Google search engine
Beranda blog Halaman 213

Shalat 5 Waktu Kado Terbaik Peristiwa Isra’ Mi’raj

0
Masjid Al-Aqsa, tempat berangkat Nabi Muhammad SAW ke Sidratul Muntaha di peristiwa Isra' Mi'raj

Salah satu kado terbaik dari peristiwa Isra’ Mi’raj nya Rasulullah SAW adalah diterimanya perintah sholat wajib 5 waktu sehari semalam.

Hikmah Isra’ Mi’raj bagi umat Islam di kehidupan sehari-hari terkandung dalam pelaksanaan shalat wajib lima waktu. Setiap muslim yang telah memenuhi syarat wajib sholat punya kewajiban untuk menunaikan salat 5 waktu setiap hari. Perintah melaksanakan sholat lima waktu diterima oleh Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj. Saking istimewa kedudukan ibadah ini, Rasulullah melalui sebuah hadis menegaskan bahwa shalat adalah tiang agama.

Isro Mikroj adalah peristiwa perjalanan di suatu malam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, dan kemudian berlanjut ke 7 lapis langit hingga sampai di Sidratul Muntaha untuk bertemu Allah SWT.

Demikian pentingnya perintah sholat ini, sehingga perintahnya langsung dari Allah SWT kepada Rasulullah Muhammad SAW, sebagai utusan Nya.

Mengapa penting sholat? Pentingnya sholat, bukan untuk Alloh Ta’ala, melainkan untuk sang hamba. Ia menjadi pintu berkomunikasi sang hamba dengan Tuhannya, tempat mengeluhkan semua derita, masalah dan berbagai harapannya melalui rangkaian do’a yang dimunajatkannya. Sehingga sholat merupakan salah satu cara mendapatkan pertolongan Allah SWT, juga tempat berkeluh kesah, juga memunajatkan keinginan, harapan dan cita-citanya.

Mengapa sholat kebutuhan hamba? Karena keagungan dan kebesaran Allah SWT, tidak berkurang sedikit pun karena amal-amal ibadah sang hamba. Oleh karena itu, sholatlah karena kita membutuhkan AllAh Ta’ala dan bukan Allah yang membutuhkan kita. Semoga kita istiqomah dalam menegakkan sholat dan berbuat amal kebajikan lainnya.

Sholat merupakan ibadah yang paling awal disyari’atkan dalam Islam dan mempunyai kedudukan yang paling penting dari rukun Islam yang ada. Perintah untuk melaksanakan ibadah sholat terdapat di dalam Al-Qur’an, diantaranya seperti yang terdapat dalam suroh Al-Baqarah ayat 43, “Dirikanlah salat dan tunaikan zakat.” Begitu juga misalnya isyarat yang ada di dalam surah Al-Hajj ayat 77, “Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, dan sujudlah kamu, sembahlah Robb-mu dan perbuatlah kebajikan supaya kamu mendapatkan kemenangan.” Wallohu’alam.  Allohumma Sholi ‘Ala Sayidina Muhammad (*)

Bupati Indramayu Minta Camat Tingkatkan Program Kerja

0
Rapat kerja Bupati Indramayu Nina Agustina bersama seluruh camat di Pendopo Indramayu, Senin (13/2/2023)

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Bupati Indramayu Nina Agustina meminta semua camat se-Kabupaten Indramayu untuk meningkatkan program kerja untuk kepentingan masyarakat guna terwujudnya pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Indramayu Nina Agustina didampingi Sekda Indramayu Rinto Waluyo saat mengundang 31 camat se-Kabupaten Indramayu dalam rapat kerja di Pendopo Indramayu, Senin (13/2/2023).

Dikatakan Bupati Nina Agustina, pertanyaan soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu tahun 2023 kini terjawab, terlebih dalam jalannya pembangunan daerah terdapat perhatian dari pemerintah pusat. Untuk itu, para camat diminta meningkatkan etos kerja untuk terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

“Program kerja harus dimaksimalkan, karena APBD kita mau di ketuk palu. Jadi para camatnya harus paham karena Indramayu mampu melobi pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk mendapatkan bantuan yang tujuannya untuk kebermanfaatan masyarakat. Konsen bapak-ibu (camat) pada Tahun 2023 adalah bagaimana melaksanakan Perkada karena camat ini yang memegang kendali wilayahnya prestise tinggi sekali,” katanya.

Tak hanya itu, adanya media sosial kecamatan sebagai bentuk keterbukaan infomasi dan wadah pengaduan masyarakat maka diminta juga agar para camat untuk selalu menanggapi adanya komentar atau masukan dari masyarakat.

“Dalam menanggapi komentar netizen diharapkan medsos kecamatan harus bisa menjawab pertanyaan masyarakat, pahami situasi di wilayah kerjanya masing-masing,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut disampaikan pula Bupati Nina, bahwa Indramayu merupakan daerah yang menjadi Kawasan Peruntukan Industri (KPI) yang di mana di dalamnya kecamatan menjadi tolok ukur bagaimana potensi local maupun masyarakat bisa diberdayakan dan juga melaksanakan perizinan dengan baik sesuai aturan.

“Kecamatan yang menjadi bagian KPI seperti Losarang, Krangkeng, Patrol, Gantar, Terisi, Sukra dan Juntinyuat itu harus memahami. Saya ingin jangan kendur untuk melakukan upaya bagaimana perizinan bisa dilaksanakan sesuai ketentuan,” pesannya.

Selain itu, untuk terwujudnya visi Indramayu yang Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat) yang dituangkan dalam 10 program unggulan dan 99 program prioritas perlu kiranya para camat untuk menyukseskannya di masyarakat.

“Para camat juga diminta untuk memahami kembali 99 program prioritas Bupati Indramayu yang masuk dalam RPJMD, sehingga perlu kemudian disampaikan dan dilaksanakan kepada masyarakat. Termasuk di dalamnya melalui kepala desa hingga RT/RW agar bisa menjadi bagian untuk suksesnya program Indramayu Bermartabat,” lanjutnya.

Dihadapan para camat, Bupati Nina Agustina menyampaikan, terkait inflasi daerah yang menyasar sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat, kondisi di Indramayu patut di syukuri karena masih terkendali di kisaran angka 4,86%. Namun upaya-upaya perlu dilakukan dalam menekan inflasi daerah salah satunya dengan Pusat Pangan (Puspa).

Sehingga diharapkan, Puspa yang kini dikerjakan di masing-maisng kecamatan dapat memiliki manfaat untuk masyarakat dan bahkan dapat diaplikasikan oleh pemerintah desa untuk membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pangan maupun bisa berkorelasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa.

“Upaya menekan inflasi daerah terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu. Diharapkan juga Puspa yang kini terus dijalankan Camat bisa memberikan manfaat untuk masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pangan. Selain itu Puspa yang ada di desa bisa menjadi destinasi wisata desa yang bisa menjadi sumber peningkatan PAD Desa,” harapannya.

Selain itu juga, menjelang datangnya bulan suci Ramadhan dan Lebaran, agar para camat turun ke lapangan untuk mengecek harga dan stok berbagai kebutuhan pokok di sejumlah pasar rakyat dan membantu masyarakat mendapatkan pupuk bersubsidi.

Pada kesempatan itu juga Bupati Nina berharap, para camat untuk mengoptimalkan kebermanfaatan layanan I-Ceta yang dimiliki kecamatan dan desa. Nomor layanan I-Ceta harus selalu aktif untuk menerima dan menindaklanjuti aduan masyarakat.

“Layanan Indramayu Cepat Tanggap (I-Ceta) di tingkat kecamatan bahkan desa juga harus benar-benar untuk diketahui oleh masyarakat sebagai sarana pengaduan yang bersifat mendesak,” ujarnya. (HT)

Nahdliyin Kedawon tetap Antusias Ikuti Pengajian Peringatan Isra’ Mi’raj

0
Haul dan peringatan Isra’ Mi'raj Nabi Muhammad SAW, di halaman Mushola Nurul Huda di Dusun Kedawon Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Sabtu (18/2) malam

BREBES (Aswajanews.id) – Ratusan jamaah Nahdliyin turut hadir dan memadati halaman Mushola Nurul Huda di Dusun Kedawon Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes untuk mengikuti pengajian umum dalam rangka Haul dan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H, Sabtu (18/2) malam.

Ketua Panitia, Ustad Ahmad Fauzi dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini untuk meneladani Nabi Muhammad SAW. “Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat meneladani Nabi Muhammad SAW dalam segala aspek kehidupannya serta untuk memperoleh hikmah keberkahan dari peringatan Isra Mi’raj,” ucapnya.

Acara pengajian Haul dan Isra’ Mi’raj dimotori oleh Jam’iyyah Al-Falah dibawah asuhan Ust. Abdul Kharis menghadirkan pembicara K.H Ahmad Mu’arif Afandi dari Bulakwaru, Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan takwa serta menambah ilmu dan pengetahuan bagi warga Nahdliyin Kedawon khususnya.

KH Adnan Syatori, Perwakilan ulama kedawon berharap agar peristiwa Isra Mi’raj mampu meningkatkan keimanan. Selain itu, beliau berpesan untuk terus menuntut ilmu sejak dini agar mendapatkan ilmu sebanyak mungkin.

“Isra Mi’raj ini merupakan suatu peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW agar manusia mengetahui kebesaran Allah SWT dalam membina rohani dengan menjaga dan melaksanakan shalat lima waktu,” terang KH. Adnan Syatori

Dalam kesempatan tersebut, Mustasyar PCNU Kabupaten Tegal KH. Ahmad Mu’arif Affandi sebagai penceramah menerangkan bahwa peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa yang sangat agung. Dan patut diyakini bahwa sesuatu kewajiban bagi umat Islam.

Lebih lanjut beliau menyampaikan pesan “Melalui peristiwa perjalanan ini juga umat Nabi Muhammad SAW mendapatkan amanah dari Allah SWT berupa kewajiban untuk melaksanakan shalat 5 waktu dalam sehari semalam. Salat 5 waktu ditetapkan Allah setelah Nabi Muhammad SAW berkali-kali melakukan negosiasi Kepada Allah SWT. Untuk itu, beliau berpesan kepada Nahdiyin Kedawon khususnya agar tidak menunda-nuda melaksanakan perintah Shalat bahkan sampai meninggalkan shalat Lima Waktu. Amanahnya.

Pewarta: A’ISY HANIF FIRDAUS (LTNNU PCNU Kabupaten Brebes)

Kakanwil Kemenag Jabar Lantik Pejabat Eselon IV

0
Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si., melantik sepuluh Pejabat Eselon IV di Kantor Kanwil Kemenag Jabar Jalan Jenderal Sudirman Kota Bandung, Rabu (15/2).

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si., melantik sepuluh orang Pejabat Eselon IV yang akan ditempatkan di Kab/kota. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Kantor Kanwil Kemenag Jabar Jalan Jenderal Sudirman Kota Bandung pada Rabu (15/2).

Dalam sambutannya Ajam menegaskan, “Kalian yang dilantik adalah orang yang terpilih dan terbaik, amanah dan kepecayaan yang diberikan negara hendaknya benar-benar dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Hal ini penting untuk dipahami dan dijiwai. Karena konsekuensi dan pelaksanaan jabatan bukan hanya dipertanggungjawabkan oleh bangsa, negara, dan masyarakat semata.”

Akan tetapi, lanjutnya, akan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, maka, jangan menyia-nyiakan amanah, dan berperilaku sewenang-wenang sehingga merugikan institusi Kementerian Agama. “Jangan bersikap aji mumpung, tapi bersikaplah rendah hati dan bertanggung jawab terhadap jabatan yang diemban,” tegasnya.

Menurutnya, prosesi ini adalah rotasi mutasi promosi jabatan biasa dengan tujuan untuk meningkatkan dan menggali potensi di setiap jabatan.

“Kita harus mampu menghilangkan mitos birokrasi bahwa semakin lama menjabat akan semakin hebat. Realitasnya justru yang terjadi adalah sebaliknya, yakni semakin lama menjabat maka akan mengakibatkan kejenuhan, dan kurangnya semangat dalam bertugas,” ujarnya.

Kegiatan rotasi dan mutasi adalah bagian dari kegiatan kehidupan organisas dalam rangka pemantapan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai. Sebagai bagian dari upaya penyegaran peningkatan kinerja, pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut pandang kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

Karir pegawai

Ajam mengungkapkan, pengembangan karir pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pengembangan organisasi. Hal itu dalam rangka meningkatkan kinerja, penyegaran tugas dan pelayanan umum.

Parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompetensi, loyalitas, integritas, moralitas, pangkat, serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggungjawab kepada negara. Dalam konteks ini, mutasi jabatan harus dimaknai sebagai suatu penegasan dan secara lebih bijak merupakan suatu amanah.

Setiap perpindahan tugas dan area kerja, akan membuat kaya pengalaman setiap pegawai dalam mengadaptasi lingkungan strategis sedemikian rupa, sehingga cepat menyesuaikan perubahan zaman dan dapat menjadi potensi pengkayaan dan pembinaan karir.

“Pembinaan karir harus selalu dinilai sebagai salah satu tujuan dari seruan kebijakan pemantapan organisasi, dalam rangka menciptakan pemerintahan yang baik melalui reformasi literasi. Makna pelantikan bukan hanya memiliki arti sebagai pemenuhan formalitas pendistribusian jabatan, melainkan sebagai sarana penguatan pengembangan dan pemberdayaan potensi, sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” tuturnya.

Hal terkait erat dengan upaya peningkatan kompetensi aparatur negara agar tercapainya sumber daya yang handal, professional, akuntabel, dan berintegritas. Dengan demikian, penunjukan para pejabat baru benar-benar ditentukan oleh kemampuan dan prestasi yang dicapai. Karena itu, tanggung jawab yang diberikan ini jangan sampai disia-siakan dan disalahgunakan. Apalagi sampai mengecewakan pemerintah dan masyarakat.

Semakin berat

Lebih lanjut dijelaskan, tanggung jawab yang ditugaskan Kementerian Agama semakin kedepan semakin berat. Maka kepada para pejabat administrator yang baru saja dilantik, diharapkan kiranya dapat mengoptimalkan perannya dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing yang telah diamanahkan dengan sebaik-baiknya.

“Sekali lagi saya tegaskan kiranya jabatan yang dipercayakan kepada saudara-saudari jangan sampai disalahgunakan, melainkan benar-benar dipelihara, dijaga dan dijalankan dengan baik dan benar serta penuh rasa tanggung jawab. Juga selalu berdasarkan peraturan perundag-undangan yang berlaku. Supaya pelaksanaan tugas pokok dan fungsi tidak berindikasi pada akibat hukum,” ujarnya.

Diungkapkan, pimpinan harus menyiapkan diri menjadi pelayan orang banyak, membuka diri untuk menerima kritik, menghindari ego sektoral, atau merasa paling pintar, sehingga perlu meminta masukan dari orang lain. Setiap pemimpin tidak cukup hanya menjadi pembicara yang baik. Tapi pemimpin harus sekaligus bisa menjadi pendengar yang baik.

Keterbukaan dan kebersamaan harus kita jaga dan pelihara dalam komunikasi kelembagaan. Karena banyak sekali program yang dilakukan baik di bidang agama dan bidang pendidikan agama, yang perlu disinergikan dan disinkronisasikan serta dikoordinasikan secara profesional.

Masing-masing bidang memiliki peran dan kontribusi. namun jika dilakukan dengan koordinasi, konsolidasi, serta sinergi antar bidang kami yakin kementerian agama akan menjadi institusi yang kuat dan kokoh, serta kontributif terhadap pembangunan bangsa dan negara terutama pembangunan agama dan pendidikan keagamaan.

“Marilah kita tetap bersatu guyub rukun dalam fikir keterbukaan dan kebersamaan. kita memiliki semangat dan mempunyai keyakinan bahwa tidak ada yang bisa mengubah keadaan kecuali kita sendiri. Marilah kita bekerja keras sambil memohon pertolongan daan ridho dari Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Ajam Mustajam.

Mereka yang dilantik adalah :

  1. H. Riyan Fauzi, A. S.Sy menjadi Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur
  2. Apipudin, A.Ag menjadi Penyelenggara Zakat dan Wakaf pada Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi
  3. Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim menjadi Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka
  4. R. Robi Syamsi, S.Ag menjadi Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Bima Syariah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor
  5. Opin, S.Ag menjadi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis
  6. Wahidin, S.Ag menjadi Penyelenggara Zakat dan Wakaf pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis
  7. H. Mohammad Izzuddin, S.Fil.I.menjadi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon
  8. H. Didi, S.Ag menjadi Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama Kota Bandung.
  9. Heppy Sat Januari Siahaan, S.Th. Menjadi Penyelenggara Kristen pada Kantor Kementerian Agama Kota Bogor
  10. Grasia Setya Widiasrini, SE menjadi Penyelenggara Katolik pada Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi. (Kontributor : Eva Nurwidiawati)

Kabar Menggembirakan buat Honorer

0
Seleksi Calon ASN PPPK formasi 2023 masih akan berlanjut di pertengahan tahun ini

TANJUNGPINANG (Aswajanews.id) – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri acara Penandatanganan Surat Perjanjian Kontrak (SPK) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Non-ASN Tahun 2023 Provinsi Kepri Riau untuk Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Acara penandatanganan kontrak kerja bagi para guru honorer dan tenaga kependidikan non ASN itu berlangsung di Aula Wan Seri Beni Dompak, Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Ansar mengungkapkan pentingnya peran guru dalam pembangunan. Hal itu menjadi konsen pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau melalui Misi “Mewujudkan Kualitas SDM yang Berkualitas, Sehat dan Berdaya Saing dengan Berbasiskan Iman dan Taqwa”.

“Oleh karena itu peran guru dalam pembangunan sangat strategis. Demikian pula para Tenaga Kependidikan, yang membantu secara administrasi, baik sebagai operator, petugas kebersihan, pustakawan dan lain-lain, yang memiliki peranan sangat penting dalam pelaksanaan proses belajar mengajar di satuan pendidikan,” ujarnya, Senin (13/2/2023), seperti dikutip dari jpnn.

Adapun Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari, Staf khusus Gubernur Suyono dan Nazaruddin dan Kepala Cabang BSI Tanjungpinang Ari turut hadir dalam acara tersebut.

Selain itu, Kepala Sekolah serta Koordinator Pengawas SMAN, SMKN dan SLBN Se-Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang, serta beberapa perwakilan OPD Provinsi Kepulauan Riau juga turut hadir.

Dalam keterangan resmi Diskominfo Provinsi Kepri menyebutkan jumlah PTK Non ASN Provinsi Kepri yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan, yang tersebar di 5 Kabupaten dan 2 Kota, untuk jenjang SMAN, SMKN dan SLBN berjumlah 2.575 orang.

Rinciannya terdiri atas 113 orang di Kabupaten Kepulauan Anambas, 694 orang di Kota Batam, dan 269 orang di Kabupaten Bintan.

Kemudian 461 orang di Kabupaten Karimun, 252 orang di Kabupaten Lingga, 345 orang di Kabupaten Natuna, serta 441 orang di kota Tanjungpinang.

Lebih lanjut, Ansar menjelaskan pihaknya terus berusaha memberikan penghargaan untuk guru dan tenaga pendidik Non ASN.

“Antara lain, Pemprov Kepri akan kembali memperpanjang kontrak kerja para honorer di lingkungan pemprov dan telah mengalokasikan dana untuk membiayai kegiatan pengadaan tenaga pendidik Non-ASN ini yang Insya Allah akan kita teruskan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Kemudian, Ansar menuturkan ada pada Juli 2022 lalu dalam RAKORNAS Kepegawaian di Batam, Pemprov Kepri memberikan penguatan terhadap Honorer termasuk tenaga pendidik Non ASN dengan usulan untuk mempertimbangkan kembali atas rencana penghapusan honorer terhadap KemenPAN-RB dan BKN.

Hal itu karena pihaknya masih sangat membutuhkan peran nyata dari tenaga honorer dalam pembangunan khususnya dalam pembinaan SDM yang berkualitas.

Di sisi lain, Anas menuturkan pihak Pemprov Kepri telah melakukan seleksi CASN PPPK sejak 2021 lalu.

Menurutnya, guru PTK Non-ASN ada yang sudah dinyatakan lulus ASN PPPK untuk seleksi tahap 1 dan 2 tahun 2022 yang berjumlah 649 orang.

Ansar mengatakan semua kategori yang telah lulus akan segera diproses dan diserahkan SK-nya pada awal tahun 2023 ini.

Selanjutnya seleksi CASN PPPK formasi 2023 juga masih akan berlanjut di pertengahan tahun ini.

Dia pun berharap status guru ke depannya akan makin baik, khususnya bagi yang belum mendapatkan status ASN PPPK.

Tak lupa, Ansar mengucapkan terima kasih kepada para pendidik dan tenaga kependidikan karena perannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya.

Ansar mengatakan dalam Indeks Pendidikan Tahun 2021, Kepri menempati urutan ke-4 dari 34 Provinsi se-Indonesia.

Dengan Angka Partisipasi Sekolah yang semakin meningkat sebesar 0,14 persen, pada 2022 sebesar 84,54 persen dan 2021 sebesar 84,40 persen. (*)

Dispendukcapil Keluarkan Surat Edaran Baru tentang KTP

0

SURABAYA (Aswajanews.id) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya menerbitkan surat edaran tentang KTP. SE tersebut berisi tentang pencetakan ulang KTP elektronik atau E-KTP.

Kepala Dispendukcapil Surabaya Agus Imam Sonhaji menjelaskan tujuan dari SE yang terbit pada Selasa (14/2/2023) itu.

Menurutnya, SE tersebut diterbitkan dalam rangka memberikan kemudahan untuk pelayanan pengajuan KTP elektronik.

Selain itu, juga untuk mendorong penggunaan identitas kependudukan digital (IKD) secara menyeluruh di Surabaya.

Sonhaji mengatakan menu permohonan untuk jenis layanan cetak ulang E-KTP dengan alasan rusak, hilang, perubahan elemen data melalui user mandiri, atau user RT Kalimasada, pada aplikasi Klampid New Generation (KNG) telah dinonaktifkan.

Dia menjelaskan pengajuan cetak ulang E-KTP dengan alasan tersebut dapat dilakukan melalui loket layanan adminduk di kelurahan dan kecamatan.

Oleh karena itu, Sonhaji pun mengimbau kepada camat dan lurah untuk segera menginformasikan hal tersebut kepada warga, RT Kalimasada, dan Ketua RW di wilayah masing-masing.

“Sekaligus memastikan kepada petugas pelayanan adminduk untuk melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada gawai/handphone pemohon,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Kamis (16/2/2023).

Sonhaji memastikan pihaknya juga berkomitmen untuk memastikan aktivasi IKD kepada masyarakat. Dia menegaskan akan terus mempermudah layanan IKD hingga ke kelurahan. *(Joko)

Erick Thohir Resmi Terpilih Jadi Ketum PSSI 2023-2027

0
Erick Thohir resmi terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI periode 2023-2027 sesuai hasil Kongres Luar Biasa (KLB)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Erick Thohir resmi terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI periode 2023-2027 sesuai hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Shangri-La, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2023).

Erick Thohir unggul mutlak saat penghitungan suara. Pria yang kini menjabat sebagai Menteri BUMN RI itu mengalahkan tiga calon ketum lainnya, yaitu La Nyalla Mattalitti, Arif Putra Wicaksono, dan Doni Setiabudi.

Erick Thohir meraih 64 suara dari total 86 voters. Sementara itu, La Nyalla Mattalitti mendapat 22 suara, dan dua calon lainnya tidak memperoleh suara.

“Berdasarkan penghitungan suara, untuk Aa Nyalla total suara 22, Erick Thohir 64 suara. Dengan demikian, Ketua Umum PSSI Terpilih periode 2023-2027 adalah Bapak Erick Thohir,” ujar Ketua Komite Pemilihan (KP) PSSI, Amir Burhanuddin.

Adapun proses pemilihan berlangsung sekitar 38 menit yang dimulai pada pukul 11.40 WIB dan berakhir pukul 12.18 WIB. Erick Thohir sudah mendominasi sejak awal penghitungan suara. (*)

Stabilkan Harga Beras, Operasi Pasar Digelar di Kecamatan Waled

0
Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag, mengadakan operasi pasar di Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon, Rabu (15/2/2023).

KABUPATEN CIREBON (Aswajanews.id) – Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Bulog Cirebon, mengadakan operasi pasar di Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon.

Dalam operasi pasar yang dilaksanakan di dua desa di Kecamatan Waled tersebut, ada sebanyak 10 ton beras yang dijual dengan harga murah.

“Pasar murah ini dilaksanakan di Desa Waled Asem dan Ambit,” ujar Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag, Rabu (15/2/2023).

Menurut Imron, harga beras medium yang dijual pada operasi pasar ini cukup murah dibandingkan dengan harga beras di pasaran yang kini dikisaran harga Rp11.500-Rp12.000 per kilonya.

“Sedangkan pada operasi pasar ini, beras dijual hanya dengan harga Rp9.400 saja per kilonya,” kata Imron.

Adanya operasi pasar ini, diharapkan nanti bisa melakukan stabilisasi harga beras, yang saat ini sedang mengalami kenaikan secara signifikan.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman menuturkan, bahwa Polresta Cirebon juga sudah membentuk satgas pangan untuk melakukan monitoring dan pengawasan terhadap Bahan Pokok Penting (Bapokting).

Saat ini, pihaknya terus melakukan monitoring harga pangan dan juga melakukan penelusuran rantai distribusi pangan. Karena menurut Arif, hal tersebut menjadi salah satu penyebab naiknya harga pangan.

“Kita akan coba memangkas rantai distribusi, karena itu merupakan salah satu penyebab naiknya harga beras,” ujar Arif.

Walaupun saat ini sedang mengalami kenaikan, Arif memastikan stok beras di Kabupaten Cirebon, dinyatakan aman hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang. (Diskominfo)

Pendaftar PTSL di Desa Cangkingan Membludak

0
Warga Desa Cangkingan Kecamatan Kedokan Bunder Indramayu berbondong-bondong untuk mendaftarkan diri mendapatkan sertifikat tanah melalui PTSL

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Luar biasa, ya itulah yang patut disampaikan kepada masyarakat Desa Cangkingan, mereka berbondong-bondong untuk mendaftarkan diri mendapatkan sertifikat tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Hal ini dilakukan karena warga Desa Cangkingan Kecamatan Kedokan Bunder sudah paham tentang kepastian hukum terhadap asset tanah yang dimilikinya.

Pasca diumumkan secara terbuka melalui media social bahwa Pemdes Cangkingan bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membuka pendaftaran PTSL, Rabu siang (15/2/2023) tercatat sudah 300 lebih masyarakat yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan sertifikat tanah.

Kuwu Desa Cangkingan, Didi Wahyudi menjelaskan, antusias masyarakat sangat tinggi selain karena banyaknya bidang tanah yang belum bersertifikat juga karena semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk melindungi dan mendapatkan kepastian hukum kepemilikan tanahnya.

Menurut Didi, tanah yang akan disertifikatkan tentu saja tidak bermasalah atau dalam sengketa. Kemudian melunasi pajak yang masih terhutang dan beberapa persyaratan lainnya.

“Alhamdulillah, hari Rabu ini cukup banyak warga yang datang ke kantor desa dengan membawa berkas atau persyaratannya,” kata Didi.

Didi menambahkan, dengan melakukan sertifikat tanah selain mendapatkan kepastian hukum juga akan mendapatkan manfaat ekonomi bagi pemiliknya. Kegiatan PTSL ini bisa berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Jika ekonomi masyarakat meningkat maka ini akan berdampak bagi kehidupan masyarakat Desa Cangkingan untuk menjadi Jawara dan mewujudkan visi Indramayu Bermartabat yang digagas Bupati Hj. Nina Agustina, S.H., M.H.,C.R.A.

Sementara itu Sekretaris Kecamatan Kedokan Bunder, Awan Gunawan, S.Sos sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemdes Cangkingan tersebut. Antusias masyarakat untuk mendaftar menunjukan semakin sadarnya masyarakat untuk mendapatkan kepastian hukum tanahnya. (Herman/Tongol)

Bharada E Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

0
Richard Eliezer alias Bharada E memberikan salam saat tiba dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (15/2/2023)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E divonis 1,5 tahun penjara. Mantan ajudan Ferdy Sambo itu terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Bharada E melakukan perbuatannya bersama-sama dengan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf dan Ricky Rizal.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Bharada E dengan pidana hukuman 1 tahun dan enam bulan penjara,” kata ketua majelis hakim Wahyu Iman Santoso saat sidang vonis di PN Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2023).

Hakim menyatakan bahwa Richard Eliezer terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam menyusun putusan tersebut, hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Hal-hal yang memberatkan, hubungan dekat dengan korban tidak dihargai oleh Eliezer.

Dalam memaparkan pertimbangan, Hakim Anggota Alimin Ribut Sujono mengatakan majelis hakim menyimpulkan Richard Eliezer terbukti dengan sengaja bertujuan untuk membunuh Brigadir J.

Simpulan tersebut dilatarbelakangi oleh rangkaian tindakan Richard Eliezer, seperti menjawab, “Siap, Komandan” ketika diperintahkan untuk menembak Yosua, serta menembak Yosua tepat di dada kiri, tempat jantung berada.

Vonis Bharada E lebih rendah dari tuntutan jaksa. Bharada E sebelumnya dituntut 12 tahun penjara. Sebelumnya, tim jaksa penuntut umum menuntut terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Richard Eliezer, untuk menjalani pidana penjara selama dua belas tahun dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hal meringankan yakni Bharada E menjadi justice collaborator mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J, sopan dan masih muda. (Nasikin)

Hakim Agung Sudrajat Dimyati Jalani Sidang Dakwaan di PN Bandung

0
Sidang Dakwaan Hakim Agung Sudrajat Dimyati di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Rabu (15/02/2023)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pengadilan Tindak pidana Korupsi Bandung menyidangkan perkara korupsi Hakim Agung Sudrajat Dimyati. Ia menjalani persidangan secara virtual.

Sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Rabu (15/02/2023) dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Kelas 1 A Khusus Bandung Yoserizal, SH, MH sebagai Ketua Majelis, dengan anggota T Benny Eko Supriyadi, SH, MH dan Jeffry Yefta Sinaga, SH serta Panitre Pengganti Poltak P Gultom, SH. MH.

Sebelum sidang dimulai, ketua majelis hakim mengecek identitas lengkap Sudrajad Dimyati. Hakim juga menanyakan kabar Sudrajad Dimyati sebelum sidang dimulai.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hakim Agung DS akan menjalani sidang perdananya di PN Tipikor Bandung dengan agenda Dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain Hakim Agung DS, pada hari yang sama di PN Tipikor Bandung ini Jaksa Penuntut Umum KPK juga menyidangkan terdakwa lain dengan agenda pembacaan dakwaan, diantaranya, Elly Tri Pangestu, Desy Yustia, Nurmanto Akmal, Albasari, Ivan Dwi Kusuma, Muhajir Habi bie serta Tanaka.

Jaksa Penuntut Umum KPK mendakwa Hakim Agung Sudrajat Dimyati dengan Undang Undang Korupsi Pasal 12 C yang bersangkutan seorang hakim dan pejabat negara, sebagai penerima suap.

Selanjutnya sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan mengagandakan saksi-saksi, karena baik terdakwa maupun tim penasehat hukum Hakim Agung Sudrajat Dimyati tidak mengajukan esepsi. (Nasikin)

Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan

0
Sambo dinilai terbukti melakukan obstruction of justice atau perintangan penyidikan pembunuhan Brigadir J

JAKARTA (Aswajanews.id) – Mantan Kepala Divisi Propam Polri Ferdy Sambo divonis pidana mati.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menilai Sambo terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

“Menjatuhkan hukuman terdakwa dengan pidana mati,” ujar ketua majelis hakim Wahyu Iman Santoso saat membacakan amar putusan di PN Jakarta Selatan, Senin (13/2).

Selain itu, Sambo dinilai terbukti melakukan obstruction of justice atau perintangan penyidikan pembunuhan Brigadir J.

Dalam menjatuhkan putusan, hakim turut mempertimbangkan sejumlah keadaan memberatkan dan meringankan untuk Sambo.

Hal memberatkan Sambo di antaranya telah mencoreng institusi Polri di mata Indonesia dan dunia. Selain itu, ia dinilai berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya.

Sementara itu tidak ada hal meringankan bagi Sambo.

Sambo dinilai terbukti melanggar Pasal 340 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 49 jo Pasal 33 UU ITE jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Putusan ini lebih berat daripada tuntutan jaksa penuntut umum yang menginginkan Sambo dihukum dengan pidana penjara seumur hidup.

Adapun dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Putri Candrawathi, Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Ricky Rizal atau Bripka RR, dan Kuat Ma’ruf turut terlibat.

Putri Candrawathi adalah istri dari Sambo. Sementara itu baik Bripka RR, Bharada E, maupun Brigadir J adalah ajudan Sambo kala menjabat Kadiv Propam Polri.

Lalu Kuat Ma’ruf adalah sopir keluarga Sambo.

Pembunuhan terhadap Yosua terjadi pada Jumat, 8 Juli 2022 di rumah dinas Sambo nomor 46 di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Richard dan Sambo disebut menembak Yosua.

Latar belakang pembunuhan diduga karena Putri telah dilecehkan Yosua saat berada di Magelang, Jawa Tengah pada Kamis, 7 Juli 2022. Dugaan ini telah dibantah oleh pihak keluarga Yosua. ***

Situ Ciburuy, Destinasi Wisata Air di Bandung Barat

0

SITU Ciburuy salah satu destinasi wisata menarik yang cocok dikunjungi bareng keluarga atau orang terdekat saat akhir pekan maupun hari libur. Selain menikmati pemandangan danau yang asri, ada sederet aktivitas seru yang bisa dilakukan di sini.

di Situ Ciburuy pengunjung bisa menjelajah seluruh area danau mengunakan perahu dan sepeda air, atau sekedar berjalan santai di tepi danau sambil menikmati indahnya pemandangan. Pengunjung juga bisa menyambangi sebuah pulau kecil yang ada di tengah danau dan di sana dapat menikmati makan siang sambil menikmati pemandangan.

Situ Ciburuy terletak di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat atau sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Bandung.

Situ Ciburuy sudah populer di masyarakat sekitar sejak 1942 atau sebelum Indonesia merdeka. Dulu, danau ini sering dijadikan sebagai lokasi menggelar ritual adat seperti tolak bala. Tapi, kini jadi tempat wisata menarik. Awalnya Danau tersebut adalah dua buah sungai kecil yang ujungnya bertemu di desa Ciburuy.

Kemudian muara tempat bertemunya kedua sungai tersebut dibendung hingga menggenangi wilayah seluas 40 hektar dan airnya diatur untuk pengairan sawah. karena bendungan tersebut berbentuk danau, masyarakat pun memberi nama Situ Ciburuy.

Terlepas dari mitos dan sejarahnya, Situ Ciburuy merupakan objek wisata yang indah. air danaunya yang jernih dikelilingi dengan pepohonan rindang dan menyejukkan mata.

Ada banyak aktivitas menyenangkan yang bisa Anda lakukan di Situ Ciburuy. Di antaranya naik perahu, berkeliling sekitaran danau. Untuk menaikinya Anda bisa menyewa perahu-perahu kayu di sini, dan soal harga sudah ditentukan masing-masing biaya sewanya.

Tak hanya itu saja, banyak spot-spot menarik di Situ Ciburuy ini yang bisa Anda jadikan tempat berfoto, dengan latar belakang danau serta pemandangan indah lainnya.

Kemudian tidak lengkap rasanya, jika mengunjungi salah satu destinasi wisata tanpa mencicipi kulinernya. Nah di Situ Ciburuy ini Anda bisa mencoba berbagai macam hidangan dari olahan ikan khas tangkapan berasal dari danau.

Warga Desa Jadimulya Resah ‘Tutup Jalan’ Yang Dilintasi Kendaraan Proyek Milik PT Tulus Asih

0

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Warga Desa Jadimulya blok Vila Intan kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon, Jawa Barat merasa resah dan kecewa kepada pihak pemerintah Desa (Pemdes), lantaran jalan desa atau serbaguna dilintasi oleh kendaraan dump truck proyek urugan milik PT Tulus Asih yang sedang mengadakan pembangunan perumahan, yang mana pihak (Pemdes) tidak mengadakan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat setempat.

Hal itu dikatakan oleh Mardi, Ugi, Ogi, Halimi dan Sarjo sebagai perwakilan dari warga Desa Jadimulya blok Vila Intan yang berhasil dikonfirmasi wartawan pada Minggu (12/02/2023) melalui Whatshap, yang kebetulan mereka ikut hadir di lokasi menutup jalan kendaraan proyek tersebut, karena berdampak jalanan Desa Jadimulya menjadi rusak.

“Saya selaku masyarakat desa Jadimulya blok Vila Intan, merasa keberatan dan menolak dengan adanya kegiatan tersebut juga merasa terdampak karena jalan desa atau serbaguna itu dilintasi kendaraan proyek urugan perumahan di bawah naungan PT.Tulus Asih, sehingga jalan desa menjadi rusak,” kata masyarakat sekitar, serentak sambil bernada kecewa kepada Kuwu Arkiman.

Warga desa Jadimulya blok, Vila Intan menambahkan, bahwa proyek tersebut sudah berjalan sudah satu Minggu lebih.

“Proyek berjalan sudah sekitar satu Minggu lebih, pihak Pemdes tanpa mengadakan sosialiasi terlebih dahulu atau tidak ada pemberitahuan surat berita acara yang jelas kepada masyarakat, selain jalan itu menjadi rusak, saya khawatir dampaknya ke bangunan rumah warga, karena di musim penghujan mengingat tanahnya masih labil, dilalui kendaraan berat dump truck tidak sesuai tonasenya,” tambahnya.

Selain itu ketua RW, yang mewakili dari beberapa masyarakat setempat ia berusaha mendatangi Kuwu Arkiman (Kepala desa), namun hingga sampai saat ini Ketua RW tidak pernah ditemui.

“Bahkan Kuwu Arkiman, hingga sampai saat ini sulit untuk ditemui,” tukasnya. (Sanaji)

Respon Cepat Pelanggan, PLN Perbaiki Tiang Listrik Miring

0

SALATIGA (Aswajanews.id) – Sebagai sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara bergerak di bidang kelistrikan, PLN berkomitmen untuk selalu sigap dalam mengamankan pasokan listrik masyarakat. Berbagai langkah diambil PLN untuk mewujudkan keandalan listrik tersebut termasuk pemeliharaan jaringan preventif.

Sejalan dengan hal tersebut, PLN selalu melakukan respon cepat atas keluhan yang disampaikan masyarakat terkait faktor keamanan jaringan. Salah satunya ketika masyarakat melaporkan adanya tiang listrik miring yang sempat terjadi di Banjaran Cengklik, Kabupaten Semarang.

Menanggapi laporan tersebut, PLN melalui petugas pelayanan teknik Unit Layanan Pelanggan (ULP) Salatiga Kota terjun langsung ke lokasi untuk memperbaiki dan meluruskan tiang yang miring.

Agung, warga RT 39/RW 7 Banjaran Cengklik, Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang memberikan apresiasi untuk respon cepat PLN dalam menanggapi keluhan perihal tiang listrik miring yang berlokasi di dekat tempat tinggalnya.

“Terimakasih PLN untuk respon cepatnya dan sekarang tiang listrik di dekat rumah kami yang sudah kembali kokoh tegak berdiri setelah sempat miring untuk beberapa waktu,” ujar Agung (10/2/2023).

Agung mengakui bahwa permasalahan terkait biaya yang sebelumnya sempat viral hanyalah suatu kesalahpahaman dan telah diselesaikan dengan pihak PLN.

“Biaya yang sempat viral merupakan kesalahpahaman saja antara kami dengan PLN. Setelah melakukan survei dan mendapati tiang miring yang berpotensi tidak aman, PLN segera menegakkan kembali tiang listriknya sesuai prosedurnya. Menurut PLN yang dikenakan biaya adalah prosedur pemindahan tiang untuk kepentingan pelanggan,” jelas Agung.

Arif Rohmatin, Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga berterimakasih atas kepedulian masyarakat untuk ikut bersama-sama menjaga jaringan. Dia menambahkan bahwa PLN pada saat ini sangat terbuka bagi pelanggan yang akan menyampaikan keluhan ataupun membutuhkan informasi kelistrikan dengan adanya aplikasi PLN Mobile. Arif juga menghimbau pelanggan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk kemudahan akses kelistrikan.

“Terimakasih atas laporan dari masyarakat. Ini membuktikan bahwa masyarakat peduli terhadap PLN. Untuk permasalahan seperti Bapak Agung sebenarnya cukup dengan memanfaatkan PLN Mobile dan akan terjawab semua pertanyaan ataupun informasi yang diinginkan. Bagi masyarakat yang ingin mendapat kemudahan akses kelistrikan, cukup satu langkah dengan mengunduh PLN Mobile melalui Play Store untuk pengguna andriod dan App Store untuk pengguna Iphone,” pungkas Arif.

Berbagai layanan kelistrikan yang ditawarkan PLN Mobile seperti pembelian token bagi pelanggan pra bayar, pembayaran tagihan listrik bagi pelanggan paska bayar, monitor penggunaan listrik dan pembelian token. PLN Mobile juga dilengkapi dengan fitur ListriQu yang memberikan layanan bagi pelanggan jika terjadi keluhan pada instalasi listrik milik pelanggan. *(Red)

Satlantas Polres Garut Kawal Rombongan Ziarah Religi Ponpes Al Halim

0
Pengawalan wisata religi Ponpes Al Halim Kabupaten Garut dengan tujuan ke Cirebon dan Pekalongan Jawa Tengah

GARUT (Aswajanews.id) – Kapolres Garut Polda Jabar, AKBP Rio Wahyu Anggoro, SH, SIK, melalui Kasat Lantas Polres Garut AKP Undang Syarif Hidayat, SH, MM, pada hari Sabtu 11 Februari 2023 mulai pukul 06.00 WIB, melaksanakan kegiatan pengawalan wisata religi Ponpes Al Halim Kabupaten Garut dengan tujuan ke Cirebon dan Pekalongan Jawa Tengah.

Hal ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terhadap rombongan tersebut selama dalam perjalanan sampai dengan tujuan untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas antisipasi kepadatan arus lalu lintas.

“Pengawalan ini dibagi menjadi dua rombongan, masing-masing rombongan sebanyak 12 Bus,” pungkas Kasat Lantas, Sabtu (11/02/2023).

*(Agung/Iwan Setiawan/Asep NS)

Pemkab Cianjur Negosiasi Pengelola eks HGU Tambah Relokasi Korban Gempa

0
Juru Bicara Penanganan Gempa Cianjur, Jawa Barat, Budhi Rahayu Toyib

CIANJUR (Aswajanews.id) – Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan negosiasi dengan pengelola tanah eks hak guna usaha (HGU) di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas untuk lahan relokasi tambahan bagi 300 kepala keluarga terdampak gempa yang masuk dalam zona merah Patahan Cugenang.

Juru Bicara Penanganan Gempa Cianjur Budhi Rahayu Toyib di Cianjur, Jumat, mengatakan lahan di Desa Batu Lawang merupakan tanah eks HGU PT MPM yang saat ini dikelola perusahaan yang ada di Cianjur.

“Harapan kami dari pemiliknya atau pengelola dapat memberikan izin secara tertulis dan kami akan melakukan koordinasi kembali dengan pihak Kementerian PUPR untuk membangun rumah relokasi tambahan di lokasi tersebut,” katanya.

Budhi mengungkapkan pihaknya mengajukan lahan sekitar tiga hektare untuk dibangun 300 rumah relokasi bagi warga dari sejumlah desa yang masuk dalam zona merah Patahan Cugenang yang sudah tidak boleh didirikan bangunan.

Saat ini, kata dia, proses negosiasi sedang ditempuh dengan harapan mendapat izin dan dapat segera dilakukan pembangunan karena pihak perusahaan selaku pengelola tanah bekas HGU sudah memberikan kesempatan untuk bertemu dengan Dinas Perkimtan Cianjur. “Kami masih memiliki beberapa lahan lain yang dapat digunakan, namun harapan kami pihak pengelola dapat memberikan izin karena lahan yang tersedia cukup luas dan dinilai tidak terlalu jauh dari kampung asal,” katanya.

Pemkab Cianjur, kata Budhi, sedang menginventarisasi lahan milik pemerintah atau lahan eks HGU yang banyak tersebar di wilayah utara sampai selatan yang dengan pertimbangan tidak jauh dari perkampungan yang akan direlokasi di Kecamatan Cugenang, Pacet, dan Cianjur.

“Kami masih menginventarisasi daerah lain yang tidak terlalu jauh dari Kecamatan Cugenang atau Cianjur, namun besar harapan kami lahan di Kecamatan Cipanas dapat dikabulkan pihak pengelola,” katanya. *(Ant)

Bupati dan Wakil Bupati Cirebon Hadiri Peringatan HPN 2023 Tingkat Kabupaten Cirebon

0
Bupati Cirebon bersama Wakil hadiri Peringatan HPN tingkat Kabupaten yang digelar sederhana di ruang Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON (Aswajanews.id) – Bupati Cirebon bersama Wakil Bupati Cirebon hadiri Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2023 tingkat Kabupaten Cirebon yang digelar sederhana di ruang Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (9/2/2023).

Peringatan HPN dengan tema “Pers Merdeka, Demokrasi Bermartabat” tersebut dihadiri pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan beserta jajaran dan sejumlah insan pers dari berbagai media di wilayah Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, dalam dua tahun terakhir ini industri pers nasional mengalami tekanan yang luar biasa beratnya dan arahannya agar segera bertransformasi.

“Dalam kondisi yang penuh tekanan ini, media-media mainstream harus secepatnya bertransformasi, harus semakin inovatif,” ujar Imron.

Imron menegaskan, pers Indonesia harus mampu memperbaiki kelemahan dan melanjutkan agenda-agenda besar bangsa, hingga bisa menguatkan pijakan dan mampu berselancar di tengah-tengah cepatnya transformasi digital.

“Tentunya dengan menghasilkan karya-karya jurnalistik berkualitas, lebih cepat namun tetap akurat dan tidak terjebak pada sikap pragmatis yang menggerus integritas kita,” lanjutnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon, saya mengucapkan Selamat Hari Pers kepada seluruh insan pers Indonesia dimana pun berada,” pungkasnya. (Diskominfo)

PAREBUT NU

0
Oleh ; Dedi Asikin

NU (Nahdlatul Ulama) itu oraganisasi Islam raksasa. Terbesar di Indonesia.  Bahkan sadunya. Satungkeb ing langit satangkarak ing jagat. Jumlah anggotanya katanya 92 juta. Bahkan ada yang bilang 95 juta. Wallahualam.  Bungkus wae lah.

Itu berarti 40% dari jumlah pemilih sekitar 206 juta dalam Pemiltak (pemilu serentak) 2024.

Kerena itu mereka para nahdliyin sedang jadi rebutan para politisi, pribadi (kader) maupun institusi (partai).

Nasdem sudah lebih dulu menggadang gadang Khofifah Indar Parawansa untuk dipasang jadi pendamping Anies Baswedan.

Gubernur Jawa Timur itu memang temasuk NU biru. Janda lagi, hehehe. Pasti tak hanya Nasdem yang dipelopori Effendi Choiry, kader, partai atau gabungan partai (koalisi) lain juga “kesengsem”.

Tapi jangan salah warga Nahdliyin itu “lindeuk japati”. Siga gampang tapi susah. Kalau mau ditangkap terbang ke angkasa, ke langit biru.

Tak peduli dia tokoh NU, batur sakobong teman ngaliwet (sakastrologi) tak sendirinya langsung dicolek eh dicolok.

Tengok saja waktu pilpres 2004, Megawati menggandeng Hasyim Muzadi dan Wiranto ngaleng Solahudin Wahid. Hasyim Muzadi itu ketua PBNU dan Solahudin Wahid NU biru, cucu sang pendiri NU Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari. Ternyata mereka keok oleh Susilo Bambang Yudoyono (SBY).

Khofifah sendiri 2 kali kalah dan baru menang dalam tandang ketiga melawan sesama tokoh NU Saifullah Yusuf.

Sekarang kalau benar koalisi Perubahan atau yang lain melamarnya, maukah dia ?  Belum tentu, dia pasti merenung panjang dulu.

Pertama jabatan gubernur Jatim itu impian lamanya.  Sampai sampai untuk jabatan itu ia rela melepas kursi menteri,amit mundur kepada presiden Jokowi. Kedua dia juga harus mempertimbangkan adanya tuduhan menghianati para pemilih. Waktu Jokowi 2014 meninggalkan jabatan gubernur DKI, nyapres, tuduhan seperti itu juga muncul disana sini. Dapat diterka siapa mereka.  Pastilah lawan politik. Begitulah dialektika politik kita.

Silakan saja berebut suara Nahdliyin itu.

Muhaimin Iskandar juga tentu saja dagangin NU kepada teman koalisinya Prabowo Subianto.Tapi ketum dan bacapres Gerindra pasti berhitung cermat seberapa besar potensi nunutnya warga NU kepada ketum PKB itu. Kata orang kini   cak Imin  sedang tidak akur dengan ketua PB NU Yahya Cholil Staquf.Juga berseteru dengan kelompok Gusdurian dan  dimotori Yeny Wahid. Tentu ada pengaruh mereka pada elektabilitas cak Imin.

Pemilu itu bukan matematika, yang namanya kawan pasti mendukung.

Pemilu itu seni menebak dan membujuk hati orang. Kadang kadang harus ada transaksi.

Wani piro kowe, hehehe. *

BPSK Gelar Sidang Sengketa Kredit Fiktif Bank BJB Cabang Indramayu

0
BPSK menggelar sidang gugatan warga Widasari, NR terhadap BJB Cabang Indramayu

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Badan Penyelesaian  Sengketa Konsumen (BPSK) kembali menggelar sidang atas gugatan warga Widasari, NR terhadap Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Indramayu di  ruang kantor BPSK Kabupaten Indramayu kian makin mengerucut siapa sebenarnya yang menerima anggaran setengah milyar, Jum’at (10/1/2023).

Sidang pertama di BPSK berjalan dengan “alot” kedua belah pihak sama lebih memilih dengan pilihannya masing-masing, pihak NR selaku penggugat, lebih memilih Arbitrase atau Penyelesaian Sengketa sepenuhnya kepada pihak BPSK agar membantu menguak persoalan tersebut seperti apa yang diinginkan oleh pihak penggugat.   Sedangkan dari pihak tergugat yakni Bank BJB Cabang Indramayu lebih memilih sidang dilakukan menempuh proses mediasi.

NR dirinya meminta agar pihak Bank BJB memberikan dokumen-dokumen terkait pinjaman senilai Rp 500 .000.000 (lima ratus juta rupiah) dan menuntut pihak tergugat mengganti kerugian baik secara materil maupun non materil. Sebab NR selaku penggugat tidak merasa menikmati uang tersebut tetapi namanya tercantum sebagai debitur di bank terkait.

Adapun sidang lanjutan sengketa kredit fiktif yang kedua ini kian memanas di ruang sidang. Kedua belah pihak memaparkan argumennya masing-masing. Pihak dari BJB lebih mengkonsentrasikan ke arah kerugian bagi pihak pelapor.

“Saya rasa tidak ada kerugian bagi pihak pelapor, Toh angsuran selama ini lancar lancar saja kok,” ujarnya.

Justru Kuasa Hukumnya NR, Aditya Firmansyah,S.Pd.S.H. mengatakan, Kami menghargai apapun pendapat dari Pihak Bank BJB dan ketua majelis BPSK. Dan kami sudah dapat menyimpulkan apa yang disampaikan oleh pihak BJB.

“Yang kami kejar ialah siapa sebenarnya yang menerima kucuran anggaran tersebut,” paparnya.

Selanjutnya ketua majelis BPSK mengumumkan bahwa pihak dari Bank BJB, PG Jatitujuh yang diduga menerima kucuran setengah milyar tersebut dan terlapor akan melakukan mediasi di Gedung Bank BJB Cabang Indramayu sesuai keinginan dari pihak Bank BJB. Namun pihak Bank BJB ketika diwawancarai oleh beberapa media, pihak dari Bank BJB tetap saja enggan memberikan keterangan. (Sanaji)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts