Google search engine
Beranda blog Halaman 285

Presiden Jokowi Terima Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf di Istana Bogor

0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih K.H. Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/12).

Jakarta (Aswajanews.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih K.H. Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/12).

Gus Yahya datang untuk melaporkan hasil Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung pada 22-24 Desember 2021 di Lampung.

“Saya melaporkan hasil Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama kemarin bahwa saya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026, sedangkan K.H. Miftachul Achyar ditetapkan sebagai Rais Aam. Kemudian saya melaporkan juga hasil yang disepakati di dalam muktamar mengenai program dan agenda yang tentunya nanti  sangat terkait dengan prospek kerja sama, termasuk dengan pemerintah,” kata Gus Yahya sebagaimana Informasi yang dikutip dari Biro Pers Sekretariat Presiden.

Menurut Gus Yahya, pemerintah dan NU mempunyai tanggung jawab yang sama untuk merawat, menjaga, dan membangun bangsa Indonesia.

“Antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah ini harus terus-menerus dalam kerja sama yang erat untuk melaksanakan tanggung jawab itu,” katanya.

Sebagai Ketua Umum PBNU yang baru, Gus Yahya berharap untuk menyempurnakan konsolidasi organisasi sehingga NU dapat menjadi agen transformasi. “Ketika kita memiliki agenda-agenda nasional untuk menggerakkan masyarakat secara luas, maka Nahdlatul Ulama ini harus bisa sungguh-sungguh efektif dalam menjalankan peran untuk partisipasi masyarakat tersebut, termasuk ikut membantu menyukseskan apa yang telah diagendakan pemerintah,” katanya.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Sebelumnya, dalam Muktamar Ke-34 NU pada 22-24 Desember 2021 di Lampung, Gus Yahya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026 setelah unggul dari calon petahana KH Said Aqil Siroj.

Gus Yahya, lahir di Rembang, Jawa Tengah, 16 Februari 1966. Ia merupakan kakak kandung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Selain pernah menjabat anggota Wantimpres, Gus Yahya pernah menjadi Juru Bicara Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. *(Red)

Muhamad Paisal Saepudin Sempat Lantunkan Adzan Sebelumnya Tutup Usia

0
Muhamad Paisal, setiap kali penyakitnya kambuh, selalu pasrah dan bersabar, bahkan dalam menahan sakit yang diderita, sering kali melantunkan Adzan, meminta kepada Allah SWT diberikan kesabaran untuk penyakit yang dideritanya

Sukabumi (Aswajanews.id) – Muhamad Paisal Saepudin, meninggal pada hari Kamis kemarin, di RS Sekarwangi Cibadak akibat penyakit tumor rahang. Paisal dikenal sebagai sosok yang taat pada orang tua, dikagumi dan disayangi teman sekelilingnya. Selain itu, Paisal sangat kereatif, selalu sabar dalam menghadapi cobaan dalam bentuk apapun, baik masalah lain maupun masalah pada pribadinya.

Diketahui sebelumnya, Muhamad Paisal, setiap kali penyakitnya kambuh, selalu pasrah dan bersabar, bahkan dalam menahan sakit yang diderita, sering kali melantunkan Adzan, meminta kepada Allah SWT diberikan kesabaran untuk penyakit yang dideritanya.

Asep Saepudin, S.Ag, ayahanda Muhamad Paisal, selaku penasehat Komunitas Wartawan Sukabumi (KOWASI), saat ditemui membenarkan, Adinda Muhamad sosok religius, pendiam, kreatif, disayang teman, selalu menghormati dan patuh pada orang tua.

“Hanya saja Allah SWT berkehendak lain, Paisal anak ke-5 kami, mengalami gangguan rahang hingga harus dirawat di RS Hasan Sadikin Bandung beberapa kali, yang kemudian mengalami kemo dan koma yang akhirnya dibawalah ke Rumah Sakit Sekarwangi Cibadak, disitulah Ananda Muhamad, menghembuskan napas terakhir,” ucap H. Asep Saepudin, S. Ag.

Menurut Asep, Muhamad Paisal semasa hidup, walaupun menderita sakit, sering kali melantunkan Adzan dengan suara yang merdu, membuat orang di sekitar merasa terharu.

“Mungkin Allah sayang pada dia, dan mengambilnya sehingga kami merasakan kehilangan. Ya Allah, ampunilah dia terimalah di dalam keadaan apapun dalam ridlo-Mu, maafkan anakku dan keluarga yang ditinggalkan di berikan kesabaran ketabahan dalam menghadapi kehidupan ini Aamiin Yaa Robbal A’laamiin,” pungkas Asep. (My Kuncir/Wahyu Os)

Jalan Rusak Salah Satu Penyebab Angka Kecelakaan Lalulintas Meningkat di Sukabumi

0
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengungkapkan, salah penyebab naiknya angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2021 di wilayahnya akibat banyak jalan yang rusak.

Sukabumi (Aswajanews.id) – Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengungkapkan salah penyebab naiknya angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2021 di wilayahnya akibat banyak jalan yang rusak. Hal ini disampaikan Dedy pada acara konferensi pers akhir tahun Harkamtibmas Polres Sukabumi. Selasa (28/12/2021).

“Untuk kejadian kecelakaan lalulintas kita mengalami kenaikan sebesar 14 persen,” terang Dedy.

Namun demikian untuk pelanggaran lalulintas ditahun 2021 ini mengalami penurunan sebesar 25,8 persen. Untuk tindak pidana selama tahun 2021 mengalami penurunan yaitu sebanyak 333 perkara dibanding tahun 2020 sebanyak 362 perkara. Sedangkan untuk bantuan masyarakat yang terdampak Covid – 19, Polres Sukabumi telah menyalurkan 90 ton beras bansos selama tahun 2021. (MY Kuncir)

Polres Sukabumi Catat Kasus Kriminal Menurun di 2021

0
Konferensi pers terkait penanganan kasus kriminalitas yang dilakukan jajaran Polres Sukabumi sepanjang 2021. Kegiatan ini digelar di Markas Polres Sukabumi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (28/12). ANTARA

Sukabumi (Aswajanews.id) – Polres Sukabumi mengklaim kasus kejahatan yang ditangani Satuan Reserse dan Kriminal mereka di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, masih didominasi pencurian dan perlindungan anak walau secara keseluruhan kasus kejahatan itu menurun sepanjang 2021 dibandingkan 2020.

“Total tindak pidana yang ditangani satreskrim pada 2020 sebanyak 362 perkara, namun pada 2021 jumlahnya menjadi 333 perkara atau turun sebanyak 29 perkara,” kata Kepala Polres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah, di Sukabumi, Selasa, (28/12).

Menurut dia, dari 333 perkara atau kasus pidana yang ditangani sepanjang 2021 sebanyak 307 perkara atau 92,19 persen telah diselesaikan. Jika dibandingkan tahun lalu, persentase penyelesaian perkara di tahun ini meningkat dengan rincian pada 2020 dari 362 perkara pidana yang berhasil diselesaikan sebanyak 312 perkara atau 86,12 persen. Sehingga, sisa perkara di tahun 2021 yang belum selesai penanganannya yakni sebanyak 26 perkara maka akan dilanjutkan tahun depan atau 2022. Dari ratusan tindak pidana yang ditangani Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi, kasus pencurian dan perlindungan anak masih mendominasi.

Untuk rinciannya kasus pencurian dengan pemberatan sebanyak 48 kasus, pencurian dengan kekerasa sebanyak delapan kasus, sementara tindak pidana pencurian kendaraan bermotor ada 39 kasus dan sudah diselesaikan sebanyak 11 kasus.

Kemudian kasus pidana tentang perlindungan anak terkait pidana pencabulan sebanyak 33 kasus dan yang masih dalam proses penyelesaian ada 53 kasus. Sementara tindak pidana khusus atau kasus korupsi ada satu kasus, namun pihaknya belum bisa memberikan informasi terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi di wilayah hukumnya itu.

Lanjut dia, selain kasus pencurian, perlindungan anak dan dugaan korupsi, pada akhir 2021 ini Polres Sukabumi berhasil mengungkap kasus mafia tanah yang saat ini kasusnya masih didalami atau diselediki Satreskrim Polres Sukabumi dengan memeriksa saksi salah satunya saksi ahli yang dalam waktu dekat kasusnya naik ke tingkat penyidikan.

“Tahun depan atau 2022 kami sudah menyiapkan tiga kasus tipikor yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan, sehingga di tahun depan kami targetkan sudah masuk tahap penyidikan,” katanya.

Ia menegaskan dalam penanganan kasus kriminal baik pidana umum maupun khusus yang terjadi di wilayah hukumnya, polisi tidak akan tebang pilih dan dipastikan kasusnya akan dilanjutkan hingga ke pengadilan.

Pada sisi lain, pencegahan kasus kriminal perlu kerja sama dari semua pihak khususnya masyarakat agar tidak segan melapor jika melihat atau mengetahui tindak pidana yang minimalnya terjadi di daerahnya masing-masing. (My_Kuncir)

Pemkab Purwakarta Optimalkan Potensi Lahan Kering

0
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika pada agenda Sosialisasi Program Integrated Farming Yayasan Dewa Dewi Indonesia, di Bale Sawala Yudistira Komplek Perkantoran Pemkab Purwakarta, Senin (27/12/2021).

Purwakarta (Aswajanews.id) – Kabupaten Purwakarta memiliki lahan sawah seluas 17.970 hektar yang terdiri dari 11.057 hektar sawah irigasi, 6.850 hektar sawah tadah hujan dan 63 hektar rawa pasang surut. Luas sawah yang terbatas membuat Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta harus dapat memaksimalkan penggunaan sawah, terutama sawah tadah hujan.

Oleh karena itu, jajaran Pemkab Purwakarta akan terus berupaya mengoptimalkan potensi lahan kering, baik milik masyarakat maupun pihak ketiga yang belum dimanfaatkan untuk mengembangkan budidaya tanaman pangan khususnya padi, jagung dan kedelai.

Demikian disampaikan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika pada agenda Sosialisasi Program Integrated Farming Yayasan Dewa Dewi Indonesia, di Bale Sawala Yudistira Komplek Perkantoran Pemkab Purwakarta, Senin 27 Desember 2021.

Sementara, berkaitan dengan Program Yayasan Dewa Dewi Indonesia, menurut Ambu Anne telah sesuai dengan Visi dan Misi Bupati Purwakarta pada poin keempat, yaitu, mewujudkan perekonomian rakyat yang kokoh berbasis desa. “Tujuan yang ditetapkan dalam misi keempat ini adalah meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, serta daya beli masyarakat. Sasaran yang ditetapkan sebanyak lima butir, poin yang keempat terwujudnya ketahanan pangan dan peningkatan daya saing pertanian, perikanan dan peternakan,” kata Ambu Anne.

Diketahui, Yayasan Dewa Dewi Indonesia ini digagas oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Kiayu Haji Ma’ruf Amin. Dibentuknya Yayasan Dewa Dewi Indonesia, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mensejahterakan para petani dan masyarakat di Indonesia.

“Kami sangat menyambut baik dan mendukung program Yayasan Dewa Dewi Indonesia. Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pembina yayasan karena Kabupaten Purwakarta telah ditunjuk sebagai salah satu projek kegiatan integrated farming berbasis jagung di Desa Cisaat Kecamatan Cibatu yang di inisiasi dari Yayasan Dewa Dewi Indonesia bersama stakeholder terkait,” kata Ambu Anne.

Ia berharap kedepannya program ini dapat dikembangkan di lokasi kecamatan lainnya, dan diharapkan selain lahan-lahan Perum Perhutani dapat juga bekerja sama dengan lahan-lahan PTPN atau pihak lainnya.

Lebih jauh, Ambu Anne mengungkapkan, pada bulan Februari lalu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa selama tahun 2020 secara kumulatif pertumbuhan ekonomi nasional terkontraksi sebesar minus 2,07 persen. Salah satu sektor yang selamat dari dampak ekonomi pandemi Covid-19 adalah sektor pertanian yang tumbuh positif 2,59 persen year on year, berbanding terbalik dengan sektor-sektor lainnya yang umumnya terkontraksi negatif.

“Pertumbuhan ekonomi pertanian dipicu oleh beberapa faktor, seperti tanaman pangan yang mengalami pertumbuhan sebesar 10,47 persen karena peningkatan luas panen padi, jagung dan ubi kayu secara nasional. Kemudian komoditas hortikultura tumbuh 7,85 persen karena peningkatan permintaan buah-buahan dan sayur-sayuran selama pandemi Covid-19,” ujar Ambu Anne.

Menurutnya, komoditas jagung hibrida belum menjadi pilihan utama oleh petani di Purwakarta karena jaminan pasar dan harga yang tidak menentu. Petani Purwakarta yang memproduksi jagung khususnya dengan hasil akhir panen tongkol kering atau pipilan kering, selama ini masih merasakan kesulitan memasarkan hasil panennya.

“Komoditas jagung masih merupakan program bantuan pemerintah, dimana bantuan yang diberikan hanya berupa benih tanpa adanya sarana produksi. Dukungan swasta sangat diperlukan untuk pengembangan produksi jagung hibrida,” ujar Ambu Anne, seraya mengatakan, program integrated farming ini diharapkan dapat memotivasi para petani di Indonesia, khususnya di Kabupaten Purwakarta dalam peningkatan kualitas maupun kuantitas pertanian.Dalam sosialisasi tersebut juga dilakukan penandatanganan kesepakatan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta bersama Kementan, Kemen LHK, Perhutani, Ketua Yayasan Dewa Dewi Indonesia, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Ketua LMDH Kabupaten Purwakarta, Direktur PT. Tani Agro Lestari, Bank BNI, Bank BJB beserta pihak terkait lainnya.

Dalam kegiatan tersebut juga nampak hadir Ketua Umum Yayasan Dewa Dewi Indonesia beserta seluruh Jajaran, Direktur Pembiayaan Pertanian, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis dari PT. Perhutani,  Unsur Kementerian LHK, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Direktur PT. Tani Agro Lestari Semesta, Kepala KPH Perhutani Purwakarta, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Pimpinan Bank BJB dan BNI, Unsur PT. Lapak Abah Lazindo Internusa serta seluruh tamu undangan.(Akim suryadi/Diskominfo Purwakarta)

Kang Jimat Menerima Audiensi HMI Subang Terkait Capaian Kinerja

0
Bupati Subang H. Ruhimat atau yang akrab disapa Kang Jimat, menerima audiensi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Subang, di Aula Desa Jalupang. Senin (27/12/2021).

Subang (Aswajanews.id) – Bupati Subang H. Ruhimat atau yang akrab disapa Kang Jimat, menerima audiensi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Subang, di Aula Desa Jalupang. Senin, 27 Desember 2021.

Audiensi HMI tersebut dalam rangka Silaturahmi sekaligus membahas mengenai capaian kinerja di masa Kepemimpinan Jimat-Akur yang telah berlangsung selama 3 tahun serta target program kepemimpinan di tahun selanjutnya. Sebelumnya Mahasiswa yang tergabung dalam HMI yang terdiri dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Subang ini mengikuti kunjungan Kang Jimat ke TPA Jalupang.

Kadis Lingkungan Hidup H. Hidayat menyampaikan rasa bangga atas bupati yang mau bersilaturahmi dengan berbagai komponen masyarakat. H. Hidayat mengatakan bahwa Kang Jimat adalah Bupati yang tidak ingin basa basi, namun ingin segera melakukan sesuatu yang berorientasi untuk masyarakat. “Bupati Subang sering pulang-pergi ke Jakarta, bertemu menteri untuk membahas mengenai pembangunan Subang,” ujar H. Hidayat.

Sementara itu Kang Jimat menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa di Kabupaten Subang yang memiliki kepedulian terkait keberlangsungan negara dan pemerintahan daerah Kabupaten Subang. Dirinya memohon maaf karena baru kali ini bisa bertemu dengan HMI dan juga memohon maaf terkait pembangunan di Kabupaten Subang.  “Tolong sampaikan permohonan maaf, karena baru saja 3 bulan dilantik, covid19 datang, sehingga rencana pembangunan, sangat terganggu dengan kondisi,” Ujar Kang Jimat.

Kang Jimat mengatakan bahwa anggaran yang sebelumnya dianggarkan untuk pembangunan fisik, terkena Refocusing dan habis digunakan untuk penanganan covid19. Namun, ditengah keterbatasan, Kang Jimat menginginkan pembangunan di Kabupaten Subang tetap berlangsung, diantaranya adalah membuka berbagai jalan. Salah satu jalan yang kini bisa digunakan oleh masyarakat adalah  lingkar Jalancagak, yang mampu mengurai kemacetan di Jalancagak.

Kang Jimat juga menyampaikan mengenai TPA Jalupang yang telah ditinjau bersama HMI sebelumnya. Pembangunan TPA Jalupang adalah untuk mengatasi permasalahan TPA panembong yang sudah tidak layak untuk pembuangan sampah, sehingga Kang Jimat berusaha untuk memindahkan ke TPA Jalupang yang jauh dari pemukiman serta akses jalan telah ada.

Selain itu, Kang Jimat juga menjelaskan dengan hadirnya Patimban, menghadirkan pula optimisme besar yang memberikan efek positif bagi perekonomian. Namun, Jika tidak mempersiapkan insfrastruktur maka akan menjadi masalah. Untuk itu, Kang Jimat menyampaikan bahwa dirinya dan jajaran memaksakan untuk membangun jalan baru di Subang. “Mudah-mudahan, kalau aset lahan telah menjadi milik kita, nantinya kita tidak akan kesulitan untuk membangun jalan, Sabab lamun ke industri sudah rame, maaf, harga tanah akan semakin melambung, penduduk akan semakin banyak, bakalan hese, buntet,” Ujar Kang Jimat.

Selanjutnya, Kang Jimat juga mengatakan bahwa pembangunan Jalan di Kabupaten Subang, telah didukung oleh Pemerintah Pusat. “Dengan adanya kemauan, alhamdulillah pemerintah pusat pun siap membiayai pembangunan dengan hadirnya perpres, Insha Allah tahun 2022, Cipendeuy – serang panjang, patimban – cilamaya, pembiayaan dari pusat,” ujar Kang Jimat.

Kang Jimat juga menyampaikan bahwa Jalan Cipendeuy – serangpanjang sepanjang 28 KM dan lebar 20 M, lahan yang digunakan sebagai jalan tidak menggunakan APBD, karena lahan tersebut merupakan lahan dari PTPN, Perhutani juga hibah dari Masyarakat. “Ini dilakukan demi masa depan yang lebih baik”.

Terkait evaluasi dari mahasiswa, Kang Jimat mengucapkan terima kasih, karena dengan adanya evaluasi tersebut, dapat memberikan dirinya gambaran mengenai apa yang harus dibenahi, sehingga Pemerintahan yang dirinya pimpin semakin lebih baik.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian, Camat Kalijati, Babinsa Jalupang serta kepala Desa Jalupang. *(Akim Suryadi)

Kejati Jabar Bongkar Penyelewengan Dana Bansos, Kemenag Jabar Dipanggil Kasus Herry Wirawan

0
Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil

Bandung (Aswajanews.id) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) berencanakan akan memanggil Kementrian Agama (Kemenag) Jabar terkait kasus dugaan penyelewengan dana bantuan yang dilakukan Herry Hirawan (HW).

Herry Hirawan sendiri kini sedang disidangkan di Pengadilan Negeri Bandung (PN Bandung) terkait kasus pencabulan dan pemerkosaan 12 santri hingga hamil dan melahirkan.

Perbuatan biadab Herry Hirawan selain memperkosa santriwati tapi juga menyekapnya dengan tujuan santriwati itu tidak memberitahu ke orang lain terhadap perbuatan bejatnya.

Dalam persidangan di PN Bandung juga terungkap adanya fakta kasus pencabulan belasan anak santri, yang dilakukan terdakwa Herry Hirawan mengungkap adanya penyelewengan dana bantuan, yang dilakukan Herry.

Untuk mendalami hal tersebut, PN Bandung, berencana memanggil Kementrian Agama, untuk memberikan kesaksiannya. Selain penyelewengan bansos, pengadilan juga akan mendalami soal pesantren yang dipimpin oleh terdakwa Herry.

“Minggu depan kita hadirkan juga orang dari Kementrian Agama, sebagai saksi juga,” kata Kasi Penkum Kajati Jabar, Dodi Gazali Emil, saat dihubungi via ponselnya, Senin 27 Desember 2021.

Disinggung soal temuan penyelewengan bansos, apakah menjadi dakwaan terpisah, Dodi mengatakan pihaknya menunggu jalannya persidangan lanjutan.

“Ini belum tahu, prosesnya masih berjalan, nanti persidangan berjalan, kita lihat dengarkan,” ucapnya.

Dalam sidang sebelumnya, Kajati Jabar Asep N. Mulyana menyebutkan, pesantren milik terdakwa Herry, tercatat sebagai penerima bantuan, dari pemerintah. Namun bantuan itu, digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Ada beberapa dalam bentuk program Indonesia Pintar dan lainnya. Yang bersangkutan (Herry Hirawan) mengajukan atas nama anak-anak kemudian menerima bansos dan ditarik untuk digunakan kepentingan bersangkutan,” katanya.

PN Bandung juga, akan memanggil saksi lainnya, setelah pengadilan rampung meminta keterangan korban pencabulan terdakwa Herry Hirawan dan keluarganya.

Rencana, sidang besok akan memeriksa lima orang saksi. Salah satu yang akan dimintai keterangan, yakni seorang bidan. Bidan tersebut diduga yang membantu para korban melahirkan.

“Besok ada lima orang saksi, salah satunya bidan,” kata Kasi Penkum Kajati Jabar, Dodi Gazali Emil, saat dihubungi via ponselnya..

Selain bidan, saksi lainnya yang akan dimintai keterangan yakni pihak keluarga dari Herry Hirawan. Mereka akan dimintai keterangan soal perbuatan terdakwa Herry.

“Saudaranya Herry juga besok saksinya,” ucap dia.

Sementara terkait dengan istri Herry, Dodi menyebut juga akan diperiksa sebagai saksi. Rencana istri Herry akan dihadirkan pada Minggu ini.

“Mungkin dalam Minggu ini juga, bukan besok, di hadirkan dalam pengadilan,” ucapnya.***

BKKBN – Kanwil Kemenag Jabar Tandatangani MoU Program Percepatan Penanganan Stunting

0
Penandatanganan MoU pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan dari Hulu bagi Calon Pengantin serta Pengukuhan Bunda Genre dan Penobatan Duta Penurunan Stunting se-Jawa Barat yang digelar BKKBN di Hotel Aston Pasteur, Jl. dr. Djundjunan Bandung, Senin (28/12).

Bandung (Aswajanews.id) – Kanwil Kementerian Agama dan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) untuk program percepatan penanganan stunting di Jawa Barat. Penandatanganan MoU dilaksanakan pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan dari Hulu bagi Calon Pengantin serta Pengukuhan Bunda Genre dan Penobatan Duta Penurunan Stunting se-Jawa Barat yang digelar BKKBN di Hotel Aston Pasteur, Jl. dr. Djundjunan Bandung, Senin (28/12/2021).

Kesepakatan ini merupakan turunan dari perjanjian kerjasama yang telah ditandatangani anata Sekretaris Utama BKKBn dan Dirjen Bimas Islam Kemenag RI tentang Penguatan Pendampingan bagi Remaja, Calon Pengantin, dan Keluarga Muda dalam Rangka Pencegahan Perkawinan Anak dan Penurunan Stunting pada Kamis (16/12/2021).  Adapun tujuan dari perjanjian kerjasama adalah untuk mengoptimalkan fungsi dan peran BKKBN dan Kemenag RI dalam meningkatkan keluarga berkualitas melalui tentang Penguatan Pendampingan bagi Remaja, Calon Pengantin, dan Keluarga Muda dalam Rangka Pencegahan Perkawinan Anak dan Penurunan Stunting.

Kakanwil Kemenag Prov. Jawa Barat, Dr. H. Adib, M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan komitmen Kemenag untuk mengimplementasikan perjanjian ini di lapangan melalui perangkat komunikasi, informasi dan edukasi yang dimiliki Kemenag serta membangun sinergitas dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, BKKBN dan kemenag. Kemenag juga terus mensosialisasikan pencegahan pernikahan anak, kesehatan reproduksi untuk ibu dan bayi pasangan usia muda, serta usia subur. Menurutnya hal ini dapat mewujudkan cita-cita bersama target 2024, stunting di bawah 14%.

Stunting adalah kekurangan gizi pada bayi di 1000 hari pertama kehidupan yang berlangsung lama dan menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Menurut Kakanwil, pencegahan stunting ini merupakan implementasi perintah Al Qur’an dalam surat Annisa ayat 9, bahwa hendaknya kita khawatir apabila kita meninggalkan generasi-generasi yang lemah yang akan menjadi beban.

Makna generasi lemah ini, tambahnya, bukan hanya lemah secara fisik, tetapi mental dan lemah dari banyak sisi.  Oleh karenanya yang harus diatasi bersama untuk melahirkan generasi sehat dan kuat.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengukuhkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sekaligus Bunda Generasi Berencana (Genre) Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil menjadi Duta Penurunan Stunting Jawa Barat.

“Pengukuhan Duta Penurunan Stunting bertujuan mendorong upaya percepatan penurunan stunting dari 27,67 persen menjadi 14 persen pada 2024 mendatang,” kata Hasto.

Menurut Hasto, percepatan penurunan stunting menjadi prioritas pembangunan yang dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. (Kontributor : Tri Budiono)

Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Polri Lebih Tinggi dari 8 Lembaga Lainnya

0
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (Foto: Humas Mabes Polri)

Jakarta (Aswajanews.id) – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo lebih tinggi dari delapan lembaga tinggi negara lainnya. Hal itu berdasarkan survei kolaborasi Politica Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI).

Survei dilakukan pada 12 November sampai 4 Desember 2021. Dalam survei tersebut, institusi TNI  menempati posisi pertama dengan angka 75,4 persen. Polri berada di urutan kedua dengan tingkat kepercayaan mencapai 67,8 persen. Diurutan ketiga KPK 60,4 persen.

Selanjutnya di posisi keempat ada Mahkamah Agung (MA) dengan tingkat kepercayaan atau kepuasan publik mencapai 51,9 persen. Kemudian Mahkamah Konstitusi (MK) 51,9 persen, Kejaksaan Agung 50,4 persen, DPD 47,7 persen dan MPR 47,4 persen.

Pada survei itu, DPR berada di posisi paling terakhir dengan tingkat kepuasan atau kepercayaan publik paling rendah. Tingkat kepuasan publik pada DPR hanya sebesar 44,1 persen. “TNI memang selalu diberi kepercayaan paling tinggi oleh masyarakat. Namun, di sini yang berbeda adalah Polri yang bisa mendahului peringkatnya dibanding KPK,” kata Direkrut Eksekutif PRC Rio Prayogo, Senin (27/12), seperti dalam siaran pers.

Survei ini melibatkan 1.600 responden usia minimal 17 tahun yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi yang diwawancarai secara tatap muka. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling.

Charta Politika Indonesia sebelumnya merilis survei tingkat kepercayaan terhadap lembaga tinggi negara. Hasilnya, kepercayaan kepada presiden paling tinggi, diikuti TNI dan Polri. Survei ini dilakukan selama 29 November-6 Desember 2021. Total responden sebanyak 1.200 usia 17 tahun ke atas atau memenuhi syarat pemilihan. Survei ini dilakukan metode wawancara tatap muka dan margin of error sekitar lebih kurang 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan kepercayaan tertinggi adalah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nomor dua diikuti TNI. “Nomor satu paling tinggi itu di Presiden, jadi kalau mau dijumlahkan 77,8 persen. Sekitar 74,6 persen tingkat kepercayaan yang kedua, ini selalu adu balap salip-menyalip antara Presiden dan TNI pascareformasi, TNI di tingkat kedua 76,3 persen,” kata Yunarto dalam rilis survei secara virtual, beberapa waktu lalu.

Posisi ketiga adalah institusi Polri, Yunarto menyebut, pada posisi keempat adalah kepercayaan terhadap KPK. “Ketiga ada Polri dengan angka 66,8 persen. Dan kemudian diikuti, agak bersaing dengan KPK, tapi ini pola yang saya pikir cukup menarik,” katanya. *( Humas Mabes Polri)

Timnas Garuda Menang Dramatis, Ridwan Kamil Traktir Warga Aceh

0

Banda Aceh (Aswajanews.id) – Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil menyaksikan laga Semifinal Leg 2 Piala AFF 2020 antara Timnas Indonesia melawan Singapura bersama warga Banda Aceh di sebuah rumah makan di Jalan Panglima Nyak Makam, Sabtu (25/12/2021) malam.

Gubernur Ridwan Kamil saat itu kebetulan sedang melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh selama tiga hari.

Gubernur mengaku tegang menyaksikan pertandingan hingga dua kali babak tambahan Timnas Garuda secara dramatis memastikan tiket final setelah mengandaskan Singapura 4-2. Usai pertandingan yang diwarnai tiga kartu merah, sebagai ekspresi kebahagiaan, Kang Emil mentraktir semua pesanan makan warga yang ikut nobar bersamanya.

“Karena pertandingannya seru dan kitanya menang, sport jantung. Buat merayakan kemenangan semuanya saya traktir makan,” ucapnya disambut antusias warga.

Menurut Gubernur, tugas pemimpin adalah membawa kebahagiaan bagi warga, terlepas dari perbedaan wilayah. “Spontan saja, tugas pemimpin kan membawa kebahagiaan,” ujar Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil pun turut mengomentari permainan Timnas besutan Shin Tae-yong yang menurutnya tampil penuh semangat dan pantang menyerah. Sempat tertinggal 1-2 pada menit 73 padahal unggul jumlah pemain, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan sempat menyamakan kedudukan di menit 86.  Namun jantung Kang Emil kembali deg – degan karena pada menit 88 Singapura mendapat hadiah penalti namun berhasil digagalkan kiper Nadeo Argawinata.

Sampai akhirnya Kang Emil dan seluruh yang nobar di sana bersorak ketika pemain Singapura melakukan gol bunuh diri dan Egy Maulana Vikri mengunci kemenangan 4-2 di menit awal babak tambahan waktu pertama.

“Kalau tadi penaltinya masuk kita selesai, ternyata nasib masih berpihak ke kita. Intinya fighting spirit Timnas Garuda luar biasa,” tuturnya.

Timnas Indonesia kini tinggal menunggu lawan di final antara Thailand atau Vietnam. Final Piala AFF sendiri akan digelar di Stadion National Singapura, 29 Desember 2021. Siapapun lawannya, Kang Emil berharap di AFF Cup tahun ini Indonesia bisa memegang tropi juara untuk pertama kalinya. Seperti diketahui, prestasi terbaik Indonesia selama mengikuti ajang Piala AFF adalah lima kali runner-up.

“Semoga di final kita menang karena kita sering juara dua tapi tak pernah juara satu,” harapnya.

Dalam kunjungan kerjanya ke Serambi Mekah, Kang Emil akan menghadiri doa bersama peringatan 17 tahun tsunami Aceh. Selain diundang karena telah merancang Museum Tsunami Aceh, Kang Emil juga akan melakukan sejumlah kerjasama dengan Pemda Provinsi Aceh. Selanjutnya Ia akan bertemu dengan Majelis Permusyawatan Umat, Majelis Ulama Indonesia Jabar, PABPDSI Aceh, dan menjadi pembicara dihadapan mahasiswa serta pelajar Energi Milenial Indonesia Raya. (Sumber : Humas Jabar)

Kemenag – LPAI Sepakat Bangun Kerja Sama Cegah Kekerasan Seksual Anak

0
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sepakat akan membangun kemitraan dengan Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi, Kesepakatan ini tercetus dalam pertemuan di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (27/12/2021).

Jakarta (Aswajanews.id) – Kementerian Agama sepakat akan membangun kemitraan dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) dalam rangka pencegahan kekerasan seksual anak, khususnya di lembaga pendidikan keagamaan.

Kesepakatan ini tercetus dalam pertemuan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dengan Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. “Kami serius ingin menangani kasus kekerasan seksual anak ini. Terutama menindaklanjuti apa yang terjadi di pesantren di Jawa Barat. Saya kira ini fenomena gunung es, dan harus segera diselesaikan,” ungkap Menag, Senin (27/12/2021).

Menurut Menag, sebagai bentuk keseriusan Kemenag menangani kasus tersebut, ia telah menggandeng sejumlah mitra. “Selain dengan Kementerian PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), kita juga telah memnuat MOU dengan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia). Dan saya kira, dengan LPAI pun kita perlu membuat MOU agar dapat bersinergi,” imbuh Menag.

Turut hadir mendampingi Menag, Direktur KSKK Madrasah Moh. Isom dan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono. Pencegahan kekerasan seksual ini, lanjut Menag, tidak hanya ditujukan kepada lembaga pendidikan islam saja, melainkan kepada seluruh lembaga keagamaan.

“Karena yang namanya predator, tidak terbatas ada di lembaga pendidikan agama apa. Prinsipnya, ini seluruh anak-anak kita harus kita lindungi,” tegas Menag.

Ia menambahkan, kasus kekerasan seksual terhadap anak  ini harus mendapat perhatian dan gerak cepat dari seluruh pihak, tidak hanya pemerintah saja. Gerak cepat menjadi kata kunci, mengingat predator anak memiliki banyak cara untuk melakukan kejahatannya.

“Predator-predator ini menunggu. Kita harus segera bergerak cepat untuk melindungi anak-anak kita. Jangan sampai lengah,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi. “Saya sepakat dengan Pak Menag. Kejahatan itu terjadi bukan hanya karena ada kemauan dari pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Kita harus berkerjasama menutup kesempatan-kesempatan itu,” ungkap pria yang akrab disapa Kak Seto.

“Kami sangat mengapresiasi sikap Pak Menag yang minta seluruh pelaku kekerasan seksual anak disikat habis. Ini ketegasan yang kita nanti,” imbuhnya. (Kementerian Agama RI)

PT Pos Indonesia Buka Lowongan Kerja Terbaru Desember 2021, Ini Syaratnya

0

PT POS INDONESIA adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang layanan pos di Indonesia, kini membuka lowongan kerja (Loker) untuk periode Desember 2021.

Melalui akun resminya Pos Indonesia kantor Kudus @kantorposkudus59300 membuka lowongan pekerjaan untuk penempatan di Kantor Kudus.

Terdapat 2 formasi lowongan kerja yang dibuka PT Pos Indonesia, yakni:

Oranger Loket

Berikut Kualifikasinya:

1. Warga Negara Indonesia

2. Wanita, minimal S1 semua jurusan

3. Sehat jasmani dan rohani

4. Berpenampilan menarik

5. Usia maksimal 25 tahun

Oranger Antaran

Berikut Kualifikasinya:

1. Warga Negara Indonesia

2. Pria, minimal SMA/SMK sederajat

3. Sehat jasmani dan rohani

4. Berwawasan luas

5. Usia maksimal 35 tahun

Untuk melamar posisi tersebut, pelamar harus mengirimkan berkas-berkas sebagai berikut:

1. Surat lamaran

2. Curriculum vitae

3. Fotocopy ijazah dan transkrip nilai

4. Fotocopy KTP

5. Fotocopy SIM C (Oranger Antaran)

6. Foto terbaru ukuran 3×4 sebanyak 1 lembar

7. Fotocopy SKCK Kepolisian

8. Fotocopy NPWP.

Berkas tersebut dikirimkan ke Kantor Pos Kudus, Jalan Jenderal Sudirman No. 43 Kudus, Jawa Tengah. Berkasa lamaran dikirim menggunakan layanan Pos Express.

Pendaftaran paling lambat dikirimkan pada 29 Desember 2021. Seluruh seleksi tidak dipungut biaya.***

Kemenag Umumkan Hasil Seleksi CPNS 2021, Ini Daftarnya

0
Nurudin Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenag

Jakarta (Aswajanews.id) – Kemenag hari ini mengumumkan hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama formasi tahun 2021. Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenag Nurudin mengatakan ada dua kriteria peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS.

Pertama, peserta yang memenuhi semua persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi. Kedua, peserta yang memiliki nilai dengan peringkat tertinggi sesuai jumlah formasi berdasarkan hasil integrasi nilai SKD-SKB oleh Badan Kepegawaian Negara.

“Alhamdulillah, seluruh tahapan seleksi sudah dilakukan dan malam ini akan diumumkan,” terang Nurudin di Jakarta, Jumat (24/12/2021).

Untuk lihat pengumuman, klik: Hasil Seleksi CPNS Kemenag Formasi Tahun 2021.

Menurutnya, pengumuman kelulusan seleksi CPNS ini menggunakan sejumlah kode. Kode “P/L” berarti peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir CPNS. Kode “P/L-1” adalah peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir CPNS dikarenakan pengisian formasi antar jenis formasi.

Kode “P/TL” adalah peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi akhir CPNS. Sedang Kode “P/TH” adalah peserta yang tidak hadir pada salah satu atau keseluruhan tahapan tes.

“Peserta dapat mengajukan sanggahan terhadap pengumuman hasil akhir seleksi CPNS mulai 25 sampai dengan 27 Desember 2021 melalui akun SSCASN masing – masing pada laman https://sscasn.bkn.go.id/,” tegas Nurudin.

“Panitia Pengadaan CPNS Kementerian Agama Tahun 2021 akan mengumumkan hasil sanggah peserta setelah masa sanggah sesuai dengan jadwal melalui akun SSCASN masing-masing pada laman https://sscasn.bkn.go.id/,” tutupnya. *(Sumber : Biro Kepegawaian Setjen Kemenag RI)

Tol Cisumdawu Dibuka Paling Lambat Awal 2022, Kang Emil Kejar Target

0
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menargetkan Tol Cisudawu bisa beroperasi paling lambat awal 2022 untuk memudahkan akses ke Bandara Internasional Kertajati Majalengka

Bandung (Aswajanews.id) – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menunggu proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) rampung untuk memudahkan akses ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka. Rencananya, Tol Cisumdawu mulai beroperasi akhir tahun ini atau paling lambat awal 2022.

“Nunggu yang akses Cisumdawunya tembus, sehingga full. Jadi dari Bandung ke Cipali, Cipali ke Kertajatinya langsung,” kata Kang Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (20/12).

Emil juga menyambut baik dibukanya akses tol ke Bandara Kertajati sepanjang 3,7 kilometer di KM 158 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Dengan beroperasinya Tol Cipali, masyarakat tidak perlu melewati jalan arteri.

Emil berharap seiring beroperasinya Tol Cisumdawu pada 2022 ditambah akses tol ke Bandara Kertajati, penerbangan akan semakin bertambah dan perekonomian meningkat. Saat ini, Bandara Kertajati sudah melayani penerbangan logistic. Namun, ia mengingatkan kebijakan penerbangan penumpang maupun logistik merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan.

“Rencana 2022 seperti apa mudah-mudahan ekonomi bangkit dan penerbangan bisa banyak,” ujar mantan Wali Kota Bandung itu. ***

Viral…Banjir Bandang di Sumedang, Imbas Proyek Tol Cisumdawu?

0
Banjir hingga mencapai atap rumah di Cipacing Sumedang viral di media social. (Tangkapan layar video viral di medsos)

Sumedang (Aswajanews.id) – Hujan deras yang terjadi pada Kamis 24 Desember sore kemarin, menyebabkan ratusan rumah di Jatinangor Kabupaten Sumedang terendam banjir. Dampaknya, lebih dari 678 orang di Desa Cipacing terendam. Belum lagi yang menimpa warga lain di 5 Desa di Jatinangor. Tak sedikit warga yang terdampak. Bahkan ada yang menyelamatkan diri dengan naik ke atap rumah. Ketinggian air berbeda-beda saat banjir menerjang Jatinangor. Desa Cipacing merupakan wilayah terparah dibandingkan dua desa lainnya.

Warga berdalih, penyebab banjir karena dampak pembangunan Tol Cisumdawu di seksi 1 (Cileunyi-Jatinangor). Meski sekarang sudah surut, banjir berpotensi kembali terjadi ketika hujan lebat, karena diduga ada masalah dari saluran Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu).

Salah satu warga Desa Cipacing, Sunarti sempat menyelamatkan diri dengan naik ke atap rumahnya. Dia melakukan itu karena melihat banjir sangat deras. Dia langsung bergegas ketika melihat air datang dengan cepat. Seraya menggendong cucu, dia naik ke atap lewat toren air. Mereka selamat, namun rumahnya terendam. Kejadian itu sempat viral di media social (medsos).

Sekda Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman mengaku pihaknya sudah melakukan analisis awal. Ditemukan fakta bahwa tiga saluran air dari Tol Cisumdawu mengalir deras ke saluran air warga yang lebih kecil. Akibatnya, tidak tertampung dan meluap hingga ke permukaan. Permukiman warga pun jadi terendam. Luapan air pun mengalir semakin deras ke kawasan permukiman yang lebih rendah.

“Saluran warga yang berada di bawahnya ukurannya kecil, otomatis terjadi luapan air, sehingga setiap hujan terjadi banjir,” kata Herman Suryatman kepada wartawan.

Menanggapi permasalahan itu, PPK Fisik Satker Tol Cisumdawu, Erwin Herlambang mengatakan secara prinsip memang adanya dampak pembangunan Tol Cisumdawu. Namun, tidak serta merta 100 persen menyalahkan proyek tol. Sebab, setelah pihaknya menelusuri ke lapangan, memang terjadi pendangkalan sungai Cibeusi dan intensitas hujan yang tinggi. Sehingga, jelas volume air tidak tercover Sungai Cibeusi yang membentang dari batas tugu kabupaten ke Cipacing (Jalan Raya Bandung Garut).

“Kami mewakili Satker Tol, dan secara pribadi dari PPK lahan Cisumdawu tahap 2 ini, menanggapi adanya peristiwa banjir di Jatinangor ini. Memang harus dikaji dulu penyebabnya apa, namun kami sepakat keselamatan warga lebih penting. Dan tidak 100% sepenuhnya benar bahwa ini dari Tol Cisumdawu,” kata Erwin saat memantau lokasi banjir Cipacing, Sabtu 25 Desember 2021.

Seperti diketahui, lanjut Erwin, jika intensitas tinggi, kami lihat di lapangan saat menyusuri sungai ternyata banyak terjadi pendangkalan. Selain itu ada perubahan fungsi dari sungai menjadi tempat tinggal. Tentunya juga ini menambah efek atau dampak dari kejadian kemarin.

Erwin yang didampingi Anggota DPRD Sumedang dari komisi 1, Dudi Supardi menegaskan karena sudah terjadi, pihaknya akan berupaya melakukan penanganan jangka pendek di area-area yang rusak. Seperti tanggul yang jebol, atau drainase yang kurang baik. Intinya agar keselamatan warga dapat kami selamatkan dan kami jamin.

Diakui Erwin bahwa, pengerjaan proyek Tol Cisumdawu memang dikejar deadline. Pekerjaan proyek nasional ini sesuai dengan arahan pimpinan selesai di tahun 2021. Namun untuk pembukaan fungsional, pihaknya juga masih menunggu arahan selanjutnya dari pimpinan.

“Untuk digunakan tidak serta merta karena ada beberapa pihak yang perlu dikoordinasikan termasuk Badan Pengawas Jalan Tol (BPJT). Sebagai badan pengatur jalan tol kapan waktu yang paling tepat untuk membuka fungsional. Jadi kami sampai saat ini masih menunggu arahan. Kami hanya menyelesaikan pekerjaan di 2021, dan semaksimal mungkin selesai di tahun ini,” kata Erwin menegaskan. ***

Ketua DPD RI Nilai Pertumbuhan Ekonomi Jatim di Jalur Baik

0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Antara/HO-DPD RI)

Surabaya (Aswajanews.id) – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Timur berada di jalur yang baik, terlihat dari investasi pelaku UMKM yang mencapai triliunan rupiah.

“Investasi dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jawa Timur mencapai angka Rp430 triliun. Hal ini tentu merupakan angin segar bagi pertumbuhan ekonomi Jatim,” katanya di Surabaya, seperti dilansir ANTARA, Senin (27/12).

LaNyalla yang sedang reses di Jawa Timur, berharap tingginya angka investasi ini mampu menjadi penopang utama perekonomian Jatim. “Bahkan bisa menjadi penyumbang terbesar bagi pertumbuhan perekonomian nasional. Investasi ini juga akan mampu membuka 131 juta lapangan pekerjaan, dan menumbuhkan 120 UMKM,” katanya.

Senator asal Jawa Timur ini menilai pertumbuhan tersebut sangat positif, dan berharap UMKM menjadi basis perekonomian yang kuat dan tahan banting menghadapi berbagai krisis. LaNyalla mengatakan, pada tahun 2022 pertumbuhan yang positif ini juga diharapkan mampu menyumbang lebih dari 60 persen PDB nasional. “Hal ini sangat dibutuhkan untuk mengurangi angka pengangguran Jatim serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim secara umum,” katanya. ***

Diancam Mogok Kerja, Pertamina Batalkan Pemotongan Gaji Karyawan

0
Pekerja di PT Pertamina Hulu Rokan (PT PHR) di Wilayah Kerja Rokan. (DOK. Pertamina)

Jakarta (Aswajanews.id) – PT Pertamina (Persero) memastikan kebijakan agile working yang berdampak pada pengaturan mekanisme kerja fleksibel pekerja work from home belum ditetapkan oleh manajemen, sehingga tidak ada pemotongan gaji pekerja Senior Vice President Human Capital Development Pertamina Tajudin Noor mengatakan informasi ini telah disampaikan kepada seluruh pekerja Pertamina melalui surat edaran per tanggal 13 Desember 2021. “Tak ada satupun pekerja yang mengalami pemotongan gaji hingga saat ini. Semua benefit yang diperoleh pekerja masih berjalan normal seperti sebelum pandemi,” kata Tajudin dilansir dari Antara, Minggu (26/12/2021).

Tajudin menjelaskan pihaknya sedang melakukan review atas program agile working, yaitu pekerja Pertamina Holding di kantor pusat yang bertugas dan pekerjaannya dapat dilakukan dari rumah.

Sebelumnya, ada rencana aksi mogok yang diwacanakan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB). Aksi mogok kerja akan mulai dilakukan pada 29 Desember hingga 7 Januari 2022. Selain berencana mogok kerja, FSPPB juga meminta Menteri BUMN Erick Thohir memecat Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, sosok yang namanya masuk dalam daftar wanita paling berpengaruh versi Majalah Forbes.

FSPPB mengklaim telah melayangkan surat kepada manajemen Pertamina dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada 20 Desember 2021 terkait rencana aksi mogok kerja tersebut. Surat itu juga ditembuskan ke Erick Thohir. Pemberitahuan rencana mogok kerja itu disampaikan serikat pekerja melalui Surat dengan Nomor 113/FSPPB/XII/2021-TH bertanggal 17 Desember 2021 yang ditandatangani Presiden FSPPB Arie Gumilar dan Sekretaris Jenderal FSPPB Sutrisno.

Belakangan, Kementerian Ketengakerjaan membantu melakukan mediasi antara FSPPB dengan manajemen Pertamina. Sebagaimana disampaikan komisaris utamanya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Pertamina juga memenuhi tuntutan FSPPB untuk membatalkan pemotongan gaji. Sementara itu, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan, rencana pemotongan gaji karyawan Pertamina tidak jadi dilakukan. Hal ini dikatakan Ahok usai bertemu dengan dewan direksi Pertamina pada Kamis (23/12/2021). Salah satu bahasan dalam pertemuan tersebut adalah rencana pemotongan gaji karyawan.

“Sudah tidak terapkan,” kata Ahok singkat saat dihubungi Kompas.com. Ahok juga menuturkan, keputusan tersebut akan disosialisasikan melalui media massa. Dewan direksi bakal menjelaskan secara rinci mengenai hal tersebut. Sebab, pemotongan gaji tidak bisa dijadikan alasan sebagai efisiensi perseroan. “Direksi akan jawab ke media. Tidak jadi (ada pemotongan gaji),” beber Ahok. *(Ant)

Hari Ini 750 Lansia di Mabar Hilir Ditargetkan Terima Vaksin

0
Camat Medan Deli, Ferry Suheri, S.Sos. didampingi Personil BIN Daerah Sumatera Utara dan Lurah Mabar Hilir

Medan (Aswajanews.id) – Melanjutkan pelaksanaan vaksinasi massal dengan target warga lanjut usia (Lansia), hari ini, Senin (27/12/2021), Badan Intelijen Negara (BIN) dan Pemko Medan hari ini menggelar kegiatan di kantor Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli.

Camat Medan Deli, Ferry Suheri, S.Sos menyatakan bahwa kegiatan lanjutan hari ini sesuai dengan instruksi Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang mengutamakan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat Lansia.

Didampingi Personil BIN Daerah Sumatera Utara dan Lurah Mabar Hilir, Ferry menegaskan bahwa pihaknya juga akan terus menyisir warga yang belum divaksin untuk mengikuti vaksinasi. “Kepada warga masyarakat, khususnya di dua kelurahan, yakni Mabar dan Mabar Hilir, diharapkan bisa divaksin secara keseluruhannya,” tutur Camat Medan Deli.

Dalam kesempatan ini juga, mewakili Pemerintah Kota Medan, Ferry Suheri menyampaikan terima kasih atas dukungan BIN pada penyelenggaraan Vaksinasi massal di wilayahnya ini. “Kami berterimakasih kepada BIN atas kegiatan ini. Kami berharap kedepannya, apabila masih kurang, kita bisa melaksanakan vaksinasi kembali di wilayah ini,” pungkasnya. (Rizky Zulianda)

Polsek Tanjung Beringin Ciduk Faisal Pelaku Penganiaya Ibu Kandung

0
Pelaku ditangkap lantaran dilaporkan ibu kandungnya, Darliah (63) warga Dusun V Desa Pekan Tanjung Beringin, Kec. Tanjung Beringin Kab. Serdang Bedagai

Serdang Bedagai (Aswajanews.id) – Faisal (26) diciduk personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Beringin dari lokasi tongkrongannya di pinggir jalan Dusun V, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kamis (23/12/2021).

Pelaku ditangkap lantaran dilaporkan ibu kandungnya, Darliah (63) warga Dusun V Desa Pekan Tanjung Beringin, Kec. Tanjung Beringin Kab. Serdang Bedagai, sesuai Laporan Polisi Nomor :  48/XII/2021/SPKT/POLSEK TANJUNG BERINGIN/POLRES SERDANG BEDAGAI, tanggal 22 Desember 2021.

Informasi yang dihimpun wartawan, Faisal diduga melakukan penganiayaan terhadap ibunya yang sudah tua lantaran tak senang ditegur orang tuanya tersebut.

Kapolsek Tanjung Beringin Iptu Tobat Sihombing kepada wartawan mengungkapkan kronologis kejadiannya pada hari Rabu tanggal 22 Desember 2021 sekira pukul 16.30 WIB.

Pelaku tiba tiba datang dari dapur dan mengatakan kepada kakak kandungnya (Latifah Anum) kau kerja di Warung 75 aja, kemudian ibunya marah dan memukul bahu sebelah kanannya.

Kemudian, kata Kapolsek lagi, pelaku (Faisal) ? membalas dengan mencekik leher ibunya dan menolak badannya sehingga jatuh  terlentang yang mengakibatkan kepala  bagian belakang bengkak dikarenakan terbentur lantai rumah, ungkap Tobat.

Selanjutnya korban membuat Pengaduan ke Polsek Tanjung Beringin agar pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Tanpa membuang waktu, personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Beringin dipimpin Kanit Reskrim IPDA Qory O Siregar dibantu anggotanya menciduk tersangka pelaku sewaktu sedang nongkrong di lokasi penangkapan.

“Tersangka diduga melakukan penganiayaan dan dijerat Pasal 351 Ayat 1 KUHPidana,” pungkas Kapolsek Tanjung Beringin, IPTU Tobat Sihombing. (Kontributor : Rizky Zulianda)

Bareskrim Sita 1674.951 Kg Sabu Sepanjang Tahun 2021

0
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dit Tipidnarkoba) Bareskrim Polri membeberkan data penyitaan barang haram sepanjang 2021

Jakarta (Aswajanews.id) – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dit Tipidnarkoba) Bareskrim Polri membeberkan data penyitaan barang haram sepanjang 2021. Narkotika jenis sabu menjadi barang bukti paling banyak disita sejak Januari-Desember 2021.

“Dimana terjadi peningkatan 166 persen dibandingkan 2020, yakni 2020 sebanyak 627.977,20 gram, pada 2021 ada 1.674.951,48 gram (1674.951 kg). Jadi, peningkatannya lebih dari 100 persen, tepatnya 166 persen,” kata Dir Tipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar, Jumat (24/12/2021).

Penyitaan ganja juga mengalami peningkatan selama 2021 sebanyak 124 persen. Pada 2020 disita 357.214,56 gram, sedangkan pada 2021 disita 799.116,40 gram.

“(Penyitaan) obat keras terjadi peningkatan yang sangat signifikan, ini berkaitan dengan terungkapnya dua pabrik Mega Lab produksi obat-obatan keras di Yogyakarta (pada September 2021),” ungkap Krisno.

Krisno memerinci pada 2020 disita obat keras sebanyak 1.704 butir. Sedangkan, pada 2021 disita 48.188.000 butir. Mengalami peningkatan sebanyak 2.827.834 persen.

Penyitaan ekstasi juga mengalami peningkatan 197 persen sepanjang 2021. Pada 2020 sebanyak 95.097 butir, dan 2021 sebanyak 282.236,50 butir.

Penyitaan tembakau gorila mengalami penurunan 71 persen sepanjang 2021. Pada 2020 disita 11.437,61 gram, sedangkan pada 2021 hanya 3.370,42 gram.

Penyitaan narkotika jenis happy five mengalami peningkatan sebanyak 947 persen. Pada 2020 hanya disita 4.835 butir, sedangkan 2021 ada 50.620 butir. Ketamin juga meningkat 40,25 persen, pada 2020 hanya disita 69,5 gram, sedangkan pada 2021 disita 2.867 gram.

Namun, Krisno menyebut pengungkapan kasus sepanjang 2021 terjadi penurunan sebanyak 18 persen. Pada 2021 ada 104 kasus, sedangkan 2020 ada 127 kasus.

Sementara itu, penetapan tersangka sepanjang 2021 mengalami peningkatan 2 persen. Krisno mengatakan pada 2020 ada 228 tersangka, sedangkan 2021 ada 233 tersangka.

Krisno melanjutkan pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kejahatan narkoba mengalami peningkatan sepanjang 2021. Pada 2020 hanya terungkap satu kasus, sedangkan pada 2021 ada lima kasus.

“Jadi, terjadi peningkatan 400 persen untuk TPPU yang berhasil diungkap dan dituntaskan,” ujar Krisno.

Begitu pula penetapan tersangka TPPU. Krisno menyebut ada peningkatan 150 persen. Pada 2020 hanya menetapkan empat tersangka, sedangkan pada 2021 ada 10 tersangka.

Aset hasil pencucian uang yang disita Dit Tipidnarkoba Bareskrim Polri selama 2021 juga meningkat 35,284 persen. Pada 2020 Dit Tipidnarkoba menyita aset senilai Rp966 juta dari satu kasus yang disidik.

“(Sedangkan) pada 2021 dari lima kasus yang disidik berhasil disita uang dan aset-aset tersangka sejumlah Rp341.804.998.583 atau terjadi peningkatan lebih dari 35 persen,” beber Krisno. (Humas Polri)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts