Google search engine
Beranda blog Halaman 234

Komnas HAM Ungkap Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan

0
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam

JAKARTA (Aswajanews.id) – Komnas HAM merilis hasil investigasi Tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang yang menewaskan 125 orang.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, mengungkap hasil tersebut di channel YouTube resminya berjudul Update Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM atas Peristiwa Kemanusiaan Stadion Kanjuruhan pada Rabu (5/10/2022).

Menurutnya, keterangan antara suporter dan pemain Arema FC sinkron, yaitu tidak ada tak ada ancaman pada pemain Arema saat suporter turun lapangan.

Keterangan ini berguna untuk mengusut asal muasal penyebab terjadinya bentrok hingga pelepasan gas air mata oleh aparat.

Choirul Anam menyampaikan jika tujuan Aremania untuk turun ke lapangan hanya untuk memberikan semangat dengan berkomunikasi secara langsung.

Dia menekankan bahwa pernyataan ini satu suara baik dari keterangan suporter maupun pemain.

Dari sejumlah video yang beredar juga berhasil mendokumentasikan pemain Sergio Silva berinteraksi langsung dengan suporter di lapangan, tanpa ada terlihat gestur penyerangan.

Oleh sebab itu, Komnas HAM membantah jika ada narasi yang menyebutkan bahwa suporter turun ke lapangan untuk menyerang para pemain.

“Jadi kalau ada informasi yang bilang bahwa suporter ke sana mau menyerang pemain, ceritanya tidak seperti itu. Jadi dinamika ini sangat penting dan harus dipahami publik,” pungkas Choirul.

Sebelumnya, terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan pada pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya, Sabtu (1/10/22).

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengatakan jumlah total kematian sejauh ini adalah 125 orang.

Sementara itu ratusan orang masih menjalani perawatan di delapan rumah sakit. (*)

Kapolda Metro Jaya Resmikan Renovasi Gedung Balai Forum Wartawan

0
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si bersama Ahmad Faruk, selaku Ketua Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Metro Jaya, meresmikan Gedung Balai Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si bersama Ahmad Faruk, selaku Ketua Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Metro Jaya, meresmikan Gedung Balai Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya, Jumat (7/10/2022).

Dalam sambutanya Kapolda, ia menyampaikan bahwa setelah pembangunan terakhir Gedung Balai Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya pada tahun 2011 yang lalu. Baru pada saat ini berhasil merampungkan renovasi yang dimulai pada 11 Juni hingga 23 Agustus 2022. “Dan pada hari ini akan saya resmikan penggunaaan Gedung Balai Wartawan Polri kembali,” ujar Kapolda.

Kapolda melanjutkan, bila dilihat kondisi Gedung Balai Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya saat ini, akan melihat pemandangan yang asri dan bangunan yang estetik, kondisi yang lebih baik bila dibandingkan bangunan sebelumnya. Dimana banyak bagian yang rusak seperti plafon yang ambrol dan cat yang telah mengelupas.

“Tentunya kita patut bersyukur atas karunia ini, sehingga harapannya dapat membuat nyaman teman-teman wartawan dalam bekerja, serta dapat lebih fokus, objektif dan maksimal,” ucap Irjen Fadil.

Irjen Fadil juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua dan Pengurus Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya, atas kerja sama yang baik selama ini, ia berharap kebersamaan tersebut akan terus berlanjut sehingga kedepan akan lebih banyak yang bisa dilakukan demi kemajuan Pers dan Polda Metro Jaya.

“Wartawan Polda Metro Jaya bukan hanya mitra, tetapi sahabat buat saya. Untuk itu jangan bosan memberikan kritik, sebagai bahan intropeksi dan perbaikan kedepan bagi Polda Metro Jaya, karena salah satu fungsi media massa adalah sebagai “agent of change and agent of character building”, yang memiliki peran vital dan tanggung jawab dalam melakukan koreksi, perubahan, pembaharuan dan transformasi “mind set and culture set” menuju masyarakat yang beradab dan bermartabat,” kata Irjen Fadil.

“Kehadiran Balai Wartawan ini hendaknya, dapat dijadikan momentum bersama untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam menyajikan informasi kepada masyarakat secara benar, transparan dan akuntabel, sehingga dapat membentuk isu, opini dan pemberitaan yang mampu mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, terima kasih kepada teman-teman wartawan yang selama ini tetap solid menjadi mitra Polri,” tutup Irjen Fadil.

Pada kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya juga memberikan Apresiasi kepda Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota pimpinan Ipda Iswahyudi yang berhasil mengamankan 2 remaja yang kedapatan membawa clurit diduga akan melakukan tawuran diwilayah Jakamulya Kota Bekasi.

Irjen Fadil berharap Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya terus bekerja dimalam hari untuk mencegah terjadinya tindak pidana ataupun gangguan Kamtibmas sehingga masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya merasa aman dan nyaman.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya Ahmad Faruk, yang mewakili seluruh media wartawan Polda Metro Jaya dalam sambutannya menyampaikan terima kasih banyak kepada Kapolda Metro Jaya yang telah merenovasi Gedung Balai Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya sehingga wartawan yang bekerja di Gedung Balai Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya bisa lebih fokus dan nyaman. (*)

Diduga Masih Ada Eksploitasi Anak di Sekolah Oleh Oknum Kasek

0
Ilustrasi

SUBANG (Aswajanews.id) – Sekolah merupakan tempat menimba ilmu bagi anak-anak agar menjadi anak yang pintar dan cerdas. Namun sangat disayangkan anak-anak yang seharusnya mendapat pembelajaran dari para guru sesuai standar pendidikan nasional, masih ada dugaan Kepsek yang mengeksploitasi anak di sekolah.

Menurut informasi, di Komplek SDN Sukamenak Subang siswa dari keluarga kurang mampu oleh oknum kepala sekolah (Kasek) disuruh menjajakan dagangan kepada teman-temannya di sekolah. Dengan kondisi tersebut anak secara psikis merasa tertekan. Salah satunya adalah (Al), murid orang kurang mampu yang diduga jadi korban Eksploitasi anak.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepsek SDN H Juanda, Ibu Leli membenarkan itu murid kami orang tuanya tidak mampu.

Menanggapi andanya dugaan eksploitasi anak tersebut awak media mendatangi salah satu pengawas di Korwil Kecataman Subang. Heri menyebut terkait masalah itu diserahkan kepada komite sekolah bersangkutan dan RT RW setempat.

Sementara dari pihak orangtua murid saat diminta tanggapan, banyak yang tidak setuju dengan adanya anak yang disuruh berjualan di komplek sekolah yang notabene tempat menimba ilmu bukan untuk bisnis. Kejadian ini sangat disayangkan beberapa orangtua murid yang mengaku prihatin.

Sementara salah satu wartawan senior Subang turut angkat bicara. Kemelut ricuhnya sebagian orangtua murid tidak terima bahwa anak-anaknya berangkat dari rumah untuk belajar menimba ilmu di sekolah, malah disuruh menjajakan dagangan guru dan kepala sekolah. Sampai diasongkan ke teman-temannya.

“Menurut saya ini kurang baik dan tidak mendidik anak anak yang tugasnya belajar bukan untuk bisnis apalagi disuruh-suruh oknum pendidik guru atau siapapun ini sudah melanggar etika dan psikologi anak yang nantinya mereka akan malas belajar ini berbahaya,” ungkap Iwan.

Iwan menambahkan, apalagi kalau ada duga ancaman jika anak tidak mengikuti permintaan kepala sekolah atau guru akan dikurangi nilainya. Adanya ungkapan-ungkapan seperti itu jelas sudah keluar dari aturan Sisdiknas menakut-nakuti anak ini akan menimbulkan trauma bagi anak. Dengan adanya tekanan mau tidak mau anak-anak akan menuruti perintah oknum guru dan kepsek walaupun berjualannya di jam istirahat.

“Saya minta apapun itu alasannya kembalikan sekolah kepada jati dirinya sebagai lembaga pendidikan jangan ada lagi kejadian serupa di sekolah lain. Jangan sampai anak anak di-eksploitasi guna mengeruk keuntungan segelintir orang jangan ada bisnis bisnisan di sekolah ini sudah keluar dari koridor sebagai tempat menimba ilmu,” tegasnya.

Selain itu adanya komite sekolah jangan dimanfaatkan untuk pembenaran ketika ada permasalahan di sekolah Seolah-olah kebijakan kepala sekolah telah mendapat persetujuan orangtua murid yang disahkan komite.

“Keberadaan komite dan gugus K3S pengawas di korwil kecamatan Subang harus lebih bijak ketika ada persoalan harus cepat tanggap jangan diam agar tidak menimbulkan permasalahan. Bagaimana tupoksinya harus dijalankan dengan benar guru sebagai pengajar dan murid berhak mendapatkan pembelajaran ilmu dari guru,” pungkas Iwan. *(Handi)

Tragedi Kanjuruhan, Haji Umuh Muhtar Prihatin dan Turut Berdukacita

0
Haji Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat

BANDUNG (Aswajanews.id) – Ratusan nyawa melayang pascalaga Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu 1 Oktober 2022 malam. Ini menjadi tragedi terbesar kedua dalam sejarah sepakbola di dunia.

Dikutip dari Priceonomics, kasus terbesar ada di Peru pada 24 Mei 1964. Estadion Nacional pada saat itu menggelar babak kualifikasi kedua Olimpiade Tokyo antara Peru vs Argentina. Laga berlangsung rusuh usai wasit menganulir gol dari Timnas Peru. Seorang suporter kemudian masuk ke stadion dan memukul wasit, yang kemudian polisi secara brutal menghajar pria itu.

Kerumunan suporter pun kemudian tak terhindarkan. Perkelahian membesar dan berujung 328 orang tewas karena sesak napas dan pendarahan internal, meskipun kemungkinan jumlah korban tewas lebih banyak.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Haji Umuh Muchtar sangat prihatin dengan insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. Dalam insiden tersebut dikabarkan korban yang tewas sudah mencapai 182 orang, bahkan masih ada yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Ini sangat tidak diperkirakan oleh semua pihak. Kami turut berduka cita, mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi. Semoga semua korban yang meninggal dunia bisa diterima Allah SWT,” harap Umuh Muchtar saat menghadiri pembukaan Kompetisi Liga Santri tingkat Nasional Piala KASAD di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu, 5 Oktober 2022.

Dengan adanya musibah itu lanjut Umuh diharapkan menjadi pembelajaran ke depan terhadap sepak bola Indonesia dan kompetisi harus tetap berjalan. *(Elisa Nurasri)

Kasdam IM Motivasi Pemain Liga Santri Asal Aceh

0
Kasdam IM, Brigjen TNI Hadi Basuki didampingi istri, menyambangi tempat penginapan tim Pesantren Al Azhar, Krueng Mane, Aceh Utara, di Hotel Amaroossa, Bandung

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM), Brigjen TNI Hadi Basuki didampingi istri, menyambangi tempat penginapan tim Pesantren Al Azhar, Krueng Mane, Aceh Utara, di Hotel Amaroossa, Bandung, Jawa Barat, Senin (3/10/2022) malam.

Pada kesempatan itu, Kasdam IM memberikan semangat kepada pemain Al Azhar yang akan bertanding sebagai wakil Aceh di Liga Santri PSSI Piala Kasad Tingkat Nasional Tahun 2022.

Seperti diketahui, Al Azhar di even tersebut bergabung di Grup C bersama Jawa Timur (Jatim) 2, Bangka Belitung (Babel), Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Sulawesi Utara (Sulut). Al Azhar selaku juara Liga Santri PSSI Piala Kasad Tingkat Kodam Iskandar Muda (IM) akan memulai perjuangan di tingkat nasional menghadapi Jatim 2 di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (6/10/2022) pagi pukul 07.30 WIB.

Dalam pertemuan yang berlangsung santai itu, Kasdam IM pertama-tama menitipkan salam Pangdam IM, Mayjen TNI Mohamad Hasan, kepada pemain, pelatih, dan ofisial tim Al Azhar. “Pak Pangdam belum bisa hadir ke sini bersama kita karena ada tugas penting yang tak bisa ditinggalkan,” ujar Kasdam IM.

Kepada pemain Al Azhar, Kasdam IM meminta untuk tetap semangat dan percaya diri saat bertanding nanti. “Adik-adik semua harus yakin dan percaya bahwa kita juga bisa bersaing dengan tim-tim dari provinsi lain. Kita harus optimis, tapi tak boleh takabur,” harap Brigjen TNI Hadi Basuki.

Menurut Hadi, Pangdam IM, Pejabat Utama (PJU) Kodam IM, dan seluruh jajaran Pemda dan masyarakat Aceh terus mendoakan agar Al Azhar bisa meraih hasil terbaik dalam Liga Santri PSSI Piala Kasad Tingkat Nasional tahun ini.

Dalam waktu tersisa beberapa hari sebelum melakoni laga pertama, Kasdam IM meminta pemain Al Azhar untuk menjaga kesehatan, memaksimalkan latihan, serta saling percaya sama kawan dan menjaga kekompakan tim.

“Setelah melihat penampilan di Banda Aceh, kami yakin adik-adik akan bisa bersaing di tingkat nasional. Akhirnya, kami ucapkan selamat bertanding kepada pemain tim Al Azhar di Liga Santri PSSI Piala Kasad Tingkat Nasional Tahun 2022,” pungkas Kasdam IM, Brigjen TNI Hadi Basuki.

Pembina sekaligus Ketua Tim Ofisial Al Azhar, Ade Zulfadhli, mengucapkan terima kasih kepada Pangdam IM dan jajaran Kodam IM serta Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh yang sudah memberi dukungan penuh kepada tim Al Azhar untuk mengikuti Liga Santri PSSI Piala Kasad Tingkat Nasional tahun ini.

Kegiatan yang diiringi dengan tanya jawab antara Kasdam IM dengan pemain, pelatih, dan ofisial Al Azhar itu juga dihadiri perwakilan Kodam IM, Jasdam IM, Kodim 0103/Aceh Utara, Korrm 011/Lilawangsa, dan Dinas Pendidikan Dayah Aceh. *(JBA)

26 Ribu Balon Sarung Santri Pecahkan Rekor Muri

0
Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal doktor Dudung Abdurahman

BANDUNG (Aswajanews.id) – Bertepatan dengan gelaran Pembukaan Liga Santri tingkat Nasional Piala KASAD, Rabu 5 Oktober 2022 di Stadion Siliwangi Bandung, ada yang unik dan memecahkan Rekor MURI. Lempar sarung atau babalonan sarung, tradisi permainan khasnya para Santri kali ini menjadi catatan Museum Rekor Indonesia.

Sedikitnya 26 Ribu peserta yang terdiri para Santri, anggota TNI beserta seluruh penonton dan audiens yang hadir dalam acara pembukaan Liga Santri itu, menunjukkan atraksinya dengan melempar sarung hingga membentuk bulatan seperti balon.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal doktor Dudung Abdurahman beserta istri yang hadir pada kesempatan itu juga turut serta memainkan lempar sarung tersebut. Sekaligus membuka dimulainya Kompetisi Liga Santri tingkat Nasional yang diikuti 40 tim Juara tingkat Provinsi di seluruh Indonesia.

Permainan Babalonan Sarung merupakan permainan tradisional yang tersebar di hampir seluruh daerah di Indonesia. Selain bertujuan untuk mengajak anak-anak pergi mengaji, permainan Babalonan Sarung juga bertujuan untuk mengenalkan batik atau kain khas dari masing-masing daerah kepada anak-anak. Dengan mengenalkan kain khas tersebut sejak dini, anak-anak akan mencintai dan kemudian melestarikan salah satu kearifan lokal Indonesia. *(Elisa Nurasri)

Ibunda Ketua PWNU Riau KH Tengku Rusli Ahmad Berpulang ke Rahmatullah

0
Ketua PWNU Riau yang juga selaku Ketua Umum DPP Santri Tani NU H.Tengku Rusli Ahmad disamping jenazah Almarhumah ibunya

PEKANBARU (Aswajanews.id) – Ibu Hj.Khadijah binti Saipudin (85 THN) orang tua dari Ketua PWNU Riau yang juga selaku Ketua Umum DPP Santri Tani NU KH.Tengku Rusli Ahmad telah berpulang ke Rahmatullah sekira pukul 10.30 WIB, Minggu (2/10/22).

Almarhumah yang meninggalkan enam orang putri- putri tersebut akan dimakamkan di kabupaten Rokan Hulu.

Tampak puluhan keluarga, tokoh masyarakat, Bupati Rohul H.Sukiman, jajaran PWNU Riau serta pengurus DPP Santri Tani datang melayat dan turut merasakan kesedihan yang mendalam seperti yang dirasakan keluarga Almarhumah, ibu dari KH.Tengku Rusli Ahmad, SE,MM tersebut.

Keluarga dan rombongan ketua PWNU Riau akan mengantarkan Jenazah Almarhumah Ibu Hj.Khadijah ke tempat peristirahatan terakhir nya siang ini, menuju Rokan Hulu yang merupakan tempat tinggal dari Almarhumah dan tanah kelahiran KH.T.Rusli Ahmad, SE,MM. *(RB)

Arema FC Terancam Sanksi Berat, PSSI Dukung Polisi Usut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Irjen Pol (Purn) Erwin Tobing sangat menyesalkan kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, yang kemudian merembet di area di sekitar stadion.

Seperti diketahui laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) yang berakhir 2-3 akhirnya berakhir ricuh. Ribuan Aremania mengamuk di dalam dan di luar stadion karena tim kesayangan mereka takluk dari Persebaya.

“Setelah mendapat laporan dari PT Liga Indonesia Baru, kami segera menyidangkan kasus ini. Arema bisa jadi dalam sisa pertandingan kompetisi BRI Liga 1 musim ini tidak diperkenankan menjadi tuan rumah. Selain itu sanksi lainnya juga menanti,’’ kata Erwin, dikutip dari laman PSSI, Minggu (2/10/22).

Erwin belum bisa memastikan berapa korban yang meninggal atau terluka dalam insiden ini. Namun, jika ada korban yang meninggal itu sudah menjadi ranah pidana dan akan ditindaklanjuti oleh kepolisian.

“Kita dukung aparat Kepolisian untuk menindaklanjuti insiden ini. Siapapun yang salah harus dihukum,” tambahnya.

Erwin juga memastikan bersama dengan tim dari PSSI segera berangkat ke Malang untuk mengetahui kejadian sebenarnya. Itu dilakukan agar saat sidang Komdis nanti bisa memutuskan hukuman apa yang layak diberikan kepada Arema. *(L6)

Jokowi Minta PSSI Setop Sementara Liga 1 Buntut Tragedi Kanjuruhan

0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berduka atas tragedi Kanjuruhan

JAKARTA (Aswajanews.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berduka atas tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 129 orang dalam kerusuhan usai laga Arema FC versus Persebaya. Jokowi memerintahkan PSSI menghentikan sementara kompetisi Liga 1.

“Saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” kata Jokowi dalam keterangan pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10/2022).

Jokowi telah memberikan arahan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, PSSI, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit buntut tragedi Kanjuruhan. Jokowi sangat berdukacita atas tragedi ini.

“Saya menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepakbola di Kanjuruhan Malang Jawa Timur,” kata Jokowi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menyatakan ada sebanyak 129 korban yang meninggal akibat tragedi Kanjuruhan per pukul 09.30 WIB.

Khofifah menjelaskan, saat ini sudah teridentifikasi sebanyak 18 korban meninggal di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang. Menurutnya, masih ada cukup banyak korban tragedi Kanjuruhan yang sedang dalam proses identifikasi.

“Tadi yang sudah 18 orang di Rumah Sakit Syaiful Anwar. Tapi Pak Dirut menyebutkan rencananya masih ada pengiriman lagi korban yang belum teridentifikasi. Insyaallah kami semua bekerja keras berkoordinasi dengan seluruh stakeholder,” ujarnya. ***

BLT BBM di Kota Bandung Sudah Tersalur 98 Persen

0
Warga menerima penyaluran BLT BBM di Kota Bandung, Jawa Barat

BANDUNG (Aswajanews.id) – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung mencatat bantuan langsung tunai (BLT) untuk kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sudah tersalur sebanyak 98 persen.

Plt Kabid Data dan Informasi Dinsos Kota Bandung Gilang Firmanuddin mengatakan Kota Bandung mendapat kuota BLT BBM itu untuk 98.858 penerima. Sehingga menurutnya sejauh ini BLT BBM itu sudah tersalurkan ke sekitar 96 ribu penerima.

“Itu perkembangannya pada pekan ini, yang belum tersalurkan sedikit lagi sih, kurang dari 2.000,” kata Gilang di Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Menurutnya, BLT BBM yang belum tersalurkan itu karena metode kunjungan ke rumah yang masih dilakukan oleh PT Pos Indonesia sebagai penyalur.

Adapun metode kunjungan ke rumah itu diberlakukan bagi penerima yang masuk ke dalam kategori disablitas, sakit atau lansia.

“Juga ada yang penerimanya pindah domisili, atau meninggal, karena yang pindah dan meninggal itu jadi bantuan tidak tersalur,” kata dia.

Dia mengatakan bantuan yang sudah tersalur 98 persen itu merupakan tahap pertama. Selanjutnya, kata dia, tahap ke dua penyaluran BLT itu bakal dilakukan pada November atau awal Desember 2022. Gilang pun mengimbau kepada para penerima BLT itu untuk digunakan sebaik mungkin demi kebutuhan pokok. Menurutnya bantuan itu disalurkan oleh pemerintah sebagai antisipasi terhadap inflasi.

“Jadi warga yang tercatat sebagai PKH (program keluarga harapan) yang sebelumnya menerima Rp200 ribu, sekarang ditambah Rp150 ribu, misalnya belanja nggak cukup, jadi ditambah lagi sekarang,” kata dia.

Adapun besaran BLT yang disalurkan itu sebesar Rp150 ribu per bulan selama empat bulan. Pembagian itu dilakukan dalam dua tahap, sehingga pada setiap tahapnya warga bakal menerima Rp300 ribu. *(Ant)

ADA AWAL PASTI ADA AKHIR

0
H. Lukman Nur Hakim, S.Psi. M.Pd

Luwungragi Bulakamba Jumat (30/9/2022), hidup sebenarya menjalani sebuah cara bagaimana mati, Sedangkan Allah SWT menciptakan kematian dan kehidupan adalah untuk menguji, siapakah manusia yang paling baik amalnya.

Ada nasehat yang sangat baik di sampaikan oleh K.H. Subhan Ma’mun yang dapat penulis catat, saat pelepasan Alm. H Makhrus Sidiq Luwungragi.

Pertama, tentang kesaksian orang yang hidup terhadap orang yang meninggal.

Ucapan orang yang hidup akan diamini para Malaikat dan menjadi kesaksian baik akan pengharapan kepada Allah SWT, melimpahkan kebaikan dan kehidupan baru bagi orang yang meninggal.

Rasullah bersabda ” Orang yang kalian puji dengan kebaikan wajib baginya surga (HR. Muslim)

Sebuah kesaksian orang yang hidup, menjadi kesaksian kepada Allah SWT, atas kebaikan selama hidup di dunia dan menjadi doa untuk mendapatkan ampunan dan keberkahan di alam selanjutnya.

Kedua, orang mati tergantung kebiasaan masa hidupnya.

Kematian akan mengikuti apa yang biasa dilakukan oleh seseorang  semasa hidupnya. Kalau orang ahli dzikir, maka akan terus berdzikir menjelang ajalnya tiba.

Berbuatlah kebaikan dan amal shalih, supaya dalam diri kita terus melakukan kebaikan sampai kebaikan tersebut menemani saat kematian tiba.

Bentuk ibadah apapun, kalau di istikomahkan akan menjadi rutinitas kemanapun berada. Dan menjadi usaha untuk selalu ingat kepada Allah SWT. Almarhum adalah salah satu orang yang selalu berdzikir mengingat Allah dan memuji-Nya.

Almarhum pun menjadi Imam di musholah, mudah-mudah kebiasan memimpin menghadap Allah SWT dan melakukan  rutinitas dzikir menjadi saksi dan bukti sebagai penanam kebaikan dan selanjutnya akan menuai saat menghadap Allah SWT.

Ketiga, orang yang matinya hari Jumat.

Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari jumat atau malam jumat melainkan Allah melindunginya dari siksa kubur (HR. At-Tirmidzi)

Almarhum meninggalnya hari Jumat, mudah-mudahan Allah SWT.  melindungi almarhum dari siksa kubur. Aamiin

Kempat, mengusahakan husnul khotimah.

Dengan membiasakan diri beribadah pada Allah SWT, dan melakukan hal- hal yang baik serta berharap mendapatkan anugrah husnul khotimah. Mudah-mudahan kita akan memperolehnya dari usaha yang selalu dilakukan dan pertolongan Allah SWT.

Meninggal pada hari apapun, yang penting mendapatkan anugrah husnul khotimah. Berdoalah meminta husnul khotimah dan menjadi ucapan rutin dalam setiap doa, sehingga amal kebaikan dan ibadah selama masa hidup kita tidak sia-sia karena akhir kehidupannya ditutup dengan kebaikan dan dzikir kepada Allah SWT. Selalu berharap agar menghadap Allah SWT dalam kondisi baik, menjadi hamba yang ingat kepada Allah SWT, Dzat yang menciptakan dan Dzat yang disembah.

Kelima, Ikhlas kepada yang meninggal kembali kepada Allah SWT.

Peristiwa yang paling niscaya tidak bisa diingkari  adalah kematian dan akan dialami oleh semua makhluk hidup.

Terkadang sakit menerima takdir kematian. Allah SWT adalah Dzat pencipta takdir dan Allah SWT  tidak akan membebankan seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya.

Ketika seseorang ridho menerima takdir yang menimpa dirinya, maka ia akan  menerima setiap ketentuan Allah SWT, ridho kepada qodho dan qodar Allah SWT, ikhlas dan rela menerima apapun yang diputuskan Allah SWT kepada dirinya tanpa syarat, dan menganggapnya sebagai sesuatu kebaikan atau cobaan yang perlu dihadapinya. Itulah perilaku seorang hamba terhadap Dzat yang menciptakannya.

Perjalanan orang yang akan menghadap Allah SWT janganlah dihalang-halangi dengan ketidakikhlasan menerima keputusan Allah SWT. Semua orang akan kembali pada-Nya. Tinggal menunggu kapan dan tidak tahu dimana tempatnya.

Ridho merupakan buah dari cinta seorang mukmin kepada Allah SWT. Sebagaimana seseorang yang mencintai orang lain, ia akan menerima semua keinginan dan tuntutan dari yang dicintainya. Begitulah juga seorang hamba, wajib menerima dan menjalani keinginan dan tuntutan Allah SWT.

Keenam, ada awal ada akhir.

Semua  kehidupan di alam dunia, tidak ada yang abadi, sifatnya hanya sementara. Ada awal pasti ada akhir

Tidak ada yang terdahulu sebelum Allah SWT di dunia ini (Qidam).  Semua yang ada di alam semesta adalah ciptaan Allah SWT.  Ada awal dan penciptaan sekaligus Allah lah Dzat yang mengakhirinya.

Posisi manusia juga sama, apapun yang dikerjakan, ada awal juga dipastikan ada akhir. Kita bekerja sekarang kelak tidak bekerja. Adanya sesuatu karena diadakan maka akan hilang atau kembali pada Dzat yang mengadakan.

Ada awal pasti ada akhir, jangan memiliki rasa kepemilikan akan suatu hal dalam hidup di dunia sebagai sesuatu yang abadi. Semua yang dilakukan manusia hanya sifatnya sementara. Semua di dunia milik Allah SWT dan akan kembali pada pemilik-Nya, Allah SWT. Innalillahi wainna Ilaihi roji’un. *** Ngaji Karo Kang Kaji, Randusanga Brebes

Ormas Cobra Adakan Seminar Wawasan Kebangsaan

0

Kab.Bandung (Aswajanews.id) – Bertempat di Villa Kancil Kampung Sunda Jln. Majalaya Padamukti Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, Kamis 29 September 2022, Pengurus Pusat Corps Brigade Rakyat Berjuang (DPP Cobra), mengadakan Seminar Sehari dengan mengusung tema “Wujudkan Kepedulian Terhadap Masa Depan Bangsa dan Negara”.

Meski tanpa dihadiri Bupati Dadang Supriatna dan Kapolreta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo sebagai narasumber, ratusan peserta dan para tamu undangan sangat antusias mengikuti Seminar Wawasan Kebangsaan itu hingga usai.

Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Mochamad Usman, S.Sos, MSi., sebagai narasumber menggantikan bupati yang berhalangan hadir, memaparkan 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) sebagai salah satu upaya penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara kepada masyarakat.

“Empat pilar kebangsaan wajib dipahami dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, serta bernegara. Pancasila, sebagai dasar negara telah terbukti mampu mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam perbedaan,” katanya.

Kabid Kewaspadaan dan Kerjasama Kesbangpol Kabupaten Bandung, Aam Rahmat, S.Sos., MSi., menyampaikan apresiasinya kepada Ormas Cobra yang telah menyelenggarakan Seminar Kebangsaan sebagai salah satu program kerjanya. Menurutnya, sesuai dengan Undang Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas sudah jelas diatur peran dan fungsi ormas, berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Ketua Panitia Pelaksana, Drs. Asdar Saleh, MM

Ketua Panitia Pelaksana, Drs. Asdar Saleh, MM didampingi Ketua Harian Tomu Hutasoit, SH,MH., mengatakan, tujuan kegiatan seminar tersebut, untuk menanamkan cinta tanah air melalui sosialisasi Wawasan Kebangsaan. Ia juga menambahkan, Ormas Cobra yang berdiri sejak tahun 2006 di Kota Bandung sangat menentang terhadap kelompok-kelompok radikal dan penyebar paham radikalisme. Komitmen kebangsaan senantiasa dibina dan dipelihara sehingga tetap terpelihara persatuan dan kesatuan, kebersamaan, saling menghargai, guna tercapainya keserasian, keseimbangan dan keselarasan dalam segala aspek kehidupan.

Asdar juga menegaskan, memasuki tahun politik 2024 mendatang, masyarakat Kabupaten Bandung harus semakin dewasa dalam berpolitik dan berpolitik dengan cara yang baik. Ia mengecam kepada Parpol ataupun caleg yang berkampanye dengan muatan SARA. *(Elisa Nurasri)

Membangun Mimpi Bersama Siswa SMA Negeri 1 Brebes

0
Oleh : Lukman Nur Hakim, S.Pd. Guru SMA Negeri 1 Brebes Jawa Tengah

Duduk di kelas XII bagi siswa SMA menjadi hari-hari yang menyenangkan dan juga menegangkan. Sebentar lagi kakinya akan menginjak kampus yang menjadi tangga untuk meriah cita-cita dalam kerier kehidupannya.

Di kelas XII, siswa akan meninggalkan kursi SMA. Mereka harus  memiliki impian yang lebih tinggi dan tak terbatas. Memiliki usaha yang kuat bagaimana agar mampu mengejar mimpi-mimpi yang indah.

Mengejar mimpi bukanlah sesuatu hal yang salah. Mengejar mimpi adalah sebuah usaha, sehingga banyak quotes yang menasehati supaya berani bermimpi, berani mengejar mimpi besar, berani memperjuangkan mimpi. Beranilah untuk mulai bermimpi dan mengejarnya untuk menjadi kenyataan. Walaupun mimpi menjadi  hal yang susah-susah gampang untuk meraihnya.

Bermimpilah menjadi apa saja, walaupun bagi orang lain, impian tersebut terdengar aneh.  Namun selama menyukai dan baik, tidak ada yang salah dengan impian tersebut. Perbanyak mimpi-mimpi anda agar semangat usaha terus terbangun dan membangkitkan semangat hidup.

Mimpi-mimpi yang tinggi bagi para siswa, penulis memfasilitasi, dengan mendatangkan, Dr. Ugung Dwi Ari Wibowo, M.Si, Psikolog, dari Univerisitas Muhammadiyah Purwokerto, yang bertempat di Aula Wijaya Kusuma. SMA Negeri 1 Brebes, Senin (26/9/2022). Untuk memberikan  pembinaan Motivasi dan Mental bagi kelas XII.

Dalam penyampain motivasi yang diberikan. Beliau mengajak semuanya yang hadir ditempat yang sangat mulia ini, untuk memiliki mimpi yang tinggi mungkin dan perlu adanya suporter, sebagai pendukung cita-cita yang akan diraihnya.

Dibalik kesuksesan seseorang ada peran orang lain yang sangat membantu. Peran suporter dalam pendukung perjalanan hidup ada yang berbentuk individu atau kelompok yang ikut berpartisipasi dalam menggapai kesuksesan hidup.

Memiliki mimpi yang tinggi juga mengajak otak kita untuk menyimpan harapan-harapan yang tinggi dan tersimpan dengan baik, serta menjadi penyemangat usaha.

Sesuatu yang terpikirkan dan tersimpan, selanjutnya akan dapat menjadi motivasi dan tujuan hidup untuk menentukan langka-langkah yang akan diambil agar tercapai tujuannya.

Ketika setiap orang memiliki mimpi yang berbeda-beda dan dari mimpi tersebut berkembang yang membuat dirinya takjub.  Selanjutnya menjadi jalan yang beda pula dalam mengapai ketercapain cita-cita dan usaha.

Mimpi yang tinggi harus dibuat dan diusahakan dengan semaksimal mungkin. Apa-apa yang tertanam dalam pikiran nanti juga akan menuai dalam perbuatan dan menghasilkan kesuksesan.

Bila mimpi yang tinggi tidak terbangun, maka tak dapat dihindari akan mengalami kekalahan dengan dunia peradaban kecerdasan buatan, yang berbentuk robot. Bekerjalah dengan maksimal tanpa lelah, maka akan memperoleh hasil yang maksimal pula.

Ingat! jaman yang hadapi sekarang dan kedepan akan lebih ngeri dan lebih instan. Manusia akan lebih cepat sukses dan cepat pula jatuhnya. Hari ini menjadi milyader beberapa jam kemudian, bisa juga menjadi orang yang bangkrut dan memiliki hutang banyak.

Ketidakjelasan hidup akan menjadi manusia yang tidak memiliki cita-cita dan masa depan yang suram. Jadilah manusia yang menabung dan membina perilaku yang baik untuk membangun diri dan masa depannya.

Perilaku baik, usaha keras dan belajar yang rajin. Kalau terus dirawat akan menjadi tanaman yang subur dan menghasilkan buah yang baik pula. Apapun yang ditanam dalam perilaku kehidupan, kelak yang ditanam akan menuainya. Membiasakan perilaku baik maka merekat kebaikan tersebut kapan dan dimanapun.

Kalau sudah memiliki sesuatu yang dipikirkan dengan baik. Maka harus diwujudkan dengan kata-kata dan ditulis pula untuk diwujudkan dalam perilaku. Jangan sampai kebaikan itu hilang karena tidak tercatat dan diwujudkan. Kebiasaan yang dibangun dan menjadi karakter diri. Maka akan dapat membawa dan menuntun pada nasib.

Dengan kemamampuan yang dimiliki, akan semakin yakin untuk meraih yang diinginkan. Sebagaimana dengan semangkin gigih usaha yang dilakukan semakin mudah peluang meraih posisi.

Untuk bisa menjadi orang sukses, harus memiliki kemauan yang kuat untuk sukses. Jangan sampai lebih besar daripada ketakutan untuk gagal, dan jangan biarkan impian-impian dijajah oleh orang lain.

Teruslah membangun mimpi yang tinggi dan memiliki orang-orang yang akan menjadi suporternya. Keduanya menjadi jalan meraih sukses. Setiap orang sukses, dibelakangnya ada orang-orang yang kuat mensupportnya. Dan semankin banyak yang mensupport makan akan semakin  baik. ***

Bawaslu Cianjur Catat Pendaftar Perempuan Melebihi Kuota 30 Persen

0
Ketua Bawaslu Cianjur, Jawa Barat, Usep Agus Zawari

CIANJUR (Aswajanews.id) – Bawaslu Cianjur, Jawa Barat, mencatat pendaftar perempuan sebagai calon panitia pengawas pemilu tingkat kecamatan (panwascam) mencapai 90 orang melebihi kuota 30 persen yang disediakan jika setiap kecamatan dibutuhkan enam orang petugas.

Ketua Bawaslu Cianjur, Usep Agus Zawari di Cianjur Kamis, mengatakan hingga ditutupnya pendaftaran calon anggota panwascam, tercatat 540 orang memasukkan lamaran dan 90 orang di antaranya perempuan dari berbagai kecamatan di Cianjur.

“Kalau mengacu pada hitungan jumlah anggota yang akan diterima sebanyak enam orang di masing-masing kecamatan, minimal dua orang diwakili perempuan, dengan pelamar saat ini, sudah lebih dari 30 persen atau 64 orang keterwakilan perempuan,” katanya.

Pihaknya akan melakukan verifikasi kelengkapan administrasi sebelum memutuskan nama calon yang akan diterima sebagai anggota panwascam yang akan bertugas pada Pemilu 2024. Berkas administrasi tersebut akan dibawa ke rapat koordinasi di Bawaslu Jabar.

Termasuk terkait kuota perempuan apakah sudah sesuai atau disesuaikan dari jumlah total pelamar, sehingga dapat dilakukan perpanjangan waktu kalau jumlah pendaftar kurang dari dua kali kebutuhan atau keterwakilan perempuan belum mencapai minimal 30 persen dalam satu kecamatan.

“Pendaftaran panwascam kali ini, harus memberikan kesempatan bagi perempuan dengan kuota 30 persen di masing-masing kecamatan. Kalau melihat jumlah pelamar sudah lebih, tapi masih diverifikasi apakah sudah memenuhi dua orang atau lebih dari masing-masing kecamatan,” katanya.

Tidak hanya kuota untuk perempuan, pendaftaran calon anggota panwascam juga memberikan kuota untuk kaum disabilitas, selama memenuhi kriteria dan persyaratan.”Sampai penutupan pendaftaran, kami belum mendapat berkas kaum disabilitas yang ikut menjadi calon anggota panwascam,” katanya. *(Ant)

Pelaksanaan K3 Bidang Otomotif, Teknisi Perlu Memperhatikan 6 Hal Penting Ini

0

Setiap bidang pekerjaan pasti memiliki risiko yang perlu diantisipasi oleh para pekerjanya. Salah satu pedoman para pekerja di Indonesia agar menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman adalah pelaksanaan K3. Lantas, apa saja pelaksanaan K3 bidang otomotif?

Dikutip dari laman Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), menurut Filosofi mangkunegara, K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan sebuah pemikiran dan upaya guna menjamin keutuhan dan kesempurnaan jasmani maupun rohani tenaga kerja dan orang di sekitaran tempat kerja.

Selain untuk memberikan perlindungan terhadap para tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja, K3 juga memiliki tujuan untuk mengendalikan risiko terhadap sumber produksi, aset, serta peralatan sehingga bisa digunakan secara aman dan efisien.

Dengan begitu, pelaksanaan K3 di lingkungan kerja akan sangat efektif dan efisien dalam memberikan stimulus produktivitas lingkungan kerja. Pelaksanaan K3 juga perlu dilaksanakan melalui sistem manajemen K3 yang sudah disebutkan pada UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Tentunya K3 hanya dapat terlaksana secara menyeluruh dan optimal apabila seluruh tenaga kerja dan orang yang berada di sekitaran kerja memahami dan melaksanakannya dengan baik.

Lantas, bagaimana pelaksanaan K3 pada bidang otomotif? Berikut informasinya.

Pelaksanaan K3 Bidang Otomotif

Pelaksanaan K3 bidang otomotif sudah dijelaskan secara rinci pada buku bertajuk Teknologi Dasar Teknik Otomotif SMK/MAK Kelas X. Program Keahlian Teknik Otomotif. Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Teknik Bodi Otomotif (Edisi Revisi) karya Z. Furqon dan Joko Pramono.

Pada buku ini dijelaskan beberapa prosedur Keselamatan dan Kesehatan kerja yang perlu diketahui oleh para tenaga kerja dan orang yang berada di sekitaran tempat kerja bidang otomotif. Berikut prosedurnya:

  • Memahami dan mematuhi peraturan perundang-undangan terkait ketenagakerjaan yakni UU No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, UU No 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan kerja, dan UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
  • Memahami dan mematuhi peraturan K3 yang diberlakukan di perusahaan.
  • Melakukan analisis kondisi lingkungan kerja.
  • Melakukan analisis kondisi perlengkapan dan peralatan kerja.
  • Melakukan pengecekan perlengkapan dan peralatan kerja mulai dari penggunaannya yang sesuai dengan fungsinya.
  • Menjaga kebersihan lingkungan kerja (5S).
  • Ikuti prosedur (SOP) perusahaan.
  • Terampil dalam menggunakan alat keselamatan kerja.

Selain mengetahui prosedurnya, ada juga bentuk-bentuk pelaksanaan K3 pada bidang otomotif yang perlu Anda ketahui. Berikut daftarnya:

  1. Saat bekerja gunakanlah fender cover, seat cover, dan floor cover agar tidak merusak dan mengotori kendaraan.
  2. Menjaga kebersihan seat cover dan fender cover
  3. Oli maupun gemuk yang mengotori tangan maupun alat-alat yang dapat mengotori kendaraan ada baiknya dijaga kebersihannya.
  4. Tidak memasukkan benda tajam layaknya obeng ke dalam kantong baju karena dapat merusak kendaraan dan melukai diri sendiri.
  5. Bersihkan oli atau minyak yang tumpah agar kendaraan tidak kotor.
  6. Jika kendaraan terkena minyak rem, jangan mengelap tumpahan tersebut karena akan merusak cat kendaraan. Gunakanlah air pada bagian yang terkena minyak rem tersebut.

Demikianlah informasi seputar pelaksanaan K3 pada bidang otomotif. Perlu diingatkan bahwa K3 tidak hanya dilakukan untuk diri Anda sendiri, melainkan orang lain yang berada di sekitar tempat kerja Anda. (AA)

Pemkot Jakbar Edukasi 600 Pekerja Soal K3 dan Norma Kerja

0
Kegiatan seminar kepada karyawan swasta tentang norma kerja dan K3 di kantor Wali Kota Jakarta Barat pada Kamis (22/9/2022.) (Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jakarta Barat)

JAKARTA (aswajanews.id) – Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) mengedukasi 600 karyawan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan norma kerja.

“Kita buat program seminar tentang K3 dan norma kerja selama 12 angkatan. Rata rata per angkatan 50 karyawan perwakilan seluruh perusahaan di Jakarta Barat,” kata Kepala Seksi Pengawas Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jakarta Barat, Tri Yuni Wanto, saat dihubungi di Jakarta, Rabu

Kegiatan itu dilakukan agar karyawan mengetahui regulasi K3 dan ketentuan norma kerja yang harus diterapkan pada perusahaan.

“Norma kerja tentang undang undang ketenagakerjaan. Kita bikin pembinaan mengenai penggajian , perlindungan pekerja perempuan dan anak, juga kita lakukan mengenali pengaturan waktu kerja waktu istirahat,” ujar Tri Yuni.

Tercatat ada 300 karyawan yang mengikuti seminar tentang K3 dan sisanya mengikuti seminar soal norma kerja.

Pembicara yang diundang pun merupakan pihak dari pemerintah pusat yang diwakili Kementerian Ketenagakerjaan.

Tri mengaku karyawan terlihat antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung selama 2022 ini. Beberapa dialog interaktif tentang ketenagakerjaan kerjaan pun sempat terjadi antara peserta dan pembicara.

Dia berharap dengan adanya edukasi ini, perusahaan bisa menerapkan peraturan K3 dan norma kerja dengan layak sehingga hak karyawan pun bisa terlindungi.

Sebelumnya, Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jakarta Barat juga membuka beberapa program ketenagakerjaan terkait kegiatan bursa kerja dan pengaduan bagi para pekerja yang tidak mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU). ***

Wakil Bupati Subang Hadiri Upacara Peringatan ke-62 Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional

0
Wabup Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri upacara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2022 tingkat Kantor Pertanahan Kabupaten Subang bertempat di Halaman Kantor ATR/BPN Kabupaten Subang, Senin (26/9).

SUBANG (Aswajanews.id) – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri upacara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2022 tingkat Kantor Pertanahan Kabupaten Subang bertempat di Halaman Kantor ATR/BPN Kabupaten Subang, Senin (26/9).

Adapun tema peringatan ke-62 Hari Agraria Dan Tata Ruang Nasional yaitu Kementerian Agraria dan Tata Ruang BPN Cepat, Berkualitas dan Tangguh yang bermakna mewujudkan percepatan transformasi digital dalam sistem pelayanan publik, pengaduan, perizinan, penanganan  masalah dan database yang akan menyebabkan layanan kepada masyarakat yang transparan, cepat, efektif dan efisien.

Dalam upacara tersebut diserahkan pula tanda kehormatan Satyalencana kepada tiga PNS Kantor ATR/BPN Kabupaten Subang serta pemberian sertifikat secara simbolis oleh Wakil Bupati Subang didampingi Kepala ATR/BPN Kabupaten Subang.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Bupati Subang membacakan sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN Republik Indonesia. Ia menyampaikan terkait tiga tugas yang diberikan seperti percepatan pendaftaran tanah melalui PTSL.

Selain itu, tugas lainnya yaitu penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan dengan reforma agraria serta pemberantasan mafia tanah dan dukungan percepatan pembangunan IKN.

Adapun capaian pendaftaran tanah melalui PTSL mencapai 81,6 juta bidang atau 64,7 persen sehingga berbagai strategi harus dilakukan demi tercapainya target 100 persen.

“Tapi saya ingatkan selain mengejar target PTSL tersebut, ada yang tidak kalah pentingnya yaitu menjaga kualitas produk yang dihasilkan sehingga tidak menimbulkan residu dan masalah di kemudian hari,” lanjutnya.

Terkait mafia tanah yang meresahkan masyarakat, ia mengajak seluruh pihak untuk memberantas hal tersebut serta bersinergi dengan empat pilar diantaranya kementerian ATR/BPN, pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan badan peradilan.

Sebagai penutup, ia menyampaikan apresiasinya terhadap bupati/walikota yang telah membebaskan BPHTB kepada masyarakat program PTSL serta berharap hal tersebut dapat diikuti oleh bupati/walikota lainnya untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Subang, unsur Forkopimda Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Kepala Dinas Pertanian dan tamu undangan lainnya. *(Diskominfo)

Cegah Pelanggaran, Polres Purwakarta Titipkan Personel ke Pesantren untuk Mengaji

0
Kepala Polres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain

PURWAKARTA (Aswajanews.id) – Polres Purwakarta membuat terobosan untuk mencegah pelanggaran yang dilakukan anggota kepolisian. Mereka menitipkan sejumlah personelnya yang beragama Islam ke salah satu pondok pesantren untuk mengaji dan pendalaman ilmu agama.

“Kegiatan dikemas melalui program Polisi Nyantri yang bekerja sama dengan Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah Lodaya Purwakarta,” kata Kepala Polres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain, di Purwakarta, Selasa (27/9).

Di pondok pesantren yang berlokasi di Kampung Dangdeur, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Purwakarta, itu para Polisi yang “mondok” menerima pendalaman ilmu agama.

Program Polisi Nyantri juga bertujuan untuk mencegah oknum anggota melanggar, yang bisa merugikan masyarakat. Edwar menyatakan, tujuan menitipkan personel polisi ke pesantren ialah sebagai bentuk pembinaan mental terhadap polisi, sehingga diharapkan jajaran Polres Purwakarta akan memiliki mental yang berbasis nilai-nilai Islami.

Dibebaskan dari Aktivitas Dinas

Selama mengikuti program itu, polisi akan mendapatkan materi ilmu agama Islam secara intensif bersama santri lainnya.

Polisi-polisi yang mengikuti program Polisi Nyantri dibebaskan sementara dari aktivitas kedinasan. Mereka hanya berkutat dengan segala kegiatan peribadahan di pesantren.

“Banyak materi keagamaan yang mereka terima. Pengajian di ponpes. Malamnya ada pula salat Tahajud, lalu disambung salat Subuh, salat Dhuha, dan berbagai ibadah lainnya. Jadi padat sekali jadwal mereka,” kata Edwar seperti dilansir Antara. *(Red)

Kabupaten Bandung Salurkan Beras Guna Tangani 8 Kecamatan Rawan Pangan

0
Pemerintah Kabupaten Bandung menyalurkan beras kepada masyarakat yang ada di kecamatan rawang pangan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/9/2022).

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyalurkan beras guna menangani masyarakat miskin di delapan kecamatan yang masuk ke dalam kategori rawan pangan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung Marlan mengatakan ada hampir 1.000 keluarga yang bakal menerima penyaluran beras tersebut berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Sebetulnya ketahanan pangan itu bukan tidak ada sama sekali bahan pokok, tetapi lebih banyak menurunnya daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok yang harus mereka penuhi setiap hari karena kondisi inflasi saat ini,” kata Marlan di Bandung, Jawa Barat, Selasa.

Menurutnya keluarga penerima manfaat (KPM) yang bakal menerima beras itu tidak terakomodir oleh PKH (Program Keluarga Harapan) maupun BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai).

Adapun ratusan KPM itu berasal dari 20 desa yang ada di Kecamatan Ibun, Kertasari, Pacet, Ciparay, Cimaung, Pangalengan, Ciwidey dan Kecamatan Pasirjambu. Masing-masing dari mereka, menurutnya bakal mendapat bantuan 10 kilogram beras.

Selain itu, menurutnya Pemkab Bandung juga telah menyiapkan beragam bantuan kepada masyarakat yang berasal dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp31 miliar. “Seperti yang dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian yang melaksanakan Operasi Pasar Murah Bersubsidi,” kata Marlan.

Marlan menyebutkan bahwa saat ini Tanah Air menghadapi tantangan krisis global dampak dari perang Rusia dan Ukraina. Selain itu, menurutnya Indonesia juga tengah menghadapi potensi inflasi akibat kenaikan harga BBM.

“Bantuan beras kepada masyarakat sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat, terutama di desa yang rawan pangan, ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah,” kata dia. *(Ant)

Bupati Purwakarta Minta Maaf Atas Berita Viral Dirinya Tentang Isu Perceraian

0
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika

PURWAKARTA (Aswajanews.id) – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyampaikan permohonan maaf atas berita viral tentang dirinya saat menerima penghargaan dalam acara Penganugerahan Kepala Daerah Perempuan Pilihan TEMPO 2022 pada Kamis, 22 September 2022 di Jakarta.

“Mohon maaf atas berita viralnya, semoga penghargaan ini bisa menutup berita kemarin,” kata Bupati Anne dalam keterangan persnya, di Purwakarta, Jumat (23/9/2022).

Berita viral itu ialah mengenai ramainya isu perceraian, dirinya yang menggugat cerai sang suami, anggota DPR RI Dedi Mulyadi. Sebelum menjabat sebagai anggota DPR RI, Dedi Mulyadi pernah terpilih menjadi anggota DPRD Purwakarta periode 1999- 2003, wakil bupati Purwakarta periode tahun 2003-2008, kemudian menjabat sebagai bupati Purwakarta selama dua periode pada 2008-2018.

Sementara itu, Penganugerahan Kepala Daerah Perempuan Pilihan TEMPO 2022 juga menjadi bukti bahwa kaum perempuan mampu memimpin serta mewujudkan perubahan di daerah masing-masing.

“Saya ucapkan terima kasih atas penghargaan ini,” ujar dia.

Ia menjelaskan program pelayanan jemput bola ke masyarakat atau Program Gempungan di Buruan Urang Lembur di desa-desa digelar setiap pekan. *(Antara)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts