupaten Brebes dan Tegal, Minggu (19/03/2023).

M Taufik Hidayat, Ketua PR IPNU Kedawon mengatakan ziarah ini bertujuan untuk mendoakan dan mengenang jasa para Ulama pendiri Kabupaten Brebes dan Tegal serta para penyebar agama Islam di wilayah pantura sehingga generasi IPNU IPPNU dapat mengenali dan merawat amaliyah tradisi ziarah kubur NU menjelang Ramadhan.

“Program Ziaroh Ulama Lokal merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang diadakan oleh pengurus Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Kedawon dengan berziarah ke makam ulama Brebes dan Tegal. Seperti Mbah Rubi, Syekh Junaedi Randusanga, Pangeran Purbaya, Ki Gede Sebayu, Syekh Abdurrahman Al-Maghribi Jatibarang serta Petilasan Mbah Ki Joko Poleng di Pendopo Kabupaten Brebes,” kata Taufik Hidayat kepada Aswajanews.id.

Seperti diketahui ziarah merupakan kegiatan yang lumrah dilakukan oleh warga Nahdliyin, kegiatan mengunjungi makam para ulama dan kiai untuk mendoakan dan berwasilah, meminta kelancaran dari setiap hajat kepada Allah SWT melalui barokah dan karomah dari orang-orang sholih.

“Di sana kami juga bertemu dengan pimpinan Ranting Fatayat NU Kedawon yang juga mengadakan ziarah ditempat yg sama dan beberapa peziarah dari daerah lain yang sama-sama sedang melaksanakan ziarah, alhamdulillah menambah saudara dan menambah tali silaturahim,” pungkas Taufik Hidayat.

(Pewarta: A’isy Hanif Firdaus, LTN NU PCNU Brebes)

Sambut Bulan Suci Ramadhan, NU Kedawon Brebes Gelar Pawai Ta’aruf

0
Pawai Ta'aruf menyambut bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah diprakarsai oleh GP Ansor Barisan Serba Guna (Banser) Kedawon. (foto: Hanif)

BREBES (Aswajanews.id) – Memasuki bulan Ramadhan, sejumlah warga masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia menggelar pawai untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan. Seperti halnya Warga Nahdlatul Ulama (NU) Dukuh Kedawon Kabupaten Brebes menggelar pawai ta’aruf, Selasa Siang (22/3/2023).

Ketua PR GP Ansor Kedawon, Ust Imam Mawardi menyampaikan kegiatan Pawai Ta’aruf menyambut bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah diprakarsai oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Barisan Serba Guna (Banser) Kedawon dengan rute perjalanan dari Utara Mushola Al-Mustaghfirin Kedawon Makmur kemudian finish untuk tingkat SD/MI di Aula Masjid, untuk tingkat SLTP keatas dan umum finish di ujung Kedawon Selatan atau Ricemill Kedawon Selatan.

Dirinya menambahkan, diperkirakan ratusan warga Nahdliyin kedawon tumpah ruah memadati sepanjang jalan penyelenggaraan pawai ta’aruf yang melibatkan seluruh keluarga besar NU mulai dari jajaran Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama serta organisasi-organisasi di bawah naungan NU seperti Muslimat NU, Fatayat NU dan Gerakan Pemuda Ansor, IPNU-IPPNU.

Pawai Ta’aruf menyambut bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah diprakarsai oleh GP Ansor Barisan Serba Guna (Banser) Kedawon. (Foto: Hanif)

“Kegiatan kali ini kita mengusung tema, Menyambut Bulan Suci Ramadhan Ini dengan Kegembiraan, Kebahagiaan dan Keberkahan Bagi Kita Semua,” ujarnya.

“Seperti diketahui, Pawai ta’aruf ini juga sebagai salah satu bentuk syiar agama Islam kepada masyarakat sekitar. Pada akhir acara juga diisi dengan doa agar kita dapat menunaikan ibadah puasa dengan penuh keberkahan,” pungkasnya.

(Pewarta: A’isy Hanif Firdaus/LTN NU PCNU Brebes)

PKBM Arjuna Indramayu, Solusi Pendidikan Anak Putus Sekolah

0
PKBM Arjuna berlokasi di desa Cikedung lor kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu. (Foto: Herman)

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Guna mengatasi masyarakat putus sekolah, peran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat  (PKBM) sangat penting, seperti halnya PKBM Arjuna. PKBM Arjuna ini berlokasi di desa Cikedung lor kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu.

Dwi Syukur Rianto, S.sn, kepala PKBM Arjuna mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan belajar di PKBM memadukan pengetahuan umum dengan pengetahuan yang dimiliki, baik keterampilan maupun potensi masyarakat serta memanfaatkan hal yang ada di lingkungan. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Indramayu sekarang sudah jadi perhatian bupati Indramayu Hj. Nina Agustina. S.H.,M.H.,C.RA, melalui program unggulan yaitu JAKET (Kejar Paket) yang bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan bagi masyarakat.

“PKBM Arjuna melalui tahap demi tahap selalu berbenah, bekerja keras, dan berupaya menggapai cita-cita mewujudkan masyarakat yang cerdas, terampil dan mandiri, kehadiran PKBM Arjuna juga telah membantu dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia”, katanya.

Lanjut Dwi, kegiatan PKBM Arjuna tahun 2022 kemarin sudah meluluskan sebanyak 67 Warga belajar paket A, B dan C. Warga belajar yang telah lulus, sekitar 30 persennya, banyak yang melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, sisanya mereka sudah bekerja di berbagai perusahaan swasta.

“Sementara jumlah Warga belajar akhir tahun 2023 ini ada peningkatan yang cukup signifikan paket A ada 35 Warga Belajar, paket B ada 62 Warga belajar, dan paket C ada 80 Warga Belajar, delapan puluh persen warga belajar berusia tiga puluh tahun kebawah,” tukasnya. (Herman/Tongol)

Haikal Santri Kedua yang Khatam Mengaji Bersama Penulis

0
Mengajar ngaji Al-Quran bersama penulis di teras rumah, setelah sholat maghrib sudah berjalan empat tahun lebih dan sudah dapat mengkhatamkan dua santri kecil

Randusanga Kulon Brebes, Selasa (21/3/2023) menjadikan datangnya Ramadhan kali ini, di tahun 1444 H. Penulis sangat bahagia karena satu lagi satri kecilku dapat mengkhatamkan Al-Quran.

Santri penulis yang khatam ngaji kali ini bernama Muhammad Haikal putra Bapak Usman, kelas VII MTs Negeri Brebes. Ia mengaji bersama penulis kurang lebih hampir empat tahun, sejak penulis mulai mengajar mengaji al-Quran.

Awal ngaji Haikal diantar oleh neneknya, kemudian bersama teman-teman lainnya dengan berjalan kaki sampai berangkat ngaji dengan naik sepeda motor. Maklumlah jaraknya agak jauh, kurang lebih satu kilometer dari rumah penulis.

Semangat para orang tualah yang membuat anak yang mengaji dengan penulis dapat mengkhatamkan Al-Quran. Usia anak-anak masih sangat mudah untuk diatur oleh para orang tua. Berbeda kalau sudah masuk usia awal remaja yang sedikit bandel dan sok tahu serta agak susah untuk diatur.

Adapun para orang tua yang kurang serius dalam menyuruh anaknya untuk mengaji. Rata-rata tidak sampai khatam sudah berhenti mengaji. Walaupun rumahnya santri di samping kanan kiri, depan belakang rumah penulis.  Ini salah satu tantangan menjadi guru mengaji di kampung.

Awal Membuka Mengaji Al-Quran

Awal mengajar mengaji penulis karena tertantang dengan kondisi anak-anak yang penulis temui memiliki ganguan psikologis, seperti ada yang hiperaktif (kondisi dimana anak tidak bisa diam atau bahkan sulit untuk fokus), slow learner (anak mengalami lamban belajar, lamban terampil, dan lamban memahami suatu informasi yang diperoleh atau ditangkapnya), serta anak yang gagap di usia lebih dari dua belas tahun.

Dengan bermodal belajar ilmu psikologi dari S1 dan S2 Bimbingan Konseling serta Pendidikan Agama Islam (PAI), penulis mencoba untuk menerapi mereka dengan membaca al-Quran.

Ditambah pengalaman mengajar dari MI sampai perguruan tinggi yang pernah penulis jalani. Serta Ijazah Al-Quran yang penulis dapatkan dari KH. Abdul Salam Hadi Buntet Pesantren Cirebon, semakin yakin harus mencoba untuk melakukannya.

Alhamdulillah menjadikan keberkahan bagi penulis sendiri untuk dapat mengajarkan Al-Quran pada anak-anak tetangga di sebagian masyarakat Randusanga Kulon Brebes.

Di tahun awal sangat susah untuk mengajar mereka, namun dengan ketekunan belajar membaca Al-Quran persoalan hiperaktif, slow leaner dan gagap dapat penulis atasi walaupun jauh dari kesempurnaan dari yang pernah dilakukan oleh para ahli dalam mengatasi ganguan psikologis.

Keyakinan penulis tentang ayat-ayat Al-Quran dapat dijadikan obat, membuat penulis semakin yakin akan dapat mengatasi ganguan psikologis yang dialami oleh anak-anak yang ada di sekitar rumah penulis.

Usia anak yang dapat dikatakan usia bermain, ketika mengaji dengan penulis pun, baik sebelum dan sesudah mengaji mereka tetap bermain. Sehingga bercampurlah anak-anak yang mengalami gangguan psikologis dengan anak yang normal belajar mengaji bersama-sama.

Pemberian perlakuan yang sama dan tidak boleh saling menghina menjadi modal bagi penulis untuk semakin yakin akan kesuksesan menerapi mereka melalui membaca al-Quran.

Mengajar al-Quran di Teras Rumah

Mengajar ngaji Al-Quran bersama penulis di teras rumah, setelah sholat maghrib sudah berjalan hampir empat tahun lebih dan alhamdulillah sudah dapat mengkhatamkan dua santri kecil penulis.

Komitmen dan usaha yang kuat untuk mewakafkan waktu setelah sholat Maghrib, membuat penulis sangat sulit untuk meninggalkan rumah. Rasanya tidak tega meninggalkan semangat ngaji santri kecilku.

Penulis tidak mampu membayangkan semangat ngaji  mereka, yang kadang saat hujan dan  banjir rob tetap berangkat. Saat berangkat mengaji, meraka ada yang berjalan kaki, naik sepeda dan sepeda motor.

Banjir rob yang selalu menggenangi jalan raya Randusanga, sepertinya tidak menjadi halangan untuk tetap mengaji. Hal ini pula yang membuat penulis semangat untuk tetap mengajar dan tak meliburkan jadwal mengaji, walaupun air rob telah menghalangi jalannya.

Rasanya kasihan kalau ngaji libur, ketika penulis ada kegiatan ke luar kota seperti ikut ziarah dan acara kegiatan bersama teman-teman pengajian yang penulis ikuti. Tetapi biasanya digantikan oleh istri maupun anak penulis yang mengajar ngaji.

Sebagai tambahan informasi, santri awal penulis mengajarkan Al-Quran berasal dari anak-anak tetangga. Sedangkan kalau ada yang tidak berangkat mengaji, esoknya harinya penulis mendatangi orang tua yang anaknya tidak berangkat ngaji agar ikut mengingatkan anaknya agar berangkat mengaji. Hal ini sangat efektif menurut penulis agar anaknya berangkat mengaji terus.

Prinsip yang saya sampaikan kepada para orang tua yang anaknya mengaji pada penulis “Jangan kasih uang jajan kalau tidak mau mengaji”. Hal ini dilakukan penulis karena setiap sore dipastikan orang tua mengasih uang jajan pada anaknya.  Sehingga prinsip uang jajan dikasih kalau mau ngaji. Sedangkan kalau tidak mau ngaji tidak dapat uang jajan. Hanya sebaga stimulus agar mereka mau berangkat mengaji. Namanya saja anak-anak.

Mohon doanya saja dari pembaca, agar penulis dapat istiqomah mengajar Al-Quran di teras rumah bersama anak-anak tetangga dan sebagian anak-anak masyarakat Randusanga Kulon. Aamiiin.

(Penulis : H. Lukman Nur Hakim)

Kemenag Gelar Rukyatul Hilal Ramadan 1444 H di 124 Lokasi

0
Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin. (Foto: Kemenag)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat (penetapan) 1 Ramadhan 1444 H pada Rabu, 22 Maret 2023. Sidang yang akan dilaksanakan secara luring di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama ini akan didahului dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal yang disampaikan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin menjelaskan, sidang isbat mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab) dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal. Secara hisab, kata Kamaruddin, semua sistem sepakat bahwa ijtimak menjelang Ramadan jatuh pada Rabu, 22 Maret 2023 atau bertepatan dengan 29 Syakban 1443 H sekitar pukul 00.23 WIB.

Kamaruddin menambahkan secara hisab posisi hilal di Indonesia saat sidang isbat awal Ramadan 1444 H, sudah memenuhi kriteria baru yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

“Pada hari rukyat, 29 Syakban 1444 H, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk, berkisar antara 6 derajat 46,2 menit sampai dengan 8 derajat 43,2 menit, dengan sudut elongasi antara 7,93 derajat sampai dengan 9,54 derajat,” jelas Kamaruddin di Jakarta, Selasa (21/3/2023).

“Artinya, secara hisab, pada hari tersebut posisi hilal awal Ramadan di Indonesia telah masuk dalam kriteria baru MABIMS,” imbuh Kamaruddin.

Menurut kriteria baru MABIMS, imkanur rukyat dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Lantas kapan awal Ramadan 1444 H, Kamaruddin mengatakan masih menunggu hasil rukyatul (pemantauan) hilal. “Kemenag telah menetapkan 124 lokasi titik rukyatul hilal di seluruh Indonesia. Rukyatul hilal tersebut akan dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerjasama dengan Peradilan Agama dan Ormas Islam serta instansi lain, di daerah setempat,” terang Adib.

“Hasil rukyatul hilal yang dilakukan ini selanjutnya akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan Sidang Isbat Awal Ramadan 1444 H,” sambungnya.

Sidang isbat awal Ramadan 1444 H akan dipimpin Menag Yaqut Cholil Qoumas dan dihadiri sejumlah Duta Besar Negara Sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Lembaga dan instansi terkait, Anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, dan Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Islam dan Pondok Pesantren.

Adapun 124 titik rukyatul hilal sebagai berikut:

Provinsi Aceh:

  1. Observatorium Tgk Chik Kuta Karang Lhoknga
  2. Tugu 0 Km Kota Sabang
  3. Bukit Blang Tiron Lhokseumawe
  4. Pantai Lhok Geulumpang Setia Bakti Aceh Jaya
  5. POB Suak Geudeubang Aceh Barat
  6. Pantai Nancala Teupah Barat Simeulu

Provinsi Sumatera Utara:

  1. Anjungan Lantai IX Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro No. 30 Medan
  2. Observatorium Ilmu Falak (OIF) Gedung Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Panglima Denai Medan.

Provinsi Sumatera Barat:

  1. Gedung Kebudayaan Sumatera Barat
  2. Puncak Langkisau Carocok Painan Kabupaten Pesisir Selatan
  3. Dusun Kayu Gadang Desa Santur Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto
  4. Bukit Langkuik Kecamatan Bonjol
  5. Puncak Gunung Medan
  6. Lantai 3 Gedung DPRD Kab. Pasaman Barat di Padang Tujuh
  7. Puncak Dama Kel.Kampung Jawa Kota Solok
  8. Taeh Bukik
  9. Bukik Ampangan
  10. Kubu Jawi
  11. BPTU Padang Mengatas Nagari Mungo
  12. Pantai Gandoriah Kota Pariaman
  13. Kantor Kemenag Kab Solok Selatan
  14. Jorong Sikaladi Nagari Pariangan
  15. Kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar di Cubadak
  16. Bukit Sipora Jaya
  17. Balkon, Rocy Hotel Bukittinggi
  18. Puncak Lawang Kec. Matur Kab. Agam
  19. Sitinjau Laut, Jalan Raya Solok – Padang
  20. Pantai Tiram Kec. Ulakan Tapakis
  21. Puncak Nganang Kecamatan Luhak

Provinsi Riau:

  1. Pantai Raja Kecik Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis

Provinsi Kepulauan Riau:

  1. Pantai Tanjung Setumu

Provinsi Jambi:

  1. Gedung Mahligai Bank Jambi, Kota Jambi

Provinsi Bengkulu:

  1. Mess Pemda lantai 3 (tiga) Provinsi Bengkulu. Jalan Pasar Pantai Kelurahan Malabero Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu

Provinsi Sumatera Selatan:

  1. Hotel The Aryaduta Palembang

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung:

  1. Pantai Tanjung Raya Penagan Bangka
  2. Pantai Tanjung Kalian Mentok Bangka Barat
  3. Pantai Tanjung Pendam Belitung

Provinsi Lampung:

  1. POB Bukit Gelumpai, Pantai Canti Kalianda, Lampung Selatan
  2. Kampus ITERA, Jati Agung, Lampung Selatan

Provinsi Banten:

  1. Pantai Anyer Serang
  2. UIN SMHB Serang
  3. Komplek Mercusuar Cikoneng, Anyer

Provinsi Jawa Barat:

  1. Pasirlasih, Kab. Pangandaran
  2. Cipatujah, Kab. Tasikmalaya
  3. Pondok Bali, Kab. Subang
  4. Santolo, Kab. Garut
  5. Alburuni (UNISBA)
  6. Pantai Baro Gebang, Kab. Cirebon
  7. POB Cibeas, Kab. Sukabumi

Provinsi DKI Jakarta:

  1. Gedung Kanwil Agama DKI Jakarta
  2. Masjid Hasim Asyari Jakarta Barat
  3. Ponpes Hidayatullah Basmol Jakarta Barat
  4. Pulau Pramuka Kepulauan Seribu

Provinsi Jawa Tengah:

  1. Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang
  2. BOP Watu Layar Binangun, Kec. Lasem
  3. Pantai Jetis, Kec. Grabag
  4. Pantai Ujungnegoro, Kandeman
  5. Pantai Padelan, Kec. Ayah
  6. Rooftop Hotel Aston Cilacap
  7. Pantai Kartini, Kec. Jepara
  8. Menara Masjid Agung Nurul Kalam
  9. Pantai Alam Indah
  10. Ma’had Aly TBS Kudus
  11. Pelabuhan Tanjung Kendal
  12. Bukit Sukobubuk, Kec. Margorejo
  13. Menara Pandang, Purwokerto Barat
  14. Pantai Wisata Dewi Mangrove Sari
  15. Pantai Pasir Kec. Pekalongan Utara
  16. POB PPMI Assalaam Pabelan, Kec. Kartasura
  17. UIN KH. Abdurrahman Wahid

Provinsi DIY:

  1. POB Syekh Belabelu Yogyakarta

Provinsi Jawa Timur:

  1. Masjid Al Hikmah Puger
  2. Pantai Srau Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan
  3. POB Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang
  4. Pantai Wotgalih Kec. Yosowilangun Kab. Lumajang
  5. Pantai Gebang Bangkalan
  6. Pelabuhan Taddan Sampang
  7. Pantai Pancor
  8. Pantai Plengkung
  9. Gumuk Klasi
  10. Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Pasuruan, Alamat: Krampyangan, Kec. Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur 67127
  11. Lantai 3 Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso
  12. MAN. 3 Kediri Kandangan Kediri
  13. Bukit Gandrung Tanggulasi Medowo Kandangan
  14. Bukit Banjarsari Wonotirto Kab. Blitar
  15. Observatorium Jokotole IAIN Madura (Pamekasan)
  16. Gunung Sekekep Pulung
  17. Ibnu Syatir PP Al-Islam Joresan
  18. Watoe Dhakon Observatory Fakultas Syariah IAIN Ponorogo
  19. Observatoruim Darul Huda Mayak Ponorogo
  20. Lereng Gunung Pandan Ds. Tulung Kec. Saradan Kab. Madiun
  21. Ds Dagangan Kec. Dagangan Kab. Madiun
  22. Pantai Tanjung Kodok Lamongan
  23. Bukit Wonocolo Kecamatan Kedewan Kab. Bojonegoro
  24. Bukit Condro Dipo Kebomas Gresik
  25. Pelataran Command Center lt 9 Kominfo Gedung Pemkab Malang.
  26. Pantai Taneros Kec. Ambunten Kab. Sumenep
  27. Menara Rukyatul Hilal Desa Banyururip Kec. Senori Kab. Tuban

Provinsi NTB:

  1. Pantai Loang Baloq Kecamatan Ampenan Kota Mataram

Provinsi NTT:

  1. Rooftop Gedung Pelayanan Bmkg NTT

Provinsi Kalimantan Barat:

  1. Pantai Indah Kakap Kab. Kubu Raya

Provinsi Kalimantan Selatan:

  1. Zury Expres Hotel

Provinsi Kalimantan Tengah:

  1. Menara Masjid Raya Darussalam Palangkaraya
  2. Lantai atas Aquarius Boutique Hotel
  3. Pantai Teluk Bogam Kabupaten Kotawaringin Barat
  4. Pelabuhan Segintung Kab. Seruyan

Provinsi Kalimantan Timur:

  1. Menara Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda

Provinsi Kalimantan Utara:

  1. Taman Berlabuh Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara

Provinsi Gorontalo:

  1. Gedung Polairud Polda Gorontalo

Provinsi Sulawesi Selatan:

  1. Rooftop Mall GTC Makassar

Provinsi Sulawesi Tenggara:

  1. Pantai Bahari Kecamatan Tanggetada
  2. Pantai Wolulu Kec. Watubangga Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara

Provinsi Sulawesi Tengah:

1.Desa Marana Kec. Sindue, Kab. Donggala

Provinsi Sulawesi Utara:

  1. Area Parkir Apartemen MTC Mega Mas Manado

Provinsi Sulawesi Barat:

  1. Tanjung Mercusuar Sumare Kab. Mamuju Sulbar

Provinsi Maluku:

  1. Karang Panjang, Kota Ambon
  2. Desa Latulahat, Kota Ambon
  3. Desa Wakasihu, Maluku Tengah

Provinsi Maluku Utara:

  1. Pantai Ropu Tengah Balu, Kec. Sahu Kab. Halmahera Barat
  2. Pantai Afe Taduma, Kec. Pulau Ternate, Kota Ternate

Provinsi Papua:

  1. Pantai Lampu Satu Merauke
  2. PLTD Holtecamp Kota Jayapura

Provinsi Papua Barat:

  1. Kota Manokwari
  2. Kota Sorong

*(Kontributor: Indah)

Wakil Bupati Tasikmalaya Hadiri Launching Universitas K.H.Ruhiat Cipasung

0
Wakil Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin (Foto: Dishubkominfo)

SINGAPARNA (Aswajanews.id) – Wakil Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. M. Zen, M.Pd. hadir mewakili Bupati Ade Sugianto dalam peresmian Universitas K.H. Ruhiat Cipasung (UNIK Cipasung) yang sebelumnya bernama Institut Agama Islam Cipasung (IAIC), bertempat di Aula UNIK Cipasung pada Senin (13/03/2023).

Pada sambutannya, Wakil Bupati Cecep mengucapkan selamat atas diresmikannya UNIK Cipasung. “Selamat atas perubahan IAIC menjadi UNIK Cipasung, semoga kampus ini dapat terus berkembang dan berkompetisi dengan kampus lain,” ucap Wakil Bupati Cecep.

Wakil Bupati Cecep mengungkapkan perhatian tinggi pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan tinggi di Kabupaten Tasikmalaya.

“Kabupaten Tasikmalaya adalah wilayah yang sangat luas, dan kami pemerintah daerah membuka diri kepada siapapun yang hendak menghadirkan perguruan tinggi di wilayah kami, agar dunia akademik di Kabupaten Tasikmalaya semakin kompetitif.”, pungkas Wakil Bupati H. Cecep NY.

Turut hadir pada acara ini perwakilan Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, perwakilan Pengadilan Agama Kabupaten Tasikmalaya, Sekretaris Kopertais Wilayah II Jawa Barat, pembina dan ketua Yayasan Cipasung, pimpinan dan sekretaris Ponpes Cipasung, Rektor beserta Wakil Rektor UNIK Cipasung, jajaran perwakilan perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat serta perwakilan BUMN dan BUMD di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. (Dishubkominfo)

Sambut Ramadhan, Bupati Ciamis dan Belasan Ribu Santri Ikuti Munggahan Bersama di Stadion Galuh

0
Belasan ribu santri dari seluruh Pondok Pesantren di Kabupaten Ciamis mengikuti acara munggahan bersama

CIAMIS (Aswajanews.id) – Dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1.444 Hijriah, belasan ribu santri dari seluruh Pondok Pesantren di Kabupaten Ciamis mengikuti acara munggahan bersama di Stadion Galuh Ciamis, Senin (20/03/2023).

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya beserta Wakil Bupati Yana D Putra, Jajaran Forkopimda serta para Pimpinan Pondok Pesantren turut hadir dalam acara yang digelar oleh Forum Silaturrahmi Pondok Pesantren (FSPP) Ciamis tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis mengaku bahagia dan merinding melihat antusias ribuan santri yang luar biasa dalam menghadiri acara munggahan santri Ciamis.

“Bahagia sekali bisa bersama-sama dengan para santri se Kabupaten Ciamis, merinding melihat semangat dan antusias para santri menjelang bulan suci Ramadhan,” ucapnya.

Bupati mengatakan gagasan yang dikemas dalam bingkai munggahan para santri tersebut adalah dalam rangka Tarhib Ramadhan yang mempunyai makna tersendiri dimana para santri, ulama, umara menjalin silaturrahmi dan saling memaafkan.

“Islam mengajarkan bahwa hendaknya kaum muslimin mempersiapkan diri dengan senantiasa membersihkan lahiriah dan batiniah sebelum masuk bulan suci Ramadan,” terangnya.

Ia berharap kegiatan tersebut akan berdampak kepada kondisivitas dan kelancaran dalam melaksanakan ibadah puasa dan ibadah lainnya di bulan Ramadan khususnya di kabupaten Ciamis.

“Insyallah tiga hari lagi kita akan melaksanakan ibadah puasa, semoga kita semua diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankannya,” tuturnya.

Terakhir, Bupati Ciamis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara munggahan santri Ciamis ini, terutama kepada para agniya yang telah mewakafkan ribuan mushaf Al Qur’an bagi para santri di Kabupaten Ciamis.

  1. Nonop Hanafi selaku Ketua FSPP Ciamis mengatakan kegiatan munggahan santri Ciamis ini adalah dalam upaya membangun kebersamaan dan persatuan Pesantren se-Kabupaten Ciamis lintas pesantren, lintas ormas dan lintas afiliasi apapun.

Ia melaporkan terdapat sebanyak 15 ribu santri lebih yang mengikuti kegiatan munggahan tersebut yang berasal dari pondok pesantren yang ada di Kabupaten Ciamis.

“Harapan kami dengan kegiatan ini para santri, para kyai bersatu padu untuk terus menanamkan semangat menuntut ilmu, semangat berdakwah dan yang terpenting membangun semangat kebangsaan,” ucapnya.

Diketahui terdapat tiga acara inti dalam kegiatan tersebut, diantaranya pembagian 6000 mushaf Al Qur’an, pelantikan pengurus koordinator Kecamatan FSPP Ciamis dan penyerahan secara simbolis Nomor Statistik Pesantren (NSP) dari Kementerian Agama Ciamis dilanjutkan dengan makan liwet bersama. (Humas)

Padi Organik di Kecamatan Kedokan Bunder Meningkat Signifikan

0
Camat Kedokan Bunder, Atang Suwandi, S.STP., M.Si

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Woooowww ini luar biasa, para petani di Kecamatan Kedokan Bunder sudah kecanduan menanam padi organik karena lebih sehat dan menguntungkan.

Hamparan lahan sawah padi organik dari semula hanya 3 hektar pada tahun 2021, kini pada tahun 2023 sudah mencapai 22 hektar.

Camat Kedokan Bunder, Atang Suwandi, S.STP., M.Si menjelaskan, produksi padi organik di Kecamatan Kedokan Bunder ini didominasi oleh Kelompok Sri Trusmi Satu Desa Kedokanbunder Wetan. Di kelompok tani yang diketuai ‘Profesor Bakteri’ Waklan ini terus berkomitmen untuk mengembangkan padi organik dengan pengembang agens pengendali hayati (APH).

Atang menambahkan, pada tahun 2021 lalu luas lokasi areal sawah yang menggunakan agens hayati atau perlakuan organik 100 % hanya seluas 3 hektar dan menggunakan semi organik seluas 19 hektar. Namun pada tahun 2023 ini jumlah petani yang menggunakan agens hayati semakin bertambah, hal ini menambah pula jumlah areal luasan lahan yang menggunakan agens hayati 100 % menjadi 22 hektar pada lokasi kelompok, dan 62 hektar (perlakuan organik dan semi organik) terbagi dibeberapa lokasi di luar hamparan PPAH Sri Trusmi Satu.

Selain luasan lahan yang semakin bertambah, lanjut Atang, peningkatan produksi pada juga mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2021 musim tanam I jumlah produksi padi mencapai 6,84 ton per hektar, dan pada musim tanam II meningkat menjadi 7,22 ton per hektar. Pada tahun 2022 lalu, musim tanam I kembali mengalami peningkatan sebanyak 7,26 ton per hektar dan musim tanam II menjadi 7,84 ton per hektar. Peningkatan jumlah ini tentu saja berbanding lurus dengan pendapatan petani setiap hektarnya.

“Alhamdulillah jumlahnya arealnya setiap tahun terus meluas, dan begitupun jumlah produksinya dan pendapatan para petani juga terus meningkat,” kata Atang ketika monitor areal pesawahan, Senin (20/3/2023).

Dengan meningkatkanya jumlah produksi padi dan sangat ramah lingkungan karena perlakuan organik ini mendukung keinginan Presiden RI, Joko Widodo untuk meningkatkan produksi padi dari Kabupaten Indramayu.

Jika produksi padi melimpah maka harapan untuk mewujudkan Visi Indramayu Bermartabat dibawah kepemimpinan Bupati Nina Agustina melalui ketahanan pangan ini bisa tercapai.

“Alhamdulillah dengan agens hayati menghasilkan padi organik yang jumlahnya semakin banyak dan semakin diminati masyarakat. Ini sangat mendukung produksi padi untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu dan menguatkan daerah kita sebagai lumbung padi nasional,” tegas Atang.

Atas pencapaian tersebut, Kelompok Tani Sri Trusmi Satu menjadi Terbaik II Nasional kategori Kelompok Tani Pemberdayaan Petani Dalam Pemasyarakatan Pengendalian Hama Terpadu (P4) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI pada bulan Februari 2023 lalu. (Herman/Tongol)

SMPN 1 Kedokanbunder Adakan Pameran Pentas Seni dan Bazar

0
SMPN 1 Kedokanbunder Adakan Pameran Pentas Seni dan Bazar

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Dalam rangka upaya melestarikan kesenian tradisional, SMPN 1 Kedokanbunder Senin (20/03/2023) mengadakan pameran pentas seni dan bazar yang dilaksanakan di lapangan sekolah SMPN 1 Kedokanbunder, pentas seni dan bazar tersebut diramaikan oleh sekolah sekolah sekitar seperti SMK Bintang sembilan Kedokanbunder, SMK Fatahilah Gegesik Cirebon, SMK NU kelautan Kaplongan, dan SMK Pelita Jatibarang, upaya menggali potensi siswa dalam bidang seni dan kreasi.

Pentas seni atau disingkat pensi adalah sebutan untuk acara yang terdiri dari beberapa seni pertunjukan yang umumnya diselenggarakan oleh sekolah-sekolah di Indonesia. Pentas seni diadakan sebagai sarana pengembangan bakat, minat dan daya cipta siswa sekolah. Pentas seni umumnya dilakukan di atas panggung. Seni pertunjukan yang ditampilkan terdiri dari seni musik, pembacaan puisi, tari dan juga teater.

Kegiatan pembelajaran itu merupakan implementasi Kurikulum Merdeka yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kedokanbunder H. Madakir mengatakan Kurikulum Kerdeka merupakan kurikulum pembelajaran yang mengacu pada pendekatan bakat dan minat. Salah satu pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka adalah dilakukannya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

“Kegiatan ini merupakan implementasi Kurikulum Merdeka yang mempersyaratkan dimana tiap sekolah harus melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, salah satunya bentuk kegiatan adalah kegiatan pentas seni,” kata H. Madakir usai seminar pendidikan yang ditemui di SMP Negeri 1 Kedokanbunder, Senin (20/03).

H. Madakir mengatakan tujuan dilaksanakannya gebyar pentas seni adalah untuk menyalurkan bakat minat anak tentang kesenian dan kewirausahaan.

“Diharapkan dalam kegiatan ini akan memberikan pengaruh positif bagi seluruh siswa siswi dengan mewujudkan kemandirian, inovatif, kerjasama dan kreatifitas,” ujarnya.

Berbagai kegiatan ditampilkan dalam Gebyar Pentas Seni yang dilaksanakan 20 maret 2023 yakni penampilan tari kolosal lintas nusantara dari siswa dan siswi SMP Negeri 1 Kedokanbunder, panggung apresiasi, lomba tari kreasi daerah, drama kolosal, bazar dan seminar pendidikan.

Dalam rangkaian kegiatan itu, H. Madakir menyampaikan terimakasih atas kerjasama dan dukungan semua pihak sehingga acara pentas seni dapat dilaksanakan. Pada kegiatan seminar pendidikan, para peserta seminar diundang dari perwakilan pelajar SMP Negeri SMK se kabupaten Indramayu.

“Kita memberikan materi seminar pendidikan terkait literasi Seni. Respon mereka sangat antusias dengan mereka mementaskan drama dan tari,” pungkasnya. (Herman/Tongol)

Bantuan Insentif Mobil Listrik Diumumkan 1 April 2023

0
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers mengenai bantuan pemerintah dan insentif fiskal untuk KBLBB di Jakarta, Senin (20/3/2023)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bantuan insentif pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB), khususnya mobil dan bus listrik akan diumumkan pada 1 April 2023.

Adapun program bantuan pembelian motor listrik dan konversi ke motor listrik sudah mulai berlaku Senin (20/3) ini.

“Selanjutnya untuk KBLBB roda empat ke atas, termasuk bus, program yang kami sebut sebagai insentif fiskal akan diumumkan peluncuran kebijakannya tepat pada 1 April. Saat ini proses finalisasi tengah kami rampungkan bersama,” kata Luhut dalam konferensi pers mengenai bantuan pemerintah dan insentif fiskal untuk KBLBB Jakarta, Senin petang.

Luhut menjelaskan pemerintah menyadari bahwa pengembangan ekosistem industri KBLBB merupakan sektor strategis yang memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan keberlanjutan, mempercepat inovasi dan mempercepat dekarbonisasi di Indonesia.

Oleh karena itu, pemerintah secara resmi meluncurkan program agar adopsi massal penggunaan KBLBB dapat segera terwujud.

“Dengan adanya adopsi massal ini bersamaan dengan berbagai kebijakan yang lainnya, diharapkan industri transportasi Indonesia dapat bertransformasi menuju ke arah industri yang lebih hijau. Industri yang terbangun nantinya juga akan memperkuat posisi Indonesia di dalam rantai nilai sumber daya mineral, baterai serta kendaraan,” tuturnya.

Luhut pun meyakini percepatan program KBLBB ini nantinya juga akan memberikan dampak positif bagi terciptanya lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya, khususnya di sektor ekosistem industri KBLBB.

Di sisi lain, pemberian bantuan insentif dinilai meningkatkan daya saing Indonesia untuk menggaet investasi di sektor tersebut. Hal itu dilakukan pula menyusul agresifnya sejumlah negara mendorong adopsi KBLBB dengan berbagai insentif.

“Pemerintah berharap dengan adanya percepatan program KBLBB, Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara lain untuk menarik investasi dan produsen KBLBB agar ekosistem industri KBLBB Indonesia dapat berkembang secara signifikan,” tuturnya.

Luhut menyebut jika Indonesia berhasil mentransformasi dan mengelektrifikasi sektor transportasi, maka Indonesia dapat mengurangi dampak negatif emisi gas rumah kaca yang membantu pemenuhan komitmen net zero emission dan memberikan kualitas lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Lebih lanjut, bantuan dan insentif fiskal yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan akses pembelian KBLBB bagi masyarakat terutama bagi mereka yang belum mampu membeli KBLBB dengan harga penuh.

“Melalui kebijakan ini masyarakat diharapkan dapat memperoleh KBLBB dengan harga yang lebih terjangkau dan mendorong percepatan adopsi KBLBB,” katanya.

Kebijakan tersebut juga dinilai akan menarik minat produsen KBLBB untuk membangun pabriknya di Indonesia sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan kendaraan listrik di pasaran.

“Dalam pelaksanaannya program ini akan berlangsung secara bertahap,dan terukur, kami akan bekerjasama dengan berbagai pihak, terutama produsen KBLBB untuk memastikan keberhasilan program ini dan mendorong penggunaan KBLBB di seluruh Indonesia,” kata Luhut.

Gubernur dukung

 Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung program pemerintah memberikan insentif bagi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) atau electric vehicle.

“Saya dukung program pemerintah kasih subsidi Rp5 juta sampai Rp7 juta membeli motor listrik,” ujar Ridwan yang juga Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (Adpmet) di Medan, Sumut, Rabu.

Ia mengaku bahwa dirinya paling pertama di Indonesia memiliki mobil dinas Gubernur Jawa Barat menggunakan listrik berbasis baterai.

Pihaknya juga menyebut sejak terpilih menjadi ketua Adpmet periode 2020-2025 terus mengampanyekan energi baru dan terbarukan ke setiap daerah maupun provinsi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution mengendarai sepeda motor listrik merek GESIT mulai dari Balai Kota Medan hingga Jalan Pengadaian Medan.

“Makanya tadi sewaktu sama Bobby udah paling benar. Kita jalan-jalannya bukan motor bensin, tapi motor listrik. Apalagi merek buatan Indonesia,” ungkap dia.

Mantan Wali Kota Bandung, Jawa Barat itu mengharapkan warga Kota Medan segera beralih menggunakan kendaraan listrik, terutama sepeda motor listrik.

“Sudah dihitung menghemat sampai tinggal bayar 30 persen dari biaya pakai bensin. Jadi saya dukung mudah-mudahan bebas polusi, ramah lingkungan dan kotanya maju,” kata dia. *(Sumber : Ant)

Diskoperindag Cianjur Gelar Pasar Murah

0
Pedagang di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, Jawa Barat, menilai kenaikan harga kebutuhan pangan menjelang masuknya bulan puasa mengalami kenaikan terutama harga cabai rawit. (ANTARA/Ahmad Fikri)

CIANJUR (Aswajanews.id) – Harga cabai rawit di sejumlah pasar di Cianjur, Jawa Barat, mengalami kenaikan dari Rp80 ribu menjadi Rp100 ribu per kilogram dua hari menjelang masuknya bulan puasa, sehingga Diskoperindag Cianjur segera menggelar pasar murah.

Kepala Diskoperindag Cianjur, Tohari Sastra di Cianjur Senin, mengatakan pasar murah digelar untuk menekan kenaikan harga melambung tinggi terutama menjelang puasa dan menjelang lebaran seiring tingginya pemakaian dan minim-nya hasil panen cabai di tingkat petani.

“Kami akan menggelar pasar murah satu hari menjelang masuknya bulan puasa sebagai upaya menekan kenaikan harga sampai melambung tinggi. Meski hasil panen petani minim, namun stok pangan terutama cabai dipastikan aman sampai lebaran menjelang,” katanya.

Tohari menjelaskan, menjelang masuknya bukan puasa, kenaikan harga kebutuhan pangan masih dianggap wajar karena berkisar antara Rp 1.000 sampai Rp 5.000 per kilogram kecuali cabai rawit yang mengalami kenaikan Rp 20 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk harga kebutuhan lainnya yang mengalami kenaikan menjelang masuknya bulan puasa, tutur dia, seperti bawang merah dari Rp 35 ribu menjadi Rp 38 ribu per kilogram dan bawang putih dari Rp 30 ribu menjadi Rp 33 ribu per kilogram.

“Untuk harga beras, minyak, terigu dan gula mengalami kenaikan yang masih normal berkisar Rp 2.000 sampai Rp 5.000 per kilogram. Perkiraan kami, sepekan setelah puasa, harga akan kembali normal meski sepekan menjelang lebaran akan kembali naik,” katanya.

Sementara pedagang di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, mengatakan kenaikan harga kebutuhan pangan dua hari menjelang puasa, masih dianggap wajar, hanya cabai rawit yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi karena minim-nya hasil panen petani dan stok ditingkat agen.

“Melihat tingkat pemakaian cukup tinggi sejak satu pekan terakhir, wajar harga kebutuhan pangan mengalami kenaikan. Namun kenaikan yang cukup mencolok hanya cabai rawit menjadi Rp 100 ribu per kilogram atau naik Rp 20 ribu per kilogram,” kata pedagang cabai Cicih. *(sumber : ant)

MENJADI MANUSIA YANG MENERIMA

0

BREBES (Aswajanews.id) – Keluarga Bani Abdul Majid mengadakan peringatan haul Almarhum Mbah Abdul Majid, Minggu (19/3/2023) yang ke 110 bertempat di halaman Masjid Baitul Salamah Kaligangsa Kulon.

Acara haul diawali dengan pembacaan al-Quran 30 Juz dan diteruskan dengan tahlil bersama di makam Mbah Abdul Majid yang berada di sebelah barat Masjid Baitul Salamah.

Dilanjutkan pada malam harinya mengadakan pengajian umum yang bertempat diserambi Masjid Baitul Salamah dengan pembica KH. Hudallah Karim dari Tanjung, Rois Syuriah PCNU Brebes.

Sebelum acara mauidho hasanah, terlebih dahulu dibacaan ayat suci al-Quran dan sholawat oleh Zahrowi putra almarhum Tohir cucu dari Mbah Abdul Majid yang tinggal di Pekalongan.

Selanjutnya mauidho hasanah pada haul yang ke 110 Mbah Abdul Majid disampaikan oleh KH. Hudallah Karim Rois Syuriah PC NU Brebes dan pengasuh Pondok Pesantren Al- Bukhori Sengon Tanjung.

Dalam tausyiah Haul Mbah KH. Abdul Majid. Gus Huda mengajak jamaah untuk mentauladani Al-marhum, meneruskan perjuangan dan meniru kedermawaannya dalam membangun Masjid. Sebagaimana Mbah Abdul Majid adalah pendiri Masjid Baitul Salamah saat itu.

Mbah Abdul Majid merupakah tokoh besar yang ada di Kaligangsa Kulon dan yanh hari ini masih mendapatkan pahala dari para orang yang beribadah di Masjid Baitul Salamah, berwudhu dengan air sumur yang digali olehnya.

Haul Mbah Abdul Majid, membuat malam hari ini kita berada ditaman surga, sebab kita sedang ada di masjid yang menjadi tempat untuk mengingat Allah Swt dan dzikir serta merenungi akan kekuasaan dan sifat-sifatNya.

Sebelum bicara lebih jauh Gus Huda mengingatkan kepada keluarga bani Abdul Majid yang sedang menghauli simbahnya untuk meluruskan niat. karena niat itu sebagai awal ibadah. Kalau niat kurang pas, maka akan sedikit pahala yang didapat  Namun  kalau diniati karena Allah Swt, mentauladani akan dakwa dari mbah Abdul Majid, mengumpulkan cucu-cucunya, serta syiar Islam maka pahala akan lebih banyak didapat.

Begitu juga yang menghadiri pengajian. Diniati datang pengajian untuk menyenangkan shohibul hajat, ketemu saudara, tolabul ilmu dan kumpul bersama muslim lainnya. Maka pahala akan lebih banyak, karena terhitung mulai dari rumah, tidak hanya saat datang dan duduk di Majlis pengajian.

Beliau berpesan dan mengingatkan, tanpa disadari kita sering menjadi manusia yang terlalu sombong, bahkan mengatakan akan masuk surga kerena amalnya sendiri. Padahal ini bisa disebut yang salah. Karena amal yang dilakukan banyak kekurangannya. Seperti hanya saat sholat tidak menghadap Allah Swt. fisiknya menghadap Allah Swt  tetapi hatinya tidak menuju kepada Allah Swt. Bershodakoh namun niatnya pula bukan karena Allah Swt, karena sesutu hal biar disanjung dan dihargai, atau dapat dikatakan orang yang kaya.

Sifat Allah Swt yang maha tahu tentang manusia, maka tidak ada yang bisa disembunyikan. Oleh karena itu jadilah manusia yang tidak ngresula (menerima). Sebagaimana juga ketika menjadi miskin maka harus menerimanya dan ketika takdir kurang cantikpun menerimannya pula.

Allah Swt sesungguhnya sudah adil dalam segala penciptaannya, termasuk pada kondisi  manusia. Allah Swt menciptakan ada terang dan gelap. Cantik dan kurang cantik, miskin dan kaya. semua ada manfaatnya dan hikmahnya.

Tanamkan iman yang kuat, terhadap segala apa yang diberi Allah Swt. Karena semua ada hikmah dibalik semua pemberian Allah Swt. Semua harus saling mendukung dan tidak iri terhadap segala pemberian Allah Swt.

Pekerjaan yang baik adalah tidak menyalahi syariat itulah yang ditujuh. Apapun yang dilakukan dipastikan ada yang menyalahkannya. Oleh karena itu, sebaiknya tidak terbawa oleh perkata orang lain yang selalu menyalahkan. Yang menjadi pokok pegangan hidup adalah pekerjaan yang dilakukan tidak menyalahi syariat (hukum Allah Swt).

Pengajian pada haul malam ini, beliau mengajak keluarga bani Abdul Majid untuk dapat mengingat dan mentauladani  Mbah Abdul Majid terhadap hal-hal yang baik dalam  membangun Masjid dan ahli shodaqah serta membuat sumur untuk keperluan ibadah sholat.

  1. Hudallah menegaskan bahwa tat kala bershodakoh lebih baik dihantarkan kepada yang berhak dari pada dipanggil kerumahnya. Dan janganlah sombong dengan tidak mau mendengarkan pengajian, bahkan menyalahkan orang yang mengisi pengajian. Karena sifat sombong dapat mengugurkan fahala dan akan menjadi pengikut setan.

Haul sangat dianjurkan khususnya NU. Sebagaimana acara tahlilan bagi orang yang baru menunggal. Ketika orang meninggal, malam pertama menjadi malam yang sangat susah. Karena berpisahan dari segala hal. Baik keluarga, saudara dan harta yang dimiliki. Maka ahli warisnya suruh sodakoh, yang pahalanya untuk yang meninggal. Tahlilah pada orang meninggal adalah mendoakan dan bersodakoh yang pahalanya untuk yang meninggal.

Di pengajian ini KH. Hudallah mengajak para jamaah yang ngaji untuk menjadi manusia bombongan (menerima) tidak menyakiti orang lain. Kalau disakiti lebih baik diam tidak melawan membabi buta. Ingat!!!  jangan sampai menjadi orang yang bangkrut diakhirat nanti, karena pahalanya banyak diminta oleh orang yang pernah disakiti didunia.

Penyakit yang paling bahaya adalah sombong, sebagaimana pernyataan iblis “Aku lebih baik dari manusia” kalau menjadi manusia  lebih rendah maka tidak akan sombong dan menghina orang lain. oleh karena itu lebih baik menjadi orang yang lebih rendah dari pada orang yang paling pinter dan kuat. Khawatir akan menjadi manusia sombong sebagaimana Iblis laknatullah. Yang terkenal dengan kesombongannya.

Mengenal Mbah Abdul Majid

Penulis masih ingat pada tahun 1980 an sebelum Mbah Sulkiyah meninggal di tahun 1985. Baliau adalah cucu dari Mbah Abdul Majid, seorang yang ahli ibadah dan fasikh dalam membaca Al-Quran serta tidak meninggalkan sholat malamnya.

Cucu-cucunya Mbah Abdul Majid adalah orang-orang yang ahli ibadah. Seperti yang penulis kenal cucu Mbah Abdul Majid dari anak lelakinya yang bernama Dana. Semasa penulis sering silaturahmi dengan anak dari mbah Dana seperti Nyai Saprah dan Sarpinah di Kaligangsa Kulon. Mereka semuanya adalah ahli ibadah.

Melihat saat itu, dari cucunya yang ahli ibadah tidak bisa lepas dari orang tua dan kakeknya yang ahli ibadah pula. Artinya buyut Sulkiyah yang ahli ibadah tidak bisa lepas pendidikan dan pengajatan dari orang tua dan kakeknya yaitu Mbah Abdul Majid itu sendiri.

Penulispun masih ingat cerita dari orang tua penulis tetang kewalian Mbah Abdul Majid yang naik haji dengan pelepah pohon kelapa.

Salah satu cerita yang didapatkan penulis bahwa Mbah Abdul Majid merupakan santri yang sangat hormat pada guru. Sehingga tak kala ingin beribadah haji. Maka disuruh oleh gurunya pakai pelepah pohon kelapa.

Dan masih banyak kewalian Mbah Abdul Majid semasa hidupnya yang belum diungkap. Seperti sumur yang tidak pernah kering, walaupun tidak terlalu dalam dan dimusim kemarau.

Monggo ditambahi kalau dari keluarga mendengar cerita tentang Mbah Abdul Majid, baik dari sisi apapun….. Kulo Tunggu nggih….. khususnya dari keluarga bani Mbah Abdul Majid. Wallahu’alam bishowab.

(Lukmanrandusanga, keluarga bani Abdul Majid dari Dana)

Peserta Didik SPS Al-Ikhlas Tetap Produktif, Tepis Tudingan Miring

0
Peserta didik di SPS Al-Ikhlas sesuai dengan yang disampaikan pada dapodik

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Sri Wijiyati, Ketua Penyelenggara Satuan Paud (SPS) Al-Ikhlas, Desa Ujungjaya Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu Jawa Barat menepis tudingan miring terkait jumlah peserta didik serta tidak transparan dalam pengelolaan keuangan lembaganya.

Sri Wijiyati menyampaikan, bahwa peserta didik di SPS Al-Ikhlas sesuai dengan yang disampaikan pada dapodik.

“Jadi, kalau misal peserta didik kita hanya 10 anak itu tidak benar, itu saya kirim dokumentasi sebagai bukti,” ungkapnya ketika dijumpai wartawan di saung rumah makan Adem Ayem desa Jatibarang, Jumat (17/03/2023).

Ketua Penyelenggara SPS Al-Ikhlas menambahkan, terkait realisasi dana BOP sudah digunakan sesuai dengan kebutuhan.

“Kita Hanya dapat BOP saja mas dan sudah digunakan sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, pihak Pemerintah Desa Ujungjaya Widasari Kabupaten Indramayu sesalkan pengelola SPS Al-Ikhlas tidak transparan soal pemanfaatan dana Bantuan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu sejak dirinya menjabat.

“Sejak saya menjabat sebagai Kuwu disini, pihak pengelola SPS tidak pernah menyampaikan ke kami terkait pemanfaatan dana tersebut,” ungkap Kuwu Ujungjaya, Murstado, Kamis (16/03/2023) kepada wartawan saat berada di ruangan kerjanya.

Murstado menambahkan, bahwasanya selama ini adanya kejanggalan terkait peserta didik. Menurutnya adanya indikasi dugaan manipulasi data yang dilakukan oleh pihak pengelola. Hal itu diketahui belum lama ini, ia mengecek kegiatan SPS tersebut dan hanya beberapa anak-anak yang mengikuti proses belajar mengajar.

“Pas saya cek di SPS, waktu itu paling ada 10 siswa dan saya pertanyakan hal itu ke pengelola, jawabannya ada yang tidak berangkat dan ada sakit,” ujar Kades Ujungjaya. (Sanaji)

Jurnalis (Reporter) dan Jenjang Kariernya

0
Najwa Shihab

Jurnalis atau dikenal juga dengan wartawan adalah sebutan untuk seseorang yang melakukan kegiatan jurnalistik seperti menulis, menganalisis, dan melaporkan suatu peristiwa kepada publik lewat media massa secara teratur. Kegiatan jurnalistik dilakukan di berbagai media massa seperti koran, majalah, radio, televisi, juga media online. Jurnalis sering dianggap sebagai wakil dari suara masyarakat mengenai berbagai kejadian yang ada dan terjadi di masyarakat. Dalam produksi suatu pemberitaan, dilibatkan juga editor yang melakukan pemeriksaan isi konten untuk menjaga kualitas laporan.

Wajib Tahu

  • Jurnalis merupakan pilihan pekerjaan yang cocok bagi kamu lulusan Ilmu Komunikasi. Dilansir dari Okezone.com, bekal pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah terutama soal teknik menulis di media massa sangat membantu untuk terjun sebagai reporter maupun redaktur.
  • Mengutip Liputan6.com, untuk jadi reporter, selain perlu kemampuan public speaking, kamu wajib hukumnya membaca buku supaya up-to-date dengan berita terkini dan wawasanmu makin luas. Jadi harus selalu siap belajar hal-hal baru ya. Reporter juga wajib punya rasa percaya diri agar berani tampil di muka umum dan yakin atas informasi yang disampaikan. Yang nggak kalah penting adalah, reporter tidak boleh manja sebab pekerjaanmu sangat dinamis.
  • Tahun 2019, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menetapkan pengasilan (take home pay) bagi jurnalis pemula atau reporter yang baru diangkat jadi jurnalis tetap di Jakarta adalah sebesar Rp8.420.000,00. Seperti diberitakan dalam Kompas, dengan besaran upah layak tersebut diharapkan jurnalis mampu kerja secara profesional tanpa tergoda untuk menggadaikan idealismenya karena persoalan kesejahteraan. Meskipun begitu, tidak semua media massa bisa menerapkan hal tersebut.
  • Banyak orang menilai profesi jurnalis, khususnya wartawan, kerjanya cuma menulis, jalan-jalan, terus ketemu orang-orang penting. Tahukah Quipperian, justru tingginya tuntutan pekerjaan wartawan membuatnya tak sempat untuk liburan. Mengutip Okezone.com, wartawan juga tidak bisa bepergian ke daerah-daerah tanpa ada penugasan dari redaksi. Ketika tugas ke daerah pun belum tentu bisa menikmati daerah itu. Kemudian saat harus wawancara dengan narasumber, tak jarang harus berebut sama wartawan lain, badan terjepit saat doorstop adalah hal biasa.

Peran dan Tanggung Jawab

  1. Menulis, menganalisis, dan melaporkan suatu peristiwa kepada khalayak melalui media massa secara teratur.
  2. Memeriksa keautentikan suatu informasi yang akan disampaikan.
  3. Melakukan wawancara kepada narasumber demi memperoleh informasi akurat untuk disampaikan ke publik.
  4. Menjaga komunikasi dengan warga dan narasumber untuk memastikan pemberian informasi berkelanjutan untuk kedua kalinya.

Pengetahuan dan Keahlian

  • Kemampuan berpikir kritis
  • Kemampuan melakukan analisis
  • Kemampuan komunikasi
  • Kemampuan kerja tim
  • Penguasaan bahasa asing
  • Pemahaman jurnalistik

Jenjang Karier

Jenjang karier sebagai jurnalis selalu dimulai dengan posisi reporter atau wartawan yang meliput langsung di lapangan. Melansir Detik.com, kemampuan sebagai reporter merupakan bekal untuk menapaki jenjang karier selanjutnya, meski tetap mempertimbangkan performance kerja. Jenjang karier jurnalis bisa berbeda-beda tergantung media tempatnya bekerja, namun biasanya untuk media cetak dan media online memiliki pola jenjang yang hampir sama sedangkan media elektronik biasanya akan sedikit berbeda.

  1. Reporter. Jurnalis di media cetak maupun di media elektronik (TV dan radio) memulai kariernya sebagai reporter yang bertugas meliput di lapangan. Pada tahap ini, beberapa juga menyebutnya sebagai video journalist dan stand upper. Beberapa media TV juga ada yang menyebutnya sebagai produser lapangan.
  2. Asisten Redaktur/Asisten Produser. Ini adalah tahapan selanjut setelah seorang reporter mendapatkan promosi.
  3. Redaktur/Produser. Peran seorang jurnalis untuk melakukan manajemen pemberitaan memiliki nama berbeda jika posisi tersebut dijabat di media cetak yang disebut sebagai Redaktur, sedangkan di media TV disebut sebagai Produser. Beberapa juga menyebut posisi ini sebagai Koordinator Liputan.
  4. Redaktur Pelaksana/Produser Eksekutif. Sama seperti sebelumnya, penyebutan kedua posisi ini dibedakan tergantung dimana dia bekerja, apakah di media cetak atau elektronik. Untuk mencapai posisi ini, jika mengikuti perjalanan karier, umumnya lebih dari 15 tahun pengalaman.
  5. Wakil Pimpinan Redaksi. Posisi kedua tertinggi dalam dunia pemberitaan dijabat oleh seorang Wakil Pimpinan Redaksi.
  6. Pemimpin Redaksi. Ini merupakan posisi puncak dari perjalanan karier seorang Jurnalis. Seorang Pemimpin Redaksi diyakini telah memiliki pengalaman panjang dalam industri jurnalistik, dan memiliki kemampuan manajemen yang mumpuni.

Jurusan Terkait

Jika kamu ingin berkarier pada profesi ini, maka ilmu yang harus kamu kuasai adalah: Jurnalistik, Ilmu Komunikasi, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Ilmu Hukum, Ilmu Ekonomi, dan semua bidang keilmuan.

Tokoh Inspiratif

Najwa Shihab

Siapa yang tak kenal dengan Najwa Shihab? Jurnalis yang akrab disapa Nana ini ternyata tak pernah mendambakan profesinya kini. Justru keisengannya untuk magang sebagai reporter berita di stasiun televisi swasta pada akhir masa kuliahnya membuatnya jatuh cinta pada dunia jurnalistik. Nana melihat betapa dinamisnya profesi ini, ada kegairahan juga tantangan. Akhirnya ia mengubah rencana kariernya, ia putar haluan dari yang tadinya bercita-cita jadi praktisi hukum kemudian memilih bekerja sebagai reporter, seperti diceritakan dalam Majalah Kartini.

Karier Nana sebagai jurnalis dimulai dari menjadi reporter politik dan hukum di tim liputan salah satu stasiun televisi berita. Ia kerap menyaksikan beragam drama politik. Ia juga beruntung bisa melihat proses demokrasi dan ikut terlibat untuk menyampaikan informasi secara langsung pada publik. Kariernya kian melesat saat ditugaskan meliput bencana tsunami Aceh pada Desember 2004. Laporan langsung yang dilakukannya mengenai tragedi tersebut dinilai punya andil terhadap meluasnya kepedulian dan empati masyarakat luas. Di stasiun televisi yang sama, Nana juga pernah jadi pembawa berita program berita prime time. Kariernya perlahan merangkak naik menjadi asisten produser, produser, produser eksekutif, hingga terakhir wakil pemimpin redaksi. Akhirnya setelah 17 tahun berkarier di stasiun televisi yang membesarkan namanya, Nana undur diri lewat episode “Catatan tanpa titik” di program talk show yang dipandunya. Ia kemudian mendirikan perusahaan berita dan media omni-channel bernama Narasi TV di tahun 2018. ***

Jurnalistik : Pengertian, Tugas, dan Skill yang Harus Dipahami

0

Mungkin kamu tahu apa itu jurnalistik dan apa saja sih tugas dan juga skill apa saja yang bisa membantu dalam mengerjakan tugas sebagai jurnalis nantinya.

Jika secara harfiah jurnalistik adalah hal yang menyangkut mengenai kewartawanan dan persuratkabaran. Tetapi dalam mengabarkan berita, jurnalistik harus mengetahui apa saja kode etik yang harus dipatuhi dan jangan sampai dilanggar. Karena kalau sampai dilanggar, media ataupun instansi tersebut akan diberi sanksi sebagaimana yang telah ditentukan sebelumnya.

Peran jurnalistik dalam media informasi dan komunikasi sangat berperan besar dalam penyebaran fakta dan informasi akurat dan faktual terhadap publik.

Apa itu Jurnalistik?

Jurnalistik adalah pengumpulan bahan berita (peliputan), pelaporan peristiwa (reporting), penulisan berita (writing), penyuntingan naskah berita (editing), dan penyajian atau penyebarluasan berita (publishing/broadcasting) melalui media.

Dunia jurnalistik pasti tidak akan jauh dengan media komunikasi dan informasi yang memerlukan berita untuk dipublikasikan, dengan begitu jurnalis memerlukan media untuk menuangkan hasil dari apa yang mereka dapat dari mulai berita, peristiwa penting hingga hal-hal yang sedang ramai diperbincangkan.

Ada beberapa macam jenis jurnalistik, yakni jurnalistik cetak (jurnalistik yang dipublikasikan pada media cetak), selanjutnya ada jurnalistik elektronik (jurnalistik yang dipublikasikan melalui media elektronik), lalu ada jurnalistik online (jurnalistik yang dipublikasikan dan disebarluaskan melalui portal berita internet, online dan juga media siber).

Tugas Jurnalistik

  1. Memberikan Informasi yang Faktual dan Mendidik

Media informasi dan juga komunikasi merupakan tempat yang bisa dijangkau oleh masyarakat. Sebagai jurnalis yang baik dan bisa dipercaya masyarakat. Media jurnalistik harus harus memberikan informasi yang aktual dan faktual.

Dengan begitu, tugas jurnalistik bukan hanya memberikan informasi namun juga harus sesuai kenyataan tanpa rekayasa. Seorang jurnalis harus memberikan informasi yang mendidik bagi masyarakat. Hal ini merupakan bagian dari tugas jurnalistik yang mana harapannya akan bermanfaat bagi siapapun pembacanya.

  1. Memberi Hiburan

Sebagai media, selain menyampaikan informasi berisi tentang berita yang faktual serta mendidik, tugas jurnalistik pun sebagai pemberi hiburan sebagai media untuk masyarakat. Bagi kamu yang ingin bekerja yang bergerak pada bidang jurnalistik, kamu harus mengetahui roller coaster hiburan tanah air dari mulai yang diminati hingga yang sering diperbincangkan.

Hal itu karena jika seorang jurnalis tidak up to date terhadap perkembangan zaman maka akan tertinggal dari media kompetitornya. Ini tentu akan membuat rugi dan menghambat perkembangan media tenpatnya bekerja.

  1. Wakil Publik dan Advokasi

Tugas jurnalis lainnya adalah menjadi wakil publik yang nantinya akan akan menyuarakan/ mewakili keresahan publik. Dengan demikian, tugas jurnalistik adalah harus mampu menyampaikan atau mengkritisi kebijakan ataupun tindakan dari pemerintah yang dipandang tidak sesuai dengan kebijakan awal bahkan kritk-kritik dari masyarakat yang sulit untuk disuarakan.

  1. Authenticator

Seorang jurnalis harus memahami sisi autentik dari sebuah media yang dijalankan saat itu. Menelaah bagaimana medianya bisa dikenal banyak orang dengan informasi-informasi yang menjadi ciri khas. Ketika media tersebut up to date, maka masyarakat akan terus mempercayai media tersebut untuk dijadikan informasi terkini yang bisa mereka baca.

  1. Investigator

Seorang jurnalis bertugas untuk menjadi investigator. Hal ini dikarenakan tuntutan pekerjaan mereka adalah mencari berita. Dengan begitu, jurnalis hadir untuk mencari berita dan membongkar sisi gelap dari mulai kejahatan hingga mengawasi kekuasaan yang disalahgunakan. Jurnalis berperan penting terhadap hal ini.

  1. Interpreter

Seorang jurnalis bertugas untuk menjadi interpreter (penafsir) karena setiap informasi yang beredar tidak akan dengan mudah diserap oleh masyarakat. Maka dari itu, tugas jurnalis adalah menafsirkan berita tersebut dengan bahasa yang mudah dipahami dan juga pemahaman yang mudah diserap oleh masyarakat.

Sehingga nantinya masyarakat tidak sibuk menduga-duga dan malah gagal memahami konteks beritanya. Contoh berita seperti ini biasanya berita analisis dalam reportase ataupun komentar berita terhadap rencana.

  1. Mengumpulkan Fakta

Seorang jurnalis memiliki tugas mengumpulkan fakta dan tentunya berdasar pada Sumpah Jurnalis Indonesia. Maka dari itu, untuk menjadi media jurnalistik yang bisa dipercaya masyarakat, jurnalis harus mengumpulkan fakta yang akan dijadikan sebagai bahan berita.

Dari sanalah nantinya berita tersebut akan disajikan kepada masyarakat sehingga tidak ada lagi berita yang masih simpang siur apalagi bersifat merugikan salah satu pihak jika memang tidak sesuai fakta.

Skill yang Harus Dimiliki seorang Jurnalis 

  1. Komunikatif

Menjadi seorang jurnalis berarti siap berkomunikasi dengan siapapun dengan tidak memandang latar belakang apapun. Pasalnya, kamu akan terus bertemu dengan berbagai jenis narasumber dari mulai yang berbeda daerah, agama, kebudayaan, bahkan gaya bahasa. Seorang jurnalis harus mengenal narasumbernya terlebih dahulu agar komunikasi bisa dilakukan secara efektif.

  1. Menulis

Selain melaporkan suatu berita, seorang jurnalis harus memiliki keahlian dalam menulis. Karena bahan berita yang dia cari, maka selanjutnya akan dilaporkan dalam bentuk narasi berita. Sehingga, kemampuan ini akan sangat berpengaruh terhadap pemahaman pembaca dalam membaca berita yang ia publikaskan.

  1. Up to date Informasi Terkini

Jika seorang jurnalis tidak mengetahui hal atau berita apa saja yang sedang hangat diperbincangkan, maka seorang jurnalis akan kehilangan pekerjaannya. Tiap hari akan ada saja berita, dimulai dari berita hiburan tanah air, olahraga, kriminal hingga infotainment.

Dengan begitu, ketika suatu berita naik, maka jurnalis harus segera mengulik bagaimana berita tersebut bisa naik dan patut dicari tahu hingga diinvestigasi.

  1. Attitude yang Baik

Salah satu hal yang dilihat dari jurnalis adalah sikap profesionalnya dalam bersikap. Attitude pada saat di ranah pekerjaan harus dimiliki seorang jurnalis karena. Selain itu, attitude seorang jurnalis akan dilihat pada saat bagaimana dia mencari berita.

Ketika berita tersebut didapatkan dari hasil lagiasi ataupun mengutip tanpa menyertakan sumber, maka jurnalis tersebut telah melanggar etika yang telah ditentukan.

  1. Ulet dan Disiplin

Seorang jurnalis harus memiliki sikap gigih dan disiplin. Gesit dalam bertugas akan menjadikan tugas jurnalis rampung sesuai target. Jurnalis dikenal dengan profesi yang berdampingan dengan target.

Jika tidak disiplin, maka jadwal yang seharusnya mewawancarai seseorang ataupun sekelompok orang akan hilang begitu saja. Karenanya, sikap yang disiplin dan kemampuan dalam mengatur waktu bagi seorang jurnalis adalah bagian dari kemampuan yang sudah menjadi bagian dari dirinya untuk pekerjaannya. *** (Berbagai Sumber)

NU Tetapkan Awal Puasa Tanggal Berapa & Kapan Sidang Isbat Ramadhan?

0

Kapan penetapan awal puasa 2023 Nahdlatul Ulama (NU) belum ditetapkan. Ada kemungkinan 1 Ramadhan 1444 H dimulai pada Kamis, 23 Maret 2023. Kementerian Agama (Kemenag) RI sedianya akan menggelar sidang isbat penentuan awal Ramadhan 1444 H pada Rabu, 22 Maret 2023.

Dalam menentukan kapan awal bulan dalam kalender Hijriah, NU menggunakan metode rukyatul hilal (rukyat). Yang dimaksud rukyatul hilal adalah pengamatan dengan mata kepala terhadap penampakan bulan sabit sesaat setelah matahari terbenam pada hari terjadinya ijtima (konjungsi).

Ijtima sendiri adalah peristiwa ketika matahari dan bulan berada pada garis bujur astronomi yang sama. Peristiwa penampakan bulan sabit ini mesti terlihat oleh mata sebagai bukti bahwa bulan baru memang sudah datang. Data-data dari hisab (penghitungan secara astronomi) digunakan sebagai instrumen (alat) dan pemandu rukyat.

Mengacu hadis dari jalur Abdullah bin Umar ra, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Bilangan bulan itu adalah 29 hari, dan jika kalian telah melihat hilal, maka berpuasalah, dan bila kalian melihatnya (terbit) kembali, maka berbukalah. Namun, jika hilal itu tertutup dari pandangan kalian, maka hitunglah (bilangan harinya),” (H.R. Muslim).

Jika dalam rukyatul hilal bulan sabit tanda bulan baru belum teramati, maka bilangan hari pada bulan tersebut dibulatkan menjadi 30 hari. Dengan demikian, hari berikutnya setelah pembulatan akan menjadi hari pertama bulan baru.

Merujuk artikel “Membaca Data Lembaga Falakiyah Mengenai Awal Ramadhan 1444 H” (NU Online), hasil penghitungan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) sudah disampaikan. Dalam data tersebut, tinggi hilal paling kecil di Indonesia pada Rabu, 29 Syaban 1444 H atau 22 Maret 2023, berada di Kota Merauke, Provinsi Papua dengan tinggi +7 derajat 15 menit. Hilal terbesar terjadi di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh dengan tinggi +9 derajat 05 detik.

Selain itu, lama hilal saat matahari terbenam pada Rabu, 29 Syaban 1444 H (22 Maret 2023) mulai 31 menit 42 detik di Merauke, Papua sampai dengan 37 menit 45 detik di Lhoknga, Aceh. Letak hilal pada 22 Maret 2023 berada pada 3 derajat 39 menit 59 detik utara titik barat.

Berdasarkan Surat Keputusan LF PBNU Nomor 001/SK/LF-PBNU/III/2022 tanggal 31 Maret 2022, kriteria kemungkinan hilal dapat terlihat (imkan rukyah) adalah tinggi mar’i 3 derajat dan elongasi haqiqy-nya 6,4 derajat. Dengan membandingkan kriteria hilal dapat terlihat dengan data yang disampaikan LF PBNU terkait perhitungan pada 22 Maret 2023, posisi hilal seluruh Indonesia pada tanggal tersebut berada di atas ufuk dan sudah memenuhi syarat bisa teramati. Artinya, jika hanya merujuk pada data hisab, ada kemungkinan 1 Ramadhan 1444 H akan dimulai pada Kamis, 23 Maret 2023.

Kendati demikian, kepastian awal Ramadhan 1444 H bakal ditentukan lewat rukyatul hilal. Jika hilal sudah terlihat Rabu, 22 Maret 2023, maka awal Ramadhan 1444 H akan jatuh pada hari Kamis, 23 Maret 2023. Andai hilal tidak dapat terlihat pada hari tersebut, awal Ramadhan 1444 H akan dimulai pada Jumat, 24 Maret 2023.

Jadwal Sidang Isbat Ramadhan 2023: Kapan Awal Puasa?

Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat atau penetapan awal Ramadhan 1444 H pada hari Rabu, 22 Maret 2023. “Seperti biasa, Sidang Isbat Awal Ramadan akan kita laksanakan setiap 29 Syakban. Tahun ini, bertepatan dengan hari Rabu, 22 Maret 2023,” kata Muhammad Adib, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag.

“Rangkaian Sidang Isbat Awal Ramadan tahun ini masih digelar secara hybrid, atau gabungan antara daring dan luring,” tegasnya.

Rencananya, pihak Kemenag bakal melibatkan sejumlah pihak dalam keputusan penentuan awal Ramadhan 1444 H tersebut. Di antaranya ialah Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, Komisi VIII DPR RI, MUI, duta besar negara sahabat, serta sejumlah ormas Islam.

Selain berdasarkan data hisab, Sidang Isbat Awal Ramadan 1444 H itu juga akan melihat hasil rukyatul hilal yang dilakukan di 123 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. (Kontributor: Beni)

Mewujudkan Netralitas, ASN Harus Jadi Pemilih Cerdas dan Bijak

0
Forum Rapat Koordinasi Bawaslu Kabupaten Pemalang dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

PEMALANG (Aswajanews.id) – Plt. Bupati Pemalang melalui Pj Sekda, Mohammad Sidik menyampaikan, netralitas ASN selalu menjadi isu dan pemberitaan yang banyak mendapat sorotan publik, khususnya pada saat menjelang, pelaksanaan, hingga berakhirnya Pemilu, baik Pemilu Presiden, Legislatif, maupun Pemilihan Kepala Daerah.

Berbicara dalam Forum Rapat Koordinasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pemalang dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di salah sstu hotel di Pemalang, Rabu (15/3/2023) Sidik mengemukakan, Pelanggaran netralitas ASN masih saja terjadi, bahkan dalam tingkat yang mengkhawatirkan. Walaupun berbagai aturan secara jelas telah melarang keterlibatan ASN dalam politik praktis, bahkan berulang kali diadakan diskusi, diseminasi, maupun sosialisasi mengenai netralitas ASN, tetap saja pelanggaran ASN terus terjadi.

Menurut Sidik, Banyak peraturan yang diterbitkan dan diantara pasalnya mendukung kebijakan tersebut. Ia menyebutkan, beberapa peraturan tersebut diantaranya adalah Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Kemudian Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah nomor 11 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

ASN, kata Sidik dapat berpartisipasi dalam pemilihan umum baik itu pemilu legislatif, pemilu presiden maupun pemilihan kepala daerah. Sedangkan bentuk partisipasi yang bisa dilakukan ASN dalam Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 adalah, ASN harus netral terhadap Partai Politik, aktif menjadi pemilih yang cerdas dan bijak, dan turut serta melakukan sosialisasi dan penyampaian informasi tahapan penyelenggaraan Pemilu/Tahapan Pengawasan Pemilu, baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja maupun sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Selain itu ASN bisa turut serta menjadi juru kampanye pemerintah untuk menciptakan suasana Pemilu yang damai dan kondusif, dan menjadi penyelenggara Pemilu dengan seizin atasan langsung. Dukungan ASN dalam kesekretariatan di KPU, Bawaslu Kabupaten, PPK, Panwascam, dan di PPS untuk melaksanakan tahapan Pemilu/Pilkada.

Dijelaskan, ASN sangat dimungkinkan untuk turut serta sebagai relawan pengawas partisipatif dalam hal ikut memantau dan mengawasi pelaksanaan Pemilu/Pilkada sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan, melakukan kajian dan diskusi tehadap persoalan-persoalan kepemiluan dan pengawasan tahapan Pemilu/Pilkada, ikut serta mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu/Pilkada sesuai dengan peran sosialnya masing-masing.

ASN dapat menyampaikan laporan pelanggaran Pemilu/Pilkada ke Pengawas Pemilu/Pilkada terdekat, menyampaikan informasi dugaan pelanggaran Pemilu/Pilkada ke Pengawas Pemilu/Pilkada terdekat, mendukung terciptanya ketaatan serta peserta Pemilu/Pilkada maupun penyelenggara Pemilu/Pilkada terhadap ketentuan Peraturan Perundang-Undangan dan peran lainnya, mendorong masyarakat sekitar untuk menjadi kampung-kampung anti politik uang, dan mendorong keluarga untuk menjadi kader pengawas Pemilu/Pilkada partisipatif.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pemalang yang diwakili Devisi penanganan pelanggaran, Sudadi mengatakan, Rakor dengan seluruh stakeholder khususnya ASN dan Kepala Dinas terkait se Kabupaten Pemalang bertujuan untuk menyamakan persepsi sesuai dengan regulasinya agar ASN benar-benar netral.

“Nanti mungkin dengan melakukan deklarasi agar ASN di Pemalang netral,” ujarnya.

Sesuai dengan regulasi Pemilu, pihaknya berharap bahwa memang ASN itu benar-benar netral, tidak berpihak karena ASN adalah perekat pemersatu bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“ASN itu sebagai perangkat jadi harus netral bahwa seluruh ASN benar-benar melaksanakan tugas dan kewenangan jangan sampai ada keperpihakan kepada salah satu peserta Pemilu,” pungkasnya.

Selain Pj. Sekda, narasumber dalam acara Rakor tersebut adalah Sri Wahyu Ananingsih, Dosen Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. (Sekdakabpemalang)

DPRD Minta Pemkab Majalengka Audit Semua BUMD

0
Asep Eka Mulyana, Wakil Ketua DPRD Majalengka

MAJALENGKA (Aswajanews.id) – Wakil Ketua DPRD Majalengka, Asep Eka Mulyana meminta agar pemerintah daerah mengaudit seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) daerah Kabupaten Majalengka.

Audit itu diperlukan untuk memastikan bahwa BUMD yang ada bisa ‘sehat’ secara pengelolaan dan ‘sehat’juga secara kinerja.

“Jadi sebaiknya, pemerintah daerah melakukan audit secara menyeluruh terhadap kinerja badan usaha milik daerah.”

“Kenapa demikian, untuk memastikan bahwa BUMD ini sehat secara pengelolaan, kemudian sehat secara kinerja,” ujar Eka kepada media, Rabu (15/3/2023).

Desakan Eka disampaikan karena dari 4 BUMD yang ada, di antaranya diduga ada manajemen yang tersandung masalah.

Hal itu tentunya harus menjadi catatan bagi pemerintah daerah.

Selain itu, penyertaan modal yang telah diberikan kepada badan usaha milik daerah itu juga diharapkan dapat terlihat secara kontribusi, PAD-nya jelas dan memiliki tren positif.

“Nah, kenapa perlu dilakukan audit? Yaitu tadi memastikan bahwa penyertaan modal yang kita support kepada setiap BUMD ini, kontribusinya jelas, PAD-nya jelas dan trennya positif.”

“Artinya setiap tahun harus naik dan kami juga mendapatkan informasi diduga ada manajemen BUMD yang tersandung masalah, tentu ini harus menjadi catatan bagi pemerintah daerah.”

“Apakah betul atau tidak pemerintah daerah harus terbuka, harus akuntabel terhadap semua informasi. Kalau memang iya harusnya segera dilakukan penanganan yang tepat,” ucapnya.

Asep menambahkan, bahwa penyertaan modal sendiri tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda).

Yang mana dalam dua tahun terakhir, terjadi peningkatan penyertaan modal yang diberikan kepada sejumlah BUMD, seperti misalnya PDAM.

“Kalau terkait penyertaan modal itu ada Perda-nya dan kita setiap baru dua tahun lalu kita ada peningkatan penyertaan modal, misalnya kepada PDAM, kemudian kepada badan usaha yang lain.”

“Itu secara besaran tertuang di perda dan audit itu kenapa tadi kita menyarankan agar dilakukan audit, agar memang betul-betul meyakinkan bahwa posisi penyertaan modal kita aman, kemudian prospek ke depannya kita juga aman dan trennya positif dan meningkat,” jelas politikus Partai Golkar itu.

Adapun, 4 BUMD di Kabupaten Majalengka sendiri meliputi, PDAM, PD BPR Majalengka, PD Sindang Kasih Multi Usaha (PDSMU) dan Apotek Silih Asih. (Red)

Pemkab Sumedang Bebaskan PBB untuk Warga Miskin

0
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir pada acara penyampaian SPPT PBB P2 Tahun 2023

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang akan membebaskan tagihan PBB untuk warga kategori miskin ekstrem dan dengan anak stunting di Kabupaten Sumedang.

Demikian disampaikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir pada acara penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB P2) Tahun 2023 di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Selasa (14/3/2023).

“Kita punya kebijakan untuk warga yang masuk kategori miskin ekstrem dan anak stunting. Sesuai Keputusan Bupati dibebaskan pembayaran tagihan PBB nya,” ujarnya.

Kebijakan tersebut, kata bupati, setidaknya bisa meringankan beban masyarakat. Sehingga uang yang ada bisa digunakan untuk asupan gizi seperti protein hewani.

Lebih jauh bupati mengajak kepada para pengusaha yang hadir dalam kesempatan tersebut untuk bersinergi dan berkolaborasi menjalankan kebijakan Pemda Sumedang. Yaitu Gerakan Bersama (Geber) Lawan Stunting dan Kemiskinan.

“Saya minta para pengusaha yang hadir di sini untuk menjadi Bapak Asuh bagi setiap miskin ekstrem di dekat lokasi perusahaannya dan menjadi Bapak Asuh untuk yang stunting,” ujarnya.

Dikatakan, untuk mencari informasi data miskin ekstrem dan stunting bisa lewat WA KEPO dengan menghubungi nomor 081122202220.

“Datanya mudah, bisa dilihat di WA KEPO. Ketik 081122202220, save namanya dengan WA KEPO, chat ketik simpati nanti keluar lima belas menu atau fitur di sana. Bisa lihat data miskin dan stunting by name by addres -nya. Jadi memudahkan untuk berpartisipasi dengan tepat sasaran,” kata bupati.

Terakhir bupati juga mengimbau kepada wajib pajak. Agar segera melakukan pembayaran PBB secara tepat waktu setelah diberikan ketetapan pajak untuk PBB.

“Hari ini sudah diberikan ketetapan pajaknya untuk PBB. Setelah diberikan ketetapkan pajaknya, segera lakukan pembayaran dan lebih cepat pembayarannya lewat digitalisasi, lewat Digicash, Qris dan lewat beberapa waralaba yang ada di Sumedang,” pungkasnya. *(Red)

Pangdam dan Kapolda Jamin Keamanan Lebaran Hingga Tahapan Pemilu di Jawa Tengah

0
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memimpin apel bersama

SEMARANG (Aswajanews.id) – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memimpin apel bersama TNI – Polri Jawa Tengah tahun 2023 yang dilaksanakan di dermaga TNI Angkatan Laut Semarang, pada Rabu pagi (15/3/2023).

Dalam apel yang diikuti hampir dua ribu personel TNI-Polri itu, turut dihadirkan kapal kebanggaan TNI AL, KRI Banjarmasin. Di lambung kapal jenis LST tersebut terpasang tema kegiatan apel bersama TNI-Polri Jawa Tengah yaitu “TNI-Polri Jateng Hadir Siap Mendukung Agenda Nasional, Internasional Tahun 2023 dan Pemilu 2024 dalam rangka Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Apel yang berlangsung sekitar setengah jam itu ditutup dengan kegiatan lesehan makan bersama oleh seluruh peserta apel. Pangdam dan Kapolda tak canggung berbaur dengan para peserta serta undangan upacara, duduk bersila dan bercengkerama menikmati sajian nasi kotak.

Kapolda Jawa Tengah menyebut, kegiatan apel bersama TNI-Polri ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi pada setiap pelaksanaan tugas serta membangun sinergitas dalam menghadapi sejumlah agenda internasional dan nasional yang akan berlangsung di wilayah Jawa Tengah.

“Ada sejumlah kegiatan yang akan dihadapi seperti tahapan pemilu hingga pelaksanaannya nanti di tahun 2024, kegiatan piala dunia FIFA U-20, serta operasi ketupat dalam rangka menghadapi mudik Idul Fitri. Sebagaimana diketahui, Jawa Tengah menjadi titik sentral para mudik. Ini harus betul-betul disiapkan dan diantisipasi,” kata Kapolda

Kapolda menambahkan, kegiatan apel bersama TNI-Polri juga dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa Tengah.

“Sudah dilaksanakan oleh para Kapolres, Dandim dan Danrem. Intinya TNI-Polri Jateng solid dan sinergi untuk mendukung agenda kegiatan dan mengawal kebijakan pemerintah,” imbuh Kapolda.

Sementara Pangdam menuturkan soliditas TNI-Polri di Jateng sangat kuat dan tidak pernah ada gesekan antar satuan. Pangdam juga mengungkapkan kebanggaan dan apresiasinya atas kinerja dan kebersamaan TNI-Polri Jawa Tengah.

“Kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden pada rakor pimpinan TNI-Polri beberapa waktu lalu. Beliau menginstruksikan agar TNI-Polri  terus menyamakan visi dan persepsi dalam menegakkan kedaulatan, penegakan hukum dan membina keamanan. Juga dalam melindungi NKRI serta dalam melindungi, mengayomi dan memberikan pelayanan pada masyarakat,” tegas Pangdam. (Red)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts