Google search engine
Beranda blog Halaman 233

Kafilah MTQ Nasional Bisa Nikmati Ragam Wisata Religi di Kalsel

0
Ziarah di Makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau lebih dikenal dengan Datu Kalampayan di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

MARTAPURA (Aswajanews.id) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel Zainal Helmie mengatakan para kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXIX tahun 2022 bisa nikmati beragam pilihan wisata religi di Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Jadi di sela mengikuti lomba, tentunya para peserta jangan sampai melewatkan berwisata termasuk wisata religi yang banyak pilihannya di Kalsel,” kata dia di Martapura, Sabtu lalu.

Helmie menyebut ada beberapa tempat wisata religi yang wajib dikunjungi dengan jarak tempuh tak jauh dari lokasi panggung utama acara MTQ di Kiram Park, Kabupaten Banjar.

Antara lain makam Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjari atau Guru Sekumpul di Kota Martapura yang setiap haulnya dihadiri jutaan orang dari berbagai penjuru nusantara bahkan luar negeri.

Kemudian makam Syekh Muhammad Arsyad Albanjari atau Datuk Kalampayan di Kecamatan Astambul yang dikenal sebagai pengarang kitab Sabilal Muhtadin atau Sabilal Muhtadin lit-Tafaqquh fi Amrid-din yang namanya sekarang diabadikan sebagai Masjid Raya Sabilal Muhtadin di Kota Banjarmasin, sebuah masjid terbesar di Kalsel.

Sedangkan di Kota Banjarmasin yang juga menyelenggarakan MTQ, ada komplek Kubah Basirih yang selalu ramai dikunjungi wisatawan berziarah ke makam keramat ulama bernama Al Habib Hamid Bin Abbas Bahasyim atau yang dikenal dengan Habib Basirih.

Bahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno pada Mei 2022 lalu mengunjungi Kubah Basirih yang menjadi finalis 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

“Jadi selain kaya akan wisata alam, Kalsel sebagai daerah religius Muslim terbesar juga surganya wisata religi yang sangat sayang jika dilewatkan,” ucap Helmie.

Pengurus PWI Kalsel diundang secara khusus oleh Ketua Harian Panitia Pelaksana MTQ Nasional yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar untuk melihat langsung kesiapan pembangunan panggung utama di Kiram Park.

Helmie didampingi Sekretaris PWI Kalsel Toto Fachrudin menyatakan seluruh wartawan yang bernaung di PWI mendukung sepenuhnya gelaran MTQ agar bisa sukses dengan menyajikan pemberitaan secara maksimal dari berbagai sudut pandang termasuk beragam informasi seputar Kalsel yang perlu diketahui para kafilah.

“Dengan kehadiran 3.042 tamu undangan dan peserta termasuk 200 tamu sangat penting (VVIP), maka MTQ sangatlah potensial mengangkat nama daerah dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar dia.

Gelaran MTQ pada 10 sampai 19 Oktober 2022 dilaksanakan di tiga wilayah yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar dengan acara pembukaan di Kiram Park, Kabupaten Banjar yang rencananya dihadiri Presiden Joko Widodo. (*)

Pemkot Jaksel Sediakan Bursa Kerja Guna Meminimalkan Tawuran

0
Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho saat memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (11/10/2022).

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menyediakan bursa kerja (job fair) guna meminimalkan tawuran di kalangan pemuda yang belum bekerja.

“Kita membuka ‘job fair‘ yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja untuk menyalurkan para pemuda-pemuda yang memang memerlukan waktu dan ruang berinteraksi dengan bekerja,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Menurut Ali, salah satu fakta di lapangan, yakni saat ini kurangnya kegiatan antarremaja sehingga menyebabkan mereka memilih aksi tawuran.

Ali menambahkan, dengan adanya bursa kerja nantinya warga yang belum bekerja bisa memiliki kesempatan kerja guna memanfaatkan waktunya dengan baik.

Pandemi COVID-19 juga membuat peluang para pencari kerja menjadi mengecil lantaran tidak bisa melamar pekerjaan.Karena itu, pihaknya berencana terus memberikan kegiatan yang bermanfaat agar para pemuda khususnya di Kelurahan Manggarai memiliki kesempatan untuk menunjukkan kelebihan mereka.

“Peluang bekerja untuk pemuda-pemuda yang ada di Kelurahan Manggarai menjadi prioritas di dalam upaya kita menangani persoalan tawuran,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ali menyambut kunjungan Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Fadil Imran dalam rangka pengukuhan tim anti tawuran Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Polres Metro Jakarta Selatan telah mendirikan pos pantau hingga patroli dialogis untuk meminimalkan yang sering terjadi. *(Ant)

Erick Optimis Indonesia Masuk Jajaran Negara Ekonomi Besar Dunia

0
Menteri BUMN Erick Thohir

JAKARTA (Aswajanews.id) – Menteri BUMN Erick Thohir optimis Indonesia bisa masuk jajaran negara dengan ekonomi terbesar di dunia, didukung dengan empat modal utama.

“Kalau kita lihat dari data-data ke belakang, bahwa kita akan terus tumbuh sampai 2045, (ekonomi) 5 persen, dan akan memposisikan kita menjadi negara ekonomi terbesar di dunia,” katanya dalam acara Investor Daily Summit 2022 di Jakarta, Selasa.

Erick menilai ada empat modal utama Indonesia untuk bisa tumbuh konsisten. Pertama, yakni hilirisasi dan industrialisasi atas sumber daya alam Indonesia yang melimpah. Hilirisasi dinilai jadi penyokong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Modal kedua, lanjutnya, yakni ketahanan pangan, di mana Indonesia tengah mewujudkan visi untuk menjadi lumbung pangan regional dan dunia.Modal selanjutnya yaitu ekonomi kreatif yang punya potensi tumbuh seiring dengan kondisi demografi Indonesia yang 54 persennya berusia di bawah 40 tahun.

“Industri kreatif adalah satu potensi pertumbuhan ke depan, apakah makanan, olahraga, musik, film, fesyen, pariwisata,” katanya.

Modal terakhir yaitu ekonomi digital yang disebut Erick punya potensi mencapai Rp4.500 triliun.

“Potensi digital ekonomi kita sekitar Rp4.500 triliun. Ini yang terbesar di Asia Tenggara. 40 persen digital ekonomi adalah di Indonesia,” katanya.Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara negara dan kawasan anggota forum G20 yang mengindikasikan pemulihan di Tanah Air terus berjalan.

“Jadi kalau saya disuruh memperkirakan kuartal II bisa tumbuh 5,44 persen (year on year/yoy), coba dicari negara G20 yang tumbuh di atas lima persen. Kita ini tertinggi loh di G20,” kata Presiden Jokowi.

Dengan pencapaian itu, Presiden mengajak seluruh pihak optimis untuk melanjutkan tren pemulihan ekonomi Indonesia. Dia mengakui Indonesia menghadapi tantangan global yang tidak mudah, namun selalu terdapat jalan untuk mengatasi setiap masalah.

“Yang kita hadapi bukan barang gampang, bukan mudah tapi harus tetap optimis,” katanya. *(Ant)

Kenapa Harus Ijin BK Ketika Akan Meninggalkan Sekolah

0
Lukman Nur Hakim, S.Psi., S.Pd Guru BK SMA Negeri 1 Brebes

Peserta didik dalam lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA), dengan proses pembelajaran setiap minggunya selama lima hari. Masuk sekolah pukul 07.00 dan selesai pembelajaran pukul 15.30 Wib.  Sudah berjalan lebih dari lima tahun, sejak dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

SMA Negeri 1 Brebes dengan jumlah Peserta didik yang hampir mendekati 1200, dimungkinkan ada saja dalam setiap harinya yang tidak berangkat sekolah dengan keterangan sakit ataupun kepentingan keluarga.

Ada juga ketika sudah berada di sekolah, kemudian ijin pulang keluar sekolah karena ada keperluan. Baik kepentingan sekolah atau pribadi peserta didik itu sendiri.

Ada pertanyaan dari peserta didik, kenapa harus minta ijin ke Guru Bimbingan dan Konseling?.

Guru BK sebaiknya mampu menjawab dengan baik dan dapat diterima oleh peserta didik dengan positif dari apa yang ditanyakan serta memahami fungsi dan peran BK ketika menandatangani ijin peserta didik meninggalkan kelas atau sekolah.

Ijin ke BK juga dalam rangka memenuhi tujuan yang hendak dicapain oleh Guru BK itu sendiri, dalam proses pembelajaran di sekolah.

Pertama, Kedisiplinan peserta didik.

Guru BK dalam kinerjanya di sekolah, memberikan pelayanan yang sistematis, terarah dan berkelanjutan.  Guru BK juga memiliki tanggung jawab yang tinggi dalam menangani segala permasalan peserta didik di sekolah.

Ketika anak harus ijin ke BK adalah wujud melatih tanggungjawab dan dispilin bersekolah. Kedisiplinan ini dapat dikatakan menjadi hubungan antara pengendalian dirinya agar dapat membedakan baik dan kurang baik dalam jangka waktu panjang dan selanjutnya diharapkan dari ijin ini akan dapat menumbuhkembangkan sikap bertanggungjawab.

Ijin kepada BK dapat menjadi bentuk kedisiplinan yang mampu menjadi sebagai tolak ukur peserta didik dalam mentaati peraturan dan kegiatan pembelajaran peserta didik di sekolah. Hal ini sesuai dengan fungsi pencegahan yang menjadi tanggung jawab guru BK. Mencegah akan permasalahan yang mungkin muncul dan menimbulkan kerugian pada peserat didik itu sendiri.

Manfaat disiplin bagi peserta didik agar membentuk perilaku yang tidak menyimpang, mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan, dan sebuah usaha untuk menjauhi peserta didik dari hal-hal yang dilarang sekolah.

Irfan Amalee penulis buku Disiplin Positif mengatan, pendisiplinan buka berdasarkan hukuman atau hadiah, namun dapat dengan penegasan namun tetap mengedepankan welas asih. BK dalam pemberian ijin mengacu prinsip membantu dan memberikan pertolongan kepada peserta didik.

Kedua, menjaring komunikasi dan kerja sama yang baik antara Guru BK dengan Guru Mapel dan peserta didik itu sendiri.

Ijin dengan BK membangun komunikasi yang baik. Guru BK dapat membantu peserta didik agar mampu melakukan pencegahan terhadap masalah yang akan terjadi dan mensuppor terhadap perilaku positif yang akan dilakukannya.  Komunikasi dibangun dalam rangka pengembangan emosionalitas peserta didik dengan guru BK dan Guru pelajaran serta orang tua.

Komunikasi ini pula memiliki tujuan membangun hubungan yang baik dengan peserta didik, mengendalikan emosi diri guru BK dan mengendalikan emosi anak saat ijin. Komonikasi yang singkat, namun dapat untuk mengendalikan emosi bersama-sama, itulah kenapa harus ijin ke BK.

Ijin meninggalkan sekolah dengan keperluan keluarga. Dapat dikatakan membangun bangunan komunikasi dengan orang tua walupun lewat peserta didik. Seperti kata -kata “Salam buat orang tua, Selamat yah, mudah cepat sehat.” dan lain-lain

Ketiga, menganalisis masalah dengan cepat.

Ketika peserta didik ijin karena ada masalah keluarganya. Maka guru BK memiliki peran menganalisis masalah dan membantu menyelesaikan masalah dengan baik.

Membantu dan memfasilitasi segala yang dibutuhkan peserta didik, pada saat terjadinya masalah di sekolah. Guru BK menawarkan solusi alternatif dan menindaklanjuti dari solusi tersebut.

Kempat, mengetahui tentang peserta didik.

Ijin meninggalkan sekolah, Guru BK harus tahu, karena di sekolah persoalan anak tidak bisa lepas dari penangan oleh Guru BK.  Dari pihak orang tua, ketika ingin mengetahui tentang kondisi anak di sekolah, BK menjadi tempat bertanya dan membantu memecahkan masalah yang di hadapi oleh peserta didik.

Inilah yang menjadi dasar landasan kenapa mengharuskan ijin kepada Guru BK ketika mau meninggalkan sekolah. Informasi ini mudah-mudah bermanfaat bagi pembaca budiman. Lebih khusus bagi orang tau yang mempercakan kepada sekolah untuk mendidik anaknya. ***

Menaker Mulai Bahas Upah Minimum 2023, Naik Berapa?

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan pemerintah sudah memulai diskusi mengenai penetapan upah minimum tahun 2023. Ida menyatakan telah meminta Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI-Jamsos) untuk mulai menampung semua aspirasi soal kenaikan upah minimum.

“Kita sudah minta bu Dirjen PHI-Jamsos untuk dengar pandangan dari Tripartit Nasional, maupun Dewan Pengupahan Nasional, maupun secara langsung ke teman-teman Serikat Pekerja dan buruh maupun kepada asosiasi pengusaha,” papar Ida ditemui di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (7/10/2022).

Mengenai kenaikannya sebesar apa Ida meminta agar semua pihak bersabar menunggu perhitungan yang dilakukan oleh pihaknya. Cuma yang jelas dia memastikan semua aspirasi akan didengar Kementerian Ketenagakerjaan.

“Kita akan dengarkan hasilnya itu dulu. Saya sudah bicara dengan Dirjen PHI-Jamsos,” sebut Ida.

Ida menegaskan angka kenaikan upah minimum di tahun 2023 bakal terbit November mendatang. “Ya pasti November, orang ketentuannya,” tegasnya.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sebelumnya meminta agar kenaikan upah minimum di 2023 bisa di atas 13%. Mengenai masalah itu, Ida bilang semua akan dibicarakan. Dia tak memastikan apakah permintaan itu bisa diakomodir atau tidak.

“Tadi sudah saya sampaikan kita minta bu Dirjen PHI-Jamsos untuk mendengarkan semua stakeholder. Jadi masih dalam proses mendengarkan, beliau jalan terus mendengarkan dari berbagai pihak,” kata Ida. (*)

KPK Limpahkan Berkas Pj Sekda Pemalang Slamet Masduki ke Jaksa

0
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri

JAKARTA (Aswajanews.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas Pj Sekda Pemalang Slamet Masduki terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan ke jaksa.

Selain itu, berkas Kepala BPBD Sugiyanto, Kadis Kominfo Yanuarius Nitbani, dan Kadis PU Mohammad Saleh juga ikut diserahkan.

“Dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti untuk tersangka SM (Slamet Masduki/Pj Sekda Pemalang) dan kawan-kawan, dari tim penyidik ke tim jaksa karena pemberkasan perkaranya telah dinyatakan lengkap,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri melalui pesan tertulis, Senin (10/10).

Ali mengatakan penahanan selama 20 hari ke depan, terhitung dari 10 Oktober hingga 29 Oktober 2022, menjadi wewenang jaksa.

Slamet bersama tiga tersangka lainnya ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.

“Pelimpahan berkas perkara bersamaan dengan surat dakwaan ke Pengadilan Tipikor oleh tim jaksa dipastikan dalam waktu 14 hari kerja,” jelas Ali.

KPK sebelumnya menetapkan empat tersangka tersebut bersamaan dengan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan Komisaris PD Aneka Usaha (PDAU) Adi Jumal Widodo.

Penetapan tersangka itu adalah tindak lanjut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK di Pemalang dan Jakarta pada Kamis (11/8) lalu.

Mukti dan Adi Jumal selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sementara Slamet, Sugiyanto, Yanuarius, dan Saleh selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (*)

Serikat Pekerja KAI Ancam Mogok, Tolak Rencana Akuisisi KCI oleh MRT

0
Serikat Pekerja PT KAI mengancam mogok kerja massal menanggapi rencana akuisisi PT KCI oleh PT MRT Jakarta

JAKARTA (Aswajanews.id) – Serikat Pekerja PT KAI (Persero) mengancam melakukan mogok kerja massal menanggapi rencana akuisisi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) oleh PT MRT Jakarta.

Rencananya, MRT Jakarta selaku BUMD di bawah Pemprov DKI Jakarta akan mencaplok 51 persen saham KCI dari PT KAI. Rencana ini buah permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rangka integrasi transportasi di Jakarta.

“Jika aksi korporasi akuisisi tetap dilakukan, maka SPKA (serikat pekerja PT KAI) akan melakukan ancaman mogok nasional,” tulis pernyataan SPKA yang diteken oleh Pimpinan DPP dan DPD SPKA se-Indonesia dalam keterangan resmi, Senin (10/10).

“SPKA mendukung integrasi transportasi, tetapi tidak dengan mengakuisisi. Integrasi yes, akuisisi no! Ini demi mencegah permasalahan hukum serius di kemudian hari,” lanjut SPKA.

Seperti diklaim SPKA, pekerja Kejaksaan Agung (Kejagung) pun memberikan pendapat hukum atau legal opinion terhadap aksi korporasi tersebut. Isinya adalah langkah integrasi transportasi perlu didukung, namun tak perlu sampai mengakuisisi KCI.

Menurut SPKA, rencana yang dilandasi dari keputusan rapat terbatas dengan Jokowi bukan lah dasar pijakan aturan kebijakan hukum.

Selain itu, akuisisi saham KCI oleh MRT Jakarta dari PT KAI dinilai bertentangan dengan regulasi yang ada, khususnya regulasi skema penugasan subsidi angkutan massal KRL.

“Karena, penugasan angkutan massal KRL dengan skema PSO itu kepada BUMN PT KAI. Lalu diteruskan kepada anak perusahaannya, yakni PT KCI,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menuturkan akuisisi KCI oleh MRT Jakarta sejalan dengan amanat Jokowi terkait pengelolaan transportasi Jabodetabek pada 2019.

“Ini kan amanat ratas pak Presiden yang notulensinya sudah ada. Artinya, Jakarta terus berupaya apa yang sudah diamanatkan pak Presiden untuk akuisisi KCI,” terang dia pada Kamis (29/9) lalu.

Selama ini, lanjut Syafrin, pelayanan transportasi massal kerap terbatas oleh wilayah administrasi. Hal ini mempersulit pengembangan layanan trasnportasi massal.

Rencana akuisisi pun matang dan Pemprov DKI mulai menyiapkan dana. Merujuk paparan BUMD DKI Jakarta pada Rapat Kerja Komisi B, Rabu (14/9) lalu, MRT Jakarta meminta penyertaan modal daerah (PMD) 2023 senilai Rp1,71 triliun untuk mengakuisisi 51 persen saham KCI. (*)

Wakil Ketua DPRD Jabar Ajak Warga Tanam Sayuran di Pekarangan Rumah

0
Ineu Purwadewi Sundari, Wakil Ketua DPRD Jabar

BANDUNG (Aswajanews.id) – Wakil Ketua DPRD Provini Jawa Barat (Jabar) Ineu Purwadewi Sundari mengajak warga untuk menanam sayuran di pekarangan rumahnya, dengan tanaman sayur-sayuran seperti misalnya sawi, caisin, kangkung dan bayam.

“Sehingga untuk kebutuhan dapur sehari-hari dapat terpenuhi oleh warga dari kebun rumah sendiri, dengan memanfaatkan pekarangan rumah,” katanya di Bandung, Senin (10/10/2022).

Ia mengatakan pemanfaatan lahan pekarangan rumah dapat menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan yang digulirkan oleh pemerintah.

“Stok pangan yang bergizi dan aman secara berkala bisa dipenuhi dari pekarangan rumah,” katanya.

Pihaknya juga berharap lomba Inovasi Menu Berbasis Pangan Lokal yang digagas oleh partai politik tempatnya bernaung, dapat memberikan edukasi bagi masyarakat agar tak melulu bergantung pada beras dan gandum.

Terlebih, kata dia,di Jawa Barat banyak sekali bahan pangan yang dapat dijadikan alternatif pengganti beras.

“Contohnya hanjeli. Tanaman dari suku padi-padian ini dikelola dengan baik sehingga aset biodiversity kawasan CPUGG (Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark) atau Geopark Ciletuh di Sukabumi,” katanya.

“Hal ini kan patut dicontoh di daerah lainnya. Jadi ada nilai ekonomisnya kemudian upaya kita untuk mewujudkan ketahanan pangan juga terlaksana,” tambahnya.

Ia mengatakan petinggi partai politik tempatnya bernaung juga telah mengingatkan krisis pangan global yang dampaknya juga akan dirasakan di Indonesia.

“Sehingga program diversifikasi pangan berbasis pangan lokal demi mewujudkan terciptanya ketahanan pangan harus dimasifkan,” demikian Ineu Purwadewi Sundari. *(Ant)

Maulid Nabi, Menag: Jaga Harmoni, Teladani Rasulullah

0
Menag Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA (Aswajanews.id) – Umat Islam hari ini merayakan Maulid Nabi Muhammad saw. Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat meneladani Rasulullah saw., termasuk dalam menjaga harmoni dan kerukunan.

“Rasulullah telah memberikan praktik terbaik dalam membangun harmoni dan kerukunan masyarakat Madinah. Umat Islam hidup rukun berdampingan dengan kaum Yahudi dan Nasrani, dieratkan oleh Piagam Madinah,” ujar Menag di Jakarta, Sabtu (8/10/2022).

“Kerukunan adalah pra syarat pembangunan. Praktik baik yang diteladankan Rasulullah di Madinah, sepatutnya dicontoh umat Islam dalam membangun dan memajukan Indonesia di tengah keragaman masyarakatnya,” sambungnya.

Menurut Menag, dengan jumlah terbanyak, umat muslim Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam terus menjaga harmoni Indonesia. Bahkan, dunia melirik keberhasilan Indonesia dalam merawat kerukunan dan menguatkan moderasi beragama.

“Harmoni Indonesia adalah tugas kita bersama untuk merawat dan melestarikan. Tak ada bangsa yang maju tanpa kerukunan. Untuk itulah, harmoni adalah syarat utama laju pembangunan menuju pencapaian emas,” pesan Menag.

Dalam semangat Maulid, Menag juga mengajak umat muslim untuk menengadahkan tangan, mendoakan para korban meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan Malang dan banjir di wilayah Jakarta Selatan, khususnya siswa-siswi MTsN 19 Jakarta.

“Semoga seluruh amal kebaikan mereka diterima dan semua dosa diampuni Allah SWT. Amin,” tutur Menag. (Sumber : Humas Kementerian Agama RI)

Kakanwil Kemenag Hadiri Pembukaan KSM Nasional

0
Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si., Kakanwil Kemenag Jabar menghadiri acara pembukaan KSM Nasional Tahun 2022 di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si., menghadiri acara pembukaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional Tahun 2022 di Padepokan Pencak silat Taman Mini Indonesis Indah (TMII) Jakarta, Senin (10/10/2022). Kegiatan Madrasah tersebut dibuka Menteri Agama H. Yaqut Cholil Qoumas (KSM) di Padepokan Pencak Silat TMII DKI Jakarta.

Pembukaan ditandai dengan meletakkan robot di atas panggung yang kemudian melakukan atraksi. KSM yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta itu mengusung tema “Mandiri Berprestasi Bangkitkan Negeri.”

Saat meninjau peserta dari Jabar, Ajam Mustajam menyampaikan pesan Menteri Agama bahwa madrasah tidak boleh lagi dianggap sebelah mata. Saat ini madrasah lebih unggul dari sekolah umum. Begitu banyak prestasi yang telah diraih oleh madrasah. “Madrasah sangat kompetitif, kini lebih unggul dan jadi pilihan masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Ajam, Menag minta keunggulan yang telah diraih jangan membuat sombong, dan seharusnya membuat semakin terpacu untuk lebih maju. Dikatakan Ajam, Allah menciptakan makhluk hidup mulai titik nol dan memberikan bekal mulai panca indera dan sebagainya untuk memberikan manfaat bagi yang lain.

“Belajar dan terus belajar. Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan berikan manfaat kepada orang lain. Semoga ikhtiar kita senantiasa diridhoi Allah dan kita direstui untuk menjadi yang terbaik. Maju juara satu, dua atau tiga, yang penting sudah berikhtiar. Kalau sudah maksimal ikhtiarnya, insya Allah prestasi akan mengikuti,” tuturnya.

Ajam meminta agar mdarasah tidak mengalah dengan keadaan, mengalah dengan sistem. Ketika pandemi Covid-19 datang secara tiba-tiba, tidak ada satupun yang mempersiapkan diri untuk belajar secara daring. Tapi karena keadaan mendesak dan memaksa, maka tidak ada satu pun sekolah madrasah yang berhenti belajar karena tidak bisa mengikuti keadaan.

“Artinya kita punya kesempatan, punya potensi dan kita bisa meraih sesuatu yang lebih baik dari yang sekarang. Maka hayo kita coba, paksa sehingga kita bisa cerdas. Semuanya kita tidak ada yang sempurna. Maka daripada itu yang pintar segera transfer ilmunya, yang kurang segera bertanya. Jangan terlalu banyak pikiran, jangan terbebani untuk menjadi juara, tetapi ikhtiarkan,” katanya.

Motivasi untuk maju

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jabar, H. Asep Lukman Hakim, S. Ag. M. Pd., mengatakan, selama dua tahun tidak ada kegiatan KSM secara offline. KSM digelar seara daring melalui zoom meeting. Bagaimanapun keadaannya, kegiatan tetap berlangsung sebagai apreasiasi terhadap prestasi anak didik madrasah.

“KSM merupakan ajang untuk para peserta didik yang ada di madrasah. Sebagai motivasi ke depan, agar lebih memeningkat prestasuinya. Kegiatan ini sangat luar biasa, sangat membanggakan. Antara lain pada pembukaan menampilkan robot-robot hasil kreasi anak-anak madrasah. Ini sungguh luatr biasa,” ujar Asep Lukman.

Seperti yang dikatakan Menteri Agama, lanjutnya, anak-anak madrasah bisa berprestasi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional. Mudah-mudahan KSM ini bisa menjadi motivasi kepada seluruh ana madrasah yang berada di Jawa Barat. Sebagai pekerjaan rumah juga buat Bidang Pendidikan Madrasah agar bisa mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang ada di bidang tersebut.

“Dengan demikian, madrasah di Jawa barat ini betul-betul bisa berprestasi, menjadi madrasah yang mandiri dan punya keunggulan. Diharapkan pula, Jawa Barat bisa berprestasi di level nasional saat ini,” tuturnya. *(Kontributor : Eva Nurwidiawati)

Buka KSM, Menag: Madrasah Sangat Kompetitif dan Kini Lebih Unggul

0
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membuka Kompetensi Sains Madrasah (KSM) di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta

JAKARTA (Aswajanews.id) – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membuka Kompetensi Sains Madrasah (KSM) di Padepokan Pencak Silat TMII DKI Jakarta. Pembukaan ditandai dengan meletakkan robot di atas panggung dan dilanjutkan atraksi para robot.

Gelaran KSM yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta ini mengusung tema “Mandiri Berprestasi Bangkitkan Negeri.”

Menurut Menag, madrasah tidak boleh lagi dianggap sebelah mata. Saat ini madrasah lebih unggul dari sekolah umum. Begitu banyak prestasi yang telah diraih oleh madrasah.

“Madrasah dangat kompetitif, kini lebih unggul dan jadi pilihan masyarakat,” tegas Menag di TMII, Jakarta, Senin (10/10/2022).

Menag minta, keunggulan yang telah diraih tidak membuat sombong. “Keunggulan yang dimiliki madrasah seharusnya membuat kita semakin terpacu dan terus memicu diri kita agar lebih maju,” pesan Menag.

Menag memaparkan sejumlah prestasi madrasah. Dalam satu tahun terakhir, madrasah berjaya pada momen Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

“Pada urutan lima besar terbaik hasil rerata UTBK 2022, Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC) Serpong menduduki peringkat pertama se Indonesia,” ungkap Menag.

Terbaru, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang bahkan mencetak quintrick, lima kali berturut-turut menjadi peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) terbanyak. “Saya bangga. I’m so proud. Saranghaeyo,” lanjutnya.

“Selamat mengikuti kegiatan KSM, Madrasah Young Researcher Supercamp (MYRES), dan Madrasah Expo Tahun 2022 di Jakarta. Selamat berkompetisi dengan sehat dan jangan lupa untuk bahagia,” tandas Menag.

Hadir dalam pembukaan, Dirjen Pendis Kemenag Ali Ramdhani, Staf Ahli Abu Rokhmad, Perwakilan dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Bappenas, para Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menag, Para pejabat eselon II Pendis, serta para Kepala Kanwil se-Indonesia.

Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdhani melaporkan bahwa KSM 2022 adalah gelaran ke-11. Selain KSM, ada dua kegiatan yang dilakukan secara bersamaan, yaitu Madrasah Young Reseacher Supercamp (MYRES) dan Ekspo Hasil Riset Madrasah.

“Tidak kurang dari 374 peserta yang akan berkompetisi dalam acara yang diselenggarakan pada 10-14 Oktober 2022. Pada saat yang sama, kita akan menyaksikan 36 inovasi hasil penelitian paling unggul dari 9.220 siswa madrasah se-Indonesia,” kata Kang Dhani, sapaan akrabnya.

Tujuan dari acara ini, lanjut Kang Dhani, adalah meningkatkan mutu pendidikan sains di madrasah secara komprehensif dan integratif.

“Dengan demikian, tidak berlebihan jika Kemenag menaruh harapan besar kepada para peserta KSM 2022. Dari madrasah tidak sekadar lahir ilmuan dan cendikiawan yang memahami ajaran keislaman yang memadai, tetapi juga lahir ilmuan dan cendikiawan yang memiliki penguasaan sains yang kokoh,” ungkap kang Dhani. *(Sumber : Humas Kementerian Agama RI)

Gubernur Sultra Berharap NU Jaga Suasana Kondusif Kehidupan Beragama

0
Gubernur Sultra Ali Mazi saat membuka Konferensi Wilayah ke-5 Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara di Kendari, Kamis (6/10/2022) malam

KENDARI (Aswajanews.id) – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi berharap seluruh pengurus Nahdlatul Ulama (NU), khususnya di daerah tersebut terus menjaga suasana kondusif kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

“NU punya tanggung jawab besar dalam seluruh aspek kehidupan beragama dan berbangsa sehingga dituntut untuk selalu mampu dan menjaga suasana kondusif perjalanan sejarah dan setiap penjuru NKRI,” kata Ali saat membuka Konferensi Wilayah ke-5 Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara di Kendari, Kamis malam.

Ali Mazi menyebut Sultra sebagai bagian integral dari nusantara tidak luput dari kiprah ormas itu bahkan jauh sebelum provinsi itu berdiri sebagai daerah otonom, kebersamaan dan pemahaman NU telah mewarnai kehidupan sosial kemasyarakatan dan keagamaan masyarakat setempat.

“Kita semua berharap agar keberadaan NU dengan kesucian misi perjuangannya mampu senantiasa dijaga untuk selalu berada di atas jalan kemuliaan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” ujar Gubernur Ali.

Suasana pembukaan Konferensi Wilayah ke-5 Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara di Kendari

Menurutnya pengurus wilayah NU perlu meningkatkan peran dan kiprahnya dalam mewujudkan fungsi institusi dengan misi keagamaan yang luar biasa dengan berpihak pada kondisi permasalahan umat dan masyarakat Sulawesi Tenggara masa kini dan ke depan.

Ali Mazi menyarankan agar pengurus NU Sulawesi Tenggara mampu merefleksikan ke dalam penguatan kelembagaan yang dibangun dengan langkah-langkah strategis di antaranya memperkuat implementasi visi dan misi ke dalam program kerja dan kebijakan organisasi.

Selanjutnya memperkuat solidaritas internal organisasi dan menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, perbaikan kualitas hidup dan kesejahteraan umat dan masyarakat.

Selain itu, meningkatkan kualitas sumber daya insani khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan serta kelestarian lingkungan.

“Hal-hal tersebut merupakan bagian dari beragam-nya langkah dan upaya untuk membangun dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara,” ucapnya.

Gubernur meyakini kematangan dan kualitas sumber daya NU akan mampu mengembang misi dan perannya dengan baik.

“Saya berharap kegiatan ini dapat membawa kepengurusan wilayah NU di Sulawesi Tenggara untuk semakin mengembangkan perannya sebagai bagian dari komponen dan elemen masyarakat dalam mengisi dan mewarnai pembangunan daerah Sulawesi Tenggara,” kata Ali Mazi.

Ketua PBNU KH. Amin Said Husni menekankan agar pengurus wilayah dan cabang Nahdlatul Ulama di Sulawesi Tenggara harus memikul tanggung jawab bukan hanya skala lokal, nasional tetapi global.

“Caranya pertama-tama harus melakukan konsolidasi organisasi karena sesuatu yang baik harus diorganisasikan dan dikelola diatur secara baik karena kalau tidak bisa dikalahkan oleh kebatilan,” katanya.

Menurutnya misi yang besar dan mulia harus diusung dan dikelola dengan kepemimpinan dan manajemen yang baik.

Konsolidasi

Dia menerangkan bahwa konferensi wilayah merupakan forum untuk melakukan konsolidasi melalui gagasan organisasi dan juga program.

“Saya berharap pengurus wilayah juga dapat bersinergi dengan baik dengan Provinsi Sulawesi Tenggara sebagaimana juga pengurus besar bersinergi dengan pemerintah di tingkat pusat untuk melakukan dan menyelenggarakan program yang berorientasi pada kemaslahatan umat manusia secara keseluruhan,” katanya.

Konferensi Wilayah ke-5 Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara akan digelar selama tiga hari mulai 6-8 Oktober 2022 dengan agenda salah satunya pemilihan Ketua Pengurus Wilayah NU Sultra.

Konferensi tersebut turut dihadiri Sekjen PBNU K.H. Saifullah Yusuf, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh, Wali Kota Kendari, Kepala Kemenag Sultra, seluruh pengurus NU Sultra dan tamu undangan lainnya. *(Ant)

Sultra Taklukkan Sulut 3-1 pada Babak Penyisihan Liga Santri

0
Tim sepak bola perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) hendak bertanding melawan tim Provinsi Sulawesi Utara di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Jawa Barat pada Liga Santri Piala Kasad 2022, Senin (10/10/2022)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Tim sepak bola perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menaklukkan Tim Sulawesi Utara 3-1 pada babak penyisihan 40 besar Liga Santri Piala Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) 2022.

Pada pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Jawa Barat, Senin itu Sulawesi Tenggara lebih dulu tertinggal pada menit awal pertandingan. Sulawesi Utara berhasil membobol gawang Akbar Jaya melalui sepakan Muh Ja’far Tombinawa pada menit ke-17. Namun pada akhir babak pertama Sultra berhasil menyamakan kedudukan melalui kaki Firmansyah Hidayat pada menit ke 40 sehingga membuat skor 1-1. Kedudukan tidak berubah hingga babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, tim Sultra lebih menguasai pertandingan dan berhasil menambah gol pada menit ke-75. Gelandang tengah Sultra La Ode Darlin mampu mengelabui kiper Sulut melalui sepakan mengarah tiang jauh yang membuahkan gol kedua bagi Sultra.

Pada akhir babak kedua, Firmansyah Hidayat kembali menambah gol pada menit ke-80, dan memastikan Sultra menang dengan skor 3-1.

Pelatih Tim Sultra La Ode A Hamzah melalui telepon dari Kendari, mengatakan hasil positif yang diberikan tim Sultra menjadi pendorong untuk tetap semangat pada pertandingan berikutnya.

“Alhamdulillah kita bisa menang, ini menjadi penyemangat buat tim untuk bisa tampil lebih baik pada laga selanjutnya,” katanya.

Sultra kembali akan menjalani pertandingan melawan Tim Pondok Pesantren asal Aceh pada 12 Oktober 2022.

Tim Pondok Pesantren Raudhatul Jannah asal Muna Barat yang mewakili Sulawesi Tenggara tergabung dalam Pool C bersama tuan rumah Jawa Barat, Jawa Timur, Bengkulu, Sulawesi Utara, Aceh dan Bangka Belitung.

Sebelumnya pada laga pertama 8 Oktober 2022, Tim Sultra harus menelan pil pahit setelah dibobol lima gol oleh Tim perwakilan Jawa Timur. *(Ant)

Peringati HUT ke-77, Kodim 0711/Pemalang Gelar Military Expo 2022

0

PEMALANG (Aswajanews.id) – Dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia ke-77 Komando Distrik Militer (Kodim) 0711/Pemalang menggelar Military Expo 2022. Military Expo 2022 itu digelar di Alun-alun Kabupaten Pemalang mulai hari ini, Jumat (7/10) sampai dengan Minggu (9/10). Pembukaan Military Expo ini dibuka dan di resmikan langsung oleh Dandim 0711 Letkol Inf Roihan Hidayatullah.

“Event ini diharapkan mampu memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat tentang TNI-Polri, baik proses rekruitmen, tugas, serta alutsista masing-masing matra,” jelas Roihan Hidayatullah seperti dilansir Elshinta, Sabtu (8/10).

Dalam acara ini diramaikan juga bazar UMKM produk lokal Kabupaten Pemalang, berbagai perlombaan, serta pameran alutsista TNI-AD, TNI-AL, TNI-AU, dan Polri. Dan di akhir acara Military Expo pada hari Minggu mendatang akan digelar jalan sehat dan senam massal.

Dalam pembukaan Military Expo 2022 itu, Letkol Roihan Hidayatullah berkesempatan meninjau sejumlah booth bazar UMKM dan alutsista TNI-Polri bersama Kapolres Pemalang, AKBP Ari Wibowo dan jajarannya.

“Tadi kita lihat ada berbagai macam pesawat tempur TNI-AU. Kalau ini alutsista TNI-AL. Jadi ini torpedo-torpedo (peluru) kapal ya, jadi saat bertempur ini ditembakkan, isinya mesiu,” ujar Dandim saat meninjau tenda dari Lanal Tegal.

Letkol Roihan Hidayatullah bersama rombongan juga meninjau booth produk UMKM dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pemalang yang menawarkan beragam jajanan dan olahan produk lokal. (*)

KPU Situbondo Gelar Sosialisasi Penguatan dan Pendidikan Pemilih Pemilu

0

SITUBONDO (Aswajanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Situbondo menggelar Sosialisasi dan Pendidikan pemilih yang berlangsung di Gedung Serbaguna, obyek Wisata Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Minggu (8/10/2022).

Sosialisasi penguatan dan pendidikan pemilih ini, diikuti oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh organisasi, tokoh perempuan, anggota Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Situbondo, Banser, Ansor dan tamu undangan lainnya.

Ketua KPU Situbondo Marwoto dalam sambutannya menjelaskan bahwa, sosialisasi dan pendidikan pemilih ini, penting dilaksanakan. “Sosialisasi ini dilaksakan agar para pemilih lebih cerdas dalam menentukan pilihannya pada pemilu serentak nanti,” jelas Ketua KPU Situbondo.

Tak hanya itu saja yang disampaikan Marwoto Ketua KPU Situbondo, namun dia juga menegaskan bahwa, pada pemilu tahun 2024 mendatang banyak perubahan dalam penyelenggaraan pemilu, sehingga tahapan sosialisasi pendidikan pemilih menjadi bagian yang penting untuk dilaksanakan. “Sosialisi ini, dilaksanakan oleh Devisi Sosialisasi Pendikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM pada KPU Situbondo,” jelas Marwoto.

Lebih lanjut, Marwoto mengatakan bahwa, di Kabupaten Situbondo ada 16 partai politik yang mengikuti tahapan pemilu. “Pemilu tahun 2019 ada 14 partai politik yang mengikuti tahapan pemilu, nanti pada pemilu 2024 ada 16 parpol yang ikut tahapan pemilu,” tutur Marwoto.

Marwoto berharap dengan adanya tahapan sosialisasi ini, masyarakat pemilih paham dengan pelaksanaan pemilu yang banyak perubahannya. “Semoga sosialisasi tahapan pemilu ini bermanfaat bagi peserta yang ikut menghadiri sosialisasi pendidikan pemilih ini. Para peserta juga diharapkan mau menyebarluaskan sosialisasi ini kepada masyarakat lain ditempatnya masing-masing,” pungkas Marwoto. (duta)

Dampak Kenaikan Harga BBM Berlanjut, BI Proyeksi Inflasi Oktober 0,01 Persen

0
Dampak kenaikan harga BBM terhadap kenaikan inflasi masih berlanjut pada Oktober 2022

JAKARTA (Aswajanews.id) – Dampak kenaikan harga BBM terhadap kenaikan inflasi masih berlanjut pada Oktober 2022. Bank Indonesia (BI) berdasarkan Survei Pemantauan Harga memperkirakan inflasi hingga minggu pertama Oktober 2022 sebesar 0,01 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).

“Komoditas utama penyumbang inflasi Oktober 2022 sampai dengan minggu pertama yaitu bensin sebesar 0,05 persen mtm,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Jumat (7/10/2022).

Di samping itu, komoditas peenyumbang inflasi lainnya yaitu tarif angkutan dalam kota sebesar 0,03 persen mtm, serta angkutan antar kota, rokok kretek filter, dan beras masing-masing sebesar 0,01 persen mtm.

Sementara itu, komoditas yang mengalami deflasi pada periode minggu pertama Oktober yaitu telur ayam ras sebesar -0,10 persen mtm, cabai merah sebesar -0,09 persen mtm, daging ayam ras sebesar -0,03 persen mtm, dan cabai rawit sebesar -0,02 persen mtm.

Erwin menambahkan, komoditas yang juga mencatatkan deflasi adalah tomat, daging sapi, minyak goreng, dan emas perhiasan masing-masing sebesar -0,01 persen mtm.

Adapun, pada September 2022 Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi secara tahunan mencapai 5,95 persen (year-on-year/yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 4,69 persen yoy. Kenaikan harga BBM menjadi penyumbang inflasi pada September 2022. Kepala BPS Margo Yuwono menyampaikan bahwa, secara historis, kenaikan harga BBM masih akan berdampak terhadap kenaikan inflasi pada bulan-bulan berikutnya.

Dia mencontohkan, pada November 2014, terjadi kenaikan harga BBM jenis Premium dan Solar. Harga Premium naik menjadi Rp8.500 per liter dari Rp6.500 per liter. Sementara, Solar dari Rp5.500 per liter naik menjadi Rp7.500 per liter. Kenaikan harga tersebut memicu Inflasi pada November 2014 ke level 6,23 persen.

“Perlu hati-hati ke depan bahwa kenaikan pada bulan bersangkutan juga memberikan dampak di bulan berikutnya sebesar 8,36 persen pada Desember 2014,” katanya.

Kenaikan harga BBM pun berdampak pada subsektor kelompok pengeluaran, seperti bahan makanan, makanan jadi, minuman, dan tembakau, perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar, serta transportasi, komunikasi dan jasa keuangan. Dengan demikian, inflasi pada Oktober 2022 juga diperkirakan akan melonjak. (Bisnis.com)

Pemkab Bandung Akan Kembangkan 100 Desa Wisata

0
Bupati Bandung H.M.Dadang Supriatna usai menghadiri giat Pengembangan dan Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal dan Wisata Buatan di Hotel Jambu Luwuk Malioboro Yogyakarta, Jumat sore (7/10/22)

KAB. BANDUNG (Aswajanews.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung berencana untuk mengembangkan 100 desa wisata dengan sasaran mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Desa-desa wisata yang akan dibangun tersebut dibentuk dan bisa berjalan manakala ada keinginan dari arus bawah yang disinergikan dengan rencana program kerja pemerintah.

“Kita punya rencana pengembangan 100 desa wisata di Kabupaten Bandung ini, dilihat berdasarkan hasil survei dan kajian, pertama bukan yang wisata baru, tapi sudah kelihatan dan sudah ada di masing-masing desa,” ungkap Bupati Bandung H.M.Dadang Supriatna usai menghadiri giat Pengembangan dan Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal dan Wisata Buatan di Hotel Jambu Luwuk Malioboro Yogyakarta, Jumat sore (7/10/22).

Bupati Bandung optimis dengan pola kebersamaan dan kekompakan antara masyarakat desa dan pemerintah daerah rencana pengembangan desa wisata akan cepat terlaksana.

“Insya Allah tahun depan, kita akan mendorong juga beberapa tempat lokasi, termasuk infrastrukturnya kita perkuat. kita akan mapping dengan DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Kabupaten Bandung. Masing-masing kecamatan, mana daerah-daerah wisata,” kata Dadang Supriatna.

Bupati Bandung mengatakan setelah melakukan pemetaan, pihaknya akan berdiskusi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung serta para kepala desa tentang apa saja yang harus disupport oleh Pemkab Bandung.

“Tapi dengan catatan bahwa desa wisata ini bisa terbentuk manakala ada keinginan dari arus bawah dan tentu harus melihat dari beberapa potensi. Kita akan lebih cenderung untuk memaksimalkan tempat-tempat wisata yang sudah ada saat ini dan peluang-peluangnya, contoh di Cipelah Rancabali. Alhamdulillah, kita juga ada program infrastruktur peningkatan kualitas pembangunan jalan yang terhubung ke arah Cianjur tahun depan,” kata Bupati Bandung.

Selanjutnya Bupati Bandung juga sudah meminta kepada beberapa lembaga seperti PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII dan Perhutani terkait pelebaran akses jalan untuk beberapa wilayah yang merupakan lintasan jalan yang berada dalam pengelolaan PTPN dan Perhutani serta keterlibatan investor dalam pengembangannya.

“Ini yang kita dorong, apakah membawa investor, bisa saja seperti itu. Sehingga nanti setelah ada investor, seperti salah satunya Nimo Highland Pangalengan, orang kan tidak memprediksi bakal booming tempat wisata itu. Setelah kita hadirkan, ternyata menambah lapangan kerja dan pendapatannya juga luar biasa, itu salah satu contoh,” katanya.

Kang DS menerangkan bahwa pihaknya telah mempraktekan dua lokasi wisata buatan, yang pertama Nimo Highland Pangalengan, dan yang kedua Jembatan Rengganis Rancabali, jembatan terpanjang di Asia Tenggara. “Itu sukseskan. Nanti kita arahkan, mana yang masuk desa wisata dan mana yang sifatnya bisa go internasional akan saya kembangkan.Saat ini baru dua lokasi wisata. Tahun depan kita akan buka lagi,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Disparbud Kabupaten Bandung Aten Sonadi mengatakan, Bupati Bandung punya target pengembangan 100 desa wisata di Kabupaten Bandung. “saat ini kita sudah menetapkan 50 desa rintisan, desa wisata ini salah satu kekuatan yang mendorong kearifan lokal,” kata Aten.

Aten juga menyadari pentingnya pariwisata keberlanjutan (sustainable tourism) pada kegiatan desa wisata tersebut. “Makanya kita mengubah cara pengembangan desa. Bukan top down tapi dari partisipasi atau keinginan masyarakat. Apabila keinginan masyarakat semakin tinggi dan semakin kuat, maka kita akan dorong dan lakukan hal itu,” katanya.

Dari pengembangan ini Aten mengatakan bahwa pihaknya ingin menghadirkan sebuah desa wisata yang punya kearifan lokal. Desa-desa yang sudah memiliki potensi alam akan dikembangkan menjadi sebuah destinasi yang lebih baik. Sedangkan untuk desa yang tidak memilki potensi alam, akan dikembangkan menjadi desa wisata buatan dengan tetap mendorong kearifan lokal budaya yang ada.

“Ada kulinernya, seni budaya, dan lainnya itu merupakan bagian yang perlu kita kembangkan,” katanya. Kami atas nama Disparbud mengucapkan terima kasih atas dukungan Pak Bupati terhadap pengembangan desa wisata, pariwisata dan budaya di Kabupaten Bandung,” pungkasnya. (Den)

Pemerintah Mendesain Ulang Kebijakan Ekonomi Digital untuk UMKM

0
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pemerintah hingga kini masih mendesain kembali kebijakan ekonomi digital guna memberikan benefit yang lebih maksimal bagi semua pihak, utamanya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan, pihaknya menaruh perhatian yang besar terhadap perkembangan ekonomi digital, salah satunya e-commerce. “Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah, karena saat ini baru mengatur e-commerce saja. Karena ke depan industri ini terus berkembang banyak jenis dan bisnis modelnya,” ucap Teten dalam keterangan resminya, Kamis (6/10/2022).

Pada 2030, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai Rp 4.531 triliun, bertumbuh 8 kali lipat dibandingkan pada 2020. Sedangkan, menurut Indonesia E-Commerce Association (idEA), saat ini sebanyak 20,24 juta UMKM sudah go digital (per Agustus 2022).

Menurut data internal KemenKopUKM, sudah angka tersebut sudah mencapai 67,4 persen dari target pemerintah, yaitu 30 juta UMKM go digital pada 2024. Menteri Teten juga menjelaskan besarnya potensi ekonomi digital tersebut harus disertai dengan antisipasi agar Indonesia tidak dibanjiri dengan produk impor.

“Saya gelisah ketika e-commerce-nya naik, justru masih ada barang impor yang bisa merusak perkembangan produk UMKM di e-commerce,” ujar Teten.

Lebih jauh Teten menyampaikan bahwa bersama stakeholder terkait, termasuk Kementerian Dalam Negeri, mereka terus menyempurnakan regulasi terkait Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) untuk melindungi UMKM di dalam lokapasar daring, Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE lokal), dan masyarakat luas.

Menurut Teten, platform e-commerce yang berkembang di Indonesia harus menjadi peluang bagi UMKM yang kurang berkembang akibat tidak memiliki tempat strategis untuk memasarkan produknya secara offline. E-commerce diharapkan membantu para pelaku UMKM yang ada di pelosok daerah untuk berjualan secara digital.

Dalam pembahasan tersebut, Menteri Teten juga menekankan bahwa saat ini KemenKopUKM gencar menggandeng inkubator swasta dan kampus untuk menciptakan produk berbasis kreativitas serta teknologi. *(Bambang)

NU KEMBALI KE PESANTREN

0
Silaturrahmi Alumni Pesantren mengadakan halaqah dengan tema “Menghidupkan dan memaksimalkan Jam’iyah NU Brebes” dengan pembicara K.H. Dr. Akhmad Najib Affandi, MA dari Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 Sirampog Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Selasa, 4 Oktober 2022, Silaturrahmi Alumni Pesantren (SIAP) mengadakan halaqah dengan tema “Menghidupkan dan memaksimalkan Jam’iyah NU Brebes” dengan pembicara K.H. Dr. Akhmad Najib Affandi, MA dari Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 Sirampog Brebes, dan dimoderatori oleh Ahmad Sururi. Sedangkan pembicara ke dua K.H. Miftahussurur berhalangan hadir.

Kegiatan halaqah SIAP dihadiri para alumni pesantren yang tinggal di Brebes. Seperti Pesantren Lirboyo, Assalafiyah Luwungragi, Kempek, Al Hikmah, Buntet, Kaliwungu, Babakan Tegal, Sarang dan Tambak Beras.  Halaqah SIAP dimaksud untuk menggali bagaimana pendapat peserta tentang potret NU kedepan khusus di Kabupaten Brebes, sinergisitas dan kolabaritas antara NU yang berada di non Struktural dengan warga NU yang ada di Struktural.

SIAP sendiri menurut inisiatornya H. Lukman Nur Hakim mengatakan, kehadiran SIAP berawal dari diskusi kecil-kecilan di pojok Kota Brebes dengan beberapa orang dan didampingi pakar yang ahli dibidangnya, bertempat berpindah-pindah dan dengan tema yang berbeda-beda pula.

Halaqah SIAP kali ini yang bertempat di Islamic Center Brebes, pada hari Selasa, tanggal 4 Oktober 2022, merupakan agenda dari SIAP sendiri untuk mengadakan diskusi dengan peserta yang lebih banyak dan dikemas secara formal, dengan tema Kam’iyah NU Brebes, yang selanjutnya dapat menjadi rekomendasi pada PC NU yang akan melaksanakan Konferensi Luar Biasa (KLB). pada hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2020 di Islamic Center Brebes

Diskusi SIAP pada masa awal berbicara tentang budaya, pesantren dan rumah besar NU. SIAP ini juga menjadi bagian dari pergerakan anak-anak alumni pesantren yang ada di Kabupaten Brebes, untuk menuangkan pemikiran-pemikiranya sebagai wujud perjuangan dalam ber-NU dan dapat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari oragnisasi NU yang menjadi rumah besarnya serta peran pesantren sendiri yang menjadi benteng dari NU dengan kegiatan ngaji yang diselenggarakannya, Pesantren menjadi ruh pengerak yang tidak bisa dipisahkan dengan NU.

Dr. K.H. Akhmad Najib Affandi, MA. Dalam ceramahnya mengatakan, saya sudah hampir 22 tahun tinggal di Brebes, karena saya buat KTP Brebes pada tahun 2000. Saya memiliki keinginan bahwa Brebes tidak hanya menjadi kota yang hanya terkenal dengan bawang dan telur asin saja,  tetapi bagaimana menjadikan kota Brebes memiliki peran yang sangat kuat dalam menghidupkan dan memaksimalkan jam’iyah NU nya.

Sebelum menyampaikan lebih jauh tentang materi yang akan disampaikan, beliau terlebih bertanya terlebih dahulu kepada peserta halaqah, Mahiya NU, limada  Nasaah Nahdlatul Ulama, ada masalah dan pertanyaan yang sering dilupakan orang NU?,  Bagaimana Mbah Hasyim tirakat, mujahadah, wirid, dzikir, khotmil quran dan sholawat  dalam mendirikan  NU. Lalu muncul pertanyaan kembali Wa bimada dengan apa membuat, membesarkan dan mempertahankan NU.

Menurut Gus Najib, Dulu NU biasa-biasa saja, tetapi dalam ta’lim yang sangat luar biasa. Mbah Hasyim turun langsung ke rumah-rumah untuk mengajarkan pada masyarakat dan ke madrasah bagaimana mempertahankan Akidah Ahlussunnah Waljamaah.

Perlu diketahui, besarnya NU karena tirakat, ikhlas, tawajuh dan tawassul Mbah Hasyim. Ini yang menjadi kekuatan NU yang samar. Kadang karena samarnya sering dilupakan. Bukan yang digenjot sistem manajemennya. Bagaimana sekarang harus dimunculkan kembali model Mbah Hasyim dalam menghidupkan NU. Begitu juga dengan keberadaan Pesantren yang besar, itu karena tirakat dan riyadhah para pendirinya, bukan karena faktor manajemennya.

Masih bisakah kita meniru Mbah Hasyim, tentang  tirakatnya beliau, tidak hanya membangga-banggakan namanya saja yang selama ini kita lakukan. Tidak hanya mengingat masa lalu tentang pergerakan dan perjuangan NU, namun kembali mengikuti jejak Mbah Hasyim dalam membesarkan NU. Perjuangan Mbah Hasyim yang suka mengajar ngaji. Harus kita tiru dengan suka mengaji dan mengajar ngaji. NU jangan sampai  keluar dari  benteng kulturalnya, apa lagi  ada tradisi yang hilang. Perkuat peran  pengurus  dengan ngaji  dan mebuat pengajian-pengajian, di rumah, madrasah, majlis ta’lim, kantor dan pesantren. NU akan menjadi masalah pada era sekarang kalau warga dan pengurusnya tidak ngaji.

Pertanyaan selanjutnya yang disampaikan Gus Najib pada peserta halaqah, kenapa Mbah hasyim mendirikan NU. Karena ada musuh. Munculnya komite hijaz karena adanya wahabi yang mendeklarasikan sebagai satu-satu gerakan Islam di Arab Saudi, sehingga akidah-akidah yang lain tidak boleh masuk dan berkembang. Arab Saudi hanya menerapkan hukum atas dasar dari kaum wahabi semata.

NU sekarang harus mengembalikan semangat dakwah para muasis NU. Tidak biasa dihadapi dengan menejemen semata tapi dengan ngaji. Kegiatan mengaji sebagai benteng NU, Gerakan kultural NU yang ada di masyarakat, agar terus di pertahankan dan dimaksimalkan.

Salah satu contoh kegiatan Basul Masail yang ada dalam NU. Dulu basul masail merupakan masalah yang ada dikampung dibahas dalam ranting, kalau tidak mampu menjelaskan dan memecahkan maka dibahas pada struktural yang lebih tinggi, Majlis Wakil Cabang (MWC), sampai ketingkat Pengurus Besar (PB) NU.

NU dulu, sekarang dan masa yang akan datang

Dari dulu sampai sekarang, banyak orang yang mengagumi Mbah Hasyim. Namun kata Mbah hasyim “Saya kalah dengan guru ngaji yang ada di musholah-musholah.”  Meraka yang ada di kampung dengan tekun kepada para santrinya, mengajar dan mengenalkan huruf arab dan tata cara sholat. Mereka adalah kyai-kyai kultural yang sangat hebat, jangan sampai ada kyai kultural kurang diakui. Karena tidak ada jami’yah kalau tidak ada jamaah.

Kyai dulu jadug-jadug, perjuangan mereka tidak menghandalkan pada alat tranpotasi dan komunikasi elektronik. Beliau-beliau memiliki kendaraan dan alat komunikasi sendiri. Sebagai contoh perang 10 Nopember 1945 yang dikomandoi oleh Mbah Hasyim sebagai panglima tertingginya. Beliau melakukan komunikasi yang rutin dengan Mbah Abas dari Buntet yang membawa ribuan pasukan laskar Hisbullah dari Indramayu, Cirebon, Brebes, Tegal dan Pemalang. Mbah Abbas hanya menyuruh ribuan pasukan Hisbullah saling berpegangan berada dibelakangnya. Mbah Abbas inilah sebagai sebagai Singa Jawa Barat, yang menggerakan pasukan untuk berperang.

Kehebatan yang dimiliki para pendahulu NU, kenapa sekarang jarang atau mungkin sudah tidak ada lagi yang mempelajarinya. Kyai dulu adalah kyai hikmah, Kyai yang mampu menembaki pesawat musuh dengan caranya sendiri. Kita sekarang jangan hanya memiliki jargon semangat saja, namun kekuatan tirakat, riyadhah dan mujahadah perlu ditingkatan kembali, sebagaimana yang dulu dimiliki oleh para kyai.

Pesan Gus Najib pada semua pengurus NU, beliau menegaskan kalau ada pengurus NU tidak ikhas dalam memimpin NU, maka kedepannya NU akan banyak kecolongan kadernya. Kaum Nahdiyin akan pindah ke yang lain. Ini menjadi tanda lemahnya kaderisasi atau bisa dikatakan dakwahnya kurang maksimal. Alhamdulillah NU masih kuat karena ada kekuatan NU kultural yang masih eksis dalam tradisi dan ngaji.

Mejadi PR bersama bagi  kia semua terutama yang nantinya  ada di struktur NU untuk mengikat kembali orang-orang NU yang ada diluar, mampu mengkondisikan potensi para agniya yang ada pada orang NU. Jangan sampai NU di lindas oleh jaman sekarang“Tidak mati dan tidak Hidup.”

Bagaimana pemilihan calon kandidat pengurus NU kedepan

Pertama, peran koncoisme tidak menjadikan satu-satunya sebagai roda penggerak organisasi, jangan sampai yang menjadi pengurus itu-itu saja, seoah-olah tidak ada orang lain yang memiliki jiwa patriotisme. Kedepan NU harus berubah dengan wajah-wajah baru.

Mereka yang menjadi pengurus harus memiliki komitmen untuk kemajuan NU, agar NU Brebes dapat mengikuti atau mengimbangi pergerakan cabang-cabang NU yang lain, terutama di Kabupaten tetangga. Para pengurus harus mampu menata diri dalam berorganisasi, ikhlas dengan niat yang sungguh-sungguh berhidmah di NU. Pengurus tetap mengembangkan berdakwa dan ikhlas berjuang di NU dan sudah tidak ada dualisme kepengurusan kembali.  Pengurus mampu menjaga kemandiriannya, Ikhlas siyasah, awal dari ketidak mandirian akan merusak dan citra organisasi. Akhirnya NU tersandra oleh kepentingan sesaat.

Tasikhun niat dan wa ikhlasun niyat. Sehingga tidak calon-calon titipan yang bermunculan. Kalau tidak ada niat yang baik maka yang dilakukannya akan lebih merusak dari pada membangun NU sendiri.

Al-lajna, ganti orang-orang lama, kasih kepercayaan pada orang-orang baru. Kalau masih diisi oleh yang lama, kemungkinan NU akan jadi wayang. Bila dari luar ada tunas yang muncul maka direkrutlah bukan dijauhi. Aktivitis NU yang muda muncul, harus dibantu bukan dijauhi dan buanglah sifat fanatisme yang akan berdampak pada perpecahan atau penolakan dalam  berorganisasi.

Kembali ke Pesantren

Figur para pemimpin NU sekarang harus seperti pesantren, kembali ala kepesantren, semangat pesantren, komitmen dan keikhlasan mengajinya, mendidik umat dengan pendekatan mengaji untuk mempertahanan tradisi yang kuat dan baik, jangan sampai tradisi itu sendiri hilang. Hindari kandidat yang masih aktif kedinasan maupun masih menduduki dipemerintahan, dikhawatirkan ia memiliki kepentingan tersendiri dari ketika menjadi ketua.

Arosi wal murtasi finnar. Jangan sampai dalam pemilihan ketua, terjadi  suap dan menyuap yang menang. Perilaku yang ini harus di reformasi dengan niat dan perilaku yang baik. Agar NU tetap eksis dan kuat disetiap daerah. Ketika kandidat mau menyalonkan diri dengan bermodal uang semata, dikhawatirkan akan nilai-nilai keikhlasan luntur dalam menjalankan roda organisasi dan hanya mencari kedudukan atau kekuasaan semata.

Perlu diingat bahwa Subtansi NU adalah pengajaran untuk menyelematkan ummat, sebuah gerakan yang dibangun dari sisi kulturnya, tidak hanya membesarkan sisi kualitas organisasi atau manajemen semata. NU organisasi yang sangat kuat dengan tradisi-tradisi dan sistem kepesantrenan yang dipimpin tokoh para kyai yang memiliki kharismatis.

Tanggapan Peserta Silaturahim Alumni Pesantren

Ada beberapa tanggapan dari peserta halaqah SIAP yang hadir, menurut  Ibu Nyai Nafisah dari Pondok Pesantren As-Syamsuriyah, keprihatian Gus Najjib sama dengan keprihatinan kita semua, melihat NU di Kabupaten Brebes, betul-betul dalam suasana tragis. Beberapa tahun NU fakum yang luar biasa dan yang paling sangat merasakan sekali adalah NU kultural dan dipermalukan di even-even provinsi.  RMI putri Jawa Tengah, terhambat karena persolan struktural di PC NU Brebes. Sehingga RMI putri tidak bisa eksis.

Ibu Nyai Nafisah dari Pondok Pesantren As-Syamsuriyah

Lebih jauh Ibu Nyai Nafisah mengatakan, menghadapi konfercab, banyak dinamika yang terjadi. Seharusnya SIAP ini menghadirkan Obyek dan subyek yang mempunyai suara. Bukan kita yang sebagai konsumsinya, dialah ketua ranting atau MWC. Agar dapat merubah paradigma yang ada dibenak mereka? Siapa yang layak dijadikan kader. alimkah? Kaya kah? atau begron pesantren. Atau kita akan mengalami kekecewaan yang kedua kalinya? Apa harus revolusi total.  Kalau Nasi sudah menjadi bubur tapi dibuatlah bubur yang istimewa dan dari SIAP ini bisa menjadikan rekomendasi kepada para pemilik suara. Hasil konfercab sangat ditunggu-tunggu untuk menjadi jamiyah yang bermanfaat

Menurut Akhmad Syaikhuddin, alumni pesantren Babakan Tegal, ia mengatakan, Selagi sistem pemilihan  mengikuti liberal, mulai kekecamatan dan ranting-ranting. Arrosi wal murtasi yang menang. Kalau model seperti  ini akan sama, maka harus ada perubahan yang menjadi pemimpin dipilih oleh para kyai. Maka calon ataupun kandidat tidak akan memberi sesuatu pada pemilik suara. Dalam tradisi santri ketika mendapat amanat seharusnya takut bukan seneng. Karena amanat sendiri merupakan hal yang sangat berat untuk dipikul.

Berbeda dengan peserta SIAP Zainal Wafa, beliau mengatakan NU yaah sebenarya ada ranting, mereka niatnya ikhlas, menjadi pengurus saja dorong-dorongan. PC NU selakyaknya sering menyelenggarakan even besar, yang akan mengangkat NU ditengah-tengah masyarakat.  NU kedepan  harus amanah,  kalau tidak ada salah satu kandidat yang amanah, yaah… sama saja itu tidak akan maksimal dalam menjalankan roda organisasi. Bagaimana peran NU dalam pemberdayaan ummat dan memiliki sesuatu untuk kepntingan ummat.

Menurut Ahmad Faris Sulhak (Itopsi Utara), beliau mengatakan keprihatinan yang sama, melihat kondisi NU yang ada sekarang ini, NU Brebes sangat jauh dibandingkan dengan kota-kota sebelah. Brebes banyak Ma’ad, tetapi kurang memberi warna terhadap struktur NU. Satu konsep perubahan bersikap regional Brebes, jangan sampai konsep yang matang jangan berhenti ditataran konsep saja, tapi perlu di tindaklanjuti. Kita bisa adopsi yang baik-baik dari tetangga sebelah.

Kita orang NU mendidik dari MI sampai MTs dan Aliyah, mengajarkan pada jamiyah-jamiyah, namun kadang jamaah yang digarap oleh NU pindah ke yang lain karena mereka ada didunia kerja dan hidup pada tempat yang baru.  Masjid NU sudah banyak yang hilang dan dikuasai oleh sebelah. NU harus memiliki model dakwah dalam perkatoran maupun perusahaan sehingga warga NU tidak banyak yang hilang pindah ke yang lain.

Sebagai penegasan dalam hasil halaqah SIAP ini (4/10/2022), bagaimana NU kembali kepesantren, Semangat, ikhlas, tirakat dan mujahadahnya ala pesantren. Pelaksanaan Koferensi Luar Biasa (KLB) uang tidak memiliki pengaruh dalam menentukan pilihan kandidatnya, dalam KLB tidak ada kedengkinan adanya kebersamaan persaudaraan dan full tawa. Setelah Konferensi Luar Biasa (KLB) yang akan dilaksanakan pada Sabtu 15 Oktober 2022 tidak ada lagi KLB Jilid 3. Dan terbentuk kepengurusan yang kompak bukan kekelompokan yang masih memegang pada egonya sendiri-sendiri dan terlihat wajah baru yang ikhlas, cerdas dan amanah.  ***

Lukmanrandusanga (6/10/2022)

Polri: Total Korban Tragedi Kanjuruhan 678 Orang, 131 di Antaranya Meninggal Dunia

0
Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo bersama Menpora, Ketua PSSI, Gubernur Jatim, dan para pejabat lainnya meninjau tempat kejadian Tragedi Kanjuruhan, Minggu 2 Oktober 2022. (Humas Polri)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Polri memperbarui data korban dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Berdasarkan data yang dihimpun, totalnya mencapai 678 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 131 orang meninggal dunia. “Jumlah korban meninggal dunia 131. Jumlah korban luka 547 orang baik luka berat, sedang, dan ringan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Jumat (7/10/2022).

Dedi menuturkan, jumlah data korban keseluruhan tersebut dimutakhirkan per hari ini pada pukul 15.30 WIB. Jumlah korban luka-luka sebanyak 547. Rinciannya, kategori ringan sebanyak 481 orang, sedang 43 orang dan yang mengalami luka kategori berat sebanyak 23 orang.

Saat ini, korban luka-luka yang masih menjalani rawat inap di rumah sakit pascaperistiwa tersebut sebanyak 60 orang. Mereka ditangani di rumah sakit yang berbeda-beda. Berikut rinciannya; 1. RSSA: 34 orang (6 ICU, 28 Ruangan) 2. RSUD Kanjuruhan: 9 orang (1 ICU, 8 Ruangan) 3. RSB Hasta Brata : 4 orang 4. RSI Aisyiyah : 2 orang (1 HCU, 1 Ruangan) 5. RS Wava Husada : 5 orang 6. RST Soepraoen : 2 orang 7. RS UNISMA : 2 orang 8. RSI Gondang Legi : 2 orang Diketahui, Polri sudah menetapkan enam tersangka dalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan. Mereka adalah, Direktur Utama LIB Ahmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang Abdul Haris, Security Officer Suko Sutrisno. Kemudian, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi dan Komandan Kompi Brimob Polda Jatim AKP Hasdarman.

Atas perbuatannya para tersangka disangka melanggar Pasal 359 dan 360 KUHP tentang menyebabkan orang mati ataupun luka-luka berat karena kealpaan dan pasal 103 ayat (1) Jo Pasal 52 UU No.11 tahun 2022 tentang Keolahragaan. Secara paralel, Polri juga telah menetapkan 20 personel kepolisian sebagai pihak terduga pelanggar di dalam peristiwa Kanjuruhan tersebut. Rinciannya, enam personel dari Polres Malang dan 14 dari Satbrimobda Polda Jawa Timur. Mereka adalah, personel Polres Malang, FH, WS, BS, BSA, SA dan WA. Untuk personel dari Satbrimobda Jatim, AW, DY, HD, US, BP, AT, CA, SP, MI, MC, YF, TF, MW, dan WAL. (Humas Polri)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts