Pelayanan Publik

Inovasi Diperlukan dalam Pembangunan Zona Integritas

MAGELANG (Aswajanews.id) – Komitmen bersama yang kuat untuk melakukan perubahan sangat dibutuhkan dalam Pembangunan Zona Integritas (ZI). Pembangunan ZI menuju WBK-WBBM merupakan miniatur penerapan reformasi birokrasi di beberapa unit kerja yang bertujuan membangun program reformasi birokrasi sehingga mampu mengembangkan budaya kerja birokrasi yang anti korupsi, berkinerja tinggi, dan memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten sudah dua kali dilakukan penilaian oleh Tim Ortala Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2020 dan 2021, namun belum berhasil lolos penilaian internal sehingga dibutuhkan komitmen yang kuat untuk mewujudkannnya.

Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang, Muhammad Miftah, menyampaikan keinginan untuk melanjutkan pembangunan Zona Integritas yang telah dirintis oleh pimpinan sebelumnya dengan menyempurnakan beberapa kekurangan dan melakukan inovasi agar pembangunan ZI dapat berjalan ideal.

“Dalam melaksanakan Pembangunan Zona Integritas ini kita membutuhkan tim yang solid. Dengan SDM yang ada di Kabupaten Magelang sudah mencukupi untuk melaksanakan kegiatan,” ujar Kakankemenag.

Miftah menyampaikan beberapa contoh inovasi yang telah dilakukan oleh Kantor Kemenag Kota Salatiga sehingga lolos dalam Penilaian ZI dan meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

“Untuk meningkatkan layanan kita ingin ada Podcast. Termasuk marilah inventarisasi semua layanan, saya berharap setiap seksi ada program perubahan (Proper) minimal ada 1 program perubahan,” kata Miftah.

Miftah perubahan-perubahan kecil dapat dilakukan dalam rangka mewujudkan Pembangunan Zona Integritas. Misalnya, semua bentuk penyerahan Surat Keputusan atau produk Kementerian Agama tidak diberikan di ruang Seksi/Penyelenggara, tetapi diberikan melalui Apel Pegawai sehingga bentuk implementasi integritas.

Untuk memperkuat pemahaman semua Tim ZI, Miftah berharap dapat menghadirkan sharing pengalaman dengan menghadirkan narasumber dari Kantor Kemenag Kota Salatiga. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan Kantor Kemenag dapat memperoleh pengetahuan bagaimana mempersiapkan dan mengelola pembangunan ZI secara baik. (Humas)