Google search engine
Beranda blog Halaman 42

Bupati Aep: Media Mitra Strategis Pemerintah, Kunci Jaga Kondusifitas Karawang

0
Bupati Aep: Media Mitra Strategis Pemerintah, Kunci Jaga Kondusifitas Karawang

KARAWANG (Aswaja News) – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi tinggi kepada insan pers dalam acara Silaturahmi dan Ramah Tamah Pemerintah Kabupaten Karawang dengan Media yang digelar di Aula Husni Hamid, Senin (16/3/2026).

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Bupati Aep menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan berbagai media yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Dalam sambutannya, Aep mengawali dengan rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada para jurnalis yang hadir. Ia menilai kehadiran media bukan hanya sebagai peliput kegiatan pemerintah, tetapi juga sebagai pihak yang turut menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa bersilaturahmi bersama rekan-rekan media. Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan peran media yang selama ini turut menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” ujar Aep.

Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi daerah. Selain menjadi penyampai informasi kepada publik, media juga berfungsi sebagai kontrol sosial yang membantu pemerintah tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan kebijakan.

Aep juga mengungkapkan bahwa dirinya kerap menerima berbagai masukan dari masyarakat yang disampaikan melalui media, baik secara langsung maupun melalui pesan pribadi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman media yang sering menyampaikan aspirasi masyarakat kepada saya, bahkan melalui pesan WhatsApp. Itu menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus didasarkan pada pemahaman yang matang serta berpihak kepada kepentingan masyarakat. Ia menilai pembangunan di Karawang harus terus ditingkatkan, terutama pada sektor infrastruktur dan pendidikan.

Namun demikian, Aep juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusifitas daerah. Ia mengajak media untuk tetap menjalankan fungsi kritik secara konstruktif tanpa memicu provokasi yang dapat merugikan masyarakat.

“Media adalah mitra pemerintah. Kritik tentu boleh disampaikan, tetapi mari kita sampaikan dengan cara yang baik dan tidak memprovokasi keadaan,” tegasnya.

Menjelang akhir sambutannya, Aep menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh hadirin sekaligus mengapresiasi dedikasi para jurnalis yang selama ini terus menjalankan tugas jurnalistik di Karawang.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karawang, saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin serta terima kasih kepada seluruh insan media yang terus menjalankan tugas jurnalistik dengan baik,” ucapnya.

Ia berharap hubungan baik antara pemerintah daerah dan media dapat terus diperkuat demi mendukung pembangunan daerah yang lebih maju.

“Harapan kita semua sama, Karawang harus terus maju dan berkembang. Mudah-mudahan kita semua diberikan kemudahan oleh Allah SWT,” pungkasnya.

(Ahmad Z)

Jadwal CPNS 2026 Belum Diumumkan, Pemerintah Masih Petakan Kebutuhan Formasi

0

JAKARTA (Aswajanews) – Jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 menjadi topik yang banyak diperbincangkan masyarakat, khususnya para pencari kerja. Hal ini mencuat setelah beredar informasi di media sosial yang menyebutkan pendaftaran CPNS akan dibuka pada Juli hingga Agustus 2026.

Namun hingga kini, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi(KemenPANRB) belum mengumumkan secara resmi jadwal seleksi CPNS tahun 2026. Karena itu, masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari pemerintah.

Jika mengacu pada pola seleksi tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran CPNS biasanya dibuka pada pertengahan hingga akhir tahun. Meski demikian, terdapat sinyal positif bahwa rekrutmen CPNS 2026 tetap akan dibuka.

Sinyal tersebut muncul dari pernyataan Menteri PANRB, Rini Widyantini, yang menyebut pemerintah saat ini sedang melakukan pemetaan kebutuhan pegawai di kementerian dan lembaga negara.

“Saya sudah meminta mereka (kementerian) untuk melakukan analisis kebutuhan sesuai dengan strategi lima tahun ke depan,” ujar Rini, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, analisis tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah akan terjadi penambahan (positive growth), pengurangan, atau tetap pada jumlah jabatan tertentu di instansi pemerintah.

Waspada Tautan Palsu Pendaftaran CPNS

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia mengimbau masyarakat agar tidak mengklik tautan pendaftaran CPNS selain dari situs resmi pemerintah.

Langkah ini penting untuk menghindari penipuan atau penyebaran tautan palsu yang mengatasnamakan pendaftaran CPNS.

Informasi resmi seleksi CPNS dapat dipantau melalui situs dan media sosial resmi pemerintah, antara lain:

  • Website:

    • KemenPANRB

    • Badan Kepegawaian Negara (BKN)

  • Instagram:

    • @kemenpanrb

    • @bkngoidofficial

Persyaratan Umum Pendaftaran

Persyaratan CPNS 2026 diperkirakan tidak jauh berbeda dengan seleksi sebelumnya. Mengacu pada Keputusan Menteri PANRB Nomor 320 Tahun 2024, beberapa syarat umum pendaftar antara lain:

  • Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun

  • Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap

  • Tidak pernah diberhentikan tidak hormat sebagai PNS, anggota TNI, Polri, atau pegawai swasta

  • Tidak sedang berstatus sebagai CPNS, PNS, anggota TNI, atau Polri

  • Bukan anggota atau pengurus partai politik serta tidak terlibat politik praktis

  • Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai jabatan yang dilamar

  • Sehat jasmani dan rohani

  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia atau luar negeri sesuai kebutuhan instansi

Formasi CPNS 2026

Adapun formasi dan kebutuhan jabatan CPNS 2026 nantinya dapat dilihat melalui laman resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikelola oleh BKN.

Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti perkembangan informasi dari kanal resmi pemerintah agar terhindar dari informasi yang tidak benar. (*)

THR Itu Hak Karyawan, Bukan Sekadar Bonus

0
Oleh: Ahmad Z

Setiap menjelang hari raya keagamaan, khususnya Idulfitri, pembahasan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) selalu kembali mencuat. Di satu sisi, para pekerja menantikan hak tersebut untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran. Di sisi lain, masih ada sebagian pihak yang menganggap THR sekadar bonus atau kebijakan sukarela dari perusahaan. Padahal, secara hukum ketenagakerjaan di Indonesia, THR bukanlah bonus, melainkan hak pekerja yang wajib diberikan oleh pengusaha.

Ketentuan mengenai THR telah diatur secara tegas dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa THR merupakan pendapatan non-upah yang wajib diberikan oleh pengusaha kepada pekerja menjelang hari raya keagamaan.

Aturan ini tidak muncul tanpa alasan. Negara hadir untuk memastikan adanya perlindungan terhadap hak-hak pekerja, terutama dalam momentum keagamaan yang memiliki nilai sosial dan budaya yang kuat di masyarakat Indonesia. Hari raya sering kali diiringi dengan meningkatnya kebutuhan ekonomi keluarga, mulai dari kebutuhan pangan, pakaian, hingga tradisi berbagi dengan keluarga dan masyarakat.

Dalam ketentuan tersebut juga dijelaskan Besaran THR pun telah ditentukan secara jelas. Bagi pekerja yang telah memiliki masa kerja 12 bulan atau lebih, mereka berhak menerima THR sebesar satu bulan upah. Sementara bagi pekerja yang masa kerjanya minimal satu bulan tetapi kurang dari 12 bulan, maka THR diberikan secara proporsional sesuai masa kerja.

Menariknya, regulasi juga membuka ruang bagi perusahaan yang ingin memberikan lebih. Jika dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama ditetapkan nilai THR yang lebih besar dari ketentuan pemerintah, maka ketentuan yang lebih menguntungkan pekerja tersebut yang harus diberlakukan.

Selain soal besaran, waktu pembayaran juga diatur secara tegas. THR wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan. Tujuannya agar pekerja dapat memanfaatkan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan hari raya bersama keluarga.

Namun dalam praktiknya, masih ditemukan perusahaan yang terlambat membayar THR, bahkan ada yang tidak membayarkannya sama sekali. Kondisi ini tentu bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, penting bagi para pekerja untuk memahami bahwa THR merupakan hak normatif yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.

Di sisi lain, pengusaha juga perlu memandang kewajiban ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan kepatuhan hukum dalam menjalankan usaha. Hubungan industrial yang sehat tidak hanya dibangun melalui produktivitas kerja, tetapi juga melalui pemenuhan hak dan kewajiban secara adil dan seimbang.

Pada akhirnya, pemahaman yang benar tentang THR menjadi penting bagi semua pihak. Dengan memahami bahwa THR adalah hak pekerja dan kewajiban pengusaha, diharapkan tidak lagi muncul anggapan bahwa THR hanyalah bentuk kemurahan hati perusahaan. Lebih dari itu, THR merupakan bagian dari sistem perlindungan tenaga kerja yang bertujuan menciptakan hubungan kerja yang adil, manusiawi, dan berkeadilan.

Momentum hari raya semestinya menjadi waktu yang penuh kebahagiaan bagi semua pihak, termasuk para pekerja yang telah memberikan kontribusi bagi keberlangsungan perusahaan. Oleh karena itu, pemenuhan THR secara tepat waktu dan sesuai ketentuan hukum adalah bentuk penghargaan terhadap kerja dan pengabdian para pekerja. ***

Tiga Ciri Orang Munafik Menurut Rasulullah SAW

0

Munafik merupakan salah satu sifat yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Karena itu, setiap muslim hendaknya berusaha menjauhi sifat tersebut. Dalam ajaran Islam, kemunafikan tidak hanya terlihat dari perbuatan, tetapi juga dari ucapan dan sikap seseorang.

Secara bahasa, munafik berarti berpura-pura. Sementara dalam istilah syariat, munafik adalah sikap seseorang yang menampakkan keimanan, namun menyembunyikan kekafiran atau kebohongan dalam hatinya. Dengan kata lain, apa yang diucapkan tidak sejalan dengan kenyataan.

Munafik Disebut Pendusta dalam Al-Qur’an

Allah SWT menjelaskan sifat orang munafik dalam Al-Qur’an Surah Al-Munafiqun ayat 1:

اِذَا جَاۤءَكَ الْمُنٰفِقُوْنَ قَالُوْا نَشْهَدُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُ اللّٰهِۘ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُهٗۗ وَاللّٰهُ يَشْهَدُ اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ لَكٰذِبُوْنَۚ

Artinya: “Apabila orang-orang munafik datang kepadamu (Muhammad), mereka berkata, ‘Kami bersaksi bahwa engkau benar-benar utusan Allah.’ Allah mengetahui bahwa engkau benar-benar utusan-Nya, dan Allah menyaksikan bahwa orang-orang munafik itu benar-benar pendusta.”

Ayat ini menjelaskan bahwa orang munafik pandai berkata-kata seolah beriman, namun sebenarnya hatinya tidak jujur.


Tiga Ciri Orang Munafik Menurut Hadits

Rasulullah SAW telah menjelaskan tiga tanda utama orang munafik dalam sebuah hadits:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ: إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ
(رواه البخاري ومسلم)

Artinya: “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga: apabila berkata ia berdusta, apabila berjanji ia mengingkari, dan apabila dipercaya ia berkhianat.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

1. Jika Berkata Ia Berdusta

Orang munafik tidak menjaga lisannya. Ucapan yang keluar sering kali tidak sesuai dengan kenyataan.

2. Jika Berjanji Ia Mengingkari

Janji yang diucapkan tidak pernah ditepati. Hal ini menunjukkan lemahnya komitmen dan kejujuran.

3. Jika Dipercaya Ia Berkhianat

Ketika diberikan amanah, orang munafik tidak menjaganya dengan baik dan justru menyalahgunakannya.


Munafik dalam Al-Qur’an

Allah SWT juga menyebutkan sifat orang munafik dalam Surah Al-Baqarah ayat 8:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَبِالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِيْنَ

Artinya: “Di antara manusia ada yang berkata, ‘Kami beriman kepada Allah dan hari akhir,’ padahal sebenarnya mereka bukan orang-orang yang beriman.”


Balasan bagi Orang Munafik

Orang munafik akan mendapatkan balasan yang sangat berat dari Allah SWT. Dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 145, Allah berfirman bahwa:

Orang-orang munafik akan ditempatkan di neraka pada tingkatan yang paling bawah.

Hal ini menunjukkan betapa beratnya dosa kemunafikan di sisi Allah SWT.


Doa Agar Terhindar dari Sifat Munafik

Setiap muslim dianjurkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari sifat munafik. Berikut doa yang dapat diamalkan:

اللَّهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِي مِنَ النِّفَاقِ وَعَمَلِي مِنَ الرِّيَاءِ وَلِسَانِي مِنَ الْكَذِبِ وَعَيْنِي مِنَ الْخِيَانَةِ إِنَّكَ تَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورِ

Artinya: “Ya Allah, sucikanlah hatiku dari kemunafikan, amal perbuatanku dari riya, lidahku dari kebohongan, dan mataku dari khianat. Sesungguhnya Engkau mengetahui pandangan mata yang khianat dan apa yang tersembunyi di dalam hati.”

Sifat munafik adalah penyakit hati yang sangat berbahaya bagi keimanan. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya selalu menjaga kejujuran, menepati janji, serta amanah dalam setiap urusan.

Dengan memperbanyak dzikir, memperbaiki niat, dan berdoa kepada Allah SWT, insyaAllah kita dapat dijauhkan dari sifat munafik dan menjadi hamba yang istiqamah dalam keimanan.

Penutupan Pesantren Ramadan SMK Ma’arif NU Wanasari 01, Inilah Pesan Sekretaris MWC NU

0

BREBES (Aswajanews) – Kegiatan Pesantren Ramadan 1447 H di SMK Ma’arif NU Wanasari 01 berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Maret 2026. Peserta yang terdiri dari siswa kelas X, XI, dan XII mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan khidmat. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Tim Pesantren Ramadan dari MWC NU Wanasari.

Dalam sambutan penutupan, Sekretaris MWC NU Wanasari, Akhmad Sururi, berpesan kepada seluruh peserta agar setelah kegiatan selesai langsung pulang ke rumah masing-masing dan tidak mampir ke tempat lain. Menurutnya, hal itu agar rumah mereka mendapatkan keberkahan dari anak-anak yang menuntut ilmu agama di bulan Ramadan.

“Setelah sampai di rumah, sungkemlah dan mohon doa kepada ayah dan ibu kalian, terutama ibu. Ini momentum emas di akhir Ramadan, karena doa memiliki makna yang sangat dalam, terlebih doa seorang ibu,” kata Sururi saat memberikan sambutan pada penutupan Pesantren Ramadan di mushola kompleks SMK Ma’arif NU Wanasari 01, Sabtu (14/3/2026).

Ia juga mengingatkan para siswa untuk menunjukkan bakti kepada orang tua dengan memohon doa untuk kesuksesan hidup mereka.

“Meskipun saat Lebaran nanti kalian juga akan sungkem, tetapi sungkeman di bulan Ramadan memiliki energi spiritual yang dahsyat. Buktikan bakti kalian kepada kedua orang tua pada detik-detik akhir Ramadan,” tambahnya.


Bagi siswa yang orang tuanya telah meninggal dunia, Sururi menganjurkan agar melakukan ziarah ke makam dan mendoakan mereka.

“Orang tua telah berjasa melahirkan dan membesarkan kita. Mereka sangat menunggu doa dari anak-anaknya. Anak yang saleh tidak akan berhenti mendoakan kedua orang tuanya, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Sururi juga menegaskan pentingnya memperkuat pemahaman ideologi Ahlussunnah wal Jamaah di kalangan pelajar NU. Menurutnya, saat ini terdapat sejumlah pemahaman keagamaan yang tidak sejalan dengan ajaran ulama salaf dan berpotensi memengaruhi generasi muda melalui berbagai media, termasuk media online.

Karena itu, kegiatan Pesantren Ramadan dinilai sangat penting untuk menanamkan pemahaman aqidah dan amaliah Aswaja kepada para pelajar.

“Melalui Pesantren Ramadan, para siswa mendapatkan pendalaman ilmu agama Islam dan tradisi NU. Aqidah Aswaja, fiqih, serta akhlak atau tasawuf menjadi komponen pokok yang harus dimiliki seorang muslim,” jelasnya.

Kegiatan penutupan yang digelar di mushola kompleks SMK Ma’arif NU Wanasari 01 tersebut juga dihadiri oleh Tim Pesantren Ramadan Center Kabupaten Brebes. Wakil Ketua Tim, KH Mu’min Syafiq, turut hadir dan memimpin doa penutup.

Selain itu, beberapa alumni pesantren yang tergabung dalam tim Pesantren Ramadan juga hadir menyaksikan kegiatan penutupan yang diakhiri dengan musafahah atau saling bersalaman.

Kepala SMK Ma’arif NU Wanasari 01, Ali Fauzan, MH, turut hadir bersama dewan guru dalam acara tersebut. Usai kegiatan, mereka bersama tim Pesantren Ramadan melakukan sesi foto bersama.

(Red/Nas)

Corong Jabar Kecam Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrea Yunus

0
Ilustrasi

BANDUNG (Aswajanews) – Presidium Corong Jabar menyampaikan kecaman keras dan tanpa kompromi atas tindakan teror berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Andrea Yunus, Wakil Koordinator Bidang Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Peristiwa tersebut dinilai bukan hanya serangan terhadap individu, tetapi juga ancaman serius terhadap perjuangan penegakan hukum, demokrasi, serta perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.
Ketua Corong Jabar, Yusup Sumpena yang akrab disapa Kang Iyus menegaskan bahwa tindakan penyiraman air keras merupakan bentuk teror brutal yang tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum.

“Serangan terhadap Andrea Yunus adalah serangan terhadap keberanian para pembela keadilan. Ini adalah tindakan pengecut yang mencoba membungkam suara kritis yang memperjuangkan hak-hak masyarakat,” tegasnya.

Corong Jabar menilai aksi kekerasan tersebut memperlihatkan adanya upaya sistematis untuk menakut-nakuti para aktivis hukum dan pembela masyarakat yang selama ini berada di garis depan dalam mengungkap berbagai ketidakadilan.

Karena itu, Corong Jabar menyampaikan sejumlah tuntutan kepada aparat penegak hukum, di antaranya:

  • Mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus ini secara cepat, transparan, dan tanpa pandang bulu.
    Menangkap dan mengadili pelaku serta aktor intelektual di balik serangan tersebut.
  • Menjamin keamanan seluruh aktivis, pembela HAM, dan pejuang keadilan yang bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Menurut Yusup, negara tidak boleh kalah oleh teror. “Jika pembela hukum diserang dan negara diam, maka yang terancam bukan hanya satu orang, tetapi masa depan keadilan itu sendiri,” ujarnya.

Tokoh Corong Jabar lainnya, Henda Surwenda Atmadja, yang juga dikenal sebagai aktivis pergerakan senior, menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut.
Ia menilai tindakan kekerasan terhadap aktivis KontraS dapat dikategorikan sebagai bentuk teror terhadap demokrasi yang telah menjadi kesepakatan bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi.

“Saya mengutuk keras pelaku maupun pihak yang merencanakan kejadian tersebut. Aparat penegak hukum harus segera mengungkap maksud di balik tindakan sadis penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,” tegasnya.

Sementara itu tokoh Barisan Olot sekaligus Sekretaris Jenderal Masyarakat Adat, Eka Santosa, yang juga bagian dari keluarga besar Corong Jabar, menyampaikan keprihatinan sekaligus imbauan agar kasus ini ditangani secara serius.

Menurutnya, jika kasus penyiraman air keras terhadap Andrea Yunus dibiarkan tanpa penyelesaian, hal tersebut dapat membahayakan keberlangsungan kehidupan demokrasi di Indonesia.

Pandangan serupa disampaikan Presidium Corong Jabar yang juga aktivis senior Universitas Padjadjaran, Avi Hidayat. Ia mengingatkan bahwa kasus penyiraman air keras sebelumnya juga pernah menimpa penyidik KPK Novel Baswedan, serta kasus kematian aktivis HAM Munir Said Thalib yang hingga kini masih menjadi perhatian publik.

“Peristiwa seperti ini harus menjadi perhatian serius pemerintah dalam melindungi hak demokrasi dan hak warga negara untuk menyampaikan kritik,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Presidium Corong Jabar sekaligus tokoh Jawa Barat Cucu Sutara. Ia menegaskan bahwa sebagai negara yang berasaskan Pancasila, berdasarkan UUD serta menjunjung tinggi hak asasi manusia, segala bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan.

“Untuk itu kami mengutuk keras tindakan kekerasan tersebut dan meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini,” tegasnya.

Sebagai penutup, Corong Jabar menegaskan bahwa kekerasan tidak akan pernah mampu membungkam suara keadilan. Sebaliknya, peristiwa ini harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas masyarakat sipil dalam melawan segala bentuk teror terhadap pejuang kemanusiaan. ***

Pengamanan Ketat di Rest Area KM 62-B Karawang, Personel Gabungan Imbau Pemudik Waspada 3C

0

KARAWANG (Aswaja News) – Memasuki arus mudik Lebaran 2026, personel gabungan Kepolisian terus meningkatkan kewaspadaan di titik-titik rawan, termasuk kawasan rest area. Pada Minggu (15/3/2026) pukul 09.30 WIB, Pos Pengamanan (Pospam) Rest Area KM 62-B Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, menggelar patroli skala besar dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Sebanyak 14 personel diterjunkan dalam pengamanan tersebut. Mereka dipimpin langsung oleh Kepala Pos Pengamanan, Iptu Herawati didampingi Perwira Pengendali (Padal) Iptu Sugiarto dan Ipda Inta, Personel lainnya yang terlibat antara lain Aiptu Edwar, Aiptu Oyib, Aiptu Afrozi, Aiptu Sigit, Aiptu Alida, Aipda Yogi Eko, Aipda Muna, Bripka Noerhendi, Bripka Zefri, Bripka G Gunawan, dan Bripka Satorih.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Iptu Herawati menerangkan kegiatan diawali dengan apel kesiapsiagaan, kemudian dilanjutkan patroli jalan kaki menyisir area rest area. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi kriminalitas 3C (Curat, Curas, Curanmor) serta aksi pecah kaca kendaraan yang kerap mengincar kendaraan pemudik yang tengah beristirahat.

“Kami melakukan patroli secara humanis sekaligus memberikan himbauan langsung kepada pengunjung rest area. Kami minta agar mereka selalu berhati-hati, tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, serta memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci saat ditinggal istirahat,” ujar Iptu Herawati di lokasi.

Selain patroli, personel juga melaksanakan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas (lalin) di pintu masuk maupun pintu keluar Rest Area KM 62-B. Hal ini bertujuan untuk mencegah penumpukan kendaraan yang dapat memicu kemacetan di jalan tol.
(Ahmad Z)

Tanggulangi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk, Kang DS: Segera Normalisasi Sungai Cisunggalah Secara Manual

0

BANDUNG (Aswajanews) – Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung bergegas turun ke lapangan tinjau lokasi banjir bandang di Kampung Puja RT 03/RW 04 Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, Minggu (15/3/2026).

Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna, gerak cepat turun langsung ke lokasi banjir bandang ini sesaat usai melaksanakan ibadah umrah dari Tanah Suci Makkah dan Madinah Arab Saudi.

Bencana banjir bandang yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam bada magrib itu menyebabkan dinding tembok bangunan 4 rumah milik warga jebol dan mengalami kerusakan berat. Selain itu sebanyak 47 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat luapan Sungai Cisunggalah tersebut.

Bencana banjir bandang itu akibat jebolnya tanggul atau tembok penahan aliran air Sungai Cisunggalah sepanjang 4 meter dan tinggi 1 meter, sehingga luapan air sungai menerjang permukiman padat penduduk. Selain jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah, banjir bandang tersebut disebabkan karena dangkalnya aliran Sungai Cisunggalah. Sementara aliran air mengalir deras setiap terjadi turun hujan deras di hulu Sungai Cisunggalah tersebut.

Bupati Kang DS mengungkapkan bahwa setelah pulang dari melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah dan Madinah langsung berkunjung ke Kampung Puja Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk, karena beberapa hari sebelumnya terjadi banjir bandang dari luapan Sungai Cisunggalah.

“Kondisi Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk yang berbatasan dengan Desa Bojong Kecamatan Majalaya ini kondisinya hampir mirip atau sama. Kalau tidak ada langkah-langkah strategis, saya yakin tidak akan ada penyelesaian dan akan tetap terjadi banjir bandang dan tetap ada rumah warga yang terkena atau terdampak,” tutur Kang DS di sela-sela kunjungannya.

Kang DS menegaskan kalau ini dibiarkan terus-menerus, artinya ada pembiaran. “Maka saya selaku Bupati menginstruksikan kepada Pak Kadis PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) untuk berkoordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum,” katanya.

Bupati Kang DS menegaskan ada empat langkah yang akan dilakukan untuk menanggulangi ancaman banjir bandang yang kerap terjadi di Desa Panyadap dan Desa Bojong tersebut.

Pertama, melakukan pengerjaan menurunkan sedimentasi atau endapan tanah di aliran penampang Sungai Cisunggalah tersebut. Pengerjaannya akan dilakukan pasca-Lebaran atau satu Minggu setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Jangka pendeknya harus ada normalisasi Sungai Cisunggalah secara manual. Kalau menggunakan alat berat, saya pikir ini akan sulit untuk bermanuver back-hoe. Ini salah satu langkah yang harus ditangani dan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Langkah kedua, kata Kang DS, berdasarkan rapat Musdes (Musyawarah Desa) Kepala Desa dengan warga sekitar, setelah ada laporan dari camat setempat.

“Hasil Musdes itu sudah ada kesepakatan dan setuju bahwa lebar aliran Sungai Cisunggalah kembali ke semula, yaitu 8 meter. Kalau seandainya di sini ada warga yang menggunakan lahan sungai, maka secara otomatis harus sadar diri dan jangan sampai kami mengambil langkah-langkah. Ini solusi yang kedua, sehingga normalisasi ini wajib untuk dilakukan,” ujarnya.

Dalam penataan aliran Sungai Cisunggalah ini ada keterkaitan APBD maupun APBN melalui BBWS Citarum, Kang DS minta kepada camat Minggu depan atau besok segera untuk rapat dengan warga yang ada di Kecamatan Solokanjeruk.

“Rapat tersebut untuk menunjuk orang yang dipercaya untuk melakukan program pentahelix. Karena memang kita tidak bisa menggunakan APBD sendiri, kadang-kadang harus segera dan sebagainya. Seperti wilayah-wilayah lainnya, kami sudah lakukan,” ujarnya.

Kang DS mencontohkan bahwa pihaknya sudah melaksanakan program pentahelix normalisasi Sungai Citarik di Kecamatan Cicalengka, dan Kecamatan Cikancung, kemudian normalisasi Sungai Cikeruh di Kecamatan Rancaekek sudah selesai.

“Rancaekek sekarang tidak banjir lagi. Dayeuhkolot, sekarang sudah berkurang. Cidawolong Majalaya sudah tidak banjir lagi,” ujarnya.

Untuk melaksanakan normalisasi Sungai Cisunggalah, Kang DS minta kekompakan tokoh masyarakat di Kecamatan Solokanjeruk.

“Dan saya kemarin ketemu dengan Kang Haji Cucun (Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal) di Saudi Arabia. Beliau akan fokus bersama-sama dengan masyarakat,” tuturnya.

Bupati Bedas menegaskan bahwa langkah pentahelix ini harus segera dilakukan. Seperti penanganan jembatan, kalau menggunakan APBD birokrasinya terlalu panjang.

“Tapi kalau pentahelix bisa dibongkar dan dipasang secara langsung, sehingga nantinya Pak Kades bisa koordinasi seperti apa. Teknis segala macamnya insya Allah saya akan berikan arahan. Tapi semuanya bisa terselesaikan dan tidak ada masalah. Program pentahelix ini adalah langkah ketiga,” ungkapnya.

Langkah keempat, kata Kang DS, jembatan di atas aliran Sungai Cisunggalah harus ditinggikan. “Kalau jembatan yang menuju permukiman warga tidak ditinggikan, ya tetap akhirnya jebol kembali lagi ke warga,” ucapnya.

Kang DS mengungkapkan bahwa inti dari pelaksanaan kunjungan kerja ke lokasi banjir bandang itu, mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Panyadap untuk kerja sama.

“Bukan pemerintah saja. Tapi semua. Tidak mungkin ini diselesaikan oleh pemerintah saja. Karena ini harus bersama-sama, termasuk warga masyarakat kesadarannya. Jangan sampai kebiasaan atau rutin terjadi banjir bandang hingga rumah warga jebol dan sebagainya, kita diam,” tuturnya.

“Mudah-mudahan dengan hikmah bulan puasa Ramadan ini, dengan rasa kepekaan kita. Solidaritas kita. Dengan empati kita antar sesama, ini akan terus tumbuh dan terwujud dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Bupati Bandung pun memohon doanya kepada banyak pihak, dan penanggulangan banjir bandang di Desa Panyadap itu akan diselesaikan secara bersama-sama dengan BBWS Citarum.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada camat dan kepala desa setempat. Kang DS juga berharap kepada DPUTR, BPBD dan Kabag Kesra untuk terus mengawal. Dengan harapan para korban banjir bandang itu untuk segera dibantu.

Solusi lainnya bisa dengan cara revitalisasi total normalisasi Sungai Cisunggalah yang dilakukan pemerintah dengan dukungan dari masyarakat sekitar. Selain itu dengan cara melebarkan aliran sungai ke semula yaitu 8 meter, yang saat ini lebarnya rata-rata sekitar 3-4 meter sehingga debit air disaat mengalir deras tidak tertampung. Akibatnya, aliran air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga sekitar.

Tak hanya pelebaran penampang aliran sungai, juga harus segera dibarengi pengerjaan pengerukan endapan lumpur untuk memperlancar aliran air dan meminimalisir luapan air ke permukiman masyarakat. Mengingat saat ini, endapan lumpur di aliran sungai itu sudah mencapai sekitar 1,5 meter.

Peninjauan Bupati Bandung ke lokasi banjir bandang itu didampingi Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Wahyudin, Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ruli Hadiana, Dinas Sosial, Dispakan, Kabag Kesra Kabupaten Bandung Asep Hadian, dan jajaran perangkat daerah lainnya. BBWSC juga turut hadir dalam peninjauan Bupati Bandung ke lokasi banjir bandang tersebut. ***

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, SPPG Yayasan Rasda Restu Pangan Gelar Buka Puasa Bersama

0

INDRAMAYU (Aswajanews) – Mengisi momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Rasda Restu Pangan menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Minggu (15/03/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Dapur SPPG Yayasan Rasda Restu Pangan yang berlokasi di Jalan Wanasari–Tugu RT 002 RW 002, Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Acara berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di antara keluarga besar SPPG Yayasan Rasda Restu Pangan.

Kepala SPPG Yayasan Rasda Restu Pangan, Wartono, mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut memiliki arti penting bagi seluruh karyawan.

Menurutnya, momen kebersamaan seperti ini dapat memperkuat hubungan kerja sekaligus meningkatkan semangat dalam menjalankan program pelayanan gizi kepada masyarakat.

“Acara buka bersama ini sangat penting bagi kami karena dapat mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan di antara karyawan SPPG di dapur Yayasan Rasda Restu Pangan,” ujar Wartono.

SPPG Yayasan Rasda Restu Pangan selama ini dikenal sebagai salah satu pelaksana program pemenuhan gizi di wilayah Kecamatan Bangodua dan Kecamatan Tukdana.

Program tersebut berperan dalam mendukung upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat di wilayah setempat.

Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, pihak pengelola berharap semangat kerja para karyawan semakin meningkat sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Kami berharap acara buka bersama ini dapat menjadi tradisi yang berkelanjutan di SPPG Yayasan Rasda Restu Pangan dan semakin mempererat silaturahmi di antara karyawan,” tambahnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian bingkisan kepada para karyawan berupa sirup, minyak goreng, susu, mie instan, serta biskuit kaleng.

Acara juga diakhiri dengan saling bermaafan sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan di lingkungan kerja SPPG Yayasan Rasda Restu Pangan.
(Prapto/Herman Tongol)

Dialog Pemuda Warnai Silaturahmi Ramadhan KNPI Kabupaten Bandung

0
Dialog Pemuda Ramadhan KNPI Kabupaten Bandung di Gedung Moh. Toha, Soreang

BANDUNG (Aswajanews.id) – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Silaturahmi Ramadhan Pemuda di Gedung Moh. Toha Soreang, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus KNPI serta sejumlah organisasi kemasyarakatan pemuda dari berbagai latar belakang yang tergabung dalam wadah KNPI Kabupaten Bandung.

Sejumlah unsur pemerintah daerah juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas kepemudaan di Kabupaten Bandung.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi, saat memberikan keterangan

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi, menyampaikan kegiatan silaturahmi Ramadhan merupakan agenda yang rutin dilaksanakan KNPI sebagai ruang mempererat komunikasi antarorganisasi kepemudaan.

Menurutnya momentum Ramadhan juga dimanfaatkan sebagai waktu refleksi bagi organisasi untuk melihat berbagai kegiatan yang telah dilakukan sekaligus mengevaluasi program kepemudaan yang berjalan.

“Kegiatan silaturahmi ini menjadi ruang refleksi bagi kami untuk melihat apa yang sudah dilakukan, apa yang masih menjadi kekurangan, serta bagaimana meningkatkan aktivitas kepemudaan ke depan,” ujar Rifki Fauzi.

Selain kegiatan silaturahmi, acara tersebut juga diisi dengan santunan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial para pemuda di Kabupaten Bandung.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga digelar dialog kepemudaan bertajuk Pemuda Ngobrol Ramadhan yang menghadirkan narasumber dari berbagai organisasi kepemudaan dan ormas Islam.

Beberapa narasumber yang hadir di antaranya Khoiril Anwar, kader Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung sekaligus anggota DPRD Kabupaten Bandung, Ridwan Rustandi, Sekretaris Umum PP Pemuda Persis, serta Feisal Kertapermana, Sekretaris DPD Muhammadiyah Kabupaten Bandung.

Salah satu narasumber, Khoiril Anwar, menilai forum dialog lintas organisasi tersebut menjadi ruang penting bagi pemuda untuk memperkuat persatuan dan saling memahami perbedaan yang ada.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa ormas Islam di Kabupaten Bandung sebenarnya guyub dan rukun. Kita memiliki lebih banyak persamaan dibandingkan perbedaan,” ujar Khoiril Anwar.

Ia menilai dialog seperti ini penting dilakukan agar kalangan pemuda dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Dalam dialog tersebut para narasumber juga mendorong agar kalangan pemuda lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial, edukasi masyarakat, serta membangun komunikasi lintas organisasi.

Melalui forum diskusi seperti ini diharapkan pemuda dapat memperkuat nilai kebersamaan, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan Silaturahmi Ramadhan Pemuda KNPI Kabupaten Bandung tersebut kemudian ditutup dengan buka puasa bersama para peserta serta tamu undangan yang hadir.

(Reporter: Uus)

Musdes Mulyasari Bahas Perencanaan Pembangunan Desa dan Pembentukan Tim RPJMDes 2027–2034

0

INDRAMAYU (Aswajanews) – Pemerintah Desa Mulyasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) terkait perencanaan pembangunan desa sekaligus pembentukan Tim Penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) periode 2027–2034, Sabtu (14/3/2026) di Aula Balai Desa Mulyasari.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kuwu Mulyasari, unsur perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan kelompok masyarakat. Turut hadir pula tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh wanita, tokoh pemuda, para ketua lembaga desa, ketua RT/RW, pamong desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Binwil Pol PP Mulyasari, serta pendamping desa.

Musyawarah ini menjadi forum penting untuk menyosialisasikan arah pembangunan desa sekaligus membentuk tim penyusun RPJMDes yang akan menjadi pedoman pembangunan Desa Mulyasari dalam kurun waktu 2027 hingga 2034.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mulyasari, Ayub, menyampaikan visi pembangunan desa yaitu mewujudkan Desa Mulyasari yang sehat, cerdas, maju, mandiri, dan bermartabat.

Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah desa menetapkan sejumlah misi, di antaranya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat dan cerdas serta mampu membangun desa.

Selain itu, pemerintah desa juga berupaya mewujudkan perekonomian desa yang unggul melalui pengembangan berbagai sektor seperti pertanian, perkebunan, peternakan, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Menurutnya, penguatan sektor-sektor tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan sebagaimana program yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Selain itu, kami juga ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, meningkatkan nilai-nilai gotong royong, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan damai dengan didukung penegakan hukum yang berkeadilan dan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan,” ujar Ayub.

Dalam musyawarah tersebut, masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan yang dianggap penting dan dibutuhkan oleh masyarakat.

“Melalui forum ini, kami membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan demi kemajuan Desa Mulyasari,” tambahnya.

Musdes ini diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, terarah, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam pembangunan desa ke depan.
(Prapto/Herman Tongol)

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Naik ke Tahap Penyidikan

0

JAKARTA (Aswajanews) – Kepolisian meningkatkan penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, ke tahap penyidikan.

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku yang identitasnya belum diketahui. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, mengonfirmasi bahwa status perkara tersebut telah dinaikkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

“Betul, sudah naik sidik,” kata Roby, Sabtu (14/3/2026).

Roby menjelaskan, hingga saat ini penyidik masih berfokus mencari pelaku dan belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Menurutnya, penetapan tersangka baru dapat dilakukan setelah perkara resmi memasuki tahap penyidikan.

“Iya, penetapan tersangka yang harus naik sidik dulu,” ujarnya.

Saat ini, polisi masih melakukan pencarian dan identifikasi terhadap pelaku yang aksinya terekam kamera CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Identitas pelaku masih dalam penyidikan,” kata Roby.

Sebelumnya, Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Kamis (12/3/2026) malam. Polisi kini terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap pelaku serta motif di balik penyerangan tersebut. (Red)

Syekh Said Amir Alramlawi, Imam Masjid Al-Qa’qa Gaza Palestina, Jadi Penceramah di SMP PCI Baleendah

0

BANDUNG (Aswajanews) – Bulan Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan berbagai sekolah untuk menggelar kegiatan Pesantren Ramadan dengan tema dan konsep yang beragam.

Salah satunya dilakukan SMP Prima Cendekia Islami (PCI) Baleendah, Kabupaten Bandung, yang menggelar kegiatan Pesantren Ramadan pada 10–14 Maret 2026 di Masjid Ulul Albab SMP PCI. Kegiatan tersebut mengusung tema “Mujahid dan Mujahidah Sejati, Istiqamah Beribadah, Mulia Berakhlak.”

Ada hal menarik dalam kegiatan pesantren Ramadan di sekolah ini. Setiap tahunnya, SMP PCI menghadirkan penceramah dari luar negeri. Pada tahun-tahun sebelumnya, sekolah ini pernah menghadirkan Direktur Akademi Internasional Studi Bahasa Arab dan Studi Al-Qur’an Mesir, Syaikh Dr. Ahmad Muhammad Ath-Thuki, serta Syekh Mohamed Alghouldari Al-Quds Islamiyah Palestina.

Pada Ramadan 1447 H kali ini, melalui kerja sama dengan Rumah Tahfiz Center Yayasan Al-Qur’an Lima Benua, SMP PCI menghadirkan seorang pemuda asal Gaza, Palestina, Syekh Said Amir Alramlawi (22), Imam Masjid Al-Qa’qa Gaza, dengan tema khusus “Suara dari Gaza.”

Syekh Said hadir dalam Kuliah Duha yang sekaligus menutup rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan pada Sabtu (14/3/2026).

Dalam ceramahnya, Syekh Said menceritakan perjalanan hidupnya di Gaza. Ia lahir dari keluarga berada dan tinggal di wilayah Syijaiya, Gaza bagian timur yang berbatasan langsung dengan Israel.

Said dikenal sebagai pemuda cerdas, hafidz Al-Qur’an, aktivis sosial, serta mahasiswa jurusan Akuntansi di Universitas Islam Gaza.

Namun perang mengubah kehidupannya secara drastis. Pada 25 Oktober 2023, rumah keluarganya dibom oleh zionis Israel. Dalam peristiwa itu, ia kehilangan ayah serta 25 anggota keluarganya yang gugur sebagai syahid.

Said sendiri selamat, meski sempat terjebak selama lima jam di bawah reruntuhan rumahnya.

Cobaan belum berhenti. Pada 4 Juli 2024, saat sedang melakukan kegiatan sosial membagikan makanan kepada warga Gaza, serangan Israel kembali terjadi. Serangan tersebut menghancurkan kaki kanannya hingga harus diamputasi di Mesir. Saat ini ia menggunakan kaki palsu.

Pada sesi dialog, seorang siswa SMP PCI menanyakan apa yang menjadi sumber kekuatan Syekh Said dan rakyat Gaza dalam menghadapi perang yang berkepanjangan.

Syekh Said menjawab bahwa kekuatan utama rakyat Palestina adalah Al-Qur’an.

Menurutnya, sejak kecil masyarakat Palestina dididik untuk menjadi penghafal Al-Qur’an, memahami maknanya, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Al-Qur’an adalah teman hidup dan mati kami,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa selama puluhan tahun rakyat Palestina terus menghadapi serangan Israel dan kehilangan banyak saudara yang gugur sebagai syahid. Namun mereka tetap bertahan karena berpegang teguh pada Al-Qur’an.

Karena itu, Syekh Said berpesan kepada para siswa SMP PCI agar terus belajar, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Red)

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

0
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (baju putih), Sekda Cilacap Sadmoko Danardono (paling kiri) di ruang tunggu VIP Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (13/3/2026) malam.(Foto: kompas.com)

JAKARTA (Aswajanews)Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Syamsul Auliya Rachman terkait dugaan penerimaan fee proyek pada Jumat (13/3/2026).

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 27 orang di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Dari jumlah itu, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim penyidik juga menyita sejumlah barang bukti selain uang tunai.

“Untuk uang tunai yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini sejumlah ratusan juta rupiah,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3).

Selain uang tunai, penyidik turut mengamankan sejumlah dokumen serta barang elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Namun demikian, Budi belum mengungkap secara rinci konstruksi perkara dalam kasus dugaan korupsi tersebut. Ia menyebut penjelasan lengkap akan disampaikan dalam konferensi pers KPK.

Meski begitu, KPK memastikan telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dari 13 pihak yang menjalani pemeriksaan intensif sejak Jumat malam.

“Untuk pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka nanti kami akan sampaikan pada saat konferensi pers. Yang pasti dalam ekspos siang ini dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK membenarkan telah melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Cilacap dan mengamankan 27 orang dalam operasi tersebut. Mereka terdiri dari penyelenggara negara, aparatur sipil negara (ASN), serta pihak swasta.

“Bahwa benar hari ini KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Cilacap, di mana tim mengamankan sejumlah 27 orang. Salah satunya adalah Bupati Cilacap,” kata Budi. (Red)

Jalur Alternatif Cukang Monteng–Cijapati Tetap Jadi Favorit Pemudik, Polisi Minta Pengendara Waspada

0

BANDUNG (Aswajanews) – Jalan Cukang Monteng (Kamojang–Ibun) dan Jalan Raya Cijapati di Kabupaten Bandung menjadi dua jalur alternatif yang kerap dipilih pemudik saat arus mudik Lebaran. Namun, pada mudik 2026, kedua jalur tersebut diminta untuk diwaspadai karena memiliki karakter jalan yang cukup ekstrem.

Kontur jalan yang dipenuhi tanjakan dan turunan tajam, ditambah minimnya penerangan di beberapa titik, berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintas.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono mengatakan pihaknya tetap melakukan pemantauan intensif terhadap jalur alternatif tersebut bersama tim gabungan.

“Jadi alur alternatif kami tetap pantau dengan tim terkait,” ujar Aldi Subartono, dilansir dari detikJabar, Jumat (13/3/2026).

Pemantauan dilakukan oleh petugas gabungan dari TNI dan Polri. Hal ini karena kedua jalur tersebut masih menjadi salah satu rute favorit pemudik yang menuju wilayah Kabupaten Garut.

“Sehingga semua masyarakat yang mudik ini akan aman dan nyaman,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Hilman Kadar menyampaikan bahwa sejumlah persiapan telah dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur alternatif tersebut.

Salah satunya dengan mendirikan posko pelayanan bagi para pemudik yang melintas.

“Walaupun memang Cijapati dan Cukang Monteng (Ibun) itu tidak termasuk ruas yang direkomendasikan, tetapi masyarakat tetap menggunakan jalur tersebut,” ujar Hilman.

Selain itu, pihaknya juga telah memasang Penerangan Jalan Umum (PJU) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penambahan personel juga disiagakan di sepanjang jalur alternatif tersebut guna memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik. (Red)

Refly Harun Ungkap Dugaan Alasan Rismon Sianipar Pilih Damai dengan Jokowi

0

JAKARTA (Aswajanews) – Koordinator Troya, Refly Harun, mengungkap dugaan alasan Rismon Sianipar memilih berdamai dengan mantan Presiden Joko Widodo dan meminta penyelesaian perkara melalui restorative justice (RJ).

Refly menyebut kemungkinan adanya tekanan terhadap Rismon, termasuk terkait laporan dugaan ijazah Jepang miliknya.

“Kemarin pagi saya WA lagi. Saya tanya, Mon, minta RJ itu kehendak bebas dari Rismon atau karena Rismon terpojok dengan laporan soal ijazah Jepang atau ada hal lain, karena ini menjelang kita press conference di Polda Metro agar jangan sampai kita mengambil tindakan gegabah,” ujar Refly kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Namun, kata Refly, pesan WhatsApp yang ia kirim hanya berstatus centang satu dan panggilan teleponnya tidak bisa dihubungi. Ia kemudian sempat berkomunikasi dengan pengacara yang disebut dekat dengan Rismon, yakni Jahmada Girsang.

Menurut Refly, Jahmada menjelaskan bahwa keputusan Rismon diambil setelah adanya aspirasi dari keluarga yang menginginkan agar persoalan hukum tersebut segera diselesaikan.

“Rismon dekat dengan lawyer yang kita ketahui memfasilitasi, ikut ke Solo, namanya Jahmada Girsang. Melalui telepon dia menjelaskan bahwa Rismon mendapat aspirasi dari keluarga yang menginginkan kasusnya segera selesai,” tuturnya.

Refly menambahkan, alasan tersebut masih perlu dianalisis lebih lanjut. Pasalnya, Rismon juga tengah menghadapi pelaporan atas dugaan ijazah palsu dari Yamaguchi University yang dilaporkan oleh pendukung Jokowi.

Ia menduga tekanan dari laporan tersebut bisa menjadi salah satu faktor yang membuat Rismon akhirnya memilih berdamai dengan pihak Jokowi.

“Rismon menghadapi pelaporan terhadap dirinya, pertama dugaan ijazah palsu dari universitas di Jepang, Yamaguchi University, dan ada juga persoalan keterangan surat kematian yang dibuat orang lain. Hal-hal itu kemudian dieksploitasi relawan yang selama ini sangat kencang membela kepentingan Pak Jokowi,” jelasnya.

Refly menegaskan bahwa proses restorative justice tidak bisa dilakukan secara mudah karena harus melalui prosedur hukum yang berlaku.

Selain itu, ia juga menyoroti bahwa pernyataan Rismon dalam gugatan citizen lawsuit tidak mudah dicabut kembali karena disampaikan sebagai keterangan ahli di bawah sumpah.

“Kami menduga jangan-jangan ini yang membuat dia akhirnya berbalik arah. Tapi ada satu hal yang perlu digarisbawahi, kalau kita mau menegakkan hukum restorative justice tidak semudah itu, karena ada prosedur yang harus dilalui. Lalu apa yang disampaikan Rismon dalam citizen lawsuit tidak begitu mudah dicabut kembali karena itu keterangan ahli di bawah sumpah,” pungkasnya. (Red)

Insan Pers Kolaborasi Dengan RW 04 Mulyasari Ngabuburit Bareng Si Cepot

0

BANDUNG (Aswajanews) -Kampung Mulyasari RW 04 Desa Gandasari menggelar acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim pada bulan suci Ramadhan 1447 H.di Lapangan Toktak Sebelah Mesjid Umar Bin Khattab. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kepedulian sosial, dihadiri oleh pengurus wilayah, tokoh masyarakat, serta para Ketua RT.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua PWI Kabupaten Bandung H.Asep Syahrial yang diwakili Apih Igun yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu di lingkungan RW 04 Kampung Mulyasari, Sabtu (14/03/2026).

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi berkah bagi kita semua di bulan yang penuh rahmat ini,” ujar Apih Igun.

Di tempat yang sama, Ketua RW 04,Dadang Ongky dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Karang taruna RW 04 dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Saya sangat bangga dengan semangat gotong royong warga RW 04, terutama Karang taruna yang terus aktif dalam kegiatan sosial. Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” kata Dadang Ongky.

Sementara Kades Gandasari Rizal Solihin, juga memberikan pernyataan mengenai pentingnya kolaborasi antara Karang taruna, Masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.

“Sinergi antara Karang taruna, masyarakat pengurus wilayah, dan warga sangat penting untuk membangun lingkungan yang peduli dan solid. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya,” ujar Rizal Solihin.

Sore di Mulyasari terasa berbeda. Menjelang waktu berbuka puasa, tawa dan tepuk tangan warga pecah saat tokoh wayang Cepot tampil dalam gelaran “Cepot Ngabuburit”.

Kegiatan yang digelar di Kampung Mulyasari RW 04 itu menjadi bagian dari penguatan Ekosistem budaya hiburan, pertunjukan tersebut memadukan seni, dakwah, dan refleksi spiritual Ramadan.

Dalang Yuda Deden Kosasih Sunarya menghidupkan suasana lewat dialog khas Sunda yang sarat pesan moral. Materi pertunjukan mengangkat pentingnya budaya dan nilai-nilai Islam yang saling menguatkan dan melengkapi dalam kehidupan masyarakat.

Acara ini diakhiri dengan pembagian santunan kepada 28 anak yatim piatu se-RW 04 serta Tausiyah bersama yang dipimpin oleh Ustad Jahrudin.

Kehadiran para tokoh masyarakat dan pengurus wilayah menambah kekhidmatan acara ini, menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat. (Red)

Pemdes Tegalgirang Gelar Musyawarah Penyusunan RPJMDes 2027–2034

0

INDRAMAYU (Aswajanews) – Pemerintah Desa (Pemdes) Tegalgirang, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sukses menyelenggarakan Musyawarah Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa dalam rangka sosialisasi pembangunan desa sekaligus pembentukan Tim Penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) periode 2027–2034.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Desa Tegalgirang pada Jumat (13/03/2026).

Musyawarah ini dihadiri berbagai unsur masyarakat, di antaranya tokoh masyarakat, tokoh wanita, tokoh agama, tokoh pemuda, para ketua lembaga desa, Ketua RT/RW, pamong desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Kasi Trantib Kecamatan Bangodua.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tegalgirang, Panji Kholifatullah, mengajak seluruh peserta untuk menjadikan forum musyawarah tersebut sebagai momentum pengabdian dalam membangun desa.

Ia juga menegaskan kepada tim penyusun yang nantinya terpilih agar dapat bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab.

“Kepada tim penyusun yang terpilih agar mampu bekerja maksimal. Jangan sampai ada yang bekerja dan ada yang tidak bekerja,” tegas Panji Kholifatullah.

Selain itu, ia berharap penyusunan RPJMDes benar-benar memprioritaskan kebutuhan utama masyarakat di setiap blok di Desa Tegalgirang.

Menurutnya, melalui musyawarah ini masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan usulan pembangunan yang dibutuhkan.

“Musyawarah ini memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan. Mari kita niatkan bersama sebagai ibadah demi kemajuan Desa Tegalgirang,” ujarnya.

(Prapto/Herman Tongol)

DPC Partai Demokrat Indramayu Gelar Pendidikan Politik dan Buka Puasa Bersama

0

INDRAMAYU (Aswajanews) – Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Indramayu untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas kader melalui kegiatan pendidikan politik dan buka puasa bersama dengan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Indramayu.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (14/3/2026) di kantor DPC Partai demokrat tersebut dihadiri langsung Ketua DPC partai Demokrat yang juga anggota DPRD Kabupaten Indramayu H. Nico Antonio, ST. serta jajaran Eksekutif DPC partai Demokrat Indramayu, Pengurus Anak Cabang (PAC) dan kader partai Demokrat sekabupaten Indramayu.

Dalam sambutannya, H.Nico menyampaikan apresiasi atas kehadiran pengurus dan kader. Menurutnya, kegiatan pendidikan politik dan buka puasa bersama tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar pengurus sekaligus memperkuat kebersamaan kader di tingkat akar rumput.

“Buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiah dan membangun semangat kebersamaan dalam membesarkan Partai Demokrat di Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh pengurus DPC dan kader partai Demokrat Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus memperkuat basis partai serta menatap optimistis Pemilu mendatang, ia juga mengajak seluruh kader untuk memperkuat komitmen dan soliditas organisasi dalam menghadapi dinamika politik ke depan, tegasnya.

Kegiatan pendidikan politik dan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar kebersamaan serta semangat perjuangan kader Partai Demokrat terus terjaga di masa mendatang. (Herman/Tongol)

AMKI Indramayu Gandeng Pemkab, Siap Sukseskan Indramayu REANG

0

INDRAMAYU (Aswajanews) – Pengurus Daerah Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Indramayu mengadakan silahturahmi dengan Bupati Lucky Hakim disela kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. pada Sabtu sore,(13 Maret 2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan serta menyukseskan visi Indramayu REANG.

“Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, jajaran pengurus AMKI Indramayu menyampaikan komitmennya untuk mendukung sekaligus mengawal berbagai program pembangunan daerah melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan konstruktif.”

Ketua AMKI Indramayu, Andry Prayitna menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam memastikan informasi pembangunan sampai kepada masyarakat secara utuh dan transparan. Selain itu, media juga berfungsi sebagai kontrol sosial yang konstruktif demi terciptanya pemerintahan yang baik.

“Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik antara insan pers dan pemerintah daerah. AMKI Indramayu siap mengawal visi Indramayu REANG melalui pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang,” ujar Ketua AMKI Indramayu sekaligus CEO MeteorNews Andry Prayitna.

Ia menambahkan, organisasi media yang tergabung dalam AMKI diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Lucky Hakim menyambut baik kehadiran Sekjen AMKI Jabar & jajaran pengurus AMKI Indramayu dan mengapresiasi komitmen insan pers yang siap bersinergi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara luas.

“Pemerintah daerah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra dalam menjaga transparansi pemerintahan. Kami menyambut baik komitmen AMKI Indramayu untuk bersama-sama mengawal visi Indramayu REANG,” ucap Lucky Hakim.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai program pembangunan dapat diketahui masyarakat secara luas dan berjalan sesuai harapan.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi media seperti Asosiasi Media Konvergensi Indonesia, diharapkan visi Indramayu REANG mampu membawa Kabupaten Indramayu menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. (Sn)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts