Google search engine
Beranda blog Halaman 137

Nina Agustina, Cabup Petahana Indramayu Marah Gegara Masyarakat Teriakan Ini

0
Iring - iringan kendaraan rombongan Cabup Petahana Nina Agustina sedang melintas di Jalan Desa Sukra Wetan

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Calon Bupati Petahana nomor urut 3 Nina Agustina dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terlihat sedang memarahi Sodikin salah satu masyarakat gara-gara menyapa dengan teriakan nomor 2 sambill mengacungkan tangan dengan dua jari, pada Sabtu (2/11/2024).

Iring – iringan kendaraan rombongan Cabup Petahana Nina Agustina sedang melintas di Jalan Desa Sukra Wetan

Informasi ini bersumber dari salah satu akun IG (Instagram), beralamatkan: https://www.instagram.com/reel/DB2BvzIxsuA/?igsh=MWNuMXM3ajh2c3Jtdg==, yang beredar di group Whatsap Silahturahmi Pers Bebas Indramayu, yang mana Video itu terlihat Iring-iringan kendaraan rombongan Cabup Petahana Nina Agustina sedang melintas di Jalan Desa Sukra Wetan untuk mengadakan kampanye di Desa Tegal Taman Kecamatan Sukra Wetan.

Namun, sebelum sesampainya di sana Para rombongan Cabup Nina disapa oleh sejumlah warga di pinggir jalan Desa Sukra dengan teriakan nomor urut 2 sambil acungkan tangan logo dua jari, lantas spontan kendaraan mobil yang ditumpangi Nina beserta rombongan berhenti menghampiri sejumlah masyarakat tersebut untuk menanyakan apa maksud dari teriakan dengan nomor urut 2 itu, lalu terjadilah argumentasi antara kedua belah pihak.

“Kamu siapa?, kata Nina dan apa maksudnya menghalang-halangi relawan kami yang mau adakan kampanye?, kamu tau saya anak Da’i Bachtiar, nanti akan saya laporkan ke Polres dan kamu harus tau saya masih aktif menjabat sebagai Bupati Indramayu lho, SK saya masih aktif sampai 2026, saya kerja untuk Indramayu, saya minta kapolsek untuk tangkap orang ini, dan saya minta KTP coba lihat KTP nya,” kata Nina.

“Kamu apa maksudnya menghalang-halangi jalan saya?, Asal kamu tau saya anak Da’i Bachtiar, saya gak mau tau akan proses orang ini”, kata dia, sambil nada tinggi.

Di tempat kejadian, Sodikin, masyarakat, dirinya menyangkal keras bahwa ia tidak merasa menghalangi perjalanan Cabup Petahana Nina Agustina, melainkan dirinya beserta rekanya hanya menyapa.

“Ya ini kan tamu saya bu, saya yang akan bertanggungjawab, saya memang mengacungkan tangan logo dua jari, tapi setelah yang turun dari mobil itu ibu Nina, ya semua gak berani namanya saya orang kecil mana berani, saya berani bertanggungjawab, kan ada semua bukti di Video,” terangnya.

Dengan adanya Video kejadian di atas sehingga dibanjiri perhatian netizen banyak melahirkan komentar kritis di akun medsos IG. (Sn)

Penyanyi Senior Dina Mariana Meninggal Dunia

0
Dina Mariana, penyanyi yang terkenal di dekade 1970-1980an, meninggal dunia pada usia 59, Minggu (3/11)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan, penyanyi senior Dina Mariana Heuvelman meninggal dunia pada Minggu pukul 14.41 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Semanggi, Jakarta.

Dina Mariana, penyanyi yang terkenal di dekade 1970-1980an, meninggal dunia pada usia 59, Minggu (3/11)

“Telah meninggal dunia dengan tenang istri/ibunda kami tercinta Hj Dina Mariana Heuvelman binti Frans Ismail Heuvelman, usia 59 tahun pada hari Minggu, 3 November 2024 pukul 14.41 WIB,” tulis pihak keluarga Dina, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta.

Dalam keterangan itu, pihak keluarga Dina yang meliputi suaminya Radian Ratulangi Sugandi dan tiga anaknya, yakni Ezra Mandira Sugandi yang merupakan personel grup musik HIVI, Elwando Andipo Sugandi, dan Elyshia Nashira Ramandina Sugandi meminta semua pihak mendoakan mendiang Dina.

“Mohon dapat diikhlaskan untuk memaafkan kesalahan rahimahullah. Semoga Allah menerima amal saleh rahimahullah, mengampuni kekhilafan dan dosa-dosanya dan memasukkan beliau ke surga firdaus-Nya,” tulis keterangan tersebut.

Hingga saat ini, pihak keluarga belum memberikan keterangan mengenai penyebab kematian Dina.

Almarhumah yang bernama lengkap Dina Mariana Heuvelman, keturunan Belanda-Gorontalo dikenal sebagai penyanyi dan pemeran film.

Dina terkenal sebagai penyanyi cilik era 70-an bersama Adi Bing Slamet, Ira Maya Sopha, Diana Papilaya, Nourma Yunita, Sari Yok Koeswoyo, Iyut Bing Slamet, dan Chicha Koeswoyo.

Dina pun masih sering disebut sebagai mantan penyanyi cilik meski pernah mencetak hits sebagai penyanyi remaja dengan lagu “Ingat Kamu” di akhir 1980-an.

Selama kariernya, Dina telah merilis 35 album dan membintangi 21 film layar lebar, 1 sinetron seri 26 episode, dan 3 sinetron lepas. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Presiden Prabowo Menemui Jokowi di Kediamannya di Solo

0

SOLO (Aswajanews.id) – Presiden RI Prabowo Subianto menemui presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediaman Jokowi, Jalan Kutai Utara I, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/11/2024).

Presiden RI Prabowo Subianto dan presiden ke-7 RI Jokowi menyapa wartawan di Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/11/2024)

Pada kedatangannya di Solo, Minggu petang, Presiden RI Prabowo tiba sekitar pukul 18.20 WIB dengan menggunakan kendaraan Alphard.

Sebelum masuk ke Jalan Kutai Utara, Prabowo sempat menyapa wartawan dengan melambaikan tangan dari dalam kendaraan.

Tiba di Sumber, Presiden Prabowo masuk ke kediaman Jokowi sekitar 30 menit. Selanjutnya, Prabowo yang mengenakan kemeja warna biru serta Jokowi yang mengenakan kemeja putih kembali keluar.

Sebelum memasuki kendaraan, Prabowo dan Jokowi menyapa kembali wartawan.

Presiden Prabowo juga sempat menjawab pertanyaan awak media yang menanyakan ke mana keduanya akan pergi.

“Ke mana? Saya enggak tahu jalan di Solo,” katanya.

Selanjutnya, keduanya dengan menggunakan kendaraan yang sama dengan yang digunakan oleh Prabowo menuju ke Angkringan Omah Semar untuk menikmati makan malam. *(Ant)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kasus Guru Supriyani, DPR Akan Panggil Kapolri Listyo, Khawatir Guru Bisa Takut Tegur Murid

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA (Aswajanews.id) – Komisi III DPR RI bakal memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo guna mendiskusikan kasus dugaan penganiayaan yang menyandung guru honorer bernama Supriyani di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Supriyani diduga menganiaya siswanya yang merupakan anak seorang polisi. Kasus yang mendapat sorotan luas itu kini dalam proses persidangan di PN Andoolo Konawe Selatan.

Kapolri Listyo dilaporkan akan dipanggil oleh Komisi III pada hari Senin (4/11/2024). Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, berujar pihaknya akan menyampaikan beberapa hal penting dalam rapat bersama Kapolri.

Nasir mengatakan, dalam kasus yang berkaitan dengan lembaga pendidikan, polisi seharusnya lebih berhati-hati saat menerima aduan.

Menurut dia, hal seperti itu justru bisa membuat para pendidik takut menegur ataupun menasihati muridnya.

Setelah kasus Supriyani viral dan disorot, memang muncul konten yang isinya guru enggan menegur siswanya kendati melakukan kesalahan. Nasir khawatir perubahan sikap guru bisa berpengaruh dalam dunia pendidikan.

“Kami akan sampaikan, kepolisian harus lebih hati-hati terkait pengaduan-pengaduan yang melibatkan institusi pendidikan,” kata Nasir dikutip dari Tribun Sultra yang mengutip tayangan YouTube Nusantara TV, Sabtu (2/11/2024).

Dia menyampaikan bahwa Komisi III tak akan diam saja sehubungan dengan kasus yang membelit Supriyani.

“Kita tidak menutup mata ada juga guru yang berlaku kasar saat menasihati atau menegur muridnya, tapi ini sedikit.”

Menurut dia, kasus Supriyani menarik. Pasalnya, kata Nasir Djamil, Supriyani sebagai guru seakan-akan tidak mendapat perlindungan. “Oleh karena itu polisi kan tugasnya melindungi. Perlindungan polisi harus hadir di dunia pendidikan,” katanya.

“Kalau tidak mendapatkan perlindungan terutama para guru, yang terjadi, guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari,” imbuhnya.

Kata Nasir, dalam rapat dengan Kapolri, akan dibahas pula pendekatan restorative justice yang dilakukan kedua belah pihak, tetapi belum membuahkan hasil.

Dia meminta jika ke depannya ada kasus yang mirip dengan kasus Supriyani, terduga pelaku tidak langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Lebih baik dilakukan pendekatan restorative justice dengan pemulihan kedua belah pihak.

Abdul Mu’ti akan menemui Kapolri

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti akan berbicara dengan Kapolri Listyo untuk membahas kasus Supriyani.

Dia mengaku akan bertemu langsung dengan Kapolri dalam waktu dekat.

“Insyaallah dalam minggu-minggu ini kalau waktunya cocok kami akan bertemu silaturahim dengan Kapolri membicarakan persoalan-persoalan keterasan yang ada di dalam pelajar, dan juga persoalan yang berkaitan dengan lagi-lagi pembinaan karakter,” kata Abdul Mu’ti di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2024).

Kata Abdul, kasus kriminalisasi guru seperti ini bukan pertama kali terjadi. Dia menyebut perlu ada penyelesaian hingga ke tingkat hulu.

“Kasus yang seperti itu kan juga terjadi di tempat lain, karena itu kami ingin menyelesaikannya dari hulu,” ujarnya.

Dia ingin kasus seperti ini tidak terulang pada masa mendatang sehingga pihaknya berkomitmen mendorong kebijakan pusat, baik dari kebijakan hukum maupun pemerintahan, supaya lebih jelas.

Kata Abdul, diperlukan pula pendidikan karakter guna merespons kasus-kasus seperti yang dialami guru asal Konsel itu.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2024).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2024).

Banyak guru merasa takut

Ketua PGRI Sulawesi Tenggara Abdul Halim Momo mengatakan kasus menjerat Supriyani kini membuat banyak guru takut.

Dalam sebuah kasus yang baru-baru ini terjadi di Konawe Selatan, kata Abdul, sejumlah guru ragu melerai perkelahian antarmurid.

Alasannya mereka cemas bakal mendapat tuduhan tak berdasar terkait luka para murid akibat perkelahian tersebut.

“Situasi ini kan berbahaya. Ini bisa berimplikasi pada kualitas pendidikan,” ujarnya.

Untuk mencegah ketakutan meluas di antara guru, Abdul mendesak pemerintah dan DPR menyusun undang-undang tentang perlindungan guru.

Regulasi semacam itu, menurutnya, akan membuat status hukum yang seimbang antara guru dan murid.

Seperti Supriyani, kata Abdul, selama ini guru kerap dijerat undang-undang perlindungan anak. Padahal, merujuk data PGRI, tidak sedikit guru yang juga menjadi korban penganiayaan orang tua atau wali murid.

“Sudah terlalu banyak terjadi peristiwa di mana guru betul-betul dalam posisi tidak berdaya dan menjadi korban,” kata Abdul. (*)

Gabungan Media Online dan Cetak Kecam Persekusi Terhadap Jurnalis di Subang

0

SEMARANG (Aswajanews.id) – Aksi kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini, sejumlah jurnalis dari Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia menjadi korban persekusi dan penganiayaan di Subang, Jawa Barat.  Gabungan media online dan cetak ternama di Indonesia, Ahad (3/11/2024) mengecam keras tindakan brutal tersebut dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus ini.

 


Melalui juru bicara Asep NS, gabungan media online dan cetak ternama tersebut menyatakan keprihatinan mendalam atas dua insiden terpisah yang terjadi pada tanggal 26 dan 31 Oktober 2024. Insiden pertama melibatkan tim FWJ Indonesia Korwil Tangerang Kota yang diserang oleh lebih dari 20 orang setelah menghentikan sebuah truk yang diduga mengangkut gas ilegal.  Yusrizal, salah satu korban, mengalami luka serius di wajah, telinga, kepala, dan bagian tubuh lainnya.

Laporan polisi telah dibuat dengan nomor LP/B/574/X/2024/SPKT/POLRESSUBANG/POLDA JABAR.

Insiden kedua terjadi ketika tujuh pengurus FWJ Indonesia yang datang ke Subang untuk menindaklanjuti kasus pertama, diserang oleh lebih dari 30 orang yang diduga preman berkedok organisasi masyarakat. Tiga pengurus FWJ Indonesia Korwil Jakarta Utara mengalami luka-luka. Laporan polisi telah dibuat di Polda Jawa Barat dengan nomor LP/B/480/X/2024/SPKT/Polda Jawa Barat.

“Tindakan kekerasan ini merupakan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan tidak dapat ditoleransi,” tegas Asep NS.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap dan memproses para pelaku sesuai hukum yang berlaku.  Kebebasan pers adalah pilar demokrasi, dan serangan terhadap jurnalis adalah serangan terhadap demokrasi itu sendiri,” Asep menambahkan bahwa kejadian ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia, dan telah melanggar UU Pers No 40 Tahun 1999.

Ia berharap pemerintah pusat turut serta dalam penanganan kasus ini secara serius. FWJ Indonesia telah melaporkan kedua kasus ini kepada pihak berwajib dan melakukan aksi solidaritas dengan mendatangi Polda Jawa Barat.  Mereka juga meluncurkan tagar #SubangZonaMerah di media sosial untuk meningkatkan kesadaran publik dan mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan.

Gabungan media online dan cetak ternama tersebut menyatakan dukungan penuh kepada FWJI dan menyerukan perlindungan yang lebih baik bagi jurnalis di seluruh Indonesia.  Mereka juga meminta agar kasus ini diusut tuntas hingga ke akarnya, termasuk menyelidiki dugaan keterlibatan oknum organisasi masyarakat dan aparat keamanan.  Peristiwa ini, menurut mereka, menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan jurnalis dalam menjalankan tugasnya untuk memberikan informasi kepada publik.  Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan agar pemerintah meningkatkan upaya perlindungan terhadap jurnalis.  Maraknya peristiwa kekerasan terhadap jurnalis menunjukkan perlunya langkah-langkah konkret untuk memastikan keamanan dan kebebasan pers di Indonesia.

List Puluhan Media Online dan Cetak Ternama yang Mengecam Keras Tindakan Kekerasan Terhadap Jurnalis FWJI Di Subang Jawa Barat;

  1. Matainvestigasi.com
  2. Eksposelensa.com
  3. Penajournalis.com
  4. Lintangpena.com
  5. Suarakitanews.co.id
  6. ungkapnews.com
  7. Viosarinews.com
  8. Jurnalbhayangkara.com
  9. Koran Cirebon
  10. Laskarbhayangkara.com
  11. Reportasejabar.com
  12. Jabarindo.com
  13. Indonesiaseharusnya.com
  14. EsensiJurnalis.com
  15. Kabarsbi.com
  16. Jelajahperistiwa.com
  17. Barometernews.com
  18. Peristiwa.news.com
  19. JurnalPolisi.com.
  20. Sinarsuryanews.com
  21. lensajabar.com
  22. katafakta.com
  23. Aswajanews.id
  24. Pelitaindo.News
  25. Majalahukum.com
  26. Pelitainvestigasi.com
  27. Aswaja News Channel
  28. Varianews.id
  29. MEDIASAKSINEWS
  30. Bin808.com
  31. Detikperistiwa.co.id
  32. Kabarinvestigasi.id
  33. penainvestigasi.com
  34. targetinvestigasinews.com
  35. portalinvestigasi.com
  36. faktainvestigasi.id
  37. Radarnet.co.id
  38. Kicaunews.com
  39. patroli86.com
  40. patroligrup.com
  41. majalahjakarta.id
  42. majalahtrass.com
  43. mediarealitanews.com
  44. Jurpolnews.com
  45. tipikornews.com
  46. reformasiaktual.com
  47. centralpers.press
  48. penapers.com
  49. bentengmerdeka.online
  50. sotarduganews.id
  51. faktanews24.com
  52. sekilasberita86.com
  53. targetberita.co.id
  54. wolindonesia.id
  55. rbnnews.co.id
  56. tegarnews.site
  57. Identikpos.com
  58. reformasibangsa.co.id

#No Viral No Justice

#Subang Zona Merah

#Stop Kekerasan Terhadap Jurnalis

Viral Subang Zona Merah, Marak Premanisme Persekusi Jurnalis

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – #Subang Zona Merah, #Subang Sarang Mafia Gas Oplosan, #Subang Sarang Preman. Itulah yang digaungkan FWJ Indonesia setelah adanya insiden pengeroyokan dan penganiayaan berturut-turut terjadi pada tanggal 26 Oktober 2024 dan 31 Oktober 2024.

Atas peristiwa itu, perwakilan dari Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, sedikitnya 73 orang datangi Polda Jawa Barat pada hari Kamis tanggal 31 Oktober 2024 sore. Kedatangan mereka sebagai solidaritas kekeluargaan dalam satu wadah organisasi terkait adanya insiden pengeroyokan dan penganiayan yang terjadi di wilayah hukum Polres Subang tanggal 26 Oktober 2024 dan 31 Oktober 2024.

Kronologis terjadinya pengeroyokan di tanggal 26 Oktober 2024 bermula saat korban dari tim FWJ Indonesia korwil Tanggerang kota melintasi wilayah Subang sekitar pukul 03.00 wib, tim mencari warung kopi untuk sekedar mengopi menghilangkan rasa kantuk, namun tiba – tiba melintas mobil colt pick up muatan gas yang diduga gas ilegal (oplosan).

“Kami sempat menegur sopir dan mereka kemudian berhenti, lalu kami tanya dan tiba-tiba sopir mobil colt pick up itu menginjak gas dan mau menabrak kami. Karena mencurigakan, kemudian kami mengejar mobil tersebut dan berhasil kami hentikan, lalu kami pertanyakan hal-hal alasan mereka mau menabrak kami,” kata korban saat dikonfirmasi terkait insiden yang menimpanya.

Dari peristiwa itu, sebagian tim ke Polres Subang untuk meminta anggota Polisinya datang ke TKP, namun tak disangka, Korban beserta saksi mendapatkan perlakukan keji dari para pelaku yang berjumlah lebih dari 20 orang datang tiba-tiba. Mereka berpakaian serba hitam dengan menggunakan motor langsung membabi buta menghajar habis-habis sebagian tim FWJ Indonesia Korwil Tangkot.

“Insiden yang menimpa kami cukup cepat dan tidak diduga, mereka seperti sudah terlatih dan dilatih untuk melakukan hal itu dengan cepat untuk menghilangkan jejak,” ujarnya.

Atas insiden itu, korban dilarikan ke RSUD Subang bersama tim FWJ Indonesia Korwil Tangkot yang ditemani anggota Polres Subang untuk mendapatkan perawatan dan visum sebagai bukti laporan kepolisian.

Diketahui Yusrizal adalah salah satu korban terparah. Ia mendapatkan hantaman dibeberapa bagian tubuh juga kepalanya yang mengakibatkan bagian bibir lebam, telinga sebelah kiri hampir putus, kepala bagian bawah sebelah kanan luka dalam hingga terjadi hilang ingatan sesaat, serta dibeberapa bagian lengan tangan, kaki dan badannya.

Dengan kejadian tersebut akhirnya mereka membuat laporan ke polresta Subang dengan Nomor LP/B/574/X/2024/SPKT/POLRESSUBANG) POLDAJAWABARAT, Subang 26 Oktober 2024, dengan ancaman Pasal 170 KUHP.

Cecep Yuliardi selaku ketua FWJ Indonesia korwil Tangkot yang juga ada didalam peristiwa kejadian tersebut segera mengadukan perihal insiden tersebut kepada ketua umum nya, yakni Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan di hari minggunya, tanggal 27 Oktober 2024 untuk meminta kasus pengeroyakan dan penganiayaan yang menimpa tim FWJ Indonesia Korwil Tangkot segera ditindaklanjuti.

Mendapatkan aduan terjadinya insiden itu, Mustofa atau yang biasa disapa Opan akhirnya mengutus beberapa pengurus ke Subang untuk mengkonfirmasi ke pihak polres Subang pada hari Kamis 31 Oktober 2024. karena sebelumnya Opan juga telah berkomunikasi ke Kanit Resmob Polres Subang, Ipda Tatang S.

Pengurus yang awalnya diutus ketum FWJ Indonesia datang berjumlah 7 orang, setibanya mereka di depan kantor Disnaker pada pukul 11.00 wib yang lokasinya berseberangan dengan kantor Polres Subang, disituhlah insiden kedua pengeroyokan dan penganiayaan oleh sekelompok orang yang diduga adalah para preman berkedok Ormas Subang yang berjumlah lebih dari 30 orang melakukan presekusi.

“Lagi asik makan dan ngopi, tiba-tiba mereka mendatangi kami. segerombolan preman yang jumlahnya mencapai puluhan orang itu seperti mau menghabisi kami, bahkan salah satu dari mereka mendekati Rosid yang mengenakan seragam FWJ Indonesia,” jelas Rosid salah satu korban dari pengurus FWJ Indonesia Korwil Jakut.

Berdasarkan aduannya, dia mengatakan adanya intimidasi kuat oleh orang yang berbadan gempal, bertato, mengenakan kaos biru muda dan mengenakan topi putih hingga terjadinya pemukulan, dan penganiayaan (persekusi) terhadap dirinya beserta rekan – rekan FWJ Indonesia yang ada di lokasi kejadian.

Awalnya, kata Rosid, sekawanan preman itu menggebrak meja kantin sambil membanting gelas hingga pecah, dan mempertanyakan tujuan FWJ Indonesia ke Subang dalam rangka apa. Pertanyaan itu dijawab Rosid ingin mengkonfirmasi kejadian pengeroyakan yang terjadi pada hari sabtu (26/10). Lalu secara spontan pemuda tersebut berkata, “Emang di Jakarta APBD kalian sudah habis, sehingga ingin mengacak-acak Subang? Sambil mendorong saudara Rosid hingga terjatuh”.

Tidak cukup sampai disitu kelakuan pengeroyokan tersebut karena sekawanan preman itu juga ikut memukul dan menghantam saudara Ade menggunakan bangku warung, hingga Ia mengalami pembengkakan dan goresan di lengan kanannya.

Tak puas dengan aksi membabi butanya, lalu mereka menghampiri kembali saudara Rosid dan juga melakukan pemukulan hingga Rosid terjungkal ke tanah sambil ditendang – tendang hal itu terlihat dengan adanya bukti rekaman video singkat yang diambil saksi kejadian.

Tidak puas memperlakukan Rosid dan Ade, kawanan preman yang akhirnya diketahui dalam dugaan kuat dari ormas Pemuda Pancasila (PP) Subang kembali menghampiri Sogi Sasmita selaku Dewan Pengawas DPP FWJ Indonesia yang juga menjabat sebagai ketua FWJ Indonesia Korwil Jakarta Utara.

Dalam insiden pengeroyokan itu, Sogi mengatakan dari 7 orang pengurus FWJ Indonesia Korwil Jakut, hanya 3 orang yang kena sasaran, yakni dirinya, Rosid OKK Jakut dan Ade Karjono sebagai bidang kemasyarakatan FWJI Korwil Jakut, sedangkan yang lainnya juga mendapatkan persekusi tetapi tidak terjadi baku hantam seperti yang terjadi kepada 3 orang.

“Kami dibuat seperti bola, dipukul, ditendang, didorong dengan keras, di hantem dengan bangku warung, diusir dan dimasukan ke mobil dengan paksa oleh para pelaku,” kata Sogi, sebelum membuat Laporan Polisi di Polda Jawa Barat, Kamis (31/10/2024) malam.

Lebih lanjut, dia mengatakan mendapatkan arahan dari kawan-kawan segera merapat ke Polda Jabar untuk membuat LP, mengingat wilayah Subang sudah tidak kondusif.

“Memang benar, di Polda Jabar rekan-rekan dari FWJ Indonesia setidaknya ada lebih dari 73 orang sudah berkumpul, termasuk ketua umum beserta jajaran DPP, tim 9 DPP, pengurus DPD Jabar, perwakilan para korwil dari beberapa daerah dan anggota-anggota FWJ Indonesia.

Dalam hal ini, Ketua FWJ Indonesia DPD Provinsi Jawa Barat, Toni Maulana yang juga ikut mendampingi dalam proses pembuatan laporan di Polda Jabar mengatakan apresiasi atas kinerja Polda Jabar yang telah menerbitkan Laporan Kepolisian Polda Jabar, Nomor LP/B/480/X/2024/SPKT/Polda Jawa Barat, tertanggal 31 Oktober 2024.

“Kami keluarga besar FWJ Indonesia mengapresiasi atas terbitnya laporan kepolisian itu, dan juga telah dilakukan BAP sekaligus visum. Semoga para pelaku segera ditangkap berikut otak dari persekusi yang menimpa rekan-rekan kami,” kata Toni melalui preskomnya di Polda Jabar, Jum’at (1/11/2024) dini hari paska terbitnya Laporan Polisi.

Sebagai perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FWJ Indonesia, Abdul Ghoni yang menjabat sebagai kabid Analis juga mengatakan tindakan para pelaku yang diyakini adalah oknum dari anggota-anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) Subang merupakan perbuatan keji dan sangat tidak manusiawi terhadap rekan-rekannya.

“Perbuatan mereka itu bukan mencerminkan budaya timur. Main baku hantam dan membackingi Mafia ilegal Gas Subsidi pula,” tegas Ghoni.

Sebagai Tim 9 DPP FWJ Indonesia Teguh Priyanto yang bertugas melakukan rotasi investigasi serta pembelaan terhadap anggota FWJ Indonesia juga menjelaskan duduk perkara insiden yang terjadi di Subang sudah sering terjadi.

“Tragedi Subang sudah sering terjadi, hal itu karena mafia ilegal Gas Subsidi di pegang oleh oknum anggota TNI aktif berinisial (S) yang diketahui bertugas sebagai intel Korem 063 Cirebon melalui tangan-tangan oknum anggota ormas wilayah, dia semena-mena melakukan eksekusi kepada siapa saja yang menghalangi usaha ilegalnya. Hal itu sangat mencoreng Korps kesatuan TNI ditengah Masyarakat,” paparnya.

Teguh juga menyampaikan pesan dari ketua umum, bahwa setelah ini DPP akan segera membuat aduan dan laporan resmi ke Mabes Polri dan Mabes TNI dengan menggunakan organisasi.

“Tadi ketua umum kami berpesan untuk disampaikan bahwa setelah ini, DPP dengan para advokat dan pengacaranya serta para dewan pembina akan melaporkan insiden Subang yang terjadi tanggal 26 Oktober 2024 dan 31 Oktober 2024 secara resmi menggunakan kelembagaan organisasi kami,” pungkasnya. []

Pangdam III/Slw Hadiri Offroad PRIMA 4×4 Challenge 2024

0

Padalarang KBB (Aswajanews.id) – Pangdam III/Slw Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., dalam rangka pembukaan Kejuaraan Offroad PRIMA 4×4 Challenge 2024 bertempat di Sirkuit Off Road Pusdikkav Pussenkav Padalarang Kab. Bandung Barat, Sabtu (02/11/2024).

Ajang Kejuaraan Offroad PRIMA 4×4 Challenge 2024 diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-79 TNI. Kegiatan bertujuan untuk menjadi wahana ajang silaturahmi antar komunitas Offroad di seluruh Indonesia.

Sirkuit Pusdikkav Padalarang menghadirkan tantangan Army Style untuk menguji kemampuan para peserta dalam bernavigasi, mengemudi serta kerja sama Tim.

Panglima TNI berterima kasih kepada Pusenkav dan Pusdikkav yang telah menyiapkan Kejuaraan Offroad PRIMA 4×4 Challenge 2024.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa bisa memberikan kesehatan dan kelancaran kepada kita semua dalam pelaksanaan acara ini sampai dengan selesai,” tutur Panglima TNI

Sebelum menuju titik Start Off-Road, Panglima TNI mengawali dengan kegiatan sosial berupa pemberian paket sembako kepada masyarakat setempat, sebagai wujud kepedulian bersama terhadap kesejahteraan masyarakat. (Pendam III/Siliwangi)

Panglima TNI Angkat Pejabat Baru sebagai Kasetpres dan Sesmilpres

0
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan) dan Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro (dua kanan) jumpa pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta

JAKARTA (Aswajanews.id) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengangkat dua pejabat baru di lingkungan kepresidenan, yaitu Mayjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) RI dan Mayjen TNI Kosasih sebagai Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres).

Dua pejabat baru itu bakal resmi menjabat setelah Presiden RI Prabowo Subianto menerbitkan keputusan presiden (keppres).

Dalam Surat Keputusan (SK) Panglima TNI Nomor Kep/1332/X/2024 yang diteken oleh Agus Subiyanto Kamis (31/10), sebagaimana dikonfirmasi oleh Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Sabtu, Panglima TNI memutasi, merotasi, dan memberikan promosi kepada 76 perwira tinggi dari tiga matra TNI untuk mengisi sejumlah jabatan strategis.

Mayjen Ariyo, yang ditunjuk sebagai Kasetpres, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawas (Kasatwas) Universitas Pertahanan. Jabatan lama Ariyo pun saat ini diisi oleh Mayjen TNI Agus Prangarso yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Danseskoad).

Sementara itu, Mayjen TNI Kosasih sebelumnya bertugas sebagai staf ahli Menteri Pertahanan bidang Keamanan. Dalam SK terbarunya itu, Panglima tidak menunjuk perwira tinggi pengganti Kosasih.

Panglima TNI, dalam SK mutasi yang sama, juga memberikan promosi kepada sejumlah perwiranya, di antaranya Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha menjadi Danseskoad. Brigjen Edwin selama 3 tahun lebih menjabat sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Karo Humas) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan. Dia membantu kerja menhan pada masa Prabowo Subianto dan Sjafrie Sjamsoeddin.

Kemudian, Panglima juga memberikan promosi jabatan kepada Brigjen TNI Bayu Permana, yang sebelumnya bertugas sebagai Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman, saat ini menjadi Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri Badan Intelijen Negara (BIN). Posisi Danseskoad dan Deputi Intelijen Bidang Dalam Negeri BIN merupakan jabatan yang umumnya diisi perwira tinggi bintang dua.

Perwira tinggi lainnya yang juga menerima promosi, antara lain Brigjen TNI Robertus Donatus Ndona, yang sebelumnya menjabat Asisten Personel Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Aspers Kaskogabwilhan) III, saat ini menjadi Perwira Staf Ahli Tingkat III Bidang Politik dan Keamanan Nasional Panglima TNI.

Ada juga Brigjen TNI Krido Pramono, yang sebelumnya menjabat Danrem 052/Wijayakrama, juga menerima promosi untuk bertugas sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat III Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI. *(Ant)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Barisan Luthfi dan Gus Yasin Bergerak Menangkan Pilgub Jawa Tengah

0
Deklarasi dukungan yang dipimpin oleh Akhmad Sururi diselenggarakan di GOR Banjaranyar Kec Randudongkal Kab Pemalang, Sabtu (2/11/2024)

PEMALANG (Aswajanews.id) – Ribuan relawan Barisan Luthfi Bergerak mendeklarasikan untuk Kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Periode 2024 – 2029. Deklarasi dukungan yang dipimpin oleh Akhmad Sururi diselenggarakan di GOR Banjaranyar Kec Randudongkal Kab Pemalang pada hari Sabtu, 2 Nopember 2024.

Deklarasi dukungan yang dipimpin Akhmad Sururi di GOR Banjaranyar Kec Randudongkal Kab Pemalang, Sabtu (2/11/2024)

“Kami berjanji dan bertekad untuk memenangkan pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin pada Pilgub Jawa Tengah. Kami akan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memenangkan pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin pada tanggal 27 Nopember 2024,” kata Akhmad Sururi dengan suara yang lantang dan penuh semangat. Semua peserta deklarasi berdiri dan menirukan apa yang diucapkan oleh Akhmad Sururi.

Sebelumnya Kyai Gondrong panggilan akrab KH Nur Fuadi, pengasuh Pondok Pesantren Al Fuadiyah mengajak seluruh masyarakat Kab Pemalang untuk memilih pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin. “Bapak Ibu semuanya pilihan kita sudah tepat, memilih Ahmad Luthfi dan Gus Yasin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.  Perpaduan nasionalis religius sangat tepat untuk memimpin Jawa Tengah,” tutur Kyai Fuad.

Kyai Fuad melanjutkan, Lutfi dan Gus Yasin menjadi pilihan kita semua. Semua orang tahu siapa Gus Yasin, Beliau adalah putra Mbah Maemun, Kyai Kharismatik di Indonesia. Sementara Ahmad Luthfi menjadi representasi nasionalis. Gus Yasin putra Kyai Pesantren yang sudah barang tentu memiliki amanat untuk menjaga agama atau diniyah. Antara Watoniyah dan Diniyah menjadi dua hal yang harus kita jaga bersama sebagaimana pesannya Mbah Hasyim Asy’ari.

Dihadapan ribuan masyarakat Pemalang, Kyai Fuad menegaskan bahwa Jawa Tengah perlu dipimpin figur Ahmad Luthfi dan Gus Yasin. Ditangan beliau berdua masyarakat Jawa Tengah akan diopeni kabeh. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Hari ini, KPUD Sumedang Laksanakan Debat Paslon Bupati dan Wakil Bupati

0

Sumedang (Aswajanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang, melaksanakan Debat calon kepala daerah (Bupati) periode 2024-2029 dengan mengusung tema “Transformasi pembangunan daerah berkelanjutan mandiri, berdaya saing dan berwawasan lingkungan menuju masyarakat Sumedang Sejahtera.” Acara debat calon Bupati Sunedang cukup meriah dilaksanakan di Gedung Graha Asia Plaza Sumedang, Sabtu (2/11/2024).

Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi dalam sambutannya menyampaikan, “Alhamdulillah, siang hari ini kita dapat melaksanakan debat publik Pilkada Sumedang tahun 2024. Pilkada adalah tentang harapan dan bagaimana harapan itu akan diwujudkan.”
Ia menekankan pentingnya debat sebagai wadah untuk menyampaikan dan mendalami visi misi para calon yang mungkin sejalan dengan harapan pemilih.

Ogi juga berharap agar debat ini dapat memperlihatkan kualitas para calon, sehingga masyarakat dapat memilih pemimpin yang mampu menerangi kegelapan dan memberikan solusi atas permasalahan yang ada.

“Harapan kami, Pilkada Sumedang berjalan dengan aman, damai dan menyenangkan,” tuturnya.


Debat publik ini dihadiri oleh masyarakat yang menyaksikan secara langsung dan diadakan pula nonton bareng di tingkat kecamatan dan desa, memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menilai dan memilih pasangan calon terbaik.

Ogi menambahkan, “Ini adalah 8 orang putra-putri terbaik Sumedang yang rela meluangkan waktu dan materi demi kebaikan Sumedang yang akan datang.”

“Debat ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat visi dan misi para calon, serta untuk menentukan pilihan yang tepat dalam Pilkada yang akan datang,” sambutnya.

Sementara, dalam debat pasangan calon bupati dan wakil bupati selain menyampaikan visi-misi, juga tanya jawab dari masing-masing pasangan calon. Selama debat pasangan calon berjalan aman dan kondusif. (Red/Yana)

Di Forum 43 Negara, Menteri Agama Dorong Tatanan Baru Pengelolaan Zakat dan Wakaf

0
Menteri Agama Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar

Jakarta (Aswajanews.id) – Kementerian Agama (Kemenag) bersama Bank Indonesia menggelar Konferensi dan Pertemuan Tahunan World Zakat and Waqf Forum (WZWF) pada Jumat-Sabtu (1-2/11/2024) di Jakarta Convention Center, Jakarta. Acara yang dirangkai dengan perhelatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) itu juga didukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Menteri Agama Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar

Mengusung tema “Tatanan Global Zakat-Wakaf Baru: Komunitas Global yang Bersatu Berdasarkan Keadilan, Kasih Sayang, dan Kesejahteraan Bersama,” konferensi yang dihadiri peserta dari 43 negara anggota itu mempertemukan pemimpin global, praktisi, pengusaha, dan generasi muda untuk membahas inovasi dan masa depan pengelolaan zakat dan wakaf.

Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap, konferensi ini menghasilkan gagasan baru yang memaksimalkan pemberdayaan zakat dan wakaf sebagai solusi atas masalah global. “Kita perlu mengkaji bagaimana zakat dan wakaf dapat menjadi jawaban atas berbagai tantangan dunia,” ungkapnya dalam konferensi pers usai membuka acara itu secara resmi, Jumat (1/11).

Menag menekankan pentingnya kemajuan teknologi. Menurutnya, teknologi digital mendukung transparansi dan efektivitas distribusi bagi masyarakat yang membutuhkan. “Justru teknologi bisa memperluas jangkauan pengumpulan zakat dan wakaf hingga skala global, serta memastikan pemanfaatan dana secara produktif dan tepat sasaran,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti bonus demografi di Indonesia sebagai peluang untuk memberdayakan generasi muda melalui pendidikan dan keterampilan yang didukung oleh dana zakat dan wakaf. “Jika berhasil, dampak jangka panjang dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat akan semakin terasa,” tambahnya.

Kemenag saat ini mengimplementasikan empat program utama untuk memperkuat peran zakat dan wakaf, yaitu Kampung Zakat, KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, Inkubasi Wakaf Produktif, dan Kota Wakaf. Program-program ini bertujuan mengoptimalkan zakat dan wakaf sebagai alat pemberdayaan ekonomi, bukan hanya sebagai ibadah.

Terpisah, Ketua BWI, Kamaruddin Amin yang juga menjabat sebagai Dirjen Bimas Islam, memperkenalkan Gerakan Indonesia Berwakaf dalam forum tersebut sebagai langkah strategis memaksimalkan potensi aset wakaf nasional. Melalui pilar inklusivitas, keberlanjutan, dan inovasi, gerakan ini berupaya memanfaatkan aset wakaf yang luas demi kesejahteraan masyarakat.

Kamaruddin menyebut, Indonesia memiliki 445.410 lokasi tanah wakaf, termasuk 36.240 madrasah, 1.100 kantor KUA, 220.000 masjid, dan 266.413 musala. “Gerakan ini akan fokus mengembangkan aset-aset tersebut dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan konservasi lingkungan. Selain mendukung madrasah, gerakan ini juga mendorong pendirian rumah sakit, pemberian beasiswa, serta inisiatif wakaf hijau untuk pelestarian alam,” jelasnya.

Kamaruddin juga mengajak negara-negara dan organisasi internasional untuk bekerja sama dalam mengoptimalkan dampak wakaf secara global. Dengan teknologi digital, Gerakan Indonesia Berwakaf dapat memastikan pengelolaan wakaf yang transparan dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih inklusif.

Inovasi pengelolaan zakat dan wakaf, seperti wakaf korporasi dan wakaf saham, terus didorong agar relevan di dunia modern dengan peluang investasi yang semakin luas. Selain itu, kegiatan konferensi mencakup sesi pembelajaran dari para ahli yang berbagi praktik terbaik, solusi inovatif, dan kerangka kerja terbaru.

Acara ini dihadiri Menteri Agama Malaysia, Mohd Na’im Mokhtar, dan diikuti 250 peserta dari 43 negara anggota WZWF, didukung sejumlah sponsor seperti Bank Mega Syariah, Bank CIMB Niaga Syariah, dan PT Paragon Technology and Innovation. (Humas)

Presiden Prabowo Gelar Rapat Internal Bahas Kemandirian Energi dan Subsidi Tepat Sasaran

0
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers kepada awak media di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2024. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat internal di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 31 Oktober 2024, yang membahas langkah-langkah strategis dalam rangka mendorong kemandirian energi nasional dan memastikan subsidi energi yang tepat sasaran. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, fokus utama diskusi adalah meningkatkan lifting minyak dalam negeri yang saat ini tersebar di 301 wilayah kerja.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers kepada awak media di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2024. (Foto: BPMI Setpres)

“Kita tahu bahwa cadangan minyak kita yang sudah ada itu sudah sekitar 301 wilayah kerja tapi sampai sekarang belum Plan of Development (POD), ini akan kita lakukan,” ujar Bahlil dalam keterangannya kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Bahlil juga menekankan pentingnya program revitalisasi 4.500 sumur minyak idle well, yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo guna mencapai kemandirian energi. Sebagai upaya percepatan di lapangan, Kepala Badan Investigasi Khusus dan Pengendalian Pembangunan, Aris Marsudiyanto, turut diminta untuk berperan aktif dalam mengatasi hambatan-hambatan teknis yang ada.

“Saya minta bantu dari Pak Aris sebagai Kepala Badan Investigasi Khusus dan Pengendalian Pembangunan untuk bagaimana melakukan percepatan-percepatan di lapangan kalau ada kendala,” ungkap Bahlil.

Selain itu, rapat ini juga membahas upaya optimalisasi subsidi energi agar lebih tepat sasaran. Menteri ESDM, yang ditunjuk sebagai ketua tim dalam penggodokan kebijakan ini, menjelaskan bahwa formulasi untuk subsidi energi yang lebih efisien tengah dirancang.

“Datanya harus sama, harus tepat sasaran, jangan yang kita kasih subsidi yang tidak tepat sasaran,” ucap Bahlil.

Pihaknya juga akan memastikan bahwa tim yang ditunjuk akan segera menyelesaikan tugas ini untuk dilaporkan kepada Presiden Prabowo sebagai bahan referensi dalam pengambilan keputusan. “Nanti keputusannya akan disampaikan setelah tim ini bekerja selesai, kami akan lapor kepada Bapak Presiden,” tutur Bahlil. (BPMI Setpres)

Direktur KPK Resmi Dilantik sebagai Pj Bupati Ciamis

0
Budi Waluya, resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Ciamis

BANDUNG (Aswajanews.id) – Direktur Pelayanan Laporan Pengaduan Masyarakat (PLPM) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Waluya, resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Ciamis oleh Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (1/11). Tugas baru ini menjadi momentum bagi KPK untuk terus berperan aktif dalam upaya menciptakan transparansi dan akuntabilitas di tingkat pemerintahan daerah.

Budi Waluya, resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Ciamis

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, yang turut hadir dalam prosesi pelantikan tersebut menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan kepercayaan pemerintah yang menugaskan insan KPK untuk memimpin di daerah. Ia juga berharap, penjabat kepala daerah yang berasal dari KPK dapat menjaga integritas dan sekaligus menularkan nilai-nilai antikorupsi di daerah yang dipimpin.

“Jangan sampai tergoda jerat korupsi, karena tugas sebagai kepala daerah tidaklah ringan. Tetap jaga integritas walau tak bertugas di KPK, dan sebarkan semangat antikorupsi. Di saat yang sama, Anda dapat memantau langsung permasalahan yang ada di daerah, untuk perbaikan di saat ini maupun sebagai saran dan evaluasi saat nanti penugasan telah selesai,” pesan Tanak.

Usai dilantik, Budi Waluya menegaskan komitmennya untuk melanjutkan upaya penguatan integritas birokrasi di Kabupaten Ciamis.

“Terima kasih untuk pimpinan KPK dan seluruh insan KPK yang terus mendukung kami. Tentunya, ini jadi momentum untuk membawa nilai-nilai integritas dan antikorupsi yang selama ini ada di KPK ke daerah,” ujar Budi.

Budi juga menambahkan, sinergitas antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis dan KPK nantinya akan semakin erat dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Ciamis bebas dari praktik korupsi.

“Sehingga kami dapat memotret permasalahan dan tantangan di Ciamis dalam sudut pandang yang lebih luas. Selain itu, hal ini baik untuk kami di KPK untuk dapat melihat bagaimana kondisi daerah secara langsung di lapangan,” ungkapnya.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) KPK yang turut hadir dalam seremoni tersebut, Zuraida Retno Pamungkas, menegaskan penugasan Budi Waluya menjadi Pj. Bupati Ciamis tidak tumpang tindih dengan posisinya di KPK.

Sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-4602 tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Bupati Ciamis, selama melaksanakan tugas sebagai Penjabat Bupati, yang bersangkutan harus tetap menduduki jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

“Kami (KPK) mendukung program pemerintah dan penugasan ini merupakan perintah dari Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sesuai surat keputusan bahwa yang bersangkutan tetap menjabat, yang sementara ini tugasnya di KPK akan diserahkan kepada pelaksana harian (Plh). Pun setelah penugasan selesai, yang bersangkutan akan kembali ke KPK,” terang Zuraida.

Sebelum bertugas sebagai Direktur PLPM di KPK, Budi Waluya menjabat sebagai Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK. Dengan jabatan yang diampunya saat ini, Budi akan menghadapi beragam tantangan, salah satunya proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, yang berlangsung pada 27 November 2024 mendatang.

Pesta demokrasi tersebut juga menjadi salah satu sasaran KPK lewat kampanye “Hajar Serangan Fajar”, yang bertujuan agar pemilihan umum termasuk pilkada bebas dari perilaku korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Hal itu pun selaras dengan pesan dari Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, yang meminta agar pelaksanaan Pilkada 2024 berlangsung tertib dan aman.

“Acara pelantikan Penjabat Bupati Ciamis acara ini bukanlah sekadar seremonial, tapi sebuah komitmen untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik dan pembangunan daerah. Masa jabatan saudara-saudara tidaklah panjang, hanya kurang dari 4 bulan. Pada bulan November ini kita menghadapi Pilkada serentak dan dan pastikan segala sesuatunya sudah siap di lapangan agar Pilkada dapat berjalan dengan lancar,” pungkas Bey.

Adapun Budi Waluya yang dilantik sebagai Pj. Bupati Ciamis, adalah salah satu dari tiga Insan KPK yang akan mengemban tugas sebagai Pj. kepala daerah. Dua pejabat lainnya adalah Edi Suryanto, Direktur Korsup Wilayah IV KPK, yang akan dilantik sebagai Pj. Wali Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat dan ⁠Herda Helmijaya, Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN, yang akan dilantik sebagai Pj. Bupati Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Red)

Perputaran Uang Jaringan Narkoba Fredy Pratama-Helen Capai Rp 59,2 T

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Bareskrim Polri membongkar tiga sindikat narkoba jaringan internasional yang bergerak di sejumlah wilayah di Indonesia. Polisi mengatakan perputaran uang ketiga sindikat dari bisnis haram itu diduga mencapai Rp 59,2 triliun.

“Perputaran uang di kasus narkoba ini cukup besar. Tapi ini perputaran uang secara keseluruhan mereka melakukan operasi,” kata Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada dalam jumpa pers di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (1/11/2024).

Adapun tiga jaringan narkoba yang diungkap adalah jaringan yang dikendalikan oleh gembong narkoba Fredy Pratama, Hendra Sabarudin, dan Helen bersaudara. Berikut rincaiannya:

  1. Jaringan FP beroperasi di 14 provinsi, meliputi wilayah Sumatera Utara, Riau, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
  2. Jaringan HS beroperasi di 5 provinsi, meliputi wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, dan Bali.
  3. Jaringan H dikendalikan oleh tiga bersaudara, berinisial HDK, DS dan TM, yang beroperasi di Provinsi Jambi.

Wahyu kemudian merinci perputaran uang jaringan narkoba internasional itu. Menurutnya, jaringan Fredy Pratama mencapai Rp 56 triliun.

“Jaringan FP ini (perputaran uangnya) sekitar Rp 56 triliun, jaringan HS Rp 2,1 triliun dan jaringan H Rp 1,1 triliun selama mereka beroperasi,” kata Wahyu.

Terkait pengungkapan itu, Wahyu menegaskan pihaknya berkomitmen untuk memberikan efek jera dengan memiskinkan para bandar. Polisi juga menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus ini.

“Untuk memberikan efek jera, upaya kita salah satunya adalah melaksanakan TPPU, melakukan asset tracing dan penyitaan terhadap aset-aset yang diperoleh dari perdagangan haram dengan istilah awamnya kita miskinkan para bandar bandar ini supaya tidak beroperasi lagi,” ucap Wahyu.

Selain itu, polisi telah menyita aset dari tiga jaringan narkoba internasional itu. Jumlah aset yang disita senilai Rp 869,7 miliar.

“Total nilai aset yang berhasil disita dari tiga jaringan narkoba di atas sejumlah Rp 869,7 miliar,” tambahnya.

Menurutnya, dengan begitu, para bandar tak memiliki kekuatan lagi untuk mengendalikan peredaran barang haram itu.

“Karena kalaupun mereka ada dalam penjara, tetapi masih miliki uang, maka mereka masih memiliki potensi untuk melakukan pengendalian terhadap narkoba ini,” imbuh dia.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) juncto 132 ayat (2) UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

“Dan Pasal 3 juncto Pasal 10, Pasal 4 juncto Pasal 10, Pasal 5 juncto Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pasal 137 huruf a dan b UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Terhadap pelaku aktif ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” tutur Wahyu.

Lebih jauh, Wahyu menyebut berbagai pengungkapan narkoba yang telah dilakukan saat ini merupakan bagian dari perlindungan Polri kepada masyarakat Indonesia dari bahaya narkoba, khususnya generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Kepada seluruh masyarakat Indonesia, jangan ragu untuk melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungan Anda kepada pihak berwajib. Kami memastikan akan memproses segala bentuk tindak pidana narkoba secara tegas dan tuntas,” jelasnya.

Wahyu menyebut pengungkapan itu merupakan Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto, yakni untuk memperkuat reformasi politik, hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi, narkoba dan penyelundupan. Pengungkapan kasus ini juga arahan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Menindaklanjuti arahan dari bapak Presiden RI dan Bapak Kapolri tersebut, Bareskrim Polri bersama-sama dengan Polda jajaran dan instansi terkait dalam kurun waktu dua bulan telah melaksanakan joint operation pengungkapan 80 perkara yang di antaranya merupakan 3 jaringan narkoba internasional,” kata Wahyu. (Nas)

Selamatkan Keuangan Negara Belasan Miliar, Kejati Jabar Bongkar Dugaan Korupsi PIP Kuliah

0

KOTA BANDUNG (Aswajanews.id) – Pada Hari Jum’at 1 November 2024 bertempat di Media Center Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Asisten Tindak Pidana Khusus Dr. Dwi Agus Arfianto didampingi Kajari Kabupaten Bekasi Dwi Astuti Beniyati, S.H., M.H. melaksanakan press conference “Pengembalian keuangan negara perkara tindak pidana korupsi penyimpangan program dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Kuliah angkatan 2020 s/d 2022 pada Universitas Mitra Karya Bekasi”.

Bahwa terdakwa Dr. H. SUROYO yang saat itu menjabat selaku Rektor UMIKA tahun 2020-2021 bersama-sama dengan terdakwa Dr. Sri Hari Jogya, SH. MSi selaku Rektor UMIKA tahun 2022 telah melakukan Tindak Pidana Korupsi penyimpangan program Dana Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Kuliah Angkatan Tahun 2020 s.d 2022 pada Universitas Mitra Karya Bekasi Provinsi Jawa Barat dengan modus melakukan pemotongan terhadap dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp.13.496.700.000,- (tiga belas milyar empat ratus sembilan puluh enam juta tujuh ratus ribu rupiah).

Terdakwa an. Dr. H. Suroyo (dalam proses persidangan) Yang didakwa pasal:

Kesatu

Primair : Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Subsidiair :Pasal 3  Jo. Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kedua

Primair : Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Subsidiair :Pasal 3  Jo. Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1

Terdakwa melalui keluarganya telah melakukan penitipan uang kepada pihak penuntut umum yang akan diperhitungkan sebagai uang pengganti terhadap pemulihan kerugian keuangan negara sejumlah Rp. 7.000.000.000,- (tujuh miliar rupiah).

Seluruh uang tersebut dititipkan pada Rekening Titipan Bank Syariah Indonesia (BSI) atas nama Kejaksaan Negeri Kab. Bekasi dan akan dilakukan eksekusi pada saat perkara terdakwa telah mendapat putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. *(Kasi Penkum)

28 Koruptor Ditangkap di Awal Pemerintahan Prabowo

0
Presiden Prawbowo Subianto mengumumkan nama-nama menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (20/10/2024). (Tangkapan Layar YouTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta (Aswajanews.id) – Dalam 10 hari masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, setidaknya 28 koruptor telah berhasil ditangkap Kejasaan Agung (Kejagung) dengan total kerugian negara yang diperkirakan mencapai sekitar Rp3,1 triliun.

Berikut daftarnya:

  1. PT. Asset Pacific

Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di dua kantor PT. Asset Pacific yang terlibat kasus korupsi.

Kejaksaan berhasil menyita uang tunai hampir satu triliun rupiah yang diduga terkait kasus korupsi Duta Palma Group. Satu tersangka telah ditahan dalam kasus ini.

  1. Korupsi Dana Desa

Korupsi tidak hanya melibatkan pejabat tinggi, tetapi juga aparat desa. Kepala Desa dan Sekretaris Desa Talang Renah, Kecamatan Air Besi, Kabupaten Bengkulu Utara, ditangkap atas dugaan korupsi dana desa senilai Rp780 juta. Dua tersangka telah diamankan.

  1. Kasus Ronald Tannur

Kejaksaan Agung menangkap tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang diduga memberikan vonis bebas kepada pengacara Ronald Tannur.

Selain tiga hakim, Lisa Rahmat dan mantan pejabat Mahkamah Agung, Zarof Ricar, juga turut menjadi tersangka. Total lima orang telah ditangkap dalam kasus ini.

  1. Korupsi Tol Padang-Pekanbaru

Dalam proyek pembangunan tol Padang-Pekanbaru, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat menetapkan 12 ASN ATR/BPN sebagai tersangka atas dugaan korupsi yang merugikan negara senilai Rp27 miliar. Semua tersangka kini telah ditangkap untuk proses lebih lanjut.

  1. PT. ANTAM Tbk

Kasus besar lainnya melibatkan PT. ANTAM Indonesia, di mana enam tersangka ditetapkan terkait produksi ilegal logam mulia merek LM Antam dengan total 109 ton. Korupsi ini menimbulkan kerugian besar bagi negara, dan seluruh tersangka telah ditahan.

  1. Korupsi Dana Hibah NPCI

Kasus lainnya adalah dugaan korupsi dana hibah National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) senilai Rp122 miliar. Anggota DPRD Solo, Kevin Fabiano, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

  1. Korupsi Impor Gula

Thomas Trikasih Lembong (TTL), yang lebih dikenal sebagai Tom Lembong, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi impor gula tahun 2015. Kasus ini merugikan negara hingga Rp400 miliar, dan Tom Lembong kini telah ditahan. (Red)

Kecelakaan Maut Kru TVOne di Tol Pemalang

0
Kondisi mobil tvone yang terlibat kecelakaan. (Foto: IST)

PEMALANG (Aswajanews.id) – Kecelakaan maut terjadi di Tol Pemalang pada Kamis pagi, 31 Oktober 2024, melibatkan mobil Avanza milik TVOne yang ringsek parah setelah bertabrakan dengan sebuah truk. Tiga orang penumpang mobil TVOne dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Pemalang, AKP Budi Prayitno, membenarkan kecelakaan hari ini dan mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi di jalur A (arah Jakarta-Semarang) pada pukul 06.45 WIB. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

“Peristiwa terjadi di jalur A (jalur Jakarta – Semarang). Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.45 WIB. Lakalantas antara KBM Avanza dan truk, kronologi lengkapnya menyusul.

Sementara itu korban yang mengalami luka-luka namun masih sadar Felicia Amelinda Deqi Priatna saat ditemui di ruang IGD RSI Al Ikhlas Taman Pemalang mengatakan, awalnya dia bersama kru TVOne lainnya akan ke Lamongan, Jawa Timur peliputan.

“Awalnya lancar- lancar saja, tadi sempat shalat subuh dulu di rest area gak jauh dari TKP. Nah pas kejadian sebenarnya posisi mobil TVone ada di bahu jalan,” jelas Felicia.

Felicia menjelaskan mobil berhenti di bahu jalan karena sopir ingin membersihkan kaca yang kotor berdebu dan air di wipernya tidak nyala, jadi harus manual.

“Pas berhenti, pas sopirnya lagi nyiram -nyiram, sudah kejadian itu. Aku gak tahu awalnya itu truk nabrak. Aku baru tahu pas keluar mobil. Aku di dalam, di depan, di samping sopir, ” jelas Felicia.

Daftar Korban Tewas Kecelakaan Mobil Kru TvOne di Tol Pemalang

  1. Pengemudi KBM Xenia

Nama: Sunardi

Kelamin: Laki-laki

Pekerjaan: Swasta

Alamat: Jln Taman Asri II No. 2 RT. 01 RW. 016 Penggilingan Cakung Jakarta Timur

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian kemudian dievakuasi ke RSI Al Ikhlas Taman Pemalang.

  1. Penumpang KBM Xenia (baris kedua)

Nama: Marwan

Kelamin: Laki-laki

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian kemudian dievakuasi ke RSI Al Ikhlas Taman Pemalang.

  1. Penumpang KBM Xenia (baris ketiga)

Nama: Alwan Syahmidi

Kelamin: Laki-laki

Pekerjaan: Swasta

Alamat: Jln Joglo Raya RT. 03RW. 03 Kembangan Jakarta Barat

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian kemudian dievakuasi ke RSI Al Ikhlas Taman Pemalang. *(Sumber: inews)

Pangdam III/Slw Terima Kunker Komisi I DPR RI

0
Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI DR. H. Ahmad Heryawan, LC., M.Si., di Ruang Kosasih Kodam III/Slw, Kamis (31/10/2024).

Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI

Kunker tersebut dilakukan untuk mengetahui kesiapan Kodam III/Slw dalam menciptakan kondisi wilayah yang tangguh terhadap berbagai kerawanan dan potensi ancaman termasuk untuk mendapatkan masukkan terkait kesiapan pengamanan Pilkada Serentak 2024 di wilayah Jabar dan Banten.

Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman berharap Kunker Komisi I DPR RI dapat menguatkan sinergi dan menjadi energi semangat yang luar biasa dalam menciptakan Jabar dan Banten yang aman dan damai serta tangguh menghadapi berbagai tantangan.

“Semoga seluruh program yang telah direncanakan Kodam III/Slw dalam menjaga kondusivitas wilayah pada pengamanan Pilkada Serentak tahun 2024 dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Pangdam.

Pada kesempatan itu paparan disampaikan oleh Asisten Operasi Kasdam III/Slw Kolonel Inf Zamril Philiang, S.Sos., dilanjutkan dengan diskusi antara anggota Komisi I DPR RI dengan para Asisten Kasdam III/Slw terkait hal-hal teknis kesiapan Kodam III/Slw dalam mendukung tugas pengamanan pada Pilkada Serentak 2024 di wilayah Jabar dan Banten. (Pendam III/Siliwangi)

Study Tour ke Bali, Pelajar Sumedang Tewas Terseret Ombak

0
Basarnas Bali saat mengevakuasi jasad pelajar Sumedang hanyut di Nusa Penida, Denpasar, Kamis (31/10/2024)

DENPASAR (Aswajanews.id) – Basarnas Bali akhirnya menemukan tubuh seorang pelajar asal Sumedang, Jawa Barat, yang hanyut di Nusa Penida.

Basarnas Bali saat mengevakuasi jasad pelajar Sumedang hanyut di Nusa Penida, Denpasar, Kamis (31/10/2024)

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di arah barat dari lokasi kejadian, sekitar 200 meter dari bibir pantai,” kata anggota Tim Rescue Unit Siaga SAR Nusa Penida Gede Suastra dalam keterangan di Denpasar, Kamis (31/10/2024).

Ia menjelaskan korban bernama Kaisar Akira Ayman (17) siswa SMA IT Sejahtera Sumedang hilang terseret arus saat mandi di Pantai Kelingking, Nusa Penida, saat study tour pada Rabu (30/10) pagi. Kejadian itu viral di mediasosial (medsos).

Informasi awal diperoleh Basarnas Bali dari teman korban bernama Diki (17) yang menjelaskan bahwa mereka sekitar delapan orang berenang bersama di pantai.

“Tiba-tiba ombak besar datang dan menggulung mereka, teman lainnya berhasil menyelamatkan diri, sedangkan korban hilang terbawa arus,” kata Gede Suastra menceritakan kembali.

Kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00 Wita, kemudian Basarnas Bali diterjunkan untuk melakukan pencarian menggunakan rigid inflatable boat (RIB).

Dalam sehari tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi, dimana terlihat dalam video amatir ada sesosok tubuh terombang-ambing namun belum ditemukan titiknya hingga akhirnya pencarian kembali berlangsung pagi tadi.

Suastra mengatakan pagi tadi setelah melanjutkan pencarian dari pukul 06.15 Wita, pukul 09.40 Wita akhirnya tubuh korban ditemukan tanpa menggunakan pakaian dan langsung dievakuasi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian, saya juga menyampaikan rasa duka cita terhadap keluarga korban atas kejadian ini, semoga kejadian ini tidak terjadi lagi,” kata dia.

Ia mengingatkan agar seluruh pengunjung pantai aktif memperhatikan rambu-rambu yang ada, sebab karakteristik tiap pantai di Bali berbeda, selain itu pentingnya pengawasan dari pengelola ke pengunjung. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

KPU Garut Gelar Rapat Koordinasi, Target Sortir Surat Suara Selesai dalam 7 Hari

0

GARUT (Aswajanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut mengalokasikan total 2.057.421 surat suara, merujuk pada jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 2.005.168 pemilih ditambah 2,5% untuk surat suara tambahan, yakni sekitar 52.253.

Berdasarkan keterangan Ketua KPU Kabupaten Garut Dian Hasanuddin, surat suara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut diperkirakan akan tiba di gudang KPU pada Rabu, 30 Oktober 2024, sedangkan surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat akan tiba keesokan harinya.

Dian mengungkapkan, pihaknya sudah menjadwalkan pelaksanaan sortir dan lipat surat suara mulai 2 November 2024 dan ditargetkan selesai dalam waktu tujuh hari.

“Mudah-mudahan semua sesuai dengan rencana, dan rencana yang akan kita libatkan sekitar 500 orang,” kata Dian dalam keterangannya usai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Kedatangan Surat Suara dan distribusi logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, di Aula KPU Kabupaten Garut, Selasa (29/10/2024).

Selama proses sortir dan lipat, pihaknya juga meminta bantuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut untuk menyiapkan tim medis guna memeriksa kesehatan para petugas. Selain itu, Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) diharapkan dapat memonitor gudang-gudang yang digunakan oleh KPU.

Setelah penyortiran dan pelipatan selesai, surat suara dan logistik lainnya akan langsung dikemas dan didistribusikan ke gudang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di seluruh Kabupaten Garut. Pendistribusian ini direncanakan berlangsung selama empat hari, dengan pengawalan dari kepolisian, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dian menjelaskan, tanggung jawab distribusi logistik dibagi secara rinci antara KPU, PPK, dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), termasuk proses pengembalian logistik setelah pemungutan suara. Pihaknya bersyukur atas dukungan semua pihak dan mengajak semua untuk ikut mengawasi proses distribusi ini menjelang pemungutan suara pada 27 November 2024.

“Mudah-mudahan semua rencana ini bisa berjalan dengan lancar, dan kita juga bisa memastikan bahwa semua persiapan kita bisa persiapkan dan pelaksanaan bisa kita laksanakan supaya juga kita bisa melaksanakan evaluasi dengan baik,” ucapnya.

Rakor ini dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Garut, dihadiri perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Desk Pilkada Kabupaten Garut. (Sumber: Diskominfo Garut)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts