Google search engine
Beranda blog Halaman 232

Festival Buah Mangga Kembali Digelar di Pemalang

0
Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat membuka Festival Mangga di lapangan Desa Penggarit Kecamatan Taman, Sabtu (22/10/2022).

PEMALANG (Aswajanews.id) – Festival Mangga yang rutin digelar setiap dua tahun sekali sejak tahun 2016 dan sempat terhenti di tahun 2020 karena adanya pandemi covid 19, kini kembali digelar di tahun 2022 ini. Festival tersebut dibuka langsung oleh Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat bersama Jajaran Forkopimda Kabupaten Pemalang di lapangan Desa Penggarit Kecamatan Taman, Sabtu (22/10/2022).

“Tentu saja momentum ini adalah salah satu ikhtiar kita bersama dalam rangka mempromosikan berbagai produk mangga unggulan hasil produksi petani mangga di Pemalang, khususnya di Desa Penggarit,” ucap Mas Mansur.

Menurut Mas Mansur, mangga Pemalang ini terkenal di kancah nasional dengan nama mangga “Istana”, mangga ini pernah menjadi juara di Istana dan memiliki kelebihan yakni bisa diputar seperti buah alpukat.

“Mangga Pemalang ini atau mangga Penggarit ini sudah terkenal dikancah nasional, sebenarnya namanya mangga Istana karena dulu pernah juara di Istana makanya diberi nama mangga Istana. Dan mangga ini punya kelebihan, kelebihan nya adalah bisa diputar seperti buah alpukat”, lanjut Mas Mansur.

Dengan mangga “Istana” Pemalang, Mas Mansur berharap hal ini dapat pula mempromosikan Pemalang hingga Internasional.

“Sehingga dengan acara ini kita bisa menunjukkan Pemalang punya aset yang luar biasa yaitu aset mangga yang rasanya juga sangat manis, kita bisa promosikan ke nasional bahkan internasional”, pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Penggarit Imam Wibowo mengatakan di Desa Penggarit ada 50 hektar lahan yang ditanami pohon mangga dengan jumlah pohon berkisar 12.000 pohon mangga.

“Di desa Penggarit sendiri ada 50 hektar luas lahan yang ditanami mangga dengan 12.000 pohon yang ada di desa Penggarit saja, kalau keseluruhan di kabupaten Pemalang ada ratusan ribu pohon yang tersebar di beberapa desa di sekitar wilayah Penggarit serta pantura dan sekitarnya”, jelasnya

“Event dua tahunan ini diselenggarakan atas inisiatif para petani mangga bahwa sebagai produk unggulan khas desa yang ada di desa Penggarit dan desa-desa sekitarnya khususnya di Kabupaten Pemalang. Potensi ini sangat luar biasa”, imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir pula Ketua DPRD Tatang Kirana, Dansatradar 214 Tegal Letkol. Lek I Ketut Wiratmaja, para pimpinan BUMN/BUMD di Pemalang, dan Forkopimcam Taman. (Rudolf)

MWC NU Kedungreja Cilacap Gelar Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2022

0
Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2022 di Lapangan Desa Ciklapa Kecamatan Kedungreja Cilacap

CILACAP (Aswajanews.id) – Setiap tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional, hari besar tersebut untuk memperingati peran para santri di tanah air sepanjang sejarah bangsa Indonesia dan Hari Santri tahun ini jatuh pada Sabtu, 22 Oktober 2022.

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 15 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Keppres tersebut ditetapkan dengan menimbang peran ulama dan santri ketika turut memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sehingga hari yang bersejarah tersebut sebagai moment dalam mewujudkan harmonisasi antara Santri dan Ulama serta segenap komponen bangsa untuk menciptakan iklim yang sejuk dan cinta damai dalam bermasyarakat.

Dengan mengambil Tema: “Berdaya menjaga Martabat Kemanusiaan” upacara dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2022 serentak dilaksanakan di penjuru negeri.

MWC NU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) Kecamatan Kedungreja salah satunya, berpusat di Lapangan Desa Ciklapa juga menyelenggaran Upacara HSN, kegiatan yang diselenggarakan dimaksud juga merupakan bentuk pengabdian dan rasa memiliki sebagai warga negara yang cinta tanah air.

Dalam kegiatan tersebut bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Ky. Samsul Mungin, S.Pdi yang juga Ketua Tanfidiyah MWC NU Kecamatan Kedungreja, Muhammad Izudin bertindak sebagai Perwira Upacara Ketua PAC Ansor Kecamatan Kedungreja,   Caerul Umam PAC IPNU Kecamatan Kedungreja bertindak selaku Ajudan Inspektur Upacara, sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Mohammad Tohani Wakasatlantas BAGANA Satkorcab Kabupaten Cilacap juga sebagai Kasatkoryon Kecamatan Kedungreja, Paduan Suara oleh (IGRA) Ikatan Guru Raudlatul Athfal Kedungreja dan bertindak sebagai Dirigent Windy Astuti S.Pd yang kesehariannya sebagai Kepala RA Dzaki Muhtar Rejamulya Kecamatan Kedungreja.
Ketua Pelaksana Acara dalam penjelasannya menyampaikan, kegiatan upacara HSN adalah warga santri dan lapisan masyarakat juga kerjasama NU dan Forkopincam Kedungreja, kami sangat terharu semua elemen komponen masyarakat baik santri, pendidikan, ponpes bisa hadir dalam acara yang kami selenggarakan.

Bukan hanya santri yang memiliki peran penting dalam meraih kemerdekaan ini tetapi semua elemen masyarakat, maka di era sekarang ini, santri harus mampu dan berupaya sebagai penggerak dalam perubahan sosial dan pemberdayaan ekonomi umat,” ajaknya.

” Tentunya peran santri juga mampu berkontribusi secara aktif di berbagai bidang serta merupakan garda dan contoh kebaikan dalam berbangsa dan bernegara,” tegas Ky. Samsul Mungin, S.Pdi.
Dalam Kesempatannya, selaku Camat Kedungreja mengapresiasi atas kegiatan Upacara HSN yang di selenggarakan MWC NU Kecamatan Kedungreja, dengan semarak dan sukses, tentunya ini menjadi bukti kuat bahwa kita kompak dan tetap menjunjung nilai-nilai perjuangan pendahulu kita, tentunya ini untuk terus di jaga agar kita tidak hanya tentang belajar agama, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang intelektual, mampu menjaga martabat kemanusiaan, serta terus mencintai bangsa dan negaranya. Ucap Drs Agung Wibowo, M.Si

“Intinya, bukan sekadar perayaan Hari Santri Nasional, melainkan momentum diri dan umat untuk bangkit menyinari negeri ini dengan cahaya Islam yang terang benderang,”  ucap Drs Agung Wibowo, M.Si.

Sementara Windy Astuti, S.Pd, menuturkan, kami merasa bangga bisa mempersembahkan suara dalam Group Paduan Suara yaang tergabung dalam IGRA (Ikatan Guru Raudlatul Athfal) Kedungreja.

“Ini merupakan kehormatan bagi kami, sekalipun kami belum mampu maksimal dalam penampilannya, tapi setidaknya kami sudah memberikan kontribusinya dalam pelaksanaan Upacara HSN MWC NU tingkat Kecamatan Kedungreja,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan Upacara HSN MWC NU tingkat Kecamatan Kedungreja, UPTD/Instansi di lingkungan Kecamatan Kedungreja, H. Taufik Urokhman Hidayat Anggota DPRD F. PPP Kabupaten Cilacap, Jundi Fathul Wahab Anggota DPRD  F. PKBP Kabupaten Cilacap, Polsek Kedungreja, Koramil 12/Kedungreja, Para Kepala Desa dan Perwakilan di Wilayah Kecamatan Kedungreja, Kepala Sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA sederajat di Wilayah Kecamatan Kedungreja dan para pelajar RA, MTs, MI se Wilayah Kecamatan Kedungreja, Fatayat/Muslimat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (Suratman/Irfan)

Peringati Hari Santri Nasional, Kecamatan Karangpucung Gelar Kirab Koin NU Raksasa

0
Panitia menggelar rangkaian acara dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022 yang diperingati setiap 22 Oktober

CILACAP (Aswajanews.id) – Hari Santri merupakan hari paling bersejarah di kalangan santri Indonesia, dimana perjuangan dan pergerakan para santri dalam mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan, serta mengawal tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Panitia menggelar rangkaian acara dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022 yang diperingati setiap 22 Oktober. Selain itu juga menggelar setidaknya Lima lomba dalam acara bertajuk Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan ini.

Aneka perlombaan yang digelar ini meliputi lomba pidato Tingkat SLTP, lomba Adzan tingkat SD/MI, Lomba Tilawah Tingkat SD/MI, Lomba Al-Barzanji Tingkat SMA dan Umum serta Lomba Mewarnai Tingkat PAUD/RA/TK, Semakan Al-Qur’an, Ikrar Wakaf Masal dan Upacara Bendera memperingati HSN.

Salah satu agenda kegiatan yang unik dalam rangka memperingati Hari santri Nasional di kecamatan karangpucung yaitu Kirab Kaleng KOIN NU Raksasa , acara pelepasan Kirab Kaleng Koin Raksasa di pimpin oleh Kapolsek karangpucung dan di dampingi oleh forkopimcam karangpucung, acara di laksanakan di Halaman Masjid Baitul Mukminin karangpucung, Rabu (19/10/2022).

Ketua panitia acara (HSN) Narto mengatakan, Tim Kirab Kaleng Koin raksasa di ikuti oleh Banser dan dari unsur NU lainnya sekecamatan karangpucung, acara kirab Koin raksasa star dari halaman Masjid Baitul Mukminin kemudian keliling hingga ke 14 Desa dilakukan secara estafet dan Finish di desa Pangawaren tepat di lokasi puncak acara HSN pada tanggal 22 Oktober 2022 mendatang.

Selain menggelar Pelepasan kirab Kaleng Koin raksasa hari Paniti juga menggelar lomba mewarnai gambar yang di ikuti peserta dari PAUD/RA/TK Sekecamatan karangpucung di ikuti sekitar 56 peserta putra dan putri, tujuan di adakan acara ini yaitu untuk mensosialisasikan Hari Santri Nasional kepada masyarakat kecamatan karangpucung sejak usia dini.Tutupnya. (Irfan)

“Bau Santri dan Santri Bau”, Mengenang Wasiat Almarhum Kiai As’ad Syamsul Arifin

0
Sejumlah santri membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah, Surabaya, Jawa Timur

BONDOWOSO (Aswajanews.id) – Menyebut nama KHR As’ad Syamsul Arifin, selalu identik dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan perjuangan melawan penjajah. Ulama yang populer dengan panggilan Kiai As’ad itu memang memiliki peran besar dalam organisasi NU, baik saat akan didirikan maupun dalam kiprahnya beberapa puluh tahun kemudian.

Ulama asal Desa Lancar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, yang juga putra dari KHR Syamsul Arifin itu, semasa hidupnya juga dikenal sebagai pejuang kemerdekaan sehingga pemerintah menganugerahinya gelar pahlawan nasional.

Kiai As’ad juga identik dengan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur. Kiai As’ad bersama abahnya KHR Syamsul Arifin merupakan pendiri dari pesantren besar di Indonesia itu. Pesantren yang berada di wilayah pantai utara dan di ujung timur Pulau Jawa itu tercatat menjadi lokasi bersejarah bagi perjalanan NU, termasuk muktamar yang kemudian menerima Pancasila sebagai asas tunggal.

Terkait momentum Hari Santri, 22 Oktober, ada wasiat yang tampaknya tidak akan pernah basi untuk tetap dipegang teguh oleh para santri, yakni tentang hakikat santri. Kakek dari ulama muda kharismatik KHR Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, ini mewasiatkan tiga jenis santri.

Tiga kategori santri itu adalah, “santri sejati, bau santri, dan santri bau”. Santri sejati adalah mereka yang memang belajar di pondok pesantren kemudian mengamalkan ilmunya untuk kemaslahatan banyak orang di masyarakat. Sementara “bau santri” adalah orang yang tidak pernah menimba ilmu di pesantren, namun berakhlak seperti santri dan keberadaannya di masyarakat banyak memberi maslahat atau kebaikan laiknya seorang santri.

Sementara yang menjadi “peringatan keras” bagi santri adalah tentang “santri bau”. Santri bau adalah predikat yang disematkan kepada seseorang yang pernah belajar di pondok pesantren tapi justru tidak menunjukkan akhlak dan kiprah sebagai santri di masyarakat. Melihat pengategorian tiga santri itu tampak bahwa keberadaan pondok pesantren memang didedikasikan untuk menyiapkan kader-kader dengan bekal ilmu agama mumpuni agar mereka berkiprah di masyarakat.

Terkait peran di masyarakat ini, lagi-lagi Kiai As’ad memberikan wejangan dalam tiga hal. Menurut dia, tiga hal yang setidaknya dilakukan oleh santri di masyarakat adalah di bidang pendidikan agama Islam, pengembangan ekonomi masyarakat, dan berdakwah melalui organisasi NU.

Metamorfosis Santri

Dinamika santri saat ini memang luar biasa. Kalau 30 tahun lalu atau jauh sebelumnya, santri yang identik dengan kaum sarungan, kembali ke masyarakat dengan tiga menjadi guru madrasah, guru ngaji atau menjadi modin untuk urusan pernikahan, kini kaum santri sudah melampaui stigma-stigma tradisional dan terbelakang itu.

Dulu, motif orang tua mengirimkan anaknya ke pondok pesantren sangat sederhana, yakni kelak kalau mereka meninggal, fardu kifayah dalam pengurusan mayat, mulai dari memandikan, mengafani kemudian mengazani di kubur dan tentu memimpin tahlil, dapat diurus oleh anaknya yang mengenyam pendidikan pondok pesantren itu. Lebih sederhana lagi, agar anaknya mampu mengaji Al Quran dengan baik sehingga setiap waktu mereka dapat mengirimkan amalan mengaji Quran kepada para leluhurnya yang meninggal.

Santri saat ini sudah banyak yang bergelar doktor, bahkan profesor dan tidak hanya berkiprah di dalam negeri. Santri saat ini juga tidak hanya ahli dan berkutat dengan ilmu agama. Santri juga banyak yang menguasai, bahkan disegani di dunia sains dan teknologi.

Ainun Najib, asal Gresik, yang berkiprah sebagai ahli teknologi informasi di Singapura, adalah salah satu bukti bahwa santri kini telah bermetamorfosis dari kaum sarungan dan berkutat dengan dunia perdesaan menjadi bagian dari kelompok profesional. Sosok Ainun menjadi terkenal ketika Presiden Jokowi menyebut namanya dalam Muktamar NU di Lampung, bulan Januari 2022. Jokowi memuji-muji Ainun sebagai praktisi teknologi data sains yang hebat dan kala itu diminta untuk kembali dan berkiprah di Tanah Air.

Sesuai prediksi cendekiawan Muslim terkemuka Nurcholish Madjid (almarhum), kini, NU, lewat kiprah santri, telah “memanen” buah tanaman intelektual yang disemai, setidaknya di era KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Kalau dulunya panen atas tanaman generasi intelektual hanya marak dalam tradisi Muhammadiyah, kini masanya NU, dengan basis perkaderan di pondok pesantren.

Ainun Najib dan sejumlah santri lain yang kini mungkin berkiprah dalam bidang politik atau dalam jabatan birokrasi, adalah kriteria santri sejati yang menjadi wasiat dari Kiai As’ad.

Dunia intelektual di kampus, bahkan jabatan di lingkungan TNI, dan pemerintahan, kini diisi oleh kalangan santri. Maka, santri sejati yang perannya mulai menampakkan bau harum di masyarakat, kemudian menular kepada mereka yang tidak pernah mengenyam pendidikan di pesantren.

Bau harum kaum santri sejati dalam kiprahnya di berbagai lini ini tentu merebak ke sekitarnya, termasuk mereka yang hanya mengenyam pendidikan umum sehingga juga bisa berbau santri. Maka, wasiat tentang santri bau juga perlu diingat oleh mereka itu agar tidak menyalahgunakan ilmu dan kekuasaan yang diamanahkan. *(Al Fithrah)

Disnaker Kota Bandung Targetkan Angka Pengangguran Turun Lewat 4.000 Loker

0
Kepala Disnaker Kota Bandung Andri Darusman bersama Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Bandung Marsana

SUMEDANG (Aswajanewd.id) – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung menargetkan angka pengangguran bisa turun lewat kolaborasi dengan 40 perusahaan yang membuka 4.000 lowongan kerja (loker).

Kepala Disnaker Kota Bandung Andri Darusman mengatakan sebelum masa pandemi COVID-19 angka pengangguran di Kota Bandung hanya 8,11 persen, tetapi pada akhir 2021 angka pengangguran naik jadi 11,46 persen.

“Mudah-mudahan di tahun 2022 ini meski pandemi belum berakhir, perekonomian bisa kembali menggeliat,” kata Andri di Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Menurutnya ribuan lowongan kerja yang tersedia itu diupayakan bisa mengoptimalkan masyarakat usia produktif guna menyerap tenaga kerja.

Di samping itu, menurutnya Disnaker Kota Bandung pun melakukan pendampingan kepada para calon tenaga kerja melalui sejumlah pelatihan kompetensi, hingga kegiatan magang di sejumlah perusahaan. Pasalnya, kata dia, banyak calon tenaga kerja lulusan SMA atau SMK yang tidak melanjutkan sekolah sehingga tingkat pengangguran semakin bertambah. Menurutnya faktor tersebut menyumbang 40 persen angka pengangguran.

Sementara itu, Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Bandung Marsana mengatakan ada beragam pekerjaan yang bisa dipilih dalam 4.000 lowongan kerja tersebut.

Menurutnya lowongan kerja itu bakal digelar pada 2-3 November di mal Festival Citylink, Jalan Peta, Kota Bandung, Jawa Barat. Dia menargetkan 50 persen pelamar bisa diterima oleh 40 perusahaan yang membuka lowongan kerja tersebut.

“Ini terbuka untuk umum, banyak dari SMA, SMK, dan tenaga kerja untuk disabilitas,” katanya. *(Ant)

Kota Bandung Terapkan Aplikasi e-Penting Percepat Turunkan Angka Stunting

0
Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bandung melakukan sosialisasi aplikasi e-Penting.

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat menerapkan aplikasi digital bernama Elektronik Pencatatan Stunting (e-Penting) guna mempermudah pendataan dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting di daerah itu.

Kepala Bidang Persandian dan Aplikasi Diskominfo Kota Bandung Ayi Mamat Rochmat mengatakan aplikasi tersebut memiliki banyak manfaat, di antaranya data lebih akurat dan mampu diintegrasikan dengan aplikasi lainnya.

“Aplikasi ini data lebih akurat untuk perencana hingga pelaksanaan, jadi akan tepat sasaran. Kami terus kembangkan aplikasi ini,” katanya di Bandung, Kamis.

Dia mengatakan aplikasi itu juga bakal terintegrasi dengan dinas-dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, hingga Dinas Sosial.

Selain itu, menurutnya, aplikasi tersebut mampu melacak kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Data balita masuk kepesertaan JKN atau tidak. Nanti diintegrasikan, sehingga masuk BPJS atau tidak,” kata dia.

Aplikasi tersebut, katanya, memudahkan tim ahli atau tim pakar memberikan rekomendasi dalam melakukan pendampingan.

“Tim pakar juga bisa memasukkan input masalahnya apa, rekomendasinya bagaimana,” katanya. Ketua TP PKK Kota Bandung Yunimar Mulyana mengatakan prevalensi stunting di daerah itu 26,4 persen berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021.

Ia mengatakan hasil pengukuran balita stunting yang di laporkan melalui aplikasi e-PPBGM sebesar 7,59 persen, sehingga ada selisih yang cukup besar yakni 18,81 persen.

“Manajemen data stunting masih menjadi salah satu isu dalam percepatan penurunan stunting di Kota Bandung, di antaranya data stunting berdasarkan dari berbagai sumber, baik lintas perangkat daerah maupun sumber lainnya,” kata dia. *(Diskominfo)

Ini Pengakuan Jujur Irjen Krishna Murti Usai Lihat Kapolri Tersenyum saat Pelantikan

0
KADIV HUBINTER Polri Irjen Krishna Murti

JAKARTA (Aswajanews.id) – KADIV HUBINTER Polri Irjen Krishna Murti blak-blakan mengaku senang bisa melihat kembali senyum bahagia Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hal itu ia sampaikan langsung melalui unggahan di Instagram pribadinya, @krishnamurti_bd91.

Dalam keterangan postingannya, Krishna menyebut jika ia sudah lama tak melihat senyum di wajah Kapolri pasca beberapa peristiwa besar yang belakangan tengah dihadapi Polri.

Kali ini, Krishna mengaku senang akhirnya bisa menyaksikan kembali senyum optimis Kapolri usai melakukan pelantikan kepada beberapa perwira tinggi di kepolisian.

Pertemuan Krishna Murti dan Kapolri

Melalui unggahan di Instagram, Krishna Murti membagikan foto pertemuan dirinya dengan Jenderal Listyo di acara pelantikan dirinya bersama 15 pati Polri lain yang dirotasi dan dimutasi dari jabatannya.

Seperti Diketahui, jika Krishna Murti baru saja dilantik menjadi Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri pada Selasa, (18/10) kemarin.

Ia pun resmi naik jabatan menjadi jenderal bintang dua berpangkat Irjen.

Mutasi pejabat tinggi Polri ini dilakukan berdasarkan Surat Telegram (TR) nomor 2224/X/KEP./2022 tertanggal 14 Oktober 2022 yang ditandatangani AS SDM Polri Irjen Pol Wahyu Widada.

Rotasi dan mutasi jabatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kinerja Polri.

Krishna Sebut Senang Lihat Senyum Kapolri

Dalam unggahannya, Krishna membagikan potret dirinya dengan Kapolri.

Keduanya tampak bersalaman dan Jenderal Listyo terlihat memegang lengan Krishna Sambil tersenyum.

Melalui keterangannya, Krishna menyebut bahwa ia bahagia bisa melihat kembali senyum Kapolri.

Ia mengaku sudah lama tak melihat orang nomor satu di kepolisian RI itu tersenyum.

“Sudah lama tidak melihat senyum beliau. Hari ini beliau senyum lihat saya. Mudah2an saya selalu bisa membuat siapapun tersenyum,” tulisnya.

Puji Sosok Kapolri

Dalam tulisannya, Krishna juga menyebut jika Jenderal Listyo merupakan pribadi yang sangat menyayangi anggotanya dan masyarakat Indonesia. Sehingga, ia mengaku sangat senang bisa melihat kembali senyum penuh optimis Kapolri. *(Merdeka)

P3-TGAI Desa Awiluar Tingkatkan Produktifitas Pertanian

0
Peletakan Batu Pertama Program P3-TGAI di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis

CIAMIS (Aswajanews.id) – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi selanjutnya disingkat P3-TGAI adalah program perbaikan, rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

P3-TGAI dilaksanakan untuk mendukung kedaulatan pangan nasional sebagai perwujudan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor strategis ekonomi domestik sebagaimana termuat dalam program nawacita ke tujuh melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah pedesaan.

P3-TGAI yang dilaksanakan di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis mendapat sambutan hangat dari para petani. Peletakan batu pertama P3-TGAI tersebut dilaksanakan di dusun Banjar pinang Desa Awiluar.

“Masyarakat menyambut baik adanya program P3-TGAI tersebut,” ujar Kepala Desa Awiluar Momon, Kamis (20/10/2022).

Menurut Momon, adanya program P3-TGAI ini disambut baik oleh warga dalam mensukseskan kedaulatan pangan nasional sebagai perwujudan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor ekonomi pertanian sebagaimana termuat melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah desa Awiluar.

Dayat, Ketua Kelompok Tani sebagai penerima manfaat jaringan irigasi sangat menyambut baik program P3-TGAI. “Masyarakat khususnya petani di wilayah kami dapat merasakan manfaatnya, karena membantu adanya peningkatan jaringan irigasi. Adanya program irigasi tersebut merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat petani secara terencana untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi,” ujarnya.

Proses pemberdayaan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan konstruksi, pengawasan, dan pengelolaan jaringan irigasi dengan melibatkan berbagai unsur pengawasan dan peran serta masyarakat sebagai pelaksana kegiatan.

(P3-TGAI) Tahun Anggaran 2022, Satker Operasi 2 BBWS Citanduy dan Pemeliharaan Sumber Daya Air BBWS CITANDUY melaksanakan dalam kegiatan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAi) Pengadaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) wilayah OP 2 BBWS Citanduy. *(Nana)

Pemuka Agama Yahudi Ditolak Datangi G20, PBNU Singgung soal Perdamaian

0
Jokowi didampingi Puan Maharani dan Presiden Inter-Parliamentary Union Duarte Pacheco saat pembukaan G20 Parliamentary Speakers Summit (P20) di Senayan, Jakarta, Kamis (6/10)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Rencana mengundang pemuka agama Yahudi Rabi Silvina Chemen ke Forum Agama G20′ atau ‘Religion 20’ (R20) di Bali pada November mendatang tampaknya mendapat penolakan dari beberapa pihak. Belakangan beredar pamflet yang mengatasnamakan Aliansi Ulama Madura (AUMA) mengundang para tokoh agama Islam untuk menghadiri agenda ‘Halaqoh Habaib Ulama GL guna menolak kedatangan pendeta Yahudi yang diundang PBNU’. Acara pertemuan itu dilaksanakan hari ini, Selasa (18/10) tanpa menyebutkan tempat.

Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta, Muzakki Kholish mengkritik pihak yang menolak kedatangan Rabi Silvina. Pasalnya, penolakan itu bisa menghalangi upaya perdamaian agama-agama dunia yang hendak diperjuangkan PBNU. Ia meminta agar AUMA terlebih dahulu membuka diri pada ruang dialog sebelum melakukan aksi penolakan.

“Penolakan secara serta merta saya kira tidak rasional dan tidak bertanggungjawab. Jangan jadi bangsa yang latah. Boleh menolak, tapi berdialog,” kata Kholish.

Menurutnya, apa yang dilakukan PBNU sekarang sejalan dengan upaya yang dilakukan mantan presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dahulu. Saat menjabat sebagai presiden Gus Dur pernah mengusung forum World Conference Religion of Peace bersama Yohanes Paulus II di Vatikan, Roma.

“Ini (dialog perdamaian) adalah bagian dari ijtima’iyyah. Ijtima’iyyah dalam bahasa kita itu Ipoleksosbudhankam. Termasuk keamanan dunia,” ujar Kholish.

Kholish meminta para tokoh agama dalam komunitas AUMA mau membuka diri terlebih dahulu untuk berdialog menyikapi undangan PBNU tersebut. Bagi PBNU tokoh-tokoh agama apapun di dunia memiliki pengaruh terhadap kebiasaan para pemimpin negara di dunia.

Organisasi semacam PBNU dinilai mampu mendorong persepsi pemimpin negara agar memahami dinamika relasi umat beragama secara benar. PBNU bisa menawarkan konsep-konsep keagamaan yang bisa menjadi solusi perdamaian, seperti Ukhuwah Islamiyyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Basyariyah.

“Ukhuwah Wathaniyah dan Ukhuwah Basyariyah ini adalah upaya yang diharapkan bisa mengarah pada suatu perdamaian di sebuah negara, bahkan perdamaian dunia, Nabi di Madinah juga dialog dengan tokoh-tokoh agama lain untuk jaga kemananan negara,” tutup Kholish. *(JP)

FIF Raih The Best Performance Multifinance 2022

0
Corporate Communication and Corporate Social Responsibility (CSR) Deputy Division Head, Robertus Benny Dwi Koestanto didampingi oleh Corporate Communication and CSR Department Head, mewakili PT Federal International Finance menerima penghargaan The Best Performance Multifinance kategori Multifinance Aset ≥ Rp10 Triliun pada Kamis, 13 Oktober 2022, berlokasi di JS Luwansa Hotel, Jakarta.

JAKARTA (Aswajanews.id) – PT Federal International Finance (FIFGROUP) sebagai salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk dan bagian dari Astra Financial meraih penghargaan sebagai The Best Performance Multifinance kategori Multifinance Aset ≥ Rp10 Triliun dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2022, pada Kamis, 13 Oktober 2022.

Sepanjang lebih dari dua tahun terakhir, industri finansial, yang mencakup perbankan, asuransi, multifinance, serta teknologi finansial menghadapi sejumlah tantangan yang berasal dari pandemi Covid-19. Dengan adanya dinamika pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung terhadap industri finansial Indonesia, perusahaan mengubah secara total strategi dan target yang telah ditentukan oleh manajemen sebuah perusahaan demi dapat bertahan.

Ajang penghargaan BIFA 2022 yang dilangsungkan di JS Luwansa Hotel, Jakarta ini merupakan kegiatan rutin tahunan dari Bisnis Indonesia berupa pemberian penghargaan kepada perusahaan di sektor perbankan, asuransi, serta pembiayaan yang paling efisien dan memiliki kinerja terbaik.

Acara dibuka dengan welcome speech dari Presiden Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika, Hariyadi Sukamdani, dan dilanjutkan keynote speech sekaligus pembukaan acara secara resmi oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mirza Adityaswara.

Corporate Communication and Corporate Social Responsibility Deputy Division Head, Robertus Benny Dwi Koestanto, mewakili PT Federal International Finance menerima penghargaan The Best Performance Multifinance kategori Multifinance Aset ≥ Rp10 Triliun.

“Terima kasih banyak saya ucapkan kepada Bisnis Indonesia atas penghargaan dan kepercayaan yang diberikan kepada PT Federal International Finance,” kata Benny.

“Sungguh menjadi kebanggaan bagi kami karena dinilai sebagai perusahaan yang mampu bertahan dan beradaptasi di tengah gelombang dinamika ekonomi akibat berbagai situasi yang tidak kondusif selama dua tahun lebih ini. Dan penghargaan ini tentu juga menjadi suntikan semangat bagi seluruh insan FIF untuk dapat bekerja dengan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Secara umum, seleksi penjurian BIFA 2022 terdiri dari dua tahap, yaitu seleksi kuantitatif dan kualitatif. Data kinerja perusahaan finansial diolah, kemudian proses penetapan penerima apresiasi BIFA 2022 dilakukan melalui sidang dewan juri independen yang memiliki pengalaman panjang dalam industri perbankan, asuransi, serta multifinance.

Tentang PT Federal International Finance:

PT Federal International Finance merupakan anak perusahaan Grup Astra yang bergerak di bidang usaha pembiayaan ritel khusus sepeda motor Honda yang diproduksi oleh PT Astra Honda Motor, anak perusahaan PT Astra International Tbk.

Tepat 1 Mei 2013 Perseroan melakukan proses rebranding dengan meluncurkan new identity berupa logo baru berbentuk sidik jari dan penyebutan nama perseroan menjadi FIFGROUP yang merupakan grup manajemen dari FIFASTRA untuk pembiayaan sepeda motor, SPEKTRA untuk pembiayaan elektronik dan perabot rumah tangga, DANASTRA melayani pembiayaan multiguna dan AMITRA yang melayani pembiayaan syariah. FIFGROUP merupakan perusahaan pembiayaan sepeda motor dan elektronik terbesar di Indonesia dengan 243 kantor cabang, 378 Point of Service (POS), dan lebih dari 1.000 kios. *(Sumber : Gunnar Piter Simanjuntak, Kepala Cabang FIFGROUP BANDUNG 3)

Srikandi Subang Tampil Jadi Pemenang Muscab Apdesi Subang

0
Musyawarah Cabang Apdesi Kabupaten Subang di Hotel Fave Subang Jalan Kapten Hanapiah Subang

SUBANG (Aswajanews.id) – Bertempat di Hotel Fave Subang Jalan Kapten Hanapiah Subang, Rabu (19/10/2022) berlangsung acara Musyawarah Cabang Apdesi Kabupaten Subang.    Dalam acara tersebut hadir unsur Muspida kabupaten Subang bupati Subang Haji Ruhimat, Kajari Subang dan jajaran yang lainnya. Selain itu hadir pula 240 kepala desa yang tergabung dalam Assosiasi Pemerintahan desa seluruh Indonesia (Apdesi) kabupaten Subang.

Acara muscab kali ini berlangsung dari jam 09.00 WIB sampai dengan selesai. Sebelum dimulai acara muscab, diawali sambutan dari Bupati Subang Haji Rohimat dan ketua panitia Didin Wahidin, SHI, MSi.

Dalam acara Muscab Apdesi kali ini bupati Subang H Ruhimat secara simbolis membuka acara muscab tersebut dalam amanatnya bupati berharap apdesi bisa lebih kompak lagi dalam segala bidang. Selain itu bupati berharap, organisasi Apdesi ini bisa mengayomi dan membina desa desa

agar bisa lebih baik lagi dalam pelayanan masyarakat.  Dan dilanjutkan acara isoma istirahat sholat makan. Di sela acara, peserta muscab apdesi juga disibukan membeli cinderamata yang sudah tersedia di ruangan.

Dalam perhitungan suara, Nunung Nuraeni kades Kasomalang Wetan berhasil meraih suara terbanyak dengan perolehan suara 122 suara kemudian disusul Rosman Suganda yang meraih suara 105 suara kemudian disusul hj Ernawati meraih 11 suara dan 2 suara dinyatakan tidak sah.

Saat diminta tanggapannya, Ketua Apdesi terpilih Nunung Nuraeni mengatakan, yang terpenting saya siap menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk mengabdi kepada masyarakat. Terkait wacana ada kepala desa Jalan Cagak yang akan mencalonkan jadi bupati atau wakil bupati ya kita dukung aja.

“Mudah-mudahan ketika jadi bupati atau wakil bupati pernah merasakan bagaimana beratnya jadi  kepala desa,” ujar Nunung kepada awak media. *(Handi)

Pemkab Wajibkan Camat di Karawang Jadi Bapak Asuh Anak Tengkes

0
Wakil Bupati Karawang, Jabar, Aep Syaepuloh

KARAWANG (Aswajanews.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat mewajibkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk camat menjadi bapak asuh bagi anak stunting di wilayah Karawang.

“Kami mewajibkan seluruh camat dan kepala OPD menjadi bapak atau ibu asuh anak stunting. Ini menjadi bagian penting dari upaya penurunan stunting di Karawang,” kata Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, di Karawang, Kamis.

Ia menyampaikan, masing-masing kepala OPD dan camat di daerahnya bisa menjadi bapak asuh untuk 10 anak stunting.

Wabup menyampaikan saat ini jajaran Forkopimda termasuk dirinya dan Sekda Karawang juga telah menjadi bapak asuh anak stunting di wilayah Karawang.

Menurut dia, hal tersebut harus terus dilakukan sebagai upaya melibatkan berbagai pihak dalam penanganan kasus stunting di Karawang.

Dikatakannya, penanganan kasus stunting harus dilakukan bersama-sama dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Termasuk kalangan perusahaan, diharapkan perusahaan yang ada di Karawang bisa menjadi bapak asuh anak stunting.

Aep mengatakan, hingga saat ini ada sekitar 578 anak yang membutuhkan bapak atau ibu asuh.

Program bapak asuh anak stunting di Karawang ini sudah bergulir sejak Agustus 2022.

Melalui program utama, hingga Oktober 2022 kasus stunting di Karawang sudah menurun sekitar 12,9 persen Sementara itu, pada Rabu (19/10), Pemkab Karawang bekerja sama dengan salah satu perusahaan melakukan intervensi penanganan kasus stunting, melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).

Untuk tahap awal, kegiatan itu digelar di Desa Gintungkerta Kecamatan Klari dan Kelurahan Karawang Kulon Kecamatan Karawang Barat.  Sebelumnya dilaporkan Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menggerakkan 5.430 tenaga pendamping keluarga untuk penanganan stunting/kekerdilan atau gagal tumbuh guna mencapai misi zero stunting.

“Sebanyak 5.430 TPK (tenaga pendamping keluarga) itu dibagi menjadi 1.879 tim, tersebar di 30 kecamatan dan 309 desa/kelurahan di seluruh Karawang,” kata Wakil Bupati setempat Aep Syaepuloh, di Karawang, Kamis (20/10/2022).

Ia menyampaikan, angka stunting di Indonesia saat ini masih 24,4 persen. Terkait hal itu, Presiden RI Joko Widodo memerintahkan agar sebelum tahun 2024 angka stunting di Indonesia turun hingga 14 persen.

Berdasarkan data E-PPBGM Dinkes Karawang, Februari 2022, angka stunting di Karawang berada di angka 2,30 persen.

Menurut dia, Pemkab Karawang melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang telah menargetkan Karawang sudah zero stunting sebelum tahun 2024. *(Diskominfo)

Pemkot Bandung Ajak Masyarakat Buat Sumur Resapan Guna Cegah Banjir

0
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung Didi Ruswandi

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pemerintah Kota Bandung mengajak masyarakat untuk membuat sumur resapan masing-masing di lingkungannya untuk mencegah dan meminimalkan banjir.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan sumur resapan itu diperlukan sebagai salah satu upaya menata dan mengelola air hujan.

“Memperbanyak resapan sehingga semakin banyak air diparkir. Ini lebih efektif dan lebih murah dibandingkan dengan normalisasi sungai,” kata Didi di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu.

Didi menjelaskan, sumur resapan bisa dibuat secara sederhana oleh setiap orang. Sumur resapan, menurutnya bisa dibuat dengan menggunakan kaleng, galon bekas, atau bisa juga menggunakan batu bata. Jika publik secara luas menerapkan program tersebut, menurutnya wilayah Kota Bandung bisa menyerap air secara besar ke tanah. Sehingga genangan banjir menurutnya bisa tertangani.

“Kalau bisa setiap rumah bikin, kalau nggak ya bikin lubang biopori juga bisa membantu, supaya air itu meresap,” katanya.

Sejauh ini, menurutnya Pemkot Badung telah membuat 5.000 sumur imbuhan dangkal dan 30 sumur imbuhan dalam. Menurutnya jumlah sumur imbuhan itu akan diperbanyak di setiap lahan yang bisa dimanfaatkan.

Selain membuat sumur resapan, menurutnya Pemkot Bandung pun telah membangun sejumlah kolam retensi yang bisa menampung ribuan kubik air. Di antaranya, kata dia, kolam retensi di kawasan Sirnaraga dan Bima yang paling baru diresmikan. *(Ant)

Teknologi Tepat Guna Tingkatkan Nilai Tambah Produk Unggulan Desa dengan Inovasi

0
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum

KAB. CIREBON (Aswajanews.id) Pemanfaatan teknologi tepat guna (TTG) harus dapat meningkatkan nilai tambah produk unggulan desa. Demikian dikemukakan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, saat membuka acara Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIII Tahun 2022, di Hotel Aston Cirebon, Rabu (19/10/2022).

“Pemanfaatan teknologi tepat guna (TTG) harus dapat meningkatkan nilai tambah produk unggulan desa,” ucap Abdul Halim.

Menurut Abdul Halim, kondisi ekonomi dunia hari ini mengalami goncangan luar biasa. Maka salah satunya upaya agar ekonomi Indonesia bisa lebih kokoh dan kuat dengan penggunaan semaksimal mungkin produk -produk dalam negeri.

“TTG seyogianya memberikan efisiensi sekaligus meningkatkan produktivitas produk unggulan desa. Sejauh ini, penggunaan TTG di desa sudah semakin marak mulai untuk pertanian, peternakan, dan budi daya perikanan,” kata Abdul Halim.

“Maka kami ingin teknologi tepat guna menjadi motivasi kita semua untuk terus mendorong teknologi baru yang lebih memudahkan menguntungkan kemajuan desa dan daerah,” imbuhnya.

Abdul Halim juga menyebut bahwa antardaerah dapat saling mereplikasi TTG yang dibutuhkan di daerahnya. Sejalan itu dalam kebijakan pembangunan desa, penggunaan TTG merupakan pencapaian SDG’s, atau pembangunan berkelanjutan. Maka pemanfaatan dana desa juga dapat diarahkan untuk pengembangan TTG.

“Pada kurun waktu 2015- 2022 peralatan TTG di desa bidang pertanian berhasil meningkatkan produktivitasnya terhadap pertanian,” ujar Mendes.

“Dampaknya desa melaporkan keberhasilan produksi sektor pertanian, perikanan, dan peternakan mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” tambahnya.

Karenanya kata Menteri Desa, TTG menjadi hal penting peningkatan produktivitas desa, teknologi tepat guna menjadi jalan bagi peningkatan status desa.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, menyebut gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara 2022 menjadi kegiatan yang sangat bermanfaat dan banyak mengandung hikmah.

Selain jadi ajang silaturahmi para pejabat, serta para inovator dari provinsi, hingga kabupaten /kota se- Indonesia. Acara tingkat nasional ini juga menjadi tempat bertukar pikiran dan inovasi sehingga antardaerah dapat saling melengkapi.

“Saya melihat teknologi tepat guna khususnya mendukung kebutuhan pangan di Indonesia,” ungkap Wagub Uu.

“Di sini bisa saling tukar informasi teknologi yang ditemukan di desa satu dan lain, jadi motivasi daerah lain, karena memang seseorang terbuka penglihatan karena pergaulan. Insyaallah kegiatan ini bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Pada helatan tahun ini, Provinsi Jawa Barat memamerkan beberapa inovasi TTG, di antaranya alat pengupas kolang kaling karya Wahyu, warga Desa Cisampih, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, yang keluar sebagai Juara Favorit kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna.

Lalu, ada alat pengusir burung tenaga surya, yang dikembangkan Yanyan Sopyanudin Kepala SMK PGRI Telagasari Karawang. Hingga mesin perontok padi portabel, karya Samsul Zuhri Pemuda asal Desa Baregbeg, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.

Selain itu, pada kategori Posyantek Desa Berprestasi, Juara 1 dimenangkan Posyantek Mandiri Jaya, Desa Balingbing, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, yang diketuai Sarim.

Posyantek atau Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna merupakan lembaga pelayanan TTG yang memberikan pelayanan teknis, informasi dan orientasi berbagai jenis TTG.

Wagub Uu menurutkan bahwa inovasi dalam kehidupan penting, apalagi inovasi menuju kebaikan. Karena tujuan inovasi untuk mengubah masyarakat menjadi lebih baik lagi.

“Ketahanan pangan penting untuk bangsa dan negara melalui loncatan teknologi yang luar biasa. Ingat masyarakat tidak makan besi, beton, masyarakat makan pangan hasil produk para petani,” tambah Wagub. *(Humas Jabar)

Diduga Menyimpang, Proyek TPT di Desa Cinangsi Cibogo Disoal Warga

0
Proyek Pembangunan TPT di Desa Cinangsi Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang

SUBANG (Aswajanews.id) – Berdasarkan pantauan awak media aswajanews. id, Rabu (12/10/2022) di desa Cinangsi Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang terdapat proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT).

Proyek tersebut diperkirakan sudah berjalan hampir seminggu lebih dan dikerjakan oleh CV. SAGARA SINERGI JAYA dengan Anggaran Rp 199 Juta lebih sebagaimana tertera pada plang proyek.

Namun proyek TPT tersebut, diduga sarat penyimpangan. Selain tidak nampak adanya pengawas dari dinas terkait yaitu Dinas PUPR Kabupaten Subang, volume pekerjaan juga diduga tampak tidak sesuai perencanaan karena tempat atau lokasi penerapannya mencari-cari dulu tempat atau lokasinya.

Hal tersebut diungkapkan oleh seorang tokoh masyarakat Situraja yang indentitasnya minta disamarkan.

Selain itu, Ia juga menambahkan seharusnya kan proyek itu dilaksanakan sesuai perencanaan atau pengajuan awalnya. “Meskipun proyek ini adalah proyek aspirasi dewan itu informasinya ya,” terangnya.

“Dan azas manfaatnya harus jelas karena menggunakan anggaran negara,” pungkasnya.

Sementara ketika disinggung soal adanya penerapan proyek TPT di desanya yang diduga tidak sesuai perencanaan, Kades Cinangsi ketika ditemui disela – sela acaranya mengatakan, seharusnya pihak pelaksana proyek berkoordinasi dengan pihak pemerintahan desa, karena kami adalah sebagai penerima manfaat. (Han/Tim Sbng)

Rizky Billar Akhirnya Penuhi Panggilan Pemeriksaan Kasus KDRT Lesti Kejora

0
Rizky Billar telah dilaporkan sang istri, Lesti Kejora dalam kasus dugaan KDRT di Polres Metro Jakarta Selatan

JAKARTA (Aswajanews.id) – Rizky Billar datang ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk memenuhi panggilan pemeriksaan terkait kasus dugaan KDRT. Rizky Billar dikabarkan sudah menjalani pemeriksaan sejak pukul 11.00 WIB. Hal ini diungkapkan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi saat dihubungi, Rabu (12/10/2022).

“Sudah datang jam 11 tadi,” ujar Nurma Dewi.

“(Sekarang) lagi diperiksa,” sambungnya.

Diketahui, Rizky Billar telah dilaporkan sang istri, Lesti Kejora dalam kasus dugaan KDRT di Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan itu dilayangkan Lesti Kejora pada 28 September 2022, kala itu Lesti Kejora ditemani kuasa hukumnya, Sandy Arifin.

Lesti Kejora dalam keterangan laporannya mengaku sempat dibanting dan dicekik oleh Rizky Billar. Biduk permasalahan rumah tangganya itu berawal dari Rizky Billar yang emosi karena ketahuan berselingkuh.

Hal ini tertera dalam laporan kepolisian nomor LP/B/2348/IX/2022/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.

Rizky Billar sempat mangkir dari panggilan pemeriksaan pertamanya di Polres Metro Jakarta Selatan pada 6 Oktober 2022. Kala itu melalui kuasa hukumnya, Adek Efril, menjelaskan jika Rizky Billar minta diundur pemanggilannya selama satu pekan.

Jadwal pemanggilan pemeriksaan kembali Rizky Billar pun ditetapkan pada 13 Oktober 2022. Namun sang artis meminta agar jadwal pemeriksaan dimajukan ke 12 Oktober 2022. (*)

4 Tersangka Ditahan, Korupsi Pengadaan Makan-Minum Santri Penghapal Alquran di Indramayu

0
Tersangka korupsi pengadaan makan dan minum santri penghapal Alquran. (Foto: Andrian Supendi)

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu resmi menahan empat orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengadaan makanan dan minuman program pendidikan santri Tahfizh Takhassus atau penghapal Alquran di Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran (TA) 2020.

Menurut Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Indramayu, Helmy Hidayat, berdasarkan surat perintah penyidikan khusus, penetapan empat orang tersangka ini sudah memenuhi syarat formil dan materil.

“Tentu didukung dengan alat bukti permulaan. Minimal dua alat bukti para pihak yang dalam hal ini sebagai tersangka,” terang Helmy, kepada wartawan, Selasa (11/10/2022).

Helmy Hidayat mengatakan, dari empat orang tersangka itu, dua di antaranya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan mantan pejabat pada Sekertaris Daerah (Setda) Kabupaten Indramayu berinisial A dan TH.

Sedangkan, lanjut Helmy, satu orang tersangka lainnya berasal dari unsur pejabat pengadaan berinisial N, serta satu tersangka lagi dari unsur pelaksana kegiatan berinisial EN.

“Tentu ini menjadi kewenangan penyidik khususnya bidang Pidsus sebagai jaksa penyidik, untuk selanjutnya melakukan penahanan,” kata Helmy.

Helmy menambahkan, korupsi yang dilakukan empat tersangka dalam pelaksanaan kegiatan pengadaan makan dan minum pada program pendidikan santri Tahfizh Takhassus di Kabupaten Indramayu TA 2020 itu, telah merugikan keuangan negara yang nilainya tidak sedikit dan mencapai ratusan juta Rupiah.

“Sementara untuk total kerugian berdasarkan hasil LHP Inspektorat kurang lebih Rp448 juta,” ujar Helmy.

Atas perbuatan para tersangka, Helmy Hidayat menyatakan keempat tersangka disangkakan dengan primer Pasal 2 Ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (PTPK) jo Pasal 18 Undang-Undang PTPK jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.

“Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan dan test kesehatan dengan didampingi kuasa hukum, keempat orang tersangka dilakukan penahanan pada Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Indramayu guna menjalani masa penahanan selama 20 hari ke depan dalam tingkat penyidikan, dengan pengawalan ketat tim Kejaksaan Negeri Indramayu,” pungkas Helmy. (*)

Pria Lamar Kekasihnya di Stopan Samsat Kircon Bandung, Alasannya Bikin Tercengang

0
Seorang pria melamar kekasihnya di setopan samsat Kiaracondong. (PRFM dan Instagram @/fcmaulana10)

BANDUNG (Aswajanews.id) Salah seorang warga Bandung Fachmi Maulana (28) punya cara unik saat melamar kekasihnya. Ya, bukan di tempat bernuansa romantis, Fachmi Maulana justru melamar sang kekasih di stopan Samsat Kircon (Kiaracondong) Kota Bandung.

Ternyata Fachmi sendiri punya alasan khusus mengapa dirinya melamar sang kekasih di stopan Samsat Kircon tersebut.

Fachmi mengatakan aksi melamar sang kekasih di areal stopan Samsat Kircon ini didasari dari durasi traffic light yang terkenal lama yang menurutnya bisa dimanfaatkan untuk melakukan prosesi lamaran anti-mainstream ini.

“Karena simpang samsat terkenal dengan lampu merah yang cukup lama, jadi saya pikir ada waktu yang bisa dimanfaatkan untuk melamar. Biar anti-mainstream juga sih,” kata Fachmi kepada PRFM, Senin, 10 Oktober 2022.

Meski begitu, Fachmi belum memahami apakah aksi melamar sang kekasih saat menunggu stopan Samsat Kircon diperbolehkan atau tidak.

“Sebenarnya kurang tahu juga nih, apa diperbolehkan atau nggak ketika menunggu lampu merah melakukan aktivitas lain, tapi ya, selagi tidak mengganggu arus lalu lintas mah, saya pikir sah-sah aja,” tutupnya.

Sebelumnya video prosesi lamaran Fachmi unggah di akun Instagram pribadinya, @fcmaulana10 dengan thumbnail “Apa Yang Bisa Kita Lakukan Saat Menunggu Lampu Merah di Simpang Samsat?”.

Saat menunggu lampu stopan Samsat Kircon itu, Fachmi keluar mobil dan langsung membuka pintu penumpang yang ditempati sang kekasih.

Setelah itu, ia pun melamar sang kekasih dan wanita bernama Aulia itu pun menerima lamaran dari Fachmi.***

ASN Garut Diminta Implementasikan Nilai AKHLAK

0
Sejumlah ASN foto bersama saat kegiatan Sosialisasi Penerapan Core Value Ber-AKHLAK dan Survei Keterikatan Pegawai ASN Employee Engagement di Ruang Rapat Sekda Garut, Selasa (11/10/2022)

GARUT (Aswajanews.id) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi meminta aparat sipil negara di lingkup Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengimplementasikan nilai-nilai Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (AKHLAK) saat bekerja.

“Semua ASN di Garut ini kita harapkan pertama, pahami dulu ber-AKHLAK. Itu akronim dari berorientasi pada pelayanan, akuntabel, loyal, dan nilai-nilai panduan perilaku yang di dalamnya. Setelah paham, dijiwai, kemudian dilaksanakan dalam melaksanakan pekerjaannya,” kata Analis Kebijakan Madya Kementerian PAN-RB Supardiyana di Garut, Selasa.

Supardiyana menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Penerapan Core Value Ber-AKHLAK dan Survei Keterikatan Pegawai ASN Employee Engagement di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut.

Ia menuturkan nilai inti ber-AKHLAK tersebut merupakan kebijakan yang baru sehingga ASN Pemkab Garut diharapkan dapat mengimplementasikan seluruh nilai tersebut dalam melaksanakan setiap pekerjaannya.

Menurut ia, ASN yang mengimplementasikan nilai-nilai AKHLAK itu akan lebih maju, berkembang, dan profesional, yang akhirnya dapat memberikan pelayanan publik secara maksimal. “Kita harapkan terjadi budaya yang betul-betul mencerminkan kemajuan, ini dampaknya nanti ASN di Garut menjadi ASN yang profesional, kalau mengimplementasikan nilai-nilai yang ada di sana,” katanya.

Selain itu, lanjut Supardiyana, ASN Pemkab Garut juga bisa mengimplementasikan teknologi yang pada era digitalisasi saat ini mau tidak mau harus diikuti oleh ASN untuk memberikan pelayanan yang cepat.

“Kualitas SDM di Garut itu akan meningkat pesat sehingga dampaknya ya nanti Garut akan menjadi daerah yang maju. Kalau Garut maju, daerah-daerah lain maju, Indonesia juga akan maju,” tambahnya.

Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Pemkab Garut Budi Gan Gan Gumilar mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya mengimplementasikan tujuh nilai inti ber-AKHLAK agar dapat membudaya di lingkungan ASN.

Budi berharap kegiatan ini memunculkan ekspektasi dari ASN dan organisasi perangkat daerah yang berkesinambungan untuk menjadi lebih baik.

“Apabila itu sudah terjadinya kesinambungan atau balance maka akan tumbuhlah ASN rasa bangga dengan branding-nya itu bangga melayani bangsa. Itu yang kita harapkan,” katanya. *(Ant)

Disnakertrans Jabar Jembatani Industri dan Bulog Soal Kebutuhan Pokok bagi Pekerja

0
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi (tengah) pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) Vol 105 di Gedung Sate Bandung, Selasa (11/10/2022)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjembatani perusahaan dan industri di Jawa Barat dengan Bulog soal penyediaan kebutuhan pangan pokok dengan harga terjangkau bagi para pekerjanya.

“Jadi hal tersebut masuk dalam program yang diberi nama Smart Nakertrans Jabar,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi, pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) Vol 105 di Gedung Sate Bandung, Selasa.

Taufik mengatakan pada praktiknya nanti Bulog akan mendistribusikan kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng untuk disalurkan kepada para pekerja di perusahaan-perusahaan.

Dia menuturkan harga yang diberikan Bulog ini pastinya akan lebih murah dari harga kebutuhan pokok di pasaran dan penyalurannya bisa melalui koperasi pekerja atau menggandeng pihak lainnya.

“Kami akan uji coba ke lima perusahaan di Kabupaten Bandung, dan satu perusahaan di Sumedang. Kemudian Apindo Kabupaten Karawang akan menggagas untuk perusahaan di Karawang, begitu juga dengan Kabupaten Sukabumi,” kata dia

Taufik mengatakan satu perusahaan bisa memiliki sampai tiga puluh ribu pekerja.

Oleh karenanya, angka distribusi yang dihasilkan sampai nilai penghematan keuangan pekerja akan sangat besar.

“Ada yang sudah siap, sehingga bulan depan bisa realisasi. Kita endorse ke mana-mana, apalagi di Jabar ada 90 ribu perusahaan terdaftar. Bisa dibayangkan kalau ikut semua, seberapa besar pergerakan ekonominya,” kata dia.

Dia mengatakan setidaknya ada 10 juta buruh formal di Jabar dan mereka punya keluarga, sehingga jika buruh sejahtera, maka masyarakatnya pun akan sejahtera.

“Oleh karena itu, kami berupaya bagaimana kita kurangi beban keluarga buruh. Kami merancang, perusahaan kerja sama dengan Bulog untuk sediakan kebutuhan pokok buruh. Sehingga harga bisa lebih terjangkau dan ini dapat menekan inflasi,” kata Taufik.

Menurut dia, program ini pun diapresiasi pihak buruh, bahkan perusahaan dan perwakilan salah satu industri dari Kabupaten Garut, Kridayuda, mengatakan program ini akan berguna bagi 12 ribu karyawan produksi yang sudah selama delapan tahun bekerja.

Pihaknya juga mengapresiasi program lainnya bagi pekerja, yakni kredit perumahan rakyat dan renovasi rumah dari Bank BJB.

“Program seperti itu yang kami butuhkan saat ini. Sudah delapan tahun operasional, karyawan sudah punya masa kerja. Tidak hanya kebutuhan rutin sembako, tapi kami pun membutuhkan perumahan,” kata dia.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (Korwil KSBSI) Provinsi Jawa Barat, Baharuddin Simbolon, mengatakan program ini akan sangat berguna bagi masyarakat pekerja.

“Tentunya saya harap edukasi dan sosialisasi program ini harus masif dilakukan. Kalau bagi kami, kalau harga kebutuhan yang bisa didapat Rp8.300 dan di pasaran Rp10 ribu, akan sangat besar manfaatnya bagi kami,” kata Baharudin. *(Ant)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts