Beranda Pendidikan Wagub Jateng: FKDT Berperan Strategis Membentuk Generasi Berakhlakul Karimah

Wagub Jateng: FKDT Berperan Strategis Membentuk Generasi Berakhlakul Karimah

1

UNGARAN (Aswajanews) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) memiliki peran penting dan strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlakul karimah.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis Wagub Jateng yang dibacakan oleh Arif Husni dari Biro Kesra dan Taskin Setda Provinsi Jawa Tengah pada acara Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-14 FKDT, Kamis malam (23/4/2026), di Ungaran.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada FKDT atas perjalanan pengabdiannya selama 14 tahun. Ini adalah perjalanan panjang yang penuh dedikasi dalam membina pendidikan keagamaan, khususnya Madrasah Diniyah Takmiliyah,” ujar Taj Yasin dalam sambutannya.

Menurutnya, FKDT merupakan wadah strategis yang menghimpun lembaga pendidikan diniyah takmiliyah dan berperan sebagai benteng moral di tengah derasnya arus globalisasi.

“Pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia. Di sinilah peran FKDT menjadi sangat relevan,” tegasnya.

Ia menambahkan, melalui pendidikan diniyah, anak-anak tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga nilai-nilai penting seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang harmonis, toleran, dan berdaya saing.

Wagub juga mendorong FKDT untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat moderasi beragama, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter generasi muda.

“Kami berharap FKDT mampu berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang religius, rukun, dan sejahtera,” lanjutnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pendidikan keagamaan melalui sinergi antara pemerintah, FKDT, dan seluruh elemen masyarakat.

Menutup sambutannya, Wagub berharap FKDT terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi ulama.


4D123AC9 D8AA 47D5 9773 BAEAAC5F7FBF
Acara tasyakuran Harlah ke-14 FKDT yang digelar di kawasan wisata religius Makam Syekh Hasan Munadi tersebut dihadiri berbagai pejabat dan tokoh penting.

Hadir di antaranya Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Saiful Mujab, didampingi Kabid PD Pontren Fathuronji, serta Kepala Kemenag Kabupaten Semarang Ta’yinul Birri Bagus Nugroho.

Turut hadir perwakilan Bupati Semarang, unsur Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, serta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Semarang.

Dalam kesempatan tersebut, Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah, Ubaidillah Shodaqoh, menyampaikan mauidzah hasanah sekaligus memimpin doa tasyakuran.

Sementara itu, Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Abdul Rohman, memimpin rangkaian kegiatan mujahadah dan manakib Abdul Qodir Jaelani sebelum prosesi tasyakuran dimulai.

E95FF84B 2BC4 44B7 987B ADC08084D678

Kegiatan ini diikuti oleh DPC FKDT kabupaten/kota se-Jawa Tengah serta para jamaah dari wilayah Ungaran Barat, sebagai momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam pengembangan pendidikan keagamaan ke depan.

(Red/Nas)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.