Google search engine
Beranda blog Halaman 128

Bareskrim Ungkap Pabrik Narkoba di Kab Bandung

0
Bareskrim bersama Polda Jabar saat sesi jumpa pers pasca pengungkapan pabrik narkoba 'happy water' di Bojongsoang, Kab Bandung, Kamis (12/12/2024)
Bareskrim bersama Polda Jabar saat sesi jumpa pers pasca pengungkapan pabrik narkoba ‘happy water’ di Bojongsoang, Kab Bandung, Kamis (12/12/2024)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Bareskrim Mabes Polri melalui Ditresnarkoba Polda Jawa Barat bersama-sama dengan Bea Cukai Jawa Barat dan Dirjen Bea dan Cukai melaksanakan operasi gabungan dalam meringkus dan mengungkap pabrik narkotika di sebuah perumahan mewah Podomoro yang berada di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Operasi gabungan ini juga sebagai bentuk komitmen dari Polri dalam menuntaskan penanganan masalah narkoba dari hulu hingga hillir. Perkembangan teknologi yang pesat juga menjadi tantangan dalam upaya ini, namun penggerebekan yang dilakukan di Kabupaten Bandung tersebut menurut Wakil Kepala Bareskrim Polri, Irjen Pol Asep Edi Suheri sebagai bukti nyata komitmen tersebut.

Wakabareskrim menyebutkan narkotika yang diproduksi di laboratorium narkotika tersebut berjenis happy water dan liquid untuk diedarkan terutama di wilayah Jakarta.

“Rencananya narkotika ini akan digunakan dan dipasarkan di wilayah Jakarta untuk malam tahun baru,” kata Asep di Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/12/2024).

Asep menyebutkan sebanyak tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah dilakukan penahanan. Selain itu, polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya berinisial A yang berperan sebagai pengendali jaringan narkotika.

“Untuk SR berperan sebagai penghubung, SP berperan sebagai peracik bahan baku dan yang ketiga berinisial IV berperan sebagai pengemas,” ucap dia.

Lebih lanjut, pada penggerebekan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti dari rumah yang dijadikan pabrik narkotika itu yang merupakan bahan baku untuk menjadi narkotika happy water dan liquid.

“Dari hasil penggerebekan, kami menyita barang bukti berupa happy water sebanyak 7.573 bungkus, liquid vape berbagai rasa sebanyak 259 liter, bahan baku narkotika, alat produksi seperti mesin penghancur dan berbagai perlengkapan kimia,” paparnya.

Sementara barang bukti bahan baku narkotika yang diamankan di antaranya, tiga buah jerigen berisi cairan bening sebanyak 3 liter yang telah positif mengandung amfetamin sebagai bahan utama happy water dan liquid narkotika.

“Modus operandi yang dilakukan para tersangka dengan menyamarkan lokasi produksi narkotika di tengah-tengah pemukiman masyarakat, dan motif dari para tersangka yang diamankan tidak lain untuk meraih keuntungan,” ujar Asep.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 113 ayat 2 lebih subsider Pasal 113 ayat 2 Juncto pasal 132 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman pidana hukuman mati atau penjara seumur hidup atau paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit yaitu Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar,” imbuhnya. (Red)

Disdik Garut Usulkan Sekolah Rusak Terdampak Gempa Diperbaiki dari Sumber BTT

0
Pj Bupati Garut Barnas Adjidin (kanan) saat mengecek bangunan sekolah yang terdampak gempa di Kec Sukaresmi Kab Garut, Minggu (8/12/2024). ANTARA
Pj Bupati Garut Barnas Adjidin (kanan) saat mengecek bangunan sekolah yang terdampak gempa di Kec Sukaresmi Kab Garut, Minggu (8/12/2024). ANTARA

GARUT (Aswajanews.id) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut Jawa Barat mengusulkan bangunan sekolah yang rusak dampak dari gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4.2 berlokasi di Garut dapat diperbaiki dari sumber biaya tak terduga (BTT).

“Sudah diusulkan untuk masuk ke BTT di BPBD,” kata Kepala Disdik Kabupaten Garut Ade Manadin kepada wartawan di Garut, Kamis (8/12/2024).

Ia menjelaskan, gempa bumi yang berpusat di Garut, Sabtu (7/12) telah menimbulkan kerusakan pada fasilitas umum, salah satunya bangunan sekolah negeri tingkat SD, SMP, dan SD IT.

Bangunan sekolah yang rusak, katanya, tercatat sebanyak tiga sekolah yang ada di Kecamatan Sukaresmi, Cisurupan, dan Kecamatan Pasirwangi, yang merupakan daerah terdampak cukup besar saat terjadi gempa bumi.

“Yang terdampak ada tiga, masing-masing SD, SMP SD IT, lokasinya di Kecamatan Sukaresmi, Cisurupan, dan Pasirwangi,” katanya.

Kejadian itu, kata dia, beruntung tidak menimbulkan korban jiwa, hanya kerusakan pada material bangunan sekolah yang secepatnya akan diusulkan untuk diperbaiki agar kegiatan belajar mengajar kembali aman, dan nyaman.

Terkait dampak gempa tersebut mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar, katanya, tidak berdampak besar, karena sudah selesai, dan untuk saat ini siswa juga sudah memasuki musim libur semester.

“Proses kegiatan belajar mengajar sudah selesai, libur, ini tidak berdampak, tapi tentunya harus diperbaiki,” katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis gempa berkekuatan Magnitudo 4.2 terjadi pada Sabtu (7/12/2024) sekitar jam 07.12 WIB dengan lokasi di 20 Kilometer Barat Daya Garut berkedalaman 10 kilometer.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut menyebutkan, lokasi gempa berada di kawasan Gunung Papandayan Garut yang telah menyebabkan kerusakan tidak hanya pada bangunan fasilitas umum tapi juga rumah penduduk yang tersebar di tujuh kecamatan.

Laporan awal beberapa saat setelah kejadian gempa bumi terdapat 224 unit rumah rusak, tersebar di Kecamatan Pasirwangi, Cisurupan, Bayongbong, Samarang, Sukaresmi, Tarogong Kaler, dan Cikajang.

Selanjutnya BPBD Garut melakukan verifikasi dan validasi secara teliti, yang hasilnya terdapat hanya 41 rumah yang masuk kriteria rusak, sisanya rumah rusak sangat ringan, dan tidak masuk kriteria. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pangdam III/Slw Pastikan Kunker Wapres di MBS Aman

0

Kab. Bogor (Aswajanews.id) – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad), memimpin langsung operasi pengamanan kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka bersama Ibu Selvi Ananda di wilayah Bogor, Rabu (11/12).

Kunjungan Wapres dilaksanakan untuk menyaksikan simulasi penanganan bencana yang diperagakan oleh para siswa, serta meninjau pelaksanaan makan bergizi gratis bagi siswa Muhammadiyah Boarding School (MBS) 2 Kemang, Kabupaten Bogor.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama kegiatan Wapres, Pangdam III/Siliwangi bersama Wakapolda Jabar secara langsung memantau titik-titik pengamanan sepanjang rute yang dilalui termasuk pusat kegiatan di MBS 2 Kemang.

Koordinasi antara unsur TNI, Polri dan instansi terkait lainnya sangat penting untuk memastikan seluruh agenda Wapres berjalan sesuai rencana. Seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Sinergi yang solid dengan seluruh unsur, termasuk TNI-Polri, Pemda dan instansi terkait menjadi kunci untuk menjamin keamanan Wakil Presiden RI selama kunjungan kerja di Kabupaten Bogor,” tutur Pangdam.

Operasi pengamanan menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara berbagai instansi demi mendukung kegiatan kenegaraan di wilayah Jawa Barat. Dengan pengamanan maksimal, kunjungan kerja Wakil Presiden berlangsung lancar sesuai rencana. (Pendam III/Siliwangi)

Pastikan Kesehatan Masyarakat Papua Terjamin, Satgas Yonif 131/BRS Patroli Keliling Kampung

0

KEEROM (Aswajanews.id) – Dalam upaya memastikan kesehatan masyarakat di wilayah penugasan, Satgas Yonif 131/BRS melalui Pos Kalibom menggelar patroli keliling kampung. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau dan menjaga kesehatan warga di Kampung Kalibom, Distrik Waris, Kab. Keerom, Papua, *Kamis (12/12/2024)*.

Dalam keterangan tertulis Danpos Kalibom Serka Widi mengatakan kegiatan patroli ini dilaksanakan dengan mendatangi rumah-rumah warga untuk berinteraksi langsung, memberikan penyuluhan kesehatan, dan memastikan tidak ada warga yang mengalami gangguan kesehatan tanpa penanganan.

“Kesehatan merupakan hal yang harus dijaga agar kita semua dapat menjalankan aktivitas sehari-hari. Melihat cuaca yang saat ini sering terjadi hujan di Kampung Kalibom, maka resiko terkena penyakit semakin tinggi. Oleh karena itu, kami ingin memastikan masyarakat Kampung Kalibom selalu sehat,” ucap Danpos.


Sementara itu, Pedro Leosa (40 thn) sebagai salah satu warga yang menerima pelayanan kesehatan mengungkapkan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan ini sangat membantu masyarakat dan manfaatnya juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak TNI yang selalu peduli terhadap kampung kami. Semoga bapak TNI selalu diberikan keberkahan oleh Yang Maha Kuasa,” ucapnya

*Bersama Braja Sakti Membangun Negeri*

(Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131 Braja Sakti)

SDN Sukanampa Cimahi makin Eksis Bangun Skill Anak Didik

0
Peserta didik kelas enam SDN Sukanampa berpose usai menggelar kegiatan P5, di halaman sekolah
Peserta didik kelas enam SDN Sukanampa berpose usai menggelar kegiatan P5, di halaman sekolah

CIMAHI (Aswajanews.id) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukanampa yang berlokasi di Jln Pelangi No 1 Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat semakin eksis mengembangkan skill, serta ketrampilan anak didiknya. Upaya itu dilakukan seiring dengan proyek penguatan profil pelajar Pancasila dari Kurikulum Mardeka Belajar yang menjadi rutinitas agenda tahunan di sekolah tersebut.

“Pengemasan Proyek penguatan (P5) dalam setahun, kami gelar dua kali dengan tema yang berbeda. Secara kebetulan akhir November 2024 ini kami menggelar kegiatan P5 lebih berkaitan dengan tema kewirausahaan, sedangkan tahun sebelumnya berkaitan dengan budaya Nusantara,” ujar Ari Sudrajat, S.Pd selaku pendamping dan guru kelas 6 di pelataran halaman sekolah, Jumat (29/11).

“Anak-anak sedang berproses, berwirausaha, istilah anak diajak berdagang. Tetapi kami menilai, mendampingi, mulai dari proses persiapan selama 6 bulan dan berakhir hari ini adalah hari puncaknya,” imbuhnya.

“Agak sedikit berbeda dalam “Gelar karya atau market day, berjualan kali ini. Dimana, kami terus memonitor, serta menilai alur pembuatan produk mulai anak- anak dari proses pembuatannya hingga pengemasannya,” tukas Ari sambil memperlihatkan produk-produk olahan dari aneka kue jajanan dan makanan hasil olahan para siswanya.

Kepala SDN Sukanampa, Dodi Samsuardi, S.Pd mengungkapkan apresiasinya, dengan kegiatan gelar karya, anak-anak bisa mengenal kearifan lokal,serta produk produk olahanya sendiri.

Dikatakan, tahun ini, program yang ditekankan lebih kepada kewirausahawan, yaitu produk lokal yang dikemas menjadi makanan siap saji, bisa di konsumsi dengan harga yang bisa dijangkau oleh semua kalangan, timpal Dodi dihadapan siswa-siswi kelas enam yang lagi menjajalkan produk-produk olahannya sendiri.

“Besar harapan kami, anak-anak dengan berbekalkan ilmu dari kewirausahawan. Walaupun baru anak sekolah dasar, tetapi mereka mempunyai skill,dasar pengalaman, bekal untuk  masa depan di kemudian hari,” ungkapnya.

“Dengan animo dan dukungan orang tua yang luar biasa, selaku kepala sekolah merasa senang dan bangga bisa ikut berpartisipasi membangun karakter generasi bangsa yang berbudaya dan kreatif dan mempersiapkan anak-anak sejak dini dengan berbagai prestasi menuju Indonesia Emas 2045 mendatang,” ujarnya. (Sinto)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Rakerda : Kajati Berikan Apresiasi Kinerja Kejari Terbaik 2024

0
Kajati Jabar, Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H.
Kajati Jabar, Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H.

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H. secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di Aula R. Soeprapto Lt.8 Kejaksaan Tinggi Jawa Barat pada Selasa, 10 Desember 2024.

Hadir dalam kegiatan Rakerda tersebut Wakajati, Para Asisten, Kabag TU, Kajari serta para Kasi dari Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat.

Dilaksanakannya Kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ini berdasarkan surat Jaksa Agung Republik Indonesia nomor : B-148/A/Cr.2/11/2024 tanggal 15 November perihal Pelaksanaan Rapat Kerja Daerah Tahun 2024.

Pelaksanaan Rapat Kerja Daerah Tahun 2024 ini merupakan perwujudan komitmen bersama untuk mendukung dan melaksanakan apa yang telah digariskan pimpinan kejaksaan. Juga merupakan evaluasi atas berbagai hal yang telah dilaksanakan sebagai bahan intropeksi bagi masing-masing satker.

Dalam sambutannya, Kajati berharap para Kepala Kejaksaan Negeri dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan kinerja intitusi kejaksaan yang lebih baik dan optimal. Juga diharapkan dengan cermat untuk menajamkan pikiran guna menghasilkan ide-ide maupun gagasan yang kreatif, positif, inovatif dan konstruktif demi dihasilkannya rencana kebijakan yang diperlukan.

Dilanjutkan dengan pelaksanaan Kelompok Kerja (POKJA) para Kepala Kejaksaan Negeri dengan Para Asisten di Kejati Jabar di masing-masing bidang untuk menyusun draf rencana kerja dan anggaran seluruh satuan kerja Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk 1 tahun kedepan sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ditetapkan pada pagu indikatif kejaksaan.

Sebagai ucapan dan Apresiasi atas dedikasi dan kerja keras selama satu tahun ini dan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja kedepannya. Kejati jabar menyiapkan apresiasi untuk Kejari terbaik dalam satu tahun ini yg pertama dari bidang Pembinaan dengan kategori pelaporan modul aplikasi SILABIN periode Jan-Nov 2024 yaitu :

  • Peringkat 1 Kejari Kota Sukabumi
  • Peringkat 2 Kejari Kab Cirebon
  • Peringkat 3 Kejari Depok

Kategori terbaik dalam penilaian Indikator kinerja pelaksanaan anggaran (IKPA) :

  • Peringkat 1 Kejari Kab Cirebon
  • Peringkat 2 Kejari Kab Bekasi
  • Peringkat 3 Kejari Majalengka

Kategori penggunaan kartu kredit pemerintah (KKP) :

  • Peringkat 1 Kejari Kota Bekasi
  • Peringkat 2 Kejari Garut
  • Peringkat 3 Kejari Cianjur

Penghargaan di bidang pengawasan kategori akuntabilitas keuangan terbaik tahun anggaran 2024 :

  • Peringkat 1 Kejari Cimahi
  • Peringkat 2 Kejari Kab Tasikmalaya
  • Peringkat 3 Kejari Cianjur

Penghargaan dibidang perdata dan tata usaha negara :

  • Peringkat 1 Kejari Depok
  • Peringkat 2 Kejari Kab Bogor
  • Peringkat 3 Kejari Kota Bogor
  • ⁠Harapan 1 Kejari Kota Bekasi
  • ⁠Harapan 2 Kejari Kota Bandung.

Kategori Kejari tipe B terbaik dalam capaian kinerja periode tahun 2024 :

  • Peringkat 1 Kejari Kab Bekasi
  • Peringkat 2 Kejari Kab Cirebon
  • Peringkat 3 Kejari Indramayu
  • ⁠harapan 1 Kejari Subang
  • ⁠harapan 2 Kejari Majalengka.

Penghargaan Bidang Tindak Pidana Khusus :

  • Peringkat 1 Kejari Sumedang
  • Peringkat 2 Kejari Kota Bandung
  • Peringkat 3 Kejari Kab Cirebon

Penghargaan bidang Tindak Pidana Umum :

  • Peringkat 1 Kejari Kota Bandung
  • Peringkat 2 Kejari Kab Cirebon
  • Peringkat 3 Kejari Majalengka.

Penghargaan Bidang Intelijen :

  • Peringkat 1 Kejari Kota Banjar
  • Peringkat 2 Kejari Kab Tasikmalaya
  • Peringkat 3 Kejari Kota Bogor.
    (Kasi Penkum Kejati Jabar)

Pelatihan Komunitas Ekraf Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Desa Handapherang

0
Pelatihan Komunitas Ekraf di Desa Handapherang Kecamatan Cijeungjing Kab Ciamis

CIAMIS (Aswajanews.id) – Salah satu desa di Kabupaten Ciamis tepatnya Desa Handapherang Kecamatan Cijeungjing melaksanakan kegiatan pelatihan komunitas ekraf yang diikuti oleh para calon dan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor, turut hadir juga pendamping dari tingkat kecamatan Cijeungjing yakni Siti Sa’adah, acara tersebut guna meningkatkan potensi nilai Produk atau jasa yang menjadi lebih maksimal.

Pelatihan Komunitas Ekraf di Desa Handapherang Kecamatan Cijeungjing Kab Ciamis

Tantan Sontani, S.H. Kepala Desa HandapHerang menuturkan, acara pelatihan komunitas ekraf yang dihadiri dari berbagai sektor ini diadakan untuk mendorong potensi masyarakat guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memperkenalkan hasil produksi inovasi masyarakat dan pelaku UMKM.

“Untuk Memaksimalkan pemanfaatan potensi ini, warga desa perlu memiliki keterampilan kreatif dan kewirausahaan. Pelatihan dan pelatihan dapat membantu mengembangkan keterampilan ini, mendorong inovasi dan pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Dengan membekali warga desa dengan pengetahuan dan teknik yang dibutuhkan, pelatihan dan pelatihan dapat memberdayakan mereka untuk menciptakan usaha kreatif yang sukses,” ujar Kades Handapherang, Jumat (06/12/2024).

Dikatakan Kades, pelatihan tidak hanya memberikan keterampilan yang dibutuhkan, tetapi juga memberdayakan masyarakat. Dengan memperoleh pengetahuan baru, warga desa menjadi lebih percaya diri, mampu mengambil keputusan bijak dan berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan komunitas mereka.

“Pelatihan dapat menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggungjawab di antara warga kami, mendorong mereka untuk turut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan inisiatif pembangunan,” ungkapnya.

“UMKM desa handapherang memproduksi keripik pisang orginal atau rasa asin dan manis bisa dengan inovasi rasa coklat, strawberry dan lain-lain industri rumah olahan makanan masih banyak potensi-potensi dari berbagai di bidang pertanian dan industri pengrajin akrilic seperti pengrajain cindramata, piagam penghargaan akrilic itu salahsatunya,” terangnya.

Kepala Desa Handapherang, Tantan Sontani, S.H.

Harapan Kepala Desa

Tantan berharap, dengan diadakannya pelatihan komunitas ekraf yang dianggarkan dari dana desa ini khususnya warga masyarakat Desa Handapherang dapat meningkatkan peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, peningkatan kapasitas SDM, menambah wawasan masyarakat, juga dapat meningkatkan pemasaran jasa atau produk buatan masyarakat supaya dapat mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat Desa Handapherang.

“Tidak lupa pula dalam hal ini tentunya kami memerlukan bantuan kolaborasi sektoral maupun non sektoral serta perhatian khusus dari dinas-dinas terkait tingkat daerah, provinsi, maupun pusat,” pungkasnya. (Nana S)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Belajar Etika Bermedia Sosial: Hikmah dari Fenomena Gus Miftah & Penjual Es Teh

0
oleh; Kamas Wahyu Anggoro
oleh; Kamas Wahyu Amboro

Fenomena yang melibatkan Gus Miftah dan Penjual Es Teh, tanpa bermaksud menggurui, menjadi pengingat bagi kita untuk senantiasa berbuat baik dalam konteks hubungan antar sesama manusia (hablum minannas). Sikap yang seharusnya diambil tercermin dalam hadis berikut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap isterinya, dan aku adalah orang yang paling baik terhadap isteriku, apabila sahabat kalian meninggal dunia maka biarkanlah dia (tinggalkanlah dia jangan membicarakan keburukan- keburukannya).”

Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan gharib shahih dari hadits Ats Tsauri, dan sangat sedikit perawi yang meriwayatkannya dari Ats Tsauri, dan hadits ini diriwayatkan pula dari Hisyam bin ‘Urwah dari ayahnya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam secara mursal.” (Hadits Tirmidzi Nomor 3830.

Hadis ini mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik, khususnya kepada istri dan sahabat. Hadis tersebut menekankan bahwa jika seorang sahabat telah meninggal dunia, kita dianjurkan untuk meninggalkannya dalam kedamaian tanpa membicarakan keburukan-keburukannya. Kita juga diingatkan untuk tidak menyebarkan aib saudara atau sahabat, termasuk melalui media sosial. Dalam bermedia sosial, sikap bijak dan menjaga ucapan menjadi sangat penting untuk menghindari membicarakan keburukan orang lain. Wallahu a’lam bish-shawab. ***

Kasdam III/Slw Resmikan Jembatan Gantung ke-205 di Sungai Cikandang

0

GARUT (Aswajanews.id) – Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Aminudin, S.I.P., meresmikan Jembatan Gantung ke-205 yang terletak di Sungai Cikandang, bertempat di Lapangan Voli Ciriru, Desa Pasir Langu, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Minggu (08/12/2024).

Jembatan gantung tersebut merupakan bagian dari program Ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung untuk Indonesia yang digagas oleh Vertical Rescue Indonesia (VRI) sejak 2015.

Apresiasi mendalam kepada Vertical Rescue Indonesia, khususnya Satgas Ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung, para donatur, anggota TNI, relawan, serta seluruh masyarakat yang berperan aktif dalam pembangunan jembatan.

“Semoga segala upaya dan pengorbanan yang telah diberikan menjadi amal ibadah serta memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ucap Kasdam.

Dengan terwujudnya jembatan ke-205, inisiatif tersebut semakin mendekatkan wilayah-wilayah terpencil dengan konektivitas yang lebih baik.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik, tetapi juga simbol persatuan, dedikasi, dan kepedulian terhadap sesama,” tegas Kasdam.

Brigjen TNI Aminudin menekankan pentingnya menjaga nilai gotong royong yang telah menjadi kunci keberhasilan program Ekspedisi 1.000 jembatan gantung. TNI, melalui Babinsa, siap terus mendukung masyarakat dalam menjawab tantangan serupa di masa depan.

“Kami berharap Jembatan Gantung ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga untuk generasi mendatang. Semoga semangat gotong royong ini terus dilanjutkan di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Brigjen TNI Aminudin.

Sementara itu Komandan Vertical Rescue Tedi Ixdiana menyampaikan bahwa jembatan gantung Cokandang bukan milik kami tapi milik Masyarakat, yang harus dirawat bersama dan di gunakan dengan baik.

“Semoga dengan adanya Jembatan ini dapat bermanfaat dan menjadikan berkah untuk kita semua,” tutur Komandan VRI. (Pendam III/Slw)

Kejaksaan Negeri Cimahi Gelar FGD Bersama Para Camat dan Lurah SeKota Cimahi

0
Kajari Cimahi, Arif Raharjo, SH.,M.H

CIMAHI (Aswajanews.id) – Kejaksaan Negeri Cimahi Menggelar Focus Gtoup Disccusion (FGD) bersama Para Camat dan Lurah se-Kota Cimahi di Aula Kejaksaan Negeri Cimahi, Jln Sangkuriang No. 103, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (9/12).
Pagelaran Forum Group Discusion tersebut, dinilainya, sebagai langkah awal Kejaksaan Negeri Cimahi di dalam membuka forum komunikasi dan menyatukan presepsi serta memperkuat sistem pencegahan tindakan korupsi pada pengelolaan keuangan negara di wilayah hukumnya.

Dimana, dihadapan para aparatur sipil yang hadir Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi, Arif Raharjo, SH.,M.H berniat agar kehadiran istitusinya di kota Cimahi bisa berdampak bagi terciptannya iklim pelayanan publik dikota Cimahi menuju good governance
Diungkapkan Arif, kejaksaan sebagai Aparat Penegak Hukum (APH), bukan menjadi momok yang menakutkan pada aparatur pemerintah sipil negara. Namun sebaliknya. Moment, silahturahmi tepatnya di Hari Anti Korupsi sedunia (Hakordia) tahun 2024 ini dimaknainya, sebagai kesempatan membangun komitmen bersama,saling bertukar pandangan dalam penguatan regulasi, bagaimana memagari lingkungan kerja masing-masing, menggunakan wewenang dan kebijakkan dengan baik, entah itu di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Dengan muara, kepada pro pelayan publik yang baik dengan iklim ekonomi yang sehat (Asta Cita Presiden Prabowo), bukan pro kepada tindakkan korupsi di wilayah hukumnya.


Niatan itu, diwujudkan dengan mengundang serta menghadiri pemateri yang berkompeten mengisi moment hari anti korupsi sedunia itu, bersama aparatur pemerintah di lingkungan kerjanya di kantor Kejaksanaan Negeri Cimahi.
Selaku Pemateri dan Narasumber Dr. Mosputra Zenno, SH., MH yang didampingi oleh Moderator Randhika Prabu , SH. MH hadir memberikan pencerahan berkaitan dengan Undang-Undang anti Korupsi, indikator korupsi, rambu-rambu tindakkan pencegahan korupsi, culture budaya masyarakat serta akibat dari pelanggaran yang dilakukan aparatur negara dalam menggunakan uang negara.

“Mengelola Keuangan daerah sama hal dengan mengelola keuangan negara. Apabila ada penyimpangan pada pengelola keuangan dtingkatan manapun baik kecamatan maupun kelurahan, penyelesaiannya bisa dalam hukum pidana,” ujar Zeno selaku Dosen Sekolah Tinggi Hukum Bandung itu.
Beliaupun mengungkapkan bahwa skor Indeks Korupsi Indonesi tahun 2024, meraih peringkat atau skor 34. Dimana semakin rendah skor presepsi anti korupsi indonesia itu makin buruk. Kita tertinggal dengan negara tetangga kita Malasya yang skornya 40, apalagi Singapura Skor Indeks presepsi korupsinya sudah mencapai skor 90 an.
Beriringan dengan program presiden yang baru, Prabowo Subianto. Mudah-mudahan Indonesia memasuki tahun indonesia emas, 2045. Skor beriringan naik melampau negara tetangga kita. Secara khusus kita cimahi zero dari tindakkan korupsi.
Camat kecamatan Cimahi, Utara, Rully Sulfanorida, S.T.M.M mengapresiasi kegiatan yang digagas pihak Kejaksaan Negeri Cimahi tersebut. Kiranya terus berlanjut dan tidak hanya di moment hari anti korupsi saja.
Hadir dalam moment tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi bersama para stafnya, Narasumber, para camat dan para Lurah sekota Cimahi. (Sinto)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kajati Jabar Gelar Press Conference Capaian Kinerja Bidang Tindak Pidana Khusus

0
Press Conference

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pada hari Senin 09 Desember 2024. Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H, di damping Wakajati Riyono, S.H., M.H, Asisten Tindak Pidana Khusus Dr. Dwi Agus Afrianto, S.H., M.H. dan Asisten Intelijen Eko Adhyaksono, S.H., M.H., menggelar Press Conference capaian kinerja Bidang Tindak Pidana Khusus se-Jawa Barat tahun 2024 bersama rekan-rekan media di Jawa Barat baik media cetak maupun media elektronik dalam rangka peringatan Hari Anti korupsi Sedunia (HAKORDIA) tahun 2024. Bertempat di Media Center Kejati Jabar.

Dalam acara tersebut Kajati Jabar menyampaikan bahwa penanganan perkara Tindak Pidana Khusus se-Jawa barat dalam tahap Pra Penuntutan & Penuntutan Periode Tahun 2024 sebagai berikut :

Tindak Pidana Korupsi :
– Pra Penuntutan sebanyak 107 (seratus tujuh) perkara;
– Penyelidikan 113 ( seratus tiga belas) perkara;
– Penyidikan dari Kejaksaan sebanyak 111 (seratus sebelas) perkara;
– Penyidikan dari Kepolisian sebanyak 11 (sebelas) perkara.
Di tahap penuntutan sebanyak 119 (seratus Sembilan belas) perkara dan ditahap putusan 98 (Sembilan puluh delapan) perkara.

Serta untuk Tindak Pidana Khusus Lainnya (TP Pajak, TP Cukai & TP Pabean) :
– Pra Penuntutan sebanyak 42 (empat puluh dua) perkara;
– Penuntutan sebanyak 34 (tiga puluh empat) perkara;
– Putusan sebanyak 23 (dua puluh tiga) perkara.

Serta Penyelematan Keuangan negara yang telah dilakukan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sebesar Rp. 334.569.365.997,- (Tiga ratus tiga puluh empat milyar lima ratus enam puluh sembilan juta tiga ratus enam puluh lima ribu sembilan ratus sembilan puluh tujuh rupiah). (Kasi Penkum Kejati Jabar)

Kajati Jabar Mengajak Pramuka se-Jabar Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2024

0
Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H.

BANDUNG (Aswajanews.id) – Dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2024. Kejaksaan Tinggi Jawa Barat mengajak seluruh anggota Pramuka di Jawa Barat untuk melakukan apel Pramuka dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2024, bertempat di Cikole lembang bandung, Senin 09 Desember 2024.

Hadir dalam Acara tersebut Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H., sebagai penerima Apel, Asisten Tindak Pidana Khusus Dr. Dwi Agus Afrianto, S.H., M.H. Asisten Intelijen Eko Adhyaksono, S.H., M.H., para Kasi dan Jajaran Kejati Jabar.

Acara apel tersebut diikuti oleh 100 anggota Pramuka dari berbagai tingkatan, mulai dari Penggalang, Penegak, dan Pandega Kwarcab Kabupaten Bandung Barat. Hadir juga Ketua Kwarda Jawa Barat Atalia Praratya, Direktur PT.Palawi Tedi Sumarto, Ketua Harian Kwarda Jabar H. Deni Nurdyana Hadimin, Waka Orenprog Syachrul Koswara, Sekretaris Kwarda Fajar Kusumajaya, serta Ketua Kwarcab Kabupaten Bandung Barat Ludi Awaludin.

Dalam sambutannya Kajati Jabar menegaskan bahwa salah satu tujuan utama pendidikan Gerakan Pramuka adalah membentuk generasi muda yang taat hukum, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menjadikan nilai kejujuran sebagai dasar dalam setiap Tindakan dan integritas sebagai landasan utama dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui semangat hari anti korupsi sedunia ini, mari kita bersama-sama memperkuat komitmen untuk memberantas korupsi, mulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. ingatlah, perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil.

Tidak hanya apel, kegiatan ini juga diisi dengan penanaman pohon di sekitar Hutan Jayagiri. Penanaman pohon ini menjadi simbol komitmen anggota Pramuka dan Kejati Jabar dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mencerminkan nilai-nilai integritas yang harus terus tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat. Serta permainan kepramukaan bertema anti korupsi. Permainan tersebut dirancang untuk mengedukasi dan menyosialisasikan pentingnya integritas kepada anggota Pramuka secara kreatif dan interaktif. Peserta terlihat antusias mengikuti setiap permainan yang memberikan pemahaman mendalam tentang dampak negatif korupsi.

Kajati menyampaikan terima kasih kepada gerakan pramuka yang telah mendukung upaya pencegahan korupsi melalui kegiatan edukatif seperti ini. semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi kontribusi nyata bagi indonesia yang lebih bersih dan berintegritas.
(Penkum Humas Kejati Jabar)

Presiden Prabowo Tanggapi Pengunduran Diri Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden

0
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan persnya kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Desember 2024. Foto: BPMI Setpres/Rusman
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan persnya kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Desember 2024. Foto: BPMI Setpres/Rusman

JAKARTA (Aswajanews.id) – Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapannya terkait pengunduran diri Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Presiden Prabowo menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut merupakan bentuk tanggung jawab atas pernyataan yang dilontarkan Gus Miftah.

“Saya sendiri belum lihat langsung, tapi di laporan beliau sudah mengundurkan diri. Komentar saya, saya kira itu adalah tindakan bertanggung jawab,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan persnya kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Desember 2024.

Presiden Prabowo menambahkan bahwa Gus Miftah kemungkinan tidak memiliki niat buruk atau niat untuk menghina. Meski demikian, Gus Miftah menyadari kesalahan yang telah dilakukannya.

“Tapi terlepas mungkin ya salah ucap, beliau sadar beliau salah, beliau bertanggung jawab, beliau mengundurkan diri,” ungkap Presiden.

Terkait pengganti Gus Miftah, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintah akan segera mencari sosok yang tepat. Sedangkan terkait usulan sertifikasi bagi juru dakwah, Kepala Negara menyebut akan melibatkan berbagai pihak untuk memberikan masukan.

“Nanti kita lihat kalangan yang mengerti masalah ini semua, mungkin nanti mereka akan kasih masukan. Majelis Ulama, kalangan-kalangan dari ormas-ormas keagamaan, dan sebagainya nanti kita minta pendapat dari mereka,” ucap Presiden. (BPMI Setpres)

115 Gugatan Pilkada 2024 Diterima MK

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerima 115 gugatan Pilkada 2024 atau perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHPKADA) sejak 3 sampai dengan 6 Desember 2024.

Berdasarkan laman MK berikut pada hari Minggu menunjukkan 86 pasangan calon bupati dan wakil bupati serta 29 pasangan calon wali kota dan wakil wali kota telah mendaftarkan perkara PHPKADA ke MK.

Berdasarkan situs mkri.id milik Mahkamah Konstitusi yang diakses pada pukul 20.00 WIB, sebanyak 170 laporan terdaftar. Rata-rata para penggugat merupakan pasangan calon peserta pemilihan bupati dan pemilihan wali kota. Tercatat 135 pemohon yang merupakan peserta pemilihan bupati dan 35 lainnya adalah peserta pemilihan wali kota. Pemohon dari pasangan calon gubernur masih kosong hingga Senin malam ini.

Berdasarkan laman yang sama, menunjukkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya Nuryakin-Doni menjadi yang pertama mendaftarkan gugatan, Selasa (3/12) pukul 16.25 WIB.

Berikut daftar lengkap pemohon gugatan Pilkada 2024:

  1. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pemalang, Vicky Prasetyo dan Mochamad Suwendi
  2. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Vicoas Trisula Bhakti Amalo dan Bima Theodorianus Fanggidae
  3. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah, Ibrahim Ruhunussa dan Liliane Aitonam
  4. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Yudha Pratomo dan Baharudin
  5. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara, Melky Jakhin Pangemanan dan Christian Kamagi
  6. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara, Steward Leopold Louis Soentpiet dan Maskur Abdullah
  7. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli dan Syamsu T. Botutihe
  8. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Daniel Asmorom dan Alimudin Baedu
  9. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, Sukirman dan Bong Ming Ming
  10. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat
  11. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi A. Rafiq
  12. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lamandau, Hendra Lesmana dan Budiman
  13. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan, Armen Syahjohan dan Boy Iswarmen
  14. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa dan Hemfri Lesnussa
  15. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Sugianto dan Hery Ludong
  16. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sam Sachrul Mamonto dan Rusmin Mokoagow
  17. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Abdul Rasak dan Afdhal
  18. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Ermansyah dan Nuragiyanti Dewi Permatasari
  19. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur, Burhanudin dan Ali Reza Mahendra
  20. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara, Muchlis Tapi Tapi dan Tonny Laos
  21. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Belu, Taolin Agustinus dan Yulianus Tai Bere
  22. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Toba, Poltak Sitorus dan Anugerah Puriam Naiborhu
  23. Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sekretariat Kabupaten Nias Utara
  24. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Muflihun dan Ade Hartati Rahmat
  25. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, Susi Fiane Sigar dan Perly George Steven Pandeiroot
  26. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangkaraya, Rojikinnor dan Vina Panduwinata
  27. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai, Ferdiansyah dan Soeparto
  28. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hepy Safriani dan Efsi
  29. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali Utara, Jeffisa Putra A dan Ruben Hehi
  30. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Djein Leonora Rende dan Ascke Alexander Benu
  31. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan
  32. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan
  33. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim, Nasrun Umar dan Lia Anggraini
  34. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Supiori, Yotam Wakum dan Marinus Maryar
  35. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar, Syamsari dan M. Natsir Ibrahim Se
  36. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buton Selatan, Aliadi dan La Ode Rusyamin
  37. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan, Adi Jaya Putra dan James Adam Mokke
  38. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buton, Syaraswati dan Rasyid Mangura
  39. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, M. Nizar Rahmatu dan Ardi
  40. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun, Tontawi Jauhari dan A.Harris.Ab
  41. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Berau, Madri Pani dan Agus Wahyudi
  42. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pagar Alam, Alpian dan Alfikriansyah
  43. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir dan Ferry Satria
  44. Lembaga Pemantau Gerak Langkah Indonesia (Putrawan Suryatno dan Aprisal)
  45. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pulau Morotai, Deny Garuda dan Muhammad Qubais Baba
  46. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak, Alfedri dan Husni Merza
  47. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Serang, Andika Hazrumy dan Nanang Supriatna
  48. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Rifai dan Yevri Sudianto
  49. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok, Nofi Candra dan Leo Murphy
  50. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru, Temy Oersipuny dan Hady Djumaidy Saleh
  51. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar, Syaifullah Tamliha dan Habib Ahmad Bahasyim
  52. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat, Christo Mario Y Pranda dan Richardus Tata Sontani
  53. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Mathur Husyairi dan Jayus Salam
  54. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi, Hamirudin dan Muhamad Ali
  55. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Subang, H. Ruhimat dan H. Aceng Kudus
  56. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Payakumbuh, Supardi dan Tri Venindra
  57. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu, Hendri Syahputra Daulay dan Ellya Rosa Siregar
  58. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba dan Umar Hi. Soleman
  59. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Melawi, Kluisen dan Iif Usfayadi
  60. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Ridwan Yasin dan Muksin Badar
  61. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu dan Nurjana Hasan Yusuf
  62. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buol, Moh. Agris Dwi Putra Amran Batalipu dan Djufrin Dj. Manto
  63. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Jamaluddin M Syamsir dan Tomy Satria Yulianto
  64. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Irwan Hasan dan Haroni Mamentiwalo
  65. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta dan Desni Seswinari
  66. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila
  67. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara, Sudiro dan Raup
  68. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang, Ferdiansyah dan Muhammad Isa
  69. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Sukron Mamonto dan Refly Stenly Ombuh
  70. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tulang Bawang, Hendriwansyah dan Danial Anwar
  71. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur, Sulaiman dan Abdul Hamid
  72. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni dan Segoro Luhur Kusumo Daru
  73. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, Daliyus K dan Heri Miheldi
  74. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate, Muhammad Syahril Abdurradjak dan Makmur Gamgulu
  75. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, Mohammad Rum dan Mutmainnah
  76. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo, Ryan Fahrichsan Kono dan Charles Budi Doku
  77. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato, Yusri M. Helingo dan Fatmawaty Syarief
  78. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mesuji, Suprapto dan Fuad Amrulloh
  79. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat, Septi Heri Agusnaeni dan Ade Abdul Rochim
  80. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi dan Kusnadi Datuak Rajo Batuah
  81. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang dan Marthen Rante Tondok
  82. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu, Kelmi Amri dan Asparaini
  83. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Ari Wibowo dan Azwar Sazali Tanjung
  84. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal, Harun Mustafa Nasution dan Muhamad Ichwan Husein Nst
  85. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong dan Setiawan
  86. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar, Yuyun Hidayat dan Edwin Pratama Putra
  87. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Sujatno dan Ida Yuhana Ulfa
  88. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, Akhmad Gunadi Nadalsyah dan Sastra Jaya
  89. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, Slamet dan Alfi Novtriansyah Rustam
  90. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Jimmy Rimba Rogi dan Kristo Ivan Ferno Lumentut
  91. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bau Bau, Nur Ari Raharja dan La Ode Yasin
  92. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang, Budi Antoni Aljufri
  93. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Wenny Lumentut dan Octavian Michael Mait
  94. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Klaten, W. Herry Wibowo dan Wahyu Adhi Dermawan
  95. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi, Adam dan Sutoyo
  96. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran, Nanda Indira B dan Antonius Muhammad Ali
  97. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pulau Morotai, Syamsuddin Banjo dan Judi Robert Efendis Dadana
  98. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, Fazlun Hasan dan Meutia Apriani
  99. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Sabar As dan Sukardi
  100. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan dan M. Rahmat Sjamsu Alam
  101. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu, Yudi Purna Nugraha dan Yenny Elita
  102. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, Maimul Mahdi dan Nurzahri
  103. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Nasrul dan Eri
  104. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bireuen, Murdani Yusuf dan Abdul Muhaimin
  105. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Arsalan Makalalag dan Hartina S Badu
  106. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Ismail dan Azhar Mahmud
  107. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, Ujang Endin Indrawan dan Dadang Solihat
  108. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin dan Said Abdullah
  109. Hamdan Eko Benyamine, dkk
  110. Udiansyah dan Abd. Karim
  111. Muhamad Arifin (Selaku Koordinator Lembaga Studi Visi Nusantara Kalimantan Selatan)
  112. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buton Tengah, La Andi dan Abidin
  113. Ruli Margianto dan Anggi Aribowo
  114. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Mara Ondak dan Desrizal
  115. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya, Nuryakin dan Doni

KPU Tetapkan Gubernur-Wakil Gubernur Jabar Terpilih 15 Desember

0
Ketua KPU Jabar Ahmad Nur Hidayat (kedua kanan) bersama komisioner KPU Jabar memberikan keterangan di sela Rapat Pleno rekapitulasi suara di Gedung KPU Jabar, Bandung, Senin (9/12/2024) (ANTARA)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menetapkan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih dalam Pilgub Jabar 2024 pada Minggu 15 Desember 2024 mendatang atau enam hari setelah proses rekapitulasi suara Senin ini selesai.

Ketua KPU Jabar Ahmad Nur Hidayat (kedua kanan) bersama komisioner KPU Jabar memberikan keterangan di sela Rapat Pleno rekapitulasi suara di Gedung KPU Jabar, Bandung, Senin (9/12/2024) (ANTARA)

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jawa Barat Adi Saputro mengatakan hal ini sebagai masa tunggu, karena untuk penetapan calon terpilih Pilgub Jabar 2024, pihaknya masih memberikan kesempatan adanya keberatan atas hasil rekapitulasi suara, selama tiga hari terhitung dari hari ini sampai Rabu (11/12) pukul 23.59 WIB.

“Jadi selepas ditetapkan perolehan suara hari ini, sampai hari Rabu tengah malam kami akan menunggu apakah ada gugatan atau tidak (atas hasil rekapitulasi) ke MK,” kata Adi di Gedung KPU Jabar, Bandung, Senin.

Seandainya nanti ada permohonan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), kata Adi, pihaknya akan menunggu proses gugatan tersebut dilaksanakan di peradilan konstitusi.

Jika tidak ada gugatan, lanjut dia, pihaknya akan menunggu informasi Bukti Registrasi Perkara Pemilihan Konstitusi (BRPPK) yang disampaikan oleh MK, KPU RI, sehingga penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih akan dilaksanakan pada 15 Desember 2024.

“Jadi seandainya tidak ada gugatan, kami akan menunggu disampaikannya BRPPK ke KPU RI dan kami mendapatkan surat dari KPU RI untuk menindak lanjuti kalau seandainya tidak ada gugatan,” ucap Adi menambahkan.

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan dipastikan menjadi peraih terbanyak dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024 dengan memperoleh suara terbanyak dalam kontestasi yang diikuti empat pasangan calon tersebut.

Kepastian tersebut terungkap dalam dokumen hasil rekapitulasi suara dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang dibacakan oleh Ketua KPU Jabar Ahmad Nur Hidayat dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Perhitungan Perolehan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakul Gubernur Provinsi Jawa Barat Tahun 2024 hari kedua, Senin.

Hasil perhitungan suara yang dibacakan di Gedung KPU Jabar itu, menetapkan pasangan Dedi-Erwan meraih sebanyak 14.130.192 suara yang menjadi paling dominan di antara ketiga calon lainnya.  Suara terbanyak kedua dalam Pilgub Jabar 2024, yakni pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibie yang memperoleh 4.260.072 suara.

Peraih suara terbanyak ketiga, pasangan Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwinatarina yang meraih 2.204.452 suara. Terakhir ada pasangan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja yang memperoleh 2.116.017 suara. (*)

Musancab FKDT Kec Jatibarang Pilih Kembali Ust Barmawi, M.Pd

0
Ketua DPC FKDT Kab Brebes bersama Ketua DPAC FKDT Kec Jatibarang terpilih, Kyai Barmawi, M.Pd
Ketua DPC FKDT Kab Brebes bersama Ketua DPAC FKDT Kec Jatibarang terpilih, Kyai Barmawi, M.Pd

BREBES (Aswajanews.id) – Bertempat di Madin Darul Faroh Jatibarang Lor Musancab DPAC FKDT Kec Jatibarang dilaksanakan dengan dihadiri oleh Ketua DPC FKDT Kab Brebes. Forum musyawarah tertinggi tingkat kecamatan dengan sepakat memilih Kyai Barmawi untuk melanjutkan kepemimpinan DPAC FKDT Kec Jatibarang masa khidmat 2024 – 2029. Selain ketua DPC FKDT Kab Brebes, tampak hadir Wakil Sekretaris DPC FKDT Brebes, Warim Abd Karim bersama bendahara Sanuri Nur Salim.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 8 Desember 2024 dihadiri oleh Kepala MDTA se-Kec Jatibarang. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala MDTA Darul Faroh Jatibarang Lor, H. Syaifudin dan beberapa dewan gurunya selaku tuan rumah yang ditempati kegiatan Musancab FKDT Kec Jatibarang Kab Brebes.

Sebelum sidang Pemilihan Ketua DPAC FKDT Kec Jatibarang, Ketua DPC FKDT Kab Brebes mengatakan bahwa Musancab DPAC FKDT Kec Jatibarang merupakan amanat yang termaktub dalam AD ART. Bahwa siklus organisasi harus kita laksanakan sebagai bagian dari upaya melakukan evaluasi, laporan pertanggungjawaban, merencanakan program lima tahun kedepan dan memilih ketua untuk masa khidmat 2024 – 2029.

“Kita perlu melakukan penguatan organisasi melalui proses dan mekanisme sebagai termaktub dalam AD ART FKDT. Musancab sebagai forum musyawarah tertinggi tingkat kecamatan menjadi wahana untuk melakukan proses berbenah diri atas beberapa hal yang menjadi kekurangan kita bersama. Hal ini sangat penting mengingat FKDT sebagai lembaga yang memiliki sistem dan mekanisme organisasi yang harus dijalankan secara bersama atau kolektif kolegial. Semua diharapkan bergerak sesuai dengan tupoksi untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita organisasi,” kata Akhmad Sururi dihadapan peserta Musancab FKDT Kec Jatibarang.

“Lebih dari itu pentingnya kita berbenah karena sebentar lagi Raperbup tentang Fasilitasi Pengembangan MDT akan segera disahkan. Dengan demikian tata kelola organisasi harus kita perkuat untuk bersama mengawal proses yang terkait dengan Perbup tersebut. Ini sangat penting  mengingat FKDT menjadi wahana komunikasi dan koordinasi untuk melakukan pembinaan terhadap MDT,” lanjut Sururi.

Ketua FKDT Kab Brebes menambahkan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi dengan Dindikpora Kab Brebes terkait dengan kegiatan Pesantren Kilat dan ijazah MDTA yang menjadi salah satu persyaratan PPDB. “Insya Allah bulan Ramadhan 1446 kita akan menyelenggarakan kegiatan pengusaha pendidikan karakter melalui Pesantren Kilat. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Dindikpora dan Kemenag Kab Brebes sebagai ikhtiar bersama untuk memperkuat pendidikan karakter di lembaga pendidikan formal,” kata Akhmad Sururi.

“Oleh karena itu kita membutuhkan tenaga tutor dari guru Madin yang akan diterjunkan untuk mengisi kegiatan Pesantren Kilat. Tentu sebelumnya harus kita bekali dengan beberapa materi keagamaan yang bersentuhan dengan penguatan pendidikan karakter sekaligus P5 atau projek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pertengahan Desember nanti akan kita laksanakan pertemuan teknis untuk membahas hal tersebut,” pungkas Akhmad Sururi.

Sidang Pemilihan Ketua DPAC FKDT Kec Jatibarang dalam Musancab yang dipimpin oleh Warim Abdul Karim selaku Sekretaris DPC FKDT Kab Brebes seluruh peserta dari Kepala Madin se-Kec Jatibarang sepakat dan mufakat menujul Kyai Barmawi, M.Pd untuk melanjutkan sebagai Ketua DPAC FKDT Kec Jatibarang masa khidmat 2024 – 2029. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Viral, Anak Pergoki Ibunya Selingkuh dengan Tetangga di Kamar

0
Gambar (ilustrasi)
Gambar (ilustrasi)

INDRAMAYU (Aswajanews.id) –
Viral, Wn (Inisial) dan Sh keduanya berasal dari Desa Langgengsari Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. kepergok oleh anaknya di dalam kamar keduanya tidur tanpa mengenakan busana. Terungkapnya kabar skandal perselingkuhan itu berawal dari kecurigaan suami atau korban kepada Sh istrinya, yang mana Sh selalu bersikap aneh tidak seperti biasanya. Lalu suami Sh diam -diam menyuruh anaknya untuk mengambil bukti foto memakai ponselnya, di saat mereka di kamar tertidur bersama Wn tetangga rumahnya, Minggu (08/12/2024).

Uniknya, pasangan perselingkuhan ini jarak rumahnya berdekatan bahkan berhadapan sebarangan jalan gang saja. Keduanya masing-masing sudah punya keluarga, sehingga kabar tak sedap ini cepat sekali menggegerkan masyarakat sekitar, belum lama ini.

Hal itu dituturkan oleh salah satu masyarakat sekitar yang tidak mau disebut identitasnya. “Benar disini ada pasangan bukan suami istri yang melakukan hubungan selayaknya suami istri dipergoki di kamar oleh anaknya pada saat itu, tapi masalah itu sudah ditempuh jalur kekeluargaan di kantor Desa, coba tanyakan saja ke pak Kuwu,” tuturnya.

Kuwu Langgeng Sari Sutarjo, saat dikonfirmasi Wartawan (01/12), melalui pesan singkat Whatshap dirinya membenarkan adanya kabar perselingkuhan yang telah terjadi di masyarakatnya. “Emang bener mas dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan dibalai desa kedua belah pihak saling menerima,” tulisnya.

Terpisah, Ustadz Maulana mengatakan, dalam Islam zina dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap aturan agama dan dosa besar, perselingkuhan yang merusak keharmonisan rumah tangga orang lain bukanlah jalan hidup yang disyariatkan. “Dalam Islam, perselingkuhan akan dihukum dengan hukuman rajam dan dilempari batu sebagai penebus dosa-dosanya,” kata dia.

“Sangat dilarang perbuatan selingkuh, apalagi sampai melakukan hubungan selayaknya suami istri. Akan berakibat kurang baik terhadap lingkungan sekitar (Sepuluh rumah yang berdekatan akan terdampak apes),” terangnya. (Sn)

KH Munsif Nahrowi (Pendiri PMII), Semangat Mengabdi dan Perhatiannya Terhadap Umat

0
KH Munsif Nachrawi (Alm) saat menghadiri acara PC PMII Pamekasan
KH Munsif Nachrawi (Alm) saat menghadiri acara PC PMII Pamekasan

Saya merasa bersyukur bisa ikut menjenguk dan beberapa kali bersama beliau. Salah satu hal yang saya saksikan, beliau tidak selalu berdzikir dengan menggerakkan jari tangannya.

Ada satu momen ketika beliau sedang sakit, di tanggal 10 November 2024, beliau bertanya mengenai tanggal kepada kami. Ternyata, beliau ingin menghadiri suatu acara yang diundang, meskipun kami tidak tahu siapa yang mengundang, apakah dari NU atau PMII. Namun, dari sini kita bisa melihat semangat beliau dalam membimbing umat, merawat mereka, dan selalu ingin hadir di setiap kegiatan.

Ibu Afifah, anak beliau, juga menceritakan bahwa ayahnya (KH. Munsif Nahrawi) berpesan agar memberikan uang kepada anak-anak di sekitar masjid di desa Bungkuk, Singosari, Malang, dengan tujuan agar mereka semangat ke masjid. Ketika Ibu Afifah hendak melaksanakan pesan tersebut, beliau berkata bahwa sebaiknya ayahnya sendiri yang memberikannya. Cerita ini saya dengar pada hari Jumat, setelah kami mensalatkan almarhum Pak Kyai. Pada hari itu juga, Kyai Munsif menghembuskan nafas terakhirnya pada siang hari. ***

Penulis; Kamas Wahyu Amboro (PMII Kab Bandung)

Ramalan Jayabaya: Akankah Anies Baswedan Menjadi Presiden RI pada Tahun 2039?

0
oleh; Kamas Wahyu Amboro
oleh; Kamas Wahyu Amboro

Kitab Musasar, yang diyakini digubah oleh Sunan Prapen dari Giri Kedaton, meski keasliannya sering diragukan, mencantumkan pada bait pertama bahwa Kitab ini dibuat berdasarkan ramalan Jayabaya. Sebagian sarjana sepakat bahwa sumber utama kitab ini adalah Kitab Asrar (Musarar), karya Sunan Giri Prapen (Sunan Giri ke-3) yang dikumpulkan pada tahun 1540 Saka (1028 Hijriyah atau 1618 Masehi). Penulisan kitab ini berdekatan dengan penyelesaian Kitab Pararaton (1535 Saka atau 1613 M), yang mendokumentasikan sejarah Majapahit dan Singasari. Hal ini menunjukkan bahwa kitab ini telah ada sejak masa Sultan Agung dari Mataram (1613–1645 M).

Dalam Kitab Musarar, Nomer 25 Berbunyi : Ilang kawiranganingdyah, Sawab ingsun den suguhi, Mring ki Ajar Gunung Padang, Arupa endang sawiji, Samana den etangi, Jaman sewu pitung atus, Pitung puluh pan iya, Wiwit prang tan na ngaberi, Nuli ana lamate negara rengka.

Artinya: Hilangnya kehormatan dan martabat, sebagai akibat dari pengorbanan yang diberikan, mengarah pada Ki Ajar Gunung Padang yang berwujud satu keindahan yang sama, pada masa seribu tujuh ratus, tujuh puluh atau beberapa puluh, dimulai dengan peperangan tanpa sebab yang memicu kehancuran, lalu menyebabkan kerusakan pada negara dan kerangka pemerintahan. Apa yang terjadi di tahun 2029? Apakah Prabowo akan memimpin 2 Periode? Karena disebutkan  bahwa Ki Ajar Gunung Padang berwujud satu keindahan yang sama.

Kemudian, Kitab Musarar, Nomer 26, Berbunyi : Akeh ingkang gara-gara, Udan salah mangsa prapti, Akeh lindhu lan grahana, Dalajate salin-salirt, Pepati tanpa aji, Anutug ing jaman sewu, Wolung atus ta iya, Tanah Jawa pothar pathir, Ratu Kara Murka Kuthila pan sirna

Artinya :Banyak hal yang menjadi penyebabnya, seperti musim yang salah dan bencana yang melanda, lindhu (gempa) dan kerusakan yang banyak, menjadi tanda ketimpangan dan kesulitan di masa seribu tahun. Tanah Jawa yang retak dan porak-poranda, menghadapi amarah dari penguasa dan kemarahan yang tak berkesudahan. Presiden Indonesia paska Prabowo 2 Periode masih menjadi misteri? Tapi berasar ramalan yang kita tidak percaya pun tidak apa-apa. Kita harus berhati-hati.

Selanjutnya, Kitab Musarar, Nomer 27 Berbunyi : Dene besuk nuli ana, Tekane kang Tunjung putih, Semune Pudhak kasungsang, Bumi Mekah dennya lair, Iku kang angratoni, Jagad kabeh ingkang mengku, Juluk Ratu Amisan, Sirep musibating bumi, Wong nakoda milu manjing ing samuwan.

Artinya : Dan kemudian di masa depan akan datang, kehadiran Tunjung Putih, sebuah bentuk keindahan yang misterius dan spiritual, lalu dari tempat suci seperti Mekah, lahirlah hal-hal yang membentuk jagat ini, disebut sebagai “Ratu Amisan,” simbol ketenteraman bagi keseimbangan dunia, dengan keberadaan kekuatan yang berperan dalam mengatasi berbagai musibah, dengan para nakhoda yang ikut berlayar dan menavigasi ketidakpastian dunia ini. Keterangan : Apakah Tunjung Putih itu Bernama Anis Baswedan dan menjadi Presiden RI 2039 di Umur beliau 70 Tahun? Secara Anies merupakan tokoh berketurunan Arab, sekaligus cucu dari Abdurrahman Baswedan, seorang jurnalis, diplomat, pejuang kemerdekaan Indonesia yang dinobatkan pemerintah sebagai salah seorang pahlawan nasional Indonesia.

Namun, penting diingat bahwa ramalan seperti ini bersifat spekulatif dan lebih mencerminkan harapan serta kekhawatiran masyarakat pada masa tertentu daripada prediksi pasti. Kita tetap perlu bersikap bijak dan tidak menjadikan ramalan sebagai pegangan utama dalam menilai masa depan. ***

www.youtube.com/@anas-aswaja

FGD UIN Gus Dur Kolaborasi dengan Gusdurian, Bahas Harmoni untuk Kemanusiaan dan Lingkungan

0
UIN Gus Dur selenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pre-Event Bali Interfaith Movement di kampus 2 UIN Gus Dur, Sabtu (7/12/2024).
UIN Gus Dur selenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pre-Event Bali Interfaith Movement di kampus 2 UIN Gus Dur, Sabtu (7/12/2024).

PEKALONGAN (Aswajanews.id) – Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) selenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pre-Event Bali Interfaith Movement (BIM). FGD dengan mengangkat tema “Harmoni untuk Kemanusiaan dan Lingkungan” ini diselenggarakan di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, kampus 2 UIN Gus Dur, Sabtu (7/12/2024).

Kegiatan FGD ini terselenggara dari Kerjasama UIN Gus Dur Pekalongan dengan komunitas Gusdurian. FGD ini diharapkan bisa menghasilkan rekomendasi – rekomendasi yang akan dibawa di BIM Bali pada 13, 14, dan 15 Desember 2024.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan diantaranya, K.H. Marzuki Wahid dari Institut Studi Islam Fahmina, Prof. Dr. Maghfur, M.A Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, dan Pdt. Dwi Argo Mursito, Ketua Badan Kerja Sama Gereja Kristen (BKSGK) Pekalongan.

Dalam sambutannya, Prof. Zaenal menyampaikan bahwa kerusakan sudah terjadi sejak 1998. Merusak alam sebenarnya tidak boleh dan pada tahun tersebut terjadi penebangan hutan secara masif. “Saat ini semakin hari jumlah hutan semakin berkurang.

Disampaikan, kerusakan lingkungan ini bisa terjadi karena permasalahan ekonomi mikro maupun makro. Dicontohkan, saat ini wilayah pantai Pekalongan sering terjadi banjir rob, ini merupakan dampak dari kerusakan lingkungan.

“Banjir terjadi karena ulah manusia, karena melupakan harmoni terhadap lingkungan,” sambungnya.

Prof. Zaenal juga mengungkapkan, orang yang menanam pohon bisa memberikan manfaat bagi makhluk hidup dan akan menerima pahala selama pohon tersebut masih bermanfaat. Konsep kepedulian lingkungan ini rencananya akan diterapkan di UIN Gus Dur.

“Kedepan saya ingin setiap mahasiswa baru menanam pohon dan ada data nama, prodi, fakultas. Pohon ini jangan hanya ditanam saja lalu ditinggalkan. Namun mahasiswa harus merawatnya sampai mereka lulus. Ini akan menjadi cara merawat bumi kita di lingkungan UIN Gus Dur pekalongan. Nanti akan banyak pohon-pohon di kampus kita ini,” jelas Prof. Zaenal.

Narasumber pertama Prof Maghfur menyampaikan, saat ini kita merupakan generasi terakhir untuk mencegah kerusakan planet. Jadi kalau kita tidak berbuat sesuatu, dalam 10 atau 15 tahun kedepan Pekalongan akan tenggelam, seperti yang disampaikan oleh Pak Rektor tadi.

“Lalu kita sebagai agamawan atau paling tidak orang yang beragama bisa berkontribusi apa untuk keberlangsungan bumi kita ini?” tanya Prof Maghfur.

Prof Maghfur mengatakan bahwa Planet Bumi sebagai rumah bersama hendaknya untuk dijaga secara bersama-sama. “Kalau ada manusia yang merusak, mengotori, dan mengeksploitasi bumi, itu sama saja dengan merusak rumah kita ini,” tambahnya.

Pdt Argo menyampaikan, Kekristenan menganggap bahwa alam dan manusia sebagai bagian dari ciptaan Tuhan. Pelestarian alam dianggap sebagai tanggung jawab moral manusia untuk menjaga keindahan dan keseimbangan ekosistem.

“Tanggung jawab manusia adalah bekerja untuk Tuhan dalam memelihara dan mengelola lingkungan hidup, bukan mendominasi apalagi mengeksploitasinya,” ujarnya.

Selama ini Kekristenan dianggap menjadi salah satu penyebab krisis lingkungan krn penafsiran kitab suci yang melegitimasi manusia yang mengeksploitasi bumi. Maka, perlu adanya pertobatan ekologi, yaitu berhenti merusak alam dan mulai merawat alam.

“Pertobatan ekologis juga dapat berarti mengakui bahwa manusia telah berdosa terhadap alam semesta dan tuhan,” tambahnya.

Pdt Argo juga menyinggung peran Gereja. Menurutnya, Gereja dapat berperan dalam menjaga lingkungan hidup dengan berbagai cara, di antaranya menanamkan kesadaran ekologis, mengajak jemaat membudayakan gaya hidup ramah lingkungan, dan seterusnya.

“Gereja dan umat Kristen diundang untuk mengambil peran aktif dalam advokasi lingkungan, mempromosikan kebijakan yang adil, dan menerapkan gaya hidup yang berkelanjutan sebagai bagian dari panggilan iman mereka,” ucapnya.

K.H Marzuki Wahid sebagai narasumber pamungkas menyampaikan bahwa membangun harmoni kemanusiaan dan lingkungan ini harus dilakukan oleh banyak pihak.

“Penting untuk kemudian ada kolaborasi antar tokoh agama, lintas agama, masyarakat, pemuda, LSM, dan aktivis lingkungan. Dan satu lagi menurut saya yaitu industri,” tuturnya.

Penyebab kerusakan lingkungan menurut K.H Marzuki adalah karena unsur keserakahan manusia, khususnya yang dilakukan oleh pihak industri.

“Oleh sebab itu, industri harus pula diajak untuk ikut dalam membangun keharmonisan lingkungan. Kalau industri tidak kita ajak, ya, kita hanya menjadi pemadam kebakaran. Artinya, alam nya rusak lalu kita yang mengkampanyekan,” ucapnya.

Kegiatan ini menghadirkan peserta dari internal kampus maupun eksternal kampus. Diantaranya, sivitas akademika UIN Gus Dur, komunitas Gusdurian, tokoh – tokoh lintas agama, Dinas Lingkungan Hidup, organisasi kemasyarakatan seperti NU dan Muhammadiyah, komunitas peduli lingkungan, budayawan, SEMA dan DEMA UIN Gus Dur, dan tamu undangan lainnya.

Pada kegiatan ini diskusi dilakukan dalam kelompok lintas sektor untuk membahas tantangan, peluang, dan model kolaborasi yang memungkinkan dengan pertanyaan kunci “Bagaimana strategi kolaborasi antara lintas pemangku kepentingan untuk menangani isu dehumanisasi dan kerusakan lingkungan?”.

Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya tiga stanza, dan diakhiri dengan sesi menyalakan 17 Lilin SDGs, serta deklarasi dan penandatanganan komitmen menjaga kemanusiaan dan kerusakan lingkungan. (Kontributor: Khairul Anwar)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts