Deklarasi Kemenangan Cagub dan Cawagub Jateng nomor 2 di GOR Trisanja Kab Tegal
TEGAL (Aswajanews.id) – Ribuan warga Kab Tegal memadati GOR Trisanja Kab Tegal untuk mendeklarasikan Kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin dalam Pilkada Jateng 2024. Seluruh relawan yang tergabung dalam barisan Lutfi dan Gus Yasin bergerak mendeklarasikan untuk Kemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor 2.
Deklarasi Kemenangan Cagub dan Cawagub Jateng nomor 2 di GOR Trisanja Kab Tegal
Deklarasi dukungan yang dipimpin oleh Akhmad Sururi berlangsung dengan khidmat sembari berdiri dengan menghadap panggung kehormatan. “Kami seluruh relawan Barisan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin Bergerak, berjanji dan bertekad bulat untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan. Gus Yasin. Kami seluruh relawan Kab Tegal akan bergerak dan mengajak seluruh masyarakat Kab Tegal untuk memenangkan pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Periode 2024 – 2029. Kami relawan untuk Kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin bertekad bulat untuk mewujudkan Pilkada yang santun dan damai menuju Jawa Tengah Sejahtera di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin,” tegas Akhmad Sururi yang ditirukan oleh ribuan relawan dari Kab Tegal.
Akhmad Sururi
Dihadapan ribuan masyarakat Kab Tegal, Sururi mengajak bersama untuk mewujudkan Pilkada yang damai, aman dan tentram serta menyejukkan. ” Mari kita wujudkan Pilkada yang damai dan santun dengan menjunjung tinggi nilai nilai akhlakul karimah. Kita tidak boleh menghina atau merendahkan calon lain. Kira junjung moralitas dalam berpolitik menuju Jawa Tengah bermartabat dan hebat,” kata Akhmad Sururi dengan nada yang penuh semangat.
Diakhir orasinya, Akhmad Sururi mengajak semua hadirin untuk selalu berdoa untuk kemaslahatan Jawa Tengah khususnya untuk kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin. Karena doa seluruh relawan akan sangat bermanfaat untuk kemenangan kita bersama.
Setelah deklarasi dan orasi Politik yang sampaikan oleh Akhmad Sururi, dilanjutkan orasi politik dari Kyai Gondrong dari Pemalang. Kyai Gondrong dengan nama asli KH Nur Fuadi, mengajak semua relawan untuk memenangkan pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin pada Pilkada Jawa Tengah yang akan diselenggarakan pada hari Rabu, 27 Nopember 2024. “Pilihan nomer dua adalah pilihan yang tepat untuk Jawa Tengah semakin hebat”.
“Pilihan kita adalah nomor dua, pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin. Oleh karena itu semua warga masyarakat Tegal untuk bersama sama menyukseskan Ahmaad Luthfi dan Gus Yasin. Kedua figur ini merupakan pasangan yang cocok karena berangkat dari nasionalis religius. Maka sekali lagi no dua adalah pilihan yang tepat untuk kita semua.
Turut hadir dan menyampaikan orasi politik saat sebelum Deklarasi pada hari Jumat, 8 Nopember 2024, Kyai Mujamil, dai Kondang dari Kab Pekalongan. (Red/Nas)
Rakor Siaga Darurat Bencana Banjir, Cuaca Ekstrem, Abrasi dan Tanah Longsor
KARAWANG (Aswajanews.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Darurat Bencana Banjir, Cuaca Ekstrem, Abrasi dan Tanah Longsor, dipadukan dengan Raker Forum Pengurangan Bencana yang dilaksanakan di Aula Lantai 3 Gedung Singaperbangsa, Kamis (7/11/2024).
Rakor Siaga Darurat Bencana Banjir, Cuaca Ekstrem, Abrasi dan Tanah Longsor
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Mahpudin meminta kepada masyarakat Kabupaten Karawang untuk waspada menghadapi bencana hidrometeorologi basah menjelang musim penghujan di November 2024 hingga awal tahun 2025.
Ia menjelaskan, bencana hidrometeorologi basah adalah bencana hidrometeorologi yang terjadi akibat adanya cuaca ekstrem, seperti hujan yang sangat lebat melebihi normalnya. Jenis bencana hidrometeorologi ini sering terjadi pada periode musim hujan.
Kelompok bencana hidrometeorologi basah diantaranya yakni meliputi banjir, tanah longsor, dan puting beliung, pergeseran tanah. Pemkab Karawang juga mengantisipasi adanya bencana abrasi dan gelombang ekstrem yang terjadi di wilayah pesisir utara Karawang.
Ia menambahkan, Pemkab Karawang akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait baik dari TNI-Polri, Basarnas dan pihak-pihak lainnya untuk bisa meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi basah tersebut.
“Masyarakat harus waspada menjelang perubahan cuaca dan prediksi curah hujan ekstrem dalam beberapa bulan ke depan, namun masyarakat tetap tenang dan lakukan aktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Di Kabupaten Karawang, tambah dia, terdapat tiga sungai yang berpotensi meluap karena curah hujan tinggi. Yakni Sungai Citarum, Sungai Cibeet dan Sungai Cilamaya. Untuk itu, masyarakat sekitar sungai diminta waspada dan antisipasi tingginya curah hujan.
Selain itu, BPBD juga memetakan beberapa wilayah rawan longsor dan pergeseran tanah. Diantaranya Kecamatan Ciampel dan Tegalwaru. Sementara, untuk wilayah pesisir laut juga harus mewaspadai abrasi dan juga gelombang ekstrem. (Red)
oleh : Akhmad Sururi (Sekretaris PD DMI Kab Brebes)
oleh : Akhmad Sururi (Sekretaris PD DMI Kab Brebes)
Kegiatan “Ngaji Bareng” di masjid menjadi program unggulan PD DMI Kab Brebes. Program tersebut menjadi icon masjid di Brebes yang merupakan bagian dari dakwah Islamiyyah. Dakwah model seperti ini tidak membutuhkan modal finansial yang besar, tapi bisa dilaksanakan dengan secara sederhana.
Kegiatan Ngaji Bareng menjadi bagian dari mengembangkan fungsi masjid untuk ta’lim. Ta’lim dalam ngaji bareng ini semuanya menggunakan kitab kuning. Setiap pengampu ta’lim membawa kitab sebagai bahan kajian ta’lim yang diajarkan secara estafet. Dengan demikian apa yang disampaikan oleh para Kyai atau Ustad yang mengisi program ngaji bareng berlandaskan kepada rujukan kitab yang biasa dikaji di Pesantren.
Gagasan “Ngaji Bareng” berangkat dari pemikirannya H Bahrul Ulum seorang alumni Pondok Pesantren di Jombang yang memiliki perhatian serius terhadap khazanah Pesantren di Kab Brebes. Gagasan yang berlian ini menjadi kekuatan DMI Kab Brebes untuk menggerakkan umat dalam rangka tafaquh fiddin. Lebih dari itu tentu agar suasana masjid lebih hidup dengan munculnya pengajian kitab kuning yang dilaksanakan secara rutin.
“Ngaji Bareng” sebelum menjadi program PD DMI Kab Brebes sudah dilaksanakan di beberapa tempat (masjid, mushola dan rumah anggota) yang melibatkan peserta dari lintas profesi. Ada alumni lintas Pesantren, Kyai Kampung, pegawai, karyawan, guru, dan lainnya. Mereka bisa membaur bersama dalam majlis yang penuh barokah dengan menanggalkan status predikat sosial keseharian.
Ngaji Bareng menjadi pergerakan keilmuan yang mendekatkan mereka dengan suasana dan tradisi Pesantren. Setiap hari hampir tidak ada putusnya kegiatan ” Ngaji Bareng” yang digerakkan oleh H Bahrul Ulum. Mulai di masjid, mushola dan rumah anggota ngaji bareng membentuk suatu komunitas ngaji bareng.
Seiring dengan dahsyatnya perkembangan teknologi dan informasi, ngaji bareng juga disiarkan langsung (live streaming) melalui akun media sosial. Dengan demikian kegiatan pengajian ini bukan hanya diikuti oleh mereka yang ada di lokasi, namun mereka yang ada di rumah, perjalanan dan tempat yang jauh bisa mengikuti kegiatan ngaji bareng.
Melalui kegiatan “Ngaji Bareng” diharapkan akan menjadi icon setiap masjid di desa desa, sehingga masjid tidak hanya untuk shalat jamaah lima waktu. Ikhtiar mengembangkan dan meramaikan masjid dengan “Ngaji Bareng” akan bisa memberikan pencerahan keagamaan kepada jamaah. Dalam konteks ukrawi tentu “Ngaji Bareng” menjadi ladang pahala.
Oleh karena itu program yang baik ini akan menjadi menjadi kontribusi umat Islam untuk mewujudkan nilai nilai religiusitas dalam batin. Semangat religius inilah yang akan mengantarkan kita semua menuju ketentraman dan kedamaian hati. ***
Jadwal Ngaji Kitab Kuning :
Tiap hari Rabu : *Kitab Ihya Ulumuddin Juz 4, Waktu Bada ashar 16.00 s.d. 17.30 WIB Qori KH. Subhan Makmun di Masjid Agung Brebes.
Tiap Rabu Bada Magrib 18.15 s.d. 19.00 WIB di Masjid Kota Baru Jl. Jendral Sudirman (Masjid Ungu/Masjid Alm. KH. Kalyubi) Timur Polres Brebes. Kitab Ihya Ulumuddin Juz 02 Qori Ustad Wahyudin, M.Si
Tiap bada Jumat jam 14.00 s.d. 16.30 WIB di Ponpes Al Bukhori Sengon Tanjung, Qori KH. Hudallah Karim. Aurod Dalail Khoirot dan Kitab Ihya Ulumuddin Juz 01.
Tiap Jumat Bada Isya : Kitab Kasyifatussaja Syarah Safinatunnajah Qori Ustad Nur Kholidin Karangsembung Songgom, Tempat Giliran dirumah anggota Jamiyah. Jam 20.30 s.d. 23.00 WIB.
Tiap Malam Ahad, Ngaji bersama Dewan masjid Indonesia di rumahnya H. Tobroni Sayidi A. Yani Brebes jam 20.00 WIB s.d. 23.00 WIB Semaan Alquran dan Kitab Tahdzib Madarijissalikihin, Qori KH. Mukmin M Syafiq, LC Luwungragi.
Tiap Sabtu pagi jam 08.00 s.d. 13.00 WIB *Pengajian 5 Kitab Jam’iyah Mutabiul Ulama (Jamu) termpat bergiliran Brebes, Tegal, Slawi dan Pemalang. Nama Kitab :
Ihya Ulumuddin
Asybah wan nAdzhoir
Sab’ah Mufidah
Nihayatuz Zain.
Tafsir Munir
Tempat bergantian antar Desa (jadwal)
Tiap malam Rabu, waktu Bada Isya 20.00 s.d. 22.30 WIB di Ponpes Al Fattah Tegalgandu, 4 Kitab yakni Kitab Fathul Muin Qori KH. Husni Faqih, Kitab Al Hikam KH. Zaerukhi Alkhafidz, Kitab Tafsir Munir KH. Jawahir Ahmad, Kitab Syamail Muhamadiyah Gus H. Musyaffa. ***
Rakor DPW FKDT Jateng di aula pertemuan Kanwil Kemenag Jateng
SEMARANG (Aswajanews.id) – Bertempat di aula pertemuan Kanwil Kemenag Jateng Jl. Sisingamangaraja No. 5 Semarang, berlangsung rapat kordinasi (Rakor) persiapan Pemberangkatan dan Pembekalan Kafilah PORSADIN tingkat Nasional dihadiri oleh Ketua Tim MDT Kanwil Kemenag Jateng, Ibu Hj Aini Sa’adah didampingi Hj Sri Puah selaku Ketua Tim LPQ Kanwil Kemenag Jateng.
Rakor DPW FKDT Jateng di aula pertemuan Kanwil Kemenag Jateng
Di hadapan peserta Rakor yang diselenggarakan pada hari Kamis 7 Nopember 2024, Hj Aini Sa’adah menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa membantu sepenuhnya atas semua kegiatan yang terkait dengan Porsadin tingkat nasional. Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah sesuai dengan kemampuannya memberikan bantuan untuk armada Bus dan konsumsi selama perjalanan dan kepulangan dari Lampung.
“Kami berharap meskipun support untuk kegiatan kontingen Jawa Tengah dari Kanwil belum bisa maksimal, namun semoga hasil yang diperoleh bisa maksimal. Ikhtiar dan kerja kerja keras Panitia DPW FKDT Jawa Tengah menjadi bagian yang sangat penting untuk menyukseskan delegasi dari Jawa Tengah. Semoga kontingen Jawa Tengah bisa meraih juara, Amin,” kata Hj Aini.
Di tempat yang sama, Kyai Abdul Rohman selaku ketua DPW FKDT Jawa Tengah menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kanwil Kemenag Jateng. “Kami sampaikan terima kasih kepada Kanwil Kemenag Jateng yang telah mensupport kegiatan Porsadin mulai pelaksanaan tingkat Provinsi sampai dengan pemberangkatan untuk tingkat nasional. Langkah kebersamaan kami dengan Kanwil Kemenag menjadi kekuatan tersendiri bagi FKDT Jawa Tengah, khususnya untuk kegiatan Porsadin,” kata Yai Dur.
Rakor DPW FKDT Jateng di aula pertemuan Kanwil Kemenag Jateng
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kontingen Porsadin dari Jawa Tengah, H. Zahid Hasani menyampaikan beberapa rangkaian kegiatan sebelum pemberangkatan ke Lampung. “Insya Alloh semua peserta nanti akan diberikan pembekalan sekaligus pelepasan yang akan berlangsung di asrama haji Manyaran Semarang. Oleh karena itu semua peserta delegasi Jawa Tengah dari Kab/Kota agar semua datang di asrama haji Manyaran Semarang,” kata Gus Zahid, panggilan akrab Sekretaris DPW FKDT Jawa Tengah.
Lebih lanjut, Kepala Kantor Kemenag Kab Purbalingga menuturkan beberapa lokasi atau tempat yang digunakan untuk kegiatan Porsadin. Termasuk asrama untuk penginapan peserta kontingen dari Jawa Tengah. Beberapa mata cabang lomba akan dipusatkan di Pondok Pesantren An Nur, kecuali untuk mata lomba olahraga bertempat di GOR Metro Lampung.
Hadir dalam kegiatan Rakor DPW FKDT Jawa Tengah, utusan delegasi DPC FKDT Kab/Kota yang meraih juara satu tingkat Provinsi Jawa Tengah yang selanjutnya menjadi delegasi Jawa Tengah. Beberapa jajaran DPW FKDT Jawa Tengah juga tampak hadir dalam pertemuan tersebut. *(Red/Nas)
INDRAMAYU (Aswajanews.id), 8 November 2024 – Kekecewaan mendalam menyelimuti warga Desa Tegal Taman, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, menyusul janji Kepala Desa Makrus Hadi Prayitno yang tak kunjung terpenuhi. Warga menuding Kades Makrus telah mengabaikan permasalahan akses jalan dan irigasi yang terisolir akibat aktivitas PT Tesco Indomaritim. Situasi semakin rumit dengan pernyataan kontroversial dari Ketua Karang Taruna Desa Tegal Taman.
Sejak audensi pertama pada 17 Oktober 2024, Kades Makrus telah memberikan surat pernyataan tertulis yang disaksikan oleh Ketua BPD, Sdr. Rudiyanto. Dalam surat tersebut, Kades Makrus berjanji akan mengembalikan fungsi 3 akses jalan/tanggul dan 3 irigasi air dalam waktu 15 hari kerja. Namun, janji tersebut tak kunjung terealisasi.
“Audensi pertama tertunda karena berbenturan dengan pelantikan KPPS, tapi sampai sekarang janjinya tak kunjung ditepati,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Pada audensi kedua yang digelar pada 7 November 2024 sekitar pukul 11:00 WIB, Kades Makrus kembali dihadapkan dengan pertanyaan warga terkait surat pernyataan tersebut. Ia berdalih bahwa terjadi kesalahpahaman, karena ia mengira hanya irigasi yang perlu diperbaiki. Namun, warga tegas menyatakan bahwa surat pernyataan tersebut secara jelas menyebutkan akses jalan/tanggul dan irigasi air.
“Tanggul dan irigasi ini adalah aset desa yang harus dipertahankan. Kami heran Kades Makrus seolah-olah tidak tahu keberadaan struktur ini, padahal ia sendiri mengaku telah mengenal akses jalan dan irigasi ini sejak kecil,” tegas Ikhwanto S.H.
Puncak kekecewaan warga terjadi saat Kades Makrus tidak hadir dalam pengecekan lokasi yang dilakukan pada pukul 13:00 WIB. Pengecekan tersebut melibatkan pihak kepolisian, pemerintahan desa, BPD, LPM, Karang Taruna, dan 3 perwakilan warga yang ditunjuk untuk menunjukkan titik lokasi yang harus diperbaiki.
“Kades Makrus terkesan menghindar (Kabur/tidak ada dilokasi PT Tesco Indomaritim saat pengecekan) dan tidak serius dalam mencari solusi. Ia tidak bertanggung jawab atas aset desa yang telah diambil alih oleh PT Tesco Indomaritim,” ujar Kardani.
Menambah kompleksitas masalah, Ketua Karang Taruna Desa Tegal Taman, Usman, dalam wawancara dengan media online Ringsatu.id tertanggal 28 Oktober 2024, menyatakan bahwa masyarakat Desa Tegal Taman menyambut baik kehadiran PT Tesco Indomaritim. Pernyataan ini menuai kontroversi mengingat sejumlah warga tengah berjuang mendapatkan hak mereka atas lahan yang terisolir akibat pembangunan PT Tesco Indomaritim.
Warga menduga Usman tidak memahami tupoksi Karang Taruna dan mengabaikan pelanggaran yang dilakukan PT Tesco Indomaritim, termasuk ketidakpemilikan izin dasar dan penutupan saluran irigasi—fasilitas umum milik Pemdes Tegal Taman—sesuai hasil monitoring Ombudsman RI.
Warga Desa Tegal Taman menuntut keadilan dan transparansi dalam penanganan kasus ini. Mereka mendesak Kades Makrus untuk segera mengambil tindakan untuk mengembalikan fungsi akses jalan dan irigasi serta melaporkan PT Tesco Indomaritim kepada pihak berwajib atas dugaan penyerobotan aset desa.
“Kami meminta audit aset desa untuk memastikan bahwa semua aset desa tercatat dengan benar dan tidak ada yang hilang atau dirusak oleh PT Tesco Indomaritim,” tegas Ikhwanto.
Kekecewaan warga Desa Tegal Taman terhadap kinerja Kades Makrus semakin menguat. Ketidakjelasan penanganan masalah akses jalan dan irigasi yang terisolir serta sikap Kades Makrus yang terkesan menghindar, ditambah pernyataan kontroversial dari Ketua Karang Taruna, semakin memperdalam kekecewaan warga.
Kasus ini menjadi sorotan dan menimbulkan pertanyaan penting tentang peran pemerintah daerah dalam melindungi aset masyarakat dan memastikan kesejahteraan rakyatnya. Kasus ini juga menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam menghadapi tindakan perusahaan yang berpotensi berdampak negatif pada masyarakat lokal. (Ikhwanto/Roziki)
Kajati Jabar Kunjungan Kerja ke Kejari Subang dan Kejari Purwakarta
PURWAKARTA (Aswajanews.id) – Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H melakukan rangkaian kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Subang dilanjutkan ke Kejaksaan Negeri Purwakarta pada, Rabu 06 November 2024.
Kajati Jabar Kunjungan Kerja ke Kejari Subang dan Kejari Purwakarta
Dalam kunjungan kerja tersebut Kajati didampingi oleh Asisten Intelijen Eko Adhyaksono, S.H., M.H. Kabag TU Kejati Jabar Surya Budi Darma, S.H., M.H. dan Kasi Penkum Nur Sricahyawijaya, S.H., M.H beserta jajaran.
Dalam kunjungan kerja tersebut Kajati meninjau kondisi kantor dan sarana prasarana seperti ruang barang bukti dan bagaimana manajemen perawatan terhadap barang bukti.
Dalam kesempatan tersebut Kajati bertatap muka secara langsung dengan para pegawai di Aula Tiap Kejaksaan Negeri.
Dalam arahanya Kajati menyampaikan bahwa sebagai insan Adhyaksa para pegawai harus turut serta menjaga nama baik institusi dengan cara bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang, Sesuai arahan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang menekankan dalam setiap pelaksanaan tugas dan amanah yang diemban ini, haruslah dilakukan dengan mengembangkan pola pikir kognitif dan terstruktur yang dilandasi dengan hati nurani, karena hati nurani merupakan barometer kita dalam menegakan hukum, karena dengan hati nuranilah kita akan dapat mencapai dan mewujudkan keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum secara bersamaan tanpa ada yang dikalahkan.
Kajati juga menghimbau agar kebersihan kantor dan kekompakan antar sesama tetap dijaga serta menjalin kolaborasi dalam pelaksanaan tugas serta untuk tiap Satker segera melakukan penyerapan anggaran semaksimal mungkin.
Kajati juga melarang seluruh pegawai terlibat dengan kegiatan yang melanggar hukum seperti judi online dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu Kajati juga mengingatkan agar para pegawai mengindari flexing dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam acara tatap muka Kajati berdialog secara langsung dengan para pegawai mendengarkan masukan-masukan dan kendala yang dihadapi sehingga dapat mencari solusi mengenai masalah tersebut, Kajati juga berkesempatan memberikan bantuan berupa sembako untuk para pegawai Honor dan PPNPN di masing-masing Kejaksaan Negeri. (Kasi Penkum)
Rakornas pemerintah pusat dan pemerintah daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul, Bogor, Kamis (7/11/2024)
BOGOR (Aswajanews.id) – Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan masih ada oknum jaksa yang nakal hingga saat ini. Namun persentasenya saat ini sudah menurun. Hal itu disampaikan Burhanuddin dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul, Bogor, Kamis (7/11/2024). Mulanya, dia berbicara mengenai pemimpin yang bersih dan korup.
Rakornas pemerintah pusat dan pemerintah daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul, Bogor, Kamis (7/11/2024)
“Seorang pimpinan di daerah atau di manapun, kalau pimpinannya bersih, yakinlah anak buah kalian akan takut melakukan pembuatan tercela. Tapi kalau pimpinan kerjanya korup, di bawah adalah rampok, ingat itu. Mari kita berantas korupsi dari diri sendiri,” kata Burhanuddin.
Dia bercerita saat pertama kali masuk kabinet pada lima tahun yang lalu. Saat itu, lanjut Burhanuddin, dia mengatakan bahwa yang dilakukannya adalah bersih-bersih di Kejaksaan.
“Sering saya sampaikan lima tahun lalu masuk ke kabinet. Satu hal yang saya selalu ingat, untuk membersihkan halaman, diperlukan sapu yang bersih. Maka apa yang saya lakukan? saya bersih-bersih dulu di kejaksaan,” jelasnya.
Burhanuddin menyebut masih ada oknum jaksa nakal meski persentasenya sudah turun. Dia berharap agar para jaksa mulai bersih-bersih diri dan memberi contoh ke instansi lain.
“Walaupun jujur sampai saat ini juga, masih ada aja jaksa yang masih nakal, kita akui. Tetapi persentasenya mulai menurun,” bebernya.
“Saya harapkan kalian sebagai sapu para jaksa, bersihkan dirimu sendiri, berikan contoh kepada institusi lain bahwa kalian adalah contoh penegak hukum yang dicintai masyarakat,” lanjut Burhanuddin. (Nas)
Festival Dalang Anak Nasional XVII Tahun 2024 di Gedung Pewayangan Kautaman, TMII, Jakarta Timur, Rabu (6/11/2024)
KARAWANG (Aswajanews.id) – Festival Dalang Anak Nasional XVII Tahun 2024 resmi ditutup pada Rabu malam di Gedung Pewayangan Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (6/11/2024), Acara yang berlangsung selama tiga hari ini memukau para penonton dengan penampilan dalang-dalang muda berbakat dari berbagai daerah di Indonesia, yang bersaing menunjukkan keahlian mereka dalam seni pewayangan.
Festival Dalang Anak Nasional XVII Tahun 2024 di Gedung Pewayangan Kautaman, TMII, Jakarta Timur, Rabu (6/11/2024)
Perwakilan Kabupaten Karawang utusan Provinsi Jawa Barat, Rangga Muhammad Farhan, Alhamdulillah.. meraih Juara Tiga, pada Festival Dalang Anak Nasional yang di tutup oleh Menteri Koperasi.
Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Karawang mengirimkan dalang cilik berbakat, Rangga Muhamad Farhan, sebagai perwakilan Jawa Barat di Festival Dalang Anak Tingkat Nasional 2024.
Bocah berusia 8 tahun ini berasal dari wilayah Tanjungpura, Karawang, dan akan tampil di Gedung Pewayangan Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 5 November 2024 mendatang.
Rangga, yang baru setahun belajar di bawah bimbingan Pepadi Karawang, telah menunjukkan potensi luar biasa dalam seni pedalangan. Ketua Pepadi Karawang, Waya Karmila, menyebutkan bahwa meskipun masih sangat muda, Rangga memiliki mental yang kuat serta kemampuan untuk menjiwai karakter wayang.
“Usianya masih 8 tahun, tapi dia sudah bisa menyesuaikan dengan laras dan musik. Unik sekali,” ujar Waya pada Sabtu, 2 November 2024.
Festival yang diselenggarakan oleh Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Pusat ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap wayang sebagai warisan budaya yang harus terus dilestarikan. Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi yang hadir dalam penutupan acara, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta atas dedikasi mereka dalam melestarikan budaya Indonesia.
“Saya bangga melihat semangat kalian dalam melestarikan budaya bangsa. Pemerintah sangat mendukung upaya seperti ini, terutama Pak Presiden Prabowo yang sangat peduli terhadap pelestarian budaya. Beliau selalu mengingatkan kita akan pentingnya menjaga akar budaya kita,” ungkap Menteri Budi dalam sambutannya.
Menteri Budi juga menekankan bahwa pemerintah siap mendukung pelestarian budaya melalui berbagai program dan fasilitas, termasuk mempromosikan seni dan budaya Indonesia ke tingkat internasional melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Ketua Umum PEPADI Pusat, Insinyur Tumiono, juga menyampaikan pesan kepada para peserta festival yang dengan antusias dan semangat mengikuti acara ini. Ia mengaku bangga dengan anak-anak yang tampil dengan luar biasa, meskipun menghadapi tantangan dalam melestarikan budaya di era modern.
“Yang nantinya akan melanjutkan membawa budaya ke depan di dalam suasana yang tidak mudah dalam menjembatani peradaban di negeri ini. Tentunya anak-anakku semua yang ikut di dalam kontestasi selama tiga hari ini, sesuatu yang luar biasa yang kalian sajikan, dan kalian adalah bukti provinsi dari masing-masing wilayah yang kalian wakili. Dan saya atas nama PEPADI Pusat mengucapkan terima kasih atas keikutsertaan dari anak-anakku sekalian di dalam kontestasi pada tahun ini,” tuturnya.
Penutupan festival ini menjadi simbol komitmen PEPADI dalam mendorong regenerasi seni pedalangan. Partisipasi generasi muda di Festival Dalang Anak Nasional XVII menunjukkan bahwa minat terhadap seni wayang tetap kuat, dan membuktikan bahwa generasi penerus memiliki peran penting dalam menjaga dan mengembangkan budaya Indonesia di tengah arus globalisasii. (Red)
Deklarasi dukungan untuk kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin di GOR Abirama Kab Batang
BATANG (Aswajanews.id) – Deklarasi dukungan untuk kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin di GOR Abirama Kab Batang dihadiri oleh ribuan Relawan masyarakat Kab Batang. Mereka datang dari berbagai pelosok desa di Kab Batang membanjiri gedung olahraga yang berkapasitas ribuan orang.
Deklarasi dukungan untuk kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin di GOR Abirama Kab Batang
Dalam kesempatan tersebut, KH Nur Fuadi selaku Pengasuh Pondok Pesantren Ali Fuadiyah Pemalang mengajak semua relawan untuk memenangkan pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin pada Pilkada bulan Nopember 2024. “Saya mengajak semua relawan untuk bersama memenangkan pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin. Beliau berdua menjadi pasangan yang ideal karena perpaduan antara nasionalis dan religius. Lebih dari itu sosok Gus Yasin telah berjasa besar kepada guru Madin,TPQ dan Pondok Pesantren melalui bantuan insentif dari Pemprov Jawa Tengah,” kata Kyai Gondrong, panggilan akrab KH Nur Fuadi.
Alumni Lirboyo Kediri lebih lanjut menuturkan bahwa Ahmad Luthfi yang pernah menjadi Kapolda Jawa Tengah dulu pernah nyantri di Pondok Pesantren Al Islah Kediri Jawa Timur. Sementara Gus Yasin adalah Putra Kyai Maemun yang jelas jelas dari Pesantren. Oleh karena itu keduanya menjadi figur yang akan membawanya kemaslahatan pendidikan keagamaan dan Pesantren di Jawa Tengah.
Lebih dari itu menurut Kyai Gondrong, kedua pasangan ini (Ahmad Luthfi dan Gus Yasin) berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang baik untuk kesehatan, pendidikan warga Jawa Tengah. Beliau berdua akan ngopeni dan melayani kebutuhan masyarakat Jawa Tengah. Oleh karena itu kita harus berjuang keras untuk memenangkan pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin pada Pilkada Jawa Tengah.
Sebelumnya KH Mujamil selalu Dai Kondang dari Pekalongan menyampaikan bahwa pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin menjadi pilihan kita semua. ” Beliau berdua menjadi pilihan yang sangat tepat untuk memimpin Jawa Tengah. Oleh karena itu sepulang dari tempat ini, hadirin semua memiliki tugas untuk menyampaikan kepada saudara, tetangga dan warga masyarakat Batang pada umumnya untuk mencoblos no 2 saat Pilkada nanti,” kata KH Mujamil.
Kegiatan Deklarasi dan pernyataan dukungan untuk kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin dipimpin oleh Akhmad Sururi. Dihadapan ribuan Relawan Barisan Luthfi dan Gus Yasin Bergerak, dengan nada yang tegas dan semangat, Akhmad Sururi membaca naskah deklarasi dukungan yang diikuti oleh ribuan peserta sambil berdiri.
“Akhmad Lutfi dan Gus Yasin,” teriak Akhmad Sururi, spontan seluruh peserta deklarasi menjawab, menang, menang, menang. Nomor dua, lanjut Sururi, semua hadirin menjawab, pilihan kita semua orang Jawa Tengah.
Acara deklarasi dukungan yang berlangsung pada hari Kamis, 7 Nopember 2024 ditutup dengan doa. Semua hadirin diajak untuk menundukkan kepala seraya dengan khusyuk untuk memohon kepada Allah agar pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin menang dalam Pilkada dan Jawa Tengah semakin maju dan sejahtera. *(Red/Nas)
Beni, Kongo (Aswajanews.id) – Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., melaksanakan pengawasan dan evaluasi (Wasev) ke Satuan Tugas (Satgas) Kizi TNI Konga XX-U Monusco Kongo di Mavivi Beni, Republik Demokratik Kongo, Selasa (05/11/2024).
Turut dalam kegiatan Wasev Asops Kasad Mayjen TNI Christian K. Tehuteru, Waasops Kasad Bid. Siap Ops Brigjen TNI Agus Widodo, S.I.P., M.S.I, Paban VII/Ops LN Sopsad dan Asops Kasdam III/Slw.
Kegiatan Pangdam III/Slw dan Tim di Poskotis Satgas Kizi TNI XX-U Monusco diawali dengan paparan satuan oleh Dansatgas Letkol Czi Dili Eko Setyawan, S.Ak., M.Han. Selanjutnya Pangdam III/Slw mengambil jam pimpinan kepada seluruh anggota Satgas.
Dihadapan prajurit Kodam III/Slw yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI XX-U Monusco, Pangdam III/Slw mengingatkan agar para prajurit selalu menjaga profesionalisme dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas di medan operasi.
“Saya bangga dengan kalian yang telah menunjukkan dedikasi tinggi, ketekunan dan disiplin dalam melaksanakan tugas di luar negeri. Kita sebagai prajurit Siliwangi harus memegang teguh semboyan leluhur kita, Wangsit Siliwangi. Bahwa prajurit Siliwangi tidak pernah gagal dalam melaksanakan tugas,” ucap Pangdam.
Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., juga berpesan tentang pentingnya menjaga semangat juang setiap prajurit Siliwangi dalam menghadapi tantangan tugas di lapangan. Seluruh anggota Satgas harus pandai dalam menjaga moril melalui komunikasi dengan keluarga di tanah air.
“Tugas ini bukan hanya soal keberhasilan individu, tetapi soal kontribusi kita terhadap misi perdamaian dunia. Jangan lupakan jati diri kita sebagai prajurit yang profesional, tangguh dan selalu siap menghadapi berbagai rintangan,” lanjut Mayjen Dadang.
Pangdam III/Slw juga mewanti-wanti agar prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-U Monusco senantiasa menjaga kesehatan, keamanan dan keselamatan diri sesama rekan sejawat, sembari tetap fokus dalam menjalankan misi yang telah diberikan oleh negara dan PBB. (Pendam III/Siliwangi)
Karawang (Aswajanews.id) – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Karawang Teppy Wawan Dharmawan membuka Konferensi Kerja Kabupaten IV PGRI Kabupaten Karawang tahun 2024 Masa Bakti XXII Tahun 2020-2025 yang dilaksanakan di Hotel Akshaya, Selasa (5/11/24).
Kegiatan mengangkat tema Guru Bermutu Indonesia Maju dan dihadiri oleh para pengurus cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kabupaten Karawang.
Dalam kesempatan tersebut, Pjs Bupati Karawang Teppy Wawan Dharmawan menyampaikan apresiasinya kepada para guru atas peranannya dalam mendidik, mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen untuk mendukung program PGRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Kabupaten Karawang. Juga, menyampaikan guru sebagai salah satu gada terdepan dalam mewujudkan Indonesia Emas tahun 2024, sehingga ia berpesan kepada seluruh peserta yang hadir untuk terus berkolaborasi, bersinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan.
Sementara itu, Ketua PGRI Jawa Barat Drs. H. E Kusdinar MPd menyampaikan bahwa konferensi kerja tingkat kabupaten ini dilakukan untuk membahas berbagai program kerja dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Senada dengan hal tersebut, ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut mampu menghasilkan berbagai program baik yang berdampak dalam pembangunan di bidang pendidikan. (Red)
Pemeriksaan urine dan pengecekan aplikasi judi online terhadap anggota Sat Samapta Polres Garut, Selasa (05/11/2024).
GARUT (Aswajanews.id) – Polres Garut dipimpin Kasi Propam Iptu Budiman Suhardiana, S.H., serta anggota Provos Polres Garut melakukan pemeriksaan urine dan pengecekan aplikasi judi online terhadap anggota Sat Samapta Polres Garut, Selasa (05/11/2024).
Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor Propam Polres Garut dan merupakan bagian dari tindak lanjut implementasi program prioritas Kapolri terkait transformasi menuju Polri yang presisi.
Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa anggota kepolisian bebas dari penyalahgunaan narkoba dan zat terlarang lainnya.
Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., mengatakan bahwa selain tes urine juga di lakukan pemeriksaan Judi online.
Sebanyak 50 personel anggota Sat Samapta Polres Garut menjalani tes urine dan pengecekan aplikasi judi online pada HP masing-masing.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan aplikasi judi online pada perangkat mereka, untuk hasil test urine semua dinyatakan negative.
Lanjut Fajar, Tes urine dan pemeriksaan palikasi Judi Online ini untuk mengingatkan pentingnya mengikuti aturan dan kode etik profesi Polri.
“Kami berharap anggota Polres Garut dapat menjalankan tugas dengan baik dan menghindari pelanggaran, baik itu terkait narkoba, judi online, maupun pelanggaran lainnya.
“Kami berkomitmen untuk menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Oleh karena itu pemeriksaan tes urin dan aplikasi judi online ini penting di lakukan sebagai langkah pencegahan terhadap perilaku yang tidak sesuai dengan Etika Kepolisian,” ujar Fajar. (Red)
Oknum Polisi Pukul Sopir Taksi Online Berakhir Damai (Fhoto: Ist)
JAKARTA (Aswajanews.id) – Kejadian seorang oknum anggota polisi yang kembali mempertontonkan sikap arogansinya kepada anggota masyarakat yang merupakan sopir taksi online, RF (37), baru-baru ini seakan menambah catatan kelam citra institusi Polri.
Bagaimana tidak, kejadian yang tidak patut dicontoh tersebut berawal saat penumpang taksi online yang merupakan anggota polisi berpangkat satu melati emas di pundak tersebut tidak memahami aturan yang tidak boleh dilanggar setiap driver taksi online.
Oknum Polisi yang terakhir diketahui bertugas di Polda Maluku awalnya duduk di bagian belakang mobil bersama dengan seorang wanita meminta kepada driver untuk merubah rute perjalanan.
Jelas hal tersebut akan ditolak oleh driver karena sudah menjadi aturan baku dari managemen agar setiap pengemudi menjemput dan mengantar costumer sesuai titik yang tercantum pada aplikasi.
Akibat penolakan tersebut menyebabkan perdebatan yang tidak terelakan, bahkan membuat oknum polisi yang diketahui bernama Bambang Surya Wiharga membuka pintu mobil dan menonjok wajah driver.
Setelah menonjok, pelaku dan teman wanitanya segera keluar dari mobil. Aksi kekerasan tersebut terekam oleh kamera tersembunyi yang ada dalam taksi online. “Ini ada rekaman loh, ada rekaman, gue laporin lu nonjok gua, awas lu,” kata korban kepada pelaku.
Sementara itu, pelaku yang sudah berada di luar mobil terlihat kesal dan mempertanyakan ancaman korban.
Dari penelusuran, terungkap bahwa pria yang menonjok sopir taksi online tersebut merupakan Kasubdit Penegakan Hukum di Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku. Kini, Bambang harus menanggung akibat perbuatannya. Ia telah dicopot dari jabatannya dan dipindahkan ke bagian Pelayanan Markas (Yanma) Polri oleh Kapolda Maluku. “Dijadikan pamen Yanma,” ujar Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Aries Aminullah, kepada wartawan baru-baru ini.
Peristiwa ini tentu menambah panjang daftar kekerasan yang melibatkan anggota Polri terhadap masyarakat, dalam hal ini seorang sopir taksi online.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) pada 1 Juli 2024, tercatat 645 kasus kekerasan yang melibatkan anggota Polri sejak Juli 2023 hingga Juni 2024.
Dari jumlah tersebut, 460 peristiwa terkait penembakan, 52 kasus penganiayaan, 37 kasus penyiksaan, 49 penangkapan sewenang-wenang, 37 peristiwa pembubaran, dan 33 intimidasi. KontraS menyebut, kekerasan yang melibatkan anggota Polri itu menyebabkan 754 korban luka dan 38 korban tewas.
Dengan demikian, kasus Kompol Bambang yang memukul RF ini menyoroti pentingnya kontrol diri dan profesionalisme di tubuh Polri.
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti, menyayangkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota polisi Kompol Bambang terhadap sopir taksi online.
Menurut Poengky, apapun masalah yang muncul, seharusnya diselesaikan dengan cara komunikasi yang baik, tanpa perlu emosi bahkan terjadi kekerasan.
“Seharusnya masalah apapun bisa diselesaikan dengan komunikasi. Jangan sampai emosi menguasai, menunjukkan kekuatan, lalu memukul orang yang dianggap lemah,” ujar Poengky dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (5/11/2024).
Kompolnas juga mengapresiasi langkah tegas Kapolda Maluku yang langsung mencopot Kompol Bambang dari jabatannya. Menurut Poengky, langkah tersebut menunjukkan keseriusan Polri dalam menanggapi pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya. Namun, Poengky menekankan pentingnya agar Kompol Bambang diperiksa lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran kode etik.
“Semestinya Kompol BSW bisa diproses secara pidana, namun karena perdamaian telah tercapai dan laporan dicabut, proses pidana dihentikan. Namun, langkah etik tetap harus diambil untuk memberikan efek jera,” tambah Poengky.
Di sisi lain, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Hasibuan, juga memberikan pandangannya terkait insiden tersebut. Tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh Kompol Bambang terhadap warga dianggap tidak dibenarkan, terutama jika dilakukan tanpa alasan yang jelas dan sah menurut hukum.
Polisi sebagai penegak hukum, seharusnya mengedepankan profesionalisme dan menjaga diri agar tidak terjerumus ke dalam tindakan arogansi yang melanggar hukum.
“Apapun yang terjadi, jika seorang polisi melakukan penganiayaan, itu adalah pelanggaran hukum. Polisi adalah pengayom dan pelindung masyarakat, jadi tindakan kekerasan seperti itu tidak boleh terjadi,” tegas Edi.
Oknum Polisi Pukul Sopir Taksi Online Berakhir Damai (Fhoto: Ist)
Meskipun ada kemungkinan penyelesaian melalui jalur mediasi atau perdamaian antara korban dan pelaku, hal tersebut tidak seharusnya mengesampingkan proses hukum yang ada. Menurut Edi, penting bagi Polri untuk menunjukkan bahwa tindakan kekerasan oleh aparat kepolisian tidak akan dibiarkan begitu saja.
“Kami minta kepada Polda Maluku agar diproses secara hukum karena bagaimanapun juga itu adalah masyarakat,” ujar Edi.
Insiden ini menjadi pelajaran penting bagi Polri bahwa emosi tidak boleh menguasai tindakan, apalagi jika melibatkan aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi teladan.
Proses hukum yang adil dan tegas, baik secara pidana maupun etik, diperlukan untuk memastikan bahwa peristiwa seperti ini tidak terulang lagi.
Institusi Polri, yang memiliki tugas mulia untuk menjaga keamanan dan ketertiban, harus bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, termasuk dalam hal pengendalian diri dan menyelesaikan masalah secara profesional.
Dengan adanya sanksi tegas terhadap Kompol Bambang, diharapkan dapat memberikan efek jera dan menjadi langkah awal dalam memperbaiki citra Polri yang lebih humanis dan berintegritas.
Lembaga Polri adalah merupakan salah satu lembaga yang dicintai oleh masyarakat. Untuk itu sudah sepatutnya lembaga ini tidak diisi oleh anggota yang memiliki arogansi kekuasaan dalam menghadapi masyarakat. Anggota polri yang dicintai oleh masyarakat adalah anggota yang humanis dan mengedepankan profesionalisme. (Red)
Akhmad Sururi selaku Wakil Ketua DPW FKDT Jateng saat memberikan pengarahan dihadapan Pengurus DPC FKDT Kab Jepara dan Kepala Madin se-Kab Jepara
JEPARA (Aswajanews.id) – Dewan Pengurus Wilayah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPW FKDT) Jawa Tengah bergerak dan melangkah untuk kemaslahatan Madrasah Diniyah se-Jawa Tengah. Apa yang dilakukan oleh DPW FKDT Jawa Tengah menjadi bagian dari ikhtiar untuk mewujudkan pendidikan Madin di Jawa Tengah berkualitas dan sejahtera para gurunya. Hal tersebut tentu tidak dari kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang berhubungan dengan angggaran.
Akhmad Sururi selaku Wakil Ketua DPW FKDT Jateng saat memberikan pengarahan dihadapan Pengurus DPC FKDT Kab Jepara dan Kepala Madin se-Kab Jepara
Anggaran yang terkait dengan insentif guru Madin se-Jawa Tengah tidak lepas dari langkah politis yang dilakukan Gus Yasin sebagai Wagub Jawa Tengah. Saat sebelum menjadi Wagub, beberapa kali DPW FKDT Jawa Tengah bertemu dengan Gus Yasin untuk memohon agar Guru Madin mendapatkan insentif dari APBD Jawa Tengah. Jadi sejarah insentif guru Madin di Jawa Tengah tidak terlepas dari DPW FKDT Jawa Demikian disampaikan oleh Akhmad Sururi selaku Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah saat memberikan pengarahan dihadapan Pengurus DPC FKDT Kab Jepara dan Kepala Madin se-Kab Jepara Jawa Tengah usai Pelantikan DPC FKDT Kab Jepara massa khidmat 2024 – 2029.
“DPW FKDT Jawa Tengah menyajikan data guru Madin se Jawa Tengah sebagai bahan untuk menentukan kebijakan anggaran Provinsi Jawa Tengah. Dan hasilnya bisa dirasakan oleh seluruh guru Madin, LPQ dan Pondok Pesantren se-Jawa Tengah. Tentu ini menjadi bagian dari langsung pergerakan DPW FKDT Jawa Tengah melakukan pendekatan dengan Pejabat dalam hal ini Wagub Jawa Tengah (Gus Yasin) agar memiliki keberpihakan kepada Madin,” kata Akhmad Sururi.
Menurut Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, kebijakan insentif guru Madin di Jawa Tengah karena tidak diperkuat dengan Pergub Jawa Tengah, akhirnya pada masa transisi dari Gubernur dan Wakil Gubernur definitif berpindah ke Pj Gubernur hampir saja anggaran tersebut berpindah alias guru Madin, LPQ dan Pondok Pesantren tidak lagi mendapatkan insentif sebagaimana lima tahun sebelumnya. Hal ini tentu akan menjadi masalah besar bagi komunitas Madin, LPQ dan Pondok Pesantren se-Jawa Tengah.
Oleh karena itu lanjut alumni Lirboyo Kediri, saat dirinya merima berita tersebut di media online, malam hari mencoba menghubungi salah satu anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKB DPRD. Ternyata benar bahwa anggaran tersebut mau dialihkan untuk sektor lain. Sebagai langkah solusi FKDT Jawa Tengah diminta mengajukan audiensi dengan DPRD Provinsi Jawa Tengah untuk menyatakan keberatannya atas pengalihan anggaran tersebut, alias menolak penghapusan anggaran insentif guru Madin.
Sururi menuturkan, saat audiensi di ruang rapat Fraksi PKB, Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Kyai Abdul Rohman menyatakan menolak rencana pengalihan angggaran guru Madin. Penolakan tersebut juga didukung oleh perwakilan guru Swasta di Jawa Tengah. Kebetulan kami ikut mendampingi Ketua pada saat pertemuan tersebut. Bahkan ada usulan, kalau sampai terjadi pengalihan maka seluruh guru Madin akan turun jalan alias demo. Namun dalam forum tersebut sepakat untuk menyerahkan kepada anggota legislatif dari PKB untuk melakukan loby politik dengan prinsip yang penting berhasil. Karena kalau guru Madin sampai turun jalan atau demo terkesan kurang etis.
“Alhamdulillah setelah dilakukan pendekatan politik bersama dengan Sekda Provinsi Jawa Tengah, anggaran insentif guru Madin tidak jadi dialihkan, artinya masih ditetapkan pada tahun anggaran 2024. Untuk memastikan bahwa anggaran tersebut dalam posisi aman, pimpinan fraksi PKB DPRD Jawa Tengah mengundang DPW FKDT Jawa Tengah untuk mengikuti syukuran bersama dengan Sekda Provinsi Jawa Tengah. Syukuran karena anggaran insentif batal dialihkan, sehingga 2024, seluruh guru Madin tetap mendapatkan insentif yang setiap bulan Rp 100.000, tiap guru Madin,” sambung Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah.
Dihadapan para pengurus FKDT dan Kepala Madin se Kab Jepara, Akhmad Sururi mengajak bersama untuk menjaga kekompakan. “Kekompakan dalam berjamaah itu menjadi kekuatan dalam organisasi. Lebih dari itu kolaborasi dengan beberapa pihak itu juga menjadi bagian untuk menuju suksesnya organisasi dalam menjalankan program kegiatan. Bersama dengan Kemenag dan Pemda Jepara serta beberapa ormas keagamaan jalan komunikasi yang baik untuk mewujudkan cita-cita bersama mewujudkan tujuan pendidikan nasional,” pungkas Akhmad Sururi.
Pertemuan yang berlangsung di resto Maribu Jepara dalam rangka Pelantikan DPC FKDT Kab Jepara pada hari Minggu,3 Nopember 2024 dihadiri oleh Pj Bupati dan Kepala Kantor Kemenag Kab Jepara. Tampak hadir dalam acara tersebut, Kabag Kesra Setda Jepara, Kasi PD Pontren Kemenag dan Pengasuh Pondok Pesantren Balekambang selaku Pembina DPC FKDT Kab Jepara.
Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum DPP FKDT, KH Lukman Hakim memberikan pengarahan dihadapkan Pengurus dan Kepala Madin. Dalam pengarahannya, Ketua Umum berpesan untuk senantiasa menjaga soliditas dan kekompakan dalam berorganisasi. (Red/Nas)
Deklarasi dan Dukungan untuk Ahmad Luthfi dan Gus Yasin dihadiri oleh KH Nur Fuadi dari Pemalang, KH Mujamil dari Pekalongan dan Akhmad Sururi dari Brebes
PEKALONGAN (Aswajanews.id) – Ribuan relawan dari Kota Pekalongan dan Kab Pekalongan memadati GOR Medono Kota Pekalongan dalam rangka Deklarasi dan dukungan untuk kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin. Mereka datang dari berbagai penjuru di wilayah Kota dan Kab Pekalongan. Dengan berkaos bertuliskan “Barisan Luthfi Taj Yasin Bergerak.”
Deklarasi dan Dukungan untuk Ahmad Luthfi dan Gus Yasin dihadiri oleh KH Nur Fuadi dari Pemalang, KH Mujamil dari Pekalongan dan Akhmad Sururi dari Brebes
Kegiatan Deklarasi dan Dukungan untuk Ahmad Luthfi dan Gus Yasin dihadiri oleh KH Nur Fuadi dari Pemalang, KH Mujamil dari Pekalongan dan Akhmad Sururi dari Kab Brebes. Masing-masing menyampaikan orasi politik untuk mendukung kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Di hadapan ribuan relawan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin, KH Mujamil mengajak semuanya untuk memenangkan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor dua. “Bapak dan Ibu semuanya jangan lupa tanggal 27 Nopember 2024 untuk memilih Ahmad Luthfi dan Gus Yasin no urut dua. Ini adalah pilihan yang tepat untuk memimpin Jawa Tengah limat tahun kedepan,” kata KH Mujamil dai kondang dari Kab Pekalongan.
Orasi politik dalam deklarasi yang diselenggarakan pada hari Rabu, 6 Nopember 2024 di GOR Medono Kota Pekalongan juga disampaikan oleh KH Nur Fuadi, selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al Fuadiyah Pemalang. Dalam orasinya Beliau mengatakan bahwa Ahmad Luthfi dan Gus Yasin menjadi pilihan yang tepat untuk mengantarkan Jawa Tengah lebih maju.
Seluruh Relawan Barisan Luthfi dan Yasin bergerak meneriakan yel yel Ahmad Luthfi dan Gus Yasin, menang, menang, menang sambil mengacungkan jari simbol angka dua. Mereka dengan kompak yang dikomando oleh Kyai Gondrong, panggilan akrab KH Nur Fuadi, mengangkat tangan pertanda semangat untuk mendukung pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin.
Akhmad Sururi memimpin pernyataan Deklarasi dan Dukungan untuk kemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin
Sementara itu kegiatan pernyataan Deklarasi dan Dukungan dipimpin oleh Akhmad Sururi. Saat semua hadirin berdiri, kalimat deklarasi dibacakan dengan suara yang lantang dan penuh semangat. “Kami seluruh relawan Barisan Luthfi dan Gus Yasin Bergerak, berjanji akan mendukung dan memenangkan pasangan Cagub-Cawagub Ahmad Luthfi dan Gus Yasin No dua. Kami bertekad bulat untuk mengajak seluruh warga masyarakat Kota Pekalongan dan Kab Pekalongan untuk memenangkan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2014 – 2029.” Demikian bunyi deklarasi yang ditutup dengan pekikan, Ahmad Luthfi Gus Yasin, menang, menang menang. (Red/Nas)
BREBES (Aswajanews.id) – “Kita berharap melalui Peraturan Bupati Brebes tentang MDT (Madrasah Diniyah Takmiliyah) masyarakat dapat meningkatkan kepedulian dan perhatian terhadap MDT. Kehadiran MDT sesungguhnya sangat penting untuk membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia. Kita turut prihatin dengan kondisi anak anak setingkat remaja di kalangan pelajar yang sering terjadi tawuran dan tindakan kriminalitas lainnya. Oleh karena itu kehadiran MDT dengan pembelajaran keagamaan akan memperkuat keyakinan beragama, sehingga terhindar dari tindakan kenakalan remaja dan kriminalitas lainnya,” kata Akhmad Sururi sesat setelah menghadap Asisten Satu Sekda Brebes pada hari Selasa, 5 Nopember 2024.
Akhmad Sururi menghadap Asisten Satu Sekda Brebes
Menurut Akhmad Sururi, sebagai seorang muslim tentu harus memiliki pengetahuan agama Islam yang mencukupi sebagai bekal kehidupan. Fakta di lapangan masih banyak siswa pada lembaga pendidikan formal (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK) yang masih sangat minim pengetahuan agamanya. Akibatnya amaliah dan ibadahnya tidak dipenuhi sebagaimana kewajiban muslim yang sebenarnya. Banyak anak anak kita yang masih sangat minim pengetahuannya amaliah ibadah, bahkan meninggalkan kewajiban bukan menjadi beban untuk mereka.
“Kehadiran pemerintah dalam hal ini Kab Brebes sangat penting dalam rangka rekognisi MDT. Dengan demikian eksistensi MDT di tengah tengah masyarakat terua dilestarikan sebagai lembaga yang menanamkan moral keagamaan sejak usia dini. Era saat ini dengan perkembangan teknologi dan informasi yang dahsyat dibutuhkan penguatan moral untuk para generasi. Dengan demikian mereka bisa menghadapi dengan kekuatan aqidah dan akhlak yang kuat,” kata alumni Lirboyo Kediri.
Akhmad Sururi
Sururi menuturkan, dirinya bersama H Bahrul Ulum selaku aktivis pendidikan di Brebes sengaja datang menemui Asisten Satu dan Kabag Kesra Setda Brebes dalam rangka tindak lanjut penyerahan draf Perbup tentang Madin pada saat Hari Santri Nasional. Lebih dari itu Sururi berharap draf Perbup segara dibahas agar Madin di Brebes memiliki legalitas di daerah. Meskipun masih sebatas Perbup, namun kehadiran regulasi ini akan sangat berimbas kepada masa depan MDT di Brebes.
“Alhamdulillah, Bapak Khaerul Abidin selaku Asisten Satu siap untuk menindaklanjuti dan akan memfasilitasi pertemuan terkait dengan pembahasan draft Perbup MDT Brebes. Beliau sangat respek terhadap MDT, dan mendukung langkah langkah yang dilakukan oleh FKDT Kab Brebes. Insya Allah dalam waktu dekat akan ada pertemuan antara Bagian Kesra, Kemenag, Dindikpora dan OPD lain yang terkait untuk membahas draft Perbup MDT,” kata Akhamad Sururi.
Setelah bertemu dengan Asisten Satu, Ahmad Sururi bersama dengan H Bahrul Ulum menuju ruang Bagian Kesra Setda. Di ruang tersebut Plh Kabag Kesra, Nadzirin dan Kasubag Keagamaan Mas Faiq menyambut dengan hangat sambil ngobrol santai terkait dengan Draf Perbup MDT.
Ketua DPC FKDT mengatakan, bersama dengan bagian kesra menyusun langkah langkah untuk penyusunan Perbup. Ada lima tahapan yang akan ditempuh untuk merealisasikan Perbup MDT sebagaimana yang disampaikan oleh H Bahrul Ulum. (Red/Nas)
INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Yulyana Devi, warga asal Kabupaten Cirebon, kini mengalami kejadian menyedihkan di tempatnya dirinya bekerja. Pasalnya, selama lima hari dirinya tidak diperbolehkan pulang ke rumah orangtuanya, termasuk di hari libur kerja, oleh Yansur, selaku koordinator cabang. Dengan dalih, masih dalam proses audit keuangan. Lebih ironi ia dituding menggelapkan uang kantor. Hal itu dituturkan Yuyana Devi.
Solehudin, Kepala Cabang Koperasi Mitra Dhuafa, saat dikonfirmasi Wartawan, bahwa dirinya membenarkan adanya kejadian tersebut, pada Senin (04/11), tepatnya di Jalan Kopral Dali, Kelurahan Lemah Abang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
“Terkait informasi penyekapan, itu tidak benar. Hanya saja, dia tidak diperbolehkan pulang selama proses audit belum selesai, dan itu juga atas perintah Pak Yansur selaku Korcab,” ungkapnya, Senin (4/11/2024).
Disinggung soal perampasan kunci sekaligus motor Honda Beat milik Yuly, Solehudin, menyampaikan, bahwa, motor tersebut hanya sebagai bukti pertanggungjawaban saja, dan itu pun sudah diserahkan ke pihak kuasa hukumnya.
“Soal kendaraan motor, kami hanya menyimpannya sebagai bahan pertanggungjawaban dirinya kepada koperasi. Adapun kunci serta motor, itu sudah diambil oleh pihak kuasa hukumnya Pak Suwandi dari Cirebon, kunci motor memang ada pada saya, tapi atas perintah pak Yansur korcab, (Red),” ujarnya.
Sementara, menurut pengakuan Yuly, bahwa dirinya, selama 5 hari dilarang keluar jauh dari kantor, dan selama itu juga dalam keadaan perut kosong. Lebih lagi, izin untuk mengambil barang yang berada di bagasi jok motornya pun tidak bisa, lantaran kendaraan dan kunci motor sudah dipegang oleh Solehudin.
Uswandi, kuasa hukum Yulyana Devi, ia juga akan melakukan upaya-upaya hukum atas dasar ungkapan kliennya, terkait tindakan pihak koperasi yang dinilai tidak sesuai prosedural. Di mana diketahui, bahwa, jika mengacu ke pasal 333 KUHP, ayat 1, yang menyatakan bahwa, “sanksi seseorang, atau dengan sengaja mempertahankan hak orang lain atau perampasan itu sudah melanggar, sanksi pidana dengan ancaman kurungan delapan tahun penjara,” tegas dia.
Sementara Yansur, korcab. Sampai berita ini ditayangkan dirinya masih belum ada penjelasan.
Infomasi tambahan; selain buka cabang di tengah Kota Indramayu, Koperasi Mitra Dhuafa juga memiliki Kantor cabang di Kecamatan lainnya, yakni di Kecamatan Haurgeulis, Kecamatan Patrol, Kecamatan Karangampel, dan juga di Kecamatan Terisi. Adapun berdiri dan hadirnya Koperasi Mitra Dhuafa di Kota Indramayu, sudah semenjak tahun 2015 silam. (Sn)
Karawang (Aswajanews.id) – Polres Karawang kembali berhasil mengamankan sebanyak 23 tersangka kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan obat keras tertentu (OKT).
Kapolres Karawang AKBP Edwar Zulkarnain dalam konferensi persnya menyampailkan ada sebanyak 18 kasus dengan total 23 tersangka kembali diamankan.
“13 kasus dengan 17 tersangka kasus narkotika sabu, ganja dan tembakau sintetis, sedangkan lima kasus OKT dengan enam orang tersangka,” ujar Kapolres, Senin 4 November 2024.
Kapolres mengatakan, para tersangka kasus narkotika seluruhnya adalah pengedar yang beroperasi di wilayah Karawang.
“Sehingga Polres Karawang sepanjang September hingga November 2024. Kami telah mengamankan sebanyak 55 tersangka kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan OKT,” jelas Kapolres.
Dari pengungkapan kali ini Polres Karawang berhasil menyita barang bukti diantaranya, sabu seberat 75,41 gram, ganja seberat 838,5 gram, tembakau sintetis seberat 101,3 gram dan OKT sebanyak 6.823 butir.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 141 ayat 1 jo Ayat 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tabun 2009 dan Pasal 435 UU RI Nomor 17 Tahun 2023.
“Barangsiapa mengedarkan, menguasai dan memiliki narkotika jenis sabu dipidana penjara minimal 5 tahun, maksimal seumur hidup,” kata Kapolres.. (Liputan : Ahmad Z)
Cimahi (Aswajanews.id) – Pemerintah Daerah Kota Cimahi memperoleh 2 penghargaan di ajang Satu Data Jabar Awards (SDJA) 2024 dengan meraih Juara 1 dalam kategori Tata Kelola Data Geospasial dan kategori Perencanaan Data Statistik Sektoral Terbaik di Provinsi Jawa Barat. Penghargaan ini diberikan dalam acara Festival Literasi Digital (Viral) Jawa Barat 2024, yang diadakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat di Hotel Aryaduta Bandung, Kamis (31/10).
Penjabat (Pj.) Wali Kota Dicky Saromi Cimahi menyambut gembira dan memberikan apresiasi atas penghargaan yang diterima oleh Pemkot Cimahi. “Saya sekarang berada di Hotel Aryaduta Bandung sekaligus menerima tiga penghargaan. Yang pertama adalah 2 penghargaan untuk Kota Cimahi, yaitu Perencana Data Statistik Sektoral Terbaik untuk kategori kabupaten kota se-Jawa Barat dan satu lagi adalah Tata Kelola Data Geospasial Juara 1 juga untuk kabupaten/kota se-Jawa Barat, dan ini juga yang tak kalah terbaiknya juara ketiga (DPMD Provinsi Jawa Barat).
“Penyelenggara Data Statistik Sektoral untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Provinsi Jawa Barat. Tentu penghargaan ini adalah penghargaan yang sangat benar-benar kami banggakan karena mengapresiasi tugas yang telah kita laksanakan selama ini,” ungkap Dicky seusai menerima penghargaan SDJA 2024.
Penghargaan Satu Data Jabar Awards merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan Satu Data Indonesia di Jawa Barat. Penilaian dalam ajang ini mencakup lima domain utama, yaitu kebijakan, kelembagaan, sumber daya manusia, penyelenggaraan Satu Data Indonesia, dan pemanfaatan data. Penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi, mengevaluasi, dan mengapresiasi produsen data di tingkat provinsi.
Satu Data Jabar Awards, menurut Kepala Diskominfo Jabar Ika Mardiah adalah ajang penilaian untuk mengapresiasi, kreativitas, kinerja dan inovasi pada penyelenggaraan satu data Indonesia tingkat Provinsi Jawa Barat dan kabupaten/kota serta meningkatkan kolaborasi antar pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Jawa Barat yang berkelanjutan.
Pemerintah Daerah Kota Cimahi dalam pengelolaan urusan Statistik mendapat penghargaan karena telah memiliki Tatakelola Satudata, Arsitektur SPBE, Arsitektur Satu Data berdasarkan Urusan Pemerintahan, Roadmap/Rencana Aksi selama 5 Tahun, Daftar Data Prioritas dan Kebutuhan Data Perangkat Daerah, serta dilengkapi 29 SOP Penyelenggaraan Statistik Sektoral. Sedangkan dalam tata kelola data Geospasial Pemerintah Daerah Kota Cimahi telah memiliki peta foto udara atau peta ortho skala 1: 1000 utk seluruh wilayah kota Cimahi dan proses pemanfaatan datanya dilakukan melalui aplikasi Data Ngahiji yang mengumpulkan semua data dan informasi geospasial didalam satu wadah dan kedepannya dapat dilakukan berbagi pakai dalam pemanfaatannya. Data Ngahiji merupakan tools dalam penyelenggaraan tata kelola geospasial di Kota Cimahi yang merupakan bagian dari Satu Data Kota Cimahi dan perwujudan Kebijakan Satu Data Indonesia di Kota Cimahi. (Sinto)
INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Setelah lulus sekolah masuk kerja di Perusahaan Koperasi Mitra Dhuafa Cabang Kabupaten Indramayu, agar bisa membantu ekonomi keluarga, namun naas, Yulyana Devi warga asal Kabupaten Cirebon harus mengalami kejadian yang tidak diinginkan di tempatnya ia bekerja. Selama lima hari dirinya tidak diperbolehkan untuk pulang ke rumah termasuk dihari libur djrinya harus kerja oleh Korcab Yansur, (selaku kordinator cabang) lantaran hasil Audit diduga sudah menggelapkan uang kantor. Hal itu dikatakan Oleh Yulyana Devi.
Solehudin, selaku kepala cabang koperasi Mitra Dhuafa pihaknya membenarkan dengan adanya kejadian itu kepada media saat ditemui di kantornya yang bertempat di Jalan Kopral Dali, Kelurahan Lemah Abang Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (04/11/2024).
“Terkait informasi penyekapan, itu tidak benar, hanya saja dia tidak diperbolehkan pulang selama proses audit belum selesai dan itu juga atas perintah pak Yansur selaku Korcab,” ungkapnya.
Disinggung soal perampasan kunci sekaligus motor Honda Beat milik Yuly, Solehudin menyampaikan bahwa motor tersebut sebagai bukti pertanggungjawaban dan sudah diserahkan pihak kuasa hukumnya.
“Soal kendaraan motor kami hanya menyimpannya sebagai bahan pertanggungjawaban dirinya kepada koperasi, adapun kunci serta motor itu sudah diambil oleh pihak kuasa hukumnya pak Suwandi dari Cirebon, makanya kaget ada teman-teman media dating,” ujarnya.
Yulyana mengatakan, dirinya selama 5 hari dilarang keluar jauh dari kantor dan selama itu juga dalam keadaan perut kosong. “Lebih lagi izin untuk mengambil barang yang berada di bagasi jok motornya pun tidak bisa, karena kendaraan dan kunci motor sudah dipegang oleh Kacab Solehudin,” kata dia.
Dengan demikian Uswandi, kuasa hukum Yulyana Devi juga akan melakukan upaya-upaya hukum atas dasar ungkapan kliennya terkait tindakan pihak koperasi yang dinilai tidak sesuai prosedural.
“Saya yang diberi kuasa oleh Yulyana klien saya akan kami tempuh upaya hukum karena pihak koprasi ini saya anggap tidak sesuai prosedural,” tegasnya.
Infomasi tambahan. Selain buka cabang di tengah kota Indramayu, Koperasi Mitra Dhuafa juga memiliki beberapa kantor cabang di Kecamatan lainya, yakni di Kecamatan Haurgeulis, Kecamatan Patrol, Kecamatan Karangampel, dan juga di Kecamatan Terisi, adapun berdirinya Koperasi Mitra Dhuafa hadir di Kota Indramayu sudah lama semenjak tahun 2015 silam. (Sn)