Profil

Yenny Wahid Kalahkan Cak Imin Sebagai Capres Pilihan Warga NU

Jakarta (Aswajanews.id)Hasil survei dari Riset Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) baru-baru ini mengeluarkan sejumlah nama capres 2024 yang menjadi pilihan warga Nahdlatul Ulama (NU). Riset ini diambil dari responden yang berasal dari pondok pesantren, santri dan juga warga NU lainnya. Dari sekian nama tokoh yang dihadirkan, salah satu yang muncul adalah nama putri kedua Gus Dur, Yenny Wahid.

Dalam keterangan riset tersebut disebutkan, Yenny Wahid bahkan mengalahkan dua politisi senior di NU, yakni Muhaiman Iskandar atau Cak Imin dan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Direktur Ekskutif CSIIS, Moh Sholeh Basyari menjelaskan, munculnya nama Yenny Wahid sebagai salah satu kandidat kuat capres pilihan warga NU terkait dengan Gus Yahya dan kepengurusan baru PBNU.

Ia menduga, perubahan itu merupakan respons warga NU atas kebijakan ketua umum PBNU, Gus Yahya, yang ingin menghidupkan Gus Dur.

Lantas ia menjelaskan hasil riset itu, pihaknya menemukan tiga nama yang tertinggi sebagai capres pilihan warga NU. Tiga nama itu yakni Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan Ganjar Pranowo. “Kemunculan Erick Thohir masuk tiga besar survei, bisa dibaca bahwa pendekatannya kepada komunitas NU cukup efektif,” kata Basyari dalam keterangan tertulis di Jakarta, sebagaimana dikutip Antara, Selasa (25/1/2022).

Jajak pendapat yang dilakukan CSIIS dilakukan serentak di Probolinggo, Pasuruan, Malang. Yogyakarta, Rembang, Magelang, Tasikmalaya, Cirebon, Pandeglang dan Lampung Tengah. Survei semi riset dilakukan pada 7 Januari 2022.

Data Survei diambil dengan wawancara mendalam. Wawancara secara tidak langsung, responden tidak dalam posisi mengetahui bahwa dia tengah diambil datanya. Contoh dipilih secara purposive yang dimaksudkan untuk mendapatkan orisinalitas data dari responden dan dihindari kemungkinan melebar.

Responden merupakan santri dari pondok pesantren yang selesai menunaikan sholat Jumat. Model ini adalah adaptasi dari exit poll. Exit poll data diambil dari pemiih setelah keluar dari bilik suara.

Exit prayer adalah data diambil setelah responden keluar dari masjid setelah selesai sholat Jumat.

Lantas ia menjelaskan, dari data rise tersebut, di Jawa Tengah terdapat nama Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Erick Thohir. Sedangkan di Jawa Barat ada nama Ridwan Kamil, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Di Banten nama Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Erick Thohir, serta di Lampung terdapat nama Erick Thohir, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. (*)